Anda di halaman 1dari 5

KUNJUNGAN INDUSTRI BEPANG BAPAK RUSMADI

(Mata Desain Rekayasa Proses)

Kelompok 6 4B

Emiylia susanti B1315016


Halimah B1316069
Lailatul rohmah B1316041
Muhammad iqbal B1316056

PROGRAM STUDI TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN


POLITEKNIK NEGERI TANAH LAUT
PELAIHARI
2018
1. cara pembuatan bepang
pertama beras dimasukkan kedalam mesin tembak yang berkapasitas 2,5 liter
dan dimasak sebanyak 7 menit. kemudian ditembakkan atau dikeluarkan
kedalam peti untuk menang beraas yang sudah matang. setelah itu beras yang
sudah matang dimasak di wajan dengan campuran gula sebanyak 2 kg, air dan
minyak secukupnya. waktu pemasakannya selama 3 menit. setelah itu bepang
harus segera dicetak dan tidak boleh didiamkan lama, apabila didiamkan maka
bepang akan mengeras dan tidak bisa dicetak. setelah bepang dicetak kemudian
dipacking dengan plastik dan direkatkan dengan api lilin.
2. peralatan yang digunakan
adapun peralatan yang digunakan dalam pembuatan bepang adalah mesin
tembak, peti, wajan, meja cetakan, plastik pembungkus, lilin, penggaris
cetakan, serok, gilingan, kompor.
3. penanganan limbah
pengananan limbah di industri bepang bapak rusmadi yaitu pipilan bepang
yang terbuang digunakan untuk pakan ternak, dan bepang yang ukuran nya
tidak standar akan dijual kembali tetapi dengan harga yang lebih murah
4. jumlah yang dihasilkan
jumlah yang dihasilkan dalam satu kali produksi bepang dengan menggunakan
2,5 liter beras adalah 504 potong.
5. peta industri
6 1

Keterangan
1 = mesin tembak
2 = peti
3 = wajan
2
penggorengan
4 = meja
pencetakan
5 = tempat
5 mengemas
5
6 = penyimpanan

minyak
Gula pasir Beras siam

0-3 0-2
1’ 1’ 7’ 0-1 Pengeboman

Mesin tembak

3’ 0-4 Penggorengan

Kawah goreng

0-5
5’ Pencetakan

Meja cetak

60’ 0-6 Pembungkusan

Tata letak

Pemerikasaan
dan
Penyimpanan
6. diskusi
berdasarkan hasil kunjungan yang telah kami lakukan di industri bepang di
tempat bapak Rusmadi. Dapat kami ketahui bahwa dari aspek keamanan
sangat kurang terumata di tempat mesin tembak yang sangat sempit
sehingga menyusahkan pekerja untuk melakukan pekerjaaan nya. Pada saat
pembungkusan pekerja hanya menggunakan lilin dan tanpa alat pengaman
tangan sehingga rawan terjadi kecelakaan saat membungkus yaitu tangan
pekerja bisa saja terkena api dan mengakibatkan luka bakar. Tempat
membungkus nya pun tidak teratur, dimana ada tempat kosong disitu akan
diisi pekerja untuk membungkus bepang. Tempat penyimpanan nya pun
hanya di taruh diteras rumah. Saat dimintai keterangan pemilik industri
mengaku bahwa bepang yang sudah dibungkus hanya ditaruh diteras rumah
karena bepang akan langsung diambil oleh pemesan. Sehingga pemilik tidak
menyediakan tempat penyimpanan. Kelancaran proses produksi tergantung
pada saat pemasakan beras di mesin tembak. Apabila beras tidak masak
dimesin tembak maka proses selanjutnya tidak bisa dilanjutkan.
7. Rencana berdirinya industri rumah tangga
Industri rumah tangga yang rencanakan harus memiliki fasilitas tempat yang
memadai serta peralatan yang cukup. Apabila hal tersebut sudah terpenuhi
maka sudah dapat mendirikan industri rumah tangga.