Anda di halaman 1dari 2

JELASKAN PERBEDAAN PENGISIAN SALURAN AKAR ORTOGRADE DAN RETROGRADE?

Penanggulangan kegagalan perawatan saluran akar dapat dilakukan dengan dua cara yaitu perawatan ulang
secara konvensional atau orto grad dan bedah atau retrograd.

orthograde Retrograde
Perawatan retreatment pengisian saluran akar secara Perawatan retreatment pengisian saluran akar secara
non bedah bedah
Definisi : Perawatan ulang saluran akar yang Definisi: perawatan ulang saluran akar yang dilakukan
dilakukan secara normal dengan melalui akses dengan pengangkatan periapikal patologi kemudian
mahkota menutup rapat saluran akar pada apeksnya
Kanal dibuat mahkota Pengisian dari apical setelah ujung akar dilakukan
reseksi. bedah apeks merupakan pilihan kedua jika
akses mahkota pada perawatan ulang saluran akar
tidak dapat dilakukan.
Indikasi : Indikasi:
 Perawatan endodontic yang gagal  Merawat gigi dengan saluran akar tersumbat
 Waktu penderita terbatas  Pasak yang sulit untuk dilepas dari saluran
 Crown pecah sehingga mengharuskan akar  resiko fraktur akar tinggi
restorasi untuk dibongkar  Menjadi pilihan jika retreatment orthograde
tidak memungkinkan (akses mahkota pada
perawatan saluran akar tdk dpt dilakukan
 Adanya penyakit periradikuler yang
berhubungan dengan gigi dimana terjadi
perkembangan anomaly (iatrogenic) yang
mencegah retreatment non surgical dilakukan
 Diperlukan biopsy terhadap jaringan
periradikuler
 Dicurigai adanya fraktur akar
 Gigi dengan restorasi dimana melalui cara non
surgical dapat merusak core
 Patahan instrument yang tidak dapat diambil
melalui saluran akar

Kontraindikasi :
 Faktor pasien : adanya penyakit sistemik yang
berat dan psychological
 Faktor dental :
Konfigurasi tulang atau akar yang tdk biasa
Surgical acsess kurang
Kemungkinan adanya keterkaitan struktur
neurovascular
 Restorasi gigi tidak adekuat
 Jaringan pendukung buruk
 Operator : skill, fasilitas, dan pengalaman
operator
Tahapan kerja : sama seperti tahapan perawatan Tahapan kerja :
endodontic  Anestesi local infiltrasi dengan epinefrin
 Hemostasis agent bila perlu
 Pembuatan flap
 Bur tulang  agar bagian apical akar gigi
dapat terexpose (visibility)
Reverse air handpiece + bur steel atau
tungsten carbide + sterile saline/water
 Periradikuler Curratage
Jaringan lunak pada bagian periradikuler
harus dihilangkan dengan curretes untuk
memungkinkan visualisasi apek akar yang
adekuat
 Reseksi akar gigi : 3 mm dari ujung akar
dengan bur + saline
 Preparasi ujung akar
 Pengisian  MTA
Ujung akar harus terisolasi dari cairan
termasuk darah.
 Bone grap
 Suturing flap

Sumber : gylnis, kari bishop, dan tara renton, guideline of surgical endodontic, 2012
Kamus kedokteran gigi. Fj harty dab ongston, 1995