Anda di halaman 1dari 17

AKUNTANSI MANAJEMEN 2

TUGAS MANDIRI

NAMA : IRWANTO
NIM : 2015050579
KELAS : 04SMJEO
RUANG : 510
TUGAS : PERT. 16 – 18
DOSEN : CHEPI SAFEI JUMHANA

PROGRAM STUDI MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI


UNIVERSITAS PAMULANG
TANGERANG SELATAN
2017
TUGAS MANDIRI : ( Pertemuan 16 )
PT. Sabar dalam kondisi kesulitan keuangan, oleh karena itu bermaksud
melakukan restrukturisasi keuangan. Data yang tersedia untuk PT. Sabar
sebagai berikut:
Neraca
Tanggal 31 Desember 2015
Kas 200 Utang 3.000
Piutang 1.000
Persediaan 2.200 Modal
8.000
Aktiva tetap 4.000 Rugi (3.600)
Total Aktiva 7.400 Total Pasiva 7.400

Agar perusahaan sehat kembali, maka diambil keputusan sebagai berikut:


1. Piutang dinilai Rp. 800,-
2. Persediaan dinilai Rp. 2.000,-
3. Aktiva tetap dinilai Rp. 3.600,-
4. Seluruh kerugian menjadi tanggung jawab pemegang saham.
5. Dibentuk cadangan perluasan 12,5%

Diminta:
1. Buatlah neraca setelah revaluasi?
2. Buatlah neraca setelah restrukturisasi keuangan?
Penyelesaian:
a. Neraca setelah revaluasi:

Neraca Revaluasi
Tanggal 31 Desember 2015
(dalam jutaan rupiah)
Kas 200 Utang 3.000
Piutang 800
Persediaan 2.000 Modal 8.000
Aktiva tetap 3.600 Rugi (4.400)
Jumlah Aktiva 6.600 Jumlah Utang + Modal 6.600

Rugi sebelum revaluasi Rp. 3.600


Rugi penurunan piutang Rp. 200
Rugi penurunan persediaan Rp. 200
Rugi penurunan aktiva tetap Rp. 400
Rugi setelah revaluasi Rp. 4.400

b. Neraca setelah restrukturisasi:


Modal saham baru = X
X = 8.000 – 4.400 – 0,125X
1,125 X = 3.600
X = 3.200
Cadangan = 0,125 x 3.200 = 400
Neraca Revaluasi
Tanggal 31 Desember 2015
(dalam jutaan rupiah)
Kas 200 Utang 3.000
Piutang 800
Persediaan 2.000 Modal 3.200
Aktiva tetap 3.600 Cadangan 400
Jumlah Aktiva 6.600 Jumlah Utang + Modal 6.600

A. TUGAS MANDIRI: ( Pertemuan 17 )

Proyek Mercu Suar membutuhkan investasi Rp 800.000.000 dimana Rp


100.000.000 merupakan modal kerja dan sisanya merupakan modal
tetap.Umur ekonomis proyek tersebut selama 5 tahun, penyusutan dengan
metode garislurus dengan nilai sisa (residu) Rp 100.000.000 Cost of capital 15
% laba netos elama 5 tahun diperkirakan
Tahun laba neto

1. Rp 150.000.000
2. Rp 160.000.000
3. Rp 170.000.000
4. Rp 180.000.000
5. Rp 190.000.000

Hitunglah :
a. Payback Period
b. NPV
c. PI
d. IRR
e. Bagaimana kesimpulan anda
Penyelesaian:

a. MenghitungPP (Payback Periode)


Cash outlay Rp. 700.000.000
Pengembalian Tahun ke1 Rp. 150.00.000
Tahun ke-2 Rp. 160.000.000
Tahun ke-3 Rp. 170.000.00
Tahun ke-4 Rp. 180.000.000
Rp. 660.000.000
Sisa akhir tahun ke-4 Rp. 40.000.000
Tahun ke-5 = 40.000.000/190.000.000 x 12 bln = 2,5blnJadi Payback
Period = 4 tahun 2 bulan.
Kesimpulan: Proyek dapat diterima karena PP <dari umur proyek (4th 2 bln<
5 thn)

b. NPV
Menghitung NPV (Net Present Value)
Tahun Cash Flow DF 15% Present Value (PV)
1 150.000.000 0,867 130.050.000
2 160.000.000 0,756 120.900.000
3 170.000.000 0,657 111.690.000
4 180.000.000 0,572 102.960.000
5 190.000.000 0,432 82.080.000
Total present value 547.680.000
Total investasi 700.000.000
Net Present Value (NPV) -152.320.000

Kesimpulan: Proyek investasi tidak layak diterima karena NPV Negatif Rp.-
152.320.000
c. PI

Menghitung Profitability Index (PI).


PI = NPV / COL -252.320.000/ 800.000.000 = -0,3167
Kesimpulan: PI < 1, makaproyekditolak

d. IRR

MenghitungIRR (Internal Rate of Return).


IRR = Titik impas investasi. Menentukan IRR dengan cara trial and eror yaitu
mencari NPV positif dan NPV negative
Tahun Cash Flow DF 5% Present Value (PV)
1 150.000.000 0,952 142.857.100
2 160.000.000 0,907 145.124.700
3 170.000.000 0,864 146.852.400
4 180.000.000 0,823 148.086.500
5 190.000.000 0,784 148.869.900
Total present value 731.790.600
Total investasi 700.000.000
Net Present Value (NPV) 31.790.600

Tahun Cash Flow DF 15% Present Value (PV)


1 150.000.000 0,867 130.050.000
2 160.000.000 0,756 120.900.000
3 170.000.000 0,657 111.690.000
4 180.000.000 0,572 102.960.000
5 190.000.000 0,432 82.080.000
Total present value 547.680.000
Total investasi 700.000.000
Net Present Value (NPV) (152.320.000)
Perhitungan IRR
Selisih rate Selisih NPV vsInvestasi Selisih NPV
5.00% 31.790.000 1.051.269
15,00% 1.000.000 920.656
10.00% 51.269 130.613
IRR = 14,40% + (51.269/130.613) x 5,60% = 16,60%
Kesimpulan: IRR >Biaya modal, maka proyek diterima

Pembuktian bahwa IRR 16,60% adalah titik impas investasi (BEP)

Tahun Cash Flow DF 16,60% PresentValue


1 374.000 0,858 321.000
2 250.900 0,736 185.000
3 220.380 0,632 140.000
4 162.956 0,542 89.000
5 569.264 0,465 265.000
Total present value 1.000.000
Total investasi 1.000.000
Net Present Value (NPV) 0

e. Kesimpulannya bahwa proyek pembangunan mercusuar ditolak karena

memiliki NPV negative dan PI kurang dari 1 sehingga proyek ditolak.


Atau bias dihitung dengan cara ini

Depresiasi= 800.000.000-100.000.000 = Rp. 140.000.000


5

Tahun EAT Depresiasi Proceed DF PV Proceed


1 150.000.000 140.000.000 290.000.000 0,867 251.430.000
2 160.000.000 140.000.000 300.000.000 0,756 226.800.000
3 170.000.000 140.000.000 310.000.000 0,657 203.670.000
4 180.000.000 140.000.000 320.000.000 0,572 183.040.000
5 190.000.000 140.000.000 330.000.000 0,432 142.560.00
850.000.000 100.000.000 0,432 43.000.000
1.050.500.000

a. Payback Periode :

Hargaperolehan = 800.000.000
Residu = 100.000.000 _
700.000.000
Proceed 1 = 290.000.000 _
410.000.000
proceed 2 = 300.000.000 _ (2 tahun)
110.000.000

110.000.000 x 12 = 4,2 ( 4bulan )


310.000.000

Jadi,lamanyapengembalian modal oleh investor yaitu 2 tahun 4 bulan.

b. NPV

NPV = PV Proceed-PV outlays = 1.050.500.000-800.000.000 = Rp. 250.500.000


c. PI

PI = NPV / COL= 250.500.000/ 800.000.000 = 0,3131

Kesimpulan: PI < 1, Maka proyek ditolak

TUGAS MANDIRI ( Pertemuan 18 )

Soal 1: PT. Sabar memiliki data sebagai berikut:


1. Nilai proyek investasi Rp. 1.000 dibiayai dengan modal sendiri Rp. 100,
sisanya dibiayai dengan utang
2. Umur proyek 5 tahun
3. Biaya modal sendiri 24%, biaya utang 20%, pajak perseroan 30%
4. Alokasi dana proyek untuk modal kerja Rp. 400 dan untuk harta tetap Rp.
600 dengan model penyusutan sum of year digit method, nilai sisa nihil.
5. Estimasi pendapatan:
Tahun Pendapatan
1 Rp. 1.000
2 Rp. 1.100
3 Rp. 1.200
4 Rp. 1.300
5 Rp. 1.400
Keterangan:
Modal kerja pada akhir umur proyek ditemukan kembali, biaya variabel
proyek 60% dari pendapatan dan biaya tetap tahunan termasuk depreciation
Rp. 300, bunga dan angsuran pinjaman dibayar secara anuitas, manajemen
ingin kembali modal dalam waktu 3 tahun.

Diminta:
Tentukanlah proyek tersebut dengan metode:
1. Net Presebt Value
2. Internal Rate of Return
3. Accounting Rate of Return
4. Profitability Index
5. Payback Peri
Jawaban

Diketahui

- Investasi Rp 1.000, modal Rp 100, utang Rp 900


- Umur proyek 5 tahun
- Modal sendiri 24%, biaya utang 20%, pajak 30%
- Alokasi dana modal kerja Rp 400, harta tetap Rp 600, nilai residul nihil
dan model penyusutan sum of year digit method
- Biaya variabel 60% dari pendapatan,
- Angsuran dibayar anuitas

- Jumlah angka tahun = n x (1 + n) / 2 = 5 x (1 + 5) / 2 = 5 x 3 = 15


- Pendapatan pertahun
Tahun 1 Tahun 2 Tahun 3 Tahun 4 Tahun 5
Rp 1.000 Rp 1.100 Rp 1.200 Rp 1.300 Rp 1.400

Ditanya

- NPV, IRR, ARR, PI, PP ?

Penyelesaian

a) menghitung penyusutan

harta tetap Rp 600 residu nol


Tahun 1 5/15 x Rp 600 = Rp 200
Tahun 2 4/15 x Rp 600 = Rp 160
Tahun 3 3/15 x Rp 600 = Rp 120
Tahun 4 2/15 x Rp 600 = Rp 80
Tahun 5 1/15 x Rp 600 = Rp 40
Jumlah Rp 600
b) menghitung biaya bunga
C = U / Fa  Fa =[1 – {1/(1+i)ⁿ}] / i
Fa = [1 – {1 : (1 + 0,2)5}] : 0,20
= [1 – {1 : 2,48832}] : 0,20
= [1 – 0,40188] : 0,20
= 0,59812 : 0,20
= 2,99061
C = 900 : 2,99061
= 300,942  pembulatan Rp. 300
tahun pembayaran bunga 20% ccln pokok saldo utang
0 Rp - Rp - Rp - Rp 900
1 Rp 300 Rp 180 Rp 120 Rp 780
2 Rp 300 Rp 156 Rp 144 Rp 636
3 Rp 300 Rp 127 Rp 173 Rp 463
4 Rp 300 Rp 93 Rp 207 Rp 256
5 Rp 300 Rp 51 Rp 256 Rp -
jumlah Rp 1.500 Rp 607 Rp 900 Rp -

c) menghitung proyeksi cash flow


Tahun
Keterangan
1 2 3 4 5
Pendapatan Rp1.000 Rp1.100 Rp1.200 Rp1.300 Rp1.400
Biaya Variabel Rp 600 Rp 660 Rp 720 Rp 780 Rp 840
Laba Kotor Rp 400 Rp 440 Rp 480 Rp 520 Rp 560
Penyusutan Rp 200 Rp 160 Rp 120 Rp 80 Rp 40
EBIT Rp 200 Rp 280 Rp 360 Rp 440 Rp 520
Bunga Rp 180 Rp 156 Rp 127 Rp 93 Rp 51
EBT Rp 20 Rp 124 Rp 233 Rp 347 Rp 469
Tax 30% Rp 6 Rp 37 Rp 70 Rp 104 Rp 141
EAT Rp 14 Rp 87 Rp 163 Rp 243 Rp 328
Cash Flow :
EAT Rp 14 Rp 87 Rp 163 Rp 243 Rp 328
Penyusutan Rp 200 Rp 160 Rp 120 Rp 80 Rp 40
Nilai Residu Rp - Rp - Rp - Rp - Rp -
Modal Kerja Rp - Rp - Rp - Rp - Rp 400
Total Cash Flow Rp 214 Rp 247 Rp 283 Rp 323 Rp 768
d) menghitung WACC
Utang 90% x 20% ( 1 – 30% ) = 12,6%
Modal Sendiri 10% x 24% = 2,4 %
WACC = 14%

e) menghitung NPV
Tahun Cash Flow DF 14% PV
1 Rp 214 0,877 Rp 188
2 Rp 247 0,769 Rp 190
3 Rp 283 0,675 Rp 191
4 Rp 323 0,592 Rp 191
5 Rp 768 0,519 Rp 399
Total PV Rp 1.159
Total Investasi Rp 1.000
NPV Rp 159
Kesimpulannya : proyek investasi layak diterima karena NPV positif Rp 159

f) menghitung IRR
Tahun Cash Flow DF 20% PV
1 Rp 214 0,833 Rp 178
2 Rp 247 0,694 Rp 172
3 Rp 283 0,579 Rp 164
4 Rp 323 0,482 Rp 156
5 Rp 768 0,402 Rp 309
Total PV Rp 978
Total Investasi Rp 1.000
NPV Rp (22)
Perhitungan IRR

Selisih Rate Selisih NPV vs Investasi Selisih NPV


14% Rp 1.159 Rp 1.159
20% Rp 1.000 Rp 978
6% Rp 159 Rp 181

IRR = 14% + ( Rp 159 / Rp 181 ) x 6% = 19,2%


Kesimpulannya IRR> biaya modal, maka proyek diterima
Pembuktian IRR adalah BEP

Tahun Cash Flow DF 19,2% PV


1 Rp 214 0,839 Rp 180
2 Rp 247 0,704 Rp 174
3 Rp 283 0,590 Rp 167
4 Rp 323 0,495 Rp 160
5 Rp 768 0,416 Rp 319
Total PV Rp 1.000
Total Investasi Rp 1.000
NPV Rp (0)

g) menghitung ARR
ARR = Total EAT / n )/ investasi =
ARR = ( Rp 1.835 / 5 ) / Rp 1.000 = 0,367 = 36,7%
Kesimpulannya proyek diterima karena ARR > biaya modal ( 36,7% >
14% )

h) menghitung PI
PI = NPV / COL  Rp 1.159 / Rp 1.000 = 1,159
Kesimpulannya PI > 1, maka proyek diterima
i) menghitung PP
Cash Outlay Rp 1.000
Pengembalian Tahun ke 1 Rp 214
Tahun ke 2 Rp 247
Tahun ke 3 Rp 283
Rp 744
Sisa akhir tahun ke 3 Rp 256
Tahun ke 4 = Rp 256 / Rp 323 x 12bln = 9 bln
Jadi PP 3 tahun 9 bln
Kesimpulannya proyek diterima karena PP < umur proyek ( 3 tahun 9 bln <
5 tahun
Soal 2: PT. Subur memiliki data proyek investasi sebagai berikut:
1. Nilai proyek investasi Rp. 1.000 dibiayai dengan modal sendiri 60%,
sisanya dibiayai dengan utang 40%.
2. Umur proyek 5 tahun
3. Biaya modal sendiri 20%, biaya utang 18%, pajak perseroan 40%
4. Alokasi dana proyek untuk modal kerja Rp. 200 dan untuk harta tetap Rp.
800 dengan model penyusutan straight line method, nilai sisa nihil Rp. 50.
5. Estimasi pendapatan dan biaya operasi tunai.
Tahun Pendapatan Biaya operasi
1, Rp. 1.250 Rp. 850
2, Rp. 1.400 Rp. 950
3, Rp. 1.250 Rp. 1.100
4, Rp. 1.450 Rp. 1.150
5, Rp. 1.250 Rp. 950
Keterangan:
Modal kerja pada akhir umur proyek ditemukan kembali, pinjaman dibayar
pada akhir umur proyek; manajemen ingin kembali modal dalam waktu 3
tahun.
Diminta:
Tentukanlah proyek tersebut dengan metode:
1. Net Presebt Value
2. Internal Rate of Return
3. Accounting Rate of Return
4. Profitability Index
5. Payback Periode

Jawaban
Diketahui
- Investasi Rp 1.000, modal sendiri 60%, utang 40%
- Umur proyek 5 tahun
- Biaya modal sendiri 20%, biaya utang 18%, pajak 40%
- Alokasi dana modal kerja Rp 200, harta tetap Rp 800, nilai residu Rp 50,
penyusutan straight line method
- Pendapatan dan biaya operasi pertahun
Tahun pendapatan biaya operasi
1, Rp. 1.250 Rp. 850
2, Rp. 1.400 Rp. 950
3, Rp. 1.250 Rp. 1.100
4, Rp. 1.450 Rp. 1.150
5, Rp. 1.250 Rp. 950
Ditanya
- NPV, IRR, ARR, PI, PP ?

Penyelesaian
a) menghitung penyusutan
( harta tetap – residu ) / umur proyek =
( Rp 800 – Rp 50 ) / 5 = Rp 150

b) menhitung biaya bunga


C = U / Fa  Fa =[1 – {1/(1+i)ⁿ}] / i
Fa = [1 – {1 : (1 + 0,18)5}] : 0,18
= [1 – {1 : 2,28775}] : 0,18
= [1 – 0,43711] : 0,18
= 0,56289 : 0,18
= 3,12717
C = 400 : 3,12717
= 127,9111 pembulatan Rp. 128
tahun pembayaran bunga 18% ccln pokok saldo utang
0 Rp - Rp - Rp - Rp 400
1 Rp 128 Rp 72 Rp 56 Rp 344
2 Rp 128 Rp 62 Rp 66 Rp 278
3 Rp 128 Rp 50 Rp 78 Rp 200
4 Rp 128 Rp 36 Rp 92 Rp 108
5 Rp 128 Rp 19 Rp 108 Rp -
jumlah Rp 640 Rp 239 Rp 400 Rp -
c) menghitung proyeksi cash flow
Tahun
Keterangan
1 2 3 4 5
Pendapatan Rp 1.250 Rp 1.400 Rp 1.250 Rp 1.450 Rp 1.250
Biaya Operasi Rp 850 Rp 950 Rp 1.100 Rp 1.150 Rp 950
Laba Kotor Rp 400 Rp 450 Rp 150 Rp 300 Rp 300
Penyusutan Rp 150 Rp 150 Rp 150 Rp 150 Rp 150
EBIT Rp 250 Rp 300 Rp - Rp 150 Rp 150
Bunga Rp 72 Rp 62 Rp 50 Rp 36 Rp 19
EBT Rp 178 Rp 238 Rp (50) Rp 114 Rp 131
Tax 40% Rp 71 Rp 95 Rp - Rp 46 Rp 52
EAT Rp 107 Rp 143 Rp (50) Rp 68 Rp 79
Cash Flow :
EAT Rp 107 Rp 143 Rp (50) Rp 68 Rp 79
Penyusutan Rp 150 Rp 150 Rp 150 Rp 150 Rp 150
Nilai Residu Rp - Rp - Rp - Rp - Rp 50
Modal Kerja Rp - Rp - Rp - Rp - Rp 200
Total Cash Flow Rp 257 Rp 293 Rp 100 Rp 218 Rp 479

d) menghitung WACC
Utang 40% x 18% ( 1 – 40% ) = 4,32%
Modal Sendiri 60% x 20% = 12 %
WACC = 16,32%

e) menghitung NPV
Tahun Cash Flow DF 16,32% PV
1 Rp 257 0,860 Rp 221
2 Rp 293 0,739 Rp 217
3 Rp 100 0,635 Rp 64
4 Rp 218 0,546 Rp 119
5 Rp 479 0,470 Rp 225
Total PV Rp 845
Total Investasi Rp 1.000
NPV Rp (155)
Kesimpulannya investasi ditolak karena NPV negatif Rp ( 155 )

f) menghitung IRR
Tahun Cash Flow DF 5% PV
1 Rp 257 0,952 Rp 245
2 Rp 293 0,907 Rp 266
3 Rp 100 0,864 Rp 86
4 Rp 218 0,823 Rp 179
5 Rp 479 0,784 Rp 375
Total PV Rp 1.152
Total Investasi Rp 1.000
NPV Rp 152
Perhitungan IRR
Selisih Rate Selisih NPV vs Investasi Selisih NPV
16,32% Rp 845 Rp 845
5% Rp 1.000 Rp 1.152
11,32% Rp 155 Rp 307
IRR = 16,32% + ( Rp 155 / Rp 307 ) x 11,32% = 22,03
Kesimpulannya proyek diterima IRR > biaya modal

g) Menghitung ARR
ARR = Total EAT / n ) / investasi =
ARR = ( Rp 1.347 / 5 ) / Rp 1.000 = 0,2694 = 26,94%
Kesimpulannya proyek diterima ARR > biaya modal

h) Menghitung PI
PI = NPV / COL  Rp 845 / Rp 1.000 = 0,845
Kesimpulannya proyek ditolak

i) Menghitung PP
Cash Outlay Rp 1.000
Pengembalian Tahun 1 Rp 257
Tahun 2 Rp 293
Tahun 3 Rp 100
Tahun 4 Rp 218
Jumlah Rp 868
Sisa akhir tahun 4 Rp 132
Tahun 5 = Rp 132 / Rp 479 x 12 bln = 3 bln
Jadi PP 4 tahun 3 bln
Kesimpulannya proyek diterima karena PP < umur proyek ( 4 tahun 3 bln < 5
tahun ).