Anda di halaman 1dari 4

Kelompok 11 :

Bagas Dwi Pradipta S (16840035)

Fitriana Dwi Minarti (16840055)

REVIEW KASUS

Menganalisis Laporan Kinerja Keuangan


VERSHIRE COMPANY

1. Deskripsi Kasus
Perusahaan Galvor didirikan pada tahun 1946 ileh Georges Latour, yang
melanjutkan sebagai pemilik dan presidennya sampai tahun 1974. Sepanjang sejarahnya
perusahaan ini telah bertindak sebagai fabrikator, membeli komponen-komponen dan
merakitnya menjadi peralatan pengukur serta pengujian eletrik dan elektronik dengan biaya
menengah. Dalam sektor industrinya sendiri elektronik instrumen pengukuran Galvor
meupakan salah satu perusahaan prancis utama, tetapi ada banyak perusahaan elektronik
di sekitar yang lebih canggih dalam industri tersebut yang jauh lebih besar dari Galvor
Periode pertumbuhan tertinggi dari Galvor dimulai sekitar tahun 1960. Antara
tahun 1960 dan tahun 1971, penjualan tumbuh dari 2,2 juta pada tahun 1971 menjadi 12
juta, dan laba setelah pajak dari 120,00 franc baru pada tahun 1971 menjadi 1,062,000
franc baru. Aktiva per tanggal 31 Desember 1971, total sebesar 8,8 juta franc baru..
kekayaan perusahaan ini menimbulkan sejumlah tawaran untuk membeli ekuitas dalam
perusahaan tersebut, tetapi Latour tetap teguh pada pendiriannya bahwa hanya jika ia
memiliki Galvor secara penuh maka ia dapat mengaturnya dengan bebas. Sebagai pemilik
atau presiden, Latour selama bertahun-tahun terus terlibat secara pribadi dalam setiap
rincian dari operasi perusahaan, termasuk menandatangani semua cek penting perusahaan.

Pada awal tahun 1972, Latour memikirkan tentang pengembangan manajemen


pengganti yang memadai untuk Galvor. Pada Januari 1972 Latour memperkejakan direktur
teknik sebagai asisten khususnya, tetapi orang ini mengundurkan diri pada bulan
November 1972. Setelah pembentukan serikat buruh Galvor pada tahun 1973, yang di
tentang Latour, mulai memikirkan secara serius ide untuk menjual perusahaan tersebut dan
mengabdikan diri pada keluarga, hobi, dan kehidupan sosialnya. Pada tanggal 1 April 1974,
Galvor dijual ke Universal Electric Company seniali $4,5 juta saham UE. Latour menjadi
ketua dewan Galvor dan David Hennessy ditunjuk sebagai manajer utama Galvor.
Hannessy pada saat itu berusia 38 tahun dan telah bersama dengan Universal Electric
selama 9 bulan.

2. Dampak Kasus Terhadap Perusahaan dan Stakeholder


Beberapa kendala bagi Galvor setelah akuisisi dengan Universal Electric, yaitu
adanya perubahan sistem pelaporan keuangan, Galvor sebelumnya hanya menyiapkan
neraca dan laporan rugi laba setahun sekali. Namun setelah akuisisi maka Galvor resmi
menjadi salah satu unit bagi Universal Electric maka dari itu sistem pelaporan harus diubah
karena Galvor bukanlah perusahaan yang independen lagi. Beberapa kendala yang
dihadapi dalam perubahan sistem pelaporan:
1) Tingkat pelatihan karyawan rendah.
2) Penyerahan data secara tepat waktu.
3) Pemahaman bahasa inggris karyawan yang kurang.
4) Perubahan metode akuntansi Perancis ke metode akuntansi Amerika.
5) Konversi mata uang franc ke dollar.
6) Penerapan sistem baru yang mahal.
Galvor yang sebelumnya hanya sebuah perusahaan di Perancis, kemudian di akuisisi oleh
Universal Electric, Galvor belajar untuk lebih efisien dalam sistem produksinya dengan
mengganti tarif tingkat perusahaan tunggal dengan sistem biaya standar, namun selain
mendatangkan keuntungan Galvor juga mengalami kendala dengan pelaporan keuangan
yang harus tepat waktu, komprehensif dan terpusat padahal pada Galvor sendiri
memerlukan pembenahan pada berbagai aspek, bahkan diketahui ternyata proses
penyiapan laporan itu dapat menghabiskan sekitar 80% waktu produktif Galvor.

3. Analisis Kasus
A. Recana Bisnis
Pokok dari sistem pelaporan dan pengendalian Universal adalah dokumen yang sangat
komperehensif rencana bisni yang dibua secara tahunan oleh masing-masing unit
operasi. Rencana bisnis tersebut adalah standar utama untuk mengevaluasi kinerja dari
manajer unit, dan segala sesuatu yang mungkin telah dilakukan oleh manajemen
puncak Universal guna memberikan wewenang pada rencana tersebut.
B. Laporan Rangkuman
Lingkup yang luas dari rencana bisnis dapat dipahami dengnan lebih baik melalui
penjelasan atas jenis informasi yang ada di dalamanya. Hal ini di mulai dengan
rangkuman keuangan dan operasi.
C. Laporan Keuangan
Dianalisis dengan secara rinci dalam laporan-laporan terpisah, yang mencakup
masalah-masalah seperti transaksi dengan kantor pusat, usulan pendanaan dari luar,
investasi dalam piutang, jumlah karyawan dan kompensasi karyawan, pengeluaran
modal, dan pengapusan aktiva yang tidak berulang.
D. Tindakan Manajemen
 Implementasi sistem biaya standar
 Revisi harga
 Memotong barang-barang lama dengan margin rendah dari lini produk
 Standarisasi dan penyederhanaan desain produk
 Menciptakan rencana penelitian dan pengembangan yang maju
 Menerapkan perencanaan produk

4. Penyelesaian kasus
Sistem perencanaan yang diterapkan UE terhadap Galvor sudah cukup baik dan
efektif. Pada awal perencanaan telah ditetapkan lima kunci pengukuran objective oleh UE
terhadap lini-lini bisnisnya, yang menjadi dasar bagi Galvor Company untuk menyusun
rencana dan target tahunan. Oleh karena itu, ketika target perusahaan sampai ke tangan UE
di Amerika Serikat, pihak UE tinggal mereview dan menyetujui target tersebut. Target
yang telah disetujui itulah yang menjadi dasar bagi Galvor Company untuk menyusun
Business Plan sebagai alat ukur kinerja utama dalam UE.
Sistem Manajemen baru yang diterapkan UE terhadap Galvor Company antara lain
Dalam hal penyusunan laporan keuangan, kini Galvor lebih disiplin daripada sebelumnya.
Jika sebelum Galvor dimiliki oleh UE, Galvor menyusun laporan keuangan hanya berupa
neraca dan laporan laba-rugi selama setahun sekali, kini Galvor menyusun berbagai
laporan keuangan seperti neraca, laporan laba rugi, dan laporan arus kas setiap bulan.
Galvor pun dituntut untuk tepat waktu karena laporan keuangan akan dipublikasikan di
berbagai media, misalnya surat kabar. Sistem perencanaan Galvor menjadi lebih tertata,
dengan diberlakukannya alur penetapan penyusunan rencana untuk tahun berjalan
sekaligus dua tahun mendatang.

5. Kondisi Terkini Vershire Company