Anda di halaman 1dari 25

17.

KATA SANDANG

Dalam bahasa Yunani, Kata Sandang juga berdeklensi sama seperti sebuah Kata
Benda. Pemahaman Kata Sandang ( yang dipakai sebanyak 19.870 kali dalam
Perjanjian Baru ) ini sangat penting di dalam penafsiran Perjanjian Baru. Oleh karena
itu, pemahaman Kata Sandang perlu dikuasai dengan baik.

Perkataan o` lo,goj tou/ qeou/ berarti “Firman Allah ITU” . Kata Sandang o`
mendahului kata benda lo,goj . Baik o` maupun lo,goj berjenis Maskulin,
berjumlah Tunggal, dan berkasus Nominatif. Dalam hal tou/ qeou/ ( dari / milik
Allah ), kata sandang tou/ dan qeou/ berjenis Maskulin, berjumlah Tunggal, dan
berkasus Genetif.

17.1. Deklensi Kata Sandang Bagi Kata Benda adalah sebagai berikut :

Tunggal Maskulin Feminin Neuter


Nominatif o` h` to
Akusatif ton thn to
Genetif tou thj tou
Datif
tω| th| tω|
Jamak
Nominatif oi` ai` ta
Akusatif touj taj ta
Genetif twn twn twn
Datif toij taij toij
Perhatikanlah :

[1] Tidak ada kata sandang dalam kasus Vokatif..


[2] Akhiran-akhiran Kata Sandang Maskulin sama dengan akhran-akhiran bagi
logoj, kecuali untuk kasus Nominatif Tunggal.
[3] Akhiran-akhiran Kata Sandang Feminin sama dengan akhiran-akhiran bagi
a;rch.
[4] Akhiran-akhiran Kata Sandang Neuter sama dengan akhiran-akhiran bagi
e;rgon, kecuali bagi kasus Nominatif & Akusatif Tunggal.
[5] Kata Sandang harus sesuai dengan Kata Bendanya dalam hal : gender,
jumlah, dan kasus.
[6] Terjemahan Kata Sandang ke dalam bahasa Indonesia : Sang, Si, atau ITU.

36
17.2. Fungsi Dasar Kata Sandang Bahasa Yunani

Fungsi dasar dari Kata Sandang dalam bahasa Yunani adalah untuk mengenali. Pada
point ini, suatu perbedaan penting perlu diperhatikan. Ketika Kata Sandang dipakai
dengan susunan kalimat, hal yang ditekankan adalah identitas; bila Kata Sandang
tidak dipakai, hal yang ditekankan adalah kualitas dari karakter.

o` nomoj berarti“Hukum ITU”, menunjuk kepada suatu hukum yang


tertentu/khusus dan memberikan identitas yang spesifik. nomoj berarti “Hukum”
secara umum. Ketika Paulus berkata di dalam Roma 3:21, maka yang ia maksudkan
adalah “Hukum Apa Saja”, dan ekspresi itu dapat diterjemahkan, “terlepas dari
metoda hukum”. Perbedaan ini tampak lebih jelas terlihat di dalam pemakaian o[
qeoj & qeoj. o` qeoj dipergunakan bagi Pribadi Allah yang Ilahi, sedangkan
qeoj dipergunakan pada umumnya untuk karakter ilahi atau intisari Allah. Dengan
demikian “ Pada mulanya adalah Firman ( The Word ) dan Firman ITU adalah
bersama Allah ( ton qeon ) dan Firman ITU adalah Ilahi ( qeoj )
memberikan pengertian.

Hal serupa dapat pula kita jumpai di dalam Roma 1-3 istilah o;rgh
qeou & dikaiosunh qeou lebih baik diterjemahkan “murka Ilahi” &
“kebenaran Ilahi”.

17.3. Pemakaian Umum Dari Kata Sandang, antara lain :

a. Untuk menunjukkan obyek khusus.


b. Dengan Kata Benda Abstrak
c. Dengan Nama Diri ( Proper Nouns ), misalnya : o` Petroj ,
o` I;hsouj .
d. Dengan kelompok atau sekumpulan.

17.4 Pemakaian Khusus Dari Kata Sandang, antara lain :

17.4.1. Dengan Kata Penghubung kai ( = dan, pula, juga )

Ketika dua kata benda dihubungkan oleh Kata Penghubung kai :


<a> Jika kedua Kata Benda memiliki Kata Sandang, maka mereka menunjuk
kepada dua orang ( atau benda ) yang berbeda.
Misalnya : o` a;postoloj kai o` maqhthj berarti ada dua
orang ( seorang rasul dan seorang murid ).

<b> Jika yang pertama dari dua kata benda itu mempunyai Kata Sandang
dan yang kedua tidak mempunyainya, maka keduanya adalah satu
orang ( atau benda ).

Misalnya : o` a;postoloj kai maqhthj ini berarti menunjuk

37
kepada satu orang ( rasul dan murid yang dimaksudkan adalah orang yang
sama ).

17.4.2. Dengan Kata Benda yang bergabung dengan bentuk-bentuk dari ei;mi
Ketika dua substantif digabungkan oleh kata kerja ei;mi

<a> Bila hanya satu yang memiliki Kata Sandang, maka dialah yang
dihargai sebagai subyek dari sebuah kalimat dan yang kedua
menempatkan posisi sebagai predikat.
Misalnya : o` qeoj a;gaph e;stin
Allah itu adalah kasih.

<b> Bila kedua Substantif tersebut mempunyai Kata Sandang, maka


keduanya dapat saling dipertukarkan sebagai subyek dan predikat.
Misalnya : h` dunamij thj a`martiaj e;stin o` nomoj
dapat diartikan “Kuasa dosa ITU adalah Hukum ITU” atau “Hukum
ITU adalah kuasa dosa ITU”.

Analisa tersebut di atas bukanlah usaha untuk membahas secara mendalam (lengkap)
tentang fungsi dari Kata Sandang Bahasa Yunani, melainkan sebagai bimbingan
untuk memperkenalkan kepada para mahasiswa pemakaian yang luas dan bermakna
dari susunan kalimat ini di dalam bahasa Yunani Perjanjian Baru.

17.5. Bacalah Yohanes 5:16-29 dalam teks Yunani, kemudian cari & temukanlah
kata-kata sandang, serta substantif yang mengikutinya. Tentukan juga Gender,
Kasus, dan Bentuknya !

38
18. KATA DEPAN dan KASUS

Dalam hal perkataan evn u`mi/n me,nei , “(ia) diam di dalam kalian”, kata u`mi/n
berkasus Datif, bukan karena berfungsi sebagai obyek tak langsung, melainkan karena
mengikuti Kata Depan ( Preposisi ) evn . Kata Depan evn itu selalu diikuti oleh kata
dalam kasus Datif.

Fungsi Kata Depan sangat penting dalam bahasa Yunani. Berikut di bawah ini
disajikan Daftar Kata Depan beserta dengan Kasus yang mengikutinya.

18.1. Kata Depan yang dapat diikuti oleh 3 macam kasus :

No Kata Depan Diikuti Kasus Artinya


1. para Akusatif Ke sisi, gerakan ke sisi
Genetif Dari sisi ( seseorang )
Datif Istirahat di sisi, beserta
2 e;pi Akusatif Ke atas
Genetif Pada jaman
Datif Di atas

18.2. Kata Depan yang dapat diikuti oleh 2 macam kasus :

No Kata Depan Diikuti Kasus Artinya


1. meta Akusatif Setelah ( waktu )
Genetif Beserta dengan

2. dia Akusatif Oleh karena


Genetif Melalui, melintasi

3. u`per Akusatif Di atas, lebih tinggi


Genetif Bagi kepentingan

4. u`po Akusatif Di bawah


Genetif Oleh ( seseorang ) - kalimat pasif

5. kata Akusatif Menurut, sesuai dengan


Genetif Melawan, menentang, berlawanan
6. peri Akusatif Kurang lebih
Genetif Tentang, sekeliling

39
18.3. Kata Depan yang diikuti hanya oleh 1 macam kasus saja :

No Kata Depan Diikuti Kasus Artinya


1. proj Akusatif Kepada, ke arah ( menuju )
2. ei;j Akusatif Kepada, ke dalam ( masuk )
3. a;po Genetif Dari, pergi dari sebelah, pindah
4. e;k Genetif Dari, keluar dari
5. pro Genetif Sebelum ( waktu/tempat )
6. e;nwpion , Genetif Di muka, di depan ( tempat )
e;mprosqen
7. o;pisw Genetif Di belakang ( tempat )
8. e;xw Genetif Di luar, keluar dari
9. cwrij Genetif Lepas dari, terpisah dari
10. a;rci , e[wj Genetif Sampai, sehingga
11. e;n Datif Di, di dalam
12. sun Datif Beserta, bersama dengan

Kata Depan yang berakhiran vokal ( kecuali peri & pro ) dihilangkan
vokalnya bila kata berikutnya diawali dengan vokal. Misalnya :
a;p' a;delfou , di' h`merwn , e;p' oi;kou
18.4. Contoh Pemakaian Kata Depan di dalam Perjanjian Baru :

No Teks PB Yunani Terjemahan


1. evqau,mazon o[ti meta. Mereka heran bahwa Ia dulu sedang
gunaiko.j evla,lei\ berbicara dengan seorang perempuan
( Yohanes 4:27 )
2. ouvk h=n evkei/noj to. fw/j( Ia sendiri bukan terang ITU, tetapi
avllV i[na marturh,sh| peri. supaya ia bersaksi tentang terang
ITU ( Yohanes 1:8 )
tou/ fwto,jÅ
3. VEge,neto a;nqrwpoj Datanglah seorang yang diutus ( dari
avpestalme,noj para. qeou/( sisi ) Allah, namanya Yohanes
( Yohanes 1:6 )
o;noma auvtw/| VIwa,nnhj\
4. mh. kri,nete katV o;yin( Jangan kalian menghakimi menurut
apa yang tampak ( Yohanes 7:24 )
5. h=n de. o` Fi,lippoj avpo. Dan Filipus berasal dari Betsaida,
Bhqsai?da,( evk th/j po,lewj dari kota Andreas dan Petrus
( Yohanes 1:44 )
VAndre,ou kai. Pe,trouÅ

40
TUGAS (7)

A. Terjemahkanlah kalimat-kalimat Yunani di bawah ini !


1. Do,xan para. avnqrw,pwn ouv lamba,nw
2. oi` ui`oi tou apostolou legousin logouj kata
ton nomon
3. o` a;delfoj pempei touj diakonouj e;k twn oi;kwn
kai ei;j ton kosmon
4.
o` cristoj e;geirei touj nekrouj e;k qanatou ;
5. krinete kata ton sofon tou qeou ;
6. kai. marturei/te( o[ti avpV avrch/j metV evmou/ evsteÅ
7. o` de. dou/loj ouv me,nei evn th/| oivki,a| eivj to.n
aivw/na

B. Terjemahkanlah ke dalam bahasa Yunani !

1. Kami melayani orang-orang bagi kepentingan Allah.


2. Rasul-rasul menulis sesuai dengan Hukum ITU.
3. Saya dulu pernah menyembuhkan orang lumpuh ITU oleh karena Kristus.
4. Kami dulu bersaksi beserta dengan Tuhan.
5. Apakah guru ITU memberitakan Kristus di dunia ?

41
19. PERFECT INDICATIVE ACTIVE

Di dalam 1 Yohanes 2:14 terdapat frase kalimat : kai. nenikh,kate to.n


ponhro,nÅ, “dan kalian telah mengalahkan si jahat”. Tense kata kerja
nenikh,kate “Kalian telah mengalahkan” adalah Tense Perfect, orang kedua,
jamak.

Tense Perfect menyatakan suatu keadaan sekarang ada sebagai akibat dari
sesuatu yang telah dilakukan. Dengan demikian, “Kalian telah mengalahkan si
jahat” berarti bahwa si jahat itu sudah & tetap dikalahkan.

Contoh lain : gegraptai ( ia telah ditulis, ada tertulis ), Matius 4:4. Berarti
bahwa Firman Allah itu telah ditulis pada waktu lampau, dan
sekarang tetap berlaku.

19.1. Bentuk-bentuk Perfect Indicative Active (1) Bagi λυω

Tunggal Artinya
Orang Pertama leluka Saya telah melepaskan
Orang Kedua lelukaj Engkau telah melepaskan
Orang Ketiga leluken Ia telah melepaskan
Jamak
Orang Pertama lelukamen Kami/kita telah melepaskan
Orang Kedua lelukate Kalian telah melepaskan
Orang Ketiga lelukasin Mereka telah melepaskan

19.2. Tense Perfect Ditandai Oleh :

[1] Suku kata Berganda ( duplikasi ) di depan Kata dasar.


[2] Kata Dasar diikuti oleh huruf k ( yang merupakan ciri khas Perfect Active ).
[3] Akhiran-akhiran yang sama dengan akhiran-akhiran bagi Aorist Pertama, kecuali
bagi Orang Ketiga Jamak.

19.3. Cara Membuat Suku Kata Berganda

19.3.1. Suku kata ini dibuat dari huruf mati yang sama dengan huruf mati pertama
dari kata dasar, diikuti oleh huruf e.
Misalnya :

PRESENT PERFECT
luw leluka
pisteuw pepisteuka

42
19.3.2. Pada kata kerja yang dimulai dengan c , f , q , dipakai huruf mati
k , p , t. Misalnya :

PRESENT PERFECT
filew pefilhka
qerapeuw teqerapeuka

19.3.3. Pada kata kerja yang dimulai dengan huruf s , z , x biasanya hanya dipakai
e saja. Misalnya :
PRESENT PERFECT
zhtew e;zhthka
Namun ada beberapa kata kerja dalam kelompok ini yang tetap memakai cara
(19.3.1) tersebut di atas. Misalnya :

PRESENT PERFECT
swzw seswka

19.3.4. Bagi kata kerja yang dimulai dengan huruf hidup dipakai hanya e saja, dan e
itu menyebabkan perubahan-perubahan huruf hidup itu sama seperti
Augment e. Misalnya :

PRESENT PERFECT
a;kolouqew h;kolouqhka
ai;tew h;thka
19.4. Perfect Kuat ( Perfect Kedua )

Untuk beberapa kata kerja tidak memakai huruf κ , melainkan akhiran-akhiran yang
menjadi ciri khas Perfect ditambahkan langsung pada kata dasar. Inilah yang disebut
Perfect Kedua ( Perfect Kuat ). Misalnya :

PRESENT PERFECT
grafw gegrafa
krazw kekraga

43
Contoh Pemakaian Perfect Indicative Active di dalam Perjanjian Baru :

No Teks PB Yunani Terjemahan


1. u`mei/j avpesta,lkate pro.j Kalian telah mengutus kepada
VIwa,nnhn( kai. Yohanes, dan ia telah bersaksi bagi
kebenaran ITU ( Yohanes 5:33 )
memartu,rhken th/| avlhqei,a|\
2. kai. h`mei/j pepisteu,kamen Dan kami telah percaya dan tahu
kai. evgnw,kamen o[ti su. ei= o` bahwa Engkau adalah Yang Kudus
dari Allah ( Yohanes 6:69 )
a[gioj tou/ qeou/Å
3. h;dh u`mei/j kaqaroi, evste dia. Sekarang kalian adalah bersih oleh
to.n lo,gon o]n lela,lhka karena Firman yang Aku telah
katakan kepada kalian ( Yohanes
u`mi/n\ 15:3 )

EXEGESE

Apakah arti Tense Perfect nenikh,kate to.n ponhro,n itu ? Bandingkan dengan
Yohanes 16:33 ….. neni,khka to.n ko,smon ! Lihat juga 1 Yohanes 4:4, 5:4 dan
seterusnya ! Apakah umat Kristen masih harus bergumul melawan yang jahat ???

TUGAS (8)

A. Terjemahkanlah ke dalam bahasa Indonesia !

1. pepisteukamen o[ti cristoj seswken h[maj


2. dia tou a;ggelou gegraptai o[ti kurioj elusen
se
3. nenikhkate ton ponhron kai menei o[ logoj e;n
u[min ;
4. e;grayen u[min o[ti kurioj meta u[mwn
5. grafeij toij neaniskoij o[ti pepisteukasin
cristω|.
6. e;grayaj toij a;delfoij o[ti ginwskousin ton
kurion
7.
e;grayamen u[min o[ti nenikhkate ton kosmon ;
8.
e;grayen o[ neaniskoj u[min o[ti menete e;n tω|
qeω|.
9.
nenikhka touj ponhrouj o[ti menw e;n tω| qeω|
10 nenikhkate ton kosmon o[ti menei e;n u[min o[
logoj tou qeou
11 o[i logoi twn neaniskwn menousin e;n u[min
12 o[i neaniskoi e;grayan u[min o[ti menei o[ logoj

44
e;n u[min

B. Terjemahkanlah ke dalam bahasa Yunani !

01. Kami telah percaya kepada Yesus.


02. Rasul ITU telah menyambuhkan orang lumpuh ITU.
03. Apakah kalian telah mengasihi Tuhan ?
04. Mereka telah bersaksi dan bangsa ITU sedang bertobat.
05. Allah telah mencari orang-orang yang setia.
06. Engkau dulu pernah menulis kepada saudara yang kekasih ITU.
07. Apakah teman-temanmu dulu pernah mencari hikmat Allah ?
08. Malaikat ITU sedang menghukum bangsa yang jahat ITU.
09. Hamba yang baik sedang memberitakan Allah kepada musuh-musuhnya.
10. Apakah Allah sedang mengasihi musuh-musuh kita ?

20. PLUPERFECT INDICATIVE ACTIVE


Bentuk Pluperfect Indicative Active terdiri atas augment ( yang kadang-kadang
dihilangkan untuk memperpendek kata ), reduplikasi konsonan, sisipan -k , dan
akhiran personal.

Dengan demikian pola pembentukan Pluperfect Indicative Active selengkapnya


adalah sebagai berikut :

TUNGGAL ARTINYA
Orang Pertama e;lelukein Saya telah melepaskan
Orang Kedua e;lelukeij Engkau telah melepaskan
Orang Ketiga e;lelukei Dia telah melepaskan
JAMAK
Orang Pertama e;lelukeimen Kami telah melepaskan
Orang Kedua e;lelukeite Kalian telah melepaskan
Orang Ketiga e;lelukeisan Mereka telah melepaskan

Penggunaan Pluperfect Tense sangat jarang ( hanya di 82 ayat Perjanjian Baru )


dan banyak digantikan fungsinya oleh konstruksi periphrastik ( bentuk Imperfect dari
ei;mi + Perfect Partisip ).
oi=da ( Saya mengetahui/mengenal/mengerti )
Kata kerja ini hampir selalu ditemui dalam bentuk Perfect dan Pluperfect, di
samping kemunculannya sangat sering. Kata kerja ini mempunyai arti yang hampir
sama dengan ginwskw. Perbedaannya yang terpenting adalah bahwa ginwskw
menyatakan permulaan atau perkembangan dari "keadaan mengetahui", sedangkan

45
oi;da menyatakan "keadaan mengetahui yang sepenuhnya". Berikut di bawah ini
pola pembentukan Pluperfect Indicative Active dari oi;da , dibandingkan dengan
Perfect Tense.?

TUNGGAL Perfect Pluperfect


Orang Pertama oi=da h;|dein
Orang Kedua oi=daj h;|deij
Orang Ketiga oi=den h;|dei
JAMAK
Orang Pertama oi;damen h;|deimen
Orang Kedua oi;date h;|deite
Orang Ketiga oi;dasin h;|deisan
Contoh :

kavgw. ouvk h;|dein auvto,n( Dan aku telah tidak mengenal Dia, .....
( Yohanes 1:31 ).
eiv evme. h;|deite( kai. to.n pate,ra Jika kalian telah mengenal Aku,
mou a'n h;|deiteÅ kalian telah mengenal Bapa-Ku juga
( Yohanes 8:19 )

Daftar Kata Kerja Pluperfect Yang Muncul di Perjanjian Baru

No Present Active Pluperfect Active


01 pisteuw pepisteukeisan
02 ginwskw evgnwkeite
03 evpikalew evpekeklhto
04 oi;kodomew w/|kodomhto
05 peridew periededeto
06 poiew pepoihkeisan
07 o`raw e`wrakei
08 evpigrafw evpegegrapto
09 peiqw evpepoiqei
10 sunarpazw sunhrpakei
11 ballw evbeblhto
12 krinw kekrikei
13 menw memenhkeisan

46
Contoh Pemakaian Pluperfect Tense di Perjanjian Baru

No Nats Perjanjian Baru Yunani Terjemahan


1 pare,qento auvtou.j tw/| mereka menyerahkan mereka
(para penatua itu) kepada
kuri,w| eivj o]n Tuhan, yang kepada-Nya
pepisteu,keisanÅ mereka telah percaya
( Kisah Para Rasul 14:23 )
2 eiv ga.r evx h`mw/n h=san( sebab jika mereka dari kita,
niscaya mereka tetap
memenh,keisan a'n meqV bersama-sama dengan kita
h`mw/n\ ( 1 Yoh. 2:19 )

Pola Pembentukan Pluperfect Indicative Middle/Passive, dibandingkan dengan


Perfect Tense

TUNGGAL Perfect Pluperfect


Orang Pertama lelumai evlelumhn
Orang Kedua lelusai evleluso
Orang Ketiga lelutai evleluto
JAMAK
Orang Pertama lelumeqa evlelumeqa
Orang Kedua lelusqe evlelusqe
Orang Ketiga leluntai evlelunto
Contoh Pemakaian Pluperfect Indicative Middle/Passive di Perjanjian Baru

No Nats Perjanjian Baru Yunani Terjemahan


1 VAgri,ppaj de. tw/| Fh,stw| e;fh( Kata Agripa kepada Festus :
VApolelu,sqai evdu,nato o` "Orang itu sudah dapat
dibebaskan sekiranya ia tidak
a;nqrwpoj ou-toj eiv mh. naik banding kepada kaisar"
evpeke,klhto Kai,saraÅ ( Kisah Para Rasul 26:32 )
2 ptwco.j de, tij ovno,mati Dan ada seorang miskin
La,zaroj evbe,blhto pro.j to.n bernama Lazarus, badannya
penuh borok, berbaring dekat
pulw/na auvtou/ ei`lkwme,noj pintu rumah orang kaya itu
( Lukas 16:20 )

47
21. KATA BENDA FEMININ DARI DEKLENSI PERTAMA

Bacaan :
KATA MARKON

VArch. tou/ euvaggeli,ou VIhsou/ Cristou/ Î ui`ou/ qeou/ ÐÅ

( Markus 1:1 )

Judul KATA MARKON dicetak dalam huruf besar, dan berarti “menurut
Markus” KATA adalah Kata Depan yang diikuti dengan kasus Akusatif dan berarti
“menurut”. MARKON adalah Kata Benda Maskulin berkasus Akusatif, dari bentuk
Nominatif Markoj.
Dengan demikian, terjemahan ayat 1 adalah “Permulaan Injil Yesus Kristus ( Putera
Allah )”.

Kata VArch adalah Kata Benda berjenis Feminin dan termasuk deklensi pertama.
Adapun deklensi Kata Benda Feminin VArch ( permulaan ) adalah sebagai berikut
:

Kasus Tunggal Jamak


Nominatif a;rch a;rcai
Vokatif a;rch a;rcai
Akusatif a;rchn a;rcaj
Genetif a;rchj a;rcwn
Datif a;rch| a;rcaij

Daftar Kata Benda Feminin Dari Deklensi Pertama

No Kata Benda Feminin Artinya


01 a;gaph Kasih
02 a;rch Permulaan, mulanya
03 gh Bumi, tanah, darat, daerah
04 grafh Tulisan, Alkitab
05 diaqhkh Perjanjian, wasiat, ketetapan
06 didach Pengajaran, instruksi
07 dikaiosunh Kebenaran, keadilan
08 ei;rhnh Damai, sejahtera, salam

48
09 e;ntolh Perintah, hukum
10 eo`rth Hari raya, perayaan, pesta
11 e;pistolh Surat
12 zwh Hidup
13 kefalh Kepala
14 kwmh Desa
15 nefelh Awan
16 oi;kumenh Dunia, kekaisaran Roma
17 o;rgh Murka, kemarahan, hukuman
18 parabolh Perumpamaan, simbol
19 proseuch Doa, sembahyang
20 sukh Pohon Ara
21 sunagwgh Sinagoge, rumah sembahyang
22 timh Hormat, penghargaan
23 u`pomonh Ketekunan, sabar
24 fialh Piala, cawan
25 fulakh Penjaga, Penjara
26 fwnh Bunyi, suara
27 yuch Jiwa, nyawa, kehidupan

Kata Benda Feminin yang berakhiran −ος


28 evrh,moj Padang pasir, padang gurun
29 o`doj Jalan
30 parqenoj Anak Dara ( Virgin )

Frase kalimat th.n o`do,n sou\( Markus 1:2 ), “jalan-MU” adalah salah satu contoh
dari kata benda Feminin yang berakhiran -oj dan ditunjukkan dengan Kata Sandang
bagi Feminin th.n , namun termasuk dalam Deklensi Kedua dan akhirannya sama
dengan logoj .
Contoh Pemakaian Kata Benda Feminin Deklensi Pertama di Perjanjian Baru :

No Teks PB Yunani Terjemahan


1. kavgw. eva.n u`ywqw/ evk th/j Dan Aku bila Aku ditinggikan dari
gh/j( pa,ntaj e`lku,sw pro.j bumi, Aku akan menarik semua
orang datang kepada-ku ( Yohanes
evmauto,nÅ 12:32 )
2. kai. tau/ta eivpw.n fwnh/| Dan sesudah berkata demikian, Ia
berseru dengan suara nyaring,

49
mega,lh| evkrau,gasen( "Lazarus, keluarlah"
La,zare( deu/ro e;xwÅ ( Yohanes 11:43 )
3. VEa.n avgapa/te, me( ta.j Jika kalian mengasihi Aku, kalian
evntola.j ta.j evma.j akan memelihara perintah-perintah-
Ku ( Yohanes 14:15 )
thrh,sete\

TUGAS (9)

Terjemahkanlah ke dalam bahasa Indonesia !

1. ginwskousin oi[ a;delfoi thn a;gaphn tou qeou


2. e'thresate taj e;ntolaj ;
3. oi` didaskaloi e'qewresan thn nefelhn
4. filoumen ton oi;kon thj proseuchj
5. o` cristoj leluken u[maj cwrij tou ponhrou
6. a;koumen thn fwnhn tou o;clou ;
7. eu;logoumen thn u[pomonhn tou cristou
8. oi` douloi ai;tousin thn eirhnhn
9. oi` a;postoloi e;cousin thn timen tw| a;nqrwpw| ;
10. o` a;ggeloj eu[riskei thn fulakhn
11. swzeij taj yucaj ;
12. h` o;rgh tou qeou menei
13. e;sqiete touj karpouj thj ghj
14. o` qeoj krinei thn ghn ;
15. didaskei I;hsouj evn sunagwgh/|

50
22. KATA BENDA NEUTER DARI DEKLENSI KEDUA

Kata euvaggeli,ou, “Injil” adalah Kata Benda yang berjenis Neuter dari deklensi
kedua. Bentuk kata tersebut dalam Markus 1:1 berkasus Genetif dan berjumlah
tunggal.

21.1. Deklensi Kata Benda Neuter euvaggeli,on adalah sebagai berikut :

Kasus Tunggal Jamak


Nominatif euvaggeli,on euvaggeli,a
Vokatif euvaggeli,on euvaggeli,a
Akusatif euvaggeli,on euvaggeli,a
Genetif euvaggeli,ou euvaggeli,wn
Datif euvaggeli,w| euvaggeli,oij
Perhatikanlah :

Akhiran-akhiran bagi Nominatif, Vokatif, dan Akusatif dari kata benda


euvaggeli,on adalah sama.
21.2. Subyek Kalimat Yang Neuter & Jamak

Di sinilah terdapat satu-satunya perkecualian bagi Tata Bahasa Yunani, yang


menentukan bahwa akhiran kata kerja harus sesuai dengan hal jumlah dari subyeknya.
Subyek yang Neuter & Jamak SELALU diikuti oleh Kata Kerja yang berakhiran
TUNGGAL.

Misalnya : ta paidia eu`riskei ta biblia.


Anak-anak ITU mendapatkan buku-buku ITU.

21.3. Daftar Kata-kata Benda Neuter Deklensi Kedua

No Kata Benda Neuter Artinya


01 a;rgurion Perak, uang
02 a;rnion Anak domba, domba
03 biblion Kitab, Alkitab
04 daimonion Jin, setan-setan, roh jahat
05 dendron Pohon
06 dwron Persembahan, pemberian,
hadiah
07 e;rgon Pekerjaan, perbuatan
08 eu;aggelion Injil, Kabar Baik
09 ie`ron Kuil, tempat ibadah

51
10 i`mation Pakaian, baju
11 qusiasthrion Altar, mezbah
12 marturion Kesaksian, bukti
13 mnhmeion Kuburan, makam, monumen
14 musthrion Misteri, rahasia, bersifat mistik
15
paidion , teknon Anak, bayi
16 ploion Kapal, perahu
17 pothrion Cawan, cangkir
18 probaton Domba
19 proswpon Muka, wajah, hadapan
20 shmeion Tanda, mujizat
21 sunedrion Majelis Besar, Sanhedrin
22 sabbaton Hari Sabat
23 ta I;erosoluma Yerusalem ( Jamak )
24 h` I;hrousalhn Yerusalem ( tidak berdeklensi )

Contoh Pemakaian Kata Benda Neuter Deklensi Kedua di dalam Perjanjian Baru :

No Teks PB Yunani Terjemahan


1 Tau,thn evpoi,hsen avrch.n Inilah permulaan dari tanda-tanda yang
tw/n shmei,wn o` VIhsou/j evn Yesus dulu lakukan di Kana yang di
Galilea ( Yohanes 2:11 )
Kana. th/j Galilai,aj
2 kai. periepa,tei o` VIhsou/j Dan Yesus berjalan di bait ITU di
evn tw/| i`erw/| evn th/| stoa/| serambi Salomo ( Yohanes 10:23 )
tou/ Solomw/nojÅ
3 avpekri,qh VIhsou/j( VEgw. Yesus menjawab, "Aku sungguh-
daimo,nion ouvk e;cw( avlla. sungguh tidak memiliki setan, tetapi
Aku menghormati Bapa-Ku ( Yohanes
timw/ to.n pate,ra mou( 8:49 )

52
TUGAS (10)

A. Terjemahkanlah ke dalam bahasa Yunani !

1. Kristus sedang memberkati roti dan anggur ITU.


2. Allah telah menyelamatkan anak-anak ITU.
3. Apakah kalian sedang melihat domba-domba ITU ?
4. Rasul yang kekasih ITU telah bersaksi bagi Injil Kristus ITU.
5. Apakah anak-anak ITU mengerti rahasia Surga ?
6. Apakah hamba yang baik ITU dulu pernah menanam pohon-pohon ITU ?
7. Mereka dulu tidak memelihara perkataan-perkataan-Ku.
8. Kalian sedang memanggil Aku Sang guru dan Tuhan ITU.
9. Anak-anak ITU sedang menangis oleh karena rasa takut.

B. Terjemahkanlah ke dalam bahasa Indonesia !

1. oi` I;oudaioi grafousin biblia *


2. blepomen ta shmeia twn kairwn
3. o` cristoj teqerapeuken ton paralutikon
4. eu`riskei a;rgurion *
5. ta daimonia ginwskei ton criston kai e'cei
fobon
6. kai. evperipa,tesen o` Cristoj evn tw/| i`erw/|
7. evpi,steusan eivj auvto.n oi` a;postoloi auvtou/Å
8. su. ginwskw o[ti filw/ seÅ
9. oi` ga.r avdelfoi. auvtou/ evpi,steusan eivj auvto,nÅ

53
23. DEKLENSI NAMA I;hsouj

Deklensi Nama Yesus hanya mempunyai tiga bentuk saja, yakni :

Nominatif I;hsouj
Akusatif I;hsoun
Vokatif/Genetif/Datif I;hsou
Dengan demikian, kata-kata VIhsou/ Cristou/ Î ui`ou/ qeou/ Ð dalam Markus
1:1 berkasus Genetif.

EXEGESE MARKUS 1:1

22.1. Kritik Nats

Î ui`ou/ qeou/ Ð , “Putera Allah”, dicetak di dalam tanda kurung sebab keragu-
raguan tentang apakah perkataan tersebut ada dalam tulisan Markus yang asli. Kata-
kata itu tidak termuat dalam Codex Sinaiticus ( a ) dan beberapa salinan lain, namun
ada dalam Codex Vaticanus ( B ) dan sebagainya. Apakah kata “Putera Allah”
dihilangkan oleh seorang penyalin yang kurang cermat ? Atau sebaliknya, apakah
kata-kata itu tidak ditulis oleh Markus sendiri namun ditambahkan kemudian oleh
seorang penyalin ? Perlu diketahui, bahwa para penyalin sering memperpanjang
judul-judul buku.

22.2. Arti Kasus GENETIF

Kecuali VArch. setiap kata dalam Markus 1:1 berkasus Genetif. Terjemahan
harafiah ayat itu adalah “Permulaan Injil Yesus Kristus Putera Allah”. Pada
dasarnya kasus Genetif menunjukkan “jenis” sesuatu. Kata yang berkasus Genetif
memperinci acuan Kata Benda yang mendahuluinya. Jadi euvaggeli,ou yang
mengikuti VArch., menjawab pertanyaan “Permulaan apa ?” Dan Ihsou/
Cristou/ Îui`ou/ qeou/Ð menjawab pertanyaan “Injil Siapa ?” Hal ini diperlukan
mengingat istilah euvaggeli,on dipakai dalam dunia kafir juga, misalnya berita
tentang kelahiran Kaisar disebut sebagai “Kabar Baik”. Jadi kata-kata dalam Markus
1:1 yang berkasus Genetif, menyebut Injil yang mana, yaitu Injil Yesus Kristus.

Apakah yang dimaksudkan dengan Injil Yesus Kristus itu ? Injil yang diberitakan
oleh Yesus ( lihat Markus 1:14 dan seterusnya ) ? Atau Injil tentang Yesus Kristus ?
Mungkinkah kedua arti tersebut yang dimaksudkan oleh Markus ?

22.3. Tanda Baca

Salinan-salinan yang paling tua ditulis dengan Huruf Besar dan tanpa tanda baca.
Misalnya Markus 1:1 ditulis :

ΑΡΧΗΤΟΥΕΥΑΓΓΕΛΙΟΥΙΗΣΟΥΧΡΙΣΤΟΥΥΙΟΥΘΕΟΥ

54
Haruskah akhir ayat 1 dibubuhi tanda baca TITIK ( . ) atau TITIK KOMA ( ; ) ?
Pembubuhan tanda baca ( ; ) cenderung untuk menghubungkan VArch.,
“permulaan” dengan pelayanan Yohanes Pembaptis ( ayat 2 - 11 ). Yakni pelayanan
Yohanes Pembaptis menjadi Titik Permulaan dari pemberitaan Injil oleh Yesus.

Pada pihak lain, Tanda Baca TITIK ( . ) menunjukkan bahwa ayat 1 merupakan
semacam judul bagi tulisan Markus, yang adalah mengenai kabar baik tentang Yesus
Kristus. Demikianlah Terjemahan Baru menterjemahkan, “Inilah permulaan Injil
tentang Yesus Kristus Anak Allah”.

Diskusikanlah !

24. PERFECT MIDDLE & PASSIVE INDICATIVE

Bacaan : Markus 1:2

Kaqw.j ge,graptai evn tw/| VHsai<a| tw/| profh,th|( VIdou. avposte,llw


to.n a;ggelo,n mou pro. prosw,pou sou( o]j kataskeua,sei th.n o`do,n
sou\
Dalam frase kalimat pertama dari Markus 1:2 tersebut tertulis Kaqw.j
ge,graptai evn tw/| VHsai<a| tw/| profh,th|( yang berarti Seperti ada tertulis
di dalam ( kitab ) nabi Yesaya

Kata kerja γεγραπται , “ada tertulis” , adalah Perfect Passive, orang ketiga,
tunggal dari γραφω. γεγραπται merupakan contoh yang baik dari pemakaian
tense Perfect.

Paradigma Perfect Middle & Passive Indicative dari λυω

Subyek/Pelaku Tunggal Jamak


Orang Pertama lelumai lelumeqa
Orang Kedua lelusai lelusqe
Orang Ketiga lelutai leluntai
Catatan : Konteks kalimat akan menentukan terjemahan mana yang tepat ( Perfect
Middle Indicative atau Perfect Passive Indicative ). Biasanya Perfect
Passive diikuti oleh u`po + Genetif.

55
25. KATA BENDA MASKULIN DARI DEKLENSI PERTAMA

Apakah kasus profh,th| ? Bentuk Nominatifnya adalah profh,thj , kata benda


Maskulin dari deklensi pertama. Kata-kata benda Maskulin yang termasuk dalam
deklensi pertama ini berciri khas akhiran −hj atau −aj dalam Nominatif
Tunggalnya. Kata Benda Maskulin tersebut di atas berdeklensi sebagai berikut :

Kasus Tunggal Arti Tunggal Arti


Nominatif profhthj Nabi neaniaj Pemuda
Vokatif profhta neania
Akusatif profhthn neanian
Genetif profhtou neaniou
Datif profhtw| neania|
Jamak Jamak
Nominatif profhtai neaniai
Vokatif profhtai neaniai
Akusatif profhtaj neaniaj
Genetif profhtwn neaniwn
Datif profhtaij neaniaij
Perhatikanlah :

<1> Akhiran-akhiran jamak sama dengan akhiran-akhiran Jamak bagi Kata benda
Feminin.
<2> Akhiran-akhiran Tunggal Vokatif dan Genetif perlu diperhatikan secara seksama.
<3> Hampir semua kata benda dari Deklensi Pertama yang berakhiran −aj adalah
nama orang. Bila huruf terakhir dari kata dasarnya adalah e , i , r , maka kata
tersebut akan berdeklensi sama dengan neaniaj dengan akhiran Genetif
Tunggal −ou .

Misalnya : Andreaj ⇒ Andreou = Andreas


Hleiaj ⇒ Hleiou = Elia

Namun bila huruf terakhir dari kata dasarnya adalah huruf lain, maka akhiran
−a .
bagi Genetif Tunggal adalah
Misalnya : Satanaj ⇒ Satana = Setan
Ioudaj ⇒ Iouda = Yudas

56
<4> Sebab kata-kata yang berakhiran −hj dan −aj itu adalah Maskulin, maka
Kata Sandang Tertentu yang dipakai dengannya haruslah juga yang Maskulin.
Misalnya : zhtei touj telwnaj
Dia sedang mencari para pemungut cukai ITU.

Daftar Kata Benda Maskulin Dari Deklensi Pertama

No Kata Benda Maskulin Artinya


01 Yohanes
Iwanhj
02 baptisthj Pembaptis
03 e;rgathj Pekerja, buruh
04 krithj Hakim
05 maqhthj Murid, pengikut
06 profhthj Nabi
07 stratiwthj Prajurit
08 telwnhj Pemungut cukai
09 u`pokrithj Orang munafik
10
neaniaj , −ou Pemuda
11
Andreaj , −ou Andreas

12
Hleiaj , −ou Elia
13
Satanaj , −a Setan
14
Ioudaj , −a Yudas, Yehuda

Kata Keterangan
15
ou; , ou;k , ou;c Bukan, tidak
Sebelum Tanda Hembus Bisu,
ou;k
ou;c Sebelum Tanda Hembus Bersuara
Kata Sambung
16 a;lla Tetapi, namun.
Bila huruf pertama dari Kata yang berikut
a;ll' adalah Vokal ( Huruf Hidup )
17 ou;de Bukan ..... maupun, tidak juga
Kata Sambung Khusus Tidak pernah ditulis sebagai Kata Pertama
dalam sebuah Kalimat
18 a;ra Maka, lalu
19 gar Karena
20 ou;n Maka

57
21 de Dan, tetapi

TUGAS (11)

Terjemahkanlah kalimat-kalimat di bawah ini ke dalam Bahasa Indonesia !

1. oi` ou;n maqhtai menousin e;n th| oi;kia|


2. oi` e;gratai ballousin liqouj ei;j thj qalassan *
3. o` de a;ggeloj e;lusen Petron e;k thj fulakhj
4. o` Ioudaj ou; filei ton Ihsoun ou;de touj maqhtaj
5. o` de Ihsouj e;geirei ton neanian e;k qanatou
6. gegraptai e;n toij profhtaij o`ti Ihsouj cristoj
menei e;n u`min
7. menoumen oi` a;ggeloi mou e;n th| o`dw| sou *
8. e;grayamen u`min touj logouj tou profhtou Hsaiou
9. grafeij ton logon sou toij profhtaij *
10. u]pokrita ( threij taj e;ntolaj all' ou; fileij ton
ui`on
11. misoumen ou;n ta e;rga tou Satana
12. o` Ihsouj legei thn parabolhn toij maqhtaij kai
th| telwnh|
13. Hleiaj o` profhthj kalei ton laon
14. kaqwj gegraptai e;n toij profhtaij ( nenikhkate
ton kosmon
15. o` a;ra cristoj krinei touj a;pistouj kai touj
u`pokritaj

58
26. FUTURE INDICATIVE ACTIVE

Pada frase kalimat terakhir dari Markus 1:2 ditulis o]j kataskeua,sei th.n o`do,n
sou\, “yang akan mempersiapkan jalan-MU”.
o]j adalah Kata Ganti Penghubung, Maskulin, Tunggal, Nominatif, deklensi sama
seperti pada kata logoj , diterjemahkan “yang”. Sedangkan kata
kataskeuasei adalah Kata Kerja Future Indicative Active, orang ketiga,
Tunggal, artinya : “Ia akan mempersiapkan”. Bentuk Present-nya adalah
kataskeuazw . Dalam hal ini, huruf z dihilangkan sebelum ditambahkan huruf Sigma
& akhiran yang menunjukkan siapa Subyeknya, ketika membentuk Future Tense. Dengan
demikian :
kataskeuazw = Saya sedang mempersiapkan.
kataskeuasw = Saya akan mempersiapkan.
kataskeuazeij = Engkau sedang mempersiapkan.
kataskeuaseij = Engkau akan mempersiapkan.

Biasanya bentuk-bentuk Future Indicative Active dibuat dengan cara memasukkan


huruf Sigma antara Kata Dasar dan Akhiran-akhiran yang sama dengan yang dipakai
untuk Present Indicative Active.

Paradigma Future Indicative Active Bagi luw

TUNGGAL λυ + σ + ... ARTINYA


Orang Pertama lusw Saya akan melepaskan
Orang Kedua luseij Engkau akan melepaskan
Orang Ketiga lusei Dia akan melepaskan
JAMAK
Orang Pertama lusomen Kami/kita akan melepaskan
Orang Kedua lusete Kalian akan melepaskan
Orang Ketiga lusousin Mereka akan melepaskan

Catatan :

<1> Apabila Kata Dasar berakhiran Huruf Mati ( Konsonan ) tertentu, maka terjadilah
perubahan sebagai berikut :

[1] Huruf Mati Gutural : k,g,c + s → x


[2] Huruf Mati Labial : p,b,f + s → y
[3] Huruf Mati Dental : t, d,q + s → s

59
Contoh :

Present Future
a;noigw a;noixw
e;cw e;xw
blepw bleyw
grafw grayw
peiqw peisw

<2> Apabila kata dasar berakhiran e , maka e itu menjadi h sebelum s,


misalnya :
filew → filhsw
terkecuali : kalew → kalesw

<3> Sedangkan kata dasar yang berakhiran dengan Huruf Mati Sibilan ( z ,x,s,
y ), maka huruf mati tersebut dihilangkan sebelum ditambahkan huruf Sigma
dari Future.
Misalnya : swzw → swsw

60