Anda di halaman 1dari 2

Proyeksi Tren

Bentuk paling sederhana dari analisis deret waktu adalah memproyeksikan tren masa lalu
dengan meletakkan suatu garis lurus pada data, baik secara visual atau, lebih persis lagi, dengan
analisis regresi. Model regresi linier akan mengambil bentuk :
𝑆𝑡 = 𝑆 ○ +𝑏𝑡
Di mana St, adalah nilai deret waktu yang akan diramalkan untuk periode t, So adalah nilai
deret waktu yang diperkirakan (konstanta dari regresi) dalam periode dasar, dan t adalah
periode waktu yang di dalamnya akan diramalkan deret waktu tersebut.
Misalnya, jika kita menggambarkan suatu garis regresi dengan data penjualan listrik mulai dari
kuartal pertama 1997 (t= 1) sampai kuartal terakhir 2000 (t = 16), akan diperoleh persamaan
mengenai regresi yang diperkirakan,
𝑆𝑡 = 11,90 + 0,394𝑡 𝑅 2 = 0,50
(4,00)
Persamaan regresi diatas memperlihatkan bahwa penjualan listrik dalam kota pada akhir
kuartal 1999 diperkirakan sebanyak 11,90 KWH dan meningkat dengan kecepatan rata-rata
0,394 juta KWH setiap kuartal. Variable tren signifikan secara statistic lebih baik daripada
tingkat 1 persen dan menjelaskan 50 persen dalam variasi kuartalan dari konsumsi listrik dalam
kota. Jadi berdasarkan tren yang lalu, kita bias meramalkan konsumsi listrik dalam kota sebagai
berikut:
S₁₇ = 11,90 + 0,394 (17) = 18,60 kuartal pertama 2004
S₁₈ = 11,90 + 0, 394 (18) = 18,99 kuartal kedua 2004
S₁₉ = 11,90 + 0, 394 (19) = 19,39 kuartal ketiga 2004
S₂₀ = 11,90 + 0, 394 (20) = 19,78 kuartal keempat 2004
Sementara asumsi tentang suatu jumlah perubahan absolut yang konstan setiap periode waktu
mungkin tepat dalam banyak kasus, namun pada situasi-situasi di mana perubahan suatu
persentase yang konstan adalah lebih tepat. Model laju pertumbuhan dengan persentase
konstan dapat dirumuskan sebagai:
𝑆𝑡 = 𝑆𝑜 (1 + 𝑔)ᵗ
Di mana g adalah laju pertumbuhan dengan persentase konstan yang diestimasi.
Sementara untuk mengestimasi persamaan diatas, pertama tama kita harus mentrasformasi data
deret waktu ke dalam logaritman naturalnya dan kemudia mengadakan regresi pada data yang
telah ditransformasi tersebut. Persamaan regresi yang ditransformasi itu linear dalam logaritma
dan dirumuskan dengan :
𝐼𝑛 𝑆𝑡 = 𝐼𝑛 𝑆𝑜 + 𝑡 𝐼𝑛 (1 + 𝑔)

Antilog dari In So = 2,49 adalah So = 12,06, dan antilog dari In (1 + g) = 0,026 memberikan
(1 + g) = 1,026.
𝑆𝑡 = 12,06 (1,026)ᵗ
Dimana So = 12,06 juta KWH adalah estimasi penjualan listrik di kota dalam kuartal ke empat
tahun 1996 dan estimasi laju pertumbuhannya yang diperkirakan adalah 1,026 atau 2,6 persen,
tiap kuartal.
S₁₇ = 12,06 (1,026)ⁱ⁷ kuartal pertama 2004
S₁₈ = 12,06 (1,026)ⁱ⁸ kuartal kedua 2004
S₁₉ = 12,06 (1,026)ⁱ⁹ kuartal ketiga 2004
S₂₀ = 12,06 (1,026)²⁰ kuartal keempat 2004