Anda di halaman 1dari 4

KASUS KEJIWAAN

Nama Peserta : dr. Andi Amirah Shaleha


Nama Wahana: RSUD Barru
Topik: Depresi Sedang dengan Gejala Somatik
Tanggal (kasus) : 28 April 2016
Nama Pasien : Tn. M / 31 tahun No. RM : 055542
Tanggal presentasi : 21 Mei 2016 Pendamping: dr. Ratnawati
Tempat presentasi: RSUD Barru
Obyek presentasi :
Keilmuan Keterampilan Penyegaran Tinjauan pustaka
Diagnostik Manajemen Masalah Istimewa
Neonatus Bayi Anak Remaja Dewasa Lansia Bumil
 Deskripsi Subjektif:
Seorang laki-laki 31 tahun, datang berobat dengan keluhan susah tidur dialami sejak 1 bulan yang
lalu dan memberat 1 minggu terakhir. Jantung dirasakan sering berdebar-debar dan kadang sulit
menarik napas. Badan kadang dirasakan lemas tiba-tiba, kaki dan tangan dingin, kurang semangat
dan cepat lelah. Riwayat mual dan muntah (+) yang tidak kunjung sembuh dengan pemberian
obat. Riwayat berobat (+) di Puskesmas namun tidak ada perubahan. Riwayat pekerjaan (-).
Tujuan: Mengobati gejala depresi dan menyikapi gejala somatik yang timbul
Bahan bahasan: Tinjauan pustaka Riset Kasus Audit
Cara Diskusi Presentasi dan diskusi E-mail Pos
membahas:
Data utama untuk bahan diskusi:
1. Diagnosis/Gambaran Klinis : Dari anamnesis psikiatri ditemukan rasa ketakutan, disertai kaki
dan tangan dingin. Kadang merasakan jantung berdebar-debar dan sulit menarik napas, badan
tiba-tiba lemas, kurang semangat dan cepat lelah. Rasa mual dan muntah yang tidak sembuh-
sembuh. Susah tidur.
2. Riwayat pengobatan : Riwayat berobat ke Puskesmas namun tidak ada perubahan
3. Riwayat kesehatan/penyakit : Riwayat keluhan yang sama sebelumnya (+) dan memberat 1
minggu terakhir
4. Riwayat keluarga : Anak bungsu dari 5 bersaudara, pasien tinggal bersama keluarganya.
5. Riwayat pekerjaan : Setelah tamat SMA pasien tidak bekerja sampai sekarang karena belum
menemukan pekerjaan yang dia inginkan. Pasien bercita-cita bisa menjadi pegawai tetap di
sebuah kantor.
6. Lain-lain : Pasien lebih banyak tinggal di rumah dan jarang bergaul dengan orang-orang di
lingkungannya. Pasien terkesan tertutup.
Daftar Pustaka
1. Maslim, dr. Rusdi. 2003. F32. Episode Depresi, Gangguan Neurosis, Gangguan
Somatoform dalam buku PPDGJ-III. Jakarta: Bagian Ilmu Kedokteran Jiwa FK
Unika Atma Jaya.
2. Maslim, dr. Rusdi. 2007. Panduan Praktis Penggunaan Klinis Obat Psikotropik.
Jakarta: Bagian Ilmu Kedokteran Jiwa FK Unika Atma Jaya.
Hasil pembelajaran:
1. Diagnosis dan klasifikasi episode depresif
2. Penatalaksanaan Kasus dan edukasi pada pasien episode depresif dengan gejala
somatik

Rangkuman Hasil Pembelajaran Portofolio

1. Subyektif :
Pasien datang berobat dengan keluhan susah tidur dialami sejak 1 bulan yang lalu dan
memberat 1 minggu terakhir. Jantung dirasakan berdebar-debar dan kadang sulit menarik
napas. Badan dirasakan lemas tiba-tiba, kaki dan tangan dingin, kurang semangat dan cepat
lelah. Riwayat mual dan muntah (+) yang tidak kunjung sembuh dengan pemberian obat.
Riwayat berobat (+) di Puskesmas tapi tidak ada perubahan. Riwayat pekerjaan (-).
2. Obyektif :
- Deskripsi umum :
 Berpenampilan kurang rapi, rambut kurang rapi, kontak mata kurang
 Kesadaran baik dan pasien bersikap kooperatif
 Komunikasi dengan bicara agak lambat dan nada suara yang rendah
- Afek depresi
- Fungsi kognitif baik
- Gangguan persepsi (-)
3. Assessment (penalaran klinis) :
 Episode Depresif
 Gejala utama dari episode depresif, yaitu :
- Afek depresif
- Kehilangan minat dan kegembiraan
- Berkurangnya energi yang menuju meningkatnya keadaan mudah lelah (rasa lelah
yang nyata sesudah kerja sedikit saja) dan menurunnya aktivitas.
 Gejala lainnya :
- Konsentrasi dan perhatian berkurang
- Harga diri dan kepercayaan diri berkurang
- Gagasan tentang rasa bersalah dan tidak berguna
- Pandangan masa depan yang suram dan pesimistis
- Gagasan atau perbuatan membahayakan diri atau bunuh diri
- Tidur terganggu, Nafsu makan berkurang.
 Untuk episode depresif dari tingkat keparahan (ringan, sedang, berat) diperlukan masa
sekurang-kurangnya 2 minggu untuk penegakan diagnosis akan tetapi periode lebih
pendek dapat dibenarkan jika gejala luar biasa beratnya dan berlangsung cepat.
 Klasifikasi episode depresif :
1. Episode depresif ringan
- Sekurang-kurangnya harus ada 2 dari 3 gejala utama dan ditambah sekurang-
kurangnya 2 dari gejala lainnya
- Tidak boleh ada gejala yang berat di antaranya
- Hanya sedikit kesulitan dalam pekerjaan dan kegiatan sosial yang biasa
dilakukannya.
2. Episode depresif sedang
- Sekurang-kurangnya harus ada 2 dari 3 gejala utama dan ditambah sekurang-
kurangnya 3 (sebaiknya 4) dari gejala lainnya
- Menghadapi kesulitan nyata untuk meneruskan kegiatan sosial, pekerjaan dan
urusan RT.
3. Episode depresif berat
- Semua 3 gejala utama depresi harus ada, ditambah sekurang-kurangnya 4 dari
gejala lainnya dan beberapa diantaranya harus berintensitas berat
- Sangat tidak mungkin pasien akan mampu meneruskan kegiatan sosial,
pekerjaan, dan urusan RT, kecuali pada taraf terbatas.
 Gangguan Anxietas YTT
Merupakan kelompok gangguan kecemasan yang tidak tergolong dalam gangguan anxietas
fobik, gangguan panik, gangguan cemas menyeluruh, gangguan campuran Anxietas dan
depresi.

Adanya keluhan-keluhan fisik yang bermacam-macam yang tidak dapat dijelaskan atas dasar
adanya kelainan-kelainan fisik serta dari pemeriksaan medis yang dilakukan, maka hal tersebut
termasuk dalam gejala somatik. Namun belum termasuk dalam kategori gangguan somatisasi
karena onsetnya baru berlangsung dan belum sampai 2 tahun sesuai kriteria diagnosis gangguan
somatisasi.
4. Plan :
- Diagnosis : Episode depresif sedang dengan gejala somatik.
- Pengobatan : Kalxetin 10 mg 1-0-0, alprazolam 0,5 mg 0-1/2-1.
- Pendidikan : Kepada pasien diharapkan untuk tetap optimis mencari pekerjaan
dan selalu berpikiran positif dalam menjalani hari-hari dan menatap masa depan.
Memberi keyakinan bahwa tidak terdapat kelainan fisik yang diderita, namun
butuh untuk kontrol secara rutin di bagian jiwa untuk mendapatkan ventilasi
dalam menghadapi masalah yang dihadapi dan juga mendapatkan pengobatan
secara teratur.
- Konsultasi : Dokter ahli Jiwa

Kegiatan Periode Hasil yang diharapkan


Penanganan Saat masuk Konsul ke dokter ahli jiwa
Nasihat Saat masuk Pasien mendapat edukasi
tentang penyakit dan
penanganan Depresi Sedang
dengan Gejala Somatik