Anda di halaman 1dari 17

{

Jl. Angklung Kav. 17 Tunggulwulung Lowokwaru 65143,MALANG - JATIM


Far (0341) 62 341 403401, Hp : 0E123 32767E9,085104776789
E - rnail : spesia/,'s/,m bah 1 5@g mail.cam / i pald h arm an ug ruha@g m ail.cam
i,'j l' i

;:,:. ':. rt\IsTArASt PENG0LAH AtR LT||J|BAH (tpAL)


WATERTREATMENT'
t#ffi*rffiHfi3,HroRruM,
KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Tuhan yang telah memberikan rahmatnya


sehingga pemasangan Instalansi Pengolanan Air Limbah (IPAL) di
RSIA PURI GALERI MALANG dapat terselesaikan dengan baik.
Semoga IPAL yang dipasang akan mengatasi masafah air limbah
yang ada dan Buku Manual- Operasi yang ada bisa membanLu dafam
pengoperasian Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di RSIA
PURI GALERI MAI,ANG.

Instalasi Pengo]ahan Air Limbah (IPAL) di RSIA PURI GALERI


l4AlANG. beroperasi semi- otomatis, artinya sebaglan besar
peralatan sudah berjalan otomatis sehingga operator tidak
perlu mengoperasikan IPAL rutin setiap hari. Yang perlu
dilakukan operator adalah rnengontrol pengoperasian IPAL
sehingga bila timbul masalah bisa segera terdeteksl.
Sangat di-harapkan operator I PAL yang ditunj uk raj in / tidat<
malas untuk mengontol Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL)
RSIA PURI GALERI MAlAl.lG setiap hari.
Akhirnya kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua
pihak yang telah membantu, sehingga pemasangan fnstalasi
Pengolahan Air Limbah (IPAL) di RSrA PUR.I GALERI MALANG dapat
terselesaikan dan dapat beroperas.i dengan baik, sesuai dengan
yang diharapkan.

Malang, Desember 2471


Hormat kami,

Trd

AGUS DAF.MAWA}I
08723321 61 B9
':,:
i.
.;. I ,1':l
i:.r.ji:iij
r
lt\lsTALAst PEI\IG0IAH AIR LTlt,lBAH (tpAL
wATERTREATMENT )'
' [yffiilh11;$lf#r"Riurvr,

IPAL Sistem Biofilter adalah IPAL yang dalam prosesnya memanfaatkan bakteri unhrk
l
menguraikan polutan dm zat zat organic dalam air limbah. IPAL Sistem Biofilter
adalah
listem pengolahan Ya_nB dalam prosesnya menggrrnakan media sebagai tempat melekatnya
biomasa / bakteri untuk tumbuh dam berkemUang Uiat.

Y"diu yang dipilih juga harus sesuai, tidak semua media bisa dipakai dan 6"6iu yang dipilih
harus tidak rusak, tidak buntu, ringan dan mempunyai surface aria besar. Untuk perturnbuhan
dan berkembangbiaknya bakteri pengurai diperiukan juga oksigen, kebutulan oksigen
biomasa disuplai oleh air supplier.

Dengan IPAL Sistem Biofilterpenurunan zat orgmic dalam air limbah (BOD, COD),
a6onia,
padatan tersuspensi (SS), phosphate dll bisa turun secara signifikara r"hirggu
air output hasii
proses IPAI dapat memenuhi syarat buang sesuai p"rat*ao yang aifersyaratkan oleh
pemerintah.

Saat ini banyak pabrikan menjual IPAI Sistem Biofilter tetapi hasil output dan mutu IpAL
sangat berbeda hal ini dlsebabkan meskipun dari luar sekilas sama tetapi seb"naroyu teknologi
prose$ya sangat berbeda. Baik tidaknya mutu IPAL Sistem Biofilteriangat tergaotung jeflIs
medi4 ukuran medi4 susunan medi4 bentuk media, surface area medi{ debfafiran ;ir &
medi4 flow pattem air & udara pada media, dil.
udara pada

Sehingga walaupua dari luar / sekilas alat mirip (sama


output IPAL bisa saryat jauhberbeda.
- sama system biofilter) tetapi mutu

KELEBIHAN IPAL SISTEM BIOFILTER


r MUTU OUTPUT TERJAMIN
r KEBUTUHAN LAHAN RELATIF KECIL
o MA[NTENANCE MUDAH
. BIAYA OPERASI RENDAH
r VOLUME LUMPUR KECIL
r I(EBISINGAN & BAUMINIMAL
o BISA DIPINDAHKAN KE LOKASI BARU
o WAKTU START UP LEBIH CEPAT
o fdfld5I FLUKTUASI DEBrt & POLUTAN
r DARI SEGI ESTETIKA MENARIK
r TIDAK MENGGANGGU SAAT PEMASANGAN
r MUDAH DIUPGRADE / TAMBA KAPASITAS
l( t,t.'ii i ri, lt\IsTALASt PE[\I60LAH AtR LT||J|BAH ( tpAL
.;-;l:
wArER TREATMENT' rfj$1;$lf#roRiurvr, )
HH1I

BAB I
PERALATAN & PROSES TREATMENT IPAL

A. ALAT TIIAI\{A
l. Equalisasi Anaerobic (underground)
Fungsi : Sebagai penampmg awal air limbah (pretreafrnent), homogenisasi &
anaerob proses.
2. Reactor Biofilter
Fungsi utama : untuk reduksi zat organic air limbah dan BoD, coD, amms1ia,
phospate, suspended solid (SS) dan polutan lain yang ada dalam air limbah
3. Sparator Biofilter / Post Clarifier
Fungsi : Proses penyempurnaan dari proses reactor biofilter (unhrk memisahkan
TSS / Suspended Solid)
4. Defoarning Sistym
Fungsi : Untuk mereduksi bau dan busa pada saat start up / awal pengoperasian
-
IPAL
5. Sistem Drain Wastewater Treatnent
Fungsi : Untuk mengurangi air dan sludge sisa treatnent di biofilter & di post
treatnent
6. Sistem Anti Overflow
Fungsi : Untuk mencegah terjadinya amber yaitu air tumpah lewat manhole
7. Sistem Anti Flow Back
Fungsi : untuk mencegah te{adinya hambatan air limbah dalam biosfer
8. Air Supplay Sistem / Jet Ejector
Fungsi : Untuk proses contac aerasi air limbah dan mensuplai kebutuhan oksigen
biomasa di dalam reactor biofilter
9. Klorinasi / Desenfektan Inline Contac
Fungsi : Untuk menetalisir bakteri yang terikut sebelrrm dibuang ke got / sungai
10. Stop Kran Sirkulasi pada Pompa Input Biofilter
Fungsi : Untuk mengatur debet output IPAL (sudah di set tidak perlu dirubah)
11. Stop Kran Air Suplay pada Reaktor Biofilter
Fungsi : Untuk mengatur debet injecsi oksigen I Ozpadareactor biofilter (sudah di
set tidak perlu dirubah)

B. ALAT /MECANIC,{L PENDUKUNG IPAL


1. PompalnputBiofilter : Untuk memompa air lirnbah dari equalisasi ke
Biofilter
2. Pompa Air Suplay I Ejector : Untuk mensuplay oksigen ke Biofilter
3. Inliue Contac : untuk injeksi desenfektan & tempat clorin tablet
4. Pompa Saluran : Untuk memompa air limbah dari equalisasi ke
biofilter
5. Panel control : untuk mengontrol pengoperasian peralatan IPAL
6. WaterLevel Confrol : Untuk otomatis pompainput, pompa saluran, pompa
system jetejector
ffi,,q1
lilti
i',i r: , .,
,tr 1, ''"i'1 lNsTAHSt pEr{Got AH AIR LIIJ|BAH ( lpAt
r7:mrii r.
wArER TREATMENT, r;;thi*Sf#r"Riuru, )
lym
C. ALAT PENUNJANG IPAL
1. Atap Pelindung IPAL
Fungsi : Melindungi peralatan IPAL dari panas dan hujan
2. Bak Indikator
Fungsi : Untuk deteksi mutu effluent Hasil freatment IPAL sebelum dibuang ke
pembuangan akhir.
3. Saluran Airlimbah I JanngatPemipaan Air Limbah
Fungsi : Untuk mengalirkan air limbah dari sumber air limbah ke lokasi ipal
dengan system pompa ataupun dengan system grafitasi

BAB II
TA}IAP _ TAHAP PROSES TREATMENT

I. PENYALURAN AIR LIMBAH


o Air limbah dari air sumber air limbah dialirkan ke bak equalisasi / bak penampung
awal limbah dengan menggunakan pipajaringan air limbah
. Saluran air limbah menggunakan system gravity ataupun dengan system pompa
r Untuk sistem pompa menggrrnakan pipa pvc type AW dan pompa submersible
dengan sistem operasional otomatis (water level control)

II. EQUALISASIANAEROBIC & PRE TREATMENT


o Air limbah dialirkan masuk ke bak equalisasi anaerob / bak penampung melalui
pipa jaringau saluram air limbah, digester pre treatment phosphate, equalization.
. Bak equalisasi anaerob berfrrngsi untuk penampung awal limbah (homogenisasi arr
limbah) dan juga berfiingsi untuk proses anaerob proses.
r Proses anaerob yaitu proses penguraian / polutan air limbah oleh bakteri anaerob
yaitu bakteri yang tidak memerlukan tambahan / suplay oksigen, dengan adanya
proses anaerob di bak equalisasi efesiensi proses di biofilter meqiadi lebih stabil,
. Bak equalisasi juga dapat difungsikan untuk menghandel kotoran padat (pasir,
batu) dan kotoran melayang ( plastik, kain, kayu) yang tidak bisa terurai oleh
bakteri anaerob maupun aerob.
r Bak equalisasi juga berfungsi untuk sludge Digester pretreatnent phosphat,
omogenisasi (pencampuran) air limbah dari berbagai macam sumber air limbah
untuk memperffiudah proses di tahapan berikutnya.
r Di dalam bak equalisasi terdapat skat / ruang untuk penempatan pompa, pompa
yang dipakai adalah pompa sumbmersible atau pompa celup yang berfungsi unhrk
memompa air limbah baku ke biosfilter, dengan sistem operasional otomatis
(water level contol) yaitu dengan sistern ketinggian air dengan indikator
palampung.

trI. PENGURAIAN POLUTAN & AERASI DI REAKTOR BIOFILTER


o Reaktor biofilter tei'diri dari dua stage / kompertamen untuk menyempumakan
proscs dan menamba efisiensi proses penguraian polutan dalam air limbah.
o Di dalam reactor biofilter, air limbah mengalir dari bawah ke atas melalui pipa
distributor yang terletak di dasar reactor biofilter
. Pipa distributor didesain khusus sesuai dengan kondisi dan karakteristik air limbah
rumah sakit
r Di reactor biofilter terdapat media tempat melekatnya biomasa / bakteri aerobic
ffiWry'-'
W
,ffi',ii;i; r;1i INSTAI"ASI PEI'IGOLAH AIR LIfulBAH ( IPAI
)
:'i,S::"
,'.. # wATERTRBATMENT'
ffiflrffii#$lf*roRiurnr,'
o pi dalam reactor biofilter juga terdapat sistem sparger untuk mendistribusikan
aliran air suplay / olsigen agar kontal oksigeu, ,i, al" ualt*
mediamerata
v*g-*a*ut ai
r Polutan air limbah diuraikan oleh bakteri yang melek il. pada media
dan bakteri
yang membentuk flok diantara media dan rongga media
Sisa teafrnent / sludge yang terkumpul di bagran dasar biofilter
' bak equalisast, yang berfirngsi juga sebagai ternpat penzmpungan
dikembalikan ke
dan penguraian
sludge sisa treatnent, kecuali sludge dalam tintt* padat (iasir)
urirr A*o.r,
apabila jumlahnya sudah terlalu banyak. Pasir biasanya bdasal
dari atas kaki
sandal / sepatu pegawai ataupun pengunjng ketika ke kamar mandi
/ wc
r pi reactor biofilter terjadi proses reduksi zat
-zrtorganic, BoD, coD, Amonia,
Detgent dan polutan lain
' Kebutuhan oksigen bakteri di dalam reactor biofilter disuplai oleh
ejector sistem dengan menggunakan sparger / pipaudara y*g t".f"tut prau
udara dari
biofilter
arr-
. Biofilter dilengkapi defoaming untuk mereduksi bau dan busa / foam yang tirnbul
pada saat start up / awal, pengoperasian mesin ipal
o Dari biofilter air limbah mengarir gravitasi ke separator biofilter

IV. PROSES DI SPARATOR / POST CLARIFIER


o Separator biofilter terdiri dari dua stage /satu ruang
o Setelah proses di reactor biofilter air mengalir gravitasi ke kolam indicator
' Air limba mengalir dari bawah ke atas dan didistribusikan oleh pipa disfributor
yang terletak pada dasar Sparator biofilter
. Terjadi proses pemisahan suspended solid / kotoran dari air limball
' Sisa sludge yang terkumpul dibagian dasar post claifier dikembalikan ke bak
equalisasi, yang berfungsi juga sebagai tempat penampung dan penguraian sludge
sisa treatrrent, kecuali sludge dalam bentuk padat (p*ir) u*r
jumlanya sudah terlalu banyak. Pasir biasanya berasal Aari uim
ai.**
apabila
kaki sandal / iepatu
pegawai atatrpun pengunjung ketika ke kamar rnandi / wc
.Air limbah setelah keluar dari tahap ini mengalir ke bak indicator

V. DETEKSI MUTUEFFLUENT DIKOLAM INDIKATOR & KLORINASI SISTEM


Air limbah dmi tahapan proses sparator biofilter mengalir grafiiasi ke bak
' indikator
' Bak indikator / kolam ikan untuk memudahkan deteksi mutu air limbah
Juga selasar jaminan bahwa air limbah yang sudah diolah layak buang
r' Untuk meneffalisir bakteri / kuman, pada pipa effluent diinjeksikan kaporit
. Kaporit yang dipakai berbentuk tablet (tinggat pakai)
' Sar-a keria clornasi sistem : masukkau kaporit yang berbentuk tablet / SERBUK
kedalam inline kontak yang sudah disediakan, padJ saat ada aliran limbah yang
terbuang dari ipal, maka aliran limbah hasil proses akan kontak dengan kaporil
tablet, bila kaporit sudah habis lakukan pengisian ulang kembali.
o Dari bak indikator / kolam ikan limpasan hasil featrlmt ipal sudah layak buang,
sesuai peraturan pemerintah yang berlaku. Air hasil treainent juga bia dipakai
atau difungsikan untuk menyiram tanaman.
'.
ffi,
r'-\"1
I
ll
r,, i
1.
.r,.i"r c',, i:.1
t" " i-i :, l rt\IsTAtASt PENG0LAH AtR LTI|J|BAH (tpAL)
:.A *ATERTREATMENT'
. 'r'.r, *.4,l*
1Ymffiinoi$3**to*uM,
BAB III
PENGOPERASIAN MESIN IPAL

Pada dasarnya peralatan ipal sudah beroperasional secara otomatis sotiap hari, tanpa harus
menghidupkan peralatan secara manual, yang perlu dilakukan operator adatah hanya
melalarkm pengawasan, perawatan dan pengontrolan peralatan ipal.

I. MENJALANKAN JET EJECTOR / AIR SUPPLIER SISTEM


Jet Ejmtor / Air Supplier sudah di setting / beroperasi secara otomatis dengan sistem
water level control (otomatis pompa)
a. Menjalankan secara otomatis
o Putar swit kearah ALIO pada panel kontrol, pompa jet ejector akan beroperasi
secara otomatis rnengikuti setting pada water level control
b. Menjalankan secara manual
o Putar swit kearah MANUAL pada panel control dan tekan tombol start / on pompa
jet ejector akan beroperasi secara manual dan tekan tombol offpada panel control,
pompajet ejector akan berhenti beroperasi
c. Stop kran untuk pengaturan oksigen pada tiap biofilter sudah di setting tidak perlu
dirubah - rubah / di setting ulang, karena akan merubah hasil treatment ipal bau dan
keruh.

2. MENJALANKAN POMPA INPUI BIOFILTER


Pompa input biofilter sudnh di setting / beroperasional secara otomads mengikuti water
level control (otomatis pornpa)
a. Menjalankan secara otomatis
o Putar swit kearah AUTO pada panel kontrol, pompa akan beroperasi secara
otomatis mengikuti air level control di bak equalisasi.
b. Menjalankan sectra manual
e Putar swit kea rah MANUAL padapanel control dan tekan tombol start / on pompa
input biofilter akan beroperasi secara manual dan tekan tombol off pada panel
control, pompa input biofilter akan berhenti beroperasi.

3. CLORINASI /DISINFEKTAN
Clorinasi sistem yang dipakai adalah sistem inline contak, yaitu kaporit yang berbentuk
tablet.

4. DRAIN AIR DAN SLUDGE SISA TREATMENT


a. Reactor Biofilter
r Buka stop kran di bagian bawah biofilter selama + 1menit.
.
Lalarkan untuk setiap stage (setiap kran drain) pada biofilter.
o
Lakukan drain secara rutin tiap 3 minggu sekali untuk mengurangi sludge di bagian
dasar biofilter.
b. Separator Biofilter / Clarifier
o
Buka stopkran dibagian bawa biofilter selama + I menit.
.
Lalnrkan unflrk setiap stage (setiap kran drain) pada biofilter.
.
Lakukan drain secara rutin tiap 3 minggu sekali untuk mengurangi sludge di bagian
dasar tiap - tiap clarifier.
c. Drain dilakukan berurutan / bergantian satu persatu. Setelah drain selesai, kembalikan
stopkran yang dibuka ke posisi semula.
rt\IsTAtrst PEI{G0LAH AtR LII,IBAH (tpAL
wArER TR.EATMENT , )
t;ffi# f^Xi.l*lp#r"Riu*r,
BAB TV
PEMELIHARAAN IPAL

Yang dimaksud pemeliharaan yaitu menjalankan aktifitas secara periodic sehingga IpAL
dapat berjalan dengan baik. Adapun aktifitas yang perlu dilakukan adalah:

1, POMPA JET ETECTOR / AIR SIJPPLIER SISTEM


o Secara rutin tiap hari dicek dan 2 minggu sekali dibersihkan, jika ada kotoran benda
padat (plastic, ka5ru, batu, dll) segera dibersihkan, karena akan menyebabkan pompa
mengalami trouble / masalah jika kotoran tersebut sampai masuk ke pimpa.
o Bila timbul mendering keras dan kasar segera dicek, mungkin ada gesekan
logam / beariug sudah aus, segera lahrkan pembersihan dan pengganlan bearirig.

2. REAKTOR BIOFILTER
Secara periodic 3 minggu sekali atau bila mutu air limbah jelek, lakukan drain sesuai
prosedur untuk membuang sludge yang mungkin sudah berlebihan.

3. BAK EQUALISASI / BAK PENAMPLING AWAL LIMBAH


Secara berkala dibersihkan kotoran / benda padat seperti plastik, kain, kayu, pasir, dl1
yang terikut di bak equalisasi, agar tidak terjadi penumpukan kotoran benda padat yarg
berlebihan, iuga uutuk menghindari kerusakan pompa input biofirter.
Lalilkatr pengurasan dengan mobil sedot tinja, bila endapan sisa treatment yang tidak
dapat teruraikan oleh bakteri pengurai (pasir, lumpur tanah, plastilq dll) jika jumlahnya
sudah sangatberlebihan (3 s/d 5 tahun)

4. GATE VAL\IE / STOP KRAN POMPA AIR SUPPLIER ATAU JET EIECTOR
Gate valve / stopkran di air suplay sudah diset jangan dirubah rubah karena akan
-
merubah pembagian suplay udara berubah dan menyebabkan hasil treahnent baru.

5. GATE VALVE / STOP KRAN SIRKULASI POMPA INPUT BIOFILTER


Gate valve / stop kran sirkulasi pada pompa input biofilter sudah disetting, jangan
dirubah rubah karena akan menyebabkan debit air limbah yang kolur aari pal,
-
berlebih/overload dan menyebabkan hasil treatnent bau.

6. WATER LE\IEL KONTROL / OTOMATIS POMPA


Secara rutin setiap hari level kontrol dicek, apabila tali pengait tersangkut / rusak segera
dibetulkan atau diganti dengan yang baru.

7. POMPA SALURANAIR LIMBAH


Secara rutin setiap hari pompa dicek dan dibersihkan, an cek kebuntuau secararutin lewat
cotol point / bak control dan dibersihkan benda padat yang terikut di saluran.

8. CLORINASIIDESINFECTAN
Secara rutin setiap satu minggu dicek, bila kaporit / desinfectan habis segera lakukan
pengisian ulang.
l]\lsTAl"ASl pEt\lG0t AH AtR LTlt,lBAH ( lpAL )
wATERTREATMENT'
?Ymtffihu#i*roRluM,
BAB V
PENANGANAN MASALAH IPAL

Penanganan masalah IPAL yaitu mengidentifikasi penyebab masalah dan langkahJangkah


untuk mengatasi masalah tersebut.

1. Pompa submersible
Angkat pompa dan dicelq biasanya pompa mati karena tersumbat atau konsleting atau
level kontol tidak berfungsi sehingga air di bak pompa habis tetapi pompa tetap jalan
sehingga terbakar. Pasang pompa cadangan dan segera perbaiki pompa / water level
kontrol yang rusak.
Pompa submersible / pompa celup mendering sangat keras biasanya karena bearing sudah
waktunya ganti, bila suara mendering keras ingin dhilangkan maka lakukan pergantian
bearing pada pompa jet ejector.

2. Timbul busa
Busa timbul saat IPAL pertama kali jalan atau pompa jet ejector mati tidak
beroperasional, busa yang keluar akan <iireduksi oleh pipa defoaming. Busa yarg keluar
tidak akan 1am4 karena setelah ipal dioperasionalkan dalam waktu 2 sld 3 hari, busa akan
hilang dengan sendirinya.

3. Timbul bau
a. IPAL dibuat ditutup sehingga kecil kemungkinan terjadi bau.
b. Bau yang timbul kemungkinan karena ada pipa / mur baut yang kendor atau bisa juga
te{adi karena pompa jet ejetor mati tidak beroperasional (satu minggu lebih).
c. Untuk menghilangkan bau bisa dilalarkan dengan start up ulang yaitu mensirkulasi
aliran dari post clarifier bak equalisasi, dengan cara drain dengan membuka stop kran
pada post clarifier.

4. Debit mengecil
a. Lalokan drain sesuai prosedur drain pada poin 4 bab III
b. Segera lahkan pengecekan pompa input biofilter, angkat pompa, apabila ada kotoran
yang menyumbat segera bersihkan
c. Ada kemungkinan air timbah di bak equalisasi habis,
sehingga pompa input biofilter
tidak beroperasionatr
d. Cek water level eontrol, ada kemungkinan Water level kontrol mengalami trouble,
segera lak*an penggantiau / perbaikan.

5. Mutu effluent / output jelek terus menerus


Lakukan prosedur drain pada point 4 bab II, tetapi bila output tetap tidak baik maka :
a. Tunggu dan amati output selama 1 atau 2 hfi"t karena hal ini bisa juga terjadi karena
sumber limbah tercemar bahan kimia / beracun sehingga bekteri pengurai terganggu.
Contoh : mungkin ada bahan pel yang tumpah, ada bahan kimia dari lab yang dibuang
dalam volume besar, atau bahan kimia cair lain yang dibuang berlebihan. Apabila
bahan kimia yang tumpah tidak terlalu banyak biasanya dalam waktu I - 2 minggu
akan te{adi recovery bakteri dan output air limba}r mulai membaik.
b. Apabila setelah 1-2 minggu output tetap jelek, lakukan prosedur pada point 3.A bab V.
W'.'.t-'-
*r,,I
u:i] i1, |NSTALAS| PEI\IG0LAH AtR LTtvlBAH (rpAr)
"' .*# wArER TREATMENT, rf^Xi,n*#lgpr"Riun,
Hffi
6. Air limbah amber / tumpah lewat manhole biofiIter
IPAL suda dilengkapi fasilitas anti overflow (amber), apabila masih te{adi amber
matikan pompa input biofilter dan lakukan prosedur drain seperti pada poin 4 bab III.

7. Air buntu di saluran air limbah


a. Penyebab masalah adalah ada benda padat (plastik, bungkus sabun/ shrmpo, pembalut,
kain, sarung tangan plastik dari perawat, dll) yang dibuang dan masuk tceSariirg saliran
air limbah.
b. Kebuntuan bisa dideteksi dari kontrol poin yang terpasang dititik saluran air limbah I
bak konkol, cek bagan mana pada pipa saluran air limbah yang tersurnbat / buntu,
kernudian masukkan selang air dari pompa untuk mendorong benda penyebab buntu,
biasanya yang sering terikut kesaluran adalah kotoran plastik dan pembalut, bunglars
shampo, sarung tangan dari perawat, dan benda padat lainnya.
c' Utuk menghindari / meminimalisir hal - hal tersebut pada poin B, bisa dilalark an cara
sbb:
{'
Pada kamar mandi/wc umrun, kamar mandi/wc perawat, kamar rnandi/wc
ruang perawaan pasien, kamar mandilwc sekertariat atau kantor diberi bak atau
kantong sampah, agar benda padat seperti plastik, pembalut, plastik shampo,
pembungkus sabun, dll tidak dibuang kedalam kloset.
r" Pefugas perawatan kebersihan perlu melakukan pengawasan dan kontrol secara
rutin, bila baklkantong sampah sudah penuh segera r-rntuk dibuang dan
ditempatkan baklkantong sampah kernbali di kamar mandi/wc kembali.
* Harus ada punya rasa tanggung jawab dari semua pihak, jangan hanya
dibebankan kepada petugas kebersilran saja, pegawai atau karyawan pada
rumah sakit sebaiknya untuk selalu turut dalam menjaga kebersihan, jangan
memberikan contoh yang buruk kepada pasien ataupun keluarga pasien dengan
membuang sampah atau limbah padat,terutama sarnpah / limbah padat plastik,
pembalut, kain, santng tangan plastik, botol atau tutup jarum suntik ke saluran
pembuangan air limbah, baik di closet, wastafel, buangan dari bak loundry.
{' Ataupun pada kegiatan pada instalasi gizi yang basanya jugamembuang bekas
sisa makanan dan kadang juga membuang plastik, balrkan terkadang sendok
makanan dan benda padat lain kesaiuran air limbah.
{' Karena dalam praktek keseharian dan berdasarkan datadilapangan di beberapa
rumah sakit, masih banyak pegawai atau karyawan rumah sakit yang tersebut
di atas ke saluran pernbuargan air limbah. .
{' Pasang avor/saringan pada setiap kamar mandi, wastafel, tempat cuci/iaundry,
instalasi gizi, wastafel, dll.
* Pasang tulisan disetiap kamar mandi, watafel, instalasi gizi, laundry "Dilalang
membuang sampah palstik dan benda padat lainnya ke saluran pembuangan
limbah".
l#ff4ffi ffif,lt69ffi #l|ffiffi*f$rr
KTINIK DAN INDUSTRI

LAtr,orRAN *ro*,*fffiI} Muru ouTpur rpAL

t. -
Berdasarkan Kep.Men LH no.
112 tahun 2013

GAMBAR IPAL RSIAPURI GALERI.


MALANG

Kapasitas Olah 5m3


Sumber Limbah Limbah Cair dari Keqatan RSIA
Sistem Pengolahan PURI GALERI I\{ALANG
Aerob * Anaerob biofilter
Data Tehknik

euhun@
Pi*glgt-gj 80om E: 25ocm
ru $![HHs, ll.EI

PERAWATAN ATAU PEMELIHARAAN }IARIAN


cgHL#$1glfl]
KLINIK DAN INDUSTRI
Jlll
L]

INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH RSIA PURI GAIERI MALANG

No UNIT PERALATAN IPAL & URAIAN PEKERJAAN &


PENDTIKUNGNYA PEMELIARAANNYA
1 Pompa pada saluran air limbah. yang + Cek setiap hmi, panel control pada posisi norrnal
terpasang da sumpit pengumpul puda ,*' Cek setiap hari dan pastikan sweet panel control
saluran air limbah pada posisi automatis

"l Cek setiap hari dan pastikan water level control


berfungsi baik (tali pengait pelampung automatis
Type pompa : subrnersible pompa normal, tidak teriepas)
Listrik : 0,75 PK, 220Y,50h2 + Cek setiap hari dan pastikan pompa pada saluran
Kapasitas : 80ltr/mnt air limbah dalam kondisi normal
Jurnlah :3 unit + Cek dan angkat pompa satu minggu sekali dan
bersihkan bila ada kotoran benda padat (plastic,
kain, dan benda padat lainnya) yang menyumbat
inlet pompa
* t-at<utan pengangkatan / pembersihan pompa
saluran, safu minggu sekali secara berganriarg
_vaitu : minggu pertama pada pompa 1, minggu
kedua pada pompa 2, minggu ke 3 pada pompa 3,
dan minezu keemoat pada pompa 4
2 Pompa. input biofilter, terpasang pada + Cek setiap hari, panel control pada posisi normal
qualisasi atau pada bak pengumpul air + Cek setiap hari dan pastikan sweet panel control
limbah pada posisi automatis
+ Cek setiap hari dan pastikan water level control
berfrrngsi baik (tali pengait pelampung automatis
Type pompa : submersible pompa normal, tidak terlepas)
Lisnik : 0,75 PK, 220V,50h2 + Cek setiap hari dan pastikan pompa input biofilter
Kapasitas : 80lt/mnt dalam kondisi normal
Jumlah : l unit + Lakukan pembersihan /pengangkatan pompa rnput
biofilter satu minggu sekali dan bersihkan bila ada
kotcran benda padat (piastic, kain, dan benda
padat lair:nya) yang menyumbat inlet pompa

J Pompa jetejector" terpasang pada post .t Cek setiap hari, panel contol pada posisi normal
clarifier + Cek setiap hari dan pastikaa sweet palel control
pada posisi automatis
+ Cek setiap hari dan pastikan water level control
Type pompa : submersible berfungsi baik (tali pengait pelampung automatis
Listik : 075 PIi 220Y,50h2 ponpa normal, tidak terlepas)
Kapasitas : 80lt/mnt + Cek setiap hari dan pastikan pompa jetejector
Junrlah : l unit dalam kondisi norrnal
.l- Lakukan pembersihan /angkat pompa satu bulan
sekali dan bersihkan bila ada kotoran benda padat
(plastic, kaiq dan benda padat lainnya) yang
menlumbat inline pompa.
4 Drain sludge sisa treatrnent, pada + Cek setiap hari dan pastikan posisi stop kan pada
biofilter (2 buah stop kran) biofilter selalu pada posisi tertutup / normal
+ Lakukan prosedur drai4 setiap 2 minggu sekali,
dengan cara membuka stop lran pada setiap stage
biofilter kurang lebi 2 menit, lakukan berurutan
dari stage satu kemudian stage dua, lalrukan satu
persatu dan tutup/ kembalikan ke posisi semula
lttIsTAt"ASt PEI{G0LAH AIR LIIJ|BAH ( tpAL )
wArER TREATMENT
' lYlm* tf^X1*i*3'P#"RruM'
bila drain sudah selesai
5 Drain sludge sisa freatment, pada post + Cek setiap hari dan pastikan posisi stop kan pada
clarifier (2 buah stop kran) biofilter selalu pada posisi tertutup / normal
& Lakukan prosedur drairU setiap 2 minggu sekali,
dengan cara membuka stop lcan pada setiap stage
biofilter kurang lebi 2 meniq lakukan berurutan
dari stage satu kemudian stage dua, lakukan satu
percatu dan tutup/ kembalikan ke posisi semula
bila drain sudah selesai
6 Stop kran sirkulasi pada pipa pompa '*l- Cek setiap hari stop kran sirkulasi pada pipa
input biofilter (berfungsi untuk pompa input biofilter, selalu dalam kondisi normal
pengatur kapasitas effluent ipal) + Stop loan sirkulasi pada pipa input biofilter sudah
disetting tidak perlu dirubah, karena akan
menyebabkan effluent ipal baud an keruh
7 Stop kran sirkulasi pada pipa pompa + Cek setiap hari stop kran sirkulasi pada pipa
ejector (berfungsi untuk pengahr' pompa ejector, selalu dalam kondisi normal
kapasitas influent oksigen Oz pada + Stop kan sirkulasi pada pipa pompa ejector sudah
biofilter) disetting tidak perlu dirubah, karena akan
menyebabkan effluent ipal baud an keruh
8 Clorination / desinfectan + Cek setiap hari, bila desinfectan habis lakukan
Desinfectan berfungsi untuk pengisian ulang
menetralisir / membunuh kuman / -'1" Desinfectan yang dipakai adala kaporit yang
bakteri yang larut pada pipa e{fluent/ berbentuk tablet
outlet ipal

9 Sumpit /sumur pengumpul, pada '.$ Cek setiap hari dan bersihkan bila ada kotoran
saluran air limbah benda padat (plastic, pembalut, kain i benda padat
lainnya)
+ Dan pastikan manhole dalam kondisi tertutup, agar
kotoran tidak masuk dalam sumpit

10 Bak equalisasi / bak penampung air + Cek setiap hari dan bersihkan bila ada kotoran
limbah benda padat (plastic, pembalug kain / benda padat
iainnya)
.& Lakukan peilgurasan sedot lumpur bila lumpur sisa
treatrnent sudah berlebih / banyak (10 s/d 15 taun
sekali)
+ Dan pastikan manhole dalam kondisi tertutup, agar
kotoran tidak masuk dalam bak penampung
+ lrrmpur/ sisa treatnent adalah lumpur yang tidak
bisa diuraikan o1e bakteri pengurai anaerob atupun
aerob (pasir dan tana), lumpur yang tersebut
berasal dari alas sandal /sepatu dari karyawan,
pasien /pengunjung keluarga pasien ketika ke
kamar mandi /wc
11 Avor /saringan pada kamar mandi + Cek dan pastikan avor pada kamar mandi dan
umunL ruang pasien /perawatan- ruang wastafel terpasang
sekertariat / kantor dan ruang instansi + Avor /saringan difringsikan untuk menghandel
Rumah Sakit lainnya kotoran plastic pembungkus shampo, sabun, dll
tidak termasuk pada pipa saluran, yang bisa
menyebabkan kebuntuan pipa saluran ah limbah
+ Pastikan disetiap kamar mandi ada bak sampah
ffi
ffi
NsTALAsl IENGoLAH AtR LInrtBAH ( tpAL )
*ATERTREATMENT '
' T;511rfffll*l$3l#'onium,
dan buang ketika bak sampah sudah penuh
d*" Pastikan ada tulisan di setiap kamar mandi
"dilarang membuang pembalut, putung rokok dan
plastic di closef'
+ Atau buang sampa pada tempat yang disediakan
t2 Kolam indicator effiuent ipal
'& Lakukan pembersihan bila kolarn indicator sudah
kotor
* Lakukan pembersian satu bulan sekali /sesuai
kebutuhan
13 Unit biofilter {" Lakukan pembersihan bila unit biofitter sudah
kotor / berdebu
+ Lakukan pembersihan satu bulan sekali / sesuai
kebutuaa dengan menqgunakan air dan detersent
No. NAMA 8ARANG ADA BELUM ADA

:.i::*

4.'i.

10

l.L

t2

13

Mengetahui

7ry{.t1 !E
tt
$ -4t/

m&ffi&
lrA l- .i lr;('l N l:R.4 T(-I.?r
)

cffi)
&,, I !F6TB E &E E&E

SAKIT, KLtr{Uq
ffffiru[uu
L

bulan Desember tahun a,ri ritu tujuh belas,


MALAIIG. Teatang pekerjaan IPAL

di bawah ini:

Jabatarl

Denga+ini menyatakan dengan sebenamya telah melakukan uji fungsi IPAL daxi

NamaPen:sahaan : CV. DharmaNu$aha


Alamat : Jl.Angkh,ng kav.17 Malang

D.ao,&ssit uji ftagsi dinyafakan : Fungsi denganBAlK


D
. .',:.: . i.,.

ini dibuat dalam raagkap 2 (dua ) unhft


..

Be-rita Acara
"

sebagaimana
mestiaya

Malang, 4 Desember 20t7

Hasil Pekerjaan

Jl. Angklung Kav.17 Tungguhvulung I.owokwaru 65143 Malang - JATiM


, Phone :6234lr 7378067 Fax: 62 341 417104, Hp. 081233276789
t 1,.t '!
;i..:t).i
ai:r il,.i

t"
xfi
rt*
1;\l:::"1
ry,ii
ffi
'+
,',r,i JiIE
'ut
t.i::tL
ir, r:irl
lti
!x NH
,,:::
.n.
ti 1lr

0 [),I ftlttO
U#N
,'{ I
0 NEp
. ,il' n
;: ) 5$
\ &.
I ,oli;
{ aai:nar::t;t:1.
.:'; :1.-:,,::. t. :. :. :
:
,-
l |
'': ,'. . ' \trs;
'rC
Z

1::it 1-:,: ,.:: r,


l.lg
L!
o
L.
:a;.)t.:
. t: : a.t:.! (.
J,I *:
ti
., |
:,;r,ii,r1,l-:r: l.
0E{ rC
IG
tt
$
it1

M:I ri II *
lF
1*;

rll U (J II
!t I!
{t
lir:ii!-:tl. ii.
:r:i::r:'
.irtild

'.fff
.Ir
d
f.i,l