Anda di halaman 1dari 4

Nama : Fathur Razaq K.S.

NPM : 17032010005

Paralel :C

Tugas Ke 2, Mata Kuliah Kewarganegaraan

1. Ada berapa budaya Indonesia yang diklaim Malaysia?Adakah contoh


lainnya? Sebutkan, apakah klaim tersebut dimungkinkan terjadi lagi di
lain hari?
Jawab : Ada 3
contoh budaya yang di klaim : tari pendet(bali) tari reog (Ponorogo) dan
batik. malaysia juga mengakui salah satu pulai kecil di indonesia.
klaim tersebut bisa saja terjadi. mengapa? karena generasi2 penerus
bangsa indonesia sudah sering melupakan budaya2 di bangsanya sendiri.
kurang adanya rasa nasionalisme. batik dan reog dari ponorogo yang
sudah di klaim malaysia. bisa saja terjadi pengklaiman kembali, jika kita
tidak mempertahankan dan melestarikan nya serta tidak mengenalkan
budaya budaya tersebut kepada anak cucu kita.

2. Bolehkah sebuah Negara mengklaim kebudayaan bangsa lain karena


budaya tersebut memang telah dijalankan oleh warga negaranya?

Jawab : Tidak benar atau tidak diperbolehkan adalah mengklaim sebuah


budaya yang bukan merupakan kebudayaan mereka sendiri.kemungkinan
klaim akan diperbolehkan apabila tidak terdapat paten hak yang diakui
dan pada saat banding bukti kuat dan mencukupi
3. Bolehkah bangsa Indonesia mengklaim budaya bangsa lain sebagai bagian
dari kebudayaan nasional karena budaya tersebut telah disenangi dan di
praktikan oleh orang Indonesia? Misalnya, budaya makan sambil berdiri
(standing party)
Jawab : Tidak boleh , karena setiap budaya memiliki hak ciptanya sendiri .
Walaupun sudah menjadi bagian dari keseharian orang indonesia, tetap
saja sebuah budaya memiliki 'asal' nya . Masyarakat indonesia sudah
terbiasa dengan budaya standing party , bukan masalah untuk
meniru/menjadikan kebiasaan tpi tidak boleh mengatas namakan budaya
Standing Party sebagai budaya indonesia.

4. Apa yang perlu dilakukan agar kebudayaan Indonesia sebagai identitas


nasional tidak diklaim oleh Negara lain?

Jawab : Dengan cara membudidayakan budaya kita dan memperkenalkan


budaya kita bahwa kita punya atau memiliki budaya yang indah. dan kita
pun harus menghargai budaya negara lain agar negara lain juga
menghargai budaya kita yaitu budaya Indonesia

5. Apakah setiap orang Indonesia dapat mengajukan kebudayaan daerahnya


sebagai kebudayaan nasional atau identitas nasional? Jika dapat,apakah
syaratnya?
Jawab : Kebudayaan daerah adalah modal utama untuk mengembangkan
kebudayaan nasional karena kebudayaan nasional merupakan
puncak kebudayaan daerah yang berada di wilayah Indonesia.
Kebudayaan daerah dapat menjadi kebudayaan nasional harus memenuhi
syarat-syarat berikut ini:
- pantas dan tepat diangkat sebagai budaya nasional
- harus memiliki unsur-unsur budaya yang mendapat pengakuan dari
semua bangsa kita, sehingga menjadi milik bangsa
- menunjukkan ciri atau identitas bangsa
- berkualitas tinggi dan dapat diterima oleh seluruh bangsa Indonesia

6. Kebudayaan daerah sebagai kearifan local,dapatkah luntur? Mengapa


demikian?
Jawab : Yang menentukan hilang atau tidaknya kearifan lokal di negara ini
adalah anak bangsa sendiri. mungkin kearifan lokal tersebut mengalami
asimilasi dengan kebudayaan lain yang masuk kedalam suatu daerah
sehingga menimbulkan budaya yang baru. untuk itu, kitalah sebagai
penerus bangsa harus dapat melestarikan dan menjaga kearifan lokal agar
identitas bangsa tidak hilang dan menerima sebagian budaya yang "baik"
dari luar sebagai tambahan dan pelengkap bagi kebudyaan yang telah ada.
karena bagaimanapun kita harus dapat beradaptasi dengan keadaan dunia
yang selalu dinamis

7. Jika ya,akankah identitas bangsa itu hilang?

Jawab : Pada era globalisasi ini, muncul gejala krisis jati diri dan karakter
bangsa yang disebabkan oleh dampak negatif globalisasi dan kemajuan
teknologi komunikasi dan informasi yang membuka peluang terjadinya
interaksi budaya antarbangsa dan masih rendahnya kesadaran masyarakat
terhadap upaya pelestarian nilai budaya dan kearifan lokal yang
disebabkan oleh beberapa faktor , seperti semakin terbatasnya ruang atau
tempat penyaluran aspirasi kreativitas seni budaya masyarakat, kurangnya
apresiasi dan rasa cinta terhadap budaya dan produk dalam negeri, masih
rendahnya apresiasi, pemahaman, komitmen, dan kesadaran tentang
kekayaan budaya dengan berbagai kandungan nilai-nilai luhurnya yang
mengakibatkan terjadinya pencurian, penyelundupan, dan perusakan
benda cagar budaya dan pembajakan terhadap berbagai kekayaan budaya
dan kekayaan intelektual. Kebudayaan merupakan identitas suatu bangsa
yang dapat membedakan bangsa tersebut dengan bangsa lainnya. Identitas
nasional Indonesia merupakan suatu ciri yang dimiliki oleh bangsa
Indonesia yang membedakan dengan bangsa lain di dunia ini. Unsur-
unsur pembentuk identitas nasional Indonesia tersebut meliputi: suku
bangsa, agama, kebudayaan, dan bahasa. Jika salah satu dari unsur itu
hilang, maka hilanglah identitas bangsa ini.