Anda di halaman 1dari 5

BAB III

PENDEKATAN FORMULA
1. Aqua Pro Injeksi (Excipient, 2009; 337)
Nama resmi : AQUA STERILE PRO INJECTIONEA
Nama lain : Aqua pro injeksi
Rm/ Bm : H2O/18, 02
Pemerian : Cairan jernih, tidak berwarna, tidak berbau, tidak
berasa.
Stabilitas : Stabil dalam semua keadaan baik minyak, dingin,
ataupun panas
Kelarutan : Dapat bercampur dengan pelarut polar lainnya
Inkompatibel : Dalam formulasi sediaan, air dapat bereaksi dengan
obat dan bahan tambahan lainnya terurai atau
terhidrolisis .air juga dapat bereaksi dengan logam
alkali, kalsium dioxid dan magnesium oxid
Kegunaan : Pembawa/pelarut
2. Natrium klorida (Exp, 2009; 637)
Nama resmi : SODIUM CHLORIDE
Nama lain : Alberger; chlorure de sodium; common salt; hopper
salt; natrii chloridum; natural halite; rock salt; saline;
salt; sea salt; table salt.
Rm/ Bm : NaCl/58,44
Pemerian : Hablur heksahidrat, tidak berwarna atau hablur serbuk
putih, tidak berbau, rasa asin
Stabilitas : Larutan NaCl stabil, dapat menyebabkan pemisahan
partikel gelas dan beberapa wadah tipe gelas tertentu
Kelarutan : Larut dalam 2,8 bagian air, dalam 2,7 bagian air
mendidih, dan dalam lebih kurang 10 bagian gliserol,
sukar larut dalam etanol (95%) P
Inkompatibel : Larutan berair korosit terhadap Fe, juga bereaksi
membentuk endapan dengan perak dan garam merkuri.
Bahan pengoksidasi kuat melepaskan klorin dari
larutan asam NaCl. Viskositas gel karbomer dan
larutan HgC dan HPC berkurang viskositasnya dengan
penambahan NaCl
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik, sejuk dan kering
Kegunaan : Pengisotonis
3. Benzalkonium Klorida (Exp:23; RPS 18th:1164; MD 28th:949)
Nama resmi : BENZALKONII CHLORIDUM
Nama lain : Benzalkonium Klorida
Rm/ Bm : [C6H5CH2N(CH3)2R]Cl, R= alkil /+ 360,0
Pemerian : Serbuk amorf, kekuningan, gel tebal, atau lempeng
gelatin, higroskopis, seperti sabun bila disentuh,
sangat pahit, bau aromatis.
Stabilitas : Larutannya stabil pada range pH dan suhu yang luas.
Larutannya dapat disimpan pada waktu yang lama
pada suhu kamar. Larutan air yang disimpan pada
wadah polivinil klorida atau poliuretan dapat
kehilangan aktivitas antimikrobanya.
Kelarutan : Sangat larut dalam air, alkohol, aseton, praktis tidak
larut dalam eter. Larutannya berbusa jika dikocok
Inkompatibel : Incomp dengan aluminium, alkali, sabun, surfaktan
anionik, sitrat, kapas, fluoresensi, hidrogen peroksida,
iodida, kaolin, lanolin, nitrat, permanganate, surfaktan
nonionik konsentrasi tinggi, AgNO3, salisilat, protein,
sulfonamida, tartrat, ZnO, ZnSO4, beberapa campuran
karet dan plastik.
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik, terlindung dari cahaya
kontak dengan logam, di tempat yang kering dan sejuk
Kegunaan : Pengawet
4. Natrium Asam Fosfat (Exp:496; RPS 18th:821; MD 28th:641)
Nama resmi : MONOBASIC SODIUM PHOSPHATE
Nama lain : Natrium dihidrogen fosfat, natrium asam fosfat
Rm/ Bm : NaH2PO4/119,98
Pemerian : Tidak berbau, tidak berwarna atau putih, anhidratnya
berupa serbuk kristal atau granul putih. Larutannya
asam atau melepaskan CO2 dengan natrium karbonat.
Stabilitas : Stabil secara kimia pada pemanasan 100 0C, bentuk
dihidrat kehilangan seluruh air kristalisasinya. Pada
pemanasan lebih lama melebur dengan peruraian pada
205 0C membentuk hidrogen pirofosfat (Na2H2P2O7)
dan pada 250 0C meninggalkan residu akhir natrium
metafosfat (NaPO3).
Kelarutan : 1 dalam 1 bagian air, praktis tidak larut dalam alkohol,
kloroform dan eter
Inkompatibel : Incomp dengan bahan-bahan alkali dan karbonat,
larutannya bersifat asam dan melepaskan CO2 dari
karbonat. Hindari pemberian dengan aluminium, Ca
atau Mg dalam bentuk garam karena dapat berikatan
dengan fosfat dan mengganggu absorpsinya pada
saluran pencernaan. Interaksi antara Ca dan fosfat
membentuk kalsium fosfat yang tidak larut dan
mengendap.
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik, tempat yang kering dan
sejuk.
Kegunaan : Pendapar
5. Dinatrium Hidrogen Fosfat (Exp:493; RPS 18th:787; MD 28th:641)
Nama resmi : SODIUM PHOSPHATE
Nama lain : Natrium fosfat, dibasic sodium fosfat
Rm/ Bm : Na2HPO4/141,96
Pemerian : Kristal putih, tidak berwarna, larutannya alkali, tidak
berbau, efforesensi, kristal transparan.
Stabilitas : Anhidratnya higroskopis. Pada pemanasan 100 oC
kehilangan air kristalnya. Pada suhu 400 0C berubah
menjadi pirofosfat (Na4P2O7), laruran berairnya stabil.
Kelarutan : 1 gram dalam 4 ml air. 1 gram dalam 5 ml air, Praktis
tidak larut dalam alkohol.
Inkompatibel : Incomp dengan alkaloid antipirin, kloralhidrat, asetat,
pirogalol, resorsinol, striknin, Ca glukonat
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik, tempat yang kering dan
sejuk
Kegunaan : Pendapar
6. Metil Selulosa (Exp; 2009)
Nama resmi : Methylcellulose
Nama lain : Benecel; Cellacol; Culminal MC; E461; Mapolose;
Methocel; metilselulosum; Metolose; Tylose; Viscol.
Rm/ Bm : Na2HPO4/141,96
Pemerian : Metilselulosa terjadi sebagai bubuk atau butiran
berserat putih. Ini hampir tidak berbau dan tidak
berasa. Ini harus diberi label untuk menunjukkannya
jenis viskositas (viskositas larutan 1 dalam 50).
Stabilitas : Larutan metilselulosa bersifat stabil terhadap alkali
dan asam encer pada pH 3–11, pada suhu kamar. Pada
pH kurang dari 3, dikatalisis asamhidrolisis hubungan
glukosa-glukosa terjadi dan viskositas larutan
metilselulosa berkurang. (10) Pada pemanasan, larutan
viskositas berkurang sampai pembentukan gel terjadi
pada sekitar 508C; lihat Bagian 10.
Kelarutan : Secara praktis tidak larut dalam aseton, metanol,
kloroform, etanol (95%), eter, larutan garam jenuh,
toluena, dan panas air. Larut dalam asam asetat glasial
dan dalam campuran yang sama volume etanol dan
kloroform. Dalam air dingin, metilselulosa
membengkak dan menyebar perlahan untuk
membentuk yang jelas hingga opalescent, dispersi
koloid kental.
Inkompatibel : Amiacone, hidroklorida, klorokresol, merkuri klorida,
fenol, resosinol, perak nitrat, setil piridium, klorida,
asam p metoxibenzena, paminobenzel, metil paraben,
butil paraben, propil paraben.
Penyimpanan : Harus disimpan dalam wadah kedap udara dalam
keadaan dingin, tempat yang kering.
Kegunaan : Agen viskositas