Anda di halaman 1dari 3

1. Apa yang dimaksud dengan liposom serta sebutkan jenis jenis liposom yg anda ketahui ?

Liposom merupakan vesikel berbasis lipid yang membentuk lapisan bilayer menyerupai
membran sel. Liposom memiliki ukuran dalam rentang 20 nm hingga beberapa
mikrometer. Fosfolipid merupakan molekul amfifatik yang mempunyai gugus hidrofilik
dan gugus hidrofobik. Dalam air, gugus hidrofobik dari fosfolipid akan beragregasi
membentuk inti hidrofobik lapisan bilayer, sedangkan gugus hidrofilik akan berinteraksi
dengan pembawa air. Lapisan bilayer dari liposom memungkinkan liposom digunakan
sebagai sistem penghantaran obat hidrofilik maupun hidrofobik.
Jenis-jenis liposom:
a. ULV (unilamellar vesicles) yaitu liposom yang terdiri dari satu membran bilayer.
- SUV (small unilamellar vesicles) yang memiliki ukuran kurang dari 100 nm.
- LUV (large unilamellar vesicles) dengan ukuran lebih besar daripada 100 nm.
b. MLV (multilamellar vesicles) yaitu liposom yang terdiri dari beberapa membran
lipid bilayer yang terpusat.
c. MVV (multivesicular vesicle) yaitu liposom yang tersusun dari beberapa vesikel
tidak terpusat dalam satu membran bilayer lipid disebut MVV (multivesicular
vesicle).

2. Jelaskan yang dimaksud dengan sistem nanopartikel dapat menghantarkan controlled


and triggered release system?
Sistem nanopartikel sebagai pelepasan terkontrol karena sistem dapat menjaga
pelepasan obat dengan kecepatan pelepasan tertentu sehingga konsentrasi obat dalam
darah dapat terjaga selama periode terapi yang diinginkan. Sedangkan sebagai
triggered release system karena sistem penghantaran obat dapat memungkinkan
pelepasan obat pada tempat yang diinginkan dengan berbagai pemicu, salah satunya
adalah pH lingkungan.

3. jelaskan secara singkat tiga macam sistem nanopartikel yang anda ketahui
Nanopartikel Obat
- Nanokristal
Merupakan obat dalam ukuran nanometer (1-1000nm) tanpa adanya penambahan
matriks (100%) obat; digunakan untuk meningkatkan kelarutan dan laju disolusi obat
terutama BCS 2. Penambahan surfaktan atau polimer sebagai stabilizer.

- Nanoemulsi
Emulsi minyak-air atau air-minyak dengan droplet berukuran nano, yaitu sekitar 10-
300nm. O/W -> menjebak obat dengan kelarutan rendah dalam droplet >>>
peningkatan bioavailabilitas dan stabilitas. Makin kecil ukuran droplet yang
diinginkan -> jumlah emulgator yang dibutuhkan makin banyak

Nanopartikel obat+matriks
- Polymeric nanopartikel
Polimer amfifilik dapat membentuk misel polimerik dan vesikel polimer bilayer;
polimer hidrofob dapat membentuk nanopartikel dengan struktur terdispersi.
polyester à poly(D,L-lactide co-glycolide)
kitosan à N-monomethyl
Asam poliamino à amphiphilic poly(l-lysine)
Akrilat à poly(n-butyl cyanoacrylate)

- Low molecular wight micelles


Misel merupakan agregat koloidal yang dibentuk oleh molekul amfifilik dengan
berat molekul rendah(< 1500Da). Misel dapat terbentuk secara spontan pada media
air atau dengan penambahan energi, misalnya pengocokan, vortex maupun sonikasi.
LMW-micelles à dari molekul amfifilik BM rendah (< 1500 Da)à sodium dedoksil
sulfat, sodium deoksikolat.
 Formulasi yang ada di pasaran à calcijex atau injeksi calcitriol dalam misel
poli(oksietilen) 20 sorbitan monolaurat
 Mixed micelle à misel dari dua atau lebih molekul amfifilikà memperbaiki
stabilitas
 Polimer amfifilik à misel polimerik

- Polimerson
Merupakan vesikel polimerik yang terbentukdari kopolimer (polimer yang
dibentuk dari dua atau lebih blok polimer yang berbeda). Kemampuan untuk
membentuk vesikel dari sebuah kopolimer sangat dipengaruhi oleh rasio ukuran
antara dua blok penyusun kopolimer. Vesikel yang terbentuk selanjutnya dapat
digunakan untuk menjebak obat yang bersifat hidrofilik maupun hidrofobik.
Struktur polimersom à lebih stabil dari liposom, tp permeabilitas kurang dari
liposom

- Niosom
Merupakan sistem penghantaran berbentuk vesikel yang terbentuk dari surfaktan
non ionik dan kolesterol atau molekul amfifilik lainnya. Beberapa surfaktan non-
ionik hanya dapat membentuk vesikel. ketika kolesterol ditambahkan pada
formulasi. Sebagai contoh yaitu polisorbat 20 (HLB 16,7) yang tidak dapat
membentuk niosom tanpa penambahan kolesterol dan akan terbentuk niosom stabil
ketika ditambahkan kolesterol ekuimolar.

- Konjugat obat+polimer
merupakan sistem penghantaran obat dalam ukuran nanometer yang terdiri dari
molekul obat yang terikat secara kovalen melalui linker biodegradable pada
pembawa polimer.
Keuntungan : meningkatkan waktu sirkulasi obat, membatasi distribusi obat, dan
pelepasan obat secara selektif.

- Solid Lipid Nanopartikel (SLN) dan Nanostructure lipid carrier (NLC)


SLN dan NLC à banyak digunakan dalam penghantaran transdermal à
Pengembangan dari emulsi O/W
SLN : sistem pembawa obat yang menggantikan lipid cair pada emulsi minyak dalam
air (O/W) dengan lipid padat.
NLC : nanopartikel lipid akan tetapi menggunakan campuran lipid padat dan lipid cair
dalam sistem.
Keuntungan : efek oklusif dan hidrasi, meningkatkan absorbsi obat, meningkatkan
penetrasi obat, mengontrol pelepasan obat, efek toksik dan iritasi minimal, stabilitas
baik

4. sebutkan dan jelaskan dua metode umum dalam pembuatan nanopartikel


 Metode bottom up : metode pembentukan nanopartikel dari atom atau molekul
hingga membentuk partikel berukuran nano. Beberapa contoh metode pembentukan
nanopartikel jenis bottom up adalah anti-solvent precipitation pada pembentukan
nanokristal, dan proses sintesis pada nanopartikel konjugat obat-polimer.
 Metode top-down : nanopartikel dibentuk dari partikel berukuran besar, kemudian
dilakukan pengecilan ukuran partikel hingga menghasilkan partikel berukuran nano.
Pembuatan nanopartikel menggunakan metode ini membutuhkan energi yang lebih
besar bila dibandingkan metode bottom-up.

5. Jelaskan kaitan protein plasma dan karakterisktik permukaan nanopartikel terhadap


eliminasi nanopartikel dari darah
Ketika obat dalam bentuk nanopartikel masuk dalam aliran darah, protein plasma
secara otomatis akan melingkupi permukaan nanopartikel dan mengenalinya sebagai partikel
asing. Adsorpsi protein pada permukaan nanopartikel akan memicu disintegrasi nanopartikel
dan mengganggu fungsinya sebagai sistem pembawa obat. Nanopartikel yang tidak stabil
dalam darah akan dieliminasi dengan cepat dari sikulasi sistemik.