Anda di halaman 1dari 4

Budaya Nasional dan Interaksi Global –

Geografi Kelas 11

Rangkuman Materi Geografi Kelas 11

BAB 5 – Budaya Nasional dan Interaksi Global

1. Kebudayaan menurut Koentjaraningrat ( 200 9 ) merupakan seluruh kesatuan dari ide /


gagasan, kebiasaan / aktivitas, dan hasil karya yang dibuat oleh manusia dalam
masyarakat yang dijadikan sebagai milik diri manusia.
2. Kebudayaan memiliki 3 wujud yaitu :

 Nilai, gagasan, ide, dan norma yang melembaga secara tradisional di dalam masyarakat
 Kebiasaan / aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat misalnya dalam merayakan hari-
hari / perayaan tradisional tertentu, dan sebagainya
 Hasil karya peninggalan manusia dari waktu ke waktu yang masih bisa dirasakan
modifikasi dan pengembangannya hingga saat ini menjadi benda yang lebih modern yang
biasa dibuat oleh manusia untuk dipakai

3. Suku atau suku bangsa adalah sekelompok manusia yang memiliki ikatan terhadap suatu
kebudayaan tertentu di dalam masyarakat. Setiap suku bangsa tentunya memiliki ciri khas
misalnya dilihat dari Agama / sistem kepercayaan, nilai tradisi dan norma, ciri fisik, dan
sebagainya
4. Indonesia secara kurang lebih dikenalmemiliki 13.446 pulau yang dilihat melalui GPS (
Global Positioning System ) dan telah didaftarkan pada United Nations Group of Experts
on Geographical Names. Indonesia memiliki 4 satuan diantaranya Satuan Kepulauan
Sunda Besar yang terdiri dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali, dan Sulawesi.
5. Indonesia sendiri dulunya merupakan bagian dari 2 dangkalan besar yaitu Dangkalan
Sunda dan Dangkalan Sahul.
6. Dangkalan Sunda mencakup Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Bali
7. Dangkalan Sahul mencakup Papua, Halmahera, dan Kepulauan di sekitarnya
8. Dangkalan Sunda dan Dangkalan Sahul dulunya merupakan bagian dari Benua Asia dan
Benua Australia
9. Isolasi Geografi adalah sebuah istilah dalam geografi yang menyatakan adanya batas-
batas terhadap wilayah tertentu yang terbentuk karena adanya penampakan alam /
bentang alam, misalnya wilayah yang dibatasi oleh laut ataupun pegunungan dan
perbukitan. Keberadaan gunung, laut, dan perbukitan tersebut merupakan isolasi geografi
terhadap wilayah tersebut.
10. Salah satu cara untuk melestarikan kebudayaan yang berkembang adalah dengan
menghidupkan kembali Kearifan Lokal. Kearifan Lokal secara antropologis biasa dikenal
dengan sebutan kecerdasan setempat / local genius atau juga dikenal dengan pengetahuan
lokal / setempat ( local knowledge / indigeneous knowledge ) yang dilestarikan untuk
menjaga identitas budaya ( Cultural Identity ). Berdasarkan asal katanya, kearifan lokal
dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Local Wisdom. Local Wisdom berasal dari
akar kata Local yang berarti daerah / setempat dan Wisdom yang berarti kebijaksanaan.
11. Local Wisdom bisa dikenal sebagai kebijaksanaan masyarakat / nilai-nilai tertentu yang
bersifat setempat / menjadi ciri khas dari suatu tempat ataupun wilayah yang
mengandung nilai nilai tertentu seperti nilai kebijaksanaan, nilai kebaikan, dan nilai
kepedulian yang tertanam dan diikuti olehs seluruh anggota masyarkat.
12. Sementara itu, menurut Swarsi Geriya, Local Wisdom adalah kebijaksanaan masyarakat
yang bersandar pada filosofi nilai-nilai, etika, dan cara-cara yang melembaga secara
tradisional ( dalam kehidupan masyarakat ).
13. Ajip Rusidi mengemukakan ciri-ciri dari Kearifan Lokal / Local Wisdom yaitu

 Mampu bertahan dari ancaman invasi budaya luar


 Mampu mengontrol dan mengendalikan kebudayaan asli serta mengakomodasikan nilai-
nilai kebudayaan baru yang masuk ke dalam kebudayaan asli
 Mampu mengintegrasikan kebudayaan asli dengan kebudayaan baru tanpa
menghilangkan ciri khas dari kebudayaan asli
 Mampu untuk memberikan arah petunjuk mengenai kemanakah budaya asli akan
berkembang dan mengalami perubahan

14. Fungsi adanya Kearifan Lokal :

 Sebagai pedoman etika dan tata cara masyarakat


 Sebagai kontrol sosial dan pangkal dari aturan-aturan yang berkembang dalam kehidupan
masyarakat
 Berkaitan dengan sistem religi, sistem kepercayaan, dan pantangan yang berkembang
dalam masyarakat
 Memberdayakan Sumber Daya Manusia
 Mendayagunakan dan melakukan penggunaan terhadap Sumber Daya alam yang sesuai
dengan etika dan aturan yang berlaku

15. Interaksi Global memberikan pengaruh terhadap Kebudayaan yang selama ini
berkembang dalam kehidupan masyarakat. Misalnya, interaksi Global ditandai dengan
Globalisasi. Globalisasi adalah proses dimana seluruh informasi bersifat mengglobal,
dapat diakses oleh siapa saja, kapan saja, dan dimana saja tanpa dibatasi oleh wilayah
administrasi negara.
16. Dampak Positif globalisasi :

 Masuknya teknologi yang dapat mempermudah kehidupan manusia


 Masuknya nilai-nilai budaya Barat yang bersifat positif bagi perkembangan manusia,
misalnya nilai menghargai waktu, rasionalitas, rasa ingin tahu yang tinggi, serta etos
kerja tinggi dan ketaatan terhadap otoritas
 Membuka akses bagi masyarakat untuk memperoleh pengetahuan dan wawasan yang
lebih luas dan beragam
 Adanya kebudayaan luar yang masuk yang memberikan inspirasi bagi masyarakat untuk
terus mengembangkan kebudayaan lokal yang sudah ada
 Mudah untuk berpindah tempat dan meningkatkan mobilitas sosial
 Mudah untuk mengakses informasi dan berita dari berbagai belahan dunia
 Mudah untuk terhubung dengan berbagai orang di berbagai belahan dunia

17. Dampak Negatif Globalisasi :

 Konsumerisme
 Materialisme dan Hedonisme
 Westernisasi yang menyebabkan masyarakat lokal lebih menyukai budaya asing
 Lunturnya identitas budaya lokal
 Semakin meningkatnya jumlah kebudayaan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila
 Masuknya produk asing yang bisa mematikan perekonomian di dalam negeri

18. Menurut Dominique Wolton dan Nimrot, Indonesia memiliki keunggulan budaya dalam
menghadapi globalisasi, terutama karena :

 Memiliki identitas nasional yaitu Bahasa Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika yang
menyatukan beragam suku bangsa yang ada di Indonesia
 Memiliki suku bangsa yang beragam yang tentunya dapat membantu pelestarian budaya
Nasional Indonesia
 Indonesia merupakan negara yang memiliki sejarah sehingga memiliki juga berbagai
peninggalan budaya yang sangat berharga

19. Upaya Indonesia agar tetap bisa bertahan dalam menghadapi era Globalisasi :

 Mensosialisasikan penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar


 Membiasakan masyarakat untuk mencintai budaya
 Membuka sanggar sanggar gratis untuk anak-anak yang mau melestarikan budaya
 Memberikan apresiasi terhadap pelestari budaya di Indonesia
 Membuat kebijakan tertentu misalnya Hari Jumat memakai batik dan sebagainya

20. Kebudayaan daerah sebenarnya bisa dikembangkan melalui ekonomi kreatif. Ekonomi
Kreatif adalah kegiatan ekonomi yang mengandalkan atau berpatok pada kreativitas,
kerajinan, dan bakat dalammengembangkan daya kreasi dan daya cipta yang memiliki
nilai jual baik itu dengan cara membuat produk baru ataupun menginovasikan /
memodifikasi produk-produk yang sudah pernah ada sebelumnya.
21. Ekonomi Kreatif dapat diterapkan dalam berbagai sektor, diantaranya adalah :

 Arsitektur
 Pasar Barang Seni
 Busana
 Design
 Fotografi, Film, Videografi
 Kerajinan
 Musik
 Seni Pertunjukan
Pertanyaan ? Silakan leave comment ! Terimakasih sekali bagi yang sudah membaca ^^

About these ads