Anda di halaman 1dari 13

PROPOSAL PERENCANAAN

PRAKTIK KEPERAWATAN MANDIRI


GENERALIS

OLEH:

SUGIYO, S.Kep.,Ns

JL. RADEN FATAH RT 001 RW 010 No.116


KELURAHAN PARUNG SERAB KECAMATAN CILEDUG
KOTA TANGERANG
15153

0
KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala, atas rahmat dan
ridho-Nya penulis dapat menyusun Proposal Perencanaan Praktik Keperawatan Mandiri
Generalis oleh Sugiyo, S.Kep.,Ns di wilayah Kota Tangerang.

Untuk menggambarkan rencana penyelenggaraan praktik keperawatan mandiri


generalis beserta program-program pelayanan kesehatan di dalamnya maka disusunlah
proposal ini. Dengan dasar ilmu pengetahuan dan kiat keperawatan serta dengan terbitnya
Undang-undang nomor 38 Tahun 2014 tentang Keperawatan, Permenkes Nomor HK.02.02-
148/I/2010 tentang Izin dan Penyelenggaraan Praktik Perawat dan Permenkes Nomor 17
Tahun 2013 tentang Perubahan atas Permenkes No.HK.02.02-148/I/2010, serta berdasarkan
SK Dirjen Yanmed Kemenkes RI No.HK.00.06.5.1.311 tentang Tindakan Keperawatan
Mandiri yang dapat dilakukan oleh perawat home care, maka dipandang perlu bagi perawat
professional yang hendak praktik mandiri mengurus izin dengan perencanaan praktik yang
berdasarkan aturan-aturan tersebut.

Proposal ini disusun juga berdasarkan pada Surat Keputusan DPP PPNI
Nomor:01/DPP.PPNI/SK/K.S/III/2017 tentang Pedoman Praktik Keperawatan Mandiri
Persatuan Perawat Nasional Indonesia Periode 2015-20120 dan memantapkan diri saya
selaku Ners/Perawat Profesional untuk terus bekerja sepenuh hati di dalam mengaplikasikan
ilmu dan kiat keperawatan dan lebih berorientasi untuk kemajuan profesi keperawatan dan
kesejahteraan masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Kota Tangerang.

Akhirnya saya ucapkan terima kasih kepada semua rekan dan berbagai pihak yang
berkenan membantu penyusunan proposal ini dan kepada pembaca yang memberikan saran
dan masukan yang sangat berguna demi kesempurnaan penyelenggaraan praktik keperawatan
mandiri.

Kota Tangerang, 12 Februari 2018

SUGIYO, S.Kep.Ns

1
DAFTAR ISI

BAB I. PENDAHULUAN 3

A. Latar Belakang 3
B. Visi dan Misi 3
1. Visi
2. Misi
C. Tujuan Kegiatan 4
1. Tujuan Umum
2. Tujuan Khusus

BAB II. KEGIATAN PELAYANAN KESEHATAN 5

A. Pelayanan Promotif 5
B. Pelayanan Preventif 5
C. Pelayanan Kuratif/Keperawatan 5
D. Pelayanan Rehabilitatif 6

BAB III. SARANA PELAYANAN 7

A. Sarana Fisik 7
B. Sarana Tenaga 10
C. Jam Kerja 10
D. Jasa Pelayanan 11

BAB IV. PENUTUP 12

2
BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang

Indonesia merupakan Negara berkembang dengan beragam suku, budaya, tingkat


ekonomi dan sosialnya. Demikian pula tingkat kesehatan masyarakatnya berbeda-beda
berdasar kultur, kebiasaan, aktifitas, makanan, minuman serta gaya hidupnya. Telah banyak
Upaya Kesehatan yang dilakukan pemerintah melalu program Promosi Kesehatan,
Pemeriksaan Ibu Hamil dan Balita, Imunisasi, Screening Kesehatan, Pemberantasan Sarang
Nyamuk, Pendirian fasilitas olah raga, Posyandu Balita dan Lansia, Bina Lingkungan Sehat,
Pemberian Makanan Tambahan yang bergizi, Jaminan Kesehatan Nasional serta Penugasan
Tenaga Kesehatan hingga ke pelosok tanah air. Namun masih banyak masyarakat yang tidak
sehat dan bermasalah dengan kesehatannya baik di desa maupun di kota.

Sebagai tenaga kesehatan, Perawat memegang peranan penting sebagai ujung tombak
pelayanan kesehatan di berbagai fasilitas kesehatan atau di masyarakat. Perawat juga telah
dan terus berkontribusi dalam upaya peningkatan kesehatan dengan Asuhan Keperawatannya.
Hingga kini Asuhan Keperawatan telah berkembang pesat di Indonesia, sebagai suatu bentuk
pelayanan keperawatan yang komprehensif kepada klien, yang humanis, caring dan
profesional.

Sejak terbitnya Undang-undang Keperawatan Nomor 38 tahun 2014 tentang


Keperawatan yang menjadi landasan hukum tentang kegiatan pendidikan keperawatan,
organisasi perawat, registrasi perawat dan surat izin praktik keperawatan baik di lingkungan
rumah sakit, puskesmas dan klinik/fasilitas kesehatan swasta serta praktik perawat mandiri.
Praktik Perawat Mandiri diatur oleh Permenkes Nomor HK.02.02-148/I/2010 tentang Izin
dan Penyelenggaraan Praktik Perawat dan Permenkes Nomor 17 Tahun 2013 tentang
Perubahan atas Permenkes No.HK.02.02-148/I/2010, serta berdasar Surat Keputusan Dirjen
Yanmed Kemenkes RI No.HK.00.06.5.1.311 tentang Tindakan Keperawatan Mandiri yang
dapat dilakukan oleh perawat home care, dan Surat Keputusan DPP PPNI
Nomor:01/DPP.PPNI/SK/K.S/III/2017 tentang Pedoman Praktik Keperawatan Mandiri
Persatuan Perawat Nasional Indonesia Periode 2015-2020 maka dipandang perlu bagi
perawat professional yang hendak praktik mandiri mengurus izin dengan perencanaan praktik
yang berdasarkan aturan-aturan tersebut.

Oleh karena itu sebagai seorang Ners/Perawat yang memantapkan diri untuk terus
bekerja sepenuh hati di dalam mengaplikasikan ilmu dan kiat keperawatan dan lebih
berorientasi untuk kemajuan profesi keperawatan dan kesejahteraan masyarakat, kami
menyusun proposal “Perencanaan Praktik Keperawatan Mandiri Generalis” yang akan
diselenggarakan oleh Sugiyo, S.Kep., Ners di Jalan Raden Fatah RT 001 RW 010 Kelurahan
Parung Serab Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang.

B. Visi dan Misi


1. Visi
 Terselenggaranya praktik keperawatan mandiri generalis yang prima, modern dan
terpercaya.
2. Misi
a. Membantu pemerintah dalam pelayanan kesehatan masyarakat

3
b. Mengupayakan promosi kesehatan, pencegahan penyakit, pemeliharaan dan
pemulihan kesehatan klien
c. Meningkatkan perawatan diri dan peningkatan kepercayaan diri klien
d. Meningkatkan derajat kesehatan biologis/fisik, psikologis, sosial dan spiritual klien
e. Mengaplikasikan ilmu pengetahuan di bidang kesehatan
f. Menciptakan lapangan pekerjaan khusunya untuk perawat professional.

C. Tujuan Kegiatan
1. Tujuan Umum
 Terselenggaranya praktik keperawatan mandiri generalis yang dapat mewujudkan
masyarakat yang sehat dan sejahtera
2. Tujuan Khusus
a. Memberikan pelayanan kesehatan yang prima, modern dan professional
berlandaskan ilmu dan kiat keperawatan dan peraturan/perundangan yang berlaku di
Indonesia
b. Membantu Pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat
c. Memberikan asuhan keperawatan dengan melakukan pengkajian secara holistik,
menetapkan diagnosa keperawatan, merencanakan tindakan keperawatan,
melaksanakan tindakan keperawatan dan mengevaluasi tindakan keperawatan serta
melakukan pendokumentasian keperawatan
d. Melaksanakan tindakan medis sesuai kompetensi atas pelimpahan wewenang
delegatif tenaga medis
e. Memberikan obat sesuai dengan resep tenaga medis atau obat bebas/bebas terbatas
f. Memberikan tindakan kegawatdaruratan sesuai kompetensi
g. Memberikan tindakan keperawatan komplementer/alternatif sesuai kompetensi
h. Memberikan pendidikan kesehatan dan konseling
i. Memberikan asuhan keperawatan di rumah klien (home care)
j. Melakukan kolaborasi dengan teman sejawat, ners spesialis dan tenaga medis
k. Melakukan rujukan klien kepada teman sejawat, ners spesialis, tenaga medis atau
fasilitas pelayanan kesehatan diatasnya
l. Melakukan persetujuan tindakan keperawatan (informed consent) kepada klien
m. Melaksanakan pelayanan kesehatan sesuai program atau penugasan pemerintah

4
BAB II

KEGIATAN PELAYANAN KESEHATAN

Jenis kegiatan pelayanan kesehatan pada praktik keperawatan mandiri yang akan dilaksanakan
adalah:

A. Pelayanan Promotif
1. Melaksanakan pendidikan kesehatan kepada individu, keluarga dan kelompok
masyarakat di pelayanan kesehatan atau di lingkungan sekitar
2. Mengupayakan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan
3. Membina suasana lingkungan sehat
4. Mengupayakan kemitraan dan advokasi kesehatan bersama lembaga kemasyarakatan
B. Pelayanan Preventif
1. Pemeriksaan kesehatan secara berkala baik di fasilitas kesehatan atau kunjungan rumah
2. Turut serta dalam pelaksanaan program kesehatan pemerintah
C. Pelayanan Kuratif/Keperawatan
1. Memberikan Asuhan Keperawatan klien di pelayanan kesehatan secara rawat jalan
seperti:
a. Melakukan anamnesa klien
b. Memeriksa tanda-tanda vital klien (Tekanan Darah, Nadi, Suhu dan Respirasi)
c. Memeriksa Kadar Gula Darah, Kolesterol dan Asam Urat klien dengan alat
pemeriksaan elektrik sederhana (Easy Touch GCU)
d. Melaksanakan pemeriksaan fisik klien
e. Menentukan diagnosa keperawatan
f. Membuat perencanaan tindakan keperawatan
g. Melaksanakan tindakan keperawatan dengan mengupayakan pemenuhan kebutuhan
dasar klien yang diperlukan seperti:
1) Pengendalian infeksi nosocomial
2) Pemenuhan kebutuhan kebersihan diri dan lingkungan klien
3) Pemenuhan kebutuhan oksigen klien
4) Pemenuhan kebutuhan nutrisi klien
5) Pemenuhan kebutuhan cairan dan elektrolit klien
6) Pemenuhan kebutuhan eleminasi klien
7) Pemenuhan kebutuhan mobilitas klien
8) Pemenuhan kebutuhan rasa nyaman klien
9) Pemenuhan kebutuhan keamanan dan keselamatan pasien
10) Pemenuhan kebutuhan medikasi/obat-obatan dengan obat bebas/bebas terbatas
atau resep dokter/delegasi medis
h. Melakukan evaluasi keperawatan
i. Memberikan Asuhan Keperawatan Kegawatdaruratan, seperti:
a. Initial Asessment dan Triase
b. Pengelolaan Jalan Nafas dan Pernafasan
c. Resusitasi Jantung Paru
d. Penatalaksanaan Syok Perdarahan
e. Penatalaksanaan Cedera (Cedera Kepala, Thoraks, Abdomen, Muskuloskeletal)
f. Penatalaksanaan Luka Bakar
g. Penatalaksanaan Biomekanik Trauma (Kecelakaan Kendaraan, Jatuh,
Tertembak peluru)

5
h. Penatalaksanaan Nyeri Dada pada Klien dengan Masalah Jantung
i. Penatalaksanaan Keracunan dan Gigitan Serangga/Ular
j. Stabilisasi dan Transportasi klien
j. Melakukan Rujukan ke perawat spesialis, dokter, puskesmas atau rumah sakit
k. Memberikan Asuhan Keperawatan Komplementer (Herbal, Akupunktur, Ruqyah)
l. Dokumentasi keperawatan

2. Perawatan klien di rumah klien (homecare)


a. Perawatan klien dengan bedrest total/kelemahan/sulit bergerak (klien dengan
stroke, perawatan luka pasca operasi besar, luka decubitus, luka diabetes, dll)
b. Perawatan klien atas delegasi medis atau rumah sakit

D. Pelayanan Rehabilitatif
1. Latihan fisik klien yang tepat dan teratur sebagai upaya pemeliharaan kesehatan
2. Memotivasi klien istirahat/tidur yang cukup sebagai upaya pemulihan kesehatan
3. Mengupayakan pengaturan diet yang tepat pada klien
4. Mobilisasi dini pada klien pasca rawat inap/pasca operasi medis

6
BAB III

SARANA PELAYANAN

Sarana pelayanan kesehatan yang akan pada praktik keperawatan mandiri yang akan
dilaksanakan adalah:

A. Sarana Fisik/Bangunan
Berdasarkan Surat Keputusan DPP PPNI Nomor: 01/DPP.PPNI/SK/K.S/III/2017 tentang
Pedoman Praktik Perawatan Mandiri, maka sarana dan prasarananya sebagai berikut:
a. Bangunan gedung rumah toko/ruko bertingkat dengan ukuran 7m x 11m pada lantai
bawah, dan lantai atas dengan ukuran 7m x 11m yang terletak di Jalan Raden Fatah
RT 001 RW 010 Kelurahan Parung Serab , Kecamatan Cileduk, Kota Tangerang,
15153, dengan penataan ruangan sebagai berikut:
1. Lantai bawah:
a) 1 Ruang Parkir ukuran 3,5 x 5m
b) 1 Ruang Tunggu berukuran 2m x 3,5m
c) 1 Ruang Administrasi/Pendaftaran berukuran 1m x 2m
d) 1 Ruang Periksa berukuran 3m x 3m
e) 1 Ruang Tindakan Perawatan I berukuran 2,5m x 3m
f) 1 Ruang Alat berukuran 2m x 2m
g) 1 Ruang Dapur berukuran 2m x 2m
h) 1 Kamar Mandi berukuran 1,5 x 2m
i) 1 Tangga ke lantai 2 berukuran 1m x 4 m
2. Lantai Atas
a) 1 Ruang Tindakan Perawatan II berukuran 3,5 m x 3,5 m
b) 1 Ruang Mushola berukuran 2m x 3,5m
c) 1 Ruang Istirahat Petugas berukuran 3,5m x 3,5m
d) 1 Ruang Tamu berukuran 3,5m x 3,5m
e) 1 Ruang Serbaguna berukuran 3,5m x 5,5m
f) 1 Kamar Mandi ukuran 1,5m x 2m
g) 1 Ruang Cuci dan Jemuran Linen berukuran 2m x 4,5m
b. Ruangan ber- AC (Air Conditioner) di lantai bawah
c. Ruangan dengan ventilasi udara di lantai atas
d. 1 buah wastafel cuci tangan di ruang periksa
e. 1 buah wastafel cuci alat di dapur
f. Spesifikasi Gedung/Ruang Dinding permanen
g. Lantai tidak licin
h. Ventilasi cukup
i. Penerangan Listrik cukup
j. Persediaan Air bersih cukup
B. Sarana Alat
1. Peralatan terdiri dari:
a. Alat Tenun Laken
b. Stik Laken
c. Selimut
d. Sarung Bantal
e. Perlak
f. Handuk Kecil

7
g. Waslap
h. Scherm/Untuk gordyn penghalang
i. Mitella
j. Masker

2. Alat Keperawatan/Medik terdiri dari:


a. Stetoskop
b. Tensimeter
c. Termometer
d. Spatel Lidah
e. Lampu Senter
f. Timbangan Berat Badan
g. Bengkok
h. Gunting Verban
i. Set Ganti Balutan
j. Set Hecting
k. Tromol
l. Set Korentang
m. Bak Spuit
n. Sterilisator
o. Tempat Cuci Tangan/Wastafel
p. Tempat Alkohol
q. Standar Infus
r. Pispot
s. Urinal
t. Meja Periksa
u. Lemari Instrumen
v. Mitella
w. Bidai

3. Furniture Standar dan Alat Rumah Tangga terdiri dari:


a. Meja Tulis ½ biro
b. Kursi
c. Filling Cabinet /Sejenis
d. Jam Dinding
e. Kursi Tunggu
f. Tempat Sampah Tertutup
g. Termos es/Lemari es
h. Alat Makan/Minum
i. Pembatas Gordyn
j. Alat Kebersihan (Sapu, Lap, Keset, Pel)
4. Alat Tulis Kantor terdiri dari:
a. Ballpoint/Pena hitam
b. Ballpoint/Pena merah & biru
c. Pensil
d. Staples + isi
e. Spidol
f. Penggaris
g. Kertas HVS
h. Map
8
i. Boxfile

5. Alat Pencatatan dan Pelaporan terdiri dari:


a. Formulir Pengkajian Keperawatan
b. Formulir Rencana Keperawatan
c. Formulir Catatan Implementasi
d. Formulir Catatan Perkembangan & Evaluasi
e. Formulir Observasi Khusus
f. Buku Ekspedisi
g. Nota Order
h. Surat Rujukan
i. Surat Pelimpahan Wewenang Delegatif/Mandat Medis Kepada Perawat
j. Buku Registrasi
k. Formulir Pelaporan

6. Alat/Bahan Habis pakai terdiri dari:


a. Ringer Laktat
b. Na Cl 0.9%
c. Dex 5%
d. Cairan Iodium
e. Cairan Alkohol 70%
f. Infus set
g. IV Catheter
h. Kassa Steril
i. Plester
j. P3K

7. Obat Bebas dan Bebas Terbatas terdiri dari:


a. Analgetik 10 tablet
b. Anti piretik 10 tablet
c. Anti histamin 10 tablet
d. Anti emetin 10 tablet
e. Oralit 10 tablet
f. Norit 10 tablet
g. Obat batuk 1 botol
h. Raborantia 10 tablet

8. Obat emergensi terdiri dari:


a. Epineprin 1mg 1 ampul
b. Sulfas Atropin 0,25mg 1 ampul
c. Dexametason 5mg 1 ampul
d. Dextrose 40% 25ML 1 ampul
e. D5%W 100ML 1 ampul
f. Dopamin 200mg 1 ampul
g. Diazepam supposituria/rektal 1 ampul/1 sup
h. ISDN 5mg tab 1 tablet
i. Clopidogrel 75mg tab 1 tablet

9
9. Peralatan Emergensi terdiri dari:
a. Peralatan Sirkulasi Infus set macro 1 set
b. IV Catheter 20 G 1 set
c. IV Catheter 22 G 1 set
d. RL 500ml 1 botol
e. NaCl 0,9% 500ml 1 botol
f. Tensimeter
g. Stetoskope
h. Trauma Set Neck Collar 1 buah
i. Arm Sling 1 buah
j. Elastic verband 15cm 1 buah
k. Elastic verband 7,5cm 1 buah
l. Kassa steril
m. Wound Dressing 1 set
n. Chloraetil spray 1 botol
o. Povidone iodine 1 botol
p. Handscoon disposible 1 box
q. Jarum dan benang suturing emergency 1 set
r. Alat penghentian perdarahan eksternal: kassa balut tekan, tampoon, klem arteri 1 set
s. Bidai
t. Peralatan Breathing Nasal Canul
u. Rebreathing mask
v. Non rebreathing mask
w. Tabung Oksigen

C. Sarana Tenaga
1. Tenaga Perawat
Praktek Perawat Mandiri ini akan diselenggarakan dan dilakukan oleh:

Nama lengkap : Sugiyo, S.Kep.,Ns


Alamat : Jl. Raden Fatah RT 001 RW 010 Kelurahan Parung Serab
Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang
Tempat, tanggal lahir : Cilacap, 29 Nopember 1979
Jenis Kelamin : Laki-laki
Nama Perguruan Tinggi : Stikes Muhammadiyah Gombong
NIRA PPNI : 3301017461
Nomor STR : 140171115-0711487
Tanggal Kadaluarsa STR : 29 Nopember 2020

2. Tenaga Administrasi
Tenaga Administrasi akan dilaksanakan oleh:

Nama lengkap : Siti Khotimatun, SE


Alamat : Jl. Cendrawasih No.45H Jakarta Selatan
Tempat, tanggal lahir : Cilacap, 11 Maret 1992
Jenis Kelamin : Perempuan
Nama Perguruan Tinggi : Universitas Pamulang

10
3. Tenaga Kebersihan dan Perlengkapan

Nama lengkap : Suharno


Alamat : Sikentung Rt 006/010 Kel. Petarukan Kec. Petarukan
Umur : 30 tahun
Jenis Kelamin : Laki-laki

D. Jam Kerja
Pelayanan kesehatan pada Praktek Perawat Mandiri ini akan diselenggarakan pada waktu
sebagai berikut:
1. Hari kerja : Senin sampai dengan Sabtu
2. Jam kerja : 08.00 sampai dengan 21.00
3. Hari Minggu/Hari Besar Tutup

E. Jasa Pelayanan
Pelayanan kesehatan pada Praktek Perawat Mandiri ini akan menentukan tarif jasa
pelayanan dengan memperhatikan kemampuan klien dan fasilitas pelayanan dengan
ketentuan umum/rata-rata sebagai berikut:
a. Biaya Pendaftaran /Administrasi @ Rp 10.000,-
b. Biaya Pemeriksaan/Konsultasi @ Rp 35.000,-
c. Biaya Tindakan Keperawatan @ Rp 50.000,-
d. Biaya Sewa Alat Sterilisator & Perawatan @ Rp 5.000,-
e. Biaya Alat habis pakai menyesuaikan harga alat perawatan (seperti kassa, sarung tangan
karet, slang oksigen, Betadine, NaCl 0,9%, pembalut luka, dll)
f. Biaya Obat Bebas/Bebas Terbatas yang diberikan menyesuaikan harga dari Apotek
g. Biaya tersebut di atas bisa dikurangi atau gratis bagi klien tidak mampu/miskin

11
BAB IV

PENUTUP

Kami menyadari sepenuhnya bahwa Praktik Keperawatan Mandiri merupakan suatu upaya
kesehatan yang terbatas pada bidang keperawatan dan tugas pendelegasian medis atau pemerintah.
Perlu koordinasi dan kolaborasi dengan Perawat Spesialis, Dokter serta koordinasi dan pembinaan
dari Puskesmas sebagai unit organisasi kesehatan pemerintah terdepan dalam rangka mengemban
tugasnya sebagai Pusat Kesehatan Masyarakat di wilayah kerjanya.

Demikian pula terhadap Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) sebagai induk
organisasi perawat, kami sangat mengharapkan motivasi yang besar dan pembinaan sebagai
anggota Perawat di PPNI di dalam mengaplikasikan ilmu dan kiat keperawatan serta
mengaktualisasikan diri dalam Praktik Keperawatan Mandiri.

Akhirnya, semoga Allah memberikan Ridho dan Barokah-Nya, sehingga Praktik


Keperawatan Mandiri dapat terselenggara dengan baik, sesuai dengan aturan pemerintah dan
organisasi PPNI serta sesuai dengan harapan masyarakat. Terwujudnya masyarakat yang sehat dan
sejahtera. Aamiin.

12