Anda di halaman 1dari 7

PROPERTY, PLANT, AND EQUIPMENT (PSAK 16)

Property, plant and equipment merupakan aset berwujud yang dimiliki oleh
perusahaan dan digunakan dalam produksi atau menawarkan produk atau jasa dan
memiliki umur ekonomis lebih dari satu tahun. Property, plant and equipment
meliputi: tanah, bangunan, peralatan, mesin, dsb.

Berikut 3 karakteristik utama dari property, plant and equipment:

1. Dimiliki untuk digunakan dalam kegiatan operasional dan tidak untuk dijual.
(they are acquired for use in operation and not for sale)
2. Memiliki umur ekonomis lebih dari satu tahun dan selalu didepresiasi setiap
periodenya, kecuali tanah.
(they are long term in nature and usually depreciated)
3. Terdapat wujud fisiknya (merupakan aset berwujud)
(they possess physical substance)

ACQUISITION OF PROPERTY, PLANT, AND EQUIPMENT

Terdapat dua komponen biaya perolehan property, plant, and equipment, yaitu:

1. Harga pembelian, meliputi biaya import, pajak pembelian, trade discount


dan rabat.
2. Biaya yang diperlukan untuk membawa aset ke lokasi dan biaya untuk
keperluan lainnya sehingga aset siap untuk digunakan dalam kegiatan operasi.

A. COST OF LAND

Harga perolehan tanah meliputi semua biaya yang dikeluarkan perusahaan, sampai
tanah tersebut dalam kondisi siap untuk digunakan. Biaya perolehan tanah pada
umumnya meliputi:

a. Harga pembelian,
b. Biaya balik nama, fee bagi pengacara, fee pencatatan.
c. Grading, filling, draining, dan clearing.
d. Biaya penyelesaian masalah terkait tanah,
e. Penambahan land improvement yang mempunyai umur ekonomis tak
terbatas. (trotoar, lampu jalan, saluran, sistem drainase/ pembuangan air).
Apabila terdapat land improvement yang mempunyai umur ekonomi yang
terbatas seperti jalan untuk mobil, pagar, area parkir diakui sebagai land
improvement.
f. Biaya perobohan atas semua bangunan tua termasuk ke dalam cost of land.

CHAPTER 10 Page 1
B. COST OF BUILDING

Cost of building pada umunya meliputi:

a. Biaya bahan bangunan, tenaga kerja, dan biaya overhead yang terjadi selama
pembangunan.
b. Fee tenaga professional, biaya izin pendirian bangunan dsb.

Biaya yang tidak terkait langsung dalam proses pembangunan/ pembelian bangunan
agar siap untuk digunakan tidak dikapitalisasi ke dalam cost of building. Misalnya,
biaya pembukaan, biaya grand opening, kerugian akibat penurunan penjualan.

C. COST OF EQUIPMENT
Biaya atas peralatan meliputi, biaya pembelian, pengangkutan, biaya penanganan,
asuransi selama perjalanan pengiriman, biaya pemasangan dan instalasi, biaya
percobaan, dsb.

INTEREST COSTS DURING CONSTRUCTION

 Aset yang memenuhi syarat untuk dilakukan kapitalisasi bunga meliputi:


1) Aset dalam konstruksi yang digunakan akan digunakan sendiri oleh
perusahaan
2) Aset yang dibangun oleh perusahaan dengan tujua untuk dijual.

 Periode kapitalisasi bunga, dimulai pada saat:


1) Perusahaan melakukan pengeluaran terkait dengan aset
2) Perusahaan melakukan aktivitas yang dibutuhkan agar aset siap digunakan
3) Terjadinya biaya bunga

 Jumlah yang dikapitalisasi


Contoh soal:
Pada tanggal 1 November 2010, PT OADA melakukan kontrak dengan PT
TUTOR untuk membangun bangunan dengan nilai kontrak $ 1.400.000.
Berikut daftar pembayaran yang dilakukan oleh PT OADA selama tahun 2011

1 Januari 1 Maret 1 Mei 31 Desember Total


$ 210.000 $ 300.000 $ 540.000 $ 450.000 $ 1.500.000

CHAPTER 10 Page 2
PT TUTOR telah menyelesaikan pembangunan tersebut, dan bangunan siap
untuk ditempati mulai tanggal 31 Desember 2011.

Berikut daftar pinjaman (liabilitas) yang dimiliki PT OADA pada 31


Desember:

Pinjaman terkait dengan Konstruksi


$ 750.000 Wesel dengan tingkat bunga 15 %, jangka waktu 3 tahun,
beredar sejak tanggal 31 Desember 2010, beban bunga
dibayar setiap tanggal 31 desember
Pinjaman (liabilitas) lainnya

$ 550.000 Wesel dengan tingkat bunga 10%, jangka waktu 5 tahun,


beredar sejak tanggal 31 Desember 2007, beban bunga
dibayar setiap tanggal 31 desember
$ 600.000 Obligasi dengan tingkat bunga 12 %, jangka waktu 10 tahun,
beredar sejak tanggal 31 Desember 2006, beban bunga
dibayar setiap tanggal 31 desember.

Langkah 1

Menghitung biaya bunga aktual (baik yang terkait dengan kontruksi


maupun tidak)

Pinjaman terkait konstruksi $ 750.000 x 15% $ 112.500


Wesel (5 tahun) $ 550.000 x 10% $ 55.000
Obligasi (10 tahun) $ 600.000 x 12 % $ 72.000
Biaya bunga aktual $ 239.500

Langkah 2

Menghitung rata rata tertimbang atas pengeluaran (Weighted – average


accumulated expenditure)

Pengeluaran Weighted – average


Periode
accumulated
Tanggal Jumlah Kapitalisasi
expenditure
1 Januari $ 210.000 12/12 $ 210.000
1 Maret $ 300.000 10/12 $ 250.000
1 Mei $ 540.000 8/12 $ 360.000

CHAPTER 10 Page 3
31 Desember $ 450.000 0 0
$ 1.500.000 $ 820.000

Langkah 3

Menghitung tingkat bunga kapitalisasi (capitalization rate)

Other Debt Pokok Pinjaman Beban Bunga


Wesel 5 tahun,10 % $ 550.000 $ 55.000
Obligasi, 10 tahun, 12 % $ 600.000 $ 72.000
$ 1.150.000 $ 127.000

$ 127.000
Capitalization Rate = = 11.04 %
$ 1.150.000

Langkah 4
Menghitung avoidable interest
Weighted – average
accumulated Tingkat Bunga Avoidable Interest
expenditure
15 % $ 112.500
$ 750.000
11.04% $ 7.728
$ 70.000
($ 820.000 - $ 750.000)
$ 120.228
$ 820.000

Langkah 5

Biaya bunga yang dikapitalisasi merupakan biaya bunga dengan jumlah


terendah antara avoidale interest ($ 120.228) dan actual interest ($ 239.500).
Dalam kasus ini biaya bunga yang dikapitalisasi sebesar $ 120.228 (avoidable
interest).

Langkah 6

Jurnal kapitalisasi beban bunga:

CHAPTER 10 Page 4
Tgl Keterangan Ref Debit Kredit
Bangunan (bunga yg dikapitalisasi) 120.228
Beban Bunga 119.272
Kas 239.500

EXCHANGE OF NON – MONETARY ASSETS

Comercial Substance  timbul ketika pertukaran aset menyebabkan perubahan arus


kas masa depan perusahaan

Pertukaran Aset Tetap Gain Loss


comercial substance Diakui Diakui
Tanpa comercial substance Tidak diakui Diakui
(mengurangi FV aset yang
diterima)

Keuntungan/ kerugian pertukaran = FV Aset yang ditukarkan – NB Aset yang


ditukarkan.

Contoh Soal:

Pada tanggal 1 Agustus, Hyde Co menukarkan asetnya (Aset A) kepada Wiggins Co


(Aset B):

Asset A Asset B
Harga Perolehan $ 96.000 $ 110.000
Akumulasi Depresiasi $ 40.000 $ 47.000
Fair Value $ 60.000 $ 75.000
Kas yang dibayarkan Hyde Co $ 15.000 -
Kas yang diterima Wiggins - $ 15.000

Jurnal untuk mencatat transaksi pertukaran (terdapat Comercial Substance)

Tgl Keterangan Ref Debit Kredit


Aset B (Fair Value) 75.000
Akumulasi Depresiasi – Aset A 40.000

CHAPTER 10 Page 5
Aset – A (Harga Perolehan) 96.000
Kas 15.000
Keuntungan Pertukaran Aset 4.000*

Fair value Aset A : $ 60.000


Harga Perolehan - Aset A : $ 96.000
Akumulasi Depresiasi - Aset A : ($ 40.000)
Nilai Buku Aset A : ($ 56.000)
Keuntungan Pertukaran : $ 4.000

Jurnal untuk mencatat transaksi pertukaran (tanpa Comercial Substance)

Tgl Keterangan Ref Debit Kredit


Aset B (Fair Value – keuntungan ) 71.000*
Akumulasi Depresiasi – Aset A 40.000
Aset – A (Harga Perolehan) 96.000
Kas 15.000

*Aset B = Fair Value aset B – Keuntungan pertukaran

= $ 75.000 - $ 4.000 = $ 71.000

Jurnal pertukaran aset jika mengalami kerugian (Baik terdapat Comercial


Substance atau tidak)

Tgl Keterangan Ref Debit Kredit


Aset B (Fair Value) xxx
Akumulasi Depresiasi – Aset A xxx
Kerugian Pertukaran xxx

Aset – A (Harga Perolehan) xxx

CHAPTER 10 Page 6
Kas xxx

DISPOSITION OF PROPERTY, PLANT, AND EQUIPMENT

Penjualan Aset Tetap


Contoh soal :
PT ABC memiliki mesin dengan harga perolehan $ 18.000, tarif depresiasi
$1.200 per tahun, umur ekonomis : 9 tahun. Pada pertengahan tahun ke – 10,
perusahaan menjual mesin tersebut dengan harga $ 7.000. Buatlah jurnal terkait
penjualan aset tersebut.
a) Jurnal beban penyusutan pada tahun ke 10
Tgl Keterangan Ref Debit Kredit
Beban Depresiasi 600
Akumulasi Depresiasi mesin 600

Tgl Keterangan Ref Debit Kredit


Kas 7.000
Akumulasi Depresiasi – Mesin 11.400*
Mesin 18.000
Keuntungan penjualan mesin 400**

* Akumulasi Depresiasi sampai pertengahan tahun ke 10 = ($ 1.200 x 9) + $ 600

= $ 11.400

** Keuntungan = FV mesin – Nilai buku mesin

= $ 7.000 – ($ 18.000 - $ 11.400) = $ 400

CHAPTER 10 Page 7