Anda di halaman 1dari 3

Chairunnisya Wati (1506677824)

Monica Maulidya (1506750200)


Nabilla Syafira (1506678215)

PSAK 71: INSTRUMEN KEUANGAN

 Perubahan PSAK 71 Instrumen Keuangan:


- Tanggal efektif 1 Januari 2020
- Menggantikan PSAK 55
- Klasifikasi dan pengukuran untuk instrumen keuangan
- Menggunakan expected losses dalam perhitungan penurunan nilai aset keuangan
- Memperbaiki model akuntansi hedging
 Klasikasi berdasarkan model bisnis entitas dalam mengelola aset keuangan dan
karakteristik arus kas kontraktual dari aset keuangan.
- Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi kecuali diukur pada biaya perolehan
diamortisasi atau nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain.
 entitas dapat menetapkan pilihan saat pengakuan awal atas investasi pada
instrumen ekuitas tertentu yang umumnya diukur pada nilai wajar melalui laba
rugi sehingga perubahan nilai wajarnya disajikan dalam penghasilan
komprehensif lain.
- Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut
terpenuhi:
 aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset
keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual, dan
 persyaratan kontraktual meningkatkan arus kas yang semata dari pembayaran
pokok dan bunga (solely payments of principal and interest / SPPI )
 Reklasifikasi pengelolaan aset keuangan jika dan hanya jika
- entitas mengubah model bisnis untuk pengelolaan aset keuangan.
- Perubahan tersebut diperkirakan sangat jarang terjadi.
- Ditentukan oleh manajemen entitas sebagai hasil dari perubahan eksternal atau internal
dan harus signifikan pada kegiatan operasi entitas dan dapat dibuktikan pada pihak
eksternal.
- Perubahan pada model bisnis entitas akan terjadi hanya jika entitas memulai atau
berhenti untuk melaksanakan aktivitas yang signifikan terhadap kegiatan operasinya;
entitas telah memperoleh, melepaskan, atau mengakhiri lini bisnis.
 Pengakuan segera atas dampak perubahan kerugian kredit ekspektasian setelah
pengakuan awal aset keuangan.
- Mengukur penyisihan kerugian instrumen keuangan sejumlah kerugian kredit
ekspektasian sepanjang umurnya, jika risiko kredit atas instrumen keuangan tersebut
telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal.
- Risiko kredit atas instrumen keuangan tidak meningkat secara signifikan sejak
pengakuan awal, entitas mengukur penyisihan kerugian untuk instrumen keuangan
tersebut sejumlah kerugian kredit ekspektasian 12 bulan
 Menurut PSAK 55, hubungan lindung nilai dapat dianggap efektif jika memenuhi
persyaratan tes efektivitas 80-125%. PSAK 71 menghilangkan persyaratan tes efektivitas
tersebut dan memperkenalkan persyaratan yang lebih umum (principle-based)
menggunakan pertimbangan manajemen, yaitu:
- terdapat hubungan ekonomik antara item lindung nilai dengan instrumen lindung nilai
- pengaruh risiko kredit tidak mendominasi perubahan nilai yang dihasilkan dari
hubungan ekonomik tersebut; dan
- rasio lindung nilai dari hubungan lindung nilai adalah rasio yang sama dari hasil
kuantitas item lindung nilai yang secara aktual dilindung nilai dan kuantitas instrumen
lindung nilai yang secara aktual digunakan entitas untuk melindung nilai sejumlah
kuantitas item lindung nilai tersebut.
 Ruang lingkup PSAK 71 Diterapkan oleh semua entitas untuk seluruh jenis instrumen
keuangan, kecuali:
- Investasi  anak, asosiasi dan joint venture (PSAK 65, 4, 15)
- Hak dan kewajiban yang diatur dalam sewa (PSAK XX)
- Hak dan kewajiban pemberi kerja (PSAK 24)
- Instrumen keuangan terbitan entitas yang memenuhi definisi instrumen ekuitas dalam
pencatatan entitas penerbit.
- Hak dan kewajiban dalam kontrak asuransi (PSAK 62)
- Kontrak dalam rangka kombinasi bisnis (PSAK 22)
- Komitmen pinjaman dan provisi (PSAK 57)
- Transaksi kompensasi berbasis saham (PSAK 53)
- Hak dan kewajiban dalam ruang lingkup pendapatan (PSAK XX)
 Entitas mengakui aset keuangan atau liabilitas keuangan dalam laporan posisi keuangan,
jika dan hanya jika, entitas menjadi salah satu pihak dalam ketentuan pada kontrak
instrumen tersebut. Ketika entitas pertama kali mengakui liabilitas keuangan, entitas
tersebut mengklasifikasikannya sesuai dengan paragraf 4.2.1 dan 4.2.2, dan mengukurnya
sesuai dengan paragraf 5.1.1.
 Entitas menghentikan pengakuan aset keuangan, jika dan hanya jika:
- hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan berakhir; atau
- entitas mengalihkan aset keuangan seperti dijelaskan di paragraf 3.2.4 dan 3.2.5, dan
pengalihan tersebut memenuhi kriteria penghentian pengakuan di paragraf 3.2.6.
 Entitas mengalihkan aset keuangan, jika dan hanya jika, entitas:
- mengalihkan hak kontraktual untuk menerima arus kas yang berasal dari aset keuangan;
atau
- mempertahankan hak kontraktual untuk menerima arus kas yang berasal dari aset
keuangan tetapi juga menanggung kewajiban kontraktual untuk membayar arus kas
yang diterima tersebut kepada satu atau lebih pihak penerima melalui suatu
kesepakatan yang memenuhi persyaratan paragraf 3.2.5.
 Tujuan akuntansi lindung nilai adalah untuk menunjukkan dalam laporan keuangan
dampak dari aktivitas manajemen risiko entitas yang menggunakan instrumen keuangan
untuk mengelola eksposur yang timbul dari risiko tertentu yang dapat mempengaruhi laba
rugi. Untuk lindung nilai atas nilai wajar atas eksposur suku bunga dari portofolio aset
keuangan atau liabilitas keuangan Entitas dapat menerapkan persyaratan akuntansi lindung
nilai dalam PSAK 55