Anda di halaman 1dari 14

Contoh : TEMPLATE OSCE STATION

1. Nomer
station
2. Judul Sistem reproduksi-ketuban pecah prematur
station
3. Waktu yang 7 menit
dibutuhkan
4. Tujuan Peserta ujian dapat menjelaskan, menegakan diagnosis dan melakukan
station penatalaksanaan terhadap kasus KPP
5. kompetensi 1. Kemampuan anamnesis
2. Kemampuan pemeriksan Fisik, Ginekologi dan
3. Mengusulkan pemeriksaan Penunjang serta tahu
interprepretasinya
4. Kemampuan menegakan Dx & Dx Banding
5. Tatalaksana Awal dan Lanjutan
6. Komunikasi dan atau edukasi pasien
7. Perilaku profesional
6. Kategori Sistem Reproduksi
7. Instruksi  Skenario klinik :
utk peserta Pasien Ny. P 37 tahun datang di UGD RSU Haji Surabaya
ujian dengan keluhan keluar cairan dari jalan lahir
 Tugas :
1. Lakukan anamnesis sesuai dengan keluhan pasien
2. Lakukan pemeriksaan fisik kebidanan pada manekin dan
tanyakan hasil kepada penguji
3. Lakukan Pemeriksaan penunjang yang diperlukan ,
Sampaikan kepada penguji
4. Tentukan diagnosis dan sampaikan kepada penguji.
5. Sampaikan diagnosis dan rencana perawatan/tatalaksana
kepada pasien , dan berikan edukasi terhadap kondisi
pasien
6. Lakukan Pemeriksaan secara profesional
8. Instruksi  Skenario klinik :
penguji Pasien Ny. P 37 tahun datang di UGD RSU Haji Surabaya
dengan keluhan keluar cairan dari jalan lahir
INSTRUKSI UMUM
1. Pastikan identitas peserta ujian pada kartu ujian.
2. Amatilah dan berilah skor (0/1/2/3) atas tugas yang dikerjakan peserta ujian serta
skor Global Rating sesuai rubrik penilaian pada lembar nilai tulis
3. Hindarilah interupsi dan/atau tindakan selain daripada yang diminta dalam
instruksi penguji!
4. Berikan informasi/hasil yang dibutuhkan secara lisan/tulisan hanya apabila peserta
ujian telah melakukan dan/atau mengusulkan jenis pemeriksaan yang dimaksud
(perhatikan instruksi khusus)!
5. Taatilah peraturan serta etika penguji selama menjalankan tugas sebagai penguji
UK OSCE!
INSTRUKSI KHUSUS

(Tuliskan/lampirkan hasil/prosedur/foto/ilustrasi pada aspek penilaian yang


bersesuaian)

1. Penguji menilai anamnesis yang dilakukan peserta ujian

Seorang G1P0000 ,usia 37 tahun datang ke IGD RSU Haji dengan keluhan keluar cairan
dari jalan lahir sejak 2 jam yang lalu. Tidak ada keluhan kenceng-kenceng teratur. HPHT
23/06/2017, ANC sebelumnya rutin tiap bulan di bidan, selama ANC tidak ada masalah.

Riwayat obstetri:
I. Hamil ini

RPD: tidak ada riwayat hipertensi, asma, kencing manis maupun sakit jantung.Riwayat
operasi kandungan disangkal
RPK: tidak ada riwayat hipertensi, asma, kencing manis maupun sakit jantung

2. Penguji menilai pemeriksaan fisik / psikiatri yang dilakukan oleh peserta ujian
Bila peserta ujian melakukan pemeriksaan di bawah ini, penguji menyampaikan
hasil pada peserta.

Pada pemeriksaan fisik didapatkan:


KU: baik,tak tampak kesakitan, kesadaran komposmentis.
BB/TB: 60kg/ 153 cm
Suhu : 36ο C, TD : 100/70 mmHg, Nadi: 88x/menit, RR: 20x/mnt
Mata: conjungtiva tidak anemis, sclera tidak ikterik
Pemeriksaan obstetri:
Penguji menyampaikan informasi terkait pemeriksaan obstetri setelah peserta melakukan
pemeriksaan
- Inspeksi: perut membuncit, striae gravidarum(+), sikatrik bekas luka operasi (-)
- Palpasi Leopold:
Leopold I: TFU 32 cm, 2 jari dibawah processus Xiphoideus, teraba bagian
bulat lunak
Leopold II: bagian memanjang janin di kiri ibu
Leopold III: di bagian bawah perut teraba bagian keras, sudah masuk PAP
Leopold IV: posisi telah masuk kedalam panggul 4/5 bagian, divergen
➔ Janin tunggal, memanjang, preskep, kepala masuk panggul
- Auskultasi: DJJ 144X/menit, reguler
- His: (-)
Setelah peserta ujian melakukan pemeriksaan Inspekulo, penguji menyampaikan
hasilnya :
Portio tertutup, tampak cairan jernih keluar dari ostium uteri externum.

Setelah peserta ujian melakukan pemeriksaan dalam (vagina Touche), penguji


menyampaikan hasilnya :
Teraba portio lunak tertutup

3. Penguji menilai usulan pemeriksaan penunjang yang disampaikan peserta ujian.


bila peserta ujian mengusulkan pemeriksaan di bawah ini, penguji
menyampaikan hasil kepada peserta
Mengusulkan tes nitrazin dengan kertas lakmus
Hasil : Lakmus merah menjadi biru

4. Penguji Menilai diagnosis yang ditegakkan oleh peserta ujian


Diagnosis : G1P0000, Hamil Aterm, Janin Tunggal, Hidup, letak kepala dengan
Ketuban Pecah Dini,

5. Penguji Menilai komunikasi dan edukasi yang disampaikan peserta ujian kepada
pasien
Peserta ujian menyampaikan diagnosis dan rencana perawatan/tatalaksana
selanjutnya yaitu dirujuk
ke spesialis obsgyn.
Peserta ujian memberikan edukasi terkait kondisi pasien sebagai berikut :
- resiko komplikasi (infeksi)
- Merujuk pasien ke rumah sakit rujukan

6. Penguji menilai perilaku profesional yang di tunjukkan oleh peserta ujian

9. Instruksi Nama Sesuai PS


utk pasien
Usia 37 Tahun
simulasi
Jenis kelamin Perempuan

Pekerjaan Ibu Rumah Tangga

Status pernikahan Menikah

Pendidikan terakhir SMA

Riwayat Penyakit
Sekarang

• Keluhan Utama Keluar cairan dari jalan lahir

• Sejak 2 jam , belum ada rasa kontraksi perut


kapan/onset

• Lokasi -
• Durasi/frekuensi -

• Karakteristik cairan jenih, tidak berbau, tidak merasa gatal

• Progresi merembes

• Skala nyeri (bila Tidak nyeri


perlu)

• Yang -
memperparah

• Yang -
mengurangi

• Usaha yang -
dilakukan

• Obat dipakai saat -


ini

RIwayat Kehamilan Hamil Pertama, Usia kehamilan 9 bulan, ANC di bidan

Riwayat penyakit
dahulu

• penyakit relevan Riwayat keputihan 2 minggu terakhir tidak diobati hanya minum vitamin

• tindakan -
bedah/terapi lain
Riwayat penyakit -
keluarga

Riwayat pribadi
(relevan)

• Alkohol -

• Rokok -

• Narkoba -

• Seksual -

• Alergi obat -

Pertanyaan wajib Apakah Janin saya dalam masalah?


oleh PS Bagaimanakah penanganan selanjutnya

Peran yang wajib Ekspresi cemas


ditunjukkan
10. Peralatan - Sarung tangan
yang - Meja pemeriksaan
dibutuhkan - Kursi
- Tempat tidur
- Tensimeter, termometer dan Stetoscope
- Manekin ANC
- Seperangkat alat utk pemeriksaan Inspeculo dan VT
- ATK
- Lembar penilaiaan
11. Penulis Dr. Sukamto SpOG
12. Referensi 1. Hanifa Wignyosastro, Buku Obstetri & Ginekologi ed 1 cetakan
ke7. Yayasan bina pustaka Sarwono Prawirohardjo.
2. Guideline penguji OSCE Kedokteran, Direktorat Jendral
Pendidikan Tinggi, Kementrian Pendidikan dan kebudayaan
2010.
3. McGrawHill. William Obstetric 24rd Edition, 2014
4. Kevin P. Hanretty. “Ilustrasi Obstetric“, 2014
5. Himpunan Kedokteran Fetomaternal, Panduan Penatalaksanaan
Kasus Obstetri, 2012

RUBRIK PENILAIAN OSCE


STATION ...
I. Rubrik

KOMPETENSI 0 1 2 3

Anamnesis Peserta ujian tidak Peserta ujian hanya Peserta ujian menanyakan 2-3 Peserta ujian melakukan
melakukan anamnesis menanyakan 1 item berikut : item berikut : anamnesis meliputi 4-5 poin di
yang sesuai dengan 1. Keluhan utama dan bawah
kasus riwayat penyakit 1. Keluhan utama dan riwayat
2. Riwayat penyakit dahulu penyakit 1. Keluhan utama dan riwayat
3. Riwayat pengobatan 2. Riwayat penyakit dahulu penyakit
4. Riwayat Kehamilan 3. Riwayat pengobatan 2. Riwayat penyakit dahulu
5. Riwayat Sosial 4. Riwayat Kehamilan 3. Riwayat pengobatan
5. Riwayat Sosial 4. Riwayat Kehamilan
5. Riwayat Sosial
Pemeriksaan Peserta ujian tidak Peserta ujian melakukan Peserta ujian melakukan cuci Peserta ujian melakukan cuci
fisik melakukan pemeriksaan cuci tangan sebelum dan tangan sebelum dan sesudah tangan sebelum dan sesudah
fisik yang sesuai dengan sesudah pemeriksaan DAN pemeriksaan DAN melakukan pemeriksaan DAN
masalah klinik pasien melakukan pemeriksaan pemeriksaan salah satu melakukan pemeriksaan salah
salah satu (leopold ATAU (leopold ATAU Inspekulo) satu (leopold ATAU
Inspekulo) tetapi tidak Inspekulo) dengan benar
benar

Pemeriksaan Peserta ujian tidak 6. Tidak ada nilai 1 7. Tidak ada nilai 2 Peserta Ujian mengusulkan
penunjang mengusulkan pemeriksaan penunjang (Nitrazin
pemeriksaan penunjang Test)

Diagnosis Peserta Ujian tidak 8. Peserta Ujian 9. Peserta Ujian Menyebutkan Peserta Ujian menyebutkan
menyebutkan diagnosis menyebutkan diagnosis diagnosa diagnosis lengkap
Ketuban Pecah Dini 10. Hamil Aterm, dengan G1P0A0, Hamil Aterm, Janin
Ketuban Pecah Dini Tunggal, Hidup dengan Ketuban
Pecah Dini
Komunikasi dan Peserta ujian sama sekali Peserta ujian menunjukkan Peserta Ujian menyampaikan Peserta Ujian menyampaikan
atau edukasi tidak melakukan 4 prinsip kemampuan berkomunikasi rencana dirujuk ke spesialis rencana dirujuk ke spesialis
pasien komunikasi dengan menerapkan salah Obsgyn Obsgyn
satu prinsip berikut: DAN DAN
1. mampu membina Peserta ujian menunjukkan Peserta ujian menunjukkan
hubungan baik kemampuan berkomunikasi kemampuan berkomunikasi
dengan pasien dengan menerapkan 2-3 dari 4 dengan menerapkan seluruh
secara verbal prinsip berikut: prinsip berikut:
non verbal 1. mampu membina 1. mampu membina
(ramah, hubungan baik hubungan baik
terbuka, kontak dengan pasien dengan pasien
mata, salam, secara verbal non secara verbal non
empati dan verbal (ramah, verbal (ramah,
hubungan terbuka, kontak mata, terbuka, kontak
komunikasi dua salam, empati dan mata, salam,
arah, respon) hubungan komunikasi empati dan
2. mampu dua arah, respon) hubungan
memberikan 2. mampu memberikan komunikasi dua
kesempatan kesempatan pasien arah, respon)
pasien untuk untuk bercerita dan 2. mampu
bercerita dan mengarahkan cerita memberikan
mengarahkan 3. mampu untuk kesempatan
cerita melibatkan pasien pasien untuk
3. mampu untuk dalam membuat bercerita dan
melibatkan keputusan klinik, mengarahkan
pasien dalam pemeriksaan klinik. cerita
membuat 4. mampu memberikan 3. mampu untuk
keputusan penyuluhan yang isinya melibatkan
klinik, sesuai dengan masalah pasien dalam
pemeriksaan pasien membuat
klinik. keputusan klinik,
4. mampu memberikan pemeriksaan
penyuluhan yang klinik.
isinya sesuai dengan 4. mampu
masalah pasien memberikan
penyuluhan yang
isinya sesuai
dengan masalah
pasien.
Penyakit, penyebab dan
faktor pemicu,
penatalaksanaan.
Perilaku Peserta ujian tidak Meminta izin secara lisan dan Meminta izin secara lisan dan 3 Meminta izin secara lisan dan
profesional meminta izin secara lisan 1-2 poin berikut : poin berikut: melakukan di bawah ini secara
dan sama sekali tidak 1. melakukan 1. melakukan setiap lengkap:
melakukan poin berikut: setiap tindakan dengan 1. melakukan setiap
1. melakukan setiap tindakan berhati-hati dan tindakan
tindakan dengan dengan teliti sehingga dengan berhati-
berhati-hati dan berhati-hati tidak hati dan teliti
teliti sehingga tidak dan teliti membahayakan sehingga tidak
membahayakan sehingga pasien dan diri membahayaka
pasien dan diri tidak sendiri n pasien dan
sendiri membahaya 2. memperhatikan diri sendiri
2. memperhatikan kan pasien kenyamanan 2. memperhatikan
kenyamanan dan diri pasien kenyamanan
pasien sendiri 3. melakukan pasien
3. melakukan tindakan 2. memperhatika tindakan sesuai 3. melakukan
sesuai prioritas n prioritas tindakan sesuai
4. menunjukan rasa kenyamana 4. menunjukan rasa prioritas
hormat kepada n pasien hormat kepada 4. menunjukan rasa
pasien 3. melakukan pasien hormat kepada
5. mengetahui tindakan 5. mengetahui pasien
keterbatasan dengan sesuai keterbatasan dengan 5. mengetahui
merujuk atau prioritas merujuk atau keterbatasan dengan
melakukan konsultasi 4. menunjukan melakukan konsultasi merujuk atau
bila diperlukan rasa hormat bila diperlukan melakukan konsultasi
kepada bila diperlukan
pasien
5. mengetahui
keterbatasan
dengan merujuk
atau melakukan
konsultasi bila
diperlukan
II. Global performance
Beri tanda (√) pada kolom yang disediakan sesuai dengan penilaian Anda secara umum terhadap kemampuan peserta ujian!

TIDAK LULUS BORDERLINE LULUS SUPERIOR

Anda mungkin juga menyukai