Anda di halaman 1dari 174

Katalog BPS : 9302005.

36

B U K U S A K U

PDRB PROVINSI BANTEN


PDRB KABUPATEN/KOTA SE-BANTEN
PDRB PROVINSI SE-JAWA
id
o.

DAN PDB INDONESIA


.g
s
bp

2012 – 2013
n.
te
an
://b
tp
ht

BADAN PUSAT STATISTIK


PROVINSI BANTEN
ht
tp
://
ba
nte
n.
b ps
. go
. id
id
.
. go
ps
BUKU SAKUb
n.
PDRB PROVINSI BANTEN
te

PDRB KABUPATEN/KOTA SE-BANTEN


n
ba

PDRB PROVINSI SE-JAWA


://

DAN PDB INDONESIA


tp
ht

2012 – 2013
Buku Saku
PDRB Provinsi Banten,
PDRB Kabupaten/Kota se-Banten,
PDRB Provinsi se-Jawa

id
dan PDB Indonesia

.
go
2012 – 2013

.
b ps
n.
ISSN : 2356-5098
No. Publikasi / No. of Publication : 36000.1435
te

Katalog BPS / BPS Catalogue : 9302005.36


n
ba

Ukuran Buku / Book Size : 14,8 cm x 10,5 cm


://

Jumlah Halaman / Number of Pages : 163 + vi


tp

Naskah dan Gambar / Manuscript & Figures :


ht

Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statistik


Regional Account and Statistical Analysis Division

Diterbitkan oleh / Published by :


BPS Provinsi Banten /
BPS - Statistics of Banten Province

Dicetak oleh / Printed by :


CV. Dharmaputra
Dicleh / Printed by :
oleh / Printed by :
Boleh dikutip dengan menyebut sumbernya
May be cited with reference to the source
KATA PENGANTAR

Segala Puji Bagi Allah, dengan Karunia dan Izin-Nya maka


BPS Provinsi Banten kembali menerbitkan sebuah publikasi
berjudul Buku Saku PDRB Provinsi Banten, PDRB Kabupaten/
Kota se-Banten, PDRB Provinsi se-Jawa dan PDB Indonesia
2012–2013.

id
Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, publikasi ini

.
go
mengandung empat tabel pokok PDRB, yaitu : PDRB Atas Dasar

.
Harga (ADH) Berlaku dan Konstan, Distribusi PDRB ADH Berlaku
b ps
dan Laju Pertumbuhan PDRB ADH Konstan. Buku ini juga berisi
angka PDRB per kapita dan sedikit ulasan.
n.

Penghitungan PDRB di tingkat provinsi dan kabupaten/kota


te

umumnya masih menghadapi kendala mengenai ketersediaan


n
ba

data dasar. Oleh karena itu, selain upaya penyempurnaan yang


://

terus dilakukan, diharapkan pula dukungan dan kerjasama yang


tp

baik dari produsen penyedia data dasar. Kami terus melakukan


ht

kajian dan updating data untuk penerbitan publikasi di masa


mendatang. Semoga publikasi ini bermanfaat bagi semua
kalangan. Kritik dan saran perbaikan selalu diharapkan untuk
penyempurnaan publikasi selanjutnya.

Serang, 29 September 2014


BPS Provinsi Banten
Kepala,

Dr. Syech Suhaimi

ii i
ht
tp
://
ba
nte
n.
b

ps
. go
. id
DAFTAR ISI

Kata Pengantar ………………………..………..………... iii


Daftar Isi …………………………..……………....….…… v
Keterangan …………….……………….…….……….…... vi

. id
go
1. PDRB Provinsi Banten …………..….…………….….. 1
1.1. PDRB Menurut Lapangan Usaha ……............… 3

.
b ps
1.2. PDRB Menurut Pengeluaran .…………………...
2. PDRB Kabupaten Pandeglang ……….……..........…
14
21
n.

3. PDRB Kabupaten Lebak ……………………………... 35


te

4. PDRB Kabupaten Tangerang …………….………….. 49


n
ba

5. PDRB Kabupaten Serang ………………….………… 63


6. PDRB Kota Tangerang …………………….…………. 77
://

7. PDRB Kota Cilegon ……………………………..…….. 91


tp

8. PDRB Kota Serang ……………………………..……. 105


ht

9. PDRB Kota Tangerang Selatan …………………...… 119


10. PDRB per Kapita ………..…………………..........…... 133
11. PDRB Provinsi se-Jawa ...……………………………. 139
12. PDB Indonesia ……………………………………...…. 145
12.1. PDB Menurut Lapangan Usaha ……...………. 147
12.2. PDB Menurut Pengeluaran ……….……...……. 158

v
KETERANGAN

ADH : Atas Dasar Harga


PDRB : Produk Domestik Regional Bruto
PDRB ADH Berlaku : PDRB yang dihitung berdasarkan harga
tahun berjalan.

id
PDRB ADH Konstan : PDRB yang dihitung berdasarkan

.
harga konstan.

go
PDRB per Kapita : PDRB suatu daerah dibagi dengan jumlah

.
penduduk pertengahan tahunnya.
b ps
Angka dalam tanda kurung ( ) berarti negatif.
- : nol atau angka sangat kecil mendekati nol
n.

*) : angka perbaikan
te

**) : angka sementara


n
ba

... : data tidak tersedia


://

Penjelasan Kode Sektor :


tp
ht

Kode Sektor

1 Pertanian
2 Pertambangan & Penggalian
3 Industri Pengolahan
4 Listrik, Gas & Air Bersih
5 Bangunan
6 Perdagangan, Hotel & Restoran
7 Pengangkutan & Komunikasi
8 Keuangan, Persewaan & Jasa Perusahaan
9 Jasa-jasa

vi
ht
tp
://
ba
n

PDRB
te

BANTEN
PROVINSI
n.
b ps
. go
. id
1
I PDRB Provinsi Banten

.id
. go
ps
b
n.


te
n
ba
://
tp
ht

2 Buku Saku PDRB


PDRB Provinsi Banten I

1.1. PDRB MENURUT LAPANGAN USAHA

Hingga akhir tahun 2013, belum pulihnya perekonomian


global memberikan dampak yang signifikan terhadap
perekonomian Provinsi Banten secara umum. Hal ini membuat
perekonomian Provinsi Banten pada tahun 2013 hanya tumbuh
sebesar 5,86 persen, melambat dibandingkan tahun sebelumnya

id
yang mencapai 6,15 persen.

.
. go
Perkembangan perekonomian Banten tergambar pula dari
b ps
angka PDRB ADH Berlaku. Pada tahun 2013 PDRB Banten ADH
Berlaku telah mencapai 244,55 triliun rupiah. Sedangkan tahun
n.

sebelumnya hanya mencapai 213,20 triliun rupiah, meningkat


te

sebesar 14,70 persen


n
ba

Pada tahun 2013 pertumbuhan tertinggi berturut-turut terjadi


://
tp

pada sektor angunan sebesar 9,68 persen, sektor keuangan,


ht

persewaan dan jasa perusahaan sebesar 8,52 persen, dan sektor


jasa-jasa sebesar 8,45 persen.

Semua sektor perekonomian di Provinsi Banten pada tahun


2013 mengalami pertumbuhan yang positif. Hanya saja beberapa
sektor yang mengalami perlambatan pertumbuhan dibanding
tahun sebelumnya, diantaranya : sektor pertambangan dan
penggalian tumbuh sebesar 3,18 persen, sektor perdagangan,
hotel dan restoran sebesar 7,91 persen, sektor pengangkutan dan
komunikasi sebesar 7,73 persen, sektor listrik, gas dan air bersih
sebesar 4,01 persen, dan sektor jasa-jasa sebesar 8,45 persen.

BPS Provinsi Banten 3


I PDRB Provinsi Banten

Sektor pertanian, peternakan, kehutanan dan perikanan


pada tahun 2013 tumbuh sebesar 7,35 persen dibandingkan tahun
2012 yang tumbuh sebesar 4,31 persen.

Grafik 1.1
Distribusi PDRB ADH Berlaku Provinsi Banten

id
Menurut Lapangan Usaha Tahun 2013 (persen)

.
. go
b ps
n.
n te
ba
://
tp
ht

4 Buku Saku PDRB


PDRB Provinsi Banten I

Grafik 1.2.
Pertumbuhan Sektor-sektor Dominan
PDRB ADH Konstan 2000 Provinsi Banten
Menurut Lapangan Usaha Tahun 2012 – 2013

. id
. go
bps
n.
n te
ba
://
tp
ht

BPS Provinsi Banten 5


I PDRB Provinsi Banten

Tabel 1.1
PDRB Provinsi Banten ADH Berlaku
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (miliar rupiah)

Sektor 2012*) 2013**)

1. Pertanian 16 727,55 19 519,14


a. Tanaman bahan makanan 10 519,68 12 401,01

id
b. Perkebunan 1 140,96 1 257,55

.
c. Peternakan & hasil-hasilnya 3 489,89 4 081,55

go
d. Kehutanan 82,92 88,64

.
e. Perikanan 1 494,10 1 690,38
2. Pertambangan & Penggalian
a. Minyak dan gas (migas)
b ps 228,06
-
250,87
-
n.
b. Pertambangan tanpa migas 41,49 43,40
te

c. Penggalian 186,57 207,47


n

3. Industri Pengolahan 97 799,41 111 463,17


ba

a. Industri migas - -
://

b. Industri tanpa migas 97 799,41 111 463,17


1. Makanan, minuman & tembakau 7 216,35 8 225,81
tp

2. Tekstil, barang kulit & alas kaki 26 405,23 27 784,91


ht

3. Barang kayu & hasil hutan lainnya 1 217,93 1 406,62


4. Kertas & barang cetakan 3 573,55 4 567,05
5. Pupuk, kimia & barang dari karet 25 014,59 25 713,48
6. Semen & barang galian non logam 2 964,32 3 427,99
7. Logam dasar, besi & baja 11 170,19 14 520,64
8. Alat angkutan, mesin & peralatan 19 177,45 24 707,72
9. Barang lainnya 1 059,80 1 108,95
4. Listrik, Gas & Air Bersih 8 142,22 9 215,25
a. Listrik 5 330,76 6 284,46
b. Gas 2 689,31 2 793,50
c. Air bersih 122,15 137,28

6 Buku Saku PDRB


PDRB Provinsi Banten I

Tabel 1.1 (Lanjutan)


PDRB Provinsi Banten ADH Berlaku
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (miliar rupiah)

Sektor 2012*) 2013**)

5. Bangunan 7 913,62 9 115,33


6. Perdagangan, Hotel & Restoran 40 957,99 47 485,57

id
a. Perdagangan besar & eceran 34 560,91 40 229,36

.
b. Hotel 188,71 216,21

go
c. Restoran 6 208,37 7 040,00

.
7. Pengangkutan & Komunikasi 20 150,70 22 981,03
a. Pengangkutan
1. Angkutan rel
bps 17 170,62
74,20
19 645,37
88,38
n.
2. Angkutan jalan 9 517,61 10 868,53
te

3. Angkutan laut 783,47 871,88


n

4. ASDP 242,98 275,84


ba

5. Angkutan udara 4 462,80 5 226,10


://

6. Penunjang angkutan 2 089,55 2 314,63


b. Komunikasi 2 980,08 3 335,66
tp

8. Keuangan, Persewaan & Jasa Prs. 8 301,12 9 571,66


ht

a. Bank 3 015,43 3 490,93


b. Lembaga keuangan tanpa bank 422,79 491,91
c. Jasa penunjang keuangan - -
d. Sewa bangunan 4 220,04 4 852,24
e. Jasa Perusahaan 642,86 736,57
9. Jasa-jasa 12 977,12 14 946,13
a. Pemerintahan umum 6 965,00 7 921,34
b. Jasa swasta 6 012,12 7 024,79
1. Sosial kemasyarakatan 1 939,39 2 285,16
2. Hiburan, rekreasi 136,05 159,53
3. Perorangan, rumah tangga 3 936,68 4 580,09

PDRB 213 197,79 244 548,14

BPS Provinsi Banten 7


I PDRB Provinsi Banten

Tabel 1.2
PDRB Provinsi Banten ADH Konstan 2000
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (miliar rupiah)

Sektor 2012*) 2013**)

1. Pertanian 7 208,03 7 737,73


a. Tanaman bahan makanan 4 034,47 4 357,68

id
b. Perkebunan 594,08 630,42

.
c. Peternakan & hasil-hasilnya 1 745,80 1 877,34

go
d. Kehutanan 41,79 43,47

.
e. Perikanan 791,88 828,82
2. Pertambangan & Penggalian
a. Minyak dan gas (migas)
b ps 107,36
-
110,77
-
n.
b. Pertambangan tanpa migas 18,17 18,99
te

c. Penggalian 89,19 91,79


n

3. Industri Pengolahan 48 517,64 50 417,71


ba

a. Industri migas - -
://

b. Industri tanpa migas 48 517,64 50 417,71


1. Makanan, minuman & tembakau 4 857,09 5 125,34
tp

2. Tekstil, barang kulit & alas kaki 13 501,82 13 306,65


ht

3. Barang kayu & hasil hutan lainnya 455,34 493,70


4. Kertas & barang cetakan 1 491,60 1 786,07
5. Pupuk, kimia & barang dari karet 17 524,43 16 785,47
6. Semen & barang galian non logam 853,20 916,34
7. Logam dasar, besi & baja 3 863,07 4 903,32
8. Alat angkutan, mesin & peralatan 5 472,59 6 600,67
9. Barang lainnya 498,50 500,15
4. Listrik, Gas & Air Bersih 3 661,16 3 808,12
a. Listrik 2 612,46 2 837,01
b. Gas 977,90 896,18
c. Air bersih 70,81 74,93

8 Buku Saku PDRB


PDRB Provinsi Banten I

Tabel 1.2 (Lanjutan)


PDRB Provinsi Banten ADH Konstan 2000
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (miliar rupiah)

Sektor 2012*) 2013**)

5. Bangunan 2 842,27 3 117,52


6. Perdagangan, Hotel & Restoran 20 087,54 21 675,52

id
a. Perdagangan besar & eceran 17 249,44 18 649,65

.
b. Hotel 112,58 118,88

go
c. Restoran 2 725,52 2 906,98

.
7. Pengangkutan & Komunikasi 9 331,13 10 052,73
a. Pengangkutan
1. Angkutan rel
bps 7 367,74
32,09
7 840,93
34,34
n.
2. Angkutan jalan 3 311,87 3 533,72
te

3. Angkutan laut 437,83 464,61


n

4. ASDP 123,67 132,53


ba

5. Angkutan udara 2 433,87 2 579,47


://

6. Penunjang angkutan 1 028,41 1 096,25


b. Komunikasi 1 963,39 2 211,81
tp

8. Keuangan, Persewaan & Jasa Prs. 3 762,24 4 082,69


ht

a. Bank 1 378,95 1 496,34


b. Lembaga keuangan tanpa bank 175,18 190,29
c. Jasa penunjang keuangan - -
d. Sewa bangunan 1 891,87 2 054,80
e. Jasa Perusahaan 316,24 341,26
9. Jasa-jasa 4 475,04 4 853,28
a. Pemerintahan umum 2 079,29 2 253,06
b. Jasa swasta 2 395,75 2 600,22
1. Sosial kemasyarakatan 687,20 748,84
2. Hiburan, rekreasi 79,83 87,23
3. Perorangan, rumah tangga 1 628,73 1 764,15

PDRB 99 992,41 105 856,07

BPS Provinsi Banten 9


I PDRB Provinsi Banten

Tabel 1.3
Distribusi PDRB Provinsi Banten ADH Berlaku
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (persen)

Sektor 2012*) 2013**)

1. Pertanian 7,85 7,98


a. Tanaman bahan makanan 4,93 5,07

id
b. Perkebunan 0,54 0,51

.
c. Peternakan & hasil-hasilnya 1,64 1,67

go
d. Kehutanan 0,04 0,04

.
e. Perikanan 0,70 0,69
2. Pertambangan & Penggalian
a. Minyak dan gas (migas)
b ps 0,11
-
0,10
-
n.
b. Pertambangan tanpa migas 0,02 0,02
te

c. Penggalian 0,09 0,08


n

3. Industri Pengolahan 45,87 45,58


ba

a. Industri migas - -
://

b. Industri tanpa migas 45,87 45,58


1. Makanan, minuman & tembakau 3,38 3,36
tp

2. Tekstil, barang kulit & alas kaki 12,39 11,36


ht

3. Barang kayu & hasil hutan lainnya 0,57 0,58


4. Kertas & barang cetakan 1,68 1,87
5. Pupuk, kimia & barang dari karet 11,73 10,51
6. Semen & barang galian non logam 1,39 1,40
7. Logam dasar, besi & baja 5,24 5,94
8. Alat angkutan, mesin & peralatan 9,00 10,10
9. Barang lainnya 0,50 0,45
4. Listrik, Gas & Air Bersih 3,82 3,77
a. Listrik 2,50 2,57
b. Gas 1,26 1,14
c. Air bersih 0,06 0,06

10 Buku Saku PDRB


PDRB Provinsi Banten I

Tabel 1.3 (Lanjutan)


Distribusi PDRB Provinsi Banten ADH Berlaku
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (persen)

Sektor 2012*) 2013**)

5. Bangunan 3,71 3,73


6. Perdagangan, Hotel & Restoran 19,21 19,42

id
a. Perdagangan besar & eceran 16,21 16,45

.
b. Hotel 0,09 0,09

go
c. Restoran 2,91 2,88

.
7. Pengangkutan & Komunikasi 9,45 9,40
a. Pengangkutan
1. Angkutan rel
bps 8,05
0,03
8,03
0,04
n.
2. Angkutan jalan 4,46 4,44
te

3. Angkutan laut 0,37 0,36


n

4. ASDP 0,11 0,11


ba

5. Angkutan udara 2,09 2,14


://

6. Penunjang angkutan 0,98 0,95


b. Komunikasi 1,40 1,36
tp

8. Keuangan, Persewaan & Jasa Prs. 3,89 3,91


ht

a. Bank 1,41 1,43


b. Lembaga keuangan tanpa bank 0,20 0,20
c. Jasa penunjang keuangan 0,00 0,00
d. Sewa bangunan 1,98 1,98
e. Jasa Perusahaan 0,30 0,30
9. Jasa-jasa 6,09 6,11
a. Pemerintahan umum 3,27 3,24
b. Jasa swasta 2,82 2,87
1. Sosial kemasyarakatan 0,91 0,93
2. Hiburan, rekreasi 0,06 0,07
3. Perorangan, rumah tangga 1,85 1,87

PDRB 100,00 100,00

BPS Provinsi Banten 11


I PDRB Provinsi Banten

Tabel 1.4
Pertumbuhan PDRB Provinsi Banten ADH Konstan 2000
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (persen)

Sektor 2012*) 2013**)

1. Pertanian 4,31 7,35


a. Tanaman bahan makanan 4,38 8,01

id
b. Perkebunan 2,96 6,12

.
c. Peternakan & hasil-hasilnya 4,78 7,53

go
d. Kehutanan 4,41 4,03

.
e. Perikanan 3,94 4,66
2. Pertambangan & Penggalian
a. Minyak dan gas (migas)
b ps 6,89
-
3,18
-
n.
b. Pertambangan tanpa migas 3,87 4,50
te

c. Penggalian 7,52 2,91


n

3. Industri Pengolahan 3,15 3,92


ba

a. Industri migas - -
://

b. Industri tanpa migas 3,15 3,92


1. Makanan, minuman & tembakau 11,86 5,52
tp

2. Tekstil, barang kulit & alas kaki 2,07 (1,45)


ht

3. Barang kayu & hasil hutan lainnya (14,93) 8,42


4. Kertas & barang cetakan 13,34 19,74
5. Pupuk, kimia & barang dari karet (0,68) (4,22)
6. Semen & barang galian non logam 18,18 7,40
7. Logam dasar, besi & baja 8,95 26,93
8. Alat angkutan, mesin & peralatan 5,21 20,61
9. Barang lainnya (0,24) 0,33
4. Listrik, Gas & Air Bersih 6,36 4,01
a. Listrik 9,05 8,60
b. Gas (0,09) (8,36)
c. Air bersih 4,58 5,83

12 Buku Saku PDRB


PDRB Provinsi Banten I

Tabel 1.4 (Lanjutan)


Pertumbuhan PDRB Provinsi Banten ADH Konstan 2000
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (persen)

Sektor 2012*) 2013**)

5. Bangunan 9,56 9,68


6. Perdagangan, Hotel & Restoran 11,28 7,91

id
a. Perdagangan besar & eceran 12,29 8,12

.
b. Hotel 8,11 5,60

go
c. Restoran 5,44 6,66

.
7. Pengangkutan & Komunikasi 10,37 7,73
a. Pengangkutan
1. Angkutan rel
bps 9,94
4,56
6,42
7,01
n.
2. Angkutan jalan 9,64 6,70
te

3. Angkutan laut 3,35 6,12


n

4. ASDP 5,99 7,17


ba

5. Angkutan udara 13,19 5,98


://

6. Penunjang angkutan 7,17 6,60


b. Komunikasi 12,02 12,65
tp

8. Keuangan, Persewaan & Jasa Prs. 7,84 8,52


ht

a. Bank 8,92 8,51


b. Lembaga keuangan tanpa bank 9,36 8,62
c. Jasa penunjang keuangan - -
d. Sewa bangunan 7,04 8,61
e. Jasa Perusahaan 7,21 7,91
9. Jasa-jasa 8,54 8,45
a. Pemerintahan umum 7,91 8,36
b. Jasa swasta 9,09 8,53
1. Sosial kemasyarakatan 10,71 8,97
2. Hiburan, rekreasi 8,23 9,27
3. Perorangan, rumah tangga 8,47 8,31

PDRB 6,15 5,86

BPS Provinsi Banten 13


I PDRB Provinsi Banten

1.2. PDRB MENURUT PENGELUARAN

Secara teori, total PDRB menurut pengeluaran sama


dengan total PDRB menurut lapangan usaha. PDRB menurut
pengeluaran dihitung berdasarkan penggunaan dari barang dan
jasa yang dihasilkan pada suatu perekonomian. Atau lebih
jelasnya bagaimana pendapatan yang diciptakan melalui proses

id
ekonomi dari berbagai macam sektor produksi digunakan

.
go
masyarakat untuk memenuhi konsumsi akhir.

.
b ps
PDRB menurut pengeluaran meliputi komponen
pengeluaran konsumsi rumah tangga, pengeluaran konsumsi
n.

lembaga nirlaba, pengeluaran konsumsi pemerintah, pembentukan


te

modal tetap bruto (PMTB), perubahan stok dan ekspor neto


n
ba

(ekspor dikurangi impor).


://
tp

Struktur permintaan Provinsi Banten masih didominasi oleh


ht

komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga. Secara rinci,


komponen-komponen yang memberikan kontribusi terbesar pada
PDRB ADH Berlaku Provinsi Banten di tahun 2013 adalah
pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar 44,44 persen,
PMTB sebesar 36,55 persen, dan ekspor neto sebesar 12,79
persen. Komponen-komponen yang mengalami peningkatan
kontribusi dibandingkan dengan tahun 2012 adalah PMTB naik
1,61 persen dan pengeluaran konsumsi pemerintah meningkat
0,44 persen. Sedangkan komponen-komponen yang mengalami
penurunan kontribusi dibandingkan tahun 2012 adalah ekspor neto
turun 1,84 persen dan pengeluaran konsumsi rumah tangga turun
0,21 persen.

14 Buku Saku PDRB


PDRB Provinsi Banten I

Seperti telah diuraikan sebelumnya, selama Tahun 2013


upaya pemulihan kondisi ekonomi global nampaknya belum dapat
mengangkat kondisi perekonomian Banten dari tekanan ekonomi
sebagai dampak krisis global beberapa tahun silam. Meski
disokong oleh besarnya komponen ekspor, komponen impor
masih cukup kuat menggerus laju pertumbuhan ekonomi Banten.

id
Semua komponen dalam PDRB ADH Berlaku menunjukkan

.
go
pertumbuhan yang positif. Komponen-komponen yang mengalami

.
pertumbuhan tertinggi adalah PMTB sebesar 14,61 persen,
ps
pengeluaran konsumsi pemerintah sebesar 12,96 persen dan
b
perubahan stok sebesar 12,37 persen.
n.
nte
ba
://
tp
ht

BPS Provinsi Banten 15


I PDRB Provinsi Banten

Grafik 1.3
Distribusi PDRB ADH Berlaku Provinsi Banten
Menurut Pengeluaran Tahun 2013 (persen)

. id
. go
b ps
n.
n te
ba
://
tp
ht

16 Buku Saku PDRB


PDRB Provinsi Banten I

Grafik 1.4.
Pertumbuhan Sektor-sektor Dominan
PDRB ADH Konstan 2000 Provinsi Banten
Menurut Pengeluaran Tahun 2012 – 2013

. id
. go
b ps
n.
n te
ba
://
tp
ht

BPS Provinsi Banten 17


I PDRB Provinsi Banten

Tabel 1.5
PDRB Provinsi Banten
Menurut Pengeluaran, 2012 – 2013 (miliar rupiah)

Komponen 2012*) 2013**)

PDRB ADH Berlaku

id
1. Konsumsi Rumah Tangga 95 184,92 108 665,38

.
go
- Makanan 45 903,65 53 508,90

.
- Non Makanan 49 281,27 55 156,48
2. Konsumsi Lembaga Nirlaba
3. Konsumsi Pemerintah
b ps 1 266,45
9 998,36
1 451,37
12 551,00
n.

4. PMTB 74 501,93 89 379,70


te

5. Perubahan Stok 1 047,84 1 220,91


n

6. Ekspor 182 897,14 218 349,98


ba

7. Impor 151 698,86 187 070,21


://

Total PDRB 213 197,79 244 548,14


tp
ht

PDRB ADH Konstan 2000


1. Konsumsi Rumah Tangga 36 773,43 38 881,56
- Makanan 18 825,39 19 856,11
- Non Makanan 17 948,04 19 025,45
2. Konsumsi Lembaga Nirlaba 416,62 444,37
3. Konsumsi Pemerintah 3 102,69 3 504,93
4. PMTB 18 614,37 21 333,21
5. Perubahan Stok 383,92 431,39
6. Ekspor 113 764,78 125 679,31
7. Impor 73 063,39 84 418,71
Total PDRB 99 992,41 105 856,07

18 Buku Saku PDRB


PDRB Provinsi Banten I

Tabel 1.6
Distribusi dan Pertumbuhan PDRB Provinsi Banten
Menurut Pengeluaran, 2012 – 2013 (miliar rupiah)

Komponen 2012*) 2013**)

Distribusi PDRB ADH Berlaku

id
1. Konsumsi Rumah Tangga 44,65 44,44

.
go
- Makanan 21,53 21,88
- Non Makanan 23,12 22,55

.
2. Konsumsi Lembaga Nirlaba
3. Konsumsi Pemerintah
b ps 0,59
4,69
0,59
5,13
n.
4. PMTB 34,94 36,55
te

5. Perubahan Stok 0,49 0,50


n

6. Ekspor 85,79 89,29


ba

7. Impor 71,15 76,50


://

Total PDRB 100,00 100,00


tp
ht

Pertumbuhan PDRB
ADH Konstan 2000
1. Konsumsi Rumah Tangga 5,36 5,73
- Makanan 5,42 5,48
- Non Makanan 5,28 6,00
2. Konsumsi Lembaga Nirlaba 6,23 6,66
3. Konsumsi Pemerintah 5,67 12,96
4. PMTB 15,39 14,61
5. Perubahan Stok 3,03 12,37
6. Ekspor 8,96 10,47
7. Impor 12,50 15,54
Total PDRB 6,15 5,86

BPS Provinsi Banten 19


ht
tp
://
ba
nte
n.
b

ps
. go
. id
id
.
. go
ps
b

2
n.

PDRB
te

KABUPATEN
n
ba

PANDEGLANG
://
tp
ht
II PDRB Kabupaten Pandeglang

. id
. go
ps
b
n.


te
n
ba
://
tp
ht

22 Buku Saku PDRB


PDRB Kabupaten Pandeglang II

Dengan perekonomian yang terus berkembang, Kabupaten


Pandeglang diharapkan secara bertahap mampu meningkatkan
daya saing dan peranannya dalam percaturan ekonomi regional.
Nilai PDRB Kabupaten Pandeglang menunjukkan tren yang terus
meningkat tiap tahunnya. Sektor pertanian masih menjadi sektor
yang memberikan kontribusi terbesar bagi perekonomian
Kabupaten Pandeglang.

id
Berdasarkan pertumbuhan PDRB ADH Konstan 2000,

.
go
perekonomian Kabupaten Pandeglang pada tahun 2013 tumbuh
sebesar 4,31 persen, atau tumbuh melambat dibandingkan pada

.
b ps
tahun 2012 sebesar 5,67 persen. PDRB Kabupaten Pandeglang
ADH Berlaku mencapai 11,89 triliun rupiah, meningkat
n.
dibandingkan tahun 2012 sebesar 10,72 triliun rupiah, atau naik
te

sebesar 10,99 persen.


n
ba

Sektor-sektor yang memberikan kontribusi terbesar pada


PDRB ADH Berlaku Kabupaten Pandeglang di tahun 2013 adalah
://

sektor pertanian sebesar 27,62 persen, sektor perdagangan, hotel


tp

dan restoran sebesar 22,74 persen dan sektor jasa-jasa sebesar


ht

16,64 persen. Sektor-sektor yang mengalami peningkatan


kontribusi terbesar dibandingkan dengan tahun 2012 lalu adalah
sektor jasa-jasa naik sebesar 0,41 persen, sektor pengangkutan
dan komunikasi naik sebesar 0,39 persen dan sektor industri
pengolahan naik sebesar 0,14 persen. Sedangkan sektor yang
mengalami penurunan kontribusi terbesar dibandingkan tahun
2012 lalu adalah sektor pertanian turun sebesar 0,76 persen.

Sektor-sektor yang mengalami pertumbuhan tertinggi


adalah sektor pengangkutan dan komunikasi sebesar 8,80
persen, sektor bangunan sebesar 7,38 persen dan sektor
keuangan, persewaan dan jasa perusahaan sebesar 6,24 persen.

BPS Provinsi Banten 23


II PDRB Kabupaten Pandeglang

Sektor dengan percepatan pertumbuhan tertinggi dibandingkan


tahun sebelumnya adalah sektor bangunan. Sedangkan sektor
yang mengalami konstraksi adalah sektor pertambangan dan
penggalian.

Grafik 2.1
Distribusi PDRB ADH Berlaku

id
Kabupaten Pandeglang Tahun 2013 (persen)

.
. go
b ps
n.
n te
ba
://
tp
ht

24 Buku Saku PDRB


PDRB Kabupaten Pandeglang II

Grafik 2.2.
Pertumbuhan Sektor-sektor Dominan
PDRB ADH Konstan 2000 Kabupaten Pandeglang
Tahun 2012 – 2013

. id
. go
ps
b
n.
n te
ba
://
tp
ht

BPS Provinsi Banten 25


II PDRB Kabupaten Pandeglang

Tabel 2.1
PDRB Kabupaten Pandeglang ADH Berlaku
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (miliar rupiah)

Sektor 2012*) 2013**)

1. Pertanian 3 040,88 3 285,34

id
a. Tanaman bahan makanan 2 185,31 2 349,28

.
b. Perkebunan 333,95 359,86

go
c. Peternakan & hasil-hasilnya 182,16 202,78

.
ps
d. Kehutanan 27,51 29,84
e. Perikanan 311,94 343,58
b
2. Pertambangan & Penggalian
n.
11,70 12,13
a. Minyak dan Gas (migas) - -
te

b. Pertambangan tanpa migas - -


n
ba

c. Penggalian 11,70 12,13


3. Industri Pengolahan 1 070,83 1 204,94
://

a. Industri migas - -
tp

b. Industri tanpa migas 1 070,83 1 204,94


ht

4. Listrik, Gas & Air Bersih 369,99 388,68


a. Listrik 359,55 377,45
b. Gas - -
c. Air bersih 10,45 11,23
5. Bangunan 600,78 662,73
6. Perdagangan, Hotel & Restoran 2 432,26 2 704,65
a. Perdagangan besar & eceran 1 701,33 1 865,76
b. Hotel 23,04 25,67
c. Restoran 707,90 813,22

26 Buku Saku PDRB


PDRB Kabupaten Pandeglang II

Tabel 2.1 (Lanjutan)


PDRB Kabupaten Pandeglang ADH Berlaku
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (miliar rupiah)

Sektor 2012*) 2013**)

7. Pengangkutan & Komunikasi 826,10 963,07

id
a. Pengangkutan 736,42 864,87

.
- Angkutan rel - -

go
- Angkutan jalan 661,76 782,29

.
ps
- Angkutan laut 23,55 25,84
- ASDP - -
b
- Angkutan udara
n.
- -
- Penunjang angkutan 51,10 56,74
te

b. Komunikasi 89,68 98,20


n
ba

8. Keuangan, Persewaan & Jasa Prs. 625,13 693,73


a. Bank 164,06 187,13
://

b. Lembaga keuangan tanpa bank 74,23 86,20


tp

c. Jasa penunjang keuangan - -


ht

c. Sewa bangunan 328,72 356,29


d. Jasa Perusahaan 58,11 64,11
9. Jasa-jasa 1 738,35 1 978,72
a. Pemerintahan umum 1 266,51 1 447,61
b. Jasa swasta 471,83 531,11
- Sosial kemasyarakatan 55,29 63,48
- Hiburan, rekreasi 9,90 11,01
- Perorangan, rumah tangga 406,65 456,62

PDRB 10 716,03 11 893,99

BPS Provinsi Banten 27


II PDRB Kabupaten Pandeglang

Tabel 2.2
PDRB Kabupaten Pandeglang ADH Konstan 2000
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (miliar rupiah)

Sektor 2012*) 2013**)

1. Pertanian 1 464,10 1 485,93

id
a. Tanaman bahan makanan 962,08 972,67

.
b. Perkebunan 173,32 177,94

go
c. Peternakan & hasil-hasilnya 100,73 104,34

.
ps
d. Kehutanan 14,92 15,34
e. Perikanan 213,06 215,64
b
2. Pertambangan & Penggalian
n.
6,21 6,20
a. Minyak dan Gas (migas) - -
te

b. Pertambangan tanpa migas - -


n
ba

c. Penggalian 6,21 6,20


3. Industri Pengolahan 520,24 543,55
://

a. Industri migas - -
tp

b. Industri tanpa migas 520,24 543,55


ht

4. Listrik, Gas & Air Bersih 172,21 172,64


a. Listrik 167,13 167,31
b. Gas - -
c. Air bersih 5,08 5,33
5. Bangunan 244,77 262,82
6. Perdagangan, Hotel & Restoran 1 214,91 1 282,30
a. Perdagangan besar & eceran 860,29 904,22
b. Hotel 12,87 13,60
c. Restoran 341,75 364,47

28 Buku Saku PDRB


PDRB Kabupaten Pandeglang II

Tabel 2.2 (Lanjutan)


PDRB Kabupaten Pandeglang ADH Konstan 2000
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (miliar rupiah)

Sektor 2012*) 2013**)

7. Pengangkutan & Komunikasi 313,75 341,37

id
a. Pengangkutan 257,13 278,88

.
- Angkutan rel - -

go
- Angkutan jalan 221,08 241,38

.
ps
- Angkutan laut 12,04 12,25
- ASDP - -
b
- Angkutan udara
n.
- -
- Penunjang angkutan 24,02 25,25
te

b. Komunikasi 56,62 62,49


n
ba

8. Keuangan, Persewaan & Jasa Prs. 266,89 283,54


a. Bank 71,79 77,87
://

b. Lembaga keuangan tanpa bank 28,54 30,99


tp

c. Jasa penunjang keuangan - -


ht

c. Sewa bangunan 136,09 142,47


d. Jasa Perusahaan 30,47 32,21
9. Jasa-jasa 607,83 640,09
a. Pemerintahan umum 401,32 422,23
b. Jasa swasta 206,51 217,86
- Sosial kemasyarakatan 20,16 21,67
- Hiburan, rekreasi 6,15 6,45
- Perorangan, rumah tangga 180,21 189,74

PDRB 4 810,92 5 018,45

BPS Provinsi Banten 29


II PDRB Kabupaten Pandeglang

Tabel 2.3
Distribusi PDRB Kabupaten Pandeglang ADH Berlaku
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (persen)

Sektor 2012*) 2013**)

1. Pertanian 28,38 27,62

id
a. Tanaman bahan makanan 20,39 19,75

.
b. Perkebunan 3,12 3,03

go
c. Peternakan & hasil-hasilnya 1,70 1,70

.
ps
d. Kehutanan 0,26 0,25
e. Perikanan 2,91 2,89
b
2. Pertambangan & Penggalian
n.
0,11 0,10
a. Minyak dan Gas (migas) - -
te

b. Pertambangan tanpa migas - -


n
ba

c. Penggalian 0,11 0,10


3. Industri Pengolahan 9,99 10,13
://

a. Industri migas - -
tp

b. Industri tanpa migas 9,99 10,13


ht

4. Listrik, Gas & Air Bersih 3,45 3,27


a. Listrik 3,36 3,17
b. Gas - -
c. Air bersih 0,10 0,09
5. Bangunan 5,61 5,57
6. Perdagangan, Hotel & Restoran 22,70 22,74
a. Perdagangan besar & eceran 15,88 15,69
b. Hotel 0,22 0,22
c. Restoran 6,61 6,84

30 Buku Saku PDRB


PDRB Kabupaten Pandeglang II

Tabel 2.3 (Lanjutan)


Distribusi PDRB Kabupaten Pandeglang ADH Berlaku
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (persen)

Sektor 2012*) 2013**)

7. Pengangkutan & Komunikasi 7,71 8,10

id
a. Pengangkutan 6,87 7,27

.
- Angkutan rel - -

go
- Angkutan jalan 6,18 6,58

.
ps
- Angkutan laut 0,22 0,22
- ASDP - -
b
- Angkutan udara
n.
- -
- Penunjang angkutan 0,48 0,48
te

b. Komunikasi 0,84 0,83


n
ba

8. Keuangan, Persewaan & Jasa Prs. 5,83 5,83


a. Bank 1,53 1,57
://

b. Lembaga keuangan tanpa bank 0,69 0,72


tp

c. Jasa penunjang keuangan - -


ht

c. Sewa bangunan 3,07 3,00


d. Jasa Perusahaan 0,54 0,54
9. Jasa-jasa 16,22 16,64
a. Pemerintahan umum 11,82 12,17
b. Jasa swasta 4,40 4,47
- Sosial kemasyarakatan 0,52 0,53
- Hiburan, rekreasi 0,09 0,09
- Perorangan, rumah tangga 3,79 3,84

PDRB 100,00 100,00

BPS Provinsi Banten 31


II PDRB Kabupaten Pandeglang

Tabel 2.4
Pertumbuhan PDRB Kabupaten Pandeglang ADH Konstan 2000
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (persen)

Sektor 2012*) 2013**)

1. Pertanian 3,30 1,49

id
a. Tanaman bahan makanan 2,79 1,10

.
b. Perkebunan 3,34 2,66

go
c. Peternakan & hasil-hasilnya 4,33 3,58

.
ps
d. Kehutanan 2,85 2,80
e. Perikanan 5,20 1,21
b
2. Pertambangan & Penggalian
n.
9,35 (0,17)
a. Minyak dan Gas (migas) - -
te

b. Pertambangan tanpa migas - -


n
ba

c. Penggalian 9,35 (0,17)


3. Industri Pengolahan 3,78 4,48
://

a. Industri migas - -
tp

b. Industri tanpa migas 3,78 4,48


ht

4. Listrik, Gas & Air Bersih 33,10 0,25


a. Listrik 34,14 0,11
b. Gas - -
c. Air bersih 6,07 4,83
5. Bangunan 6,34 7,38
6. Perdagangan, Hotel & Restoran 5,44 5,55
a. Perdagangan besar & eceran 5,82 5,11
b. Hotel 4,51 5,67
c. Restoran 4,54 6,65

32 Buku Saku PDRB


PDRB Kabupaten Pandeglang II

Tabel 2.4 (Lanjutan)


Pertumbuhan PDRB Kabupaten Pandeglang ADH Konstan 2000
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (persen)

Sektor 2012*) 2013**)

7. Pengangkutan & Komunikasi 8,45 8,80

id
a. Pengangkutan 8,00 8,46

.
- Angkutan rel - -

go
- Angkutan jalan 8,71 9,18

.
ps
- Angkutan laut 1,16 1,74
- ASDP - -
b
- Angkutan udara
n.
- -
- Penunjang angkutan 5,26 5,15
te

b. Komunikasi 10,55 10,36


n
ba

8. Keuangan, Persewaan & Jasa Prs. 5,98 6,24


a. Bank 7,93 8,48
://

b. Lembaga keuangan tanpa bank 9,05 8,57


tp

c. Jasa penunjang keuangan - -


ht

c. Sewa bangunan 4,52 4,68


d. Jasa Perusahaan 5,26 5,73
9. Jasa-jasa 5,62 5,31
a. Pemerintahan umum 5,67 5,21
b. Jasa swasta 5,52 5,50
- Sosial kemasyarakatan 7,02 7,53
- Hiburan, rekreasi 7,19 4,85
- Perorangan, rumah tangga 5,30 5,29

PDRB 5,67 4,31

BPS Provinsi Banten 33


ht
tp
://
ba
nte
n.
b

ps
. go
. id
ht
tp
://
ba
n

PDRB

LEBAK
te
n.

KABUPATEN
b ps
. go
. id
3
III PDRB Kabupaten Lebak

.id
. go
ps
b
n.


te
n
ba
://
tp
ht

36 Buku Saku PDRB


PDRB Kabupaten Lebak III

Kabupaten Lebak merupakan kabupaten di wilayah Banten


Selatan yang memiliki PDRB per kapita paling kecil di Provinsi
Banten setelah Kabupaten Pandeglang. Meskipun demikian
perekonomian Kabupaten Lebak terus mengalami kemajuan yang
signifikan. Sektor pertanian merupakan sektor yang memberikan
kontribusi terbesar bagi perekonomian Kabupaten Lebak.

id
Berdasarkan pertumbuhan PDRB ADH Konstan 2000,

.
go
perekonomian Kabupaten Lebak pada tahun 2013 tumbuh

.
sebesar 5,73 persen, atau tumbuh lebih cepat dibandingkan pada
ps
tahun 2012 lalu sebesar 5,04 persen. PDRB Kabupaten Lebak
b
n.
ADH Berlaku mencapai 11,51 triliun rupiah, meningkat
te

dibandingkan tahun 2012 sebesar 10,27 triliun rupiah, atau naik


n

sebesar 12,02 persen.


ba
://

Sektor-sektor yang memberikan kontribusi terbesar pada


tp

PDRB ADH Berlaku Kabupaten Lebak di tahun 2013 adalah sektor


ht

pertanian sebesar 33,68 persen, sektor perdagangan, hotel dan


restoran sebesar 25,55 persen dan sektor jasa-jasa sebesar 11,97
persen. Sektor-sektor yang mengalami peningkatan kontribusi
terbesar dibandingkan dengan tahun 2012 lalu adalah sektor
pertanian naik sebesar 0,30 persen, sektor perdagangan, hotel
dan restoran naik sebesar 0,17 persen dan sektor bangunan naik
sebesar 0,10 persen. Sedangkan sektor yang mengalami
penurunan kontribusi terbesar dibandingkan tahun 2012 lalu
adalah sektor pengangkutan dan komunikasi turun sebesar 0,20
persen.

BPS Provinsi Banten 37


III PDRB Kabupaten Lebak

Pada tahun 2013 semua sektor mengalami pertumbuhan.


Sektor-sektor yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah
sektor bangunan sebesar 8,34 persen, sektor keuangan,
persewaan dan jasa perusahaan sebesar 7,65 persen dan sektor
pengangkutan dan komunikasi sebesar 6,29 persen. Sektor
dengan percepatan pertumbuhan tertinggi adalah sektor pertanian,
dari 2,70 persen pada tahun 2012 menjadi 4,87 persen pada

id
tahun 2013.

.
. go
Grafik 3.1
b ps
Distribusi PDRB ADH Berlaku
Kabupaten Lebak Tahun 2013 (persen)
n.
n te
ba
://
tp
ht

38 Buku Saku PDRB


PDRB Kabupaten Lebak III

Grafik 3.2.
Pertumbuhan Sektor-sektor Dominan
PDRB ADH Konstan 2000 Kabupaten Lebak
Tahun 2012 – 2013

. id
. go
bps
n.
n te
ba
://
tp
ht

BPS Provinsi Banten 39


III PDRB Kabupaten Lebak

Tabel 3.1
PDRB Kabupaten Lebak ADH Berlaku
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (miliar rupiah)

Sektor 2012*) 2013**)

1. Pertanian 3 429,43 3 876,58

id
a. Tanaman bahan makanan 2 305,63 2 657,82

.
b. Perkebunan 592,71 646,29

go
c. Peternakan & hasil-hasilnya 397,33 428,69

.
ps
d. Kehutanan 53,81 59,45
e. Perikanan 79,96 84,34
b
2. Pertambangan & Penggalian
n.
141,20 153,09
a. Minyak dan Gas (migas) - -
te

b. Pertambangan tanpa migas 41,49 43,40


n
ba

c. Penggalian 99,71 109,69


3. Industri Pengolahan 823,82 902,45
://

a. Industri migas - -
tp

b. Industri tanpa migas 823,82 902,45


ht

4. Listrik, Gas & Air Bersih 55,85 59,97


a. Listrik 48,50 52,03
b. Gas - -
c. Air bersih 7,34 7,93
5. Bangunan 527,35 602,72
6. Perdagangan, Hotel & Restoran 2 606,89 2 940,45
a. Perdagangan besar & eceran 2 040,48 2 289,82
b. Hotel 7,03 8,08
c. Restoran 559,38 642,55

40 Buku Saku PDRB


PDRB Kabupaten Lebak III

Tabel 3.1 (Lanjutan)


PDRB Kabupaten Lebak ADH Berlaku
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (miliar rupiah)

Sektor 2012*) 2013**)

7. Pengangkutan & Komunikasi 968,12 1.062,07

id
a. Pengangkutan 880,48 963,07

.
- Angkutan rel 18,95 19,74

go
- Angkutan jalan 821,12 897,89

.
ps
- Angkutan laut - -
- ASDP - -
b
- Angkutan udara - -
n.

- Penunjang angkutan 40,42 45,44


te

b. Komunikasi 87,63 99,00


n
ba

8. Keuangan, Persewaan & Jasa Prs. 473,39 534,65


a. Bank 98,81 114,13
://

b. Lembaga keuangan tanpa bank 24,27 26,88


tp

c. Jasa penunjang keuangan - -


ht

c. Sewa bangunan 290,79 327,34


d. Jasa Perusahaan 59,52 66,30
9. Jasa-jasa 1.248,03 1.377,44
a. Pemerintahan umum 886,55 974,00
b. Jasa swasta 361,48 403,45
- Sosial kemasyarakatan 46,55 51,48
- Hiburan, rekreasi 6,27 6,97
- Perorangan, rumah tangga 308,66 344,99

PDRB 10.274,08 11.509,42

BPS Provinsi Banten 41


III PDRB Kabupaten Lebak

Tabel 3.2
PDRB Kabupaten Lebak ADH Konstan 2000
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (miliar rupiah)

Sektor 2012*) 2013**)

1. Pertanian 1 653,90 1 734,38

id
a. Tanaman bahan makanan 1 095,32 1 149,09

.
b. Perkebunan 278,34 290,14

go
c. Peternakan & hasil-hasilnya 196,70 207,23

.
ps
d. Kehutanan 28,77 30,81
e. Perikanan 54,77 57,11
b
2. Pertambangan & Penggalian
n.
58,73 62,21
a. Minyak dan Gas (migas) - -
te

b. Pertambangan tanpa migas 18,17 18,99


n
ba

c. Penggalian 40,56 43,22


3. Industri Pengolahan 396,86 416,23
://

a. Industri migas - -
tp

b. Industri tanpa migas 396,86 416,23


ht

4. Listrik, Gas & Air Bersih 19,87 20,66


a. Listrik 16,49 17,27
b. Gas - -
c. Air bersih 3,38 3,39
5. Bangunan 214,77 232,69
6. Perdagangan, Hotel & Restoran 1 141,41 1 210,95
a. Perdagangan besar & eceran 889,22 940,90
b. Hotel 3,31 3,55
c. Restoran 248,87 266,49

42 Buku Saku PDRB


PDRB Kabupaten Lebak III

Tabel 3.2 (Lanjutan)


PDRB Kabupaten Lebak ADH Konstan 2000
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (miliar rupiah)

Sektor 2012*) 2013**)

7. Pengangkutan & Komunikasi 293,98 312,47

id
a. Pengangkutan 252,84 267,02

.
- Angkutan rel 7,45 7,58

go
- Angkutan jalan 228,72 242,00

.
ps
- Angkutan laut - -
- ASDP - -
b
- Angkutan udara
n.
- -
- Penunjang angkutan 16,68 17,44
te

b. Komunikasi 41,14 45,45


n
ba

8. Keuangan, Persewaan & Jasa Prs. 227,55 244,96


a. Bank 56,73 62,51
://

b. Lembaga keuangan tanpa bank 12,88 13,67


tp

c. Jasa penunjang keuangan - -


ht

c. Sewa bangunan 129,12 138,78


d. Jasa Perusahaan 28,81 30,00
9. Jasa-jasa 601,55 638,16
a. Pemerintahan umum 407,91 430,88
b. Jasa swasta 193,64 207,28
- Sosial kemasyarakatan 19,23 20,88
- Hiburan, rekreasi 3,54 3,73
- Perorangan, rumah tangga 170,86 182,66

PDRB 4 608,62 4 872,70

BPS Provinsi Banten 43


III PDRB Kabupaten Lebak

Tabel 3.3
Distribusi PDRB Kabupaten Lebak ADH Berlaku
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (persen)

Sektor 2012*) 2013**)

1. Pertanian 33,38 33,68

id
a. Tanaman bahan makanan 22,44 23,09

.
b. Perkebunan 5,77 5,62

go
c. Peternakan & hasil-hasilnya 3,87 3,72

.
ps
d. Kehutanan 0,52 0,52
e. Perikanan 0,78 0,73
b
2. Pertambangan & Penggalian
n.
1,37 1,33
a. Minyak dan Gas (migas) - -
te

b. Pertambangan tanpa migas 0,40 0,38


n
ba

c. Penggalian 0,97 0,95


3. Industri Pengolahan 8,02 7,84
://

a. Industri migas - -
tp

b. Industri tanpa migas 8,02 7,84


ht

4. Listrik, Gas & Air Bersih 0,54 0,52


a. Listrik 0,47 0,45
b. Gas - -
c. Air bersih 0,07 0,07
5. Bangunan 5,13 5,24
6. Perdagangan, Hotel & Restoran 25,37 25,55
a. Perdagangan besar & eceran 19,86 19,90
b. Hotel 0,07 0,07
c. Restoran 5,44 5,58

44 Buku Saku PDRB


PDRB Kabupaten Lebak III

Tabel 3.3 (Lanjutan)


Distribusi PDRB Kabupaten Lebak ADH Berlaku
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (persen)

Sektor 2012*) 2013**)

7. Pengangkutan & Komunikasi 9,42 9,23

id
a. Pengangkutan 8,57 8,37

.
- Angkutan rel 0,18 0,17

go
- Angkutan jalan 7,99 7,80

.
ps
- Angkutan laut - -
- ASDP - -
b
- Angkutan udara
n.
- -
- Penunjang angkutan 0,39 0,39
te

b. Komunikasi 0,85 0,86


n
ba

8. Keuangan, Persewaan & Jasa Prs. 4,61 4,65


a. Bank 0,96 0,99
://

b. Lembaga keuangan tanpa bank 0,24 0,23


tp

c. Jasa penunjang keuangan - -


ht

c. Sewa bangunan 2,83 2,84


d. Jasa Perusahaan 0,58 0,58
9. Jasa-jasa 12,15 11,97
a. Pemerintahan umum 8,63 8,46
b. Jasa swasta 3,52 3,51
- Sosial kemasyarakatan 0,45 0,45
- Hiburan, rekreasi 0,06 0,06
- Perorangan, rumah tangga 3,00 3,00

PDRB 100,00 100,00

BPS Provinsi Banten 45


III PDRB Kabupaten Lebak

Tabel 3.4
Pertumbuhan PDRB Kabupaten Lebak ADH Konstan 2000
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (persen)

Sektor 2012*) 2013**)

1. Pertanian 2,70 4,87

id
a. Tanaman bahan makanan 1,95 4,91

.
b. Perkebunan 4,00 4,24

go
c. Peternakan & hasil-hasilnya 4,12 5,35

.
ps
d. Kehutanan 3,60 7,11
e. Perikanan 5,91 4,27
b
2. Pertambangan & Penggalian
n.
7,72 5,92
a. Minyak dan Gas (migas) - -
te

b. Pertambangan tanpa migas 3,87 4,50


n
ba

c. Penggalian 9,53 6,56


3. Industri Pengolahan 3,99 4,88
://

a. Industri migas - -
tp

b. Industri tanpa migas 3,99 4,88


ht

4. Listrik, Gas & Air Bersih 12,73 3,97


a. Listrik 15,23 4,76
b. Gas - -
c. Air bersih 1,91 0,11
5. Bangunan 8,08 8,34
6. Perdagangan, Hotel & Restoran 6,42 6,09
a. Perdagangan besar & eceran 5,89 5,81
b. Hotel 7,11 7,39
c. Restoran 8,34 7,08

46 Buku Saku PDRB


PDRB Kabupaten Lebak III

Tabel 3.4 (Lanjutan)


Pertumbuhan PDRB Kabupaten Lebak ADH Konstan 2000
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (persen)

Sektor 2012*) 2013**)

7. Pengangkutan & Komunikasi 7,22 6,29

id
a. Pengangkutan 6,58 5,61

.
- Angkutan rel 4,45 1,79

go
- Angkutan jalan 6,67 5,81

.
ps
- Angkutan laut - -
- ASDP - -
b
- Angkutan udara
n.
- -
- Penunjang angkutan 6,37 4,59
te

b. Komunikasi 11,34 10,46


n
ba

8. Keuangan, Persewaan & Jasa Prs. 7,46 7,65


a. Bank 9,52 10,20
://

b. Lembaga keuangan tanpa bank 7,95 6,07


tp

c. Jasa penunjang keuangan - -


ht

c. Sewa bangunan 6,81 7,48


d. Jasa Perusahaan 6,22 4,13
9. Jasa-jasa 6,23 6,09
a. Pemerintahan umum 5,67 5,63
b. Jasa swasta 7,43 7,04
- Sosial kemasyarakatan 10,49 8,57
- Hiburan, rekreasi 7,02 5,49
- Perorangan, rumah tangga 7,11 6,90

PDRB 5,04 5,73

BPS Provinsi Banten 47


ht
tp
://
ba
nte
n.
b

ps
. go
. id
id
.
. go
ps
b

4
n.

PDRB
te

KABUPATEN
n
ba

TANGERANG
://
tp
ht
IV PDRB Kabupaten Tangerang

.id
. go
ps
b
n.


te
n
ba
://
tp
ht

50 Buku Saku PDRB


PDRB Kabupaten Tangerang IV

Kabupaten Tangerang merupakan kabupaten yang memiliki


jumlah penduduk terbesar di Provinsi Banten. Dengan jumlah
penduduk yang besar dan wilayah yang cukup luas, Kabupaten
Tangerang memiliki potensi perekonomian yang signifikan bagi
kemajuan Provinsi Banten. Sektor industri pengolahan merupakan
sektor andalan yang memberikan kontribusi terbesar bagi
perekonomian Kabupaten Tangerang.

. id
go
Berdasarkan pertumbuhan PDRB ADH Konstan 2000,

.
perekonomian Kabupaten Tangerang pada tahun 2013 tumbuh
ps
sebesar 6,11 persen, atau tumbuh lebih cepat dibandingkan pada
b
n.
tahun 2012 lalu sebesar 5,80 persen. PDRB Kabupaten
te

Tangerang ADH Berlaku mencapai 50,94 triliun rupiah, meningkat


n

dibandingkan tahun 2012 sebesar 44,15 triliun rupiah, atau naik


ba

sebesar 15,38 persen.


://
tp

Sektor-sektor yang memberikan kontribusi terbesar pada


ht

PDRB ADH Berlaku Kabupaten Tangerang di tahun 2013 adalah


sektor industri pengolahan sebesar 53,68 persen, sektor pertanian
sebesar 11,17 persen, sektor pengangkutan dan komunikasi
sebesar 11,08 persen, dan sektor perdagangan, hotel dan
restoran sebesar 10,06 persen. Sektor-sektor yang mengalami
peningkatan kontribusi terbesar dibandingkan dengan tahun 2012
adalah sektor perdagangan, hotel dan restoran naik sebesar 0,21
persen, sektor industri pengolahan naik sebesar 0,15 persen dan
sektor jasa-jasa naik sebesar 0,14 persen. Sedangkan sektor yang
mengalami penurunan kontribusi terbesar dibandingkan tahun
2012 lalu adalah sektor listrik, gas dan air bersih turun sebesar
0,63 persen.

BPS Provinsi Banten 51


IV PDRB Kabupaten Tangerang

Pada tahun 2013 semua sektor mengalami pertumbuhan,


kecuali sektor listrik, gas dan air bersih. Sektor-sektor yang
mengalami pertumbuhan tertinggi adalah sektor perdagangan,
hotel dan restoran sebesar 10,27 persen, sektor bangunan
sebesar 10,08 persen, dan sektor pengangkutan dan komunikasi
sebesar 10,06 persen. Sektor dengan percepatan pertumbuhan
paling tinggi adalah sektor jasa-jasa, dari sebesar 7,59 persen

id
pada tahun 2012 menjadi 8,78 persen pada tahun 2013.

.
. go
Grafik 4.1
b ps
Distribusi PDRB ADH Berlaku
Kabupaten Tangerang Tahun 2013 (persen)
n.
n te
ba
://
tp
ht

52 Buku Saku PDRB


PDRB Kabupaten Tangerang IV

Grafik 4.2.
Pertumbuhan Sektor-sektor Dominan
PDRB ADH Konstan 2000 Kabupaten Tangerang
Tahun 2012 – 2013 (persen)

. id
. go
ps
b
n.
n te
ba
://
tp
ht

BPS Provinsi Banten 53


IV PDRB Kabupaten Tangerang

Tabel 4.1
PDRB Kabupaten Tangerang ADH Berlaku
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (miliar rupiah)

Sektor 2012*) 2013**)

1. Pertanian 4 881,51 5 687,58

id
a. Tanaman bahan makanan 2 747,47 3 212,85

.
b. Perkebunan 27,26 29,26

go
c. Peternakan & hasil-hasilnya 1 507,88 1 754,41

.
ps
d. Kehutanan - -
e. Perikanan 598,91 691,07
b
n.
2. Pertambangan & Penggalian 40,56 44,78
te

a. Minyak dan gas (migas) - -


n

b. Pertambangan tanpa migas - -


ba

c. Penggalian 40,56 44,78


://

3. Industri Pengolahan 23 635,06 27 345,22


tp

a. Industri migas - -
b. Industri tanpa migas 23 635,06 27 345,22
ht

4. Listrik, Gas & Air Bersih 4 088,51 4 395,85


a. Listrik 1 363,88 1 562,61
b. Gas 2 689,31 2 793,60
c. Air bersih 35,31 39,64
5. Bangunan 438,72 524,38
6. Perdagangan, Hotel & Restoran 4 357,00 5 134,06
a. Perdagangan besar & eceran 2 787,45 3 319,52
b. Hotel 2,02 2,37
c. Restoran 1 567,53 1 812,17

54 Buku Saku PDRB


PDRB Kabupaten Tangerang IV

Tabel 4.1 (Lanjutan)


PDRB Kabupaten Tangerang ADH Berlaku
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (miliar rupiah)

Sektor 2012*) 2013**)

7. Pengangkutan & Komunikasi 4 896,41 5 644,90

id
a. Pengangkutan 4 355,36 5 038,35

.
- Angkutan rel 1,96 2,28

go
- Angkutan jalan 4 129,39 4 782,98

.
ps
- Angkutan laut - -
- ASDP - -
b
- Angkutan udara
n.
- -
- Penunjang angkutan 224,02 253,09
te

b. Komunikasi 541,04 606,54


n
ba

8. Keuangan, Persewaan & Jasa Prs. 148,86 171,68


a. Bank 46,32 53,92
://

b. Lembaga keuangan tanpa bank 1,53 1,81


tp

c. Jasa penunjang keuangan - -


ht

c. Sewa bangunan 94,47 108,38


d. Jasa Perusahaan 6,54 7,56
9. Jasa-jasa 1 661,99 1 991,43
a. Pemerintahan umum 1 062,29 1 275,18
b. Jasa swasta 599,70 716,25
- Sosial kemasyarakatan 158,83 193,24
- Hiburan, rekreasi 22,65 26,53
- Perorangan, rumah tangga 418,22 496,48

PDRB 44 148,61 50 939,88

BPS Provinsi Banten 55


IV PDRB Kabupaten Tangerang

Tabel 4.2
PDRB Kabupaten Tangerang ADH Konstan 2000
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (miliar rupiah)

Sektor 2012*) 2013**)

1. Pertanian 2 181,65 2 339,88

id
a. Tanaman bahan makanan 1 112,90 1 195,81

.
b. Perkebunan 14,63 15,19

go
c. Peternakan & hasil-hasilnya 778,59 834,28

.
ps
d. Kehutanan - -
e. Perikanan 275,54 294,60
b
2. Pertambangan & Penggalian
n.
19,73 20,06
a. Minyak dan gas (migas) - -
te

b. Pertambangan tanpa migas - -


n
ba

c. Penggalian 19,73 20,06


3. Industri Pengolahan 12 185,94 12 850,73
://

a. Industri migas - -
tp

b. Industri tanpa migas 12 185,94 12 850,73


ht

4. Listrik, Gas & Air Bersih 1 626,50 1 596,61


a. Listrik 628,29 678,91
b. Gas 977,90 896,18
c. Air bersih 20,32 21,53
5. Bangunan 166,45 183,22
6. Perdagangan, Hotel & Restoran 1 965,23 2 167,09
a. Perdagangan besar & eceran 1 333,98 1 481,44
b. Hotel 1,21 1,32
c. Restoran 630,04 684,34

56 Buku Saku PDRB


PDRB Kabupaten Tangerang IV

Tabel 4.2 (Lanjutan)


PDRB Kabupaten Tangerang ADH Konstan 2000
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (miliar rupiah)

Sektor 2012*) 2013**)

7. Pengangkutan & Komunikasi 1 935,26 2 129,89

id
a. Pengangkutan 1 433,63 1 566,87

.
- Angkutan rel 0,80 0,87

go
- Angkutan jalan 1 320,15 1 446,30

.
ps
- Angkutan laut - -
- ASDP - -
b
- Angkutan udara
n.
- -
- Penunjang angkutan 112,68 119,70
te

b. Komunikasi 501,63 563,02


n
ba

8. Keuangan, Persewaan & Jasa Prs. 67,91 73,80


a. Bank 21,45 23,43
://

b. Lembaga keuangan tanpa bank 0,69 0,76


tp

c. Jasa penunjang keuangan - -


ht

c. Sewa bangunan 42,16 45,69


d. Jasa Perusahaan 3,61 3,92
9. Jasa-jasa 655,42 712,96
a. Pemerintahan umum 412,89 446,78
b. Jasa swasta 242,53 266,19
- Sosial kemasyarakatan 64,83 71,39
- Hiburan, rekreasi 12,10 13,26
- Perorangan, rumah tangga 165,60 181,54

PDRB 20 804,09 22 074,24

BPS Provinsi Banten 57


IV PDRB Kabupaten Tangerang

Tabel 4.3
Distribusi PDRB Kabupaten Tangerang ADH Berlaku
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (persen)

Sektor 2012*) 2013**)

1. Pertanian 11,06 11,17

id
a. Tanaman bahan makanan 6,22 6,31

.
b. Perkebunan 0,06 0,06

go
c. Peternakan & hasil-hasilnya 3,42 3,44

.
ps
d. Kehutanan - -
e. Perikanan 1,36 1,36
b
2. Pertambangan & Penggalian
n.
0,09 0,09
a. Minyak dan gas (migas) - -
te

b. Pertambangan tanpa migas - -


n
ba

c. Penggalian 0,09 0,09


3. Industri Pengolahan 53,54 53,68
://

a. Industri migas - -
tp

b. Industri tanpa migas 53,54 53,68


ht

4. Listrik, Gas & Air Bersih 9,26 8,63


a. Listrik 3,09 3,07
b. Gas 6,09 5,48
c. Air bersih 0,08 0,08
5. Bangunan 0,99 1,03
6. Perdagangan, Hotel & Restoran 9,87 10,08
a. Perdagangan besar & eceran 6,31 6,52
b. Hotel 0,00 0,00
c. Restoran 3,55 3,56

58 Buku Saku PDRB


PDRB Kabupaten Tangerang IV

Tabel 4.3 (Lanjutan)


Distribusi PDRB Kabupaten Tangerang ADH Berlaku
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (persen)

Sektor 2012*) 2013**)

7. Pengangkutan & Komunikasi 11,09 11,08

id
a. Pengangkutan 9,87 9,89

.
- Angkutan rel 0,00 0,00

go
- Angkutan jalan 9,35 9,39

.
ps
- Angkutan laut - -
- ASDP - -
b
- Angkutan udara
n.
- -
- Penunjang angkutan 0,51 0,50
te

b. Komunikasi 1,23 1,19


n
ba

8. Keuangan, Persewaan & Jasa Prs. 0,34 0,34


a. Bank 0,10 0,11
://

b. Lembaga keuangan tanpa bank 0,00 0,00


tp

c. Jasa penunjang keuangan - -


ht

c. Sewa bangunan 0,21 0,21


d. Jasa Perusahaan 0,01 0,01
9. Jasa-jasa 3,76 3,91
a. Pemerintahan umum 2,41 2,50
b. Jasa swasta 1,36 1,41
- Sosial kemasyarakatan 0,36 0,38
- Hiburan, rekreasi 0,05 0,05
- Perorangan, rumah tangga 0,95 0,97

PDRB 100,00 100,00

BPS Provinsi Banten 59


IV PDRB Kabupaten Tangerang

Tabel 4.4
Pertumbuhan PDRB Kabupaten Tangerang ADH Konstan 2000
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (persen)

Sektor 2012*) 2013**)

1. Pertanian 6,70 7,25

id
a. Tanaman bahan makanan 7,01 7,45

.
b. Perkebunan 2,76 3,79

go
c. Peternakan & hasil-hasilnya 6,27 7,15

.
ps
d. Kehutanan - -
e. Perikanan 6,87 6,92
b
2. Pertambangan & Penggalian
n.
4,12 1,67
a. Minyak dan gas (migas) - -
te

b. Pertambangan tanpa migas - -


n
ba

c. Penggalian 4,12 1,67


3. Industri Pengolahan 4,46 5,46
://

a. Industri migas - -
tp

b. Industri tanpa migas 4,46 5,46


ht

4. Listrik, Gas & Air Bersih 3,13 (1,84)


a. Listrik 8,47 8,06
b. Gas (0,09) (8,36)
c. Air bersih 5,77 5,95
5. Bangunan 9,63 10,08
6. Perdagangan, Hotel & Restoran 11,03 10,27
a. Perdagangan besar & eceran 12,33 11,05
b. Hotel 8,88 9,01
c. Restoran 8,36 8,62

60 Buku Saku PDRB


PDRB Kabupaten Tangerang IV

Tabel 4.4 (Lanjutan)


Pertumbuhan PDRB Kabupaten Tangerang ADH Konstan 2000
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (persen)

Sektor 2012*) 2013**)

7. Pengangkutan & Komunikasi 9,73 10,06

id
a. Pengangkutan 8,92 9,29

.
- Angkutan rel 8,04 8,34

go
- Angkutan jalan 9,11 9,56

.
ps
- Angkutan laut - -
- ASDP - -
b
- Angkutan udara
n.
- -
- Penunjang angkutan 6,79 6,23
te

b. Komunikasi 12,10 12,24


n
ba

8. Keuangan, Persewaan & Jasa Prs. 8,09 8,67


a. Bank 9,33 9,25
://

b. Lembaga keuangan tanpa bank 9,79 9,60


tp

c. Jasa penunjang keuangan - -


ht

c. Sewa bangunan 7,46 8,37


d. Jasa Perusahaan 7,85 8,51
9. Jasa-jasa 7,59 8,78
a. Pemerintahan umum 6,76 8,21
b. Jasa swasta 9,04 9,75
- Sosial kemasyarakatan 8,51 10,12
- Hiburan, rekreasi 9,34 9,57
- Perorangan, rumah tangga 9,23 9,62

PDRB 5,80 6,11

BPS Provinsi Banten 61


ht
tp
://
ba
nte
n.
b

ps
. go
. id
ht
tp
://
ba
n

PDRB
te

SERANG
n.

KABUPATEN
b ps
. go
. id
5
V PDRB Kabupaten Serang

. id
. go
ps
b
n.


te
n
ba
://
tp
ht

64 Buku Saku PDRB


PDRB Kabupaten Serang V

Kabupaten Serang merupakan salah satu kabupaten yang


menjadi basis industri di wilayah Provinsi Banten. Beberapa
industri besar, terutama industri alas kaki, tekstil dan industri
makanan ternak berada di Kabupaten Serang. Disamping sektor
industri pengolahan, Kabupaten Serang masih memiliki potensi
ekonomi yang besar di sektor pertanian.

id
Berdasarkan pertumbuhan PDRB ADH Konstan 2000,

.
go
perekonomian Kabupaten Serang pada tahun 2013 tumbuh

.
sebesar 5,56 persen, atau tumbuh lebih cepat dibandingkan pada
ps
tahun 2012 sebesar 5,22 persen. PDRB Kabupaten Serang ADH
b
n.
Berlaku mencapai 18,11 triliun rupiah, meningkat dibandingkan
te

tahun 2012 sebesar 15,83 triliun rupiah, atau meningkat sebesar


n

14,43 persen.
ba
://

Sektor-sektor yang memberikan kontribusi terbesar pada


tp

PDRB ADH Berlaku Kabupaten Serang di tahun 2013 adalah


ht

sektor industri pengolahan sebesar 58,33 persen, sektor pertanian


sebesar 15,68 persen, sektor perdagangan, hotel dan restoran
sebesar 7,66 persen dan sektor listik, gas dan air bersih sebesar
5,54 persen. Sektor-sektor yang mengalami peningkatan
kontribusi terbesar dibandingkan dengan tahun 2012 adalah sektor
pertanian naik sebesar 0,34 persen, sektor listik, gas dan air
bersih meningkat sebesar 0,30 persen dan sektor perdagangan,
hotel dan restoran naik sebesar 0,04 persen. Sedangkan sektor
yang mengalami penurunan kontribusi terbesar dibandingkan
tahun 2012 lalu adalah sektor industri pengolahan turun sebesar
0,58 persen.

BPS Provinsi Banten 65


V PDRB Kabupaten Serang

Pada tahun 2013 semua sektor mengalami pertumbuhan.


Sektor-sektor yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah
sektor listrik, gas dan air bersih sebesar 11,34 persen, sektor
pengangkutan dan komunikasi sebesar 8,49 persen, dan sektor
keuangan, persewaan dan jasa perusahaan sebesar 8,11 persen.
Sektor dengan percepatan pertumbuhan paling tinggi adalah
sektor pertanian, dari sebesar 5,08 persen pada tahun 2012

id
menjadi 7,18 persen pada tahun 2013.

.
. go
Grafik 5.1
b ps
Distribusi PDRB ADH Berlaku
Kabupaten Serang Tahun 2013 (persen)
n.
n te
ba
://
tp
ht

66 Buku Saku PDRB


PDRB Kabupaten Serang V

Grafik 5.2.
Pertumbuhan Sektor-sektor Dominan
PDRB ADH Konstan 2000 Kabupaten Serang
Tahun 2012 – 2013 (persen)

. id
. go
ps
b
n.
n te
ba
://
tp
ht

BPS Provinsi Banten 67


V PDRB Kabupaten Serang

Tabel 5.1
PDRB Kabupaten Serang ADH Berlaku
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (miliar rupiah)

Sektor 2012*) 2013**)

1. Pertanian 2 428,86 2 840,08

id
a. Tanaman bahan makanan 1 464,10 1 742,20

.
b. Perkebunan 153,25 169,34

go
c. Peternakan & hasil-hasilnya 608,74 688,01

.
ps
d. Kehutanan 1,48 1,60
e. Perikanan 201,29 238,94
b
n.
2. Pertambangan & Penggalian 13,90 15,26
te

a. Minyak dan gas (migas) - -


n

b. Pertambangan tanpa migas - -


ba

c. Penggalian 13,90 15,26


://

3. Industri Pengolahan 9 324,33 10 564,64


tp

a. Industri migas - -
b. Industri tanpa migas 9 324,33 10 564,64
ht

4. Listrik, Gas & Air Bersih 829,89 1 003,60


a. Listrik 827,33 1 000,73
b. Gas - -
c. Air bersih 2,55 2,87
5. Bangunan 488,55 548,43
6. Perdagangan, Hotel & Restoran 1 206,40 1 386,80
a. Perdagangan besar & eceran 831,02 956,51
b. Hotel 45,07 51,83
c. Restoran 330,30 378,46

68 Buku Saku PDRB


PDRB Kabupaten Serang V

Tabel 5.1 (Lanjutan)


PDRB Kabupaten Serang ADH Berlaku
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (miliar rupiah)

Sektor 2012*) 2013**)

7. Pengangkutan & Komunikasi 587,65 662,90

id
a. Pengangkutan 387,91 442,89

.
- Angkutan rel 2,89 3,45

go
- Angkutan jalan 382,71 436,87

.
ps
- Angkutan laut - -
- ASDP 0,15 0,16
b
- Angkutan udara
n.
- -
- Penunjang angkutan 2,17 2,42
te

b. Komunikasi 199,74 220,01


n
ba

8. Keuangan, Persewaan & Jasa Prs. 411,79 472,12


a. Bank 13,81 16,02
://

b. Lembaga keuangan tanpa bank 3,90 4,52


tp

c. Jasa penunjang keuangan - -


ht

c. Sewa bangunan 362,56 416,94


d. Jasa Perusahaan 31,52 34,64
9. Jasa-jasa 536,38 617,42
a. Pemerintahan umum 115,75 128,70
b. Jasa swasta 420,63 488,72
- Sosial kemasyarakatan 42,70 47,83
- Hiburan, rekreasi 4,58 5,31
- Perorangan, rumah tangga 373,35 435,58

PDRB 15 827,75 18 111,26

BPS Provinsi Banten 69


V PDRB Kabupaten Serang

Tabel 5.2
PDRB Kabupaten Serang ADH Konstan 2000
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (miliar rupiah)

Sektor 2012*) 2013**)

1. Pertanian 1 246,76 1 336,32

id
a. Tanaman bahan makanan 735,57 790,29

.
b. Perkebunan 87,39 92,70

go
c. Peternakan & hasil-hasilnya 288,50 304,82

.
ps
d. Kehutanan 0,84 0,88
e. Perikanan 134,46 147,64
b
2. Pertambangan & Penggalian
n.
7,06 7,16
a. Minyak dan gas (migas) - -
te

b. Pertambangan tanpa migas - -


n
ba

c. Penggalian 7,06 7,16


3. Industri Pengolahan 4 778,48 4 975,23
://

a. Industri migas - -
tp

b. Industri tanpa migas 4 778,48 4 975,23


ht

4. Listrik, Gas & Air Bersih 362,23 403,32


a. Listrik 360,88 401,88
b. Gas - -
c. Air bersih 1,35 1,44
5. Bangunan 218,13 232,93
6. Perdagangan, Hotel & Restoran 632,40 675,06
a. Perdagangan besar & eceran 439,62 468,73
b. Hotel 27,56 29,14
c. Restoran 165,22 177,20

70 Buku Saku PDRB


PDRB Kabupaten Serang V

Tabel 5.2 (Lanjutan)


PDRB Kabupaten Serang ADH Konstan 2000
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (miliar rupiah)

Sektor 2012*) 2013**)

7. Pengangkutan & Komunikasi 292,01 316,80

id
a. Pengangkutan 166,81 177,74

.
- Angkutan rel 1,50 1,61

go
- Angkutan jalan 164,36 175,13

.
ps
- Angkutan laut - -
- ASDP 0,07 0,07
b
- Angkutan udara
n.
- -
- Penunjang angkutan 0,87 0,93
te

b. Komunikasi 125,20 139,07


n
ba

8. Keuangan, Persewaan & Jasa Prs. 176,27 190,56


a. Bank 6,47 7,00
://

b. Lembaga keuangan tanpa bank 1,74 1,88


tp

c. Jasa penunjang keuangan - -


ht

c. Sewa bangunan 151,87 165,11


d. Jasa Perusahaan 16,18 16,57
9. Jasa-jasa 240,55 258,82
a. Pemerintahan umum 38,82 41,54
b. Jasa swasta 201,73 217,28
- Sosial kemasyarakatan 18,87 19,51
- Hiburan, rekreasi 2,67 2,89
- Perorangan, rumah tangga 180,20 194,88

PDRB 7 953,89 8 396,21

BPS Provinsi Banten 71


V PDRB Kabupaten Serang

Tabel 5.3
Distribusi PDRB Kabupaten Serang ADH Berlaku
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (persen)

Sektor 2012*) 2013**)

1. Pertanian 15,35 15,68

id
a. Tanaman bahan makanan 9,25 9,62

.
b. Perkebunan 0,97 0,93

go
c. Peternakan & hasil-hasilnya 3,85 3,80

.
ps
d. Kehutanan 0,01 0,01
e. Perikanan 1,27 1,32
b
2. Pertambangan & Penggalian
n.
0,09 0,08
a. Minyak dan gas (migas) - -
te

b. Pertambangan tanpa migas - -


n
ba

c. Penggalian 0,09 0,08


3. Industri Pengolahan 58,91 58,33
://

a. Industri migas - -
tp

b. Industri tanpa migas 58,91 58,33


ht

4. Listrik, Gas & Air Bersih 5,24 5,54


a. Listrik 5,23 5,53
b. Gas - -
c. Air bersih 0,02 0,02
5. Bangunan 3,09 3,03
6. Perdagangan, Hotel & Restoran 7,62 7,66
a. Perdagangan besar & eceran 5,25 5,28
b. Hotel 0,28 0,29
c. Restoran 2,09 2,09

72 Buku Saku PDRB


PDRB Kabupaten Serang V

Tabel 5.3 (Lanjutan)


Distribusi PDRB Kabupaten Serang ADH Berlaku
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (persen)

Sektor 2012*) 2013**)

7. Pengangkutan & Komunikasi 3,71 3,66

id
a. Pengangkutan 2,45 2,45

.
- Angkutan rel 0,02 0,02

go
- Angkutan jalan 2,42 2,41

.
ps
- Angkutan laut - -
- ASDP 0,00 0,00
b
- Angkutan udara
n.
- -
- Penunjang angkutan 0,01 0,01
te

b. Komunikasi 1,26 1,21


n
ba

8. Keuangan, Persewaan & Jasa Prs. 2,60 2,61


a. Bank 0,09 0,09
://

b. Lembaga keuangan tanpa bank 0,02 0,02


tp

c. Jasa penunjang keuangan - -


ht

c. Sewa bangunan 2,29 2,30


d. Jasa Perusahaan 0,20 0,19
9. Jasa-jasa 3,39 3,41
a. Pemerintahan umum 0,73 0,71
b. Jasa swasta 2,66 2,70
- Sosial kemasyarakatan 0,27 0,26
- Hiburan, rekreasi 0,03 0,03
- Perorangan, rumah tangga 2,36 2,41

PDRB 100,00 100,00

BPS Provinsi Banten 73


V PDRB Kabupaten Serang

Tabel 5.4
Pertumbuhan PDRB Kabupaten Serang ADH Konstan 2000
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (persen)

Sektor 2012*) 2013**)

1. Pertanian 5,08 7,18

id
a. Tanaman bahan makanan 4,35 7,44

.
b. Perkebunan 3,65 6,08

go
c. Peternakan & hasil-hasilnya 6,44 5,66

.
ps
d. Kehutanan 8,04 4,49
e. Perikanan 7,20 9,80
b
2. Pertambangan & Penggalian
n.
5,87 1,47
a. Minyak dan Gas (migas) - -
te

b. Pertambangan tanpa migas - -


n
ba

c. Penggalian 5,87 1,47


3. Industri Pengolahan 4,04 4,12
://

a. Industri migas - -
tp

b. Industri tanpa migas 4,04 4,12


ht

4. Listrik, Gas & Air Bersih 9,93 11,34


a. Listrik 9,93 11,36
b. Gas - -
c. Air bersih 8,83 6,95
5. Bangunan 9,51 6,78
6. Perdagangan, Hotel & Restoran 6,45 6,75
a. Perdagangan besar & eceran 6,58 6,62
b. Hotel 7,95 5,75
c. Restoran 5,87 7,25

74 Buku Saku PDRB


PDRB Kabupaten Serang V

Tabel 5.4 (Lanjutan)


Pertumbuhan PDRB Kabupaten Serang ADH Konstan 2000
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (persen)

Sektor 2012*) 2013**)

7. Pengangkutan & Komunikasi 10,74 8,49

id
a. Pengangkutan 9,71 6,55

.
- Angkutan rel 6,83 7,03

go
- Angkutan jalan 9,76 6,55

.
ps
- Angkutan laut - -
- ASDP 1,34 3,12
b
- Angkutan udara
n.
- -
- Penunjang angkutan 6,93 6,52
te

b. Komunikasi 12,14 11,07


n
ba

8. Keuangan, Persewaan & Jasa Prs. 7,53 8,11


a. Bank 9,00 8,25
://

b. Lembaga keuangan tanpa bank 8,39 7,84


tp

c. Jasa penunjang keuangan - -


ht

c. Sewa bangunan 7,52 8,72


d. Jasa Perusahaan 6,92 2,37
9. Jasa-jasa 7,93 7,59
a. Pemerintahan umum 8,36 7,00
b. Jasa swasta 7,84 7,71
- Sosial kemasyarakatan 5,35 3,38
- Hiburan, rekreasi 10,69 8,37
- Perorangan, rumah tangga 8,07 8,15

PDRB 5,22 5,56

BPS Provinsi Banten 75


ht
tp
://
ba
nte
n.
b

ps
. go
. id
ht
tp
://
ba
n

PDRB
te
n.
b ps

KOTA TANGERANG
. go
. id
6
VI PDRB Kota Tangerang

id
.
. go
ps
b
n.


te
n
ba
://
tp
ht

78 Buku Saku PDRB


PDRB Kota Tangerang VI

Kota Tangerang merupakan salah satu kota di Provinsi


Banten yang mengandalkan sektor industri pengolahan. Beberapa
industri besar, terutama industri tekstil berada di Kota Tangerang.
Disamping sektor industri pengolahan, sektor perdagangan, hotel
dan restoran, dan sektor pengangkutan dan komunikasi juga
memiliki peranan yang besar bagi perekonomian Kota Tangerang.
Keberadaan Bandara Soekarno-Hatta di wilayah Kota Tangerang

id
memberikan kontribusi yang penting bagi perekonomian Kota

.
go
Tangerang, khususnya di sektor pengangkutan dan komunikasi.

.
ps
Berdasarkan pertumbuhan PDRB ADH Konstan 2000,
b
n.
perekonomian Kota Tangerang pada tahun 2013 tumbuh sebesar
te

5,91 persen, atau tumbuh lebih lambat dibandingkan pada tahun


n

2012 sebesar 6,42 persen. PDRB Kota Tangerang ADH Berlaku


ba

mencapai 80,12 triliun rupiah, meningkat dibandingkan tahun 2012


://

sebesar 71,00 triliun rupiah, atau naik sebesar 12,83 persen.


tp
ht

Sektor-sektor yang memberikan kontribusi terbesar pada


PDRB ADH Berlaku Kota Tangerang di tahun 2013 adalah sektor
industri pengolahan sebesar 45,03 persen, sektor perdagangan,
hotel dan restoran sebesar 32,00 persen dan sektor pengangkutan
dan komunikasi sebesar 13,16 persen. Sektor-sektor yang
mengalami peningkatan kontribusi terbesar dibandingkan dengan
tahun 2012 adalah sektor perdagangan, hotel dan restoran naik
sebesar 0,40 persen, sektor pengangkutan dan komunikasi
sebesar 0,06 persen, serta sektor keuangan, persewaan dan jasa
perusahaan dan sektor jasa-jasa sebesar 0,05 persen. Sedangkan
sektor yang mengalami penurunan kontribusi terbesar

BPS Provinsi Banten 79


VI PDRB Kota Tangerang

dibandingkan tahun 2012 lalu adalah sektor industri pengolahan


turun sebesar 0,60 persen.
Pada tahun 2013 semua sektor mengalami pertumbuhan.
Sektor-sektor yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah
sektor bangunan sebesar 9,43 persen, sektor keuangan,
persewaan dan jasa perusahaan sebesar 8,51 persen, dan sektor
jasa-jasa sebesar 8,30 persen. Sektor dengan percepatan

id
pertumbuhan paling tinggi adalah sektor pertanian, dari 5,50

.
go
persen pada tahun 2012 menjadi 7,07 persen pada tahun 2013.

.
b ps
Grafik 6.1
Distribusi PDRB ADH Berlaku
n.
Kota Tangerang Tahun 2013 (persen)
n te
ba
://
tp
ht

80 Buku Saku PDRB


PDRB Kota Tangerang VI

Grafik 6.2.
Pertumbuhan Sektor-sektor Dominan
PDRB ADH Konstan 2000 Kota Tangerang
Tahun 2012 – 2013 (persen)

. id
. go
bps
n.
nte
ba
://
tp
ht

BPS Provinsi Banten 81


VI PDRB Kota Tangerang

Tabel 6.1
PDRB Kota Tangerang ADH Berlaku
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (miliar rupiah)

Sektor 2012*) 2013**)

1. Pertanian 114,85 131,16

id
a. Tanaman bahan makanan 74,02 84,57

.
b. Perkebunan 0,08 0,08

go
c. Peternakan & hasil-hasilnya 40,60 46,33

.
ps
d. Kehutanan - -
e. Perikanan 0,15 0,17
b
2. Pertambangan & Penggalian
n.
- -
a. Minyak dan gas (migas) - -
te

b. Pertambangan tanpa migas - -


n
ba

c. Penggalian - -
3. Industri Pengolahan 32 399,06 36 076,79
://

a. Industri migas - -
tp

b. Industri tanpa migas 32 399,06 36 076,79


ht

4. Listrik, Gas & Air Bersih 502,66 574,77


a. Listrik 456,43 523,13
b. Gas - -
c. Air bersih 46,22 51,65
5. Bangunan 1 741,23 1 984,66
6. Perdagangan, Hotel & Restoran 22 438,65 25 638,63
a. Perdagangan besar & eceran 21 434,76 24 528,00
b. Hotel 68,68 77,73
c. Restoran 935,21 1 032,90

82 Buku Saku PDRB


PDRB Kota Tangerang VI

Tabel 6.1 (Lanjutan)


PDRB Kota Tangerang ADH Berlaku
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (miliar rupiah)

Sektor 2012*) 2013**)

7. Pengangkutan & Komunikasi 9 303,09 10 542,34

id
a. Pengangkutan 8 478,99 9 618,54

.
- Angkutan rel 10,95 12,85

go
- Angkutan jalan 2 472,10 2 735,32

.
ps
- Angkutan laut - -
- ASDP - -
b
- Angkutan udara
n.
4 462,80 5 226,10
- Penunjang angkutan 1 533,14 1 644,28
te

b. Komunikasi 824,10 923,79


n
ba

8. Keuangan, Persewaan & Jasa Prs. 2 580,29 2 952,91


a. Bank 1 340,10 1 537,83
://

b. Lembaga keuangan tanpa bank 68,67 79,12


tp

c. Jasa penunjang keuangan - -


ht

c. Sewa bangunan 871,25 992,51


d. Jasa Perusahaan 300,26 343,45
9. Jasa-jasa 1 924,01 2 214,74
a. Pemerintahan umum 518,09 578,87
b. Jasa swasta 1 405,93 1 635,87
- Sosial kemasyarakatan 818,26 948,22
- Hiburan, rekreasi 11,95 13,91
- Perorangan, rumah tangga 575,71 673,74

PDRB 71 003,84 80 116,00

BPS Provinsi Banten 83


VI PDRB Kota Tangerang

Tabel 6.2
PDRB Kota Tangerang ADH Konstan 2000
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (miliar rupiah)

Sektor 2012*) 2013**)

1. Pertanian 57,24 61,29

id
a. Tanaman bahan makanan 34,95 37,46

.
b. Perkebunan 0,05 0,05

go
c. Peternakan & hasil-hasilnya 22,14 23,66

.
ps
d. Kehutanan - -
e. Perikanan 0,10 0,11
b
2. Pertambangan & Penggalian
n.
- -
a. Minyak dan gas (migas) - -
te

b. Pertambangan tanpa migas - -


n
ba

c. Penggalian - -
3. Industri Pengolahan 15 242,67 15 840,04
://

a. Industri migas - -
tp

b. Industri tanpa migas 15 242,67 15 840,04


ht

4. Listrik, Gas & Air Bersih 311,31 329,09


a. Listrik 286,29 302,71
b. Gas - -
c. Air bersih 25,03 26,38
5. Bangunan 688,08 752,96
6. Perdagangan, Hotel & Restoran 10 386,75 11 201,00
a. Perdagangan besar & eceran 9 876,31 10 663,84
b. Hotel 43,81 45,94
c. Restoran 466,64 491,21

84 Buku Saku PDRB


PDRB Kota Tangerang VI

Tabel 6.2 (Lanjutan)


PDRB Kota Tangerang ADH Konstan 2000
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (miliar rupiah)

Sektor 2012*) 2013**)

7. Pengangkutan & Komunikasi 4 748,74 5 059,26

id
a. Pengangkutan 4 237,20 4 483,46

.
- Angkutan rel 6,34 6,87

go
- Angkutan jalan 990,12 1 048,75

.
ps
- Angkutan laut - -
- ASDP - -
b
- Angkutan udara
n.
2 433,87 2 579,47
- Penunjang angkutan 806,87 848,37
te

b. Komunikasi 511,53 575,80


n
ba

8. Keuangan, Persewaan & Jasa Prs. 1 246,35 1 352,45


a. Bank 615,35 668,55
://

b. Lembaga keuangan tanpa bank 28,97 31,44


tp

c. Jasa penunjang keuangan - -


ht

c. Sewa bangunan 444,57 482,67


d. Jasa Perusahaan 157,47 169,79
9. Jasa-jasa 752,76 815,26
a. Pemerintahan umum 152,42 163,69
b. Jasa swasta 600,34 651,58
- Sosial kemasyarakatan 327,56 356,17
- Hiburan, rekreasi 7,46 8,10
- Perorangan, rumah tangga 265,33 287,30

PDRB 33 433,90 35 411,36

BPS Provinsi Banten 85


VI PDRB Kota Tangerang

Tabel 6.3
Distribusi PDRB Kota Tangerang ADH Berlaku
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (persen)

Sektor 2012*) 2013**)

1. Pertanian 0,16 0,16

id
a. Tanaman bahan makanan 0,10 0,11

.
b. Perkebunan 0,00 0,00

go
c. Peternakan & hasil-hasilnya 0,06 0,06

.
ps
d. Kehutanan - -
e. Perikanan 0,00 0,00
b
2. Pertambangan & Penggalian
n.
- -
a. Minyak dan gas (migas) - -
te

b. Pertambangan tanpa migas - -


n
ba

c. Penggalian - -
3. Industri Pengolahan 45,63 45,03
://

a. Industri migas - -
tp

b. Industri tanpa migas 45,63 45,03


ht

4. Listrik, Gas & Air Bersih 0,71 0,72


a. Listrik 0,64 0,65
b. Gas - -
c. Air bersih 0,07 0,06
5. Bangunan 2,45 2,48
6. Perdagangan, Hotel & Restoran 31,60 32,00
a. Perdagangan besar & eceran 30,19 30,62
b. Hotel 0,10 0,10
c. Restoran 1,32 1,29

86 Buku Saku PDRB


PDRB Kota Tangerang VI

Tabel 6.3 (Lanjutan)


Distribusi PDRB Kota Tangerang ADH Berlaku
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (persen)

Sektor 2012*) 2013**)

7. Pengangkutan & Komunikasi 13,10 13,16

id
a. Pengangkutan 11,94 12,01

.
- Angkutan rel 0,02 0,02

go
- Angkutan jalan 3,48 3,41

.
ps
- Angkutan laut - -
- ASDP - -
b
- Angkutan udara
n.
6,29 6,52
- Penunjang angkutan 2,16 2,05
te

b. Komunikasi 1,16 1,15


n
ba

8. Keuangan, Persewaan & Jasa Prs. 3,63 3,69


a. Bank 1,89 1,92
://

b. Lembaga keuangan tanpa bank 0,10 0,10


tp

c. Jasa penunjang keuangan - -


ht

c. Sewa bangunan 1,23 1,24


d. Jasa Perusahaan 0,42 0,43
9. Jasa-jasa 2,71 2,76
a. Pemerintahan umum 0,73 0,72
b. Jasa swasta 1,98 2,04
- Sosial kemasyarakatan 1,15 1,18
- Hiburan, rekreasi 0,02 0,02
- Perorangan, rumah tangga 0,81 0,84

PDRB 100,00 100,00

BPS Provinsi Banten 87


VI PDRB Kota Tangerang

Tabel 6.4
Pertumbuhan PDRB Kota Tangerang ADH Konstan 2000
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (persen)

Sektor 2012*) 2013**)

1. Pertanian 5,50 7,07

id
a. Tanaman bahan makanan 6,39 7,20

.
b. Perkebunan 1,95 2,67

go
c. Peternakan & hasil-hasilnya 4,12 6,88

.
ps
d. Kehutanan - -
e. Perikanan 6,13 6,42
b
2. Pertambangan & Penggalian
n.
- -
a. Minyak dan gas (migas) - -
te

b. Pertambangan tanpa migas - -


n
ba

c. Penggalian - -
3. Industri Pengolahan 2,83 3,92
://

a. Industri migas - -
tp

b. Industri tanpa migas 2,83 3,92


ht

4. Listrik, Gas & Air Bersih 5,73 5,71


a. Listrik 5,75 5,74
b. Gas - -
c. Air bersih 5,50 5,41
5. Bangunan 8,81 9,43
6. Perdagangan, Hotel & Restoran 9,74 7,84
a. Perdagangan besar & eceran 10,03 7,97
b. Hotel 7,23 4,88
c. Restoran 4,14 5,27

88 Buku Saku PDRB


PDRB Kota Tangerang VI

Tabel 6.4 (Lanjutan)


Pertumbuhan PDRB Kota Tangerang ADH Konstan 2000
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (persen)

Sektor 2012*) 2013**)

7. Pengangkutan & Komunikasi 10,36 6,54

id
a. Pengangkutan 10,18 5,81

.
- Angkutan rel 5,86 8,34

go
- Angkutan jalan 7,06 5,92

.
ps
- Angkutan laut - -
- ASDP - -
b
- Angkutan udara
n.
13,19 5,98
- Penunjang angkutan 5,52 5,14
te

b. Komunikasi 11,88 12,56


n
ba

8. Keuangan, Persewaan & Jasa Prs. 8,00 8,51


a. Bank 9,04 8,65
://

b. Lembaga keuangan tanpa bank 9,14 8,54


tp

c. Jasa penunjang keuangan - -


ht

c. Sewa bangunan 6,93 8,57


d. Jasa Perusahaan 6,82 7,82
9. Jasa-jasa 8,82 8,30
a. Pemerintahan umum 6,64 7,39
b. Jasa swasta 9,38 8,53
- Sosial kemasyarakatan 10,37 8,73
- Hiburan, rekreasi 7,63 8,68
- Perorangan, rumah tangga 8,23 8,28

PDRB 6,42 5,91

BPS Provinsi Banten 89


ht
tp
://
ba
nte
n.
b

ps
. go
. id
ht
tp
://
ba
n

PDRB
te
n.
b

KOTA CILEGON
ps
. go
. id
7
VI I PDRB Kota Cilegon

id
.
. go
ps
b
n.


te
n
ba
://
tp
ht

92 Buku Saku PDRB


PDRB Kota Cilegon VI I

Kota Cilegon merupakan salah satu kota yang menjadi


basis sektor industri pengolahan di wilayah Provinsi Banten.
Beberapa industri besar, terutama industri logam besi dan baja
dan industri kimia tekstil menjadi pendorong utama perekonomian
Kota Cilegon. Sektor industri pengolahan ini memberikan
kontribusi sekitar 70 persen bagi perekonomian Kota Cilegon.
Disamping sektor industri pengolahan, sektor perdagangan, hotel

id
dan restoran, dan sektor pengangkutan dan komunikasi juga

.
go
memiliki peranan yang besar bagi perekonomian Kota Cilegon.

.
ps
Berdasarkan pertumbuhan PDRB ADH Konstan 2000,
b
n.
perekonomian Kota Cilegon pada tahun 2013 tumbuh sebesar
te

5,93 persen, atau tumbuh lebih lambat dibandingkan pada tahun


n

2012 sebesar 7,70 persen. PDRB Kota Cilegon ADH Berlaku


ba

mencapai 44,16 triliun rupiah, meningkat dibandingkan pada tahun


://

2012 sebesar 38,73 triliun rupiah, atau naik sebesar 14,04 persen.
tp
ht

Sektor-sektor yang memberikan kontribusi terbesar pada


PDRB ADH Berlaku Kota Cilegon di tahun 2013 adalah sektor
industri pengolahan sebesar 70,26 persen, sektor perdagangan,
hotel dan restoran sebesar 13,74 persen dan sektor listrik, gas
dan air bersih sebesar 4,45 persen. Sektor-sektor yang mengalami
peningkatan kontribusi terbesar dibandingkan pada tahun 2012
adalah sektor industri pengolahan naik sebesar 0,26 persen,
sektor jasa-jasa naik sebesar 0,10 persen, sektor listrik, gas dan
air naik sebesar 0,06 persen, serta sektor keuangan, persewaan
dan jasa perusahaan naik sebesar 0,02 persen. Sedangkan sektor
yang mengalami penurunan kontribusi terbesar dibandingkan

BPS Provinsi Banten 93


VI I PDRB Kota Cilegon

tahun 2012 lalu adalah sektor pengangkutan dan komunikasi


menurun sebesar 0,43 persen.
Pada tahun 2013 semua sektor mengalami pertumbuhan.
Sektor-sektor yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah
sektor bangunan sebesar 14,15 persen, sektor keuangan,
persewaan dan jasa perusahaan sebesar 9,44 persen, dan sektor
jasa-jasa sebesar 8,65 persen. Sektor dengan percepatan

id
pertumbuhan paling tinggi adalah sektor bangunan, dari 7,06

.
go
persen pada tahun 2012 menjadi 14,15 persen pada tahun 2013.

.
b ps
Grafik 7.1
Distribusi PDRB ADH Berlaku
n.
Kota Cilegon Tahun 2013 (persen)
n te
ba
://
tp
ht

94 Buku Saku PDRB


PDRB Kota Cilegon VI I

Grafik 7.2.
Pertumbuhan Sektor-sektor Dominan
PDRB ADH Konstan 2000 Kota Cilegon
Tahun 2012 – 2013 (persen)

. id
. go
b ps
n.
te
n
ba
://
tp
ht

BPS Provinsi Banten 95


VI I PDRB Kota Cilegon

Tabel 7.1
PDRB Kota Cilegon ADH Berlaku
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (miliar rupiah)

Sektor 2012*) 2013**)

1. Pertanian 591,85 661,77

id
a. Tanaman bahan makanan 523,04 585,15

.
b. Perkebunan 7,42 7,88

go
c. Peternakan & hasil-hasilnya 49,92 55,84

.
ps
d. Kehutanan - -
e. Perikanan 11,46 12,90
b
2. Pertambangan & Penggalian
n.
17,90 20,18
a. Minyak dan gas (migas) - -
te

b. Pertambangan tanpa migas - -


n
ba

c. Penggalian 17,90 20,18


3. Industri Pengolahan 27 109,28 31 028,96
://

a. Industri migas - -
tp

b. Industri tanpa migas 27 109,28 31 028,96


ht

4. Listrik, Gas & Air Bersih 1 950,83 2 250,36


a. Listrik 1 922,55 2 217,74
b. Gas - -
c. Air bersih 28,28 32,62
5. Bangunan 181,46 231,18
6. Perdagangan, Hotel & Restoran 5 333,46 6 068,33
a. Perdagangan besar & eceran 4 428,54 5 084,84
b. Hotel 19,83 21,73
c. Restoran 885,09 961,76

96 Buku Saku PDRB


PDRB Kota Cilegon VI I

Tabel 7.1 (Lanjutan)


PDRB Kota Cilegon ADH Berlaku
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (miliar rupiah)

Sektor 2012*) 2013**)

7. Pengangkutan & Komunikasi 1 892,27 1 967,30

id
a. Pengangkutan 1 787,39 1 852,39

.
- Angkutan rel 25,63 24,68

go
- Angkutan jalan 490,70 512,47

.
ps
- Angkutan laut 824,73 865,96
- ASDP 241,47 227,28
b
- Angkutan udara
n.
- -
- Penunjang angkutan 204,87 222,00
te

b. Komunikasi 104,87 114,91


n
ba

8. Keuangan, Persewaan & Jasa Prs. 1 124,96 1 292,25


a. Bank 462,22 536,06
://

b. Lembaga keuangan tanpa bank 77,40 89,27


tp

c. Jasa penunjang keuangan - -


ht

c. Sewa bangunan 475,31 543,07


d. Jasa Perusahaan 110,03 123,85
9. Jasa-jasa 526,00 644,34
a. Pemerintahan umum 266,79 330,51
b. Jasa swasta 259,21 313,83
- Sosial kemasyarakatan 54,43 65,80
- Hiburan, rekreasi 9,07 10,70
- Perorangan, rumah tangga 195,71 237,34

PDRB 38 728,01 44 164,66

BPS Provinsi Banten 97


VI I PDRB Kota Cilegon

Tabel 7.2
PDRB Kota Cilegon ADH Konstan 2000
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (miliar rupiah)

Sektor 2012*) 2013**)

1. Pertanian 296,12 304,11

id
a. Tanaman bahan makanan 257,70 265,11

.
b. Perkebunan 5,32 5,34

go
c. Peternakan & hasil-hasilnya 24,93 25,07

.
ps
d. Kehutanan - -
e. Perikanan 8,17 8,59
b
2. Pertambangan & Penggalian
n.
12,94 13,87
a. Minyak dan gas (migas) - -
te

b. Pertambangan tanpa migas - -


n
ba

c. Penggalian 12,94 13,87


3. Industri Pengolahan 14 107,54 14 904,77
://

a. Industri migas - -
tp

b. Industri tanpa migas 14 107,54 14 904,77


ht

4. Listrik, Gas & Air Bersih 1 010,76 1 075,56


a. Listrik 994,68 1 058,69
b. Gas - -
c. Air bersih 16,08 16,87
5. Bangunan 65,16 74,38
6. Perdagangan, Hotel & Restoran 2 357,49 2 544,46
a. Perdagangan besar & eceran 1 978,20 2 145,92
b. Hotel 11,16 11,64
c. Restoran 368,12 386,89

98 Buku Saku PDRB


PDRB Kota Cilegon VI I

Tabel 7.2 (Lanjutan)


PDRB Kota Cilegon ADH Konstan 2000
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (miliar rupiah)

Sektor 2012*) 2013**)

7. Pengangkutan & Komunikasi 951,73 977,58

id
a. Pengangkutan 904,10 927,88

.
- Angkutan rel 11,29 10,88

go
- Angkutan jalan 204,89 209,52

.
ps
- Angkutan laut 468,25 487,32
- ASDP 118,63 116,68
b
- Angkutan udara
n.
- -
- Penunjang angkutan 101,03 103,49
te

b. Komunikasi 47,63 49,69


n
ba

8. Keuangan, Persewaan & Jasa Prs. 442,93 484,73


a. Bank 227,37 249,48
://

b. Lembaga keuangan tanpa bank 51,01 55,51


tp

c. Jasa penunjang keuangan - -


ht

c. Sewa bangunan 111,92 123,07


d. Jasa Perusahaan 52,63 56,66
9. Jasa-jasa 225,76 245,29
a. Pemerintahan umum 101,51 110,25
b. Jasa swasta 124,26 135,04
- Sosial kemasyarakatan 26,50 28,24
- Hiburan, rekreasi 4,10 4,40
- Perorangan, rumah tangga 93,66 102,39

PDRB 19 470,42 20 624,74

BPS Provinsi Banten 99


VI I PDRB Kota Cilegon

Tabel 7.3
Distribusi PDRB Kota Cilegon ADH Berlaku
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (persen)

Sektor 2012*) 2013**)

1. Pertanian 1,53 1,50

id
a. Tanaman bahan makanan 1,35 1,32

.
b. Perkebunan 0,02 0,02

go
c. Peternakan & hasil-hasilnya 0,13 0,13

.
ps
d. Kehutanan - -
e. Perikanan 0,03 0,03
b
2. Pertambangan & Penggalian
n.
0,05 0,05
a. Minyak dan gas (migas) - -
te

b. Pertambangan tanpa migas - -


n
ba

c. Penggalian 0,05 0,05


3. Industri Pengolahan 70,00 70,26
://

a. Industri migas - -
tp

b. Industri tanpa migas 70,00 70,26


ht

4. Listrik, Gas & Air Bersih 5,04 5,10


a. Listrik 4,96 5,02
b. Gas - -
c. Air bersih 0,07 0,07
5. Bangunan 0,47 0,52
6. Perdagangan, Hotel & Restoran 13,77 13,74
a. Perdagangan besar & eceran 11,43 11,51
b. Hotel 0,05 0,05
c. Restoran 2,29 2,18

100 Buku Saku PDRB


PDRB Kota Cilegon VI I

Tabel 7.3 (Lanjutan)


Distribusi PDRB Kota Cilegon ADH Berlaku
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (persen)

Sektor 2012*) 2013**)

7. Pengangkutan & Komunikasi 4,89 4,45

id
a. Pengangkutan 4,62 4,19

.
- Angkutan rel 0,07 0,06

go
- Angkutan jalan 1,27 1,16

.
ps
- Angkutan laut 2,13 1,96
- ASDP 0,62 0,51
b
- Angkutan udara
n.
- -
- Penunjang angkutan 0,53 0,50
te

b. Komunikasi 0,27 0,26


n
ba

8. Keuangan, Persewaan & Jasa Prs. 2,90 2,93


a. Bank 1,19 1,21
://

b. Lembaga keuangan tanpa bank 0,20 0,20


tp

c. Jasa penunjang keuangan - -


ht

c. Sewa bangunan 1,23 1,23


d. Jasa Perusahaan 0,28 0,28
9. Jasa-jasa 1,36 1,46
a. Pemerintahan umum 0,69 0,75
b. Jasa swasta 0,67 0,71
- Sosial kemasyarakatan 0,14 0,15
- Hiburan, rekreasi 0,02 0,02
- Perorangan, rumah tangga 0,51 0,54

PDRB 100,00 100,00

BPS Provinsi Banten 101


VI I PDRB Kota Cilegon

Tabel 7.4
Pertumbuhan PDRB Kota Cilegon ADH Konstan 2000
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (persen)

Sektor 2012*) 2013**)

1. Pertanian 0,87 2,70

id
a. Tanaman bahan makanan 0,45 2,88

.
b. Perkebunan 1,02 0,35

go
c. Peternakan & hasil-hasilnya 3,65 0,57

.
ps
d. Kehutanan - -
e. Perikanan 6,14 5,10
b
2. Pertambangan & Penggalian
n.
6,89 7,24
a. Minyak dan gas (migas) - -
te

b. Pertambangan tanpa migas - -


n
ba

c. Penggalian 6,89 7,24


3. Industri Pengolahan 7,95 5,65
://

a. Industri migas - -
tp

b. Industri tanpa migas 7,95 5,65


ht

4. Listrik, Gas & Air Bersih 3,06 6,41


a. Listrik 3,03 6,43
b. Gas - -
c. Air bersih 4,55 4,96
5. Bangunan 7,06 14,15
6. Perdagangan, Hotel & Restoran 10,17 7,93
a. Perdagangan besar & eceran 11,05 8,48
b. Hotel 4,39 4,33
c. Restoran 5,81 5,10

102 Buku Saku PDRB


PDRB Kota Cilegon VI I

Tabel 7.4 (Lanjutan)


Pertumbuhan PDRB Kota Cilegon ADH Konstan 2000
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (persen)

Sektor 2012*) 2013**)

7. Pengangkutan & Komunikasi 4,78 2,72

id
a. Pengangkutan 4,49 2,63

.
- Angkutan rel 8,56 (3,59)

go
- Angkutan jalan 6,33 2,26

.
ps
- Angkutan laut 3,19 4,07
- ASDP 4,13 (1,65)
b
- Angkutan udara
n.
- -
- Penunjang angkutan 7,01 2,43
te

b. Komunikasi 10,45 4,33


n
ba

8. Keuangan, Persewaan & Jasa Prs. 8,36 9,44


a. Bank 8,65 9,73
://

b. Lembaga keuangan tanpa bank 8,20 8,83


tp

c. Jasa penunjang keuangan - -


ht

c. Sewa bangunan 8,21 9,96


d. Jasa Perusahaan 7,55 7,66
9. Jasa-jasa 9,54 8,65
a. Pemerintahan umum 7,88 8,61
b. Jasa swasta 10,93 8,68
- Sosial kemasyarakatan 10,48 6,59
- Hiburan, rekreasi 8,11 7,31
- Perorangan, rumah tangga 11,18 9,33

PDRB 7,70 5,93

BPS Provinsi Banten 103


ht
tp
://
ba
nte
n.
b

ps
. go
. id
ht
tp
://
ba
n

PDRB
te
n.
b

KOTA SERANG
ps
. go
. id
8
VI II PDRB Kota Serang

id
.
. go
ps
b
n.


te
n
ba
://
tp
ht

106 Buku Saku PDRB


PDRB Kota Serang VI II

Sejak ditetapkan sebagai ibukota Provinsi Banten,


perekonomian Kota Serang terus berkembang pesat. Sebagai
pusat pemerintahan Provinsi Banten, berbagai aktivitas sektor
perekonomian turut terdorong untuk tumbuh lebih cepat. Sektor
jasa-jasa menjadi kontributor utama dalam perekonomian Kota
Serang. Sektor lainnya yang juga memberikan peranan besar
bagi perekonomian Kota Serang adalah sektor perdagangan, hotel

id
dan restoran, dan sektor bangunan.

.
. go
Berdasarkan pertumbuhan PDRB ADH Konstan 2000,
ps
perekonomian Kota Serang pada tahun 2013 tumbuh sebesar 6,91
b
n.
persen, atau tumbuh lebih lambat dibandingkan pada tahun 2012
te

sebesar 7,19 persen. PDRB Kota Serang ADH Berlaku mencapai


n

8,06 triliun rupiah, meningkat dibandingkan tahun 2012 sebesar


ba

7,11 triliun rupiah, atau naik sebesar 13,39 persen.


://
tp

Sektor-sektor yang memberikan kontribusi terbesar pada


ht

PDRB ADH Berlaku Kota Serang di tahun 2013 adalah sektor


jasa-jasa sebesar 25,60 persen, sektor perdagangan, hotel dan
restoran sebesar 22,88 persen dan sektor bangunan sebesar
20,97 persen. Sektor-sektor yang mengalami peningkatan
kontribusi dibandingkan dengan tahun 2012 (dari yang terbesar)
adalah sektor perdagangan, hotel dan restoran meningkat sebesar
0,50 persen, sektor industri pengolahan sebesar 0,21 persen, dan
sektor pertanian sebesar 0,11 persen. Sedangkan sektor yang
mengalami penurunan kontribusi terbesar dibandingkan tahun
2012 lalu adalah sektor bangunan turun sebesar 0,73 persen.

BPS Provinsi Banten 107


VI II PDRB Kota Serang

Pada tahun 2013 semua sektor mengalami pertumbuhan.


Sektor-sektor yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah
sektor industri pengolahan sebesar 9,25 persen, sektor listrik, gas
dan air bersih sebesar 8,75 persen, sektor pengangkutan dan
komunikasi sebesar 8,54 persen. Sektor dengan percepatan
pertumbuhan paling tinggi adalah sektor industri pengolahan, dari
sebesar 7,47 persen pada tahun 2012 menjadi 9,25 persen pada

id
tahun 2013.

.
. go
Grafik 8.1
b ps
Distribusi PDRB ADH Berlaku
Kota Serang Tahun 2013 (persen)
n.
n te
ba
://
tp
ht

108 Buku Saku PDRB


PDRB Kota Serang VI II

Grafik 8.2.
Pertumbuhan Sektor-sektor Dominan
PDRB ADH Konstan 2000 Kota Serang
Tahun 2012 – 2013 (persen)

. id
. go
b ps
n.
te
n
ba
://
tp
ht

BPS Provinsi Banten 109


VI II PDRB Kota Serang

Tabel 8.1
PDRB Kota Serang ADH Berlaku
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (miliar rupiah)

Sektor 2012*) 2013**)

1. Pertanian 563,91 648,56

id
a. Tanaman bahan makanan 281,81 329,26

.
b. Perkebunan 21,28 23,13

go
c. Peternakan & hasil-hasilnya 134,69 153,74

.
ps
d. Kehutanan 0,15 0,15
e. Perikanan 125,98 142,28
b
2. Pertambangan & Penggalian
n.
1,11 1,21
a. Minyak dan gas (migas) - -
te

b. Pertambangan tanpa migas - -


n
ba

c. Penggalian 1,11 1,21


3. Industri Pengolahan 295,38 351,93
://

a. Industri migas - -
tp

b. Industri tanpa migas 295,38 351,93


ht

4. Listrik, Gas & Air Bersih 113,82 133,21


a. Listrik 111,23 130,27
b. Gas - -
c. Air bersih 2,60 2,94
5. Bangunan 1 542,21 1 689,58
6. Perdagangan, Hotel & Restoran 1 590,33 1 843,62
a. Perdagangan besar & eceran 1 250,18 1 463,11
b. Hotel 5,05 5,66
c. Restoran 335,11 374,85

110 Buku Saku PDRB


PDRB Kota Serang VI II

Tabel 8.1 (Lanjutan)


PDRB Kota Serang ADH Berlaku
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (miliar rupiah)

Sektor 2012*) 2013**)

7. Pengangkutan & Komunikasi 449,82 511,23

id
a. Pengangkutan 354,16 404,99

.
- Angkutan rel 6,39 7,77

go
- Angkutan jalan 275,40 318,37

.
ps
- Angkutan laut - -
- ASDP - -
b
- Angkutan udara
n.
- -
- Penunjang angkutan 72,38 78,85
te

b. Komunikasi 95,66 106,24


n
ba

8. Keuangan, Persewaan & Jasa Prs. 717,21 815,52


a. Bank 192,35 219,30
://

b. Lembaga keuangan tanpa bank 102,48 119,17


tp

c. Jasa penunjang keuangan - -


ht

c. Sewa bangunan 341,79 385,23


d. Jasa Perusahaan 80,58 91,82
9. Jasa-jasa 1 832,76 2 063,28
a. Pemerintahan umum 1 322,90 1 470,16
b. Jasa swasta 509,86 593,12
- Sosial kemasyarakatan 150,93 179,46
- Hiburan, rekreasi 5,31 6,16
- Perorangan, rumah tangga 353,62 407,51

PDRB 7 106,55 8 058,14

BPS Provinsi Banten 111


VI II PDRB Kota Serang

Tabel 8.2
PDRB Kota Serang ADH Konstan 2000
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (miliar rupiah)

Sektor 2012*) 2013**)

1. Pertanian 295,77 315,37

id
a. Tanaman bahan makanan 139,89 151,64

.
b. Perkebunan 11,85 12,37

go
c. Peternakan & hasil-hasilnya 60,20 63,38

.
ps
d. Kehutanan 0,08 0,08
e. Perikanan 83,75 87,90
b
2. Pertambangan & Penggalian
n.
0,57 0,58
a. Minyak dan gas (migas) - -
te

b. Pertambangan tanpa migas - -


n
ba

c. Penggalian 0,57 0,58


3. Industri Pengolahan 157,60 172,18
://

a. Industri migas - -
tp

b. Industri tanpa migas 157,60 172,18


ht

4. Listrik, Gas & Air Bersih 50,15 54,54


a. Listrik 48,68 52,97
b. Gas - -
c. Air bersih 1,46 1,57
5. Bangunan 741,15 775,57
6. Perdagangan, Hotel & Restoran 850,00 917,95
a. Perdagangan besar & eceran 673,27 731,06
b. Hotel 3,18 3,33
c. Restoran 173,55 183,56

112 Buku Saku PDRB


PDRB Kota Serang VI II

Tabel 8.2 (Lanjutan)


PDRB Kota Serang ADH Konstan 2000
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (miliar rupiah)

Sektor 2012*) 2013**)

7. Pengangkutan & Komunikasi 226,65 246,01

id
a. Pengangkutan 162,65 174,20

.
- Angkutan rel 3,61 3,96

go
- Angkutan jalan 122,08 131,39

.
ps
- Angkutan laut - -
- ASDP - -
b
- Angkutan udara
n.
- -
- Penunjang angkutan 36,96 38,84
te

b. Komunikasi 64,01 71,81


n
ba

8. Keuangan, Persewaan & Jasa Prs. 312,47 337,63


a. Bank 76,29 81,92
://

b. Lembaga keuangan tanpa bank 45,79 49,79


tp

c. Jasa penunjang keuangan - -


ht

c. Sewa bangunan 146,76 158,83


d. Jasa Perusahaan 43,63 47,10
9. Jasa-jasa 702,37 747,62
a. Pemerintahan umum 452,55 476,17
b. Jasa swasta 249,82 271,45
- Sosial kemasyarakatan 75,51 83,41
- Hiburan, rekreasi 3,08 3,35
- Perorangan, rumah tangga 171,23 184,69

PDRB 3 336,74 3 567,45

BPS Provinsi Banten 113


VI II PDRB Kota Serang

Tabel 8.3
Distribusi PDRB Kota Serang ADH Berlaku
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (persen)

Sektor 2012*) 2013**)

1. Pertanian 7,94 8,05

id
a. Tanaman bahan makanan 3,97 4,09

.
b. Perkebunan 0,30 0,29

go
c. Peternakan & hasil-hasilnya 1,90 1,91

.
ps
d. Kehutanan - -
e. Perikanan 1,77 1,77
b
2. Pertambangan & Penggalian
n.
0,02 0,01
a. Minyak dan gas (migas) - -
te

b. Pertambangan tanpa migas - -


n
ba

c. Penggalian 0,02 0,01


3. Industri Pengolahan 4,16 4,37
://

a. Industri migas - -
tp

b. Industri tanpa migas 4,16 4,37


ht

4. Listrik, Gas & Air Bersih 1,60 1,65


a. Listrik 1,57 1,62
b. Gas - -
c. Air bersih 0,04 0,04
5. Bangunan 21,70 20,97
6. Perdagangan, Hotel & Restoran 22,38 22,88
a. Perdagangan besar & eceran 17,59 18,16
b. Hotel 0,07 0,07
c. Restoran 4,72 4,65

114 Buku Saku PDRB


PDRB Kota Serang VI II

Tabel 8.3 (Lanjutan)


Distribusi PDRB Kota Serang ADH Berlaku
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (persen)

Sektor 2012*) 2013**)

7. Pengangkutan & Komunikasi 6,33 6,34

id
a. Pengangkutan 4,98 5,03

.
- Angkutan rel 0,09 0,10

go
- Angkutan jalan 3,88 3,95

.
ps
- Angkutan laut - -
- ASDP - -
b
- Angkutan udara
n.
- -
- Penunjang angkutan 1,02 0,98
te

b. Komunikasi 1,35 1,32


n
ba

8. Keuangan, Persewaan & Jasa Prs. 10,09 10,12


a. Bank 2,71 2,72
://

b. Lembaga keuangan tanpa bank 1,44 1,48


tp

c. Jasa penunjang keuangan - -


ht

c. Sewa bangunan 4,81 4,78


d. Jasa Perusahaan 1,13 1,14
9. Jasa-jasa 25,79 25,60
a. Pemerintahan umum 18,62 18,24
b. Jasa swasta 7,17 7,36
- Sosial kemasyarakatan 2,12 2,23
- Hiburan, rekreasi 0,07 0,08
- Perorangan, rumah tangga 4,98 5,06

PDRB 100,00 100,00

BPS Provinsi Banten 115


VI II PDRB Kota Serang

Tabel 8.4
Pertumbuhan PDRB Kota Serang ADH Konstan 2000
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (persen)

Sektor 2012*) 2013**)

1. Pertanian 5,67 6,63

id
a. Tanaman bahan makanan 7,91 8,40

.
b. Perkebunan 1,83 4,33

go
c. Peternakan & hasil-hasilnya 1,95 5,29

.
ps
d. Kehutanan 1,52 0,06
e. Perikanan 5,35 4,95
b
2. Pertambangan & Penggalian
n.
2,67 1,62
a. Minyak dan gas (migas) - -
te

b. Pertambangan tanpa migas - -


n
ba

c. Penggalian 2,67 1,62


3. Industri Pengolahan 7,47 9,25
://

a. Industri migas - -
tp

b. Industri tanpa migas 7,47 9,25


ht

4. Listrik, Gas & Air Bersih 12,05 8,75


a. Listrik 12,23 8,80
b. Gas - -
c. Air bersih 6,43 7,09
5. Bangunan 5,81 4,64
6. Perdagangan, Hotel & Restoran 8,09 7,99
a. Perdagangan besar & eceran 8,70 8,58
b. Hotel 7,52 4,50
c. Restoran 5,81 5,77

116 Buku Saku PDRB


PDRB Kota Serang VI II

Tabel 8.4 (Lanjutan)


Pertumbuhan PDRB Kota Serang ADH Konstan 2000
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (persen)

Sektor 2012*) 2013**)

7. Pengangkutan & Komunikasi 9,97 8,54

id
a. Pengangkutan 9,48 7,10

.
- Angkutan rel 11,42 9,81

go
- Angkutan jalan 9,36 7,63

.
ps
- Angkutan laut - -
- ASDP - -
b
- Angkutan udara
n.
- -
- Penunjang angkutan 9,70 5,09
te

b. Komunikasi 11,23 12,20


n
ba

8. Keuangan, Persewaan & Jasa Prs. 6,60 8,05


a. Bank 8,68 7,38
://

b. Lembaga keuangan tanpa bank 9,42 8,74


tp

c. Jasa penunjang keuangan - -


ht

c. Sewa bangunan 4,75 8,23


d. Jasa Perusahaan 6,50 7,94
9. Jasa-jasa 7,22 6,44
a. Pemerintahan umum 6,38 5,22
b. Jasa swasta 8,76 8,66
- Sosial kemasyarakatan 12,40 10,45
- Hiburan, rekreasi 8,44 8,89
- Perorangan, rumah tangga 7,24 7,86

PDRB 7,19 6,91

BPS Provinsi Banten 117


ht
tp
://
ba
nte
n.
b

ps
. go
. id
id
.
. go
ps
b

9
n.

PDRB
te

KOTA TANGERANG
n
ba

SELATAN
://
tp
ht
IX PDRB Kota Tangerang Selatan

. id
. go
ps
b
n.


te
n
ba
://
tp
ht

120 Buku Saku PDRB


PDRB Kota Tangerang Selatan IX

Kota Tangerang Selatan merupakan salah satu kota di


Provinsi Banten yang mengandalkan kontribusi dari sektor
perdagangan, hotel dan restoran dalam perekonomiannya.
Disamping itu, sektor jasa-jasa, sektor pengangkutan dan
komunikasi, dan industri pengolahan turut menopang pereko-
nomian Kota Tangerang Selatan. Keberadaan sentra-sentra
perniagaan dan jasa di Kota Tangerang Selatan memberikan

id
peranan besar bagi perkembangan perekonomian Kota Tangerang

.
go
Selatan, khususnya di sektor perdagangan, hotel dan restoran.

.
ps
Berdasarkan pertumbuhan PDRB ADH Konstan 2000,
b
n.
perekonomian Kota Tangerang Selatan pada tahun 2013 tumbuh
te

sebesar 8,48 persen, atau tumbuh lebih cepat dibandingkan pada


n

tahun 2012 sebesar 8,24 persen. PDRB Kota Tangerang Selatan


ba

ADH Berlaku mencapai 17,14 triliun rupiah, meningkat


://

dibandingkan tahun 2012 sebesar 14,99 triliun rupiah, atau naik


tp

sebesar 14,28 persen.


ht

Sektor-sektor yang memberikan kontribusi terbesar pada


PDRB ADH Berlaku Kota Tangerang Selatan di tahun 2013
adalah sektor perdagangan, hotel dan restoran sebesar 31,21
persen, sektor jasa-jasa sebesar 15,76 persen, sektor
pengangkutan dan komunikasi sebesar 14,87 persen, dan sektor
industri pengolahan sebesar 13,20 persen. Sektor-sektor yang
mengalami peningkatan kontribusi terbesar dibandingkan dengan
tahun 2012 adalah sektor jasa-jasa meningkat sebesar 0,45
persen, sektor perdagangan, hotel dan restoran meningkat
sebesar 0,41 persen, dan sektor bangunan meningkat sebesar
0,22 persen. Sedangkan sektor yang mengalami penurunan

BPS Provinsi Banten 121


IX PDRB Kota Tangerang Selatan

kontribusi terbesar dibandingkan tahun 2012 lalu adalah sektor


industri pengolahan turun sebesar 0,86 persen.
Pada tahun 2013 semua sektor mengalami pertumbuhan.
Sektor-sektor yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah
sektor pengangkutan dan komunikasi sebesar 10,65 persen,
sektor perdagangan, hotel dan restoran sebesar 10,57 persen,
dan sektor bangunan sebesar 10,17 persen. Sektor dengan

id
percepatan pertumbuhan tercepat adalah sektor perdagangan,

.
go
hotel dan restoran, dari sebesar 10,28 persen pada tahun 2012

.
menjadi 10,57 persen pada tahun 2013.
b ps
Grafik 9.1
n.
Distribusi PDRB ADH Berlaku
te

Kota Tangerang Selatan Tahun 2013 (persen)


n
ba
://
tp
ht

122 Buku Saku PDRB


PDRB Kota Tangerang Selatan IX

Grafik 9.2.
Pertumbuhan Sektor-sektor Dominan
PDRB ADH Konstan 2000 Kota Tangerang Selatan
Tahun 2012 – 2013 (persen)

. id
.go
ps
b
n.
n te
ba
://
tp
ht

BPS Provinsi Banten 123


IX PDRB Kota Tangerang Selatan

Tabel 9.1
PDRB Kota Tangerang Selatan ADH Berlaku
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (miliar rupiah)

Sektor 2012*) 2013**)

1. Pertanian 121,42 133,73

id
a. Tanaman bahan makanan 71,47 77,55

.
b. Perkebunan 0,78 0,83

go
c. Peternakan & hasil-hasilnya 36,01 40,38

.
ps
d. Kehutanan - -
e. Perikanan 13,15 14,97
b
2. Pertambangan & Penggalian
n.
3,15 3,42
a. Minyak dan gas (migas) - -
te

b. Pertambangan tanpa migas - -


n
ba

c. Penggalian 3,15 3,42


3. Industri Pengolahan 2 109,55 2 262,84
://

a. Industri migas - -
tp

b. Industri tanpa migas 2 109,55 2 262,84


ht

4. Listrik, Gas & Air Bersih 531,54 619,20


a. Listrik 525,18 612,11
b. Gas - -
c. Air bersih 6,35 7,09
5. Bangunan 1 268,13 1 487,21
6. Perdagangan, Hotel & Restoran 4 618,70 5 347,92
a. Perdagangan besar & eceran 2 835,11 3 313,05
b. Hotel 1,67 1,90
c. Restoran 1 781,92 2 032,97

124 Buku Saku PDRB


PDRB Kota Tangerang Selatan IX

Tabel 9.1 (Lanjutan)


PDRB Kota Tangerang Selatan ADH Berlaku
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (miliar rupiah)

Sektor 2012*) 2013**)

7. Pengangkutan & Komunikasi 2 243,27 2 547,86

id
a. Pengangkutan 1 880,62 2 135,55

.
- Angkutan rel 0,63 0,72

go
- Angkutan jalan 1 773,79 2 013,93

.
ps
- Angkutan laut
- ASDP
b
- Angkutan udara
n.

- Penunjang angkutan 106,20 120,91


te

b. Komunikasi 362,65 412,31


n
ba

8. Keuangan, Persewaan & Jasa Prs. 1 803,18 2 033,83


a. Bank 159,14 188,05
://

b. Lembaga keuangan tanpa bank 17,82 20,50


tp

c. Jasa penunjang keuangan


ht

c. Sewa bangunan 1 585,02 1 778,25


d. Jasa Perusahaan 41,20 47,03
9. Jasa-jasa 2 296,15 2 700,97
a. Pemerintahan umum 856,63 1 026,95
b. Jasa swasta 1 439,52 1 674,02
- Sosial kemasyarakatan 355,14 418,38
- Hiburan, rekreasi 53,41 61,14
- Perorangan, rumah tangga 1 030,97 1 194,50

PDRB 14 995,08 17 136,97

BPS Provinsi Banten 125


IX PDRB Kota Tangerang Selatan

Tabel 9.2
PDRB Kota Tangerang Selatan ADH Konstan 2000
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (miliar rupiah)

Sektor 2012*) 2013**)

1. Pertanian 57,19 58,48

id
a. Tanaman bahan makanan 30,20 30,29

.
b. Perkebunan 0,45 0,46

go
c. Peternakan & hasil-hasilnya 19,85 20,66

.
ps
d. Kehutanan - -
e. Perikanan 6,69 7,07
b
2. Pertambangan & Penggalian
n.
1,61 1,69
a. Minyak dan gas (migas) - -
te

b. Pertambangan tanpa migas - -


n
ba

c. Penggalian 1,61 1,69


3. Industri Pengolahan 951,37 982,38
://

a. Industri migas - -
tp

b. Industri tanpa migas 951,37 982,38


ht

4. Listrik, Gas & Air Bersih 243,91 262,19


a. Listrik 240,07 258,12
b. Gas - -
c. Air bersih 3,84 4,07
5. Bangunan 491,10 541,05
6. Perdagangan, Hotel & Restoran 2.172,15 2.401,80
a. Perdagangan besar & eceran 1.436,96 1.598,48
b. Hotel 1,02 1,10
c. Restoran 734,16 802,22

126 Buku Saku PDRB


PDRB Kota Tangerang Selatan IX

Tabel 9.2 (Lanjutan)


PDRB Kota Tangerang Selatan ADH Konstan 2000
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (miliar rupiah)

Sektor 2012*) 2013**)

7. Pengangkutan & Komunikasi 740,73 819,60

id
a. Pengangkutan 537,06 588,09

.
- Angkutan rel 0,23 0,25

go
- Angkutan jalan 494,20 542,24

.
ps
- Angkutan laut - -
- ASDP - -
b
- Angkutan udara
n.
- -
- Penunjang angkutan 42,63 45,60
te

b. Komunikasi 203,67 231,51


n
ba

8. Keuangan, Persewaan & Jasa Prs. 722,59 782,50


a. Bank 80,16 88,43
://

b. Lembaga keuangan tanpa bank 8,30 9,09


tp

c. Jasa penunjang keuangan - -


ht

c. Sewa bangunan 614,40 663,49


d. Jasa Perusahaan 19,72 21,49
9. Jasa-jasa 922,80 988,48
a. Pemerintahan umum 320,58 337,96
b. Jasa swasta 602,22 650,52
- Sosial kemasyarakatan 153,08 165,42
- Hiburan, rekreasi 28,81 31,02
- Perorangan, rumah tangga 420,33 454,08

PDRB 6 303,44 6 838,17

BPS Provinsi Banten 127


IX PDRB Kota Tangerang Selatan

Tabel 9.3
Distribusi PDRB Kota Tangerang Selatan ADH Berlaku
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (persen)

Sektor 2012*) 2013**)

1. Pertanian 0,81 0,78

id
a. Tanaman bahan makanan 0,48 0,45

.
b. Perkebunan 0,01 0,00

go
c. Peternakan & hasil-hasilnya 0,24 0,24

.
ps
d. Kehutanan - -
e. Perikanan 0,09 0,09
b
2. Pertambangan & Penggalian
n.
0,02 0,02
a. Minyak dan gas (migas) - -
te

b. Pertambangan tanpa migas - -


n
ba

c. Penggalian 0,02 0,02


3. Industri Pengolahan 14,07 13,20
://

a. Industri migas 0,00 0,00


tp

b. Industri tanpa migas 14,07 13,20


ht

4. Listrik, Gas & Air Bersih 3,54 3,61


a. Listrik 3,50 3,57
b. Gas - -
c. Air bersih 0,04 0,04
5. Bangunan 8,46 8,68
6. Perdagangan, Hotel & Restoran 30,80 31,21
a. Perdagangan besar & eceran 18,91 19,33
b. Hotel 0,01 0,01
c. Restoran 11,88 11,86

128 Buku Saku PDRB


PDRB Kota Tangerang Selatan IX

Tabel 9.3 (Lanjutan)


Distribusi PDRB Kota Tangerang Selatan ADH Berlaku
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (persen)

Sektor 2012*) 2013**)

7. Pengangkutan & Komunikasi 14,96 14,87

id
a. Pengangkutan 12,54 12,46

.
- Angkutan rel 0,00 0,00

go
- Angkutan jalan 11,83 11,75

.
ps
- Angkutan laut - -
- ASDP - -
b
- Angkutan udara
n.
- -
- Penunjang angkutan 0,71 0,71
te

b. Komunikasi 2,42 2,41


n
ba

8. Keuangan, Persewaan & Jasa Prs. 12,03 11,87


a. Bank 1,06 1,10
://

b. Lembaga keuangan tanpa bank 0,12 0,12


tp

c. Jasa penunjang keuangan - -


ht

c. Sewa bangunan 10,57 10,38


d. Jasa Perusahaan 0,27 0,27
9. Jasa-jasa 15,31 15,76
a. Pemerintahan umum 5,71 5,99
b. Jasa swasta 9,60 9,77
- Sosial kemasyarakatan 2,37 2,44
- Hiburan, rekreasi 0,36 0,36
- Perorangan, rumah tangga 6,88 6,97

PDRB 100,00 100,00

BPS Provinsi Banten 129


IX PDRB Kota Tangerang Selatan

Tabel 9.4
Pertumbuhan PDRB Kota Tangerang Selatan ADH Konstan 2000
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (persen)

Sektor 2012*) 2013**)

1. Pertanian 2,23 2,26

id
a. Tanaman bahan makanan 0,17 0,28

.
b. Perkebunan 2,38 2,21

go
c. Peternakan & hasil-hasilnya 4,13 4,08

.
ps
d. Kehutanan - -
e. Perikanan 6,31 5,76
b
2. Pertambangan & Penggalian
n.
5,31 5,09
a. Minyak dan gas (migas) - -
te

b. Pertambangan tanpa migas - -


n
ba

c. Penggalian 5,31 5,09


3. Industri Pengolahan 2,98 3,26
://

a. Industri migas - -
tp

b. Industri tanpa migas 2,98 3,26


ht

4. Listrik, Gas & Air Bersih 8,40 7,49


a. Listrik 8,45 7,52
b. Gas - -
c. Air bersih 5,62 5,79
5. Bangunan 10,08 10,17
6. Perdagangan, Hotel & Restoran 10,28 10,57
a. Perdagangan besar & eceran 10,84 11,24
b. Hotel 7,57 7,61
c. Restoran 9,19 9,27

130 Buku Saku PDRB


PDRB Kota Tangerang Selatan IX

Tabel 9.4 (Lanjutan)


Pertumbuhan PDRB Kota Tangerang Selatan ADH Konstan 2000
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (persen)

Sektor 2012*) 2013**)

7. Pengangkutan & Komunikasi 10,47 10,65

id
a. Pengangkutan 9,35 9,50

.
- Angkutan rel 7,93 7,96

go
- Angkutan jalan 9,58 9,72

.
ps
- Angkutan laut - -
- ASDP - -
b
- Angkutan udara
n.
- -
- Penunjang angkutan 6,80 6,98
te

b. Komunikasi 13,52 13,67


n
ba

8. Keuangan, Persewaan & Jasa Prs. 8,04 8,29


a. Bank 10,23 10,31
://

b. Lembaga keuangan tanpa bank 9,31 9,55


tp

c. Jasa penunjang keuangan - -


ht

c. Sewa bangunan 7,71 7,99


d. Jasa Perusahaan 8,94 8,97
9. Jasa-jasa 7,02 7,12
a. Pemerintahan umum 5,37 5,42
b. Jasa swasta 7,92 8,02
- Sosial kemasyarakatan 7,83 8,06
- Hiburan, rekreasi 7,67 7,69
- Perorangan, rumah tangga 7,97 8,03

PDRB 8,24 8,48

BPS Provinsi Banten 131


ht
tp
://
ba
nte
n.
b

ps
. go
. id
ht
tp
://
ba
n

PDRB
te

PER KAPITA
n.
b ps
. go
. id
10
X PDRB per Kapita

id
.
. go
ps
b
n.


te
n
ba
://
tp
ht

134 Buku Saku PDRB


PDRB per Kapita X

Keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya memper-


lihatkan kenaikan PDRB secara total, tetapi perlu juga dilihat
perkembangan PDRB per kapita. Angka pendapatan per kapita
sulit diperhitungkan di tingkat regional masih diperlukan data yang
detil untuk aliran dana keluar dan masuk wilayah. Ukuran
pendapatan per kapita Banten menggunakan PDRB per kapita.

id
Provinsi Banten dengan letak geografis yang strategis yaitu

.
go
selain sebagai jalur penghubung antar Pulau Jawa dan Pulau

.
Sumatra serta memiliki wilayah yang berbatasan langsung dengan
ps
ibukota negara, sehingga memungkinkan untuk menjadi daerah
b
yang terbuka, secara ekonomi sangat menarik minat para investor.
n.

Namun konsekuensi dari keterbukaan ekonomi tersebut sangat


n te

berdampak kepada meningkatnya arus keluar masuk produksi


ba

barang dan jasa dari dan ke Provinsi Banten, transaksi


://

perdagangan dan penanaman modal usaha.


tp
ht

PDRB per kapita Banten atas dasar harga berlaku pada


tahun 2013 mencapai 21,35 juta rupiah atau meningkat 12,16
persen bila dibandingkan dengan tahun 2012 sebesar 19,04 juta
rupiah. PDRB per kapita atas dasar harga konstan menunjukkan
nilai PDRB per kapita secara riil. Pada tahun 2013 PDRB per
kapita meningkat 3,52 persen, yaitu dari sebesar Rp 8,93 juta di
tahun 2012 menjadi Rp 9,24 juta di tahun 2013.

BPS Provinsi Banten 135


X PDRB per Kapita

Tabel 10.1
PDRB per Kapita Provinsi Banten
dan Kabupaten/Kota se-Banten, 2012 – 2013 (rupiah)

Provinsi/Kabupaten/Kota 2012*) 2013**)

PDRB ADH Berlaku

id
Provinsi Banten 19 037 896 21 353 254

.
go
Kabupaten Pandeglang 9 136 308 10 054 041
Kabupaten Lebak 8 313 665 9 222 984

.
Kabupaten Tangerang
Kabupaten Serang
b ps
14 448 043
11 009 113
16 131 547
12 482 830
n.
Kota Tangerang 37 280 225 41 034 706
te

Kota Cilegon 98 997 217 110 881 794


n

Kota Serang 11 721 131 13 022 166


ba

Kota Tangerang Selatan 10 753 750 11 872 619


://
tp

PDRB ADH Konstan 2000


ht

Provinsi Banten 8 929 010 9 243 053


Kabupaten Pandeglang 4 101 714 4 242 118
Kabupaten Pandeglang 3 729 243 3 904 702
Kabupaten Tangerang 6 808 331 6 990 430
Kabupaten Serang 5 532 387 5 786 921
Kota Tangerang 17 554 309 18 137 385
Kota Cilegon 49 770 640 51 781 399
Kota Serang 5 503 422 5 765 087
Kota Tangerang Selatan 4 520 524 4 737 532

136 Buku Saku PDRB


PDRB per Kapita X

Grafik 10.1.
PDRB per Kapita Provinsi Banten dan Kabupaten/Kota se-Banten
ADH Berlaku, 2013 (juta rupiah)

. id
. go
b ps
n.
nte
ba
://
tp
ht

BPS Provinsi Banten 137


ht
tp
://
ba
nte
n.
b

ps
. go
. id
ht
tp
://
ba

PDRB
n

SE-JAWA
PROVINSI
te
n.
b ps
. go
. id
11
XI PDRB Provinsi se-Jawa

.id
. go
ps
b
n.


te
n
ba
://
tp
ht

140 Buku Saku PDRB


PDRB Provinsi se-Jawa XI

Bila dibandingkan dengan provinsi lain yang ada di Pulau


Jawa, LPE Banten selama kurun waktu tahun 2012 - 2013
menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik. LPE Banten pada
tahun 2013 berada di urutan ke lima yaitu sebesar 5,86 persen,
turun sebesar 0,71 persen dibanding tahun 2012 yang tumbuh
sebesar 6,15 persen.

id
Kalau kita lihat besarnya PDRB per kapita Banten

.
go
menempati urutan ke-lima, baik ADH berlaku maupun ADH

.
konstan 2000, di bawah DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Barat,
ps
dan Jawa Tengah. Akan tetapi jika dibandingkan dengan DKI
b
n.
Jakarta perbedaannya cukup jauh. PDRB per kapita Banten hanya
te

19 persen dari PDRB per kapita DKI Jakarta, sedangkan dengan


n

provinsi lainnya tidak jauh berbeda. PDRB per kapita ini belum
ba

dapat dijadikan sebagai ukuran kemakmuran (welfare), tetapi lebih


://

tepat merupakan ukuran aktivitas ekonomi (productivity).


tp
ht

Selain Banten, beberapa provinsi di Pulau Jawa memiliki


struktur perekonomian yang didominasi sektor industri, yaitu: Jawa
Tengah dan Jawa Timur. Sementara Jawa Barat dan Jawa
Tengah, sektor perdagangan, hotel dan restoran memegang
peranan terbesar. Hal ini dimungkinkan karena kedua provinsi
tersebut sebagai daerah tujuan wisata dan bisnis.

BPS Provinsi Banten 141


XI PDRB Provinsi se-Jawa

Tabel 11.1
PDRB Provinsi se-Jawa, 2012 – 2013 (miliar rupiah)

Provinsi/Kabupaten/Kota 2012*) 2013**)

PDRB ADH Berlaku


DKI Jakarta 1 103 692,66 1 255 925,78

.id
Jawa Barat 949 761,26 1 070 177,14

go
Banten 213 197,79 244 548,14

.
Jawa Tengah
D.I. Yogyakarta
b ps
556 483,73
57 031,75
623 749,62
63 690,32
n.

Jawa Timur 1 001 200,74 1 136 326,87


te

Pulau Jawa 3 881 367,93 4 394 417,87


n
ba
://

PDRB ADH Konstan 2000


tp

DKI Jakarta 449 805,42 477 285,25


ht

Jawa Barat 364 752,40 386 838,84


Banten 99 992,41 105 856,07
Jawa Tengah 210 848,42 223 099,74
D.I. Yogyakarta 23 308,56 24 567,48
Jawa Timur 366 983,28 393 666,44
Pulau Jawa 1 515 690,49 1 611 313,82

142 Buku Saku PDRB


PDRB Provinsi se-Jawa XI

Grafik 11.1
Pertumbuhan PDRB Provinsi se-Jawa
ADH Konstan 2000, Tahun 2012-2013 (persen)

. id
. go
bps
n.
n te
ba
://
tp
ht

BPS Provinsi Banten 143


ht
tp
://
ba
nte
n.
b

ps
. go
. id
ht
tp
://
ba

PDB
n te

INDONESIA
n.
b ps
. go
. id
12
XII PDB Indonesia

id
.
. go
ps
b
n.


te
n
ba
://
tp
ht

146 Buku Saku PDRB


PDB Indonesia XII

12.1. PDB MENURUT LAPANGAN USAHA

Nilai Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia atas dasar


harga konstan 2000 pada tahun 2013 mencapai 2.770,3 triliun
rupiah, naik 151,4 triliun rupiah dibandingkan tahun 2012 sebesar
2.618,9 triliun rupiah. Bila dilihat berdasarkan harga berlaku, PDB
tahun 2013 naik sebesar 854,6 triliun rupiah, yaitu dari 8.229,4

id
triliun rupiah pada tahun 2012 menjadi sebesar 9.084,0 triliun

.
go
rupiah pada tahun 2013.

.
b ps
Distribusi PDB menurut sektor ekonomi atau lapangan usaha
atas dasar harga berlaku menunjukkan peranan dan perubahan
n.

struktur ekonomi dari tahun ke tahun. Tiga sektor utama yaitu


te

sektor industri pengolahan, sektor pertanian, dan sektor


n
ba

perdagangan, hotel dan restoran mempunyai peranan sebesar


://

52,45 persen pada tahun 2013. Sektor industri pengolahan


tp

memberikan kontribusi sebesar 23,70 persen, sektor pertanian


ht

dan sektor perdagangan, hotel, dan restoran memberikan


kontribusi masing-masing sebesar 14,43 persen dan 14,33 persen.

Dibandingkan dengan tahun 2012, pada tahun 2013 terjadi


peningkatan peranan pada beberapa sektor, kecuali : sektor
pertanian turun dari 14,50 persen menjadi 14,43 persen, sektor
pertambangan dan penggalian turun dari 11,80 persen menjadi
11,24 persen, sektor industri pengolahan turun dari 23,97 persen
menjadi 23,69 persen, dan sektor konstruksi turun dari 10,26
persen menjadi 9,99 persen. Sementara itu, peranan sektor listrik,
gas, dan air bersih naik dari 0,76 persen menjadi 0,77 persen,
sektor perdagangan, hotel dan restoran naik dari 13,96 persen

BPS Provinsi Banten 147


XII PDB Indonesia

menjadi 14,33 persen, sektor pengangkutan dan komunikasi naik


dari 6,67 persen menjadi 7,01 persen, sektor keuangan,
persewaan dan jasa perusahaan naik dari 7,27 persen menjadi
7,52 persen, dan sektor jasa-jasa naik dari 10,81 menjadi 11,02
persen.

id
Grafik 12.1

.
go
Distribusi PDB Indonesia Menurut Lapangan Usaha
ADH Berlaku, Tahun 2013 (persen)

.
b ps
n.
n te
ba
://
tp
ht

148 Buku Saku PDRB


PDB Indonesia XII

Grafik 12.2
Pertumbuhan Sektor-sektor Dominan PDB Indonesia
Menurut Lapangan Usaha, ADH Konstan 2000
Tahun 2012-2013 (persen)

. id
. go
b ps
n.
nte
ba
://
tp
ht

BPS Provinsi Banten 149


XII PDB Indonesia

Tabel 12.1
PDB Indonesia ADH Berlaku
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (miliar rupiah)

Sektor 2011*) 2012**)

1. Pertanian 1 193 452,90 1 311 037,30


a. Tanaman bahan makanan 574 916,30 621 832,70

id
b. Perkebunan 162 542,60 175 248,40

.
c. Peternakan & hasil-hasilnya 145 720,00 165 162,90

go
d. Kehutanan 54 906,50 56 994,20

.
e. Perikanan 255 367,50 291 799,10
2. Pertambangan & Penggalian
a. Minyak dan Gas (migas)
b ps 970 823,80 1 020 773,20
386 560,20 401 139,10
n.
b. Pertambangan tanpa migas 460 016,40 477 821,10
te

c. Penggalian 124 247,20 141 813,00


n

3. Industri Pengolahan 1 972 523,60 2 152 592,90


ba

a. Industri migas 254 556,70 266 793,60


://

b. Industri tanpa migas 1 717 966,90 1 885 799,30


1. Makanan, minuman & tembakau 623 194,60 674 269,40
tp

2. Tekstil, barang kulit & alas kaki 156 634,10 172 422,50
ht

3. Barang kayu & hasil hutan lainnya 85 495,40 94 651,10


4. Kertas & barang cetakan 67 109,50 72 781,30
5. Pupuk, kimia & barang dari karet 216 863,80 230 236,10
6. Semen & barang galian non logam 57 996,30 63 973,80
7. Logam dasar, besi & baja 33 212,70 35 746,10
8. Alat angkutan, mesin & peralatan 465 889,10 529 828,80
9. Barang lainnya 11 571,40 11 890,20
4. Listrik, Gas & Air Bersih 62 234,60 70 074,60
a. Listrik 39 340,60 46 256,50
b. Gas 16 906,70 17 379,80
c. Air bersih 5 987,30 6 438,30

150 Buku Saku PDRB


PDB Indonesia XII

Tabel 12.1 (Lanjutan)


PDB Indonesia ADH Berlaku
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (miliar rupiah)

Sektor 2012*) 2013**)

5. Bangunan 844 090,90 907 267,00


6. Perdagangan, Hotel & Restoran 1 148 690,60 1 301 506,30

id
a. Perdagangan besar & eceran 929 708,40 1 053 206,90

.
b. Hotel 32 213,90 39 287,30

go
c. Restoran 186 768,30 209 012,10

.
7. Pengangkutan & Komunikasi 549 105,40 636 888,40
a. Pengangkutan
- Angkutan rel
bps 287 346,10
2 478,30
344 485,80
2 687,20
n.
- Angkutan jalan 152 548,20 184 216,10
te

- Angkutan laut 19 661,80 21 656,30


n

- ASDP 8 765,70 10 675,90


ba

- Angkutan udara 62 153,30 79 038,20


://

- Penunjang angkutan 41 738,80 46 212,10


b. Komunikasi 261 759,30 292 402,60
tp

8. Keuangan, Persewaan & Jasa Prs. 598 523,20 683 009,80


ht

a. Bank 191 095,00 224 972,70


b. Lembaga keuangan tanpa bank 79 897,00 90 909,30
c. Jasa penunjang keuangan 4 582,20 5 115,20
c. Sewa bangunan 209 521,80 232 221,70
d. Jasa Perusahaan 113 427,20 129 790,90
9. Jasa-jasa 889 994,40 1 000 822,70
a. Pemerintahan umum 486 315,20 541 191,30
b. Jasa swasta 403 679,20 459 631,40
- Sosial kemasyarakatan 159 283,10 185 225,70
- Hiburan, rekreasi 23 058,10 26 413,20
- Perorangan, rumah tangga 221 338,00 247 992,50

PDRB 8 229 439,40 9 083 972,20

BPS Provinsi Banten 151


XII PDB Indonesia

Tabel 12.2
PDB Indonesia ADH Konstan 2000
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (miliar rupiah)

Sektor 2012*) 2013**)

1. Pertanian 328 279,70 339 890,20


a. Tanaman bahan makanan 158 910,10 161 969,50

id
b. Perkebunan 52 325,40 54 903,00

.
c. Peternakan & hasil-hasilnya 41 918,60 43 914,00

go
d. Kehutanan 17 423,00 17 442,50

.
e. Perikanan 57 702,60 61 661,20
2. Pertambangan & Penggalian
a. Minyak dan Gas (migas)
b ps
193 115,70
91 691,10
195 708,50
88 741,70
n.
b. Pertambangan tanpa migas 75 449,50 79 470,00
te

c. Penggalian 25 975,10 27 496,80


n

3. Industri Pengolahan 670 190,60 707 457,80


ba

a. Industri migas 45 450,60 44 627,40


://

b. Industri tanpa migas 624 740,00 662 830,40


1. Makanan, minuman & tembakau 187 787,00 194 063,00
tp

2. Tekstil, barang kulit & alas kaki 58 527,10 62 076,70


ht

3. Barang kayu & hasil hutan lainnya 18 817,80 19 980,80


4. Kertas & barang cetakan 26 603,50 27 786,10
5. Pupuk, kimia & barang dari karet 83 598,20 85 449,30
6. Semen & barang galian non logam 18 783,40 19 346,50
7. Logam dasar, besi & baja 9 437,40 10 091,10
8. Alat angkutan, mesin & peralatan 217 152,10 240 031,60
9. Barang lainnya 4 033,50 4 005,30
4. Listrik, Gas & Air Bersih 20 080,70 21 201,00
a. Listrik 12 957,60 13 952,40
b. Gas 4 696,40 4 763,70
c. Air bersih 2 426,70 2 484,90

152 Buku Saku PDRB


PDB Indonesia XII

Tabel 12.2 (Lanjutan)


PDB Indonesia ADH Konstan 2000
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (miliar rupiah)

Sektor 2012*) 2013**)

5. Bangunan 170 884,80 182 117,90


6. Perdagangan, Hotel & Restoran 473 110,60 501 158,40

id
a. Perdagangan besar & eceran 396 111,50 419 458,00

.
b. Hotel 19 540,00 21 232,40

go
c. Restoran 57 459,10 60 468,00

.
7. Pengangkutan & Komunikasi 265 383,70 292 421,50
a. Pengangkutan
- Angkutan rel
bps 97 878,80
745,50
104 787,70
765,70
n.
- Angkutan jalan 41 071,00 44 282,60
te

- Angkutan laut 9 547,90 10 128,90


n

- ASDP 3 288,90 3 518,10


ba

- Angkutan udara 21 460,70 22 701,30


://

- Penunjang angkutan 21 764,80 23 391,10


b. Komunikasi 167 504,90 187 633,80
tp

8. Keuangan, Persewaan & Jasa Prs. 253 022,70 272 151,90


ht

a. Bank 104 391,00 113 983,60


b. Lembaga keuangan tanpa bank 22 222,80 23 780,50
c. Jasa penunjang keuangan 1 729,80 1 817,30
c. Sewa bangunan 76 100,30 80 684,70
d. Jasa Perusahaan 48 578,80 51 885,80
9. Jasa-jasa 244 869,90 258 237,90
a. Pemerintahan umum 99 590,90 101 031,80
b. Jasa swasta 145 279,00 157 206,10
- Sosial kemasyarakatan 36 253,20 38 898,20
- Hiburan, rekreasi 11 265,90 12 237,50
- Perorangan, rumah tangga 97 759,90 106 070,40

PDRB 2 618 938,40 2 770 345,10

BPS Provinsi Banten 153


XII PDB Indonesia

Tabel 12.3
Distribusi PDB Indonesia ADH Berlaku
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (persen)

Sektor 2012*) 2013**)

1. Pertanian 14,50 14,43


a. Tanaman bahan makanan 6,99 6,85

id
b. Perkebunan 1,98 1,93

.
c. Peternakan & hasil-hasilnya 1,77 1,82

go
d. Kehutanan 0,67 0,63

.
e. Perikanan 3,10 3,21
2. Pertambangan & Penggalian
a. Minyak dan Gas (migas)
b ps11,80
4,70
11,24
4,42
n.
b. Pertambangan tanpa migas 5,59 5,26
te

c. Penggalian 1,51 1,56


n

3. Industri Pengolahan 23,97 23,70


ba

a. Industri migas 3,09 2,94


://

b. Industri tanpa migas 20,88 20,76


1. Makanan, minuman & tembakau 7,57 7,42
tp

2. Tekstil, barang kulit & alas kaki 1,90 1,90


ht

3. Barang kayu & hasil hutan lainnya 1,04 1,04


4. Kertas & barang cetakan 0,82 0,80
5. Pupuk, kimia & barang dari karet 2,64 2,53
6. Semen & barang galian non logam 0,70 0,70
7. Logam dasar, besi & baja 0,40 0,39
8. Alat angkutan, mesin & peralatan 5,66 5,83
9. Barang lainnya 0,14 0,13
4. Listrik, Gas & Air Bersih 0,76 0,77
a. Listrik 0,48 0,51
b. Gas 0,21 0,19
c. Air bersih 0,07 0,07

154 Buku Saku PDRB


PDB Indonesia XII

Tabel 12.3 (Lanjutan)


Distribusi PDB Indonesia ADH Berlaku
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (persen)

Sektor 2012*) 2013**)

5. Bangunan 10,26 9,99


6. Perdagangan, Hotel & Restoran 13,96 14,33

id
a. Perdagangan besar & eceran 11,30 11,59

.
b. Hotel 0,39 0,43

go
c. Restoran 2,27 2,30

.
7. Pengangkutan & Komunikasi 6,67 7,01
a. Pengangkutan
- Angkutan rel
bps 3,49
0,03
3,79
0,03
n.
- Angkutan jalan 1,85 2,03
te

- Angkutan laut 0,24 0,24


n

- ASDP 0,11 0,12


ba

- Angkutan udara 0,76 0,87


://

- Penunjang angkutan 0,51 0,51


b. Komunikasi 3,18 3,22
tp

8. Keuangan, Persewaan & Jasa Prs. 7,27 7,52


ht

a. Bank 2,32 2,48


b. Lembaga keuangan tanpa bank 0,97 1,00
c. Jasa penunjang keuangan 0,06 0,06
c. Sewa bangunan 2,55 2,56
d. Jasa Perusahaan 1,38 1,43
9. Jasa-jasa 10,81 11,02
a. Pemerintahan umum 5,91 5,96
b. Jasa swasta 4,91 5,06
- Sosial kemasyarakatan 1,94 2,04
- Hiburan, rekreasi 0,28 0,29
- Perorangan, rumah tangga 2,69 2,73

PDRB 100,00 100,00

BPS Provinsi Banten 155


XII PDB Indonesia

Tabel 12.4
Pertumbuhan PDB Indonesia ADH Konstan 2000
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (persen)

Sektor 2012*) 2013**)

1. Pertanian 4,20 3,54


a. Tanaman bahan makanan 3,09 1,93

id
b. Perkebunan 6,22 4,93

.
c. Peternakan & hasil-hasilnya 4,69 4,76

go
d. Kehutanan 0,16 0,11

.
e. Perikanan 6,49 6,86
2. Pertambangan & Penggalian
a. Minyak dan Gas (migas)
b ps 1,56
(3,64)
1,34
(3,22)
n.
b. Pertambangan tanpa migas 6,55 5,33
te

c. Penggalian 7,45 5,86


n

3. Industri Pengolahan 5,74 5,56


ba

a. Industri migas (2,80) (1,81)


://

b. Industri tanpa migas 6,42 6,10


1. Makanan, minuman & tembakau 7,57 3,34
tp

2. Tekstil, barang kulit & alas kaki 4,27 6,06


ht

3. Barang kayu & hasil hutan lainnya (3,14) 6,18


4. Kertas & barang cetakan (4,75) 4,45
5. Pupuk, kimia & barang dari karet 10,50 2,21
6. Semen & barang galian non logam 7,80 3,00
7. Logam dasar, besi & baja 5,86 6,93
8. Alat angkutan, mesin & peralatan 7,03 10,54
9. Barang lainnya (1,13) (0,70)
4. Listrik, Gas & Air Bersih 6,25 5,58
a. Listrik 8,34 7,68
b. Gas 2,45 1,43
c. Air bersih 2,99 2,40

156 Buku Saku PDRB


PDB Indonesia XII

Tabel 12.4 (Lanjutan)


Pertumbuhan PDB Indonesia ADH Konstan 2000
Menurut Lapangan Usaha, 2012 – 2013 (persen)

Sektor 2012*) 2013**)

5. Bangunan 7,39 6,57


6. Perdagangan, Hotel & Restoran 8,15 5,93

id
a. Perdagangan besar & eceran 8,68 5,89

.
b. Hotel 9,35 8,66

go
c. Restoran 4,22 5,24

.
7. Pengangkutan & Komunikasi 9,98 10,19
a. Pengangkutan
- Angkutan rel
bps 6,57
(6,67)
7,06
2,71
n.
- Angkutan jalan 7,13 7,82
te

- Angkutan laut 4,27 6,09


n

- ASDP 6,66 6,97


ba

- Angkutan udara 8,30 5,78


://

- Penunjang angkutan 5,39 7,47


b. Komunikasi 12,08 12,02
tp

8. Keuangan, Persewaan & Jasa Prs. - -


ht

a. Bank - -
b. Lembaga keuangan tanpa bank 7,15 7,56
c. Jasa penunjang keuangan 8,30 9,19
c. Sewa bangunan 7,12 7,01
d. Jasa Perusahaan 6,31 5,06
9. Jasa-jasa 6,05 6,02
a. Pemerintahan umum 6,48 6,81
b. Jasa swasta 5,25 5,46
- Sosial kemasyarakatan 1,82 1,45
- Hiburan, rekreasi 1,69 1,37
- Perorangan, rumah tangga 2,05 1,58

PDRB 6,26 5,78

BPS Provinsi Banten 157


XII PDB Indonesia

12.2. PDB MENURUT PENGELUARAN

Secara teori, total PDB menurut pengeluaran akan sama


dengan total PDB menurut lapangan usaha. PDB menurut
pengeluaran dihitung berdasarkan pengeluaran konsumsi dari
barang dan jasa yang dihasilkan pada suatu perekonomian.

id
PDB menurut pengeluaran meliputi pengeluaran komponen

.
go
konsumsi rumah tangga (makanan dan non makanan), konsumsi

.
pemerintah, Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB), perubahan
ps
stok dan ekspor neto (ekspor dikurangi impor).
b
n.

PDB atas dasar harga berlaku tahun 2013 sebesar


te

9.083,97 triliun rupiah, sebagian besar digunakan untuk komponen


n
ba

pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar 5.071,09 triliun


rupiah. Komponen pengeluaran lainnya meliputi komponen
://
tp

pengeluaran konsumsi pemerintah sebesar 827,24 triliun rupiah,


ht

komponen PMTB sebesar 2.876,25 triliun rupiah, komponen


perubahan inventori sebesar 179,78 triliun rupiah, transaksi ekspor
sebesar 2.156,81 triliun rupiah dan impor sebesar 2.338,12 triliun
rupiah. Dibandingkan dengan tahun 2012, PDB ADH berlaku
meningkat dari 8.229,44 triliun rupiah menjadi 9.083,97 triliun
rupiah.

158 Buku Saku PDRB


PDB Indonesia XII

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2013 tercatat


sebesar 5,78 persen. Pertumbuhan ini didukung oleh semua
komponen, yaitu komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga
tumbuh sebesar 5,28 persen, komponen pengeluaran konsumsi
pemerintah tumbuh sebesar 4,87 persen, komponen PMTB
tumbuh sebesar 4,71 persen, komponen perubahan inventori
tumbuh sebesar 6,75 persen, komponen ekspor tumbuh sebesar

id
5,30 persen dan komponen impor tumbuh sebesar 1,21 persen.

.
. go
bps
n.
nte
ba
://
tp
ht

BPS Provinsi Banten 159


XII PDB Indonesia

Grafik 12.3
Pertumbuhan Komponen PDB Indonesia
Menurut Pengeluaran, ADH Konstan 2000
Tahun 2013 (persen)

. id
. go
b ps
n.
n te
ba
://
tp
ht

160 Buku Saku PDRB


PDB Indonesia XII

Tabel 12.5
PDB Indonesia
Menurut Pengeluaran, 2012 – 2013 (miliar rupiah)

Komponen 2012*) 2013**)

PDRB ADH Berlaku

. id
1. Konsumsi Rumah Tangga 4 496 373,40 5 071 094,41

go
2. Konsumsi Pemerintah 733 269,38 827 242,76

.
3. PMTB
4. Perubahan Stok
b ps
2 688 883,53
170 309,60
2 876 253,15
179 778,08
n.

5. Ekspor 1 999 254,03 2 156 808,60


n te

6. Impor 2 127 725,50 2 338 118,65


ba

Total PDRB 8 229 439,40 9 083 972,20


://
tp

PDRB ADH Konstan 2000


ht

1. Konsumsi Rumah Tangga 1 442 193,20 1 518 393,42


2. Konsumsi Pemerintah 205 385,92 215 393,12
3. PMTB 657 589,06 688 559,76
4. Perubahan Stok 50 371,42 53 767,64
5. Ekspor 1 245 702,00 1 311 759,60
6. Impor 1 005 036,00 1 017 190,79
Total PDRB 2 618 938,40 2 770 300,00

BPS Provinsi Banten 161


XII PDB Indonesia

Tabel 12.6
Distribusi dan Pertumbuhan PDB Indonesia
Menurut Pengeluaran, 2012 – 2013 (miliar rupiah)

Komponen 2012*) 2013**)

Distribusi PDRB

id
ADH Berlaku

.
go
1. Konsumsi Rumah Tangga 54,64 55,82

.
ps
2. Konsumsi Pemerintah 8,91 9,11
3. PMTB 32,67 31,66
b
n.
4. Perubahan Stok 2,07 1,98
te

5. Ekspor 24,29 23,74


n
ba

6. Impor 25,86 25,74


Total PDRB 100,00 100,00
://
tp
ht

Pertumbuhan PDRB
ADH Konstan 2000
1. Konsumsi Rumah Tangga 5,28 5,28
2. Konsumsi Pemerintah 1,28 4,87
3. PMTB 9,69 4,71
4. Perubahan Stok 460,00 6,75
5. Ekspor 2,01 5,31
6. Impor 6,65 1,21
Total PDRB 6,26 5,78

162 Buku Saku PDRB


Buku Saku PDRB PDRB Provinsi Banten,
PDRB Kabupaten/Kota se-Banten,
PDRB Provinsi se-Jawa dan PDB Indonesia
2012 – 2013

. id
go
Tim Penyusun :

.
ps
Pengarah : Noneng Komara Nengsih, SE. MAP.
b
Editor : Hendro Prayitno, S.Si.
n.
Adam Sofian, S.Si. M.Si.
te

Saeful Hidayat, S.Si. MSE.


n
ba

Penulis dan : Teuku M. Madinah, S.Si.


Kompilasi Data C.M. Rosidah, SE.
://

Puji Aditia Sulistiani, S.ST.


tp
ht

Penyiapan Draft : Teuku M. Madinah, S.Si.


Publikasi

Sumber Data :
- Badan Pusat Statistik Republik Indonesia
- Badan Pusat Statistik Provinsi Banten
ht
tp
://
ba
nte
n.
b

ps
. go
. id
ht
tp
://
ba
nte
n.
b

ps
. go
. id
. id
. go
b ps
D A T A
n.
n te
ba
://

Mencerdaskan Bangsa
tp
ht

BADAN PUSAT STATISTIK - PROVINSI BANTEN


Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Kav. H1-2
Jl. Syekh Nawawi Al-Bantani, Kecamatan Curug, Kota Serang 42171
Telepon 0254-267027, Faks. 0254-267026
E-mail : bps3600@bps.go.id Website : www.banten.bps.go.id