Anda di halaman 1dari 4

SURAT PERJANJIAN KERJASAMA PEMBANGUNAN

PERUMAHAN BUMI GRIYA SAROJA – SAROLANGUN

Pada hari ini, sabtu tanggal tiga puluh satu bulan maret tahun dua ribu delapan
belas telah diadakan perjanjian ikatan kerjasama untuk pembangunan
perumahan Bumi Griya Saroja yang berlokasi di Sarolangun, Jambi. Adapun
pihak terkait yang bertanda tangan dibawah ini adalah :

Nama : H. Nirman, S.E


Jabatan : Direktur Utama
Alamat : Perum Duta Harapan
Jl. Duta Utama 1 Blok AE No. 16
Teluk Pucung – Bekasi Utara
Dalam hal ini mewakili PT. VAN ZACIPTA SEJAHTERA yang berkedudukan di
Jl. Bougenville Raya No. 7 Perum Bumi Rawa Tembaga, Jakasampurna, Bekasi
Barat 17145 dan disebut sebagai PIHAK PERTAMA.

Nama : Hj. Soraya


Jabatan : Koordinator Lapangan Perumahan Bumi Griya Saroja
Alamat : Jl. Simpang Raya, Sarolangun – Jambi
Dalam hal ini bertindak untuk pelaksanaan dan pencarian dana/investor atas
nama pribadinya disebut PIHAK KEDUA.

Dalam hal ini kedua belah pihak sepakat untuk mengikat diri dalam sebuah
perjanjian kerjasama pembangunan perumahan dilahan yang diperuntukan
sebagai perumahan Bumi Griya Saroja di Sarolangun, Jambi.

Pasal 1
Lingkup kerjasama

PIHAK KEDUA bersedia untuk melakukan pembangunan perumahan secara


bertahap yang ditugaskan dari PIHAK PERTAMA, dimana lahan perumahan
tersebut sudah berstatus sebagai Sertifikat Hak Milik tanah atas nama PIHAK
PERTAMA.
Adapun ruang lingkup pekerjaan yang dilakukan PIHAK KEDUA adalah sebagai
berikut :
1. Pembangunan Rumah Subsidi dilakukan/dilaksanakan oleh PIHAK
KEDUA dari lahan masih kosong hingga sampai serah terima kunci sesuai
dengan gambar kerja dan standarisasi yang telah ditentukan dan jumlah
unit yang telah disepakati.
2. Pekerjaan infrastruktur dilakukan oleh PIHAK KEDUA (Jalan, saluran air,
listrik dan fasilitas utilitas lainnya) untuk di area perumahan yang akan
dibangun tersebut.
3. PIHAK KEDUA mendapatkan surat kuasa penuh untuk melakukan segala
hal terkait pembangunan lahan untuk perumahan, penjualan unit
perumahan dan pendanaan untuk pembangunan perumahaan Griya Bumi
Saroja dengan melakukan koordinasi sebelumnya dengan tim yang ada di
Bekasi.
4. PIHAK PERTAMA berkewajiban memonitoring segala bentuk kegiatan
pekerjaan pembangunan perumahan Griya Bumi Saroja, dengan acuan
waktu pelaksanaan proyek, gambar kerja dan masterplan sesuai dengan
desain yang telah ditentukan dan disepakati bersama. Apabila terdapat
perubahan agar kedua belah pihak dapat melakukan diskusi terlebih
dahulu sebelum eksekusi.
5. PIHAK PERTAMA akan menempatkan staff tenaga ahli (project
management) dan bagian keunganan/administrasi untuk membantu
proses pelaksanaan pembangunan Griya Bumi Saroja.
6. Pembangunan Lahan perumahan dari total 27.58 hektar lahan yang telah
bersertifikat akan dikurangi/dialihfungsikan sebagai berikut :
a. luas tanah efektif 20.90 Ha
b. luas tanah belum efektif 6.68 Ha
c. Area steril peruntukan rumah seluas 70% yaitu 13.23ha
d. Area untuk fasum dan Fasos seluas 30% yaitu 6.27 Ha
e. Pasar segar seluas 1.4 Ha
f. Peruntukan unit perumahan adalah sbb :
1. Blok A sebanyak 174 unit
2 Blok B sebanyak 342 unit
3. Blok C sebanyak 150 unit
4. Blok Dsebanyak 180 unit
5. Jumlah total unit bangunan adalah 846 unit

7. PIHAK PERTAMA akan melakukan audit laporan keuangan dari PIHAK


KEDUA setiap 1 minggu atau lebih (kondisional) dan menempatkan satu
orang staff bagian keuangan yang juga dapat membantu proses akad unit
rumah yang telah siap.
8. PIHAK KEDUA di wajibkan memberikan laporan progres mingguan
pekerjaan lapangan perumahan Bumi Griya Saroja.
9. PIHAK PERTAMA di haruskan untuk meninjau/supervisi pekerjaan
pelaksanaan lapangan agar sesuai dengan waktu yang telah di
rencanakan.
10. PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA wajib melakukan meeting/rapat
bulanan untuk evaluasi progres pekerjaan dan perencanaan pelaksanaan
pekerjaan yang akan dilakukan selanjutnya.

Pasal 2
Nilai Harga Bangunan

Untuk pembangunan 1 (satu) unit rumah subsidi sebesar Rp. 70.000.000,- (tujuh
puluh juta rupiah) per unit, harga tersebut bersifat lumpsum fixed priced sampai
serah terima kunci dilakukan, untuk harga jual rumah subsidi ini terdapat
beberapa perbedaan harga mengacu pada peraturan Kementrian Perumahan
yang terdapat kenaikan beberapa persen setiap tahunnya, akan tetapi bagi
owner/pembeli yang telah melakukan pendaftaran diawal perumahan ini di
publikasikan sebanyak 150 unit akan tetap mendapatkan harga jual unit rumah
sebesar Rp. 123.000.000,- (seratus dua puluh tiga juta) dan untuk selanjutnya
harga jual unit rumah menyesuaikan FLPP terbaru yaitu 132.000.000,- (seratus
tiga puluh dua juta rupiah).

Pasal 3
Permodalan & Hutang

PIHAK KEDUA akan membiayai keseluruhan biaya untuk Pembangunan


Perumahan Griya Bumi Saroja berikut infrastruktur dan Fasilitas umum.
Mengenai hutang PT. Van Zacipta Sejahtera kepada PT. BANK TABUNGAN
NEGARA (Persero) Tbk sebesar 1.800.000.000,- (satu milyar delapan ratus juta
rupiah) akan dilanjutkan oleh PIHAK KEDUA dimana kewajiban dan tanggung
jawab segala hal mengenai pinjaman perbankan di BANK TABUNGAN NEGARA
(Persero) Tbk Kantor Cabang Jambi beserta biaya–biaya lain sesuai rincian,
akan diberikan PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA untuk ditindaklanjuti
sebagai tambahan modal untuk pembangunan perumahan ini.

Pasal 4
Pembagian Keuntungan

Pembagian keuntungan antara PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA yaitu 50%
: 50% dari laba bersih keuntungan proyek Perumahan Bumi Griya Saroja.
Pembagian keuntungan bisa dilakukan per termin pembayaran sesuai dengan
kesepakan yang di lakukan antara PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA. Jadi
proses pembagian keuntungan tidak sepenuhnya menunggu semua unit terjual.
Akan tetapi, pembagian keuntungan dapat dilakukan disaat proyek masih
berjalan dengan durasi yang cukup lama dan tetap dengan mempertimbangkan
biaya operasional pembangunan perumahan ini untuk tahap berikutnya.

Pasal 5
Biaya lain – lain

a. Biaya yang dikeluarkan oleh PIHAK PERTAMA diawal akan dibayarkan


sebagai biaya proyek dan adapun jumlah besaran biaya tersebut akan
dilampirkan dalam perjanjian kerjasama ini.
b. Biaya untuk transportasi dan akomodasi staff ahli dalam setiap kunjungannya
akan di reimburst kepada bagian keuangan proyek (operasional keuangan
perusahaan).
c. Biaya Notaris untuk perjanjian kerjasama ini akan dibebankan kepada kedua
belah pihak.
d. Hal-hal lain terkait biaya operasional perusahaan diluar isi didalam Surat
Perjanjian ini akan di bicarakan kedua belah pihak apabila sekiranya
diperlukan.

Pasal 6
Penutup

Demikian perjanjian dibuat dan telah disepakati oleh para pihak tanpa adanya
paksaan dan tekanan dari pihak manapun.

Bekasi, 31 Maret 2018


PIHAK PERTAMA, PIHAK KEDUA,

H. Nirman, S.E Hj. Soraya H. Soleh


Direktur PT. Van Zacipta Sejahtera