KETETAPAN RAPAT NASIONAL PENDIRIAN KOPERASI Oi* Nomor : 01/TAP/RNPK/Oi/Maret/2009 Tentang : TATA TERTIB SIDANG RAPAT

PENDIRIAN NASIONAL KOPERASI Oi. RAPAT NASIONAL PENDIRIAN KOPERASI Oi : Menimbang : Hasil kerja Komite Persiapan Rapat Nasional Pendirian Koperasi Oi. Mengingat : Rekomendasi MUNAS Oi ke 3 di Bandung 26 November 2006 tentang Pembentukan Koperasi Oi. Memperhatikan : Hasil sidang Komisi 1 tentang pembahasan Tata Tertib Sidang yang dilaksanakan pada tanggal 26 Maret 2009 di Aula Gatot Subroto RINDAM JAYA Condet Jakarta Timur. MEMUTUSKAN Menetapkan : 1. Tata Tertib Sidang Rapat Nasional Koperasi Oi dengan penjelasan sebagaimana terlampir. 2. Apabila terdapat kekeliruan dalam surat keputusan ini, maka akan ditinjau kembali untuk diperbaiki sebagaimana mestinya. Ditetapkan di : Aula Gatot Subroto RINDAM JAYA Condet Jakarta Timur. Pada Tanggal : 26 Maret 2009 Pukul : 14.15 WIB DISAHKAN PADA SIDANG PLENO I RAPAT NASIONAL PENDIRIAN KOPERASI Oi Presidium Sidang Ketua Ttd Kresnowati Anggota I Ttd Sudik Purnomo Anggota II Ttd Tomy Hentarman

Ketetapan asli berada diarsip pengurus.

5. Menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Koperasi Oi. DAN TEMPAT KEGIATAN Pasal 1 Nama Kegiatan ini bernama Rapat Nasional Pendirian Koperasi Primer Nasional Koperasi Oi yang selanjutnya disebut Rapat Pendirian Koperasi Oi . 7. WAKTU. Menetapkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Koperasi Oi. Menetapkan tata tertib Rapat Pendirian Koperasi Oi. 2. Pasal 2 Waktu Rapat Pendirian Koperasi Oi dilaksanakan pada hari. 8. Memilih Ketua Umum Koperasi Oi melalui pemilihan. 3. Membuat Administrasi keuangan dan Administrasi keanggotaan. 6. Kamis tanggal 26 bulan Maret tahun 2009 hingga selesai pada hari Jumat tanggal 27 bulan Maret tahun 2009 Pasal 3 Tempat Rapat Pendirian Koperasi Oi dilaksanakan di Aula Gatot Subroto RINDAM JAYA Condet Jakarta Timur. Menetapkan Rekomendasi jika diperlukan. BAB II STATUS. Memilih Presidium Sidang. TUGAS DAN WEWENANG Pasal 4 Status Rapat Pendirian Koperasi Oi merupakan forum pengambilan keputusan untuk mendirikan koperasi Oi. Menetapkan Garis Besar Haluan Koperasi Oi dan program kerja Koperasi Oi. Pasal 5 Tugas dan wewenang 1. 4. .TATA TERTIB SIDANG RAPAT NASIONAL PENDIRIAN KOPERASI PRIMER NASIONAL KOPERASI OI BAB I NAMA.

Peserta sidang pendirian koperasi Oi bukanlah perwakilan atau delegasi. sidang pleno 4. BAB V PERSIDANGAN Pasal 9 Bentuk persidangan dalam Rapat Pendirian Koperasi Oi adalah : 1. Menjaga nama baik Rapat Pendirian Koperasi Oi. Mengikuti dan mentaati tata tertib sidang Rapat Pendirian Koperasi Oi selama rapat berlangsung. 2. sidang paripurna . 4. Peserta sidang pendirian koperasi Oi adalah seluruh undangan dari perseorangan. 6. 2. 3. sidang komisi 3. 5. BAB IV HAK DAN KEWAJIBAN PESERTA SIDANG Pasal 7 Hak Peserta Sidang 1. Komponen dan Simpatisan Oi. 3. Peserta yang hadir adalah mewakili hak hukumnya secara pribadi. 2. Hak suara dimiliki oleh seluruh peserta. Meminta persetujuan presidium apabila meninggalkan persidangan. Peserta yang hadir adalah peserta yang dianggap telah bersedia menjadi pendiri koperasi Oi. sidang pendahuluan 2. Mengisi daftar hadir. Berpakaian sopan dan rapi. Hadir 10 menit sebelum sidang dimulai. Hak bicara dimiliki oleh seluruh peserta.BAB III PESERTA SIDANG Pasal 6 1. Pasal 8 Kewajiban Peserta Sidang Setiap peserta mempunyai kewajiban sebagai berikut : 1.

Sidang dianggap sah apabila dihadiri setengah ditambah satu (1/2+1) dari jumlah peserta yang hadir. 2. antara lain pembicaraan menyimpang dari pokok acara. BAB VII QUARUM Pasal 12 1. 2. 4. Presidium apabila tidak terpilih maka pimpinan sidang sementara menjadi pimpinan sidang tetap. 3. Apabila setelah diberi peringatan pembicara tidak mengindahkanya. Memimpin jalanya persidangan dan bertanggung jawab atas ketertibannya. Mengatur waktu pemberian tanggapan dari anggota persidangan atas saran-saran yang dikemukakan dalam persidangan. melebihi waktu yang disediakan dan membuat gaduh di dalam persidangan. Berhak menegur pembicaraan yang tidak mentaati ketentuan yang telah ditetapkan. Jika point 1 tidak tercapai maka pengambilan keputusan dilakukan melalui proses lobbying selama 1X 10 menit. Selanjutnya disebut presidium sidang. Apabila point 1 tidak terpenuhi. . pimpinan sidang berhak memberhentikannya dan bila perlu memerintahkan keluar dari area persidangan. Pengambilan keputusan sidang dilakukan dengan cara musyawarah mufakat. maka sidang dipending selama dua kali lima (2 x 10) menit kemudian dilanjutkan dan sidang dianggap sah. 3. BAB VIII PENGAMBILAN KEPUTUSAN Pasal 13 1. 2.BAB VI PIMPINAN SIDANG Pasal 10 1. Pimpinan sidang tetap adalah perwakilan peserta sebanyak tiga orang yang telah dipilih oleh peserta Rapat Pendirian Koperasi Oi. Pasal 11 Tugas Presidium sidang : 1. 2. Pimpinan sidang sementara adalah komite atau yang ditunjuk untuk memimpin jalannya sidang pendahuluan.

Pemilihan presidium sidang dan Ketua Umum Koperasi dilakukan dengan cara pemungutan suara (one man one vote) 2. Kertas formil pemungutan suara akan diberikan oleh komite sidang. 1. Jika point 2 tetap tidak tercapai maka pengambilan keputusan dilakukan melalui voting dan keputusan diambil berdasarkan suara terbanyak. Setelah Ketua Umum Koperasi Oi terpilih maka ketua terpilih harus memberikan sambutan. 2. Peserta yang tidak mengahadiri persidangan dianggap menyetujui hasil keputusan persidangan . Setelah terpilih para calon ketua umum maka para calon harus menyampaikan Visi dan Misinya 6. 4. 4. BAB X KETUKAN PALU Pasal 15 1x : pengambilan keputusan 2x : pending atau berhenti sementara 3x : penutupan dan pembukaan sidang berkali-kali : menenangkan peserta. BAB IX SANKSI Pasal 14 1. Sanksi yang diberikan presidium sidang kepada peserta yang melanggar tata tertib sidang dengan persetujuan forum sidang. Dalam hal Pemilihan Ketua Umum Koperasi didahului dengan pemilihan Bakal Calon ketua umum. 3. Jika presidium gagal memimpin persidangan maka presidium dapat diambil alih oleh tim formatur. Komite Menyediakan Tempat Pemungutan Suara (TPS) 4.3. . 2. Ketukan Ketukan Ketukan Ketukan BAB XI MEKANISME PEMILIHAN Pasal 16 Mekanisme Pemilihan Presidium dan Ketua Umum Koperasi 1. Sanksi diberikan kepada peserta apabila melanggar tata tertib setelah diperingatkan oleh presidium sidang sebanyak 3 x. 5. 3. 3. peserta yang dikenai sanksi tidak mendapat hak suara mengikuti satu kali sidang pembahasan.

2. .BAB XII KETENTUAN TAMBAHAN Pasal 17 1. 3. Tata tertib ini berlaku sejak diputuskan sampai dengan selesainya. Hal-hal yang belum diatur dalam tata tertib ini akan diatur kemudian. Peserta yang meningggalkan musyawarah tidak dapat diwakilkan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful