Anda di halaman 1dari 6

CRITICAL JURNAL REVIEW

MICRO TEACHING

DOSEN PENGAMPU:

Dra. Nuwairy Hilda , M.Pd

Oleh :

ANCE LASMA SARI AMBARITA


5153142002

JURUSAN PENDIDIKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA


PRODI PENDIDIKAN TATA BOGA
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

2018
REVIEW JURNAL

JURNAL 1

Judul PENTINGNYA PENGGUNAAN


MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK
MENINGKATKAN PRESTASI
BELAJAR SISWA

Jurnal Pendidikan PGSD


Download www.id.portalgaruda.org

Volume dan Halaman Hal ;10


Tahun 2015
Penulis Ni Luh Putu Ekayani
Reviewer Ance Lasma Sari Ambarita
Tanggal 17 Maret 2018
Tujuan Penelitian IPTEK yang semakin modern, tetapi juga
sudah mulai merambah ke dunia
pendidikan. Dengan adanya perubahan
pada dunia pendidikan maka seorang guru
dituntut untuk lebih mengasah dan
mengeksplorasi kemampuan dirinya
dalam mendidik dan mencerdaskan anak
bangsa.Agar didalam penggunaan Media
Pembelajaran siswa lebih tertarik untuk
melihat bagaimana sistem belajar yang
sedang berjalan .
Subjek Penelitian Siswa – siswi
Assement Data
Metode Penelitian Penelitian Tindakan bertujuan
untuk mengembangkan keterampilan baru
atau pendekatan baru dan diterapkan
langsung serta dikaji hasilnya.
Langkah Penelitian 1. Calon guru membuat RPP
2. Calon guru membuat bahan ajar
melalui media yang menarik (power
point , gambar , skema, )
3. Calon guru memberikan
pembelajaran menggunakan media
belajar.
Hasil Penelitian Siswa akan lebih menarik untuk belajara ,
siswa akan mendapatkan nilai yang baik
dikarenakan media yang digunakan dapat
membantu daya ingat .
Kekuatan Penelitian Dalam jurnal ini pembahasan mengenai
media yang digunakan sangat membantu
dalam pembelajaran .
Kelemahan Penelitian Banyak guru- guru yang sudah lama yang
tidak mampu menggunakan media ini . Jika
model ini digunakan kondisi kelas terkadang
diluar kontrol guru .
Kesimpulan Media pembelajaran memiliki peranan yang
sangat penting dalam meningkatkan prestasi
siswa dilihat dari pengertian Media
pembelajaran secara umum adalah alat bantu
proses belajar mengajar.

Jurnal 2

Judul MODEL PENILAIAN


BEROREINTASI PENDIDIKAN
KARAKTER

Jurnal MODEL PENILAIAN OTENTIK DALAM


PEMBELAJARAN MEMBACA
PEMAHAMAN BEROREINTASI
PENDIDIKAN KARAKTER

Download www.id.portalgaruda.ac.id
Volume dan Halaman Vol ; 1 , hal ; 16
Tahun 2015
Penulis Yunus Abidin

Reviewer Ance Lasma Sari


Tanggal Reviewer 17 Maret 2018
Tujuan Penelitian Agar peneliti mengetahui permasalahan didalam
dunia pendidikan .
Subjek Penelitian Siswa
Assesment Data Berbagai fenomena kehidupan
masyarakat Indonesia yang menunjukkan
semakin le-mahnya karakter dan budaya
bangsa yang selama ini diyakini telah
mengakar dengan kuat. Budaya korupsi,
nepotisme, kolusi, hi-langnya budaya malu,
maraknya penyan-jung ketidakjujuran, dan
pelemahan poten-si anak oleh bangsa kita
sendiri semakin kerap kita dengar dan
saksikan. Kondisi ini sangat memperihatikan
sekaligus menjadi aib bagi pendidikan di
Indoensia.Karakter menunjukkan bagaimana
se-seorang bertingkah laku. Apabila sese-
orang berperilaku tidak jujur, kejam, atau
rakus, dapatlah dikatakan orang tersebut
memanisfestasikan perilaku buruk. Seba-
liknya, apabila seseorang berperilaku jujur,
bertanggung jawab, suka menolong, ten-
tulah orang tersebut memanifestasikan

Metode Penelitian Melakukan pembeljaran melalui membaca


media belajar yang ada .
Langkah penelitian  Pembuatan model ajar
 Pemberian bahan ajar
 Penerapan hasil pembelajaran
dilingkungan sekolah
 Penilaian tentang masalah atau kesulitan
yang terjadi
 Pembuatan LK
Hasil Penelitian Pemberian penilaian terhadap apa yang
dilakukan siswa baik penerapannya maupun
dalam mengerjakan LK .
Kekuatan penelitian Calon guru mudah mengetahui tingkat
pemahaman siswa dalam melakukan
pembahasan dengan menggunakan LK dalam
kegiatan mengajar .
Guru dapat mengetahui sejauh mana
memberikan pemahaman atau pembelajaran
bagi siswa .
Kekurangan Penelitian Didalam jurnal peneliti tidak menimpulkan
jumlah hasil penelitian nya dalam pembuatan
metode ini .
Kesimpulan Pembelajaran selama ini belum melakukan
penilain otentik dalam sistem peniliannya.

JURNAL III

Judul PERAN PENDIDIKAN DALAM MORAL

Jurnal PERAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MENGEMBANGKAN


KECERDASAN MORAL
Download www.id.portalgaruda.org
Volume dan Halaman Vol : 1, hal : 11
Tahun 2015
Penulis Deny Setiawan
FIS Universitas Negeri Medan

Reviewer Ance Lasma Sari Ambarita


Tanggal 17 Maret 2018
Tujuan Penelitian Memperhatikan situasi dan kondisi karakter bangsa paska-reformasi yang di-
nilai sudah memprihatinkan, seyogyanya seluruh komponen bangsa sepakat untuk
menempatkan pembangunan karakter bang-sa (nation and character building)
sebagai pri-oritas yang utama. Pembangunan karakter bangsa harus diaktualisasikan
secara nyata dalam ben-tuk aksi nasional dalam rangka memantap-kan landasan
spiritual, moral, dan etika pembangunan bangsa sebagai upaya untuk menjaga jati diri
bangsa dan memperku-kuh persatuan dan kesatuan bangsa dalam naungan NKRI.
Pembangunan karakter bangsa harus dilakukan melalui pendekat-an sistematik,
integratif dan berkelanjutan. Strategi pembangunan karakter dapat di-lakukan melalui
sosialisasi, enkulturasi dan internalisasi melalui berbagai institusi de-ngan
memperhatikan kondisi lingkungan dan kebutuhan masyarakat serta pendekat-an
multidisiplin yang tidak menekankan pada indoktrinasi.

Subjek Penelitian Murid


Assement Data No. Nilai
Karakter Indikator

1 Mengucapkan doa setiap memulai dan mengakhiri suatu


1. Taqwa pekerjaan.

2 Bersyukur atas setiap nikmat yang diberikan Allah


3 Mengerjakan setiap perintah agama dan menjauhi larangan-
Nya.
4 Menyesal setiap membuat kesalahan dan segera mohon
ampun kepada Tuhan.
5 Menolak setiap ajakan untuk melakukan perbuatan tercela.
2. Jujur 1 Berkata benar (tidak bohong).
2 Berbuat sesuai aturan (tidak curang).
3 Menepati janji yang diucapkan.
4 Bersedia menerima sesuatu atas dasar hak
5 Menolak sesuatu pemberian yang bukan haknya.
6 Berpihak pada kebenaran.
7 Menyampaikan pesan orang lain.
8 Satunya kata dengan perbuatan.
3. Disiplin 1 Patuh pada setiap peraturan yang berlaku. -
2 Patuh pada etika sosial/masyarakat setempat
3 Menolak setiap ajakan untuk melanggar hukum.
4 Dapat mengendalikan din terhadap perbuatan tercela.
5 Hemat dalam menggunakan uang dan barang.
6 Menyelesaikan tugas tepat waktu.
7 Meletakkan sesuatu pada tempatnya.
8 Dapat menyimpan rahasia.
4. Demokratis 1 Bersedia mendengarkan pendapat orang lain.
2 Menghargai perbedaan pendapat.
3 Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain.
4 Toleran dalam bermusyawarabldiskusi.
5 Bersedia melaksanakan setiap hasil keputusan secara bersama.
6 Menghargai kritikan yang dilontarkan orang lain.
7 Membuat keputusan yang adil.

Langkah Penelitian Melakukan penelitian terhadap pembelajaran siswa


Hasil Penelitian Dengan sistem pendidikan yang mengembangkan moral maka secara langsung guru
berhasil dalam menyampaikan peran penting siswa didalam bermasyarakat .
Kekuatan Penelitian Pengondisian moral sebagai tahap awal implementasi pendidikan karakter pada
konteks mikro, perlu dilanjutkan ke tahap latihan moral (moral training).
Pembelajaran inovatif dalam pendi-dikan karakter dirancang untuk menghasil-kan
kegiatan belajar-mengajar yang lebih efektif dan bermakna. Pembelajaran inova-tif
menjadi kondisi kondusif dalam melatih moral untuk mengembangkan kecerdasan
moral peserta didik.

Kelemahan Penelitian Guru yang membuat RPP ini terkadang sulit mengaplikasikannya sekarang , karena
masih banyak guru yang buta teknologi dan masih mengajar secara konvensional.
Kesimpilan Pendidikan karakter yang teraktualisasikan secara integralistik seba-gai wahana
sistemik pengembangan ke-cerdasan moral (building moral intelligence), perlu
mendapat dukungan berbagai pihak dalam menghasilkan luaran peserta didik yang
memiliki kompetensi kecerdasan plus

moral. Usulan ini menuntut pendidikan formal sebagai pengemban pendidikan


karakter, melakukan upaya keratif dengan menggeser pembelajaran konvensional ke
arah pembelajaran inovatif.