Anda di halaman 1dari 2

Nama : Ririn Apriani

NIM : I14120056

ANTROPOLOGI

Istilah antropologi berasal dari bahasa Yunani asal kata “anthropos” berarti
“manusia”, dan “logos” berarti “ilmu”, dengan demikian secara harfiah “antropologi”
berarti ilmu tentang manusia. Para ahli antropologi sering mengemukakan bahwa
antropologi merupakan studi tentang umat manusia yang berusaha menyusun
generalisasi yang bermanfaat tentang manusia dan perilakunya, dan untuk
memperoleh pengertian ataupun pemahaman yang lengkap tentang keanekaragaman
manusia (Koentjaraningrat 1987). Jadi antropologi merupakan ilmu yang berusaha
mencapai pengertian atau pemahaman tentang mahluk manusia dengan mempelajari
aneka warna bentuk fisiknya, masyarakat, dan kebudayaannya.
Antropologi banyak berhubungan dengan ilmu-ilmu lain, salah satunya adalah
kesehatan masyarakat. Peranan ilmu kesehatan masyarakat dalam antropologi adalah
memberikan pemahaman tentang sikap penduduk yang ditelitinya tentang kesehatan,
tentang sakit, pengobatan tradisional, pantangan-pantangan kebiasaan makanan, dan
sebagainya (Koentjaraningrat 1981).
Antropologi gizi merupakan cabang atau spesialisasi dari antropologi kesehatan
yang mengkhususkan perhatiannya pada sistem budaya makanan serta kepentingan
praktis dari kajian mengenai masalah gizi. Umumnya ahli antropologi gizi
mempelajari masalah makanan sebagai kompleks pengetahuan yang menentukan
boleh dan tidak boleh (keharusan dan pantangan), kearifan, produksi, penyiapan,
konsumsi, dan konsekuensi-konsekueni gizi (Arianto 2011).

TAK SEMUA LAYANAN JKN GRATIS


Kompas, 5 Maret 2014

Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) masih banyak disalahartikan oleh


masyarakat yang menganggap bahwa program ini memberikan layanan kesehatan
gratis. Hanya peserta Penerima Bantuan Iuran dalam skema JKN (PBI-JKN) yang
mendapatkan layanan gratis dengan menerima bantuan sebesar Rp 19.225 per bulan
per kepala keluarga. Direktur Jenderal Bina Upaya Kesehatan Kementrian Kesehatan
RI, Akmal Taher, menyatakan bahwa program ini menggunakan prinsip gotong
royong. Gotong royong dalam program ini dilakukan dengan subsidi silang yang
berarti secara tidak langsung masyarakat mampu membayar yang tidak mampu dan
yang sakit membayar yang tidak sakit.
Mekanisme iuran JKN dibagi menjadi tiga jenis. Kelas pertama iuran Rp
59.000, kelas kedua iuran Rp 42.000, dan kelas ketiga iuran Rp 25.000. penentuan
kelas didasarkan pada penghasilan peserta dan kecocokan rumah sakit. Sedangkan
peserta PBI-JKN adalah golongan fakir miskin yang tidak mampu membayar iuran
yang ditetapkan pemerintah.

DAFTAR PUSTAKA

Arianto NT. 2011. Pola makan mie instan : Studi antropologi gizi pada mahasiswa
antropologi fisip Unair [skripsi]. Surabaya (ID): Universitas Airlangga.
Koentjaraningrat. 1981. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta (ID) : Rineka Cipta.
_____________. 1987. Sejarah Teori Antropologi, Jilid 1. Jakarta (ID) : Universitas
Indonesia Press.