Anda di halaman 1dari 24

PENGENALAN

Turbocharger adalah sebuah pemampat udara yang dimampat oleh kuasa dari turbin . Sumber
tenaga yang berasal dari asap gas buang Enjin membuat turbine pusing. Ia tidak menggunakan
pemacu mekanikal secara langsung. Ini meningkatkan kecekapan turbocharger.Biasanya turbo
digunakan pada enjin pembakaran dalaman maka turbo dapat meningkatkan tekanan udara yang
memasuk ke dalam ruang pembakaran untuk meningkatkan output kuasa dan kecekapan enjin.

Turbocharger biasaa digunakan pada kenderaan trak, kereta api, kapal terbang ,kapal dan enjin
peralatan pembinaan. Mereka paling sering digunakan dengan kitaran Otto dan kitaran
pembakaran dalaman engine Diesel. Turbo juga dikenali sebagai komponen yang digunakan
untuk meningkatkan fuel efisen pada engine zaman sekarang.
FUNGSI TURBOCHARGER

Turbocharger memiliki fungsi untuk memberikan supply udara yang bertekanan sebanyak-
banyaknya ke ruang bakar dengan cara memanfaatkan tekaran dari hasil gas buang untuk
memutar turbin, kemudian turbin ini memutar compressor wheel sehingga suplay oksigen yang
masuk dari luar menuju kedalam ruang bakar menjadi lebih banyak. Dengan demikian maka
daya yang di hasilkan bisa lebih besar dan kompresi yang di hasilkan akan semakin tinggi.

Dengan kata lain turbocharger memaksa masuknya udara sebanyak-banyaknya ke ruang


bakar sehingga dihasikan temperature udara yang tinggi dan sesuai pada ruang bakar pada saat
siklus kompresi. Selain itu, mesin yang menggunakan turbocharger mampu memanfaatkan sisa
uap bahan bakar yang tidak terbakar secara sempurna dengan mengembalikannya lagi kedalam
combustion chamber mesin sehingga dapat digunakna sebagai pembakaran ulang.
LOKASI TURBO

Turbo terletak di antara intercooler dengan exhaust header .Turbo biasanya terdapat di
bahagian depan engine iaitu belakang radiator.Pemampat biasanya terletak di antara pembersih
udara dan intake manifold manakala turbin terletak di antara manifold ekzos dan pipe ekzos.
Tugas utama turbocharger adalah, untuk memampatkan udara,dan memaksakemasukan udara ke
dalam silinder enjin. Ini membolehkan enjin untuk membakar bahan api dengan lebih cekap,
dengan itu menghasilkan lebih banyak kuasa kuda.
JENIS TURBOCHARGER

1. Single-Turbo

Single turbocharger hanya terdiri dari 1 turbocharger. Biasanya digunakan pada mesin
dengan silinder tipe inline.

2. Twin-Turbo

Terdiri dari dua turbocharger. Lebih patut diterapkan pada mesin tipe V dengan 6 silinder
atau lebih.

3. Twin-Scroll Turbo

Twin Scroll turbo adalah lebih baik berbanding dengan single turbo .Pembinaan exhaust

twin scroll turbo ini dibahagikan kepada dua laluan. Manifold dalam single turbo , tekanan

ekzos dari silinder 1 akan mengganggu silinder 2 menarik udara segar kerana injap ekzos

kedua-duanya dibuka sementara, mengurangkan berapa banyak tekanan yang mencapai

turbo dan mengganggu berapa banyak silinder udara 2 menarik. Dengan membahagikan
skrol, masalah ini dihapuskan.
4. Variable Geometry Turbo
VGTs adalah salah satu bentuk turbocharging yang paling luar biasa, pengeluaran VGTs
adalah sangat terhad walaupun biasa digunakan dalam enjin diesel akibatnya daripada
keperluan kos dan permintaan bahan eksotik.

Internal vanes dalam turbocharger mengubah nisbah Kawasan ke radius (A / R) agar


sesuai dengan RPM. Pada RPM yang rendah, rasio A / R yang rendah digunakan untuk
meningkatkan halaju gas ekzos dan menaikkan dengan cepat turbocharger. Apabila
kenaikan arus balik, nisbah A / R akan meningkat untuk membolehkan aliran udara
meningkat. Hasilnya ialah merendahkan turbo lag, ambang ambang rendah, dan jalur
tork yang luas dan licin.
KOMPONEN-KOMPONEN UTAMA TURBOCHARGER

1. Turbin

Fungsi

2. Turbine shaft
Fungsi

3. Center Housing & Rotating Assembly (CHRA)

4. Compressor wheel

5. Compressor housing
6. Turbine housing
7. Center Bearing

8. Intercooler
9. Blow off valve

10. Internal Wastegate


11. External wastegate

12. Exhaust pipe


CARA OPERASI TURBOCHARGER

Turbo charger menggunakan gas exhaust untuk memutarkan sebuah turbine wheel yang
disambung dengan shaft dan disambung pada sebuah compressor wheel. Aliran gas exhaust
akan memutarkan turbine wheel ,shaft akan bergerak dan compressor wheel akan bergerak
sekali mengikut putaran shaft.Compressor wheel bersambung dengan intake pipe. Compressor
wheel akan memampatkan dan memaksakan uadara ke dalam engine .

Sebuah pressure regulating valve dikenali sebagai wastegate digunakan untuk memastikan
tekanan turbo charger unit tidak terlalu tinggi dan merosakkan engine .Wastegate akan
membuka apabila tekanan dalam exhaust manifold terlalu tinggi dan ia juga bole melaras ikut
spesifikasi engine..Gas yang berlebihan akan mengeluar melalui bypass valve ke exhaust pipe.

Turbine berputar dalam kecepatan 150.000 rpm adalah pekerjaan yang sangat berat, Oleh kerana
itu diciptakan sistem khusus untuk menahan poros turbin supaya boleh tahan. Sistem ini dikenali
sebagai fluid bearing. Sebaliknya menggunakan bola keluli seperti bearing alias “laher” pada
umumnya, sistem bearing ini menggunakan lapisan oli yang secara terus menerus ditekan
sebagai bantalan. Selain meminimumkan geseran saat turbin berputar, sistem ini juga membantu
menjaga suhu turbin.
Compressor wheel dan Turbine terletak di antara intake manifold dan exzos manifold maka
udara yang dimampatkan oleh compressor wheel,suhu udara akan meningkat kerana udara yang
masuk ke sistem turbo diproses dari gas pembuangan selepas pembakaran enjin yang panas.
Dimampatkan tentunya jadi lebih panas lagi. .Walapun tekanan udara yang masuk ke dalam
ruang pembakaran tinggi tetapi bilangan molekul udara yang diperlukan untuk pembakaran
berkurang.Sebuah intercooler dipasang pada sistem ini untuk mengurangkan suhu udara yang
dimampat oleh compressor wheel.Intercooler juga meningkatkan jumlah molekul udara maka
dapat menyempurnakan pembakaran bahan api yang lebh efisen.

Blow-off vlave adalah pressure relief valve yang berfungsi untuk membuang udara yang telah
dimampat ke atmosfer pada saat tekanan udara keluar kompresor turbocharger mengurangi
tekanan pedal akselerasi, katup intake manifold akan menutup sehingga udara bertekanan dari
turbocharger tidak dapat masuk ke ruang pembakaran.

Ada 4 tahap kerja pada Turbocharger

1. HISAP (Charge Exchange Stroke)

Pada mesin Diesel atau bensin injeksi, piston bergerak kebawah dan udara ditarik melalui katup
masuk. dalam mesin bensin karburator, udara dicampurkan dengan bensin.

2. KOMPRESI (Power Stroke)

Ketika piston bergerak keatas, udara atau campuran bensin dan udara di kompresi.

3. Ekspansi (Power Stroke)

Dalam mesin bensin karburator atau injeksi, campuran bahan bakar dan udara disulut oleh busi,
pada mesin diesel, bahan bakar di injeksikan pada tekanan tinggi dan campuran udara dengan
bahan bakar tersebut akan terbakar secara spontan. Kemudian, ledakan tersebut mendorong
piston bergerak kebawah.
4. Pembuangan (Charge Exchange Stroke)

Gas Buang dikeluarkan melalui katup pembuangan ketika piston bergerak keatas. Pada mesin
dengan Turbocharger, udara di kompres sebelum disuplai kembali ke dalam silinder selama
langkah hisap. Karena proses tersebut berada pada tekanan yang lebih tinggi, kadar udara yang
lebih besar masuk kedalam ruang bakar sehingga bahan bakar terbakar lebih efisien. Hal ini
meningkatkan Power Output, memberikan torsi yang lebih besar pada top speed dibandingkan
pada mesin biasa dengan volume mesin yang sama, dan mengurangi kadar emisi gas buang.
beberapa mesin diesel bisa di set up untuk menerima udara lebih namun dengan takaran solar
yang sama, yang tidak hanya meningkatkan tenaga tapi juga menghasilkan gas buang yang lebih
bersih.
PENGENALAN INTERCOOLER

Intercooler adalah berbentuk seperti sebuah radiator besar yang menyejukan enjin kereta ke
tahap maksimum.Pada kebiasaannya sebuah enjin berkuasa turbo akan menggunakan intercooler
untuk menyejukan udara panas dari turbocharger supaya lebih oksigen dan bahanapi dibakar
secara baik dan menyejukan udara enjin kereta dengan cepat untuk terus beroperasi.Intercooler
yang dipasang menggantikan radiator bertindak menyejukan udara dalam enjin supaya enjin
tidak overheat dan terbakar,Di Malaysia kereta seperti Exora ,Preve Supreme S adalah berkuasa
turbo dan menggunakan keseluruhan sistem intercooler.Intercooler adalah amat baik dalam
penyejukan cecair serta udara pada enjin.
INTERCOOLER

Sebuah intercooler adalah alat mekanikal yang digunakan untuk mendinginkan sebuah cecair,
termasuk cairan gas. Digunakan dalam pelbagai aplikasi, termasuk kompresor udara, penghawa
dingin, peti sejuk, dan gas turbin. Intercooler dikenali secara luas pada dunia otomotif sebagai
pendingin udara ke udara atau udara ke cairan untuk induksi tenaga (Turbocharger atau
Supercharger). Apabila enjin menjalankan pembakaran untuk meningkatkan kecekapan
volumetrik dengan meningkatkan kepadatan pengambilan udara berhampiran penyejukan
isobaric. Intercooler meningkatkan kecekapan sistem pengambilan udara ( air intake
system)dengan mengurangi induksi udara panas yang dikeluarkan oleh supercharger atau
turbocharger dan meningkatkan pembakaran lebih menyeluruh. Hal ini menghilangkan
mampatan panas iaitu, kenaikan suhu yang terjadi dalam gas atau udara ketika tekanan dinaik
atau unit massa per satuan volume (densitas) dinaikkan.

Intercooler merupakan sebuah heat exchanger yang umumnya menggunakan udara


atmosfer sebagai media cooler. Udara terkompresi masuk kesisi tubing kecil yang tersusun atas
plat-plat aluminium mirip konstruksi radiator. Aliran udara atmosfera akan melalui pinggir tiub
dengan bantuan kipas dan menyerap udara termampat melalui permukaan tiub.
JENIS-JENIS INTERCOOLER

1. Air to Air Intercooling


Jenis intercooler ini adalah yang paling banyak digunakan pada kereta dengan enjin turbo
standard. Jenis intercooler ini juga sesuai untuk kenderaan yang biasa digunakan setiap hari.
Tetapi untuk menggunakan intercooler ini, anda perlu memberi perhatian kepada kualiti
saluran paip dan penempatannya. Cuba letakkannya di kawasan yang mendapat pukulan
angin yang agak kuat seperti di belakang gril depan.
Antara udara ke udara antara muka ialah intercooler yang menggunakan udara untuk
menyejukkan udara. Bermakna pertukaran haba yang berlaku adalah antara udara yang anda
telah dikenakan dalam paip caj anda dan udara yang mengalir melalui intercooler.
Intercoolers udara ke udara hanya sebagai cekap kerana aliran udara ambien (suhu udara di
luar) yang mereka lihat. Oleh itu, penempatan jenis intercooler ini sangat penting dalam
kecekapan jenis intercooler ini.

2. Liquid to air intercooling

Pada dasarnya, jenis Intercooler ini sama dengan radiator yang menggunakan cecair sebagai
penyejuk. Penggunaan awal intercoolers sebenarnya ditujukan untuk kapal, tetapi secara
perlahan kereta juga dapat menggunakannya sebagai penghawa dingin yang akan memasuki
ruang bakar dan masih ideal untuk penggunaan sehari-hari.
A Water to Air Intercooler adalah salah satu tempat pertukaran panas berlaku antara air dan
udara. Air dipam melalui intercooler supaya haba dari paip cas anda dipindahkan ke air.
Jenis penyetelan ini boleh dipasang di mana-mana sahaja, dan hanya memerlukan air untuk
dipasang. Kerana keperluan untuk aliran air, jenis intercooler ini memerlukan pam air,
takungan, dan penukar haba untuk air yang dipasang di tempat yang akan menerima aliran
udara yang baik.
3. Intercooler jenis One-Shoot

Model intercooler ini pasti masih asing di telinga Anda, kami juga tidak menyarankan untuk
menggunakan intercooler jenis ini untuk berkendara sehari-hari karena komponen ini hanya
digunakan dalam dunia balap. Intercooler One-Shoot dapat mendinginkan udara dari gas
buang dengan sangat cepat karena menggunakan gas Nitrogen sebagai pendingin. Jika Anda
mengenal istilah NOS atau N2O, maka Intercooler One-Shoot adalah salah satu contohnya.
Bedanya, NOS memiliki tambahan asupan Oksigen dari tabung yang dialirkan melalui
selang ke ruang bakar bersamaan dengan udara dingin yang dihasilkan oleh intercooler One-
Shoot, sehingga akan menghasilkan tenaga dan hentakan yang luar biasa.
BENTUK DAN KEDUDUKAN INTERCOOLER
Bentuknya seperti ‘radiator’ tetapi hanya mendinginkan udara yang telah dimampatkan kedalam ‘tubin’
kemudian disalurkan semula kedalam ruang pembakaran didalam enjin untuk membantu pembakaran yang
lebih baik. Kebiasaanya ia dipasang samaada dihadapan enjin berdekatan dengan radiator atau diatas enjin
dengan bentuk seperti hidung atau disebut ‘hood scoop’ diatas penutup enjin.

TMIC

Jenis ‘hood scoop’ atau disebut juga TMIC (top mounted intercooler) udara akan memasuki
‘hood scoop’ terus melalui gril ke saluran bawah penutup enjin. Kaedah ini kadangkala mengalami
kepanasan disebabkan kedudukannya yang dekat dengan enjin yang panas mencecah 4500 C
hingga 10000C , ini boleh mengurangkan keberkesanan nya.
FMIC

FMIC (front mounted intercooler) dimana udara dipaksa melalui hadapan bumper, kerana ia
melalui bumper yang terbuka rekaan ini jauh lebih bagus dari segi keupayaannya. Kelemahan
kaedah ini ialah seluruh sistem ini terdedah kepada serangan dari serpihan sisa runtuhan atau
‘debris’ disebabkan kedudukannya disebelah bawah depan dan dengan keadaan bumper yang
terbuka. Kadangkala lokasi pemasangan boleh di ubah kebelakang radiator bergantung kepada
keadaan yang menyebabkan kepanasan enjin.

SMIC
Side mounted intercoolers diletakkan di sisi bumper atau di depan roda. Intercooler ini biasanya
digunakan apabila terdapat pengekangan ruang yang tidak membolehkan intercoolers dipasang di
depan. Mereka masih mempunyai masalah "Turbo Lag" yang sama kerana bahagian depan
dipasang antara alat pencabut tetapi bukan isu pendedahan. Banyak kali dua intercooler yang lebih
kecil digunakan untuk mencuba dan memadankan manfaat satu intercooler yang besar.

Cara beroperasi intercooler

Pada turbocharger udara panas yang keluar dari blower mencapai suhu 80 derajat celcius, maka
perlu kiranya didinginkan dengan intercooler. Selepas proses pendinginan, maka udara yang
padat ini ditekan masuk kesilinder yang mana akan menaikkan kecekapan proses pengisapan
udara masuk. Bila udara didinginkan 20 derajat celcius, maka daya mesin dapat dinaikkan 6
sampai 7 % (Wiranto Arismunandar, 1998).

Intercooler berfungsi untuk mendinginkan udara masuk dari blower yang panas karena melewati
turbocharger. Dengan mendinginkan udara masuk dari blower kedalam silinder mesin diperoleh
berat jenis udara yang lebih besar sehingga berat dan jumlah molekul udarapun bertambah. Hal
ini dapat menambah jumlah bahan bakar yang ikut terbakar dan mengakibatkan daya mesin
bertambah. Prinsip kerja dari intercooler ini adalah udara dari blower bersinggunangan dengan
paip air pendingin, udara panas akan terserap oleh aliran air pendingin. Pada umumnya udara
yang keluar dari intercooler dapat diturunkan suhunya sebesar 5 derajat celcius sampai 10 derajat
C. Untuk memperoleh tekanan efektif rata-rata sekitar 10kg/cm².
Kelebihan intercooler

Intercoolers meningkatkan kecekapan sistem induksi dengan mengurangkan haba udara induksi
yang dicipta oleh supercharger atau turbocharger dan memudahkan pembakaran lebih
menyeluruh. Ini menghilangkan haba mampatan iaitu kenaikan suhu yang berlaku di mana-mana
gas apabila tekanannya dinaikkan iaitu jisim unit per unit kepadatan dinaikkan.

intercoolers juga menghapuskan keperluan untuk menggunakan kaedah membazirkan


mengurangkan suhu caj pengambilan oleh suntikan bahan api berlebihan ke dalam ruang induksi
udara silinder, untuk menyejukkan caj udara pengambilan,
Tanda rosak

Tanda-tanda kerosakan intercooler adalah hampir sama dengan kerosakan pada


turbocharger,apabila kuasa yang menurun,susah tukar gear,asap hitam,bunyi yang pelik adalah
tanda-tanda biasa yang akan jadi bila intercooler bocor atau rosak.

Seperti juga turbocharger,kerosakan intercooler kereta juga mudah dikesan menggunakan alat
diagnose enjin yang seterusnya juga dapat mengesan kenaikan suhu dalam enjin.