Anda di halaman 1dari 4

1. Jelaskan perbedaan antara interaksi antar individu dan interaksi antar populasi?

Jawab :

 Interaksi Antar Individu

Interaksi antar individu yang satu dengan yang lain dalam spesies yang sama pada
areal tertentu membentuk populasi. Misalnya, interaksi semut dengan semut lain yang sejenis
membentuk populasi semut. Begitu pula pada tumbuhan, individu tumbuhan yang satu
dengan tumbuhan yang sejenis mengadakan interaksi interaksi membentuk populasi.
Misalnya, interaksi pohon bambu yang satu dengan pohon bambu yang lainnya membentuk
populasi bambu. Interaksi antar individu antara lain berupa persaingan untuk mendapatkan
makanan, mempetahankan diri, dan melakukan perkawinan. Selain kompetisi, interaksi antar
individu dapat berupa kerja sama, seperti interaksi antara semut dan antara lebah dalam
membangu sarangnnya. Jika interaksi antar individu bersifat kompetisi, maka akan berlaku
siapa yang kuat akan menang. Kuat disini lebih mengarah pada kemampuan tiap individu
untuk beradaptasi. Individu yang daya adaptasinya tinggi akan lestari, sedangkan yang daya
adaptasinya rendah akan punah.

 Interaksi antar populasi

Hubungan antara populasi yang satu dan populasi yang lain ini dapat terjadi secara
langsung maupun tidak langsung (saling mempengaruhi). Interaksi seperti ini membentuk
suatu komunitas. Interaksi antar populasi ini dapat bersipat menguntungkan, merugikan,
netral dan sebagainya.

1) Netralisme
Netralisme adalah hubungan tidak saling mengganggu antar organisme dalam
habitat yang sama, bersifat tidak menguntungkan dan tidak saling merugikan
kedua belah pihak. Contohnya hubungan antara capung dan sapi.
2) Simbiosis
Simbiosis adalah bentuk interaksi yang erat antara dua individu/spesies yang
berbeda jenis. Mahluk hidup yang bersimbiosis disebut simbion. Interaksi
tersebut ada yang menguntungkan dan ada yang merugikan. Simbiosis dalam
suatu ekosistem dikelompokkan menjadi tiga, yaitu simbiosis parasitisme,
simbiosis komensalisme, dan simbiosis mutualisme.
2. Jelaskan perbedaan antara rantai makanan, jaring-jaring makanann dan piramida
makanan?

Jawab :

 Rantai Makanan

Rantai makanan adalah peristiwa makan dan dimakan antara makhluk hidup dengan
urutan tertentu. Urutan alur makanan: Produsen ⇒ konsumen primer ⇒ konsumen sekunder
⇒ konsumen tersier ⇒ pengurai (dekomposer). Dalam rantai makanan ada makhluk hidup
yang berperan sebagai konsumen, dan produsen. Konsumen yaitu makhluk hidup yang tidak
dapat membuat makanan sendiri. Konsumen tergantung pada makhluk hidup lain. Contohnya
manusia dan hewan. Produsen adalah makhluk hidup yang dapat membuat makanannya
sendiri. Contohnya tumbuhan hijau. Konsumen yang memperoleh makanan langsung dari
produsen disebut konsumen tingkat satu (Konsumen I). Sementara itu, konsumen yang
menmperoleh makanan dari konsumen I dinamakan konsumen tingkat dua (Konsumen II)
dan seterusnya. Contoh Rantai makanan adalah:

Siklus dalam rantai makanan dapat berjalan seimbang apabila semua komponen
tersedia. Apabila salah satu komponen, misalnya konsumen I tidak ada, maka akan terjadi
ketimpangan dalam urutan makan dan dimakan dalam rantai makanan tersebut. Agar rantai
makanan dapat berjalan terus menerut maka jumlah produsen harus lebih banyak daripada
konsumen I. Jumlah konsumen I harus lebih banyak daripada jumlah konsumen II dan
seterusnya.
 Jaring-jaring makanan
Jaring- jaring makanan yaitu rantai-rantai makanan yang saling berhubungan satu
sama lain sedemikian rupa sehingga membentuk seperi jaring-jaring. Jaring-jaring makanan
terjadi karena setiap jenis makhluk hidup tidak hanya memakan satu jenis makhluk hidup
lainnya.

 Piramida Makanan
Piramida makanan adalah suatu piramida yang menggambarkan perbandingan
komposisi jumlah biomassa dan energi dari produsen sampai konsumen puncak dalam suatu
ekosistem. Komposisi biomassa terbesar terdapat pada produsen yang menempati dasar
piramida. Demikian pula jumlah energi terbesar terdapat pada dasar piramida. Komposisi
biomassa dan energi ini semakin ke atas semakin kecil karena selama proses perpindahan
energi terjadi penyusutan jumlah energi pada setiap tingkat trofik
3. Jelaskan proses pembentukan ion nitrat yang terjadi dalam tanah?

Jawab:

Proses pembentukan Ion Nitrat di dalam tanah ialah : Tahap pertama, daur nitrogen
adalah transfer nitrogen dari atmosfir ke dalam tanah. Selain air hujan yang membawa
sejumlah nitrogen, penambahan nitrogen ke dalam tanah terjadi melalui proses fiksasi
nitrogen. Fiksasi nitrogen secara biologis dapat dilakukan oleh bakteri Rhizobium yang
bersimbiosis dengan polong-polongan, bakteri Azotobacter dan Clostridium. Selain itu
ganggang hijau biru dalam air juga memiliki kemampuan memfiksasi nitrogen. Tahap kedua,
nitrat yang di hasilkan oleh fiksasi biologis digunakan oleh produsen (tumbuhan) diubah
menjadi molekul protein. Selanjutnya jika tumbuhan atau hewan mati, mahluk
mikroorganisme pengurai akan merombaknya menjadi gas amoniak (NH3) dan garam
ammonium yang larut dalam air (NH4+) (dimineralisasi). Proses ini disebut dengan
amonifikasi. kemudian diteruskan ke proses Nitrifikasi oleh bakteri Nitrifikasn. Bakteri
Nitrosomonas mengubah amoniak dan senyawa ammonium menjadi nitrat oleh Nitrobacter.
Apabila oksigen dalam tanah terbatas, nitrat dengan cepat ditransformasikan menjadi gas
nitrogen atau oksida nitrogen oleh proses yang disebut denitrifikasi.

Anda mungkin juga menyukai