Anda di halaman 1dari 2

Analisis Kritis 11

Hari/Tanggal : Minggu, 8 April 2018


Nama : Melati Insani Putri
NIM : 170341864506
Kelas :C
Fakultas/ Prodi : Pascasarjana /Pendidikan Biologi UM

a. Analisis Kritis Artikel 11


1. Bibliografi
Leasa, M., & Corebima, A, D. 2017. The Effect of Numbered Heads Together (NHT)
Cooperative Learning Model on The Cognitive Achievement of Students with
Different Academic Ability. Journal of Physics: Conf. Series 789:2-9.
2. Tujuan Penulisnya.
Mengetahui pengaruh pembelajaran kooperatif Numbered Heads Together (NHT) dan
kemampuan akademik yang berbeda terhadap prestasi kognitif siswa dalam ilmu
pengetahuan alam
3. Fakta-fakta Unik.
1. Pembelajaran sains telah membantu mengembangkan siswa melek ilmu pengetahuan
karena mereka juga mengambil bagian dalam masyarakat yang dihadapkan dengan
berbagai masalah yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan.
2. Dalam kerangka belajar Indonesia, prestasi kognitif masih menjadi fokus utama bagi
guru dan sekolah, serta sasaran utama siswa. Sebuah prestasi kognitif adalah
representasi dari siswa kecerdasan intelektual.
3. Rencana pembelajaran, praktik, evaluasi harus melibatkan aspek kognitif secara
holistik.
4. NHT menekankan tanggung jawab anggota untuk melakukan tugas-tugas mereka
berdasarkan jumlah mereka. Siswa menunjukkan kemampuan mereka dan
menggunakan strategi apapun untuk mengungkapkan tanggung jawab mereka. Siswa
juga dilatih untuk memahami setiap tugas secara komprehensif.
5. NHT memberikan kontribusi peningkatan keterampilan sosial siswa, ketika mereka
berinteraksi dengan guru dan teman sebaya selama belajar.
6. Dalam pembelajaran kooperatif, heterogenitas siswa menjadi sangat penting. Selain
memperkenalkan siswa ke dunia nyata, heterogenitas juga membantu siswa untuk
membangun hubungan yang baik atau persaingan sosial
7. Ada beberapa aspek pendukung dalam kegiatan pembelajaran kooperatif NHT, antara
lain adalah keterbukaan, kritik/saran, bantuan, dinamis, dan toleransi

4. Pertanyaan-pertanyaan yang dapat dimunculkan.


1. Dalam pembelajaran NHT terdapat aspek pendukung pembelajaran, salah satunya
adalah dinamis, apa yang dimaksud dengan aspek dinamis?
2. NHT menekankan tanggung jawab siswa, bagaimanakah cara guru memunculkan rasa
tanggung jawab pada siswa?
3. Apa yang dimaksud dengan evaluasi harus melibatkan aspek kognitif secara holistic?
5. Refleksi
Pembelajaran kooperatif NHT ini cocok apabila diterapkan pada pembelajaran biologi.
Pembelajaran biologi yang sangat komplek tentunya memungkinkan beberapa hal yang
mungkin terdapat kesalahan atau miskonsepsi serta berhubungan erat dengan lingkungan
sekitar. Pembelajaran ini menekankan pada keaktifan siswa dalam berdiskusi kelompok,
siswa dituntut untuk mengenali dirinya dan siswa juga bisa memberikan kritik membangun
kepada siswa lainnya yang bertujuan untuk menjelaskan beberapa kesalahan mengenai materi
yang dipelajari intinya kritik ini untuk membangun pengetahuan yang tepat, selain itu NHT
juga dapat meningkatkan interaksi siswa, baik dengan teman sebaya maupun dengan guru,
tentunya hal ini akan berguna ketika siswa tersebut menghadapi kehidupan nyata di
lingkungannya
Pembelajaran ini dapat membantu peserta didik memiliki pola pikir yang lebih luas
mengenai materi pembelajaran dan kehidupan disekitarnya. Hal inilah merupakan syarat
seseorang dapat hidup dan bekerja, serta mampu membuat keputusan yang tepat dan dapat
melakukan tindakan pribadi dan sosial yang bertanggung jawab.