Anda di halaman 1dari 33

KEBIJAKAN

SISTEM INFORMASI KESEHATAN


PROVINSI JAWA TENGAH

Semarang, 3 April 2018


Taufik Kurrachman, SKM, M.Kes
Kabid SDK Dinkes Prov Jateng
1
LATAR BELAKANG
MISI GUBERNUR
Membangun Jateng berbasis Tri Sakti Bung Karno berdaulat dalam bid FOKUS PEMBANGUNAN
politik, berdikari di bid ekonomi dan berkepribadian di bid budaya
1
1. Pendidikan Pol Masy
Mewujudkan kesejahteraan masyarakat 2. Reformasi Birokrasi
2 yang berkeadilan, menanggulangi 3. Sistem Pelayanan Publik
kemiskinan dan pengangguran
4. Desa Mandiri
Mewujudkan penyelenggaraan Pemprov Jateng yg bersih, jujur dan
3 transparan “mboten korupsi, mboten ngapusi”
5. Kesejahteraan
1. RAKYATpekerja
SEHAT
4
Memperkuat kelembagaan ssial masyarakat utk meningkatka persatuan
dan kesatuan 6.Rakyat sehat
7. Pendidikan
Memperkuat partisipasi masy dlm pengambilan keputusan dan proses
5 pembangunan yg menyangkut hajat hidup org banyak
8. Keadilan Gender
Meningkatkan kualitas pelayanan publik 9. Infrastruktur
untuk memenuhi kebuthan dasar
6 masyarakat 10.Ijo royo-royo
11.Kat seni budaya Jawa
Meningkatkan infrastruktur dan mempercepat pembangunan Jateng
7 yang berkelanjutan dan ramah lingkungan 2
PAKET SEHAT : RAKYAT SEHAT
1. Melengkapi sarpras & fasyankes yg memadai khususnya
penambahan kamar klas III dan puskesmas RI

2. Melakukan pemetaan kesehatan warga sekaligus


mengembangkan sistim informasi pelayanan kesehatan online

RAKYAT 3. Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui upaya


pencegahan (preventif) dengan mensosialisasikan budaya
SEHAT hidup bersih, berolah raga dan mewujudka rumah sehat

4. Memberikan jaminan pelayanan kesehatan bagi masyarakat


dengan mengutamakan pelayanan khusus bagi masyarakat
berpenghasilan rendah dan lanjut usia

5. Meningkatkan yankes ibu dan anak dengan memberdayakan


posyandu yang terintegrasi dengan pelayanan sosial 3
ISU – ISU STRATEGIS
JAWA TENGAH PROGRAM PRIORITAS 2018

1. Kematian Ibu dan bayi


ANGKA KESAKITAN
2. Penyakit menular dan tidak
DAN KEMATIAN
menular
3. Stunting

SANITASI DASAR 1. BAB sembarangan


2. Kurangnya akses sanitasi

AKSES DAN MUTU 1. Standar mutu bagi Fasyankes


FASYANKES dasar dan rujukan
2. Aksesibilitas fasyankes dasar
PEMBIAYAAN dan rujukan
MELALUI JKN 1. JKN

1. SPM kab/kota
SISTEM KESEHATAN 2. Jejaring mitra kesehatan
3. Sistem Kesehatan Provinsi 4
PROGRAM YANG PERLU DITUNTASKAN
1 Kasus Kematian Ibu < 300, AKI/AKABA
2 Penurunan Angka Kejadian dan Kematian DBD
3 Gerakan Masyarakat Sehat “GERMAS”
4 Menuju Bebas Kusta 2019
5 Bebas BAB Sembarangan Tahun 2021
6 Sanitasi Terpadu Berbasis Masyarakat Tahun 2020
7 Belkaga Menuju Bebas Filaria Tahun 2020

8 Bebas Malaria pada Tahun 2021 (Gebrak Malaria)

5
DATA INDIKATOR PEMBANGUNAN
KESEHATAN PRIORITAS
GBR.
UMUM
TB.1-3
Angka
Biakes.
Kematia
Tb 81 n TB.4-6

Angka
Nakes.
Kesakit
Tb. 72-
PROFIL an TB.7-
77
KESEHATA 28
N

Sarkes. Yankes.
Tb.67-71 Tb 29-52

Akses
PHBS &
Mutu
Kesling.
Yankes
Tb.57-65
Tb.53-56
INTEGRASI MANAJEMEN INFORMASI KESEHATAN
PROVINSI JAWA TENGAH
SIP
• PEMETAAN KESEHATAN
SIAP SITT MASYARAKAT
MSLH KESTN PRIORITAS RS TB
• POLA KASUS,
P2 : DB, TB
KUSTA • TREND
50 INDIKATOR

HIV/AIDS INTEGRASI • ANALISIS KASUS


PTM : HYPERTENSI SPGDT SIK DBD
RPJMD

KEMATIAN DAN
DM, CA PROVINSI KESAKITAN KAB/KOTA
AKI
AKB/AKAB DATA 5NG KAJIAN MASALAH
GIZI BURUK KES KESEHATAN
PIS- (RISKESDAS, BoD, SDT, dll)
PK

PENGAMBILAN
SASARAN RPJMD : KEPUTUSAN
TUJUAN RPJMD :
MENURUNNYA ANGKA
MENINGKATKAN DERAJAT
KEMATIAN DAN ANGKA
KESEHATAN MASYARAKAT
KESAKITAN
5in1 INTEGRATION
RPJMD

Komdat

SIMPUS/
SIP Profil
Kes.

SPM

PIS PK
INTEGRASI SISTEM INFORMASI KESEHATAN
PROVINSI JAWA TENGAH
Bertahap s/d 2021
LIKES KS SISRUTE
JATENG (5NG, KOMDAT Aplikasi Simpus
KELUARGA- SIAP-SPGDT pcare
SIJARI EMAS) SEHAT SPM Kab/Kota

Web Service

• PROFIL KESEHATAN
• SPM-BK
• DATA DASAR PUSK &
BASELINE DATA RS
DATA LINSEK: BPS, • BASELINE DATA
LITBANGKES e_KTP BANK DATA PROGRAM
• Dst..
Implementasi Integrasi Data Kesehatan Jateng 2017 -2021
1. Review SIKDA Kab/Kota
2. Perumusan --Maping variabel SIP pada Dashboard SIK
Pengembangan Integrasi
--Implementasi 35 Kab/Kota
Data Kesehatan Jateng
3. Sosialisasi Dashboard SIK 2021
Integrasi Data Kesehatan 2020
Jateng
4. Uji-coba 9 Kab/Kota
5. Finalisasi pedoman/ 2019 -- Penguatan Integrasi Dashboard SIK
Modul -- Implementasi 30 Kab/Kota

2018 -- Maping variabel RPJMD pada Dashboard SIK


-- Implementasi 20 Kab/Kota
2017
-- Sosialisasi dan Pelatihan
-- Implementasi pada 15 Kab/Kota
2017
LANGKAH PENGUATAN SIK PROVINSI
Penataan data Optimalisasi aliran dan Peningkatan
transaksi di integrasi data pemanfaatan data dan
Fasyankes informasi

• Penguatan implementasi • Optimalisasi Bridging Data • Peningkatan kualitas data


sistem informasi di kesehatan • Penguatan analisis data
Puskesmas elektronik • Penyusunan paket-paket
• Pengembangan • Integrasi 5 NG & SIK DKK data dan informasi
implementasi SIAP RS • Diseminasi dan publikasi
• Integrasi/Interoperability di • Integrasi Bank Data Kes data informasi dan
tingkat data transaksi UPT penelitian kesehatan
dalam Fasyankes
• Penguatan Aplikasi KS,
FOKUS KEGIATAN PUSDATIN
(BIDANG PENGELOLAAN DATA DAN INFORMASI) _

1. Pengembangan analisis Big Data


2. Pengelolaan Data dan Analisis Keluarga Sehat
3. Data Dasar Puskesmas
4. Penyusunan bahan utk pimpinan (Summary executive) Provinsi/Kab/Kota
5. Peningkatan Kualitas Data Prioritas dan SPM
6. Monitoring dan Evaluasi SPM Bidang Kesehatan
7. Pemutakhiran Data workshop Validasi Data
8. Pertemuan Profil dan SPM workshop Profil dan SPM
9. PMKDR Implementasi PMKDR
10. Penyusunan Revisi Juknis Profil
11. Pemeringkatan Profil Kesehatan Daerah (Prov/Kab/Kota)
12. Penyusunan Indeks Kualitas Data Rutin
13. Buletin Jendela Data dan Informasi Kesehatan
14. InfoDatin Tema Hari Besar Kesehatan
15. Penyusunan Materi Diseminasi Informasi
16. Diseminasi Data dan Informasi
17. Penilaian Web e-Aspirasi 2018 workshop website
18. Website Kementerian Kesehatan www.kemkes.go.id
19. Website Pusdatin www.pusdatin.kemkes.go.id
20. Website Keluarga Sehat www.pispk.kemkes.go.id
FOKUS KEGIATAN PUSDATIN
(BIDANG SYSTEM INFORMASI)
REGISTRASI DAN KODE BARU PUSKESMAS
REGISTRASI PUSKESMAS

• Acuan
• PMK 75 Tahun 2014 pasal 28 ayat (1) “setiap Puskesmas yang telah memiliki izin wajib melakukan registrasi”
• Surat edaran Ditjen BUK nomor: HK.03.03/II/0467/2015 tentang RegistrasiPuskesmas
• Surat Edaran Dirjen Yankes nomor: HK.02.02/II/3166/2017 tentang Registrasi Puskesmas

• Mekanisme

Dinkes Kemenkes
• Surat permohonan Provinsi • Surat permohonan registrasi (Pusdatin)
rekomendasi Puskesmas
• Ijin operasional
• Surat rekomendasi • Ijin operasional •Surat
• SK Kategori • SK Kategori
• Profil terbaru • Formulir Verifikasi • Surat Rekomendasi dari
Penetapan
• Laporan bulanan 3 bulan atau
dan Penilaian Berkas Prov.
terakhir • Formulir Verifikasi dan
Dinkes Penilaian Berkas Prov. Penundaan
Dinkes Kode
Kab/Kota
Puskesmas
Kab/Kota
UPDATE DATA PUSKESMAS

• Peningkatan/penurunan status Puskesmas


• SK perubahan
• Ijin Operasional
• Perubahan alamat
• Perubahan nama
• Penghapusan
KONTAK REGISTRASI PUSKESMAS

• Email
datapuskesmas@kemkes.go.id atau
datadasarpuskesmas@gmail.com

• Pos
Kepada Menteri Kesehatan RI
Cq. Kepala Pusat Data dan Informasi
Blok C Lantai 6 Ruang 614
Jalan HR Rasuna Said Blok X5 Kav 4-9
Jakarta 12950
PEMETAAN KELUARGA SEHAT
PEMETAAN Penyusunan kebijakan –

KELUARGA Penyusunan grand design –


Penyusunan roadmap – Perencanaan
SEHAT – Pembuatan arsitektur aplikasi
– Pembuatan aplikasi
Evaluasi konsep dan sistem –
– Perbaikan substansi
Pengembangan
Evaluasi kinerja/hasil – Evaluasi – Perbaikan kinerja aplikasi
Aplikasi
– Integrasi dgn aplikasi SIKDA Gen
– Integrasi data dari aplikasi sejenis
– Pembuatan bank data

Monitoring data – – Penyusunan dan


Review kualitas data – Perbaikan Juknis
Subset data untuk – Pemetaan Penyusunan Tata – Penyusunan SOP mandat
kebutuhan tertentu Pengelolaan Data
Keluarga Sehat Kelola – Pengembangan helpdesk
Analisis data –
Penyajian informasi –

– Penyediaan infrastruktur
Penyediaan
Pelaksanaan pendataan – – Optimalisasi kinerja
Pendampingan pendataan – Pelaksanaan Infrastruktur infrastruktur
Monitoring pendataan – Pendataan dan Layanan – Operasional, monitoring,
Aplikasi dan helpdesk
Sosialisasi dan
Pelatihan – Sosialisasi
pendataan
– Pelatihan pendataan
PEMETAAN KELUARGA SEHAT
Penyediaan Infrastruktur dan
Perencanaan Pengembangan Aplikasi Penyusunan Tata Kelola
Layanan Aplikasi
• Penyusunan kebijakan • Pembuatan arsitektur aplikasi • Penyusunan dan Perbaikan • Penyediaan infrastruktur
• Penyusunan grand design • Pembuatan aplikasi petunjuk teknis • Optimalisasi kinerja
• Penyusunan roadmap • Perbaikan substansi • Penyusunan SOP mandat infrastruktur
• Perbaikan kinerja aplikasi • Pengembangan helpdesk • Operasional, monitoring, dan
• Integrasi dgn aplikasi SIKDA helpdesk
Gen
• Integrasi data dari aplikasi
sejenis
• Pembuatan bank data

Sosialisasi dan Pelaksanaan


Pengelolaan Data Evaluasi
Pelatihan Pendataan
• Sosialisasi • Monitoring data • Evaluasi konsep dan
• Pelaksanaan
pendataan
pendataan • Review kualitas data sistem
• Pelatihan pendataan • Subset data untuk • Evaluasi kinerja/hasil
• Pendampingan
pendataan kebutuhan tertentu
• Analisis data
• Monitoring
pendataan • Penyajian informasi
UPAYA PENGUATAN KEBIJAKAN SATU DATA
KEBIJAKAN SATU DATA KESEHATAN
INTEGRASI MENUJU SATU
SATU
DATA
DATA
KESEHAT
AN

RS DINKES PROV

RS DINKES KAB

PUSKESMAS

fragmentasi integrasi
PENINGKATAN KUALITAS DATA MELALUI PMKDR
Penilaian Mandiri Kualitas Data Rutin (PMKDR) adalah suatu metode
yang dirancang untuk staf pengolah data program kesehatan pada
tingkat nasional, provinsi, atau kabupaten/kota dalam menilai
kualitas data rutin dan meningkatkan kualitas data

Jenis Program Indikator Kunci


Tuberkulosis CNR kasus baru TB
Malaria API
Diare Pelayanan Diare
Kesehatan Ibu PN
Kesehatan Anak KN1

Imunisasi DPT3 atau DPT/HB (3)


Gizi Balita Ditimbang D/S
HIV AIDS Jumlah pasien yang mendapat
ARV
PENGUMPULAN, ANALISIS DATA
DAN PEMANFAATANNYA

a. PENGUMPULAN DATA BERKUALITAS MELALUI APLIKASI KOMDAT (DATA PRIORITAS, SPM,


DATA DASAR PUSKESMAS, dll)
b. ANALISIS DATA SESUAI KEBUTUHAN PIMPINAN (Data KS, Data SDM, Data Eksekutif,dll)
c. PENGUKURAN INDEKS KUALITAS DATA RUTIN
d. SINKRONISASI DATA PENELITIAN DENGAN DATA RUTIN
e. PENGHITUNGAN AKI-AKB BERBASIS DATA RUTIN
f. PENGUKURAN INDEKS KUALITAS UNIT PELAYANAN
g. PENGUKURAN INDEKS SARA (SERVICES AVAILABILITY AND READYNESS ASSESMENT)
ALUR KEBIJAKAN MENUJU SATU DATA
DLM SIK TERINTEGRASI

UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang PP No 46 Tahun 2014 tentang


Kesehatan Sistem Infomasi Kesehatan
- Pasal 168 ayat (1) Untuk Dalam rangka mendukung
menyelenggarakan upaya penyelenggaraan pembangunan
kesehatan yang efektif dan efisien
diperlukan informasi kesehatan.
kesehatan diperlukan Data,
Informasi, dan Indikator
- Ayat (2) Informasi kesehatan
sebagaimana dimaksud pada ayat Kesehatan yang dikelola dalam
(1) dilakukan melalui sistem informasi Sistem Informasi Kesehatan.
dan melalui lintas sektor.

PMK Nomor 92 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Komunikasi Data dalam


SIK Terintegrasi

Penyelenggaraan Komunikasi Data dalam SIK Terintegrasi bertujuan untuk:


a. menjamin ketersediaan, kualitas, dan akses Data Kesehatan Prioritas dan Muatan
Data lainnya;
b. Mengoptimalkan aliran Data Kesehatan dari kabupaten/kota dan/atau provinsi ke
Kementerian atau sebaliknya; dan
c. mewujudkan penyelenggaraan Sistem Informasi Kesehatan yang terintegrasi.
PENYELENGGARAAN KOMUNIKASI DATA

PMK Nomor 92 Tahun 2014


•Pasal 10
•Pengumpulan, pengisian, dan pengajuan data
kesehatan prioritas dilakukan oleh dinas
kesehatan kabupaten/kota
•Pasal 11
•Validasi data kesehatan prioritas dilakukan oleh
dinas kesehatan provinsi
•Pasal 12
•Verifikasi data kesehatan prioritas dilakukan oleh
pengelola program kesehatan di Kementerian
PENYELENGGARAAN INTEGRASI
/KOMUNIKASI DATA
• Dinkes Kabupaten/Kota mengumpulkan Data Kesehatan Prioritas
dari Fasyankes (Puskesmas, RS, Fasyankes lain)
Tanggal
1-5

• Dinkes Kabupaten/Kota mengisi dan mengajukan Data Kesehatan


Tanggal Prioritas sesuai periode data
6-10

• Dinkes Provinsi memvalidasi Data Kesehatan Prioritas yang diajukan


Tanggal Dinkes Kabupaten/Kota
11-15
Hubungan antar sistem informasi/pelaporan dalam
penyediaan data kesehatan di berbagai tingkatan
Dukungan APBN dalam Mendukung
SIK di Daerah

• Pengadaan Perangkat Pendataan Keluarga di Puskesmas


• Penyediaan Perangkat Sistem Informasi Kesehatan:
1. Penyediaan Perangkat Komputer di Puskesmas untuk SIKNAS dan SIKDA serta
Pendekatan Keluarga (Keluarga Sehat)
2. Penyediaan Perangkat Komputer di Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota untuk
SIKNAS dan SIKDA serta Pendekatan Keluarga (Keluarga Sehat)

Lampiran Permenkes No. 66 tahun 2017 halaman 72 dan 7


Dukungan APBN dalam Mendukung
SIK di Daerah

Puskesmas yang memanfaatkan dana BOK untuk langganan


internet, harus melaksanakan sistem informasi kesehatan
puskesmas secara elektronik seperti aplikasi pemetaan keluarga
sehat, data kesehatan di puskesmas dan aplikasi kesehatan lainnya.

Lampiran Permenkes No. 61 tahun 2017 halaman 36


Dukungan APBN dalam Mendukung
SIK di Daerah
Lampiran Permenkes No. 61 tahun 2017 halaman 46

Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota yang memanfaatkan dana BOK untuk langganan internet,
harus memenuhi persyaratan sebagai berikut :
• Melaksanakan pemantauan dan evaluasi pemetaan keluarga sehat dalam rangka Program
Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga, dan/atau;
• Melaksanakan pengelolaan data dan informasi kesehatan di wilayah kerjanya secara elektronik.

Pemanfaatan internet dimaksud, dibuktikan dengan:


• Menyampaikan data kesehatan prioritas melalui komdat.kemkes.go.id modul template prioritas
• Menyampaikan data capaian SPM Bidang Kesehatan melalui komdat.kemkes.go.id modul SPM
• Menyampaikan laporan pemantauan, evaluasi dan analisis data pemetaan keluarga sehat di
wilayah kerja kabupaten/kota
• Menyampaikan hasil pengelolaan data dan informasi kesehatan lainnya di wilayah kerjanya
secara elektronik
terima kasih

better information – better decision – better health