Anda di halaman 1dari 23

PURIN & PIRIMIDIN

Ade Putrawan T. Nawai., M.Farm-Klin., Apt.


Purin & Pirimidin
• Senyawa siklik mengandung Nitrogen dengan
cincin mengandung Karbon
• Dapat disintesis oleh tubuh (esensial) atau
diperoleh dari makanan (nonesensial)
Purin & Pirimidin
• Makanan tinggi purin
– Daging hewan, tu : hati, ginjal & otak (babi, kelinci,
sapi, bebek)
– Seafood : Ikan sarden, tuna, lobster, kerang
– Minuman : teh, kopi, bir
– Ragi : tape & produk fermentasi
– Buah : anggur
– Kacang – kacangan
– Biji kakao  mengandung theobromin
Fungsi Purin & Pirimidin
• Adalah penyusunan Nukleotida

– Nukleotida  molekul yg tersusun dari gugus basa


heterosiklik, gula, dan satu atau lebih gugus fosfat
– Gugus fosforil berada di gugus hidroksil 3’ atau 5’ gula
Nukleotida
• Struktur pembentuk inti sel (asam nukleat) – DNA
dan RNA
• Berperan dalam metabolisme sel.
– Mis : ATP  pembawa energi utama ke dalam sel
tubuh. Sel tubuh tidak akan berfungsi tanpa
nukleotida ini
• Membantu sintesa lemak, karbohidrat, dan
protein
• Secara alami terbentuk didalam tubuh 
biosintesis purin & pirimidin
Biosintesis Purin & Pirimidin
• Biosintesis purin & pirimidin diatur & dikoordinasikan
dgn ketat  waktu & jumlah produksi selalu sesuai dgn
kebutuhan fisiologis
• Jaringan tubuh dpt menyintesis purin & pirimidin dari :
1. Zat antara amfibolik (sintesis de novo)
• Zat amfibolik  suatu senyawa yang masih memerlukan
pengolahan lagi
2. Reaksi penyelamatan (salvage reaction)
• Hepar menyediakan purin u/ “diselamatkan” & digunakan o/
jaringan yg tidak mampu membentuk purin.
• Mis : otak memiliki PRPP glutamil amidotransferase yg rendah
dan eritrosit serta leukosit yg tidak mampu menyintesis 5-
fosforibosilamin
Purin
Biosintesis Purin
• Sintesis dari zat antara amfibolik = Sintesis De Novo
1. Melibatkan 11 reaksi yg dikatalis o/ enzim yg mengubah
α-D-ribosa 5 fosfat  Inosin Monofosfat (IMP)
2. Pembentukan AMP & GMP dari IMP
– Atom C (6)  berasal dari atom karbon
molekul CO2 udara pernafasan.
– Atom N (1)  berasal dari atom nitrogen
gugus amino (-NH2) molekul aspartat
– Atom C (2) & atom C (8)  produk reaksi
transformilasi yang berasal dari senyawa
donor gugus formil yang melibatkan koenzim
FH4 (tetra hidro folat)
– Atom N (3) & atom N (9)  berasal dari
nitrogen gugus amida molekul glutamin
– Atom C (4); atom C (5) & atom N (7) 
molekul glisin.
Sintesis Purin : Pembentukan IMP
1. Pembentukan Fosforibosil Pirofosfat (PRPP)
2. Pembentukan 5-Fosfo--ribosilamin mll reaksi PRPP &
Glutamin di katalis oleh enzim PRPP Glutamil Transferase
3. 5-Fosfo--ribosilamin + Glisin  Glisin Amida Ribosil-5-
Fosfat (GAR)
4. Glisin Amida Ribosil-5-Fosfat (GAR) dikatalis oleh enzim
Formiltransferase  Formilglisin Ribosil-5-F (FGAR)
5. FGAR  Formil glisin amidin ribosil fosfat (FGAM) dikatalis
oleh enzim FGAM sintetase
6. FGAM dengan bantuan ATP dan Mg2+ dan reaksi
penutupan cincin  Aminoimidazol ribosil-5-fosfat (AIR)
Sintesis Purin : Pembentukan IMP
7. AIR + CO2 dan dikatalis oleh enzim Aminoimidazol karboksilat
ribosil-5-fosfat Karboksilase  Aminoimidazol karboksilat ribosil-
5-fosfat (CAIR)
8. CAIR + Aspartat dan dikatalis oleh enzim Aminoimidazol suksinil
karboksamida ribosil-5-fosfat Sintetase  Aminoimidazol suksinil
karboksamida ribosil-5-fosfat (SACAIR)
9. SACAIR mengeluarkan fumarat dengan bantuan enzim
Adenilsuksinase  Aminoimidazol karboksamida ribosil-5-fosfat
(AICAR)
10. AICAR dengan bantuan Formiltransferase  Fornimidoimidazol
karboksamida ribosil-5-fosfat (FAICAR)
11. FAICAR mengalami penutupan cincin dan mengeluarkan H2O 
Inosin Monofosfat (IMP)
Sintesis Purin : IMP membentuk AMP & GMP
Salvage Reaction Purine
Metabolisme Purin
Pirimidin
Biosintesis
Pirimidin
Metabolisme
Pirimidin
• Produk akhir katabolisme
pirimidin sangat larut air :
CO2, NH3, B-Alanin, dan B-
Aminoisobutirat
• Kelebihan metabolisme
pirimidin jarang
menimbulkan gejala atau
tanda klinis
Penyakit Akibat Gangguan
Metabolisme
• Purin
– Gout (Asam Urat)  produksi & eksresi berlebihan katabolit
purin  kadar as. Urat melebihi batas kelarutannya 
kristalisasi natrium urat di jar lunak  inflamasi
– Lesch Nyhan Syndrome  kekurangan enzim HGFT dalam jalur
“penyelamatan” purin
– ADA (Adenosine Deaminase Deficiency)  kekurangan enzim
ADA pada metabolisme Adenosin menjadi Inosin  peny
imunodefisiensi akibat gangg sel T
• Pirimidin
– Orotic Aciduria / sindrom reye  pembentukan asam orotat
secara berlebihan akibat defisiensi enzim orotate
fosforibosiltransferase dan orotidilat dekarboksilase
TERIMA KASIH
Fosforilasi Oksidatif
• Oksidasi  Saat ion hidrogen atau elektron
diambil dari sebuah molekul (dioksidasi)
• Reduksi  Saat ion hidrogen atau elektron
diberikan kepada sebuah molekul (direduksi)
• Fosforilasi  Saat molekul fosfat ditambahkan
kepada sebuah molekul (difosforilasi)
• Jadi fosforilasi oksidatif  proses yang
melibatkan penghilangan ion hidrogen dari satu
molekul dan penambahan molekul fosfat ke
molekul tsb
Fosforilasi Oksidatif
• Menurut buku Biokimia karangan Muhammad W
fosforilasi oksidatif merupakan proses pembentukan
ATP dari ADP dan Pi didalam mitokondria
menggunakan energi yang dihasilkan dari transpor
elektron dalam membran mitokondria. Tiga molekul
ATP akan dihasilkan untuk setiap pasang elektron yang
dibawa dari NADH ke O2 dalam transpor elektron.
• Trudy McKee, dkk. dalam bukunya Biochemistry
menyimpulkan bahwa oksidasi posporatif dan transfer
elektron merupakan pasangan mekanisme dalam
mensintesis ATP. Terciptanya perbedaan konsentrasi
proton akan mengakibatkan transpor elektron sehingga
terjadilah sintesis ATP.
Glikogen
• Glikogen  karbohidrat simpanan utama pd
hewan, setara pati/kanji pada tumbuhan
(Biokimia Harper, 2009)