Anda di halaman 1dari 2

Cappucino, J. G., & Sherman, N., 2014, Manual Laboratorium Mikrobiologi, Edisi 8, Jakarta, EGC.

Dewi, A.K., 2013. Isolasi, Identifikasi dan Uji Sensitivitas Staphylococcus aureus terhadap Amoxicillin
dari Sampel Susu Kambing Peranakan Ettawa (PE) Penderita Mastitis Di Wilayah Girimulyo,
Kulonprogo, Yogyakarta= Isolation, Identifica. Jurnal Sain Veteriner, 31(2013).

LAWNIA, V., 2017. ISOLASI DAN IDENTIFIKASI SERTA STUDI ASIDOGENIK BAKTERI PADA
KOTORAN SAPI(Doctoral dissertation, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO).

Pelczar MJ, dan Chan ECS. 2009. Dasar-Dasar Mikrobiologi (terj.). edisi 2. Jakarta. UI Press

Syulasmi, A., Y.
Hamdiyati
Dan Kusnadi. 2005.
Pe
tunjuk Praktikum
Mikrobiologi
. Fakultas MIPA. Universitas Pendidikan Indonesia.
Bandung.

Waluyo L. 2008. Teknik dan Metode Dasar dalam Mikrobiologi. Universitas Muhammadiyah Malang
Press. Malang

Uji Katalase dilakukan dengan meneteskan


hidrogen peroksida (H2O2) 3% pada gelas obyek
yang bersih. Biakan dioleskan pada gelas obyek
yang sudah ditetesi hidrogen peroksida dengan usa.
Suspensi dicampur secara perlahan menggunakan
usa, hasil yang positif ditandai oleh terbentuknya
gelembung-gelembung udara

Pengamatan morfologi bakteri hasil pewarnaan dilakukan di bawah pengamatan mikroskop.


Berdasarkan Pewarnaan GRAM, bakteri diklasifikasikan ke dalam 2 (dua) kelompok besar yaitu :
Bakteri Gram Positif dan Gram Negatif. Perbedaan utama di antara keduanya adalah struktur dan
komposisi dinding selnya. Bakteri Gram Positif mampu mempertahankan zat warna utama dalam
pewarnaan Gram, yaitu Gentian Violet, sehingga nampak berwarna ungu saat pengamatan
dikarenakan dinding sel kelompok bakteri ini tersusun oleh sebagian besar Peptidoglikan, yang
mampu mengikat zat warna dan tidak rusak saat dicuci dengan alcohol. Sementara itu, bakteri Gram
negatif memiliki komposisi dinding sel yang sebagian besar tersusun dari lapisan lipid, sehingga pada
saat pewarnaan kurang dapat mempertahankan zat warna utama terutama saat dicuci dengan
alcohol (lipid rusak saat dicuci dengan alcohol), akibatnya kelompok bakteri ini memberikan
kenampakan warna merah (warna dari zat warna ke dua : safranin atau air fuchsin) di akhir kegiatan
pewarnaan Gram.