Anda di halaman 1dari 4

RINGKASAN

Kebutuhan bahan minyak bumi di Indonesia semakin meningkat tiap


tahun nya, begitu juga dengan kebutuhan konsumen bahan bakar di Indonesia,
khususnya bahan bakar gas. Apabila minyak bumi diexploitasi secara terus
menerus maka akan semakin menipis. Untuk menunjang hal tersebut dibutuhkan
solusi berupa teknologi yang dapat meminimalisir hal tersebut yaitu mengelola
air menjadi bahan bakar ramah lingkungan dengan metode electrolyzer.
Alat ini dibuat menggunakan beberapa komponen utama yaitu Air (Sebagai
bahan dasar). Plat untuk Anoda & katoda berbahan Stainless stell bias juga menggunakan
plat almunium. Elektroda positif dan electroda Negatif dipasang hanya berdekatan saja
tidak saling menyentuh. Relay berfungsi untuk memperkuat dan menstabilkan tegangan.
Pipa PVC dan penutupnya sebagai tempat terjadinya reaksi. Selang transparan sebagai
water level. Kabel untuk menghubungkan. Baut sebagai alat untuk menghantarkan listrik
dai luar tabung ke dalam tabung. Listrik sebagai energy untuk membantu pemecahan unsur
air.

Alat ini diharapkan dapat membantu untuk mengatasi penggunaan minyak


bumi secara terus menerus, karena dengan alat ini diharapkan manyarakat bias
lebih menggunakan bahan bakar yang tidak menggunakan minyak bumi, selain itu
juga dengan ada nya alat ini diharapkan masyarakat lebih menjaga bumi kita
sehingga menjadi lebih sehat.

1
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Indonesia sebagai salah satu negara yang menggunakan minyak bumi


terbesar, menjadi peluang bagi negara-negara penghasil minyak bumi untuk
mengekspor ke negara Indonesia. Disamping itu pula, sumber minyak bumi
semakin lama semakin menipis, sedangkan pemakian minyak bumi tersebut
semakin hari semakin banyak. Untuk itu penulis membuat alternative lain agar
sumber minyak bumi tidak terus menuerus dieksploitasi. yaitu mengelola air
menjadi bahan bakar ramah lingkungan dengan metode electrolyzer. Namun
untuk menunjang efisiensi pengolahan minyak bumi membutuhkan modal dan
tenaga, untuk mengatasi hal tersebut maka kami memberi gagasan yang lebih
murah dan efisien yaitu menggunakan ………., yaitu alat dengan sistem
mengelola air menjadi bahan bakar ramah lingkungan dengan metode
electrolyzer. Sehingga, dalam penggunaan minyak bumi dapat diminimalisir dan
lebih mudah untuk didapat serta lebih menguntungkan.

B. TUJUAN DAN MANFAAT

Tujuan yang ingin dicapai dari penulisan proposal PKM ini adalah untuk
menjelaskan gagasan tentang alat pengeolahan air menjadi bahan bakar sehingga
masyarakat dapat menerapkan gagasan ini. Manfaatnya yaitu dapat meningkatkan
efisiensi dari segi ekonomi, karena dengan gagasan ini dapat mengurangi
pengeluaran keuangan. Bukan hanya itu, dengan adanya …….. ini diharapkan
masyarakat menjaga lingkungan dan menghemat pengeluaran.

2
GAGASAN
a. Kondisi Penggunaan Bahan Bakar di Indonesia

Minyak bumi atau petroleum bahan bakar fosil yang merupakan bahan
baku untuk bahan bakar minyak, bensin dan banyak produk-produk kimia
merupakan sumber energi yang penting karena minyak memiliki persentase
yang signifikan dalam memenuhi konsumsi energi dunia. Citra yang sangat
negatif dari minyak adalah mirip dengan pembakaran batubara pemakaian
bahan bakar minyak adalah kontributor terbesar untuk peningkatan CO2 di
atmosfir bumi. Tumpahan-tumpahan minyak dari kapal-kapal tanker juga telah
menyebabkan kerusakan berat pada lingkungan hidup bumi.

Sejak tahun 1990an produksi minyak mentah Indonesia telah mengalami


tren penurunan yang berkelanjutan karena kurangnya eksplorasi dan investasi di
sektor ini. Di beberapa tahun terakhir sektor minyak dan gas negara ini
sebenarnya menghambat pertumbuhan PDB. Target-target produksi minyak
ditetapkan oleh pemerintah setiap awal tahun tidak tercapai untuk beberapa
tahun berturut-turut karena kebanyakan produksi minyak berasal dari ladang-
ladang minyak yang sudah menua. Saat ini, Indonesia memiliki kapasitas
penyulingan minyak yang kira-kira sama dengan satu decade. Lalu,
mengindikasikan bahwa ada keterbatasan perkembangan dalam produksi
minyak yang menyebabkan kebutuhan saat ini untuk mengimpor minyak demi
memenuhi permintaan domestik.

Penurunan produksi minyak Indonesia dikombinasikan dengan


permintaan domestik yang meningkat, mengubah Indonesia menjadi importir
minyak dari tahun 2004. Sampai saat ini, Indonesia harus menghentikan
keanggotaan jangka panjangnya (1962-2008) di OPEC. Kendati begitu,
Indonesia akan bergabung kembali dengan OPEC pada Desember 2015.

Untuk meningkatkan produksi hasil perminyakan di Indonesia terdapat


cara dengan menggunakan teknologi salah satunya yaitu mengubah air menjadi
bahan bakar ramah lingkungan, rata- rata masyarakat Indonesia hanya sebagai
konsumen tidak memikirkan bagaimana cara memproduksinya.

3
b. Solusi yang pernah diterapkan beserta hasilnya

Berdasarkan pengamatan, ada beberapa solusi yang pernah diterapkan


pada pengolahan bahan bakar yaitu:

Menggunakan bahan bakar diodisel tetapi menggunakan bahan bakar tersebet


tergantung kepada jenis tanaman tertentu sehingga apabila tanaman tersebut
tidak ada maka sulit untuk membuat bahan bakar biodiesel.

Bio Diesel merupakan bahan bakar yang dibuat dari bahan organic yang terdapat pada
tumbuhan. Namun kandungan energi bio diesel diketahui 11 persen lebih kecil dari
bahan bakar diesel yang berbasis minyak bumi. Ini berarti kapasitas pembangkit listrik
dari mesin yang Anda gunakan akan menurun jauh ketika menggunakan Bio Diesel.
Kelemahan kedua yang terdapat pada Bio Diesel adalah memiliki kualitas
oksidasi yang buruk sehingga Bio Diesel dapat menyebabkan beberapa masalah
masalah serius ketika disimpan. Bila disimpan untuk waktu yang lebih lama, Bio
Diesel cenderung berubah menjadi gel (lihat minyak goreng yang disimpan di kulkas),
yang dapat menyebabkan penyumbatan berbagai komponen mesin. Bio Diesel ini juga
dapat mengakibatkan pertumbuhan mikroba, sehingga menyebabkan beberapa
kerusakan pada mesin.
Selain itu dampak paling serius yang dihadapi dengan penggunaan Bio Diesel adalah
kelangkaan pangan akibat dialihkannya tanaman yang biasa dikonsumsi untuk
dijadikan bahan bakar. Tanaman seperti tebu, jagung, kelapa sawit dan beberapa jenis
komoditas lainnya cenderung mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan akibat
dijadikan Bio diesel.