Anda di halaman 1dari 40

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Universitas Airlangga
8 April 2016

1
Agenda:

1. Pasar Valuta Asing (Foreign Exchange Market)

2. Risiko Dalam Transaksi Pasar Valuta Asing

3. Hedging

4. Off Balance Sheet Risks

5. Peran Regulator

6. Diskusi

2
Pasar Valuta Asing (Valas)

3
Pengertian Valuta Asing (Valas), Pasar Valas

Valuta Asing (VALAS) atau Foreign Exchange (FOREX) adalah suatu mata uang
tertentu yang dimiliki oleh negara lain sebagai alat pembayaran yang sah.

Tempat bertemunya penawaran dan permintaan valuta asing disebut dengan


Pasar valas atau Bursa Valas (Forex Market).

4
Transaksi Valas Meningkat dalam Era Perdagangan Bebas

Keterbukaan
ekonomi

Perdagangan Kemajuan
internasional Teknologi
Transaksi valas
semakin penting

Perkembangan Integrasi
pasar global ekonomi

5
Fungsi Pasar Valas

Mempermudah pemenuhan kebutuhan bisnis dan investasi

Menggerakkan perdagangan dan perekonomian suatu negara

Membatasi risiko eksposur valas dengan hedging

Memungkinkan timbulnya spekulasi dalam transaksi valas

6
Permasalahan Dalam Pasar Valas

Profabilitas Risiko

Isu risiko valas dan hedging


menjadi penting

7
Risiko Dalam Transasksi Pasar Valas

8
Mengenal Risiko Pasar

Risiko adalah ketidakpastian, volatilitas, atau potensi terjadinya suatu


peristiwa yang dapat menimbulkan kerugian/dampak negatif suatu usaha

Risiko pasar terbagi dalam dua kategori:

1. SPECIFIC RISK
adalah risiko yang terjadi hanya pada perubahan nilai individual surat
berharga karena berbagai faktor yang dialami oleh penerbit surat
berharga.

2. GENERAL MARKET RISK


adalah risiko pergerakan harga-harga instrumen pasar keuangan dan
saling terkait antara satu dengan yang lainnya.

Bank/perusahaan yang memegang posisi dalam neracanya (on dan off-


balance sheet) menanggung risiko pasar
9
General Market Risk
1. FOREIGN EXCHANGE RISK (FOREX RISK)
Potensi kerugian karena perubahan nilai tukar mata uang (adverse
change)

2. INTEREST RATE RISK


Potensi kerugian karena perubahan suku bunga

3. EQUITY POSITION RISK


potensi kerugian karena perubahan harga-harga saham

4. COMMODITY POSITION RISK


Potensi kerugian karena adanya perubahan harga-harga komoditas

Masing-masing kategori tidak berdiri sendiri karena biasanya


perubahan-perubahan dalam nilai suatu risiko dapat
memengaruhi jenis risiko pasar lainnya.

10
Contoh:

FOREX RISK
Risiko depresiasi
Risiko apresiasi
USD/apresiasi IDR:
USD/depresiasi IDR:
- Posisi long USD
- Posisi short USD
- Ekspor barang
- Import barang
- Pendapatan bunga, dividen
- Pembayaran utang dalam USD
dalam USD

Hedging dibutuhkan
11
Hedging

12
Pengertian Hedging

Hedging adalah suatu metode untuk mengurangi


risiko dari eksposur saat ini atau eksposur yang
diharapkan terjadi di masa mendatang

Melindungi Memudahkan Memudahkan


asset pengelolaan pembuatan
perusahaan portfolio perencanaan
dari potensi investasi dan strategi
kerugian valas perusahaan perusahaan

13
Alasan Melakukan Hedging

Ketidakpastian Pasar

Proyeksi Aliran Kas

Pembuatan Anggaran

14
Tujuan Hedging

Proteksi terhadap
pergerakan harga

Transfer risiko,
semacam penyedia
asuransi

15
Risiko vs Biaya

Risiko

Biaya

16
Instrumen Hedging, antara lain:

FOREIGN EXCHANGE INTEREST RATE

Interest rate
Forward
swap

Currency
Forex Swap
swap

Option

Futures Dikenal di pasar


derivative

17
Produk DERIVATIVE adalah transaksi yang nilainya merupakan
turunan dan nilai instrumen yang mendasari seperti suku bunga, nilai
tukar, komoditas, ekuitas, dan indeks, baik yang diikuti dengan
pergerakan maupun tanpa pergerakan dana/instrumen (derivatives
transaction).

Produk derivative dikenal di pasar keuangan dunia sejak tahun 1980-


an dan berkembang pesat hingga saat ini.

Perkembangan produk derivative di Indonesia masih relatif terbatas.

Masih terdapat bank maupun perusahaan yang belum mengerti


manfaat dan risiko instrumen ini sebagai alat hedging dalam
menghadapi gejolak nilai tukar dan turun naiknya suku bunga yang
berlawanan dengan posisi bank dan perusahaan.

18
Persepsi tentang Hedging

Judi

Risiko
tinggi

Perusahaan
Bangkrut

19
The Beauty and The Beast

• Hedgers
• Speculators

Banyak bank/perusahaan menderita


kerugian besar dalam pasar derivative karena
kecerobohan orang yang mendapatkan
mandat sebagai hedger beralih menjadi
spekulator

20
Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam transaksi
derivative di pasar keuangan adalah:

 Risiko harus dapat dihitung dan harus tetapkan batas toleransi

 Risiko yang melampaui batas tidak disarankan walaupun


keuntungan besar didapat

 Tidak gegabah melihat rekam jejak “baik” dari counter party

 Harus memahami produk-produk yang diperdagangkan di pasar


keuangan

Selalu waspada terhadap hedgers yang beralih menjadi speculators

21
Pelaku Pasar Valas

Bank

Spekulan Pialang

Pasar
Pemerintah
Valas Dunia
Usaha

Bank
Sentral
Individu

22
Pasar Valas Antar Bank

• Merupakan pasar yang berkembang sangat pesat

• Pasar terbesar dan tercepat perputarannya di dunia (high speed


trading) dengan volume +/- USD 3,9 triliun/hari, jauh lebih besar
daripada gabungan pasar modal di dunia

• Hampir semua bisnis mempunyai kaitan dengan pasar valas dan


institusi bank
– Sektor riil: industri, perdagangan, jasa
– Portofolio: pasar uang, pasar modal, bursa berjangka

• Berdampak besar terhadap perekonomian suatu negara

• Dapat menentukan baik atau buruknya suatu pemerintahan

23
Off Balance Sheet Risk

24
Transaksi di pasar uang banyak terkandung transaksi
yang jatuh waktu di kemudian hari, meliputi:

Commitment

Contingent

Dicatat dalam OFF BALANCE SHEET

25
Berkembangnya Pasar OBS

Perkembangan Pasar global


teknologi terintegrasi

Transaksi
Kredit semakin
derivatif tak
selektif
OBS kenal waktu
berkembang
pesat

Interest based income Fee based Income

26
PENCATATAN OFF BALANCE SHEET

Eksistensi posisi valas yang


dimiliki bank/perusahaan Berhubungan
terkait erat dengan dua hal: dengan pencatatan
OFF BALANCE SHEET
 Produk derivatif (OBS)
 Hedging

Terkait erat dengan tagihan


dan kewajiban di masa
mendatang (commitment
and contingency)

27
Pengelolaan Risiko OBS

Contingent
Assets

Contingent
Liabilities

Kontrak
derivative
untuk
hedging

28
Penting untuk dipikirkan:

OBS ditujukan untuk mengurangi


risiko melalui hedging dalam bentuk
instrumen derivatif

Kasus dalam institusi keuangan


menunjukkan risiko OBS sangat besar
karena eksposure yang berlebihan

Regulator memantau dengan seksama


perkembangan pasar OBS dengan meneliti
perlakuan akuntansi dan praktek yang
melanggar etika bisnis

29
Peran Regulator

30
• Eksposure transaksi dalam pasar uang dapat
menimbulkan gejolak nilai tukar.
• Oleh karena itu untuk menjaga stabilitas nilai
tukar, Bank Indonesia berupaya menyetabilkan
nilai tukar Rupiah.

31
Bagaimana BI Melakukan Stabilisasi Nilai Tukar 32

Intervensi dengan
menambah dollar di pasar
valas

Mengatur agar pasokan


dolar naik, misal: Stabilitas
 insentif pajak bagi devisa Nilai
hasil ekspor masuk
 mengeluarkan SBI valas Tukar
Mengatur agar permintaan
dollar berkurang, misal:
 Penduduk yang akan beli
dolar harus menunjukkan
dokumen tujuan pembelian
dollar (underlying doc)
 Kewajiban penggunaaan
Rupiah

Sertifikasi Kebanksentralan Menengah 2016


Pentingnya Menjaga Stabilitas Rupiah 33

Stabilitas Harga
• Inflasi yang tinggi akan menggerus pendapatan riil masyarakat
• Inflasi yang tidak stabil akan menciptakan ketidakpastian bagi pelaku
ekonomi dalam mengambil keputusan
• Inflasi domestik yang lebih tinggi dibandingkan dengan negara tetangga
menjadikan tingkat bunga domestik riil tidak kompetitif sehingga dapat
memberikan tekanan pada nilai tukar rupiah

Stabilitas Nilai Tukar


• Nilai tukar yang stabil memberi kepastian bagi dunia usaha, khususnya
yang terkait dengan kegiatan perdagangan internasional
• Nilai tukar yang stabil mendukung pencapaian stabilisasi harga

Sertifikasi Kebanksentralan Menengah 2016


Tujuan Bank Indonesia 34

Tujuan BI: “Mencapai dan memelihara kestabilan nilai Rupiah “ (Ps 7 UU BI)

Inflasi Nilai Tukar Yang


yang Rendah Stabil

Sertifikasi Kebanksentralan Menengah 2016


Diskusi

35
36
Peran Aktivitas OBS

 OBS tidak selalu merupakan aktivitas yang mengandung peningkatan


risiko

 Dalam banyak praktek, OBS merupakan aktivitas hedging untuk


mengurangi eksposure terhadap interest rate risk, forex risk, dll

 OBS merupakan sumber dari pendapatan income, khususnya pada


bank berskala internasional

37
Peran Aktivitas OBS

 OBS tidak selalu merupakan aktivitas yang mengandung peningkatan


risiko

 Dalam banyak praktek, OBS merupakan aktivitas hedging untuk


mengurangi eksposure terhadap interest rate risk, forex risk, dll

 OBS merupakan sumber dari pendapatan income, khususnya pada


bank berskala internasional

38
Sistem free-floating exchange rate yang berlaku di Indonesia
saat ini memungkinkan terjadinya fluktuasi kurs/volatilitas yang
sangat besar dan berdampak pada risiko yang besar pula bagi
perusahaan yang mempunyai posisi valuta asing.

Untuk mengurangi/menghindari risiko kerugian dan


memudahkan untuk/memastikan perencanaan biaya/anggaran
perusahaan, diperlukan instrumen hedging yang sesuai dengan
kebutuhan.

39
Valuation Bank/Perusahaan

Bank seharusnya menyesuaikan profil risiko dalam neraca untuk


mengakomodasi gejolak ekonomi/keuangan dimasa mendatang.

Net worth seharusnya didasarkan pada perhitungan On balance sheet


dan Off balance sheet:

40