Anda di halaman 1dari 12

1.

3 Rencana Keperawatan Keluarga

No Diagnosa Tujuan Evaluasi Intervensi Keperawatan


Umum Khusus Kriteria Standar
1. Kurangnya Keluarga Keluarga Verbal Keluarga bisa 1.Jelaskan pengertian apa itu
pengetahuan mampu dapat/mampu: menyebutkan kusta, penyebab, tanda kusta
tentang perawatan merawat 1. Keluarga benda-benda yang dan perawatan penyakit kusta
penyakit kusta masalah mengerti apa membahayakan dari yang sederhana dan
berhubungan kesehatan itu kusta, bagi penyakit kusta mudah dilakukan.
dengan tentang penyebab, yang kulitnya mati R/ Agar mengetahui penyakit
ketidakmampuan penyakit kusta tanda kusta dan rasa, pengertian kusta dan mempercepat
keluarga merawat setelah cara merawat kusta, penyebab, kesembuhan dan mengurangi
anggota keluarga dilakukan anggotanya tanda kusta,dan kecacatan
yang sakit (sakit kunjungan yang sakit cara perawatan
kusta) rumah selama kusta penyakit kusta. 2. Jelaskan benda-benda yang
7 hari. bisa membahayakan
2. Keluarga Psikomotor Keluarga mau kecacatan/luka dan bahaya
bisa mencoba cara pada penderita kusta antara
menyebutkan perawatan pada lain api, benda panas dan
apa yang harus kulit yang mati rasa tajam.
dihindari oleh dan telapak tangan R/ Agar tidak terjadi kecacata
penderita kusta dan kaki yang mati n atau luka
antara lain api, rasa
benda panas 3. Jelaskan akibat-akibat bila
dan tajam. Afektif Keluarga mampu perawatan tidak dilakukan
menjelaskan R/ Agar tidak timbul kecacatan
3. Keluarga pentingnya
mengerti perawatan klien 4. Ajarkan/demonstrasikan
akibat bila dengan kusta dan perawatan pada kulit yang mati
penderita tidak akan melaksanakan rasa dan kering dengan minyak
terawat perawatan pada dan pada telapak tangan /kaki
anggota rasa rabanya berkurang/hilang
4. Cara keluarganya yang dengan mermakai alas kaki,
merawat kulit sakit dan pada tangan memakai
yang mati rasa sarung tangan bila pegang
dengan yang panas dan cara
pemberian pemeriksaan kilit yang mati
minyak dan rasa.
cara pemeriksa R/ Agar tidak terjadi kecacata
an kulit mati n, infeksi pada kulit dan
rasa. keluarga mengeta hui cara
pemeriks aan kulit bertmbah
banyak atau tidak yang mati
rasa
No Diagnosa Tujuan Evaluasi Intervensi Keperawatan
Umum Khusus Kriteria Standar
2. Gamgguan citra Keluarga dapat Keluarga Verbal Keluarga bisa 1.Jelaskan kepada keluarga
tubuh berhubungan membantu dapat/mampu: menyebutkan hal- tentang gangguan citra
dengan dalam 1. Keluarga hal yang dapat tubuh
ketidakmampuan meningkatkan dapat mengenal mengakibatkan R/ Agar mengetahui
mengenal masalah kepercayaan masalah gangguan citra tentang gangguan citra
kesehatan keluarga diri klien gangguan citra tubuh pada klien tubuh dan mengenali
tubuh dan mengakibatkan gangguan citra tubuh.
ia tidak percaya
2. Keluarga diri. 2. Jelaskan kepada keluarga
dapat mengenal cara mengatasi gangguan
masalah citra tubuh
gangguan citra R/ Agar keluarga mampu
tubuh. Psikomotor Keluarga mau mengatasi masalah yang
mencoba cara dialami oleh keluarga
3. Keluarga meningkatkan
mengetahui cara kepercayaan diri 3 . Ajarkan kepada keluarga
mengatasi pada pasien cara merawat pasien dan
masalah memotivasi keluarga yang
gangguan citra sakit
tubuh R/ Agar keluarga dapat
Afektif Keluarga mampu menempatkan posisi dan
4. Keluarga menjelaskan mengatasi masalah
mampu merawat bagaimana
pasien dengan pentingnya cara 4. Melaksanakan kegiatan
gangguan citra meningkatkan di rumah dan sosial
tubuh kepercayaan diri R/ Agar pasien dapat
pada pasien memulai berinteraksi
5. Keluarga
mampu 5. Memberikan pujian atas
mengevaluasi keberhasilan pasien
kemampuan R/ Agar pasien merasa
pasien dan senang dan dapat
memberikan berinteraksi dengan baik.
pujian atas
keberhasilannya.
1.4 Implementasi

No Tanggal/Jam Diagnosa Implementasi Evaluasi Formatif TTD


1. 1 November Kurangnya 1. Menjelaskan kusta adalah S: Ilham
2017/Pukul pengetahuan tentang penyakit yang menahun dan 1. Keluarga Tn.S. mengatakan tidak
09.00 WIB perawatan penyakit disebabkan oleh kuman M.leprae bisa anggota merawat anaknya yang
kusta berhubungan dengan tanda bercak pada kulit mati penyakit kusta.
dengan rasa, kerusakan saraf tepi, 2. Keluarga Tn.S. tidak bisa
ketidakmampuan pemeriksaan laboratorium BTA, dan menyebutkan tanda penyakit kusta.
keluarga merawat perawatan penyakit kusta dari yang 3. Keluarga Tn.S bisa menyebutkan
anggota keluarga sederhana dan mudah dilakukan, apa itu kusta, penyebab dan yang
yang sakit (sakit seperti pemberian minyak pada kulit berbahaya buat penderita kusta (api,
kusta) yang kering dan pelindungan pada benda panas, benda tajam) juga
telapak kaki dan tangan. akibatnya.
Respon :
-Keluarga Tn.S. bisa menjelaskan O:
pengertian kusta, penyebab 1. Keluarga Tn.S. kooperatif atas
-Keluarga Tn. S tidak bisa pertanyan yang diberikan.
menyebutkan tanda kusta dan cara 2. Tidak bisa menyebut kan tanda
perawatan penyakit kusta. penyakit kusta dan belum bisa cara
merawat pasien kusta
2. Menjelaskan benda-benda yang
bisa menyebabkan kecacatan /luka A: Tujuan belum tercapai
dan bahaya pada penderita penyakit
kusta diantaranya api, panas, dan P: Lanjutkan Intervensi no1 dan 4
benda tajam .
Respon :
Keluarga Tn.S. bisa menyebutkan
benda-benda yang membayakan
bagi penyakit kusta.

3. Menjelaskan akibat-akibat bila


perawatan tidak dilakukan
diantaranya bisa luka pada kulit yg
mati rasa kena api atau pisau.
Respon :
Keluarga Tn. S sadar pentingnya
perawatan klien dengan kusta dan
akan melaksanakan perawatan pada
anggota keluarganya yang sakit.

4. Mengajarkan cara perawatan


pada kulit yang mati rasa dan kering
dengan mengoleskan minyak, dan
pada telapak tangan /kaki yang rasa
rabanya berkurang /hilang dengan
memakai alas kaki yang bawahnya
keras tapi atasnya lunak, dan pada
tangan memakai sarung
tangan/pelindung tangan yang tahan
panas bila memegang benda yang
panas.
Respon :
Keluarga Tn.S. mau mencoba cara
perawatan pada kulit yang mati rasa
dan telapak tangan dan kaki yang
mati rasa
3 November 1. Menjelaskan kembali kusta S: Ilham
2017/Pukul adalah penyakit yang menahun dan 1.Keluarga Tn.S. mengatakan sudah
10.00 WIB disebabkan oleh kuman M.leprae bisa merawat anaknya yang sakit
dengan tanda bercak pada kulit mati kusta.
rasa, kerusakan saraf tepi, 2. Keluarga Tn.S. bisa menyebutkan
pemeriksaan laboratorium BTA, dan tanda tanda penyakit kusta (bercak
perawatan penyakit kusta dari yang pada kulit mati rasa, kerusakan saraf
sederhana dan mudah dilakukan, tepi, pemeriksaan laboratorium
seperti pemberian minyak pada kulit BTA
yang kering dan pelindungan pada
telapak kaki dan tangan O:
Respon : 1. Keluarga Tn.S. kooperatif atas
Keluarga Tn.S. bisa menyebutkan pertanyan yang diberikan.
bendabenda yang membayakan bagi 2. Keluarga Tn.S bisa melakukan
penyakit kusta yang kulitnya mati pemeriksaan tanda-tanda kusta
rasa,pengertian kusta, penyebab dan meskipun masih kaku.
bisa menyebutkan tanda kusta,tapi
cara perawatan penyakit kusta A: Tujuan tercapai
masih belum bisa
P: Intervensi dihentikan
2. Mengajarkan cara perawatan
pada kulit yang mati rasa dan kering
dengan mengoleskan minyak, dan
pada telapak tangan /kaki yang rasa
rabanya berkurang /hilang dengan
memakai alas kaki yang bawahnya
keras tapi atasnya lunak, dan pada
tangan memakai sarung
tangan/pelindung tangan yang tahan
panas bila memegang benda yang
panas
Respon :
Keluarga Tn.S. bisa melakukan cara
perawatan penyakit kusta dan
pemeriksan tanda atau bercak yang
mati rasa
No Tanggal/Jam Diagnosa Implementasi Evaluasi Formatif TTD
2 1 November Gangguan citra 1.Menjelaskan kepada keluarga S: Ilham
2017.Pukul tubuh berhubungan tentang gangguan citra tubuh 1. Keluarga Tn S belum mampu
10:00 WIB dengan Respon : menjelaskan kembali apa yang
ketidaksanggupan Keluarga Tn S belum mampu dimaksud dengan gangguan citra
mengenal masalah menjelaskan kembali apa yang tubuh
kesehatan keluarga, dimaksud dengan gangguan citra 2. Keluarga Tn S belum bisa
tubuh melakukan cara untuk mengatasi
gangguan citra tubuh pada keluarga
2. Menjelaskan kepada keluarga cara yang sakit
mengatasi gangguan citra tubuh 3. Keluarga Tn S belum bisa
Respon : melakukan motivasi pada keluarga
Keluarga Tn S belum bisa yang sakit kusta
melakukan cara untuk mengatasi
gangguan citra tubuh pada keluarga
O:
yang sakit
1. Perubahan aktual pada fungsi.
daerah kulit yang terjadi perubahan
3. Mengajarkan kepada keluarga
warna itu sudah mati rasa dan
cara merawat pasien dan memotivasi
tungkai atas dan bawah kadang-
keluarga yang sakit
kadang keram dan tidak terasa bila
Respon :
di tusuk dengan benda tajam..
Keluarga Tn S belum bisa
2. Keluarga Tn.S. kooperatif atas
melakukan motivasi pada keluarga pertanyan yang diberikan.
yang sakit kusta 2. Tidak bisa menjelaskan kembali
definisi, cara mengatasi, cara
4. Melaksanakan kegiatan di rumah merawat dan memotivasi Ny Y yang
dan sosial sakit kusta
Respon :
Keluarga Tn S mengatakan akan A:
melakukan kegiatan di rumah dan Tujuan belum tercapai
mengajak Ny Y keluar dari rumah
untuk berinteraksi dengan tetangga P:
sekitarnya Intervensi no 1,2, dan 3 dilanjutkan

5. Memberikan pujian atas


keberhasilan pasien
Respon :
Keluarga Tn S kooperatif dan
merasa senang
3 November Gangguan citra 1 Menjelaskan kepada keluarga S:
2017. Pukul tubuh berhubungan tentang gangguan citra tubuh 1. Keluarga mengatakan sudah bisa
11:00 WIB dengan Respon : mengetahui cara mengatasi masalah
ketidaksanggupan Keluarga Tn S mampu menjelaskan gangguan citra tubuh dan
mengenal masalah kembali apa yang dimaksud dengan meningkatkan kepercayaan diri pada
kesehatan keluarga, gangguan citra tubuh Ny.Y
2. Keluarga mengatakan mampu
2. Menjelaskan kepada keluarga cara merawat pasien dengan gangguan
mengatasi gangguan citra tubuh citra tubuh
Respon :
Keluarga Tn S bisa melakukan cara O:
untuk mengatasi gangguan citra 1.Keluarga Tn.S. kooperatif
tubuh pada keluarga yang sakit atas pertanyan yang diberikan.
2.Keluarga Tn.S bisa melakukan
3. Mengajarkan kepada keluarga tindakan untuk mengatasi masalah
cara merawat pasien dan memotivasi gangguan citra tubuh
keluarga yang sakit
Respon : A:
Keluarga Tn S bisa melakukan Tujuan telah tercapai
motivasi pada keluarga yang sakit
kusta P:
Inervensi dihentikan