Anda di halaman 1dari 98

KATA PENGANTAR

Program Studi (Program Studi) S-1 Ilmu Gizi Fakultas Ilmu-Ilmu


Kesehatan Universitas Pembangunan “Veteran” Jakarta berkewajiban
mengevaluasi diri sebagai tuntutan dunia pendidikan dalam melaksanakan Tri
Dharma Perguruan Tinggi. Tuntutan dimaksud mengharuskan Program Studi
melakukan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk mengevaluasi setiap
komponen dari 7 (tujuh) komponen yang distandarkan dan melanjutkannya
dengan analisis SWOT berikut strategi yang dibutuhkan untuk mengatasi
permasalahan yang terjadi dari setiap komponen menjadi standar.

Dengan memanfaatkan sumber daya manusia yang ada yaitu para dosen tetap,
tenaga kependidikan, dan Pengurus Himpunan Mahasiswa Gizi (Himagi), maka
dilakukan kegiatan persiapan akreditasi secara sistematis dengan
memanfaatkan dokumen dari kegiatan-kegiatan yang telah diselenggarakan
selama 2 (dua) tahun terakhir sejak terselenggaranya perkuliahan di Program
Studi S1 Ilmu Gizi tahun 2011. Kepala Program Studi S-1 Ilmu Gizi dengan Tim
Khususnya mulai menata, menyusun dan membuat laporan borang akreditasi
Program Studi S-1 Ilmu Gizi dan evaluasi diri Program Studi untuk menjadi
portofolio. Hasilnya menjadi laporan lengkap yang mencerminkan kondisi
Program Studi S-1 Ilmu Gizi sampai pertengahan Tahun 2013. Laporan ini
menjadi bahan akreditasi yang disampaikan kepada Kementerian Pendidikan
dan Kebudayaan (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi/BAN-PT).

Menyadari pekerjaan menyiapkan laporan ini merupakan kegiatan yang


memerlukan kesungguhan dalam pengerjaannya, untuk itu kepada Tim
Penyusun dan semua pihak yang terlibat secara aktif membantu proses
penyelesaian laporan evaluasi diri, diucapkan terimakasih.

Jakarta, Agustus 2013

Kepala Program Studi S1 Ilmu Gizi

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 1


a. DESKRIPSI PROGRAM STUDI
Program Studi Ilmu Gizi FIKES Universitas Pembangunan Nasional
“Veteran” Jakarta merupakan salah satu program studi di Fakultas Ilmu-
Ilmu Kesehatan yang didirikan berdasarkan SKEP/020P/YKPP/X/2007 di
bawah naungan Yayasan Kesejahteraan Perumahan Prajurit TNI,
Departemen Pertahanan Republik Indonesia. Program Studi S1 Ilmu Gizi
ini mendapatkan ijin penyelenggaraan pada tahun 2010 berdasarkan
Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor: 141/D/O/2010
Tanggal 15 September 2010. Namun, penyelenggaraan kegiatan
perkuliahan mulai dilaksanakan pada Tahun Ajaran 2011-2012.
Status akreditasi berdasarkan keputusan Badan Akreditasi
Nasional Perguruan Tinggi Nomor : 377/SK/BAN-PT/Akred/S/IX/2014
termasuk dalam peringkat C dengan nilai 261. Saat ini Program Studi S1
Ilmu Gizi sudah menjadi anggota Asosiasi Institusi Pendidikan Gizi
Indonesia, dan merupakan 1 dari 30 Program Studi S1 Ilmu Gizi di
Indonesia. Di Jakarta dan sekitarnya, terdapat 6 Program Studi S1 Ilmu
Gizi termasuk di UPN “Veteran” Jakarta.
Program Studi S1 Ilmu Gizi UPN “Veteran” Jakarta ini tergolong
berusia muda karena mulai berjalan tahun 2011. Pada tanggal 6 Oktober
2014, UPN resmi menjadi Perguruan Tinggi Negeri, sehingga sampai
dengan 5 tahun ke depan, merupakan masa peralihan dan penyesuaian
terhadap status negeri tersebut yang juga akan berdampak pada proses
penyelenggaraan Program Studi.

Komponen A. Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran, serta Strategi


Pencapaian
Penyusunan Visi Misi Program Studi Ilmu Gizi mengacu pada Visi
Misi Fakultas dimana Visi Misi Fakultas tersebut juga mengacu pada Visi
Misi Universitas, adapun mekanisme penyusunan Visi Misi Program Studi
Ilmu Gizi dilakukan sebagai berikut:

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 2


Pembentukan Tim penyusunan/peninjauan Visi, Misi ditentukan oleh senat
fakultas melalui Surat Perintah No. : SPRIN/ 158/VIII/2012 FIKES, Hal,
Panitia Pembentukan Visi dan Misi Program Studi S1 Ilmu Gizi, dan dalam
penyusunannya mempertimbangkan berbagai aspek tridharma perguruan
tinggi.

Setelah Visi ditetapkan, selanjutnya penetapan Misi sebagai


landasan untuk merealisasikan Visi dengan penyelenggaraan tridharma
Perguruan Tinggi untuk pengajaran, pengembangan dosen,
pembelajaran agar lulusan mampu bersaing dilakukan kerjasama dengan
Masyarakat, Institusi pendidikan terkait, Puskesmas, Rumah Sakit dan
pihak swasta lainnya. Bidang penelitian dan pengabdian masyarakat
dilakukan oleh dosen bersama mahasiswa di masyarakat, peningkatan
kegiatan seminar gizi mengenai isu-isu terkini dibidang gizi kesehatan,
pelatihan penyusunan proposal penelitian dan pengabdian masyarakat,
dan mengikuti seminar nasional dan internasional dibidang gizi klinik dan
gizi masyarakat.

Mekanisme penyusunan tujuan, sasaran, strategi pencapaian


dengan mempertimbangkan visi dan misi fakultas.

1. Melihat perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Gizi Terkini


serta tuntutan globalisasi di bidang Ilmu Gizi sehingga diperlukan
adanya perumusan visi dan misi secara sistematis. Program Studi
Ilmu Gizi mengadakan penyesuaian terkait Visi, Misi, Tujuan dan
Sasaran Program Studi Ilmu Gizi.
2. Kepala Program Studi Ilmu Gizi mengajukan perumusan Visi, Misi,
Tujuan dan Sasaran yang kemudian diusulkan melalui Rapat
Pimpinan FIKES.
3. Dari hasil rapat pimpinan tersebut maka Kepala Program Studi
mengadakan Workshop /rapat mengenai Visi Misi Program Studi

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 3


Ilmu Gizi dengan mengundang narasumber dari PERSAGI, para
dosen, Mahasiswa, dan Badan Penjamin Mutu Fakultas.
Hasil dari Workshop, Visi Misi tersebut dimintakan persetujuan melalui
Rapat Senat Fakultas yang dihadiri oleh Anggota Senat Fakultas yang
kemudian hasil tersebut dilaporkan kepada Senat Universitas.

4. Finalisasi Visi, Misi, Sasaran dan Tujuan dibahas dalam rapat


senat serta selanjutnya disyahkan oleh Dekan UPN “Veteran”
Jakarta melalui SKEP/030/IX/2012/FIKES
Visi Misi Ilmu Gizi selanjutnya disosialisasikan kepada sivitas akademika
FIKES.
a. Rumusan Visi Program Studi yang Konsisten dengan Visi
Lembaga

Pada tahun 2020 menjadi Program Studi S1 Ilmu Gizi yang


menjadi pusat pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat
berbasis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi gizi terkini dan
menghasilkan Sumber Daya Manusia di bidang gizi secara
profesional yang berwawasan kebangsaan, berjiwa kepemimpinan,
dan bermoral dalam rangka menunjang Pertahanan Negara.

b. Rumusan Misi Program Studi yang Diturunkan dari Misi


Lembaga
Mencerminkan isi visi untuk diaplikasikan pada misi
o Menyelenggarakan pendidikan Ilmu Gizi yang berkualitas dan
mampu bersaing di dunia kerja sesuai dengan kebutuhan
masyarakat.
o Menyelenggarakan dan mengembangkan Ilmu Pengetahuan dan
Teknologi Gizi Terkini melalui kegiatan penelitian dan kajian untuk
mendukung Pertahanan Negara.
o Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat melalui
berbagai kegiatan seperti konsultasi, promosi, edukasi dan
mobilisasi peran serta masyarakat.

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 4


o Menjalin kemitraan dengan berbagai institusi di bidang
pemerintahan, profesi, industri, dan organisasi lainnya.
o Mengembangkan kurikulum sesuai dengan Ilmu Pengetahuan dan
Teknologi gizi terkini.
o Menciptakan wirausaha muda yang kreatif, inovatif dan produktif
dalam bidang gizi

c. Rumusan Tujuan Program Studi yang Merujuk Tujuan


Lembaga dan merupakan Turunan dari Misinya
Tujuan penyelengaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi Program
studi S-1 Ilmu Gizi adalah menghasilkan lulusan yang profesional
dan unggul dengan memiliki kompetensi :
A. Menguasai dasar-dasar ilmiah dan keterampilan dalam bidang gizi
dan mampu menerapkannya di masyarakat
B. Mengikuti perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi di
bidang gizi terkini
C. Mampu bersikap dan berperilaku secara profesional dalam
berkarya dan berkehidupan di bidang gizi.
D. Berwawasan kebangsaan, berjiwa kepemimpinan dan
kewirausahaan untuk mendukung Pertahanan Negara

d. Rumusan Sasaran Program Studi yang Relevan dengan


Misinya
Sasaran yang ingin dicapai oleh Program Studi S1 Ilmu Gizi
adalah :

a. Menghasilkan lulusan tepat waktu minimal 75% sesuai peraturan


yang berlaku dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) rata-rata
minimal 3.00.
b. Menghasilkan penelitian bertaraf nasional dan internasional sesuai
dengan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi gizi terkini.

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 5


c. Menghasilkan pengabdian masyarakat sesuai dengan kebutuhan
masyarakat.
d. Indeks kepuasan mahasiswa terhadap kinerja dosen minimal 3.00
e. Waktu tunggu lulusan untuk mendapatkan pekerjaan maksimal 4
bulan
KETERCAPAIAN SASARAN
SASARAN 2014 2020
a) Menghasilkan lulusan Belum Ada Lulusan IPK lulusan
tepat waktu minimal Namun IPK rata-rata 4
75% sesuai peraturan mahasiswa saat ini
yang berlaku dengan rata-rata di atas
indeks prestasi 3,00
kumulatif (IPK) rata-
rata minimal 3.00.
b) Menghasilkan - Publikasi Setiap Dosen
penelitian bertaraf APCCN’13 1 Meneliti dan
nasional dan Poster publikasi
internasional sesuai Presentation 100%
dengan Ilmu - Publikasi penelitian
Pengetahuan dan PITNAS publikasi
Teknologi gizi terkini. EPID 4 Judul nasional dan
- Publikasi internasional
APACPH’14
1 judul oral
presentation
c) Menghasilkan - Telah Semua
pengabdian melakukan 2 Dosen
masyarakat sesuai pengabdian melakukan
dengan kebutuhan masyarakat pengabdian
masyarakat. masyarakat

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 6


setiap tahun
d) Indeks kepuasan - Masih ada Kepuasan
mahasiswa terhadap beberapa minimal 3
kinerja dosen minimal dosen di
3.00 bawah 3
e) Waktu tunggu lulusan Belum ada lulusan Waktu
untuk mendapatkan tunggu
pekerjaan maksimal 4 lulusan
bulan maksimal 4
bulan

Strategi Pencapaiannya meliputi :


a. Menghadirkan dosen yang kompeten di bidang gizi dan melakukan
pembinaan terhadap dosen melalui berbagai kegiatan seperti
peningkatan jenjang pendidikan ke strata yang lebih tinggi,
mengikuti kongres, simposia, workshop, abdimas dan penelitian.
b. Memberikan pendidikan yang berkualitas baik secara materi kuliah
dan bimbingan mahasiswa serta praktik lapangan yang
komprehensif.
c. Mengikutsertakan mahasiswa dalam kegiatan simposia.
d. Menjalin kerjasama dengan instansi yang terkait sebagai tempat
dilaksanakannya kegiatan praktik serta menjadi sasaran kerja bagi
lulusan Program Studi S-1 Ilmu Gizi UPN “Veteran” Jakarta

e. Analisis Keterkaitan Antara Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran


Program Studi
Visi yang di tetapkan adalah target Program Studi di tahun
2020 untuk dapat menjadi Program Studi yang mampu menjadi
pusat pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat berbasis
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi gizi terkini dan menghasilkan
Sumber Daya Manusia di bidang gizi secara profesional yang

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 7


berwawasan kebangsaan, berjiwa kepemimpinan, dan
kewirausahaan dalam rangka menunjang Pertahanan Negara.
Misi merupakan kegiatan dari penjabaran visi untuk
mewujudkan target Program Studi dengan mengembangkan
kebijakan Program Studi. Tujuan Program Studi merupakan
penjabaran arah dari kebijakan. Misi secara lebih spesifik sesuai
dengan kebutuhan pengguna lulusan. Sasaran Program Studi
merupakan target dan pendukung dari visi, misi dan tujuan
Program Studi.

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 8


Diskripsi Analisis SWOT dari Komponen A.
Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran, serta Strategi Pencapaian

Faktor Internal Faktor Eksternal


Kekuatan Kelemahan Peluang Ancaman
a. Program Studi a. Dalam a. Dampak globalisasi Dampak dari
S-1 Ilmu Gizi mewujudkan dan pembangunan globalisasi
memiliki visi, visi dan kesehatan menuntut memungkinkan
misi, tujuan dan misi,program tenaga kesehatan PT asing untuk
sasaran yang studi S-1 Ilmu yang profesional dan menyelenggaraka
terarah pada Gizi kompeten pada bidang n program studi
kegiatan terkendala pelayanan gizi dan yang sama di
Tridharma oleh memberikan peluang wilayah Indonesia
Perguruan keterbatasan kepada tenaga gizi
Tinggi sarana dan untuk bekerja
pra sarana b. Kurikulum Program
b. UPN ”Veteran” serta Sumber Studi S-1 Ilmu Gizi
Jakarta sudah Daya mencakup semua
cukup dikenal Manusia. materi Ilmu Gizi yang
oleh dibutuhkan sehingga
masyarakat b. Program Studi memungkinkan
luas S-1 Ilmu Gizi lulusan untuk bekerja
membutuhkan di semua bidang
peningkatan pelayanan gizi
kualitas
sumber daya
tenaga
pendidik.

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 9


Komponen B. Tata Pamong, Kepemimpinan, Sistem Pengelolaan,
dan Penjaminan Mutu

a. Personil Beserta Fungsi danTugas Pokoknya


Sistem tata pamong Program Studi S-1 Ilmu Gizi sejak
berdirinya telah diatur dalam suatu kelembagaan dan telah
diperbarui berdasarkan Surat Keputusan Ketua Yayasan
Kesejahteraan Pendidikan dan Perumahan (YKPP) dengan Nomor:
Kep/19/YKPP/III/2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja
(ORTAKER) Universitas Pembangunan Nasional ”Veteran”
Jakarta. Berdasarkan ORTAKER tersebut, Program Studi
mempunyai tugas pokok melaksanakan kegiatan-kegiatan
akademik dalam menyelenggarakan pendidikan, pengajaran,
penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada
masyarakat. Untuk melaksanakan tugas pokok dimaksud, Program
Studi mempunyai fungsi:
a. Menyusun dan menyiapkan rencana kerja Program Studi
dengan berpedoman pada Rencana Induk Pengembangan
Universitas dan Rencana umum Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan.
b. Mengkoordinasikan para dosen/tenaga pengajar agar
berprestasi ilmiah, mampu melaksanakan Tri Dharma
Perguruan Tinggi, meningkatkan kemampuan ilmu dan
alamiahnya, serta melakukan bimbingan kepada mahasiwa
c. Melaksanakan proses belajar mengajar dalam salah satu
konsentrasi cabang ilmu pengetahuan, teknologi dan atau
kesenian tertentu
d. Membantu pelaksanaan penelitian dan pengembangan ilmu
pengetahuan/teknologi dan atau kesenian tertentu
e. Membantu pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat
f. Membantu pelaksanaan pembinaan sivitas akademika

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 10


g. Melaksanakan koordinasi dalam menyusun silabus, satuan
acara perkuliahan dan pengembangan kurikulum, sesuai
ketentuan dan peraturan perundangan yang berlaku serta selalu
disesuaikan dengan perkembangan kurikulum nasional, regional
dan internasional.

Program Studi S-1 Ilmu Gizi dipimpin oleh seorang Kepala


Program Studi. Kepala Program Studi S1 Ilmu Gizi dipilih sesuai
mekanisme pemilihan melalui uji kepatutan dan kelayakan
mengacu kepada KEP/11/YKPP/III/2008 tentang Peraturan
Kepegawaian Badan Pelaksana Kepegawaian. Calon Ka Program
Studi adalah usulan dari hasil rapat senat dan melaporkan Pankar
BP Dik YKPP. Setelah terpilih ditetapkan melalui surat keputusan
kepala BP Dik YKPP. Pemilihan Kepala Program Studi
dilaksanakan 4 tahun sekali dan sewaktu-waktu dapat
diberhentikan berdasarkan saran dari Dekan. Dalam keadaan
tertentu masa jabatan masih dapat diperpanjang selama-lamanya
satu tahun dan dapat diangkat kembali selama-lamanya satu kali
masa jabatan. Dalam pelaksanaan tugas bertanggungjawab
kepada Dekan. Dalam pelaksanaan tugas sehari-hari dibawah
koordinasi Wadek 1. Ka. Program Studi dalam pelaksanaan
tugasnya bertanggung jawab langsung kepada Dekan, dan dalam
pelaksanaan tugas sehari-hari di bawah koordinasi Wakil Dekan I.
Di Program Studi S1 Ilmu Gizi, Kaprodi dalam melaksanakan
tugasnya dibantu dan berkoordinasi dengan bagian keuangan
fakultas yaitu PPKS, bagian tata usaha, dan administrasi
pendidikan. Untuk urusan perpustakaan, administrasinya dibantu
oleh Kepala perpustakaan beserta stafnya. Dalam menyelesaikan
tugas di prodi, dosen tetap juga turut membantu pelaksanaan dan
koordinasi program kerja yang telah ditetapkan Saat ini, jumlah
dosen tetap prodi ada 8 orang yang seluruhnya aktif mengajar ,

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 11


melakukan penelitian dan 2 orang telah melakukan pengabdian
masyarakat.
Dalam Upaya menegakkan kedisiplinan maka kode etik
pengajar ditetapkan oleh SKEP No. 282/VII/2012. Tenaga pengajar
wajib memelihara hubungan baik dengan civitas akademik, orang
tua mahasiswanya dan masyarakat dalam melakukan tugas
profesinya.

NO URAIAN JUMLAH SERTIF BLM SERTIF

1 DOSEN

TETAP 13 (8 orang 3 10
dosen gizi 5
orang dosen
universitas)
TDK TETAP 1 1

2 TNG. KEPENDDKN 6 2

JUMLAH 20

Rasio Dosen dengan Mahasiswa, Jumlah Mahasiswa 252 maka


rasio 1:31,5 .
b. Sistem Kepemimpinan, dan Peralihan (deputizing) serta
Akuntabilitas Pelaksanaan Tugas
Pola kepemimpinan pada Program Studi S-1 Ilmu Gizi, telah
diatur berdasarkan Surat Keputusan Ketua Yayasan Kesejahteraan
Pendidikan dan Perumahan (YKPP) dengan Nomor:
Kep/19/YKPP/III/2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja
(ORTAKER) Universitas Pembangunan Nasional ”Veteran”
Jakarta.

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 12


Program Studi S-1 Ilmu Gizi adalah satuan unit organisasi
pelaksana akademik terkecil pada Universitas dan bertanggung
jawab langsung pada Dekan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan. Dalam
melaksanakan fungsi Program Studi, Kepala Program Studi S-1
Ilmu Gizi memiliki mekanisme hubungan tata kerja dan prosedur
kerja yang jelas, baik tata hubungan internal maupun eksternal.
Secara Internal, Kepala Program Studi berwewenang dan
bertanggungjawab terhadap kelancaran pelaksanaan Tri Dharma
Perguruan Tinggi pada Program Studi S-1 Ilmu Gizi, menjaga
hubungan baik dengan para dosen, tenaga kependidikan, dekanat
dan staf dekanat FIKES.
Secara eksternal berupa hubungan fungsional kemitraan
dengan institusi/instansi yang sesuai dengan kebutuhan Program
Studi S-1 Ilmu Gizi, setelah mendapat persetujuan dari Dekan
FIKES. Hubungan dengan organisasi profesi Assosiasi Institusi
Pendidikan Gizi Indonesia (AIPGI) dan Persatuan Ahli Gizi
Indonesia (PERSAGI) dan lain sebagainya. Kepemimpinan publik
berkaitan dengan menjalin kerjasama dengan pihak luar diawali
dengan penandatanganan MoU antara rektor dengan pihak terkait.
Untuk selanjutnya setiap kegiatan kerjasama dibuatlah perjanjian
kerjasama antara dekan dengan pihak terkait.
c. Partisipasi civitas academica dalam pengembangan kebijakan,
serta pengelolaan dan koordinasi pelaksanaan program
Ketua Program Studi S-1 Ilmu Gizi melakukan perencanaan
dan penyusunan program kerja tahunan sesuai dengan kalender
akademik yang meliputi pemetaan dosen sesuai dengan
kompetensi, meninjau kurikulum, RPKPS Program Studi, silabus,
SAP, modul bahan ajar, modul praktikum, jadwal kuliah, jadwal
praktikum, penyusunan anggaran,dan melakukan monitoring
evaluasi kinerja dosen yang bekerja sama dengan Penjaminan
Mutu (BPM).

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 13


Seluruh kegiatan akademik dan non akademik dikoordinir
oleh Ketua Program Studi akan dikoordinasikan dengan Wadek I
dan Wadek II serta dilaporkan ke Dekan, kegiatan ini akan
didukung oleh Kepala Bagian TU, Sub Bagian Administrasi dan
Akademi, Sub Bagian Administrasi Umum dan Keuangan, dan Sub
Bagian Kerjasama dan Mahasiswa.
Ketua Program Studi secara periodik melakukan pertemuan
dengan para dosen untuk mengadakan diskusi mengenai upaya
peningkatan dan pengembangan Ilmu Gizi sesuai dengan Ilmu
Pengetahuan dan Teknologi Gizi terkini yang berkembang di
masyarakat, sehingga tercipta atmosfer akademik yang kondusif
dan dinamis. Dari kegiatan ini diharapkan para dosen lebih
produktif melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat yang
berkualitas, sehingga memacu minat mahasiwa untuk berperan
aktif dan mulai merintis kegiatan tersebut. Ketua Program Studi
Ilmu Gizi melakukan controlling terhadap kegiatan proses belajar
mengajar, sehingga menciptakan suasana akademik yang
kondusif. Adapun bentuk controlling terhadap dosen melalui
Evaluasi Dosen oleh Mahasiswa (EDOM) dan kaji ulang diri dosen
setiap akhir semester. Bentuk controlling mahasiswa meliputi
evaluasi kehadiran tatap muka di kelas, kemampuan akademik
dinilai dari aktivitas dan hasil penilaian Program Studi per semester,
melakukan pemantauan terjadwal dengan instansi terkait praktikum
dan praktik di lapangan.

d. Perencanaan program jangka panjang (Renstra) dan


monitoring pelaksanaannya sesuai dengan visi, misi, sasaran
dan tujuan program
Program Studi S-1 Ilmu Gizi mempunyai Tim Pelaksana
Penjaminan Mutu yang bertugas membantu Dekan dalam hal
penjaminan Mutu, yaitu untuk memonitor dan mengevaluasi

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 14


kegiatan akademik dan non akademik ditingkat fakultas yang
dilakukan secara berkesinambungan meliputi aspek-aspek
akademik dan non akademik.
Anggota Tim Pelaksanan Penjaminan Mutu terdiri dari
beberapa dosen tetap Program Studi S-1 Ilmu Gizi yang diangkat
melalui Surat Keputusan Dekan dan Rektor dimana tugas dan
fungsinya adalah menyusun dokumen Sistem Penjaminan Mutu
Akademik antara lain: Standar Akademik Fakultas, Peraturan
Akademik Fakultas, Manual prosedur, Evaluasi Diri. Dokumen
tersebut sebagai petunjuk bagi Dekan, Wadek, Ketua Program
Studi, Tenaga Akademik dan Tenaga Kependidikan dalam
menjalankan tugasnya. Hasil penyusunan dokumen mutu oleh
P4M akan dirapatkan dengan dekan dan jajarannya untuk
mendapatkan persetujuan dan pengesahan oleh dekan, dan
selanjutnya Penjamin Mutu akan melakukan sosialisasi diseluruh
sivitas akademika Program Studi S-1 Ilmu Gizi. Kemudian akan di
monitor secara periodik dan dilakukan evaluasi, apabila ditemukan
hal-hal yang dalam pelaksanaan tersebut ada kekurangan maka
akan dilakukan revisi dokumen Mutu.

e. Efisiensi dan efektivitas kepemimpinan


Pada level Program Studi S-1 Ilmu Gizi kepemimpinan
dilakukan dengan sistem yang relatif terdesentralisasi.
Pendelegasian wewenang dilakukan untuk hampir semua kegiatan
Program Studi seperti baik dalam bidang akademik maupun non
akademik. Dalam kegiatan seminar misalnya, mahasiswa diberi
tanggung jawab penuh dalam pelaksanaannya, selain sebagai
tugas mata kuliah, hal ini dapat menambah ketrampilan dan
pengalaman dalam berorganisasi penyelenggaraan kegiatan.
Distribusi tugas dan wewenang terbagi secara merata
dalam berbagai kegiatan, secara umum model kerja ini sangat

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 15


efektif. Para dosen digilir untuk memegang posisi tertentu pada
kegiatan-kegiatan tertentu untuk memperkaya pengalaman
kepanitiaan mereka. Pekerjaan yang berskala besar dan terkait
dengan pihak eksternal, seperti pembukaan networking dengan
pihak luar, Program Studi memberikan wewenang kepada dosen-
dosen tertentu yang dianggap kompeten dan berpengalaman
untuk hal tersebut.
Kegiatan administrasi akademik rutin, kaProgram Studi
dibantu oleh staf administrasi akademik dan para dosen yang
menjalankan fungsi administrasi umum dan bagian pendidikan
dan pengajaran (Dikjar). Bagian Dikjar ini akan membantu
Kepala Program Studi dalam mengelola persoalan-persoalan
teknis terkait dengan surat menyurat, monitoring perkuliahan,
kegiatan pengolahan data nilai, penjadwalan perkuliahan, ujian,
keuangan dan kegiatan administrasi pendidikan.
Kepala Program Studi S-1 Ilmu Gizi bertanggung jawab
penuh dan secara langsung memonitor kegiatan tridharma yang
dilakukan oleh para dosen. Dosen secara berkala memberikan
laporan kepada Kepala Program Studi terkait dengan kegiatan dan
pencapaiannya dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi ini. Dan
dievaluasi dengan pembuatan Nilai Kinerja Dosen , kemudian
laporan para dosen ini akan dirangkum untuk dibawa ke tingkat
fakultas dan dilaporkan ke Dekan.

f. Evaluasi program dan pelacakan lulusan.


Saat ini Program Studi S-1 Ilmu Gizi belum memiliki
lulusan, namun demikian kami merencanakan untuk melakukan
Monitoring Program Kerja, baik mengenai program akademis,
masa studi dan serapan lulusan pada lapangan kerja akan
dilakukan dengan penyebaran kuesioner ke pengguna lulusan.
Dari hasil tersebut diperoleh informasi mengenai:

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 16


a. Lama masa tunggu bagi lulusan untuk mendapatkan
pekerjaan.
b. Tempat bekerja lulusan untuk pertama kalinya.
c. Kesesuaian pekerjaan dengan kompetensi lulusan
d. Pendapatan lulusan pada waktu pertama kali bekerja dan
pendapatan sekarang.
e. Kompetensi lulusan pada waktu diterima pertama kali bekerja.
f. Keterampilan dan kompetensi yang paling dibutuhkan
dari lulusan
g. Tingkat kepuasan pengguna lulusan akan kinerja
lulusan.
h. Kesesuaian ilmu yang dipelajari dengan pekerjaan yang
diperoleh.

g. Perencanaan dan pengembangan program, dengan


memanfaatkan hasil evaluasi internal dan eksternal.
Perencanaan program kerja dibahas dan ditetapkan dalam
Rapat Kerja Program Studi S-1 Ilmu Gizi yang dilaksanakan secara
reguler pada setiap awal tahun akademik. Untuk monitoring
program kerja dilakukan evaluasi internal secara rutin yang
dilakukan untuk mengetahui sejauhmana program kerja yang telah
dijalankan efektif dan kendala dalam pelaksanaannnya. Evaluasi
internal ini dilakukan dalam rapat internal Program Studi dengan
para dosen dan staf. Materi bahan/permasalahan yang dibahas
dalam rapat evaluasi internal juga diperoleh dari masukan
mahasiswa sebagai salah satu elemen penting civitas academica.
Evaluasi eksternal sendiri juga dilakukan secara berkala
oleh tim dari Badan Penjaminan Mutu universitas. Tim ini secara
berkala melakukan evaluasi pada semua Program Studi yang
ada di lingkungan Universitas Pembangunan Nasional
“Veteran” Jakarta, termasuk Program Studi Ilmu Gizi. Hasil dari

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 17


evaluasi ini digunakansebagai rekomendasi perbaikan bagi
Program studi S-1 Ilmu Gizi. Hasil rapat evaluasi ini akan menjadi
rujukan utama dalam merancang program kerja selanjutnya.

h. Kerjasama dan kemitraan.


Program Studi membangun kerjasama dan kemitraan
dengan stakeholder untuk menjadi Program Studi yang
keunggulan dan kompetitif. Bentuk kerjasama yang dilakukan
antara lain :
a. Kerjasama dengan lembaga pemerintahan seperti D i n k e s
Kesehatan Kotamadya Depok.
b. Kerjasama dengan Dinkes Kabupaten Bogor
c. Kerjasama dengan Balai Gaky Magelang
d. Kerjasama dengan Puskesmas Matrijeron Jogjakarta
e. Kerjasama dengan LSM Health Nutrition Care (HNC)
f. Kerjasama dengan organisasi profesi Persatuan Ahli Gizi
Indonesia (PERSAGI)
g. Kerjasama dengan organisasi pendidikan profesi gizi ; Asosiasi
Institusi Pendidikan Gizi Indonesia (AIPGI)
h. Kerjasama dengan Puskesmas Kecamatan Pasar Minggu,
Puskesmas Jagakarsa, Puskesmas Kecamatan Sawangan
Depok, Beji, Sawah baru.

i. Dampak hasil evaluasi program terhadap pengalaman dan


mutu pembelajaran mahasiswa.
Hasil dari evaluasi program yang diselenggarakan pada
ahir tahun antara lain semua dosen sudah memiliki RKPKPS dan
SAP sebelum memulai proses perkuliahan. Proses validasi soal
Ujian juga sudah mulai dilaksanakan untuk melihat sejauh mana
relevansi SAP yang telah disusun dengan penyajian materi
perkuliahan, Lebih tertibnya administrasi akademik dan

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 18


meningkatnya kedisiplinan dalam proses pembelajaran. Hasil
evaluasi program diharapkan ada perbaikan secara menyeluruh
dalam pelayanan akademik.

j. Pengelolaan mutu secara internal pada tingkat Program Studi


(misalnya kajian kurikulum, monitoring dan mekanisme balikan
bagi mahasiswa, dosen dan penguji eksternal).
Program Studi S-1 Ilmu Gizi selalu berkewajiban
membenahi diri sebagai suatu tuntutan dengan meningkatkan
mutu akademik yang dievaluasi secara rutin oleh Gugus Penjamin
Mutu Program Studi dan Fakultas yang dikoordinir oleh Badan
Penjamin Mutu (BPM) UPN “Veteran” Jakarta. Pelaksanaan
evaluasi tersebut menjadi kegiatan rutin pada UPN “Veteran”
Jakarta yang disebut dengan istilah Audit Mutu Akademik Internal
(AMAI). Pelaksanaannya secara rutin setelah ujian akhir
semester (UAS) Genap. Hasilnya dijadikan masukan untuk
memperbaiki dan meningkat kekurang-kekurangan yang masih
ada. Dengan cara ini Program Studi tertantang untuk berubah dan
meningkatkan pelaksanaan kegiatan proses pembelajaran
mengikuti dan menyesuaiakan diri dengan SOP yang terus
berkembang secara inovatif.
Sistem Monitoring dan Evaluasi sudah terlaksana
dengan baik khususnya Evaluasi Dosen Mengajar yang
dilakukan oleh Tim Pelaksana Penjaminan Mutu Fakultas. Materi
yang dinilai oleh Penjamin Mutu adalah keseluruhan pelaksanaan
bidang akademik dan non akademik. hasil dari evaluasi tersebut
akan dilaporkan kepada dekan sebagai tolok ukur keberhasilan
kinerja fakultas. Apabila terdapat hal-hal yang dianggap
kurang berjalan dengan efisien dan efektif maka Dekan akan
mengadakan perbaikan-perbaikan kinerja fakultas.

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 19


Gugus Penjamin Mutu ini berfungsi untuk menjamin
kualitas proses pembelajaran terutama berkaitan dengan
implementasi rencana dan sasaran mutu, serta kinerja Program
Studi, penerapan sistem monitoring dan evaluasi khususnya
penerapan evaluasi dosen mengajar. Adapun yang dinilai oleh
Gugus Penjamin Mutu adalah ketersediaan dan kejelasan
RPKPS Program Studi, kesesuaian antara materi yang
disampaikan dengan GBPP, SAP, silabus, penelitian dan
pengabdian masyarakat yang diwajibkan kepada semua dosen.
Penilaian kinerja dosen juga dilakukan melalui angket yang
disebarkan dan diisi oleh mahasiswa pada akhir mata kuliah
(EDOM). Adapun isi dari angket tersebut mencakup kejelasan
dalam menyampaikan materi, persiapan dan penguasaan
materi kuliah, kesempatan bertanya, kejelasan dalam menjawab
pertanyaan, usaha dalam memotivasi peserta didik, kehadiran,
disiplin waktu mengajar, kesesuaian materi yang dipelajari
dengan yang diujikan, metode pengajaran yang tertuang
didalam angket yang disebarkan kepada mahasiswa berdasarkan
mata kuliah yang diampu dosen pada akhir semester. Penilaian
ini digunakan sebagai evaluasi kinerja dosen setiap semester
sebagai acuan Ketua Program Studi untuk menentukan dosen
pada semester berikutnya. Gugus Penjamin Mutu bertugas
melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kinerja Program
Studi.

k. Hubungan dengan penjaminan mutu pada tingkat lembaga.


Badan Penjaminan Mutu (BPM), yang dibentuk
berdasarkan surat keputusan yayasan Nomor :
SKEP/106/XII/2005 tanggal 29 Desember 2005. Tugas pokok
BPM adalah melaksanakan pengawasan dan penilaian
kualitas penjaminan mutu (quality assurance) pada bidang

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 20


akademik dan non akademik untuk semua fakultas dan Program
Studi. Untuk mengawasi penjaminan mutu di tingkat fakultas dan
Program Studi ini dibentuklah Tim Pelaksana Penjaminan Mutu
(TPPJM) yang bekerja pada level fakultas. Tugas utama TPPJM
ini adalah mengawasi dan menjamin kualitas proses pembelajaran
terutama berkaitan dengan Implementasi Rencana dan Sasaran
Mutu, serta kinerja Program Studi.
Hasil monitoring ini dilaporkan kepada BPM yang
merupakan badan utama dalam pelaksanaan fungsi audit mutu
akademik dan non akademik pada level universitas. Dengan
demikian, kewajiban gugus kendali mutu fakultas dalam kurun
waktu persemester adalah memberikan laporan atas kinerja
Program Studi yang ada di fakultas kepada Badan Penjaminan
Mutu tingkat universitas.

l. Dampak proses penjaminan mutu terhadap pengalaman dan


mutu hasil belajar mahasiswa.
Hasil yang paling konkrit dari proses penjaminan mutu
terhadap pengalaman adalah lebih tertatanya administrasi
akademik dan meningkatnya kedisiplinan dalam proses belajar
mengajar. Ini terlihat dari proses pengumpulan RKPS Program
Studi, standarisasi RKPS Program Studi, kesesuaian antara materi
yang disampaikan dengan GBPP, SAP dan silabus. . Dari
perspektif hasil belajar mahasiswa, proses penjaminan mutu ini
juga telah berdampak pada peningkatan Indeks Prestasi Semester
(Program Studi) mahasiswa persemester. Indikasi lain terdapat
peningkatan partisipasi mahasiswa dalam kegiatan penelitian dan
pengabdian pada masyarakat.

m. Metodologi baku mutu (benchmarking).


Untuk menjamin mutu lulusan agar sesuai dengan yang

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 21


diharapkan oleh pengguna maka dilakukan kegiatan:
a. Kuliah Umum, dengan mengundang dosen tamu dari
kalangan praktisi gizi yang dikemas dalam bentuk seminar.
b. Adanya fasilitas beasiswa bagi staf pengajar/dosen (S2/S3)
untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih
tinggi.
c. Aktif dalam organisasi profesi seperti PERSAGI dan IAKMI.
d. Studi banding ke institusi pendidikan gizi lainnya, yang
sudah dilakukan antara lain ke UGM, dan UI, rencana ke depan
akan studi banding juga ke IPB yang terakreditasi A.

n. Pengembangan dan penilaian pranata kelembagaan.


Program Studi S-1 Ilmu Gizi diberi hak dan kewenangan
untuk mengatur dan mengembangkan pranata kelembagaan
yang selaras dengan pranata diatasnya. Pengembangan ini
diharapkan untuk mendorong inovasi dan kreativitas dalam
menangkap peluang agar Program Studi semakin berkembang
dan menjadi unggul pada masa yang akan datang.
Pengembangan pranata kelembagaan dilakukan dengan
perencanaan yang matang dengan melibatkan semua komponen
civitas academica baik secara langsung maupun tidak langsung.
Penilaian secara internal dilakukan oleh tim dosen inti Program
Studi dan secara eksternal dilakukan oleh TPPJM FIKES untuk
menjamin pranata yang dikembangkan sejalan dengan visi dan
misi.

o. Evaluasi internal yang berkelanjutan.


Program studi S - 1 Ilmu Gizi melakukan evaluasi internal
secara berkelanjutan dan berkala setiap akhir semester. Dalam
rapat evaluasi ini, masalah yang ditemukan selama satu semester
dibahas dan dicarikan solusinya. Rapat evaluasi ini memberikan

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 22


dampak yang sangat signifikan bagi peningkatan kualitas Program
Studi, terutama peningkatan dalam proses belajar mengajar
dimana kedisiplinan mengajar dosen dan kedisiplinan mahasiswa
meningkat dari waktu ke waktu.

p. Pemanfaatan hasil evaluasi internal dan eksternal/akreditasi


dalam perbaikan dan pengembangan program.
Hasil evaluasi secara internal dimanfaatkan untuk
pengembangan kurikulum berbasis kompetensi dan perbaikan
administrasi akademik. Sedangkan hasil evaluasi secara
eksternal digunakan untuk perbaikan Program Studi kedepannya.
Hasil evaluasi untuk bidang non-akademik seperti fasilitas dan
sarana/prasarana akan menjadi bahan untuk pembuatan
proposal perbaikan sarana prasarana yang akan diusulkan ke
pihak universitas. Beberapa hasilnya sudah terlihat seperti
penambahan jumlah buku (referensi) pada perpustakaan.

q. Kerjasama dan kemitraan instansi terkait dalam pengendalian


mutu.
Melakukan kerjasama penelitian antara Program Studi
dengan pemerintah dan swasta yang melibatkan mahasiswa,
diharapkan dapat melihat secara langsung kesesuaian standar
mutu yang dimiliki oleh mahasiswa pada saat menempuh
pendidikan di bangku kuliah dengan pekerjaan yang akan
dihadapi. Pengamatan secara objektif selama proses kerjasama
berlangsung yang dilakukan mitra kerja diharapkan dapat
memberi masukan kepada Program Studi untuk melakukan
pembenahan bila terdapat kekurangan. Adapun jenis kerja
sama yang dilakukan antara lain :
a. Kerja sama penelitian berkaitan dengan keilmuan Gizi terkini
baik pemerintah maupun swasta.

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 23


b. Praktik Lapangan atau magang, kerjasama dengan Instansi
Pemerintah dan Swasta.
c. Seminar, untuk peningkatan kompetensi keterampilan
mahasiswa maupun dosen serta guna menyesuaikan dengan
perkembangan ilmu.
d. Kerjasama dengan institusi profesi pendidikan gizi.
e. Pengabdian pada masyarakat di daerah sekitar lingkungan
kampus FIkes UPNVJ.

Deskripsi Analisis SWOT dari Komponen B:


Tata Pamong, Kepemimpinan, Sistem Pengelolaan dan Penjamin
Mutu dan Sistem Informasi
Faktor Internal Faktor eksternal
Kekuatan Kelemahan Peluang Ancaman
a. Adanya statuta yang a.Pelayanan a. Adanya regulasi a. Persaingan
berfungsi sebagai administrasi yang otonomi ketat antar PT
pedoman dasar diberikan penyelenggaraan dalam
menyusun rencana Program Studi S- program pengelolaan
dan pengembangan 1 Ilmu Gizi perlu pendidikan Gizi program.
Program Studi Ilmu ditingkatkan lagi memungkin kan b. Pengadaan
Gizi. b. Kinerja Staf Program Studi dan
b. Adanya struktur administrasi lebih fokus pada pemeliharaan
organisasi dan tata pada dekanat kegiatan sistem
kerja yang jelas belum dievaluasi akademik. informasi
c. Kerjasama yang baik secara efektif b. Kesempatan kerja dengan
dengan instansi ter- c. Jumlah dosen sama dengan teknologi
kait dapat meningkat- yang memiliki instansi terkait standar
kan keterampilan jabatan terbuka lebar membutuhkan
mahasiswa akademik masih c.Terbuka dana yang
d. Dosen yang butuh tambahan kesempatan bagi cukup besar

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 24


mengajar telah d.Sarana dosen untuk
sesuai dengan perpustaka-an mengikuti
keahlian. dan laboratorium penelitian di
dalam proses berbagai lembaga
e. Sistem untuk terkait.
pendelegasian pemenuhan d. Banyak pihak yang
wewenang dan kebutuhan. memberikan
sistem distribusi e. SDM untuk masukan
beban kerja sudah pengembangan mengenai sistem
sesuai dengan sistem infor-masi informasi sehingga
keahlian baik untuk dapat
f. Adanya Badan pengelolaan dikembangkan
Penjaminan Mutu maupun untuk lebih baik
Universitas dan Tim pembelajaran
Penjamin Mutu masih
Program Studi untuk membutuhkan
pengendalian mutu pelatihan.
akademik
g. Adanya mekanisme
monitoring terhadap
kegiatan proses
belajar mengajar
yang dilaksanakan
secara berkala setiap
akhir semester
genap.
h. Sarana dan
prasarana sistem
informasi sesuai
kebutuhan
i. Tersedianya jaringan

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 25


internet seperti hot
spot dan LAN

Komponen C. Mahasiswa dan Lulusan


1. Sistem rekrutmen dan seleksi calon mahasiswa.
Prosedur pendaftaran dan penerimaan mahasiswa baru
dimulai dengan pembelian formulir, pengisian formulir dan
penyerahan berkas pengisian formulir yang dilengkapi dengan
dokumen yang disyaratkan seperti ijazah SMU, transkrip nilai, dan
pasfoto. Dokumen/berkas tersebut diserahkan ke bagian
pendaftaran di tingkat Universitas UPN “Veteran” Jakarta (jajaran
Wakil Rektor III). Setelah berkas mahasiswa lengkap maka
diadakan tes seleksi masuk meliputi mata ajar Bahasa Indonesia,
Bahasa Inggris dan Potensi Akademik, Wawancara serta Test
Kesehatan dan Test Bebas Narkoba dilaksanakan di Poliklinik
UPN ‘Veteran’ Jakarta. Berdasarkan hasil ujian tersebut panitia
seleksi yang dipimpin oleh Wakil Rektor III, menilai dan
menetapkan mahasiswa yang lulus seleksi. Batasan nilai untuk
Prodi Gizi adalah minimal 45. Kemudian ditetapkan melalui
keputusan Rektor dan diumumkan melalui papan pengumuman di
tempat yang telah ditentukan, atau dapat mengakses website
www.upnvj.ac.id diumumkan melalui papan pengumuman di
Program Studi/Fakultas.
Calon mahasiswa Program Studi S-1 Ilmu Gizi reguler yang
diterima adalah dengan latar belakang pendidikan Sekolah
Menengah Umum (SMU) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
yang sesuai dengan Program Studi. Proses penerimaan dan
seleksi calon mahasiswa dilakukan sesuai dengan sistem
penerimaan mahasiswa baru yang berlaku di Universitas
UPN’Veteran” Jakarta.

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 26


Penyebaran informasi dalam penerimaan mahasiswa baru
secara luas berupa leaflet, brosur, mengunjungi lokasi SMU di
sekitar Jabodetabek dan berbagai instansi pemerintahan, swasta,
organisasi profesi, dan sebagainya. Selain itu dengan memasang
Spanduk Promosi di lokasi strategis; menyediakan tempat dan
waktu untuk berkonsultasi melalui website: www upnvj.acid.
Aktivitas dosen, mahasiswa, dan alumni serta melalui kegiatan
pengabdian kepada masyarakat dan media cetak serta radio,
majalah, dan TV lokal.

2. Profil mahasiswa: akademik, sosio-ekonomi, pribadi (termasuk


kemandirian dan kreativitas).
Profil mahasiswa Program Studi S-1 Ilmu Gizi dianalisis
berdasarkan data sosio-ekonomi yaitu berasal dari masyarakat
menengah dan tersebar dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok,
Tangerang, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sumatra.
Data yang ada memperlihatkan, jumlah calon mahasiswa dari
tahun ke tahun cenderung meningkat. Minat calon mahasiswa
tersebut juga didorong oleh nama UPNVJ yang sudah dikenal oleh
masyarakat.
Berkaitan dengan aspek sosial- ekonomi, UPNVJ melalui
FIKES dan turun ke Program Studi memberikan kebijakan untuk
meringankan biaya pendidikan misalnya dengan pembayaran uang
pangkal dan uang kuliah dapat diangsur sebanyak 4 kali,
mengusahakan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi namun
kurang mampu secara ekonomi. Beasiswa tersebut berasal dari
yayasan YKPP. Upaya yang dilakukan ini telah memberikan hasil
yang positif bagi mahasiswa dalam proses belajar dan dapat
meyelesaikan studinya dengan tepat waktu.
Untuk menjaga mutu lulusan, Program Studi selalu berupaya
mengikuti perkembangan teori dan isu yang berkembang dalam

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 27


Ilmu Gizi, dengan memperhatikan kebutuhan pasar yang sangat
dinamis. Dengan demikian, diharapkan para lulusan siap terjun
ke dunia kerja. Data yang ada menunjukkan meningkatnya prestasi
akademis mahasiswa, hal Ini terlihat dari IPK rata-rata mahasiswa
sampai dengan semester 4 sebesar ≥ 3.

3. Keterlibatan mahasiswa dalam berbagai komisi yang relevan.


Program Studi selalu mengadakan kegiatan yang
melibatkan mahasiswa dalam berbagai kegiatan ilmiah seperti
seminar, kuliah umum, lokakarya dan sebagainya. Hal ini
dilakukan untuk menciptakan suasana akademik yang kondusif dan
menjadikan kampus sebagai tempat kegiatan ilmiah. Disamping itu,
mahasiswa dapat mengikuti kegiatan organisasi kemahasiswaan
seperti Himpunan Mahasiswa Ilmu Gizi (HIMAGI) serta aktif dalam
berbagai kegiatan seminar mahasiswa, diskusi ilmiah,
pengabdian masyarakat dan penyuluhan. Keaktifan mahasiswa
dalam kegiatan-kegiatan ini membawa dampak positif pada
proses pembelajaran yang semakin baik, terutama pada:
a. Pengembangan keterampilan m a h a s i s w a d a l a m organisasi
menunjang kompetensi dan pembekalan mutu lulusan.
b. Keberanian m a h a s i s w a d a l a m mengemukakan penda-
pat dan berargumentasi pada kegiatan diskusi
b a i k antar mahasiswa, atau antar mahasiswa dan dosen.
c. M a h a s i s w a m e m i l i k i p e n i n g k a t a n k u a l i t a s wawasan
ilmiah, kreativitas, serta bakat dan minat mahasiswa.

4. Kegiatan ekstra-kurikuler.
Kegiatan ekstrakurikuler sangat membantu meningkatkan
kemampuan mahasiswa dalam minat dan bakat mahasiswa.
Kegiatan ini dikoordinir oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 28


Universitas yang terdiri dari kegiatan seni, olahraga dan
kerohanian. Program Studi S-1 Ilmu Gizi sebagai ujung tombak
Universitas terus berupaya mendorong agar mahasiswa aktif dalam
kegiatan ekstra kurikuler dengan memberikan dukungan berupa
fasilitas sarana prasarana dan dukungan dana untuk kelancaran
kegiatan mahasiswa tersebut. Kegiatan ekstra kurikuler dikelola
oleh himpunan mahasiswa yang menyelenggarakan berbagai
kegiatan-kegiatan seperti bakti sosial, partisipasi dalam seminar
nasional, dan lain sebagainya. Kegiatan ekstra-kurikuler yang lebih
terspesialisasi diselenggarakan oleh organisasi kemahasiswaan
tingkat universitas seperti sanggar seni tari, paduan suara,
kerohanian dan lain sebagainya. Beberapa prestasi yang telah
diraih oleh mahasiswa Program Studi S-1 Ilmu Gizi dalam
kegiatan-kegiatan ekstra-kurikuler ini seperti Lomba Bela Diri,
Lomba Softball, Lomba Masak, dan Penampilan dalam Seminar
Nasional Pangan Gizi dalam kreatifitas seni tari dan vocal group.

5. Keberlanjutan penerimaan mahasiswa (minat calon mahasiswa


dan kebutuhan akan lulusan Program Studi).
Mahasiswa Program Studi S-1 Ilmu Gizi adalah mahasiswa
yang memiliki minat yang besar pada Program Studi. Hal ini
terbukti dari jumlah mahasiswa baru yang dari TA 2011/2012
berjumlah 65 mahasiswa, meningkat pada TA 2012/2013 menjadi
72 mahasiswa dan pada TA 2013/2014 berjumlah 80 mahasiswa.
Program Studi Ilmu Gizi sebagai penyelenggara
pendidikan diharapkan dapat memberikan hasil yang positif
terhadap keberlanjutan atas peningkatan jumlah calon mahasiswa.
Untuk mempertahankan keberlanjutan penerimaan mahasiswa
tersebut, program studi selalu melakukan evaluasi dan
memperbaiki kualitas bidang akademik dan non akademik. Dengan

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 29


demikian, minat dan ketertarikan mahasiswa terhadap Program
Studi Ilmu Gizi di UPN “Veteran” Jakarta semakin meningkat.

6. Pelayanan untuk mahasiswa:


a. Bantuan tutorial yang bersifat akademik.
Bantuan tutorial yang bersifat akademik yang diberikan
kepada mahasiswa dilakukan dengan melibatkan dosen
Pembimbing Akademik serta Ka.Program Studi S-1 Ilmu Gizi aktif
memantau proses pembelajaran dan hasil yang diperoleh
mahasiswa. Untuk bimbingan akademik yang dilakukan dengan
Dosen Pembimbing Akademik sudah mulai pada awal semester.
Mahasiswa baru pada awal tahun ajaran semester awal diberikan
mata ajar paket dengan jumlah 20-22 SKS, demikian pula untuk
semester genap pada tahun ajaran yang sama. Untuk tahun ke-2,
jumlah SKS yang boleh diambil mahasiswa tergantung dari IPS
yang diperoleh sebelumnya. Apabila IPS mahasiswa tersebut ≥ 3,
maka dibolehkan mengambil mata ajar maksimal 24 SKS.
Dosen pembimbing Akademik (PA) akan memonitor proses
pembelajaran mahasiswa pada saat perkuliahan berlangsung,
sehingga dosen PA dapat segera mengetahui apabila ada
mahasiswa yang mempunyai masalah akademik dengan dosen,
dan segera akan diberikan untuk memperoleh solusi. Dengan
pemberian bimbingan dan konseling ini diharapkan dapat
membantu mahasiswa yang bermasalah sehingga prestasi
akademik mahasiswa dapat meningkat dan mahasiswa tersebut
dapat dapat lulus tepat waktu dengan IPK yang tinggi.

b. Informasi dan bimbingan karir.


Program Studi S-1 Ilmu Gizi selalu memberikan informasi-
informasi dan wawasan kepada mahasiswa yang berkaitan dengan
peluang pekerjaan lulusan, bagaimana cara mahasiswa dalam

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 30


pengembangan karir yang sesuai dengan keilmuannya. Salah satu
upaya yang ditempuh adalah memberikan penambahan
pengetahuan dan pemahaman yang mendalam dengan cara
mengundang perwakilan dari instansi pemerintah atau Rumah Sakit
yang memberikan pembekalan kepada para calon lulusan.
Disamping itu, Program Studi juga memberikan kesempatan
kepada mahasiswa untuk melakukan Praktikum / Praktek Kerja
Lapangan sesuai dengan muatan mata ajar seperti Praktikum
Pengelolaan Gizi Institusi, Praktik Gizi Matra, Praktik Laboratorium
kimia dan Praktik Pengalaman Belajar Lapangan di Balai Gaky
Magelang dan Puskesmas Matrijeron Jogjakarta.

c. Konseling pribadi dan sosial.


Dari hasil pemantauan Ka.Program Studi yang setiap waktu
berusaha dapat memantau aktivitas mahasiswa terutama dalam
proses pembelajaran Kampus. Dari Indeks Prestasi (IP) mahasiswa
yang ditemukan rendah atau menurun, diberikan konseling baik
oleh pembimbing akademik dan juga Ka.Program Studi. Bagi
mahasiswa yang dinilai menghadapi masalah pribadi dan masalah
sosial lainnya yang dipandang membutuhkan konseling lebih fokus,
maka konseling mahasiswa dilaksanakan oleh psikolog. Dengan
pemberian bimbingan dan konseling ini diharapkan dapat
membantu mahasiswa yang bermasalah sehingga prestasi
akademiknya dapat meningkat.

7. Kompetensi dan etika lulusan yang diharapkan.


Dengan komitmen: (1) Melalui program rekrutmen dan seleksi
penerimaan mahasiswa baru yang dilakukan melalui tes potensi
akademik dan tes kesehatan, diharapkan proses pembelajaran dapat
berjalan sesuai kalender akademik. (2) Dengan kurikulum Program
Studi S-1 Ilmu Gizi yang selalu disesuaikan dengan kebutuhan

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 31


perkembangan ilmu dan teknologi yang dapat diaplikasikan dalam
proses pembelajaran, diharapkan para lulusan memperoleh kompetensi
yang dibutuhkannya saat terjun ke dunia kerja. (3) Dengan
dilaksanakannya monitoring hasil proses pembelajaran, memberikan
bimbingan dan konseling kepada mahasiswa, permasalahan yang
diperkirakan akan mengganggu proses pembelajaran, diharapkan
dapat menjadi solusi.

Dengan komitmen di atas, Program Studi S-1 IlmuGizi diharapkan


mampu menghasilkan lulusan yang bermutu tinggi/unggul dan memiliki
kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan pemangku
kepentingan. Dengan komitmen dan upaya yang telah dilakukan itu,
maka Program Studi S-1 Ilmu Gizi memiliki harapan untuk mendapat
lulusan yang memiliki :
E. Kompetensi Bidang Gizi Kesehatan Masyarakat
F. Kompetensi Bidang Gizi Klinik
G. Kompetensi Pendukung seperti Komunikasi, Bahasa Inggris dan
Manajemen yang akan sangat bermanfaat dalam mengatasi
berbagai masalah khususnya dalam bidang Gizi.

8. Hasil pembelajaran:
a. Kompetensi yang dicapai dibandingkan dengan yang
diharapkan.
Pada umumnya mahasiswa Program Studi S-1 Ilmu Gizi
memiliki kompetensi sesuai dengan kompetensi yang
diharapkan. Hal ini dilihat dari perkembangan rata-rata IPS yang
diperoleh mahasiswa rata-rata 3.00, dan setiap semester rata-
ratanya terus meningkat. Hal ini menunjukkan bahwa
mahasiswa mampu belajar dengan baik dan bersungguh-
sungguh untuk mencapai kompetensi yang sudah ditetapkan
oleh Program Studi, walaupun masih ada beberapa mahasiswa

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 32


yang belum dapat memiliki kompetensi yang diharapkan
dimaksud. Oleh sebab itu Program Studi selalu melakukan
evaluasi dan memperbaiki kualitas proses pembelajaran,
sehingga dapat tercapainya kualitas lulusan yang sesuai
dengan kompetensi yang diharapkan.

b. Kesesuaian kompetensi yang dicapai dengan tuntutan dan


kebutuhan pemanfaat lulusan.
Program Studi S-1 Ilmu Gizi belum memiliki lulusan akan
tetapi merencanakan untuk melakukan studi pelacakan (tracer
study) dengan cara penyebaran kuesioner kepada alumni dan
instansi tempat alumni bekerja atau pihak pengguna dengan
kuesioner dibawah) yang berpedoman pada : metode, proses
dan mekanisme kegiatan studi pelacakan tersebut. Dari hasil
kuesioner tersebut nantinya akan diperoleh hasil bahwa
persentase lulusan yang bekerja pada bidang yang sesuai
dengan keahliannya.

c. Data tentang kemajuan, keberhasilan, dan kurun waktu


penyelesaian studi mahasiswa (termasuk IPK dan yudisium
lulusan). (belum mempunyai lulusan)

d. Kepuasan lulusan.(belum mempunyai lulusan)

9. Kepuasan pemanfaatan lulusan dan keberlanjutan penyerapan


lulusan. (belum punya lulusan)

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 33


10. Produk Program Studi berupa model-model, karya inovatif, hak
paten, hasil pengembangan prosedur kerja, produk fisik
sebagai hasil penelitian. (belum ada produk atau karya)

Deskripsi Analisis SWOT dari Komponen C:


Mahasiswa dan Lulusan

Faktor Internal Faktor eksternal


Kekuatan Kelemahan Peluang Ancaman
a. Adanya seleksi ujian masuk , a. Mahasiswa a. Tersedianya a. Tingginya
meningkatkan kualitas calon belum beasiswa tingkat
mahasiswa yang di terima banyak yang atau persaingan
b. Peningkatan jumlah mengikuti keringanan antar PT
mahasiswa baru cukup kegiatan biaya kuliah yang
signifikan dari tahun ke tahun kompetisi dan untuk memilki
menunjukkan keper-cayaan organisasi di kalangan Program
masyarakat terhadap luar kampus. keluarga Studi yang
Program Studi Gizi UPNVJ UPN sama
cukup tinggi b. Peluang kerja b. Tingginya
c. Adanya peningkatan rata IPS bagi tenaga tingkat
setiap semester (≥ 3). kesehatan persaingan
d. Adanya kesempatan sangat lulusan
meningkatkan kemampuan terbuka lebar dari PT
Bahasa Inggris dievaluasi baik dalam yang

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 34


melalui tes TOEIC maupun luar sudah
negeri mapan.

Komponen D. Sumber Daya Manusia

1. Sistem rekrutmen dan seleksi dosen dan tenaga pendukung.


Sistem rekrutmen dosen dan tenaga pendukung diatur
dalam surat keputusan Rektor dengan nomor: SKEP/063/III/2008
tentang Standar Penerimaan Dosen Tetap dan surat keputusan
Yayasan Nomor : Kep/11/YKPP/III/2008 tanggal 5 Maret 2008
tentang Peraturan Kepegawaian Badan Pelaksana Pendidikan.
SKEP/063/III/2008 menjabarkan kualifikasi dosen tetap, baik
kualifikasi administrasi maupun kualifikasi akademik, juga
menjelaskan kriteria seleksi administrasi dan penilaian kompetensi.
Demikian pula mengatur alur dan prasyarat untuk pengadaan
dosen tetap dan penerimaan dosen tetap. Alur penerimaan dosen
dibagi dalam beberapa tahapan, diawali dari permohonan
pengadaan dosen tetap yang diajukan oleh Program Studi S-1 Ilmu
Gizi ke FIKES. Selanjutnya FIKES melakukan evaluasi sesuai
dengan peraturan yang ada kemudian diajukan ke Rapat
Universitas (Pangkar) untuk mendapatkan persetujuan dari Rektor
sebagai Calon Pegawai Tetap Organik. Setelah melalui evaluasi
selama 1 tahun (2 semester) diajukan kepada Yayasan sebagai
Dosen Tetap.
Sistem seleksi dan rekrutmen juga diatur dalam keputusan
Yayasan Nomor : Kep/11/YKPP/III/2008 tanggal 5 Maret 2008
tentang Peraturan Kepegawaian Badan Pelaksana Pendidikan. Bab
II Keputusan Yayasan tentang Kepegawaian Badan Pelaksana
Pendidikan tersebut menguraikan hal-hal yang berkaitan dengan
sistem penerimaan dosen di lingkungan UPN “Veteran” Jakarta,
menjelaskan pula beberapa aspek dalam Bab penerimaan. Tujuan

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 35


penerimaan atau rekruitmen dosen dinyatakan dalam Pasal 7.
Khusus untuk sumber penerimaan dosen dijelaskan dalam Pasal 8,
sedangkan Pasal 9 dan 10 Bab II menjelaskan persyaratan,
prosedur, wewenang dan tanggung jawab dalam hal penerimaan
dosen.

2.Pengelolaan dosen dan tenaga pendukung.


Pengelolaan dosen dan tenaga pendukung Program Studi
S1 Ilmu Gizi meliputi penempatan, pengembangan, retensi dan
pemberhentian. Penempatan dosen pada program studi
dilaksanakan sesuai kualifikasi pendidikan, keahlian serta
pengalaman yang dimilikinya. Selain itu penempatan dosen juga
disesuaikan dengan visi misi dan kurikulum pogram studi.
Pengembangan dosen dan tenaga penunjang dilakukan dengan
memberikan pembekalan melalui program Pendidikan dan
Pelatihan Awal (Dikwal).Pendidikan bergelar berupa pendidikan (S2
dan S3) bagi dosen dan pendidikan D3, S1 dan S2 bagi tenaga
pendukung, serta pendidikan non gelar yaitu
pelatihan,kursus,seminar, workshop, studi banding baik dilakukan
dalam negeri maupun luar negeri.
Saat ini, pada Program Studi Gizi ada 3 (tiga) orang dosen
tetap yang sedang menempuh pendidikan S-2. Secara berjenjang
dan bertahap, diharapkan kedepan akan ada beberapa dosen tetap
lain yang mengikuti pendidikan S-3. Hal ini penting karena dapat
meningkatkan kualitas pendidikan dan pengajaran Program Studi
Gizi.
Penempatan dosen pada program studi disesuaikan dengan
kualifikasi pendidikan, keahlian serta pengalaman yang dimilikinya,
juga disesuaikan dengan visi misi dan kebutuhan kurikulum
program studi. Upaya untuk mempertahankan dosen, Program
Studi S-1 Ilmu Gizi sesuai dengan Kep/11/YKPP/III/2008

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 36


memberikan insentif baik yang bersifat material dan non material.
Bentuk insentif material berupa penghasilan dan kesejahteraan.
Penghasilan terdiri dari penghasilan tetap (gaji) dan penghasilan
tidak tetap (tunjangan jabatan struktural, honorarium mengajar,
honor vakasi, uang lembur, uang transport, honor kepanitiaan dan
lainnya) sementara dalam bentuk kesejahteraan diberikan sesuai
dengan kemampuan UPN “Veteran” Jakarta yang berupa beasiswa
pendidikan S2/S3, perawatan kesehatan, bantuan premi asuransi,
santunan, penghargaan dosen berprestasi dan uang kesejahteraan
akhir tahun. Adapun insentif non material antara lain pembinaan
mental kerohanian, cuti dan pembinaan jasmani. Di samping itu
Program Studi Gizi setiap satu tahun sekali mengadakan kegiatan
bersama seperti out-bound, dan buka puasa bersama antara
pimpinan, staf, dosen, dan tenaga kependidikan. Sedangkan untuk
pemberhentian dosen dan tenaga pendukung dijelaskan pada BAB
VI yang terdiri dari beberapa pasal terkait, yakni pasal 36
menyatakan tujuan pemberhentian, pasal 37 adalah dasar
pemberhentian yang dibagi menjadi dua kategori yaitu ;
pemberhentian secara hormat dan secara tidak terhormat, pasal 38
menyatakan pemberhentian dikarenakan masa batas maksimum
usia pensiun atau purna tugas. Batas maksimum untuk dosen
sesuai dengan jabatan akademiknya. Lektor kepala adalah 65
tahun dan Guru Besar 70 sedangkan tenaga kependidikan PTY
dan PNS adalah 56 tahun. Untuk hak dari pegawai yang terkena
pemberhentian diuraikan dalam pasal 39. Terakhir yang terkait
dengan masalah pemberhentian dosen terdapat dalam pasal 40
yaitu mengenai prosedur, wewenang dan tanggung jawab dalam
hal pemberhentian dosen di lingkungan UPN “Veteran” Jakarta.

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 37


3.Profil dosen dan tenaga pendukung: mutu, kualifikasi,
pengalaman, ketersediaan (kecukupan, kesesuaian, dan rasio
dosen-mahasiswa).
Program Studi S-1 Ilmu Gizi memiliki 10 dosen dosen tetap
dengan pembagian 7 dosen tetap yang bidang keahliannya linier
dan sesuai dengan Program Studi dengan 8 orang yang memiliki
kualifikasi S-2, 2 (dua) orang yang memiliki kualifikasi S-1 (dalam
proses S-2). Jumlah mahasiswa Program Studi S-1 Ilmu Gizi
mencapai 200 mahasiswa, maka rasio dosen dan mahasiswa saat
ini adalah 1 : 20 orang. Dari rasio tersebut terlihat bahwa jumlah
dosen Program Studi S-1 Ilmu Gizi memenuhi rasio. Kualifikasi
pendidikan dosen tetap S3 jumlahnya masih kurang.
Pengembangan dosen tetap untuk meningkatkan pendidikan
lanjutan S2 sudah cukup.
Delapan dosen tetap Program Studi S-1 Ilmu Gizi, bidang
keahliannya satu dengan lainnya spesifik. Untuk mata kuliah Gizi
Kesehatan Masyarakat diampu 3 (tiga) orang dosen ; kelompok
Mata Kuliah Gizi klinis diampu 2 (dua) orang dosen ; dan kelompok
Mata ajar kuliah pangan diampu oleh 3 (tiga) pengampu. Delapan
dosen tetap ini merupakan dosen aktif setiap semester.
Untuk tenaga pendukung, pengelolaannya bergabung
dengan Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan. Tenaga Pustakawan terdiri
dari 1 (satu) orang dengan kualifikasi S-1 dan kualifikasi D-III
sebanyak 3 (tiga) orang. Tenaga kependidikan bidang akademik
dan non akademik 1 (satu) orang. Tenaga lainnya adalah Pekarya
sebanyak 3 orang.

4.Karya akademik dosen (hasil penelitian, karya lainnya)


Sesuai dengan tuntutan Tri Dharma Perguruan Tinggi salah
satunya adalah dosen wajib melakukan penelitian. Dosen didorong

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 38


melakukan penelitian dan mempublikasikan hasilnya baik dalam
bentuk buku maupun jurnal ilmiah. Berdasarkan data dua tahun
terakhir, karya penelitian yang dipublikasikan sebanyak 2 buah
yaitu: Jurnal Ilmiah Kesehatan masyarakat UPN “Veteran” Jakarta 1
buah, APCCN 1 buah.
Karya Ilmiah lainnya diukur dari kegiatan dosen Gizi sebagai
tenaga ahli/pakar di luar kegiatan proses pembelajaran pada
Program Studi S-1 Ilmu Gizi UPN “Veteran” Jakarta.

5.Peraturan Kerja dan Kode Etik.


Peraturan Kerja dan Kode Etik di Lingkungan Program Studi
Gizi tertuang dalam Surat Keputusan Rektor UPN “Veteran” Jakarta
Nomor : Skep/163/XII/2004, tanggal 21 Desember 2004 tentang
tugas pokok, wewenang dan tanggung jawab serta Kode Etik
Tenaga Pengajar di lingkungan UPN “Veteran” Jakarta. Program
Studi S1 Ilmu Gizi juga membuat pedoman-pedoman peraturan
tentang : Pedoman pembuatan SAP, silabus dan RPKPS, pedoman
bimbingan dan pembuatan laporan skripsi, pembimbingan
akademik, pedoman panduan magang, pedoman praktikum Gizi
Institusi dan Pedoman Praktikum Laboratorium.

6.Pengembangan Staf.
Pengembangan staf yang dilakukan oleh Program Studi Gizi
sesuai dengan kebutuhan. Pengembangan keterampilan staf
dilaksanakan dengan memberikan pelatihan-pelatihan untuk
mendukung kinerja dan produktivitas pekerja. Pengembangan staf
dilakukan dengan memberikan pembekalan melalui program
Pendidikan dan Pelatihan Awal (Dikwal) untuk internal Kampus.
Sedangkan Untuk pengembangan staf bergelar akademik berupa
pendidikan S-2 dan S-3, dilakukan dengan memberikan dukungan
untuk sementara ini masih dalam bentuk ijin belajar. Ke depan dan

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 39


secara bertahap diharapkan memperoleh dukungan tugas belajar.
Saat ini ada 3 (tiga) staf pengajar Program Studi Gizi yang sedang
berproses mengikuti pendidikan Strata II Bidang Gizi. Pendidikan
non gelar dilaksanakan dalam bentuk mengadakan dan/atau
mengikuti pelatihan, seminar, workshop dan studi banding baik
dilakukan dalam negeri maupun luar negeri.

7. Keberlanjutan Pengadaan dan Pemanfaatannya.


Pengadaan dosen pada Program Studi S-1 Ilmu Gizi
dikaitkan dengan jumlah mahasiswa. Jumlah dosen saat ini
sebanyak Delapan dosen dan jumlah mahasiswa sebanyak 117
mahasiswa. Pemanfaatannya dilihat dari ratio dosen dan
mahasiswa adalah 1:20. Dengan pertimbangan adanya
keterbatasan fasilitas prasarana dan sarana untuk Program Studi
S1-Ilmu Gizi sudah teralokasi di kampus Fikes Cinere Limo, maka
penerimaan mahasiswa baru ditetapkan berdasarkan kuota yaitu
80 mahasiswa, Dengan demikian berarti keberlanjutan pengadaan
dosen akan disesuaikan dengan kuota dimaksud. Untuk
pengadaan dan pemanfaatan staf sebagai tenaga akademik dan
non akademik didasarkan pada kebutuhan melayani proses
pembelajaran. Saat ini staf akademik dan non akademik berjumlah
1 (satu) orang. Kebutuhan dan pemanfaatan tenaga ini untuk
sementara tidak mengalami perubahan. Yang akan dilakukan
adalah proses peningkatan kualitas pelayanan kepada mahasiswa
meningkat.

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 40


Deskripsi Analisis SWOT dari Komponen D:
Sumberdaya Manusia

Faktor Internal Faktor eksternal


Kekuatan Kelemahan Peluang Ancaman
1. Dosen 1) Jumlah a. Banyaknya a.Honor dosen
Pengampu dosen tetap kesempatan bagi di PT lain relatif
mata kuliah dengan tingkat dosen yang ingin besar
keahlian pendidikan S3 melakukan penelitian b.Dosen pada
sudah sesuai masih belum
b. ada Difasilitasinya dosen PT lain telah
dengan 2) Beberapa oleh fakultas dan memiliki
bidangnya dosen tetap bagian administrasi kualifikasi S-3
2. Kesempat belum memiliki akademik untuk
an kuliah S-2 jabatan akademik meningkatkan jabatan
dan S-3 fungsional.
terbuka b. Kesempatan
kerjasama dengan
instansi lain cukup
besar

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 41


Komponen E. Kurikulum, Pembelajaran, dan Suasana Akademik

a. Kesesuaian dengan Visi, Misi, Sasaran, dan Tujuan.


Guna mendukung pencapaian visi, misi, tujuan dan sasaran
maka kurikulum Program Studi S-1 Ilmu Gizi dirancang dengan
mempertimbangkan berbagai aspek baik kebutuhan intelektual,
praktikal maupun institusional secara berimbang. Penyusunan
kurikulum dilakukan dengan mempertimbangkan masukan dari
nara sumber, umpan balik mahasiswa dan dosen serta stakeholder
lainnya.
Peninjauan kurikulum dilakukan setiap dua tahun sekali
dengan mempertimbangkan dinamika yang berkembang baik
dalam hal keilmuan, kebutuhan praktikal dan institusional dan
ketersediaan sumber daya manusia. Visi Program Studi
direfleksikan melalui rancangan kurikulum yang terdiri dari sebaran
mata kuliah yang diharapkan dapat menghasilkan kompetensi
lulusan sesuai dengan cerminan visi, misi, tujuan dan sasaran
Program Studi Gizi

b. Relevansi dengan tuntutan dan kebutuhan stakeholders.


Dalam rangka mencapai kesesuaian dengan tuntutan dan
kebutuhan stakeholders, Program Studi secara berkala melakukan
peninjauan kurikulum. Kegiatan peninjauan kurikulum ini dilakukan
dengan mengundang beberapa stakeholder, baik dari kalangan
pemerintahan, pihak swasta, alumni dan akademisi. Adapun tujuan
dari peninjauan kurikulum:
a. Mendapatkan masukan dari para stakeholder guna perbaikan
kurikulum
b. Menskenariokan kurikulum yang mencerminkan keunggulan
Program Studi sehingga akan meningkatkan daya saing

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 42


c. Mengetahui kebutuhan dan ekspektasi masyarakat terhadap
lulusan Program Studi S-1 Ilmu Gizi
d. Mengetahui potensi pasar yang bisa dimasuki para lulusan
Program Studi S-1 Ilmu Gizi

Output dari peninjauan kurikulum ini adalah terciptanya


kurikulum baru yang lebih mencerminkan kebutuhan stakeholder
dan kemampuan sumber daya yang ada.

c. Struktur dan Isi Kurikulum (keluasan, kedalaman,


koherensi, penataan/ organisasi).
Struktur dan isi kurikulum telah mencakup mata kuliah wajib
universitas, wajib Program Studi maupun mata kuliah keahlian dari
Program Studi S-1 Ilmu Gizi.

d. Derajat integrasi materi pembelajaran (intra dan antar


disiplin ilmu).
Kurikulum Program Studi S-1 Ilmu Gizi disusun berdasarkan
sasaran kompetensi yang jelas dengan mempertimbangkan
kebutuhan lulusan. Secara internal, mata ajar dalam kurikulum
Program Studi S-1 Ilmu Gizi dirancang untuk memiliki
kesinambungan dan terintegrasi satu dengan yang lain. Hal ini
dapat diperlihatkan dari mata ajar yang menjadi prasyarat dari
mata ajar lainnya. Artinya , setiap mata ajar memiliki potensi yang
diharapkan akan diperoleh mahasiswa dari mata ajar dimaksud.
Karena dalam perkembangannya kajian-kajian dalam Ilmu
Gizi semakin interdisipliner, maka Program Studi mulai
menawarkan mata kuliah mata kuliah pilihan. Namun, mata kuliah-
mata kuliah ini sangat terkait dan sangat membantu mahasiswa
dalam memahami ilmu gizi lebih dalam. Misalnya saja mata kuliah

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 43


gizi estetika, positive deviance, manajemen data dasar gizi, dan gizi
olahraga.
e. Kurikulum Lokal yang sesuai dengan Kebutuhan
Masyarakat Terdekat dan Kepentingan Internal Lembaga.
UPNVJ sebagai universitas binaan Kementerian Pertahanan
Kemananan R.I, Kurikulum Program Studi Gizi dalam banyak hal
juga mencerminkan kebutuhan akan kajian pertahanan yang kuat.
Komponen atau muatan lokal dari kurikulum Program Studi S-1
Ilmu Gizi dirancang dengan didukung mata ajar kajian pertahanan
program Three in One , seperti mata kuliah Wawasan Kebangsaan,
Kepemimpinan dan Pancasila.

f. Mata kuliah pilihan yang merujuk pada harapan/kebutuhan


mahasiswa secara individual/kelompok mahasiswa
tertentu.
Mata ajar pilihan yang ditawarkan pada kurikulum baru
Program Studi S-1 Ilmu Gizi mencerminkan harapan dan
kebutuhan kompetensi mahasiswa terutama akan kemampuan/skill
yang sifatnya lebih teknis. Mata kuliah pilihan yang ditawarkan yaitu
gizi estetika, positive deviance, manajemen data dasar gizi, dan gizi
olahraga.

g. Peluang bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri:


melanjutkan studi, mengembangkan pribadi, memperoleh
pengetahuan dan pemahaman materi khusus sesuai
dengan bidang studinya, mengembangkan keterampilan
yang dapat dialihkan (transferable skills), terorientasikan
ke arah karir, dan pemerolehan pekerjaan.
Kurikulum dan proses pembelajaran pada Program Studi S-1
Ilmu Gizi dirancang sedemikian rupa sehingga mampu memberi
peluang yang besar bagi mahasiswa untuk mengembangkan

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 44


dirinya lebih lanjut baik melalui studi lanjutan ataupun berkarir
secara profesional. Kurikulum pada Program Studi S-1 Ilmu Gizi
memberikan pondasi analisis yang kuat bagi mahasiswa untuk
memahami masalah-masalah Gizi Kesehatan Masyarakat yang
menjadi fokus peminatan mereka, diawali dengan pemahaman
mata ajar dasar-dasar ilmu gizi dan mata kuliah dasar lainnya.
Dengan bekal yang diberikan pada level strata satu ini, para lulusan
memiliki modal analisis yang bagus untuk melanjutkan ke jenjang
pendidikan yang lebih tinggi dan lebih terspesialisasi.
Begitu pula dengan peluang untuk berkarir di dunia
profesional, bekal intelektual yang didapatkan juga memungkinkan
mereka untuk bisa berkembang di dunia kerja. Proses
pembelajaran menitikberatkan pada kemandirian mahasiswa dalam
berkarya seperti pembuatan makalah yang dipresentasikan di
depan kelas, mahasiswa dapat mengemukakan pendapatnya
dengan lugas dan berani. Kewajiban masing-masing mahasiswa
memiliki kompetensi sesuai bidangnya didukung dengan
kemampuan berkomunikasi dan mempromosikan perilaku hidup
bersih dan sehat kepada masyarakat sesuai dengan kelompok
usia.
Selain itu, untuk beberapa mata ajar, Program Studi
memfasilitasi adanya dosen pakar yang memberikan materi
pengayaan terkait dengan mata kuliah tersebut. Dosen pakar ini
biasanya adalah para praktisi, pengambil kebijakan atau akademisi
yang memiliki pengalaman lapangan yang banyak terkait dengan
topik tertentu yang didiskusikan di kelas.

h. Misi pembelajaran
a. Pengembangan/pelatihan kompetensi yang
diharapkan.

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 45


Salah satu misi utama dari Program Studi S-1 Ilmu Gizi
adalah menyelenggarakan proses pembelajaran guna
menghasilkan lulusan yang unggul dalam mengatasi
masalah-masalah Gizi kesehatan masyarakat. Dalam
mengembangkan misi tersebut, Program Studi berupaya
mengembangkan tiga kompetensi yaitu kompetensi utama,
kompetensi pendukung dan kompetensi lainnya.

Kompetensi utama:
a. Kompetensi Bidang Gizi Masyarakat
Memiliki kemampuan mengidentifikasi berbagai
permasalahan gizi masyarakat dan sekaligus berperan
dalam menyelesaikan permasalahan tersebut.

b. Kompetensi Bidang Gizi Klinis


Memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi dan melakukan
proses asuhan gizi terstandar.

c. Kompetensi Bidang Gizi Institusi


Memiliki kemampuan dalam manajemen penyelenggaraan
makanan institusi .

d. Kompetensi Bidang Gizi Pangan


Memiliki kemampuan untuk meningkatkan status gizi
masyarakat melalui intervensi pangan yang bergizi.

Secara administratif akademik, proses efisiensi internal


dapat ditingkatkan melalui penerapan sistem adminsitrasi
akademik yang tekomputerisasi, sehingga pelayanan
kepada mahasiswa lebih cepat seperti pengisian Kartu
Rencana Studi (KRS) dan informasi nilai. Untuk efisiensi
eksternal dapat ditingkatkan melalui kerjasama dengan
pihak luar yang sudah dilakukan oleh Program Studi

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 46


seperti kerjasama dengan RS, Dinas Kesehatan,
Kemenkes, Kemenakertrans dan lembaga lainnya,
dengan tujuan untuk membantu mahasiswa dalam
mengembangkan kompetensinya.

Kompetensi Pendukung
1) Kompetensi dalam hal komunikasi dan bahasa inggris
yaitu memiliki kemampuan untuk berkomunikasi baik lisan
maupun tulisan, melakukan advokasi guna mengatasi
permasalahan gizi di masyarakat, serta kompetensi dalam
hal kemampuan manajemen dan analisis data, yaitu
memiliki kemampuan memahami pentahapan langkah-
langkah yang harus diambil ketika menemukan
permasalahan gizi di masyarakat, menganalisis,
merumuskan solusi dan mengaplikasikan solusi tersebut
sesuai dengan permasalahanya
2) Dalam penyusunan RPKPS, SAP dan materi pembelajaran
disesuaikan dengan kompetensi yang diharapkan dari
setiap mata kuliah. Hal ini menjamin kesesuaian antara
materi dengan tujuan perkuliahan.
3) Monitoring dari Program Studi dilakukan secara berkala
untuk melihat apakah materi mingguan selalu sesuai
dengan rencana perkuliahan yang disusun. Artinya secara
berkala melakukan peninjauan terhadap SAP dan RPKPS
serta bahan ajar untuk disesuaikan. Kesesuaian ini akan
terlihat dari hasil penilaian kinerja dosen oleh mahasiswa
(EDOM).
4) Sistem informasi yang digunakan sudah terkomputerisasi.
Setiap pertemuan perkuliahan dilakukan melalui
Penggunaan LCD. Untuk meningkatkan proses
pembelajaran disediakan 6 unit komputer untuk dosen

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 47


tetap. Program Studi S-1 Ilmu Gizi juga memiliki wireless
dan LAN yang dapat diakses oleh civitas academica
Program Studi S1 Ilmu Gizi.
5) Metode pembelajaran yang digunakan mendorong
mahasiswa berperan aktif dalam proses pembelajaran baik
di dalam kelas maupun di luar kelas. Untuk kegiatan di
dalam kelas, Dosen selalu memberikan kesempatan untuk
bertanya, diskusi, simulasi sehingga suasana perkuliahan
menjadi kondusif. Untuk kegiatan di luar kelas, Program
Studi menyediakan dan memfasilitasi kegiatan magang
dan praktikum mahasiswa di RS, Dinas Kesehatan,
Perusahaaan dan instansi lainnya, sehingga mahasiswa
memiliki rasa percaya diri yang tinggi dalam meningkatkan
kompetensinya.
6) Program Studi melakukan evaluasi kinerja terhadap dosen
yang diberikan kepada mahasiswa melalui kuesioner
kinerja dosen. Evaluasi ini dilakukan setiap akhir semester.
Hasil kuesioner tersebut akan dievaluasi dan ditindaklanjuti
untuk perbaikan proses pembelajaran di masa yang akan
datang dalam rangka memenuhi kepuasan layanan
kepada mahasiswa.

Kompetensi Lainnya
1) Ada 3 (empat) keterampilan umum yang didapat
mahasiswa yang nantinya dapat dialihkan ketika mereka
memasuki dunia kerja yang berbeda dari disiplin keilmuan
mereka yakni kemampuan , komunikasi, analisis dan
problem solving permasalahan gizi Hal ini merupakan
keterampilan umum yang harus dimiliki oleh para lulusan
Program Studi S-1 Ilmu Gizi sehingga lulusan dapat
berdaya saing di dunia kerja.

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 48


2) Setiap mata kuliah yang ditawarkan Program Studi S-1 Ilmu
Gizi memberikan peluang bagi mahasiswa untuk
melakukan analisa mengenai potensi dan kemampuannya.
Upaya Program Studi dalam meningkatkan pemahaman
dan pemanfaatan kemampuan mahasiswa secara mandiri
dilakukan dengan cara menghimbau kepada dosen untuk
selalu membahas dan memberikan feedback atas hasil
evaluasi dan penugasan-penugasan yang dilakukan oleh
mahasiswa. Dengan feedback tersebut, maka mahasiswa
diharapkan dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan
mahasiswa dalam meningkatkan kompetensinya.
3) Pengembangan nilai-nilai mandiri sudah diperkenalkan
kepada mahasiswa melalui sistem perkuliahan problem-
based learning (PBL). Mahasiswa secara aktif mencari
bahan perkuliahan baik sesuai dengan referensi yang telah
diberikan dosen pada silabus atau SAP mata kuliah. Bahan
perkuliahan ini dapat berupa artikel jurnal, buku, hasil
penelitian dan sumber lainnya. Pola pembelajaran seperti
ini secara langsung melatih mahasiswa pada kemampuan
belajar mandiri untuk mencapai
4) Program Studi menghimbau kepada seluruh dosen untuk
turut berpartisipasi dalam mengimplementasikan visi dan
misi UPN “Veteran” Jakarta tentang nilai-nilai kejuangan
Widya Mwat Yasa yang mengandung prinsip dasar
kedisiplinan, moral etika, motivasi dan sikap yang menjadi
kekhasan UPN “Veteran” Jakarta sebagai lembaga di
bawah naungan Yayasan Kesejahteraan Perumahan dan
Pendidikan (YKPP) Kementerian Pertahanan.
5) Peraturan mengenai penilaian dan penyelesaian studi
mahasiswa terdapat di tingkat universitas yang diatur dalam
buku pedoman akademik Universitas yang dikeluarkan oleh

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 49


Biro Admistrasi Akademik dan Buku Pedoman Akademik
Fakultas. Strategi dan metode penilaian kemajuan dan
keberhasilan mahasiswa dilakukan dengan evaluasi studi
mahasiswa setiap semester. Adapun komponen penilaian
meliputi penilaian: kehadiran 10%, tugas mandiri 20%, UTS
30%, UAS 40%. Penilaian hasil ujian dinyatakan dalam
bentuk pengukuran.Cara penilaian seluruh hasil belajar
menggunakan Penilaian Acuan Patokan (PAP) dengan
ketentuan:

Nilai Angka Nilai Mutu Nilai Konversi


80-100 A 4,00
78 – 79 A- 3,70
74 – 77 B+ 3,30
70 – 73 B 3,00
65 – 69 B- 2,70
60 – 64 C+ 2,30
55 – 59 C 2,00
50 – 54 C- 1,70
45-49 D+ 1,30
40-44 D 1,00

6) Penentuan yudisium dilakukan untuk menetapkan keberhasilan


studi mahasiswa, setelah mahasiswa dinyatakan lulus ujian
skripsi dan telah menempuh dan lulus semua mata kuliah
sebanyak 146-150 SKS. Mahasiswa yang telah dinyatakan lulus
akan disahkan dalam SK Yudisium yang ditanda tangani oleh
Rektor UPNVJ dan pelaksanaan yudisium dilakukan sebanyak 2
kali dalam 1 tahun. Predikat kelulusan untuk S1 Ilmu Gizi adalah
sebagai berikut: IPK 2,00 – 2,75 predikat memuaskan; 2,76 –
3,50 sangat memuaskan; 3,51 – 4,00 dengan pujian/ cum laude.

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 50


b. Efisiensi internal dan eksternal.
Efisiensi Internal diukur dari sejauh mana rancangan
kurikulum dan proses pembelajaran memfasilitasi kecepatan lulus
mahasiswa. Rancangan kurikulum yang ada sangat memungkinkan
mahasiswa untuk lulus kurang dari 4,5 tahun. Mata kuliah Praktek
Kerja Lapangan/magang, dilakukan oleh mahasiswa pada masa
liburan semester genap sehingga tidak mengganggu waktu
perkuliahan.
Secara administratif akademik, proses efisiensi internal
dapat ditingkatkan melalui penerapan sistem adminsitrasi akademik
yang tekomputerisasi, sehingga pelayanan kepada mahasiswa
lebih cepat seperti pengisian Kartu Rencana Studi (KRS) dan
informasi nilai. Untuk efisiensi eksternal dapat ditingkatkan melalui
kerjasama dengan pihak luar yang sudah dilakukan oleh Program
Studi seperti kerjasama dengan RS, Dinas Kesehatan, Kemenkes,
Kemenakertrans dan lembaga lainnya, dengan tujuan untuk
membantu mahasiswa dalam mengembangkan kompetensinya.

i. Mengajar :
a. Kesesuaian strategi dan metode dengan tujuan.
Secara umum, perkuliahan disampaikan dengan tatap
muka sebanyak 16 pertemuan termasuk UTS dan UAS. Proses
pembelajaran diawali dengan kontrak perkuliahan yang
disampaikan oleh dosen kepada mahasiswa. Pada pertemuan
tersebut dosen memberikan RPKPS dan SAP kepada
mahasiswa dengan tujuan agar mahasiswa dapat memantau isi
materi perkuliahan dengan RPKPS dan SAP tersebut.

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 51


b. Kesesuaian materi pembelajaran dengan tujuan mata
kuliah.
Dalam penyusunan RPKPS, SAP dan materi
pembelajaran disesuaikan dengan kompetensi yang diharapkan
dari setiap mata kuliah. Dalam menjamin kesesuaian antara
materi dengan tujuan perkuliahan ini, monitoring dari Program
Studi dilakukan secara berkala untuk melihat apakah materi
mingguan selalu sesuai dengan rencana perkuliahan yang
disusun. Dosen secara berkala melakukan peninjauan terhadap
SAP dan RPKPS serta bahan ajar untuk disesuaikan dengan
perkembangan isu-isu yang berkembang. Pada akhir
perkuliahan, dilakukan evaluasi terhadap mahasiswa dengan
pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) dimana soal ujian
harus sesuai dengan materi yang diajarkan kepada mahasiswa
dan dalam hal ini dilakukan validasi soal oleh kaProgram Studi
untuk melihat kesesuaian soal dengan silabus yang diberikan
oleh dosen ajar.

c. Efisiensi dan produktivitas.


Efisiensi dan produktivitas mengajar dapat dilihat dari
sejumlah indikator seperti tingkat penggunaan RPKPS, SAP,
kehadiran dosen, kehadiran mahasiswa, penggunaan buku ajar
dan tingkat kelulusan mahasiswa dalam mata kuliah yang
bersangkutan sesuai dengan kompetensi yang ditetapkan.
Semua indikator ini akan dimonitor dan dievaluasi oleh Kepala
Program Studi setiap semester. Hasil evaluasi akan
ditindaklanjuti dalam rangka upaya berkelanjutan untuk
mencapai sasaran-sasaran yang sudah ditetapkan.

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 52


d. Struktur dan rentang kegiatan mengajar.
Rancangan dan Penyusunan Kurikulum Program Studi
S1 Ilmu Gizi mengacu pada PERMENKES no. 374/
Menkes/SK/III/2007. Kurikulum dirancang berdasarkan sistem
SKS, sehingga mahasiswa yang berprestasi tinggi dapat
menyelesaikan studinya lebih cepat. Satu SKS tatap muka
terjadwal selama 50 menit. Perkuliahan dilaksanakan sesuai
dengan Kalender Akademik UPN Veteran Jakarta dengan
kegiatan belajar mengajar selama satu semester adalah
sebanyak 16 kali pertemuan termasuk UTS dan UAS. Struktur
pengajaran pada Program Studi S1 Ilmu GIzi secara umum
berlangsung baik sesuai alokasi waktu setiap mata kuliah.

e. Penggunaan teknologi informasi.


Dalam rangka meningkatkan proses pembelajaran,
Program Studi S1 Ilmu Gizi memiliki sistem informasi dan
fasilitas pendukung. Adapun sistem informasi yang digunakan
sudah terkomputerisasi melalui SIAKAD UPNVJ . Setiap
pertemuan perkuliahan dilakukan melalui Penggunaan LCD.
Untuk meningkatkan proses pembelajaran disediakan 6 unit
komputer untuk dosen tetap. Program Studi S1 Ilmu Gizi juga
memiliki wireless dan LAN yang dapat diakses oleh civitas
academica Program Studi S1 Ilmu Gizi
j. Belajar:
a. Keterlibatan mahasiswa.
Metode pembelajaran yang digunakan mendorong
mahasiswa berperan aktif dalam proses pembelajaran baik di
dalam kelas maupun di luar kelas. Untuk kegiatan di dalam
kelas, Dosen selalu memberikan kesempatan untuk bertanya,
diskusi, simulasi sehingga suasana perkuliahan menjadi
kondusif. Untuk kegiatan di luar kelas, Program Studi

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 53


menyediakan dan memfasilitasi kegiatan magang dan
praktikum mahasiswa di RS, Dinas Kesehatan, Perusahaaan
dan instansi lainnya, sehingga mahasiswa memiliki rasa
percaya diri yang tinggi dalam meningkatkan kompetensinya.

C. Bimbingan Skripsi.
Salah satu syarat untuk menyelesaikan studi S1 Ilmu Gizi
adalah dengan menyusun Skripsi (Tugas Akhir). Bimbingan
skripsi dilaksanakan oleh Dosen Pembimbing yang telah
ditetapkan oleh Ka.Program Studi. Dalam rangka
mempermudah proses bimbingan disediakan buku pedoman
bimbingan skripsi. Penyusunan skripsi dimulai dari pengajuan
proposal yang disetujui oleh pembimbing kemudian mahasiswa
diarahkan dalam penyelesaian skripsi dalam waktu
penyelesaian 6-12 bulan. Pembimbingan skripsi dilakukan
minimal 8 kali tatap muka, dimana dalam kegiatan konsultasi
tersebut maka mahasiswa wajib membawa buku bimbingan
sebagai bukti telah dilaksanakannya pembimbingan.
Saat ini belum ada yang melakukan tugas akhir jadi
pedoman skripsi sudah dibuat dan sudah disosialisasikan pada
mata kuliah Metodologi Penelitian.

c. Peluang bagi mahasiswa untuk mengembangkan:


1). Pengetahuan dan Pemahaman Materi khusus sesuai bidangnya.
Peluang bagi pengembangan pengetahuan dan pemahaman materi
khusus akan diberikan pada mahasiswa setelah pemilihan topik tugas
akhir dengan bim bingan masing-masing dosen pembimbing untuk
penelaahan materi tugas akhir.

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 54


2). Keterampilan umum yang dapat dialihkan (Transferable)
Ada 4 (empat) keterampilan umum yang didapat mahasiswa yang
nantinya dapat dialihkan ketika mereka memasuki dunia kerja yang
berbeda dari disiplin keilmuan mereka yakni kemampuan bahasa Inggris,
komunikasi, analisis dan problem solving. Hal ini merupakan keterampilan
umum yang harus dimiliki oleh para lulusan Program Studi S1 Ilmu Gizi
sehingga lulusan dapat berdaya saing di dunia kerja.

3). Pemahaman dan Pemanfaatan kemampuan sendiri


Setiap mata kuliah yang ditawarkan Program Studi S1 Ilmu Gizi
memberikan peluang bagi mahasiswa untuk melakukan analisa mengenai
potensi dan kemampuannya. Upaya Program Studi dalam meningkatkan
pemahaman dan pemanfaatan kemampuan mahasiswa secara mandiri
dilakukan dengan cara menghimbau kepada dosen untuk selalu
membahas dan memberikan feedback atas hasil evaluasi dan penugasan-
penugasan yang dilakukan oleh mahasiswa. Dengan feedback tersebut,
maka mahasiswa diharapkan dapat mengetahui kelebihan dan
kekurangan mahasiswa dalam meningkatkan kompetensinya.
4). Kemampuan belajar mandiri
Pengembangan nilai-nilai mandiri sudah diperkenalkan kepada
mahasiswa melalui sistem perkuliahan yang terfokus pada mahasiswa
secara aktif mencari bahan perkuliahan baik sesuai dengan referensi yang
telah diberikan dosen pada silabus atau SAP mata kuliah. Bahan
perkuliahan ini dapat berupa artikel jurnal, buku, hasil penelitian dan
sumber lainnya. Pola pembelajaran seperti ini secara langsung melatih
mahasiswa pada kemampuan belajar mandiri untuk mencapai
kompetensi yang diharapkan.

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 55


5). Nilai, motivasi dan sikap.
Program Studi menghimbau kepada seluruh dosen untuk turut
berpartisipasi dalam mengimplementasikan visi dan misi UPN “Veteran”
Jakarta tentang nilai-nilai kejuangan Widya Mwat Yasa yang mengandung
prinsip dasar kedisiplinan, moral etika, motivasi dan sikap yang menjadi
kekhasan UPN “Veteran” Jakarta sebagai lembaga di bawah naungan
Yayasan Kesejahteraan Perumahan dan Pendidikan (YKPP) Kementerian
Pertahanan. Karena itu bagi civitas akademika budaya disiplin selalu
diterapkan misalnya dengan mengadakan apel pagi bagi karyawan dan
pelatihan inbound outbound bagi mahasiswa untuk menanamkan nilai
kedisiplinan.

11. Penilaian kemajuan dan keberhasilan belajar:


a. Peraturan mengenai penilaian kemajuan dan penyelesaian
studi mahasiswa.
Peraturan mengenai penilaian dan penyelesaian studi mahasiswa
terdapat di tingkat universitas yang diatur dalam buku pedoman akademik
Universitas yang dikeluarkan oleh Biro Admistrasi Akademik dan Buku
Pedoman Akademik Fakultas.
b. Strategi dan metode penilaian kemajuan dan keberhasilan
mahasiswa.
Strategi dan metode penilaian kemajuan dan keberhasilan mahasiswa
dilakukan dengan evaluasi studi mahasiswa setiap semester. Adapun
komponen penilaian meliputi penilaian: kehadiran 10%, tugas mandiri
20%, UTS 30%, UAS 40%. Penilaian hasil ujian dinyatakan dalam bentuk
pengukuran sebagai berikut:
1) Nilai hasil ujian dinyatakan dengan huruf dan nilai bobot

2) Nilai ujian setiap mata kuliah diumumkan secara terbuka dan dilaporkan
dalam bentuk Kartu Hasil studi (KHS)

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 56


3) Cara penilaian seluruh hasil belajar menggunakan Penilaian Acuan
Patokan (PAP) dengan ketentuan:

Nilai Angka Nilai Mutu Nilai Konversi


80-100 A 4,00
78 – 79 A- 3,70
74 – 77 B+ 3,30
70 – 73 B 3,00
65 – 69 B- 2,70
60 – 64 C+ 2,30
55 – 59 C 2,00
50 – 54 C- 1,70
45-49 D+ 1,30
40-44 D 1,00

D. Penentuan yudisium (pernyataan kualitatif dari hasil belajar


seorang mahasiswa pada akhir jenjang pendidikan).
Penentuan yudisium dilakukan untuk menetapkan keberhasilan
studi mahasiswa, setelah mahasiswa dinyatakan lulus ujian skripsi dan
telah menempuh dan lulus semua mata kuliah sebanyak 147 SKS.
Mahasiswa yang telah dinyatakan lulus akan disahkan dalam SK
Yudisium yang ditanda tangani oleh Rektor UPNVJ dan pelaksanaan
yudisium dilakukan sebanyak 2 kali dalam 1 tahun. Predikat kelulusan
untuk S1 Ilmu Gizi adalah sebagai berikut: IPK 2,00 – 2,75 predikat
memuaskan; 2,76 – 3,50 sangat memuaskan; 3,51 – 4,00 dengan pujian/
cum laude.

d. Penelaahan mengenai kepuasan mahasiswa.


Program Studi melakukan evaluasi kinerja terhadap dosen yang
diberikan kepada mahasiswa melalui kuesioner kinerja dosen. Evaluasi ini

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 57


dilakukan setiap akhir semester. Hasil kuesioner tersebut akan dievaluasi
dan ditindaklanjuti untuk perbaikan proses pembelajaran di masa yang
akan datang dalam rangka memenuhi kepuasan layanan kepada
mahasiswa.

12.Sarana yang tersedia untuk memelihara interaksi dosen–


mahasiswa, baik di dalam maupun di luar kampus, dan untuk
menciptakan iklim yang mendorong perkembangan dan kegiatan
akademik/profesional.
Program Studi S1 Ilmu Gizi secara rutin menyelenggarakan
kegiatan-kegiatan akademik yang melibatkan dosen dan mahasiswa,
seperti kegiatan penelitian, pengabdian masyarakat, seminar, kuliah
umum, dialog antara Program Studi dan mahasiswa, inbound mahasiswa
baru maupun kunjungan lapangan serta kegiatan praktikum/magang.
Kegiatan ini melibatkan mahasiswa dan dosen sebagai panitia dan
pelaksana/peserta.
Dengan keterlibatan mahasiswa ini diharapkan terjalin komunikasi dan
kerjasama yang baik antara dosen dan mahasiswa.

13. Mutu dan kuantitas interaksi kegiatan akademik dosen,


mahasiswa dan civitas academica lainnya.
Dalam rangka meningkatkan mutu dan kuantitas interaksi kegiatan
akademik yang melibatkan dosen, mahasiswa dengan sivitas akademika
lainnya, Program Studi mengadakan berbagai kegiatan ilmiah dan non
ilmiah yang melibatkan mahasiswa dan dosen seperti kegiatan-kegiatan
penelitian dan pengabdian pada masyarakat dan juga seminar dan diskusi
yang diselenggarakan dosen dan Program Studi.

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 58


14. Rancangan menyeluruh untuk mengembangkan suasana
akademik yang kondusif untuk pembelajaran, penelitian, dan
pengabdian kepada masyarakat.
Program studi sudah melakukan berbagai upaya untuk
mengembangkan suasana akademik yang kondusif untuk meningkatkan
proses pembelajaran dengan cara sebagai berikut:
a. Adanya peraturan akademik yang ditetapkan untuk mendukung
dan menciptakan suasana akademik di tingkat Universitas,
Fakultas dan Program Studi
b. Melaksanakan penelitian bagi dosen dan mahasiswa,
mengadakan kerjasama dengan instansi lain.
c. Program-program untuk meningkatkan kemampuan akademik
dosen dan mahasiswa, seperti seminar, kuliah tamu, diskusi
ilmiah yang dikelola oleh Himpunan Mahasiswa Gizi (HIMAGI).
d. Meningkatkan sarana dan prasarana yang menunjang kegiatan
akademik seperti kelengkapan laboratorium Gizi.

15. Keikutsertaan civitas academica dalam kegiatan akademik


(seminar, simposium, diskusi, eksibisi) di kampus.
Program Studi selalu mendorong para dosen dan mahasiswa untuk
mengikuti kegiatan-kegiatan seminar, workshop maupun pelatihan yang
diadakan di dalam kampus dan di luar kampus. Program Studi secara
rutin menyelenggarakan seminar yang mengundang seluruh mahasiswa
dan dosen di lingkungan Fakultas maupun Program Studi. Disamping itu,
Program Studi melakukan kerjasama dengan himpunan mahasiswa untuk
menyelenggarakan berbagai kegiatan akademik dan non-akademik
seperti kegiatan bakti sosial, donor darah dan lain sebagainya.

16. Pengembangan kepribadian ilmiah.


Program Studi berupaya mengembangkan kepribadian ilmiah
mahasiswa dengan berbagai kegiatan ilmiah seperti penelitian, seminar,

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 59


diskusi ilmiah dan lainnya. Program Studi menghimbau kepada Dosen
agar memberikan dan melatih pengembangan kepribadian ilmiah
mahasiswa melalui metode pengajaran problem-based learning (PBL)
sehingga mendorong keaktifan mahasiswa untuk bertanya, berdiskusi dan
berani untuk menyampaikan pendapat sehingga mahasiswa memiliki
kompetensi yang diharapkan.

17. Hasil pembelajaran:


a. Kompetensi yang dicapai dibandingkan dengan yang
diharapkan.
Hasil evaluasi proses pembelajaran menunjukkan bahwa
kompetensi yang dicapai sudah sesuai dengan kompetensi yang
diharapkan. Hal ini terlihat dari tingkat kelulusan yang tinggi untuk setiap
mata kuliah terutama untuk mata kuliah yang mendukung kompetensi
utama, pendukung dan lainnya.

b. Kesesuaian kompetensi yang dicapai dengan tuntutan dan


kebutuhan pemanfaat lulusan. (belum ada lulusan)
c. Data tentang kemajuan, keberhasilan, dan kurun waktu
penyelesaian studi mahasiswa (termasuk IPK dan yudisium
lulusan). Belum ada lulusan

d. Kepuasan lulusan. (belum ada lulusan)

18. Kepuasan pemanfaat lulusan dan keberlanjutan penyerapan


lulusan. (belum ada)

19. Produk Program Studi berupa model-model, karya inovatif, hak


paten, hasil pengembangan prosedur kerja, produk fisik sebagai
hasil penelitian.

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 60


Program Studi selalu mendorong para dosen untuk melakukan
penelitian dan mempublikasikan hasil penelitian mereka dalam bentuk
buku ataupun artikel pada jurnal ilmiah. Program Studi juga selalu
berupaya memfasilitasi penerbitan artikel/ buku ini dengan pihak-pihak
terkait.

Deskripsi Analisis SWOT dari Komponen E:


Kurikulum, pembelajaran, dan suasana akademik

Faktor Internal Faktor eksternal


Kekuatan Kelemahan Peluang Ancaman
a) Peninjauan a) Jumlah dan a) Mengacu kepada Skep a.Persaing
kurikulum kompetensi Diknas No. an yang
dilakukan keilmuan 232/U/2000, membuka ketat antar
secara periodik, dosen masih kesempatan bagi PT
mengacu pada perlu Program Studi dengan
kebutuhan dan ditingkatkan. mengembangkan tawaran
perkembangan kurikulum berbasis kurikulum
teknologi. b) Jumlah tulisan kompetensi berbasis
Muatan lokal ilmiah dari b) Perubahan paradigma kompeten
yang ada dalam dosen masih sehat dan IPTEK, si
kurikulum perlu keadaan, keadaan b.Adanya
merupakan ciri ditingkatkan geografis Indonesia Program
khas dari menuntut kesesuaian Studi yang
UPNVJ seperti kurikulum yang relevan serupa yang
Kepemimpinan, dengan kebutuhan telah
Wawasan stakeholder saat ini menggunak
Kebangsaan,ke dan yang akan datang an metode
wirausahaan, c) Perubahan yag sangat Problem

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 61


dan Gizi matra cepat dari teknologi Based
b) Setiap mata informasi. Learning
kuliah memiliki d) Banyaknya referensi (PBL).
SAP dan GBPP terbaru dapat diakses c.
c) Evaluasi GBPP, melalui internet Universitas
SAP dan materi e) Banyaknya penelitian lain banyak
ajar secara yang bisa diikuti oleh mendapatka
berkala dosen maupun n dana dari
d) Tersedia alat mahasiswa baik yang luar untuk
bantu didaai oleh LPPM penelitian
pembelajaran UPNVJ maupun yang
e) Mahasiswa didanai oleh DIKTI.
terlibat aktif f) Dampak globasisasi
dalam dan perkembangan
pembelajaran teknologi informasi
f) Mekanisme membuka kesempatan
bimbingan untuk bertambahnya
peneltian sudah sarana interaksi antara
tertata disertai mahasiswa dengan
panduan yang mahasiswa lain,
jelas. anatara mahasiswa
g) Adanya dengan dosen maupun
pedoman dengan lembaga,
evaluasi ataupun tawaran
kemajuan seminar da lomba
belajar dan ilmiah dari PT atau
penyelesaian instansi lain.
studi.

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 62


Komponen F. Pendanaan, Sarana, dan Prasarana Serta Sistem
Informasi.

1. Sistem Alokasi Dana


Sistem alokasi dana untuk mendukung kegiatan di Program Studi
dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu Program Studi
menyampaikan Rencana Program Kerja dan Anggaran (RPKA) ke
Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan (FIKES). FIKES mengajukan RPKA ke
Universitas melalui Biro Perencanaan Anggaran Keuangan
(Ro.Rengarku) yang selanjutnya dibahas dalam rapat anggaran
bersama dengan pimpinan jajaran Rektorat sebagai penentu kebijakan.
Hasil keputusan rapat anggaran dimuat dalam Program Kerja dan
Anggaran Tahunan (PKAT) yang disahkan oleh Rektor melalui Surat
Keputusan, sebagai dasar untuk pelaksanaan kegiatan Program Studi.
Setelah Program Kerja dan Anggaran (PKA) disahkan, Program Studi
membuat rencana pelaksanaan kegiatan setiap triwulan yang diajukan
ke Dekan kemudian Dekan mendelegasikan kepada Wakil Dekan
(Wadek) II dan diteruskan ke Biro Rengarku untuk diterbitkan Surat
Perintah Pelaksanaan Program (SP3). SP3 yang sudah selesai,
kemudian diproses oleh Biro Rengarku untuk dijadikan Surat
Permintaan Pembayaran Tagihan (SPPT) guna pencairan dana.

2. Pengelolaan dan Akuntabilitas Penggunaan Dana


Pengelolaan keuangan pada Program Studi merujuk pada Surat
Keputusan Ketua Pengurus Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan
Perumahan Nomor: KEP/13/YKPP/III/2008 tanggal 5 Maret 2008 tentang
Peraturan Anggaran dan Keuangan Badan Pelaksana Pendidikan. Surat
Keputusan tersebut digunakan agar dalam mengelola keuangan Program
Studi memenuhi standar kualitas manajemen keuangan. Akuntabilitas
penggunaan dana mengikuti azas-azas, peraturan anggaran dan
keuangan yang dikeluarkan oleh Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 63


Perumahan (YKPP), meliputi: kesederhanaan, sesuai dengan kebutuhan,
terintegrasi, kegunaan, prioritas, urgensi, kehematan, efektifitas dan
efisiensi serta ketaatan kepada kebijakan pimpinan. Pengalokasian dana
Program Studi terdiri dari :anggaran Program Dikjar memuat: honor
dosen, honor vakasi, UTS dan UAS; Anggaran Program Penelitian
memuat kegiatan penelitian dosen dan mahasiswa, sedangkan anggaran
program Abdimas memiputi: kegiatan yang dilaksanakan dosen dan
mahasiswa; Anggaran Program Kemahasiswaan memuat kegiatan
organisasi kemahasiswaan antara lain kegiatan Himpunan Mahasiswa
Gizi di luar kota; Anggaran Program Dukungan memuat kegiatan dosen
Gizi di luar kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi seperti menjadi
narasumber ataupun peserta dalam kegiatan organisasi Asosiasi Institusi
Pendidikan Gizi Indonesia (AIPGI) dan Persatuan Ahli Gizi Indonesia
(PERSAGI), baik dalam kota maupun diluar kota.

3.Keberlanjutan Pengadaan dan Pemanfaatannya


Sebagian besar dana yang diperoleh Program Studi berasal dari
mahasiswa. Pemanfaatannya untuk mendukung kegiatan belajar
mengajar mahasiswa, kegiatan penelitian dan pengabdian pada
masyarakat, pengadaan sarana dan prasarana, kegiatan pendukung
lainnya seperti kunjungan lapangan dan seminar. Pemberian beasiswa
dari Yayasan Kesejahteraan Perumahan dan Pendidikan, dan Rektor
Merit List untuk mahasiswa berprestasi.

4. Pengelolaan, Pemanfaatan dan Pemeliharaan Sarana dan


Prasarana
Sistem pengelolaan sarana dan prasarana pada Program Studi
terpusat di Universitas yang mengacu pada Keputusan Ketua Yayasan
Kesejahteraan Pendidikan dan Perumahan Nomor:
KEP/12/YKPP/III/2008,tanggal 5 Maret 2008 tentang Peraturan Materiil

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 64


Badan Pelaksana Pendidikan, yang didalamnya mengatur masalah
perencanaan, pengadaan, pemeliharaan, pemutakhiran, penghapusan,
dan resource sharing. Oleh karena kebijakan terpusat di Universitas maka
kebijakan, pengelolaan, panduan dan peraturan mengikuti aturan pusat
yang berpedoman pada:
a. Peraturan Materiil Badan Pelaksana Pendidikan Nomor:
KEP/12/YKPP/III/2008.
b. Statuta UPNVJ Nomor: Kep/16/YKPP/III/2008.
c. Rencana Strategi 2007-2012 UPNVJ Nomor:
Kep/22/YKPP/III/2008.
d. Organisasi dan Tata Kerja UPNVJ Nomor : Kep/19/YKPP/III/2008,
pengadaan sarana dan prasarana.
e. Petunjuk Pelaksana, Pedoman Tata Kehidupan Kampus
dilingkungan UPNVJ Nomor : Juklak /001/VII/1999.
f. Prosedur tetap Pengamanan di lingkungan UPNVJ Nomor :
PROTAP/001/V/2006.

5.Ketersediaan dan Kualitas Gedung, Ruang Kuliah, Laboratorium,


Perpustakaan dll
Program Studi S1 Ilmu Gizi menempati gedung FIKES Limo,
Depok. Untuk Kantor Sekretariat Program Studi, Ruang Dosen, dan
Perpustakaan terletak di lantai 1, sedangkan ruangan kelas di lantai 2, 3,
4. Untuk Laboratorium dan musholla terletak di sekeliling gedung kantor
dan ruang perkuliahan. Pantry dan Toilet terdapat di setiap lantai gedung
kantor dan ruang perkuliahan (gedung utama).
Status kepemilikan adalah milik sendiri dan penggunaanya adalah
sebagai kampus utama, dimana terdapat ruang administrasi (sekretariat
Program Studi), ruang dosen, ruang kegiatan mahasiswa, ruang
perkuliahan mahasiswa, ruang laboratorium, perpustakaan, auditorium,
ruang kaProgram Studi dan taman mahasiswa.

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 65


6. Fasilitas komputer dan pendukung pembelajaran dan penelitian
Fasilitas komputer sebanyak 1 (satu) unit dan in focus sebanyak 10
unit yang digunakan untuk para dosen dalam proses pembelajaran.
Sarana pendukung yang lain dapat digunakan oleh Program Studi S1 Ilmu
Gizi antara lain seperti:
a. Lahan Parkir luas 5000 meter persegi yang lokasinya di dalam
lingkungan kampus Limo, UPN ”Veteran” Jakarta.
b. Grafika (layanan foto copy) seluas 150 meter persegi yang
lokasinya berada dalam kampus tepatnya di samping gedung
FIKES.
c. Musholla dengan luas 217 meter persegi, yang lokasinya berada di
samping gedung FIKES kampus limo UPN ”Veteran” Jakarta.
d. Taman Mahasiswa/ gasibu seluas 105 meter persegi difungsikan
oleh para mahasiswa untuk belajar dan internet.
e. Laboratorium seluas 200 meter persegi terdiri dari lab kuliner, lab
pangan, lab mikrobiologi dan lab kimia.
f. Lapangan Olah Raga, seluas 1000 meter persegi difungsikan oleh
para mahasiswa dan karyawan.
g. Poliklinik, tersedia di Universitas seluas 96 meter persegi yang
difungsikan sebagai fasilitas kesehatan umum dan gigi bagi para
mahasiswa dan karyawan.
h. Koperasi, tersedia seluas 175 meter persegi sebagai fasilitas
belanja untuk para mahasiswa dan karyawan.
i. Kantin tersedia seluas 105 meter persegi sebagai fasilitas makan
untuk para mahasiswa dan karyawan.
j. Ruang himpunan mahasiswa dan senat/BEM, luas 31,4 meter
persegi yang difungsikan untuk kegiatan mahasiswa baik di bidang
akademik maupun non akademik.

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 66


7. Kesesuaian dan kecukupan sarana dan prasarana
Berdasarkan data sarana dan prasarana kelengkapan Program
Studi S1 Ilmu Gizi sudah dapat memenuhi kebutuhan dalam proses
belajar mengajar. Namun demikian, Program Studi selalu memperhatikan
dan meningkatkan fasilitas sarana dan prasarana, sejalan dengan
tuntutan perkembangan di masa mendatang. Berdasarkan data fisik
sarana dan prasarana dan dikaitkan dengan jumlah mahasiswa kurang
lebih 233 mahasiswa, maka sarana dan prasarana yang ada sudah
mencukupi kebutuhan yang diperlukan diantaranya ruang kuliah terdiri
dari 5 (lima) kelas ber-AC, ruang laboratorium Gizi dan perpustakaan.
Untuk fasilitas sarana dan prasarana di ruang dosen seluas 100 meter
persegi telah mencukupi kebutuhan dosen dalam melaksanakan tugas
akademik dan non akademik (Tri Dharma PT). Fasilitas sarana dan
prasarana untuk ruang kesekretariatan FIKES UPN ”Veteran” Jakarta juga
sudah mencukupi dalam menunjang pelaksanaan tugas rutin. Demikian
juga halnya dengan ruang KaProgram Studi.
Sarana pendukung kegiatan proses belajar mengajar sudah
memadai dengan tersedianya infocus, laptop, wireless internet,
perpustakaan, kamar kecil di setiap lantai. Koperasi, Kantin, ATM Bank, ,
Taman Mahasiswa, Musholla, Poliklinik di kampus pusat, Tempat Parkir
dan Ruang untuk kegiatan mahasiswa juga sudah memadai.

8. Keberlanjutan pengadaan, pemeliharaan dan pemanfaatannya


Berdasarkan data sarana dan prasarana serta rencana
pengembangan lembaga UPN “Veteran” Jakarta kedepan, keberlanjutan
pengadaan sarana dan prasarana merupakan suatu keharusan. Sampai
dengan saat ini, FIKES UPN ”Veteran” Jakarta berupaya
meningkatkannya secara bertahap sesuai dengan skala prioritas. Untuk
kelancaran terselenggaranya pemeliharaan sarana dan prasarana di
FIKES UPNVJ ditetapkan ketentuan-ketentuan yang berlaku agar sarana
dan prasarana yang ada pemanfaatannya tetap lebih baik, sesuai dengan

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 67


Peraturan Materiil Badan Pelaksana Pendidikan Nomor:
KEP/12/YKPP/III/2008. Adapun ketentuan yang berlaku tersebut antara
lain:
a. Kabag.TU Fakultas menyusun dan memelihara daftar persediaan
sarana dan prasarana kemudian diinventarisir sesuai dengan
kebutuhan masingmasing unit kerja.
b. Unit/pengguna sarana dan prasarana menyusun dan memelihara
daftar inventaris materiil yang menjadi tanggungjawabnya secara
berkelanjutan.
c. Kabag.TU dan unit kerja bersama-sama menyusun rencana
pemeliharaan sarana dan prasarana.
Keberlanjutan pengadaan, pemeliharaan dan pemanfaatannya semua
terpusat di Universitas. Pihak Fakultas hanya terbatas memprogramkan
sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan untuk mendukung kegiatan
Fakultas.

9. Rancangan Pengembangan Sistem Informasi


Rancangan pengembangan sistem informasi menggambarkan
kondisi yang diinginkan dan langkah-langkah yang diperlukan untuk
mencapai kondisi tersebut serta tahap-tahap yang harus dicapai dalam
rentang waktu yang telah ditentukan. Kebutuhan Pengembangan Sistem
Informasi dapat dilihat dari beberapa aspek, yaitu kebutuhan perangkat
keras (komputer, modem internet, jaringan LAN kabel maupun nir kabel),
perangkat lunak (program-program komputer versi terbaru). Program Studi
S1 Ilmu Gizi saat ini sedang melakukan perpindahan data akademik
seperti pengolahan nilai, data dosen, data kemahasiswaan yang aktif dan
alumni, data kurikulum ke dalam sistem Unysis/ SIAKAD. Dengan adanya
sistem informasi berbasis computer untuk kegiatan pelayanan akademik
kepada mahasiswa relatif lebih cepat, dari segi pemanfaatan, efektivitas
dan efisiensi. Sistem Informasi yang ada saat ini masih bersifat lokal di
bagian pendidikan dan pengajaran serta keluaran informasi yang ada

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 68


untuk memenuhi kebutuhan tingkat fakultas, rancangan pengembangan
sistem informasi secara bertahap ditingkatkan baik secara kualitas
maupun kuantitas.
10. Kecukupan dan kesesuaian sumber daya, sarana dan prasarana
pendukung untuk pemberdayaan sistem informasi
Dalam rangka pemberdayaan sistem informasi untuk memenuhi
kebutuhan layanan informasi yang diberikan oleh pihak Program Studi
kepada fakultas dan unit kerja lain sudah mencukupi. Hal ini dapat dilihat
dengan tersedianya jaringan internet, aplikasi manajemen jaringan,
aplikasi sistem akademik, aplikasi keuangan, aplikasi layanan dosen dan
mahasiswa, aplikasi personil, aplikasi pengelolaan aset dan lain-lain.
Sumber daya untuk mendukung pemberdayaan sistem informasi baik dari
segi sumber daya manusia maupun dari segi dana sudah sesuai dengan
kebutuhan. Di samping itu, Program Studi masih terus melakukan
penambahan-penambahan kemampuan aplikasi sistem informasi serta
meningkatkan kualitas SDM dengan memberikan pelatihan dalam
sosialisasi penggunaan sistem informasi. Pada saat ini terdapat 2 (dua)
media LAN yang kondisinya baik yaitu jalur yang menggunakan kabel
UTP menghubungkan hampir seluruh Unit di UPN ”Veteran” Jakarta, dan
terdapat 8 (delapan) titik koneksi hotspot dibeberapa lokasi gedung.
Kedua media LAN ini terhubung ke pusat switch yang ada di UPT
PUSKOM. Sarana dan prasarana yang tersedia telah sesuai dan dapat
mencukupi sehingga dapat digunakan sebagai pendukung pengguna
Server Jaringan Hotspot di lingkungan UPN ”Veteran” Jakarta.

11. Efisiensi dan Efektifitas Pemanfaatan Sistem Informasi


Pemanfaatan sistem informasi yang ada diperuntukkan pada
pelayanan mahasiswa dan dosen dalam rangka menunjang proses
pembelajaran. Hal ini dapat dilihat dari sudah banyaknya jalinan
komunikasi antara dosen dan mahasiswa dalam menyerahkan tugas-
tugas akademiknya melalui e-mail. Begitu juga dengan para dosen yang

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 69


akan menyerahkan nilai ujian tengah semester, nilai ujian akhir semester,
dan nilai tugas mandiri mahasiswa. Dengan demikian maka secara efisien
dan efektifitas pemanfaatan sistem informasi dapat dilaksanakan dengan
baik. Disamping itu UPN ”Veteran” Jakarta menyediakan aplikasi berbasis
web untuk menyebarluaskan informasi tentang profile UPN ”Veteran”
Jakarta dan fakultas-fakultas yang ada di dalamnya, dengan alamat URL:
http://www.upnvj.ac.id. Fasilitas koneksi ke internet yang ada sudah dapat
sepenuhnya memenuhi kebutuhan sivitas akademika untuk mendapatkan
informasi melalui media internet. Dengan adanya system informasi yang
terintegrasi tersebut maka diharapkan dapat memenuhi kebutuhan sivitas
akademika dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya baik
sebagai tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan. Bentuk
komunikasi yang dibangun secara online melalui aplikasi web site
universitas yang diorganisir oleh PUSKOM telah memenuhi kebutuhan
internal kampus juga dapat melayani kebutuhan dari luar seperti:
stakeholder, alumnus dan masyarakat luas sehingga pemanfaatannya
akan lebih efektif dan efisien. (www.prodigiziupnvj.blogspot.com).
Saat ini sistem informasi yang digunakan oleh Pusat Komunikasi di
UPN “Veteran” Jakarta telah memiliki lisensi Microsoft Campus
Agreement.

12. Keberadaan dan Pemanfaatan on-campus connectivity devices


(Intranet)
Keberadaan dan pemanfaatan intranet pada Program Studi sudah
dilakukan. Hal ini dilakukan untuk intranet pada jaringan telepon. Dengan
menggunakan intranet, hubungan komunikasi antar Fakultas dan UPN
“Veteran” Jakarta dapat terjalin dengan baik.

13. Keberadaan dan Pemanfaatan global connectivity devices


(Internet)

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 70


FIKES UPN ”Veteran” Jakarta telah menyediakan fasilitas kepada
para mahasiswa dan dosen untuk dapat mengakses informasi melalui
jaringan SPEEDY dan layanan provider PT.TELKOM di area ruang dosen,
perpustakaan, ruang sekretariat, dan plasa mahasiswa. Di samping itu
secara terpusat UPNVJ telah menyediakan fasilitas kepada mahasiswa
dan dosen untuk dapat mengakses ke internet melalui jaringan nirkabel
dan jaringan SPEEDY di area plasa internet. Rata-rata rasio pemakaian
bandwidth di lokasi tersebut berkisar 0,9 kbProgram Studi/mhs, untuk
koneksi ke jaringan internet dengan menggunakan dial-up modem ADLS
melalui layanan provider PT.TELKOM dan Antene koneksi radio yang
terhubung ke provider jaringan dengan lebar pita 128 kb. Kapasitas
bandwith yang dimiliki oleh UPN ”Veteran” Jakarta untuk akses ke internet
sebesar 128 kb. Ukuran mengenai rasio kecukupan bandwith dengan
mahasiswa masih perlu ditingkatkan sehingga dapat mewakili jumlah
sewa bandwith yang ada dibagi dengan jumlah mahasiswa di UPN
”Veteran” Jakarta. Oleh sebab itu maka UPN ”Veteran” Jakarta mulai
meningkatkan kapasitas bandwith sebesar 256 kb. Program Studi dengan
menggunakan leased line dedicated bekerjasama dengan PT.TELKOM
sehingga dapat meningkatkan jumlah pengguna internet di lingkungan
UPN ”Veteran” Jakarta.

Analisis SWOT Komponen F:


Pembiayaan, sarana dan prasarana, dan sistem informasi
Faktor Internal Faktor eksternal
Kekuatan Kelemahan Peluang Ancaman
a. Sumber a. Sumber a. Melakukan a. Adanya
pendanaan dana utama kerjasama perguruan
jelas dengan masih untuk tinggi lain
kebijakan one bergantung mendapatkan yang

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 71


gate policy pada dana dengan mempromosi
b. Memiliki mahasiswa. institusi lain kan biaya
kampus dan b. prosedur di luar yang lebih
gedung yang pengadaan/ universitas rendah
mencukupi. pemelihara b. Pemenuhan b. Perkembang
an sarana peralatan an IPTEK
c. Adanya dan secara harus
dukungan prasarana bertahap diimbangi
dana dari yang cukup sesuai dengan
pihak lama kemampuan sarana dan
Universitas anggaran. prasarana
untuk c. Melakukan secara
pemeliharaan kerjasama kuantitas
dan dengan maupun
pengadaan rekanan / kualitas.
peralatan. industri untuk
memenuhi
sarana dan
prasarana
yang
dibutuhkan.

Komponen G. Penelitian, Pelayanan/Pengabdian kepada


masyarakat dan Kerjasama
Penyelenggaraan penelitian yang dilakukan Program Studi Gizi saat ini
sudah akan mengarah pada visi dan misi dengan mengadakan
penelitian dan pengabdian masyarakat yang berhubungan dengan gizi
masyarakat, gizi klinik dan gizi institus.

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 72


1. Kualitas, produktivitas, relevansi sasaran, dan efisiensi
pemanfaatan dana penelitian dan pelayanan/pengabdian
kepada masyarakat.
Dosen Program Studi S1 Ilmu Gizi dalam melaksanakan
penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan
mahasiswa mengacu pada Petunjuk Pelaksanaan Penelitian dan
Pengabdian kepada Masyarakat sesuai Skep Rektor Nomor:
Skep/024/I/2008 tanggal 23 Januari 2008. Hasil penelitian dosen
selama kurun waktu 2 (tiga) tahun terakhir ada 2 judul penelitian
yang dilaksanakan oleh 3 dosen tetap yang bidang keahlian sesuai
dengan Program Studi, dan 2 pengabdian masyarakat yang
dilakukan 3 dosen yang sesuai dengan bidang studi. sebanyak 48
orang dari 118 mahasiswa yang pernah melakukan pengabdian
pada masyarakat melakukan penyuluhan gizi. Dalam rangka
meningkatkan kinerja dosen untuk melaksanakan penelitian dan
pengabdian kepada masyarakat, UPN “Veteran” Jakarta
mempunyai kebijakan yaitu: pelatihan penulisan proposal bagi
dosen dan mahasiswa, pelatihan pengelolaan jurnal, monitoring
dan evaluasi proses penelitian, serta publikasi hasil-hasil penelitian
dalam jurnal ilmiah.
Dari segi produktivitas, hasil penelitian dosen Program Studi
S1 Ilmu Gizi masih cukup terbatas mengingat Program Studi baru
berjalan dua tahun yaitu tahun ajaran 2011/2012 sampai dengan
2012/2013 telah melakukan 4 judul penelitian, dan 2 pengabdian
masyarakat. Setiap tahun, dosen tetap diwajibkan menghasilkan
satu penelitian baik individu maupun kelompok yang melibatkan
dosen dan mahasiswa. Dari segi pendanaan, terdapat dua jenis
pendanaan penelitian yakni penelitian individual yang mendapat
pendanaan sebesar Rp. 3.000.000,- per penelitian dan penelitian
kelompok (maksimum tiga orang per kelompok) yang mendapat
dana sebesar Rp. 6.000.000,- per kelompok. Rata-rata penelitian

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 73


dapat diselesaikan dalam waktu satu tahun. Besaran dana untuk
pengabdian masyarakat sesuai dengan pengajuan proposal yang
disetujui.

2. Agenda, keberlanjutan, diseminasi hasil penelitian dan


pelayanan/ pengabdian kepada masyarakat.
Sebelum dilakukan penelitian Kepala Program Studi
mensosialisasikan kepada dosen membuat usulan proposal
penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bahan
usulan penyusunan program kerja dan anggaran tahunan bagi
Program Studi. Sesuai dengan kebijakan etika dosen UPN
“Veteran” Jakarta, setiap dosen diwajibkan untuk melaksanakan
penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam 1 (satu)
tahun minimal 1 (satu) judul. Program Studi menghimbau para
dosen dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat untuk
melibatkan mahasiswa yang sedang melaksanakan tugas akhir.
Pengabdian/pelayanan kepada masyarakat dilaksanakan
sebagai perwujudan kontribusi kepakaran, kegiatan pemanfaatan
hasil pendidikan yang tertuang dalam sasaran dan kegiatan
Pengabdian Kepada Masyarakat oleh Dosen tertera pada Renstra
dengan Keputusan Ketua Pengurus YKPP nomor:
Kep/22/YKPP/III/2008 tanggal 5 Maret 2008.
Diseminasi hasil penelitian dari para dosen biasanya
dilakukan lewat jurnal ilmiah baik pada tingkat Program Studi,
Fakultas maupun Universitas. Saat ini Program Studi Ilmu Gizi
memiliki wacana untuk keberlanjutan kegiatan diseminasi hasil
penelitian yang ditindaklanjuti dengan pembuatan tim untuk
mengelola jurnal ilmiah tingkat Fakultas, seminar hasil penelitian
dalam forum pertemuan ilmiah, dan membuat poster hasil
penelitian. Selain itu hasil dari penelitian dan pengabdian pada
masyarakat juga diikutkan dalam seminar dan atau kongres gizi

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 74


nasional dan internasional untuk dipaparkan baik dalam bentuk
poster maupun presentasi oral, apabila abstraknya diterima.

3. Kegiatan penelitian dan pelayanan/pengabdian kepada


masyarakat bersama dosen dan mahasiswa.
Dalam pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada
masyarakat dosen telah melibatkan mahasiswa untuk ikut serta dan
berperan aktif mulai dari pengumpulan data sampai analisis data.
Hasil penelitian menjadi tanggung jawab antara dosen dan
mahasiswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan
melibatkan mahasiswa, dimana mahasiswa mempunyai peran dan
tanggung jawab dalam pelaksanaan memberikan penyuluhan gizi
kepada masyarakat, pelatihan gizi, dan melakukan kerja bakti untuk
merubah pola hidup dan perilaku masyarakat menuju hidup sehat
dengan gizi seimbang. Tema kegiatan pengabdian pada
masyarakat biasanya sangat terkait dengan Gizi Seimbang
contohnya: penyuluhan sarapan pagi pada anak SD, dan
penyuluhan dan pemberian media kalender untuk Ibu Hamil yang
Anemia supaya dapat terkontrol dalam mengkonsumsi suplemen/
tablet tambah darah.

4. Banyak dan kualitas kegiatan penelitian dan


pelayanan/pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan
oleh mahasiswa.
Kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat
yang dilakukan dosen dan mahasiswa dalam waktu 3(tiga) tahun
terakhir melibatkan 20 mahasiswa. Semua kegiatan penelitian dan
pengabdian pada masyarakat dilakukan secara bersama-sama
antara dosen dengan mahasiswa, atau dilakukan oleh dosen

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 75


individual atau kelompok dosen. Untuk keberlanjutan semua para
mahasiswa yang sedang melaksanakan tugas akhir akan dilibatkan
untuk melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat
bersama dosen.

5. Hubungan antara pengajaran, penelitian dan


pelayanan/pengabdian kepada masyarakat.
Dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu
pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat, Program Studi
S1 Ilmu Gizi selalu menghimbau kepada para dosen untuk
menyelaraskan antara ketiga unsur Tri Dharma Perguruan Tinggi
tersebut. Topik penelitian dan pengabdian masyarakat disesuaikan
dengan bidang keahlian para dosen yang diampu pada Program
Studi S1 Ilmu Gizi. Hal ini memungkinkan para dosen bisa lebih
inovatif dalam mengajar dan bisa update materi perkuliahan sesuai
perkembangan IPTEK Gizi Terkini.

6. Banyak dan kualitas kegiatan penelitian dan publikasi


dosen.
Dalam dua tahun terakhir, tercatat ada sekitar 4 penelitian
dan 4 hasil publikasi yang telah dilakukan dosen. Dengan jumlah
dosen tetap sekitar 8 orang (yang bidang keahliannya sesuai
dengan kompetensi Program Studi 8 orang), ini berarti setiap tahun
ada 2 penelitian per dosen dan sekitar 2 publikasi yang dilakukan
oleh dosen selama dua tahun. Hal ini secara kuantitas sudah
mencukupi. Dari segi kualitas, hasil penelitian dan publikasi ilmiah
ini juga sudah baik. Hal ini bisa ditunjukkan dari hasil penelitian bisa
diterbitkan dalam Proceeding Asian Pacific Congress of Clinical
Nutrition ke 30 , Tokyo, Jepang, 2013. serta hasil penelitian sudah
diseminarkan di LPPM dengan mengundang para dosen yang
sesuai keahliannya. Selain itu juga salah satu penelitian di

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 76


presentasikan di forum Asian Pacific Annual Congress of Public
Health di Kuala Lumpur, Oktober, 2014.

7. Hubungan kerjasama dan kemitraan penelitian dengan


lembaga dalam dan luar negeri.
Peningkatan mutu dan kinerja sesuai dengan Tri Dharma
Perguruan Tinggi maka Program Studi S1 Ilmu Gizi menjalin
kerjasama dengan instansi baik pemerintah maupun swasta.
Kerjasama tersebut antara lain dengan Pemerintah Kota Depok,
Pemerintah Kabupaten Bogor, RSUD Depok, RSUD Cibinong, dan
RSUD Ciawi dan sedang dalam proses pembuatan MOU

8. Kualitas dan kurun waktu penyelesaian skripsi Program


Studi (termasuk proses penulisan skripsi Program Studi
dan pembimbingannya).
Saat ini belum ada pembuatan Skripsi

9. Publikasi hasil penelitian, karya inovatif, dan rangkuman


skripsi Program Studi.
Hasil penelitian dosen dan mahasiswa dipublikasikan dalam
Proceeding APCCN 2013 dan APACPH 2014.

10. Kerjasama dengan instansi yang relevan.


Peningkatan pembelajaran dan penelitian Program Studi
menjalin kerjasama dengan beberapa instansi yang mampu untuk
meningkatkan kualitas pembelajaran antara lain Pemerintah Kota
Depok, Pemerintah Kabupaten Bogor dan Beberapa RSUD. Ini
merupakan salah satu upaya Program Studi untuk mengenalkan
lulusan pada berbagai sector dunia kerja.

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 77


11. Monitoring dan evaluasi pelaksanaan kerjasama.
Pelaksanaan monitoring dan evaluasi kerjasama harus
dilakukan oleh Program Studi untuk melihat jadwal kerjasama yang
dibuat apakah sesuai dengan pelaksanaannya. Evaluasi dilakukan
setiap tahun, hasil monitoring dan evaluasi pelaksanaan kerjasama
kemudian disusun dalam bentuk laporan kepada Dekan sebagai
bahan penyusunan program kerja dan anggaran tahun berikutnya.
Dalam hal evaluasi kerjasama ada beberapa yang harus dilihat
antara lain saat pelaksanaan kerjasama, relevansi kerjasama dan
tindakan korektif pada saat kerjasama supaya sesuai dengan yang
diinginkan oleh Program Studi.

12. Hasil kerjasama yang saling menguntungkan.


Dengan Puskesmas Pasar Minggu mulai tahun 2015 ini akan
memberi kesempatan mahasiswa semester 6 ke atas untuk praktik
konseling gizi di Puskesmas Kecamatan dan Puskesmas
Kelurahan di Kecamatan Pasar Minggu.
13. Kepuasan pihak-pihak yang bekerjasama
Belum ada feedback.

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 78


Analisis SWOT Komponen G :
Penelitian, pelayanan/pengabdian kepada masyarakat, dan kerjasama
Faktor Internal Faktor eksternal
Kekuatan Kelemahan Peluang Ancaman
a.Beberapa dosen telah Dosen masih a. Adanya kesempatan Kompetisi
melaksanakan tergolong dosen kerjasama dengan dana hibah
penelitian, dan muda dan belum pihak lain dalam penelitian
pengabdian masyarakat. dapat memenuhi bidang antar PT
Serta terdapat salah kualifikasi untuk penelitian/abdimas yang
satu penelitian dengan mengajukan b. Kesempatan dalam kompetitif.
publikasi internasional hibah penelitian peningkatan kualitas
b. Peran serta aktif para melalui DIKTI dosen dan
dosen untuk mahasiswa untuk
mengajukan proposal melakukan
penelitian dan penelitian dan PPM
pengabdian masyarakat di Program Studi
GiziUPNVJ dalam
penelitian sangat
besar.

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 79


II.ANALISIS SWOT PROGRAM STUDI SECARA KESELURUHAN, MERUJUK KEPADA DEKSRIPSI SWOT SETIAP
KOMPONEN
a. Analisis antarkomponen Visi,Misi,Tujuan, dan Sasaran
Kekuatan (S) Kelemahan (W)
Internal a. Memiliki visi Program Studi a. Dalam mewujudakan visi, misi, program
yang terarah dan mengarah studi S1 Ilmu Gizi terkendala oleh
pada kegiatan Tridharma keterbatasan sarana yang masih dalam
Perguruan Tinggi proses untuk dilengkapi dan sumber daya
b. Nama UPN”Veteran” Jakarta tenaga pendidik yang terus diupayakan
sudah cukup dikenal oleh untuk bertambah
masyarakat luas

Eksternal
Peluang (O) Strategi S-O Strategi W-O
a. Dampak globalisasi a. Mengembangkan kurikulum gizi a. Mensosialisasikan visi,misi, sasaran dan tujuan
dan pembangunan sesuai IPTEK Gizi Terkini dan kepada seluruh civitas akademika untuk dapat
kesehatan menuntut kebutuhan masyarakat supaya diaplikasikan pada setiap kegiatan seperti

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 80


tenaga kesehatan lulusan cepat diserap. pelaksanaan perkuliahan, penelitian, dan
yang profesional dan b. Melaksanakan kurikulum yang pengabdian masyarakat supaya dapat bersaing
kompeten pada telah didiskusikan dengan dengan program studi ilmu gizi lain yang ada.
bidang jasa pelayanan AIPGI
kesehatan, serta
memberikan peluang c. Mengadakan benchmarking ke
kepada tenaga gizi Program Studi Gizi PT lain
untuk bekerja baik di yang telah terakreditasi
dalam maupun diluar
negeri

Ancaman (T) Strategi S-T Strategi W-T


a. Dampak dari a.Meningkatkan program-program b. Meningkatkan sumber daya manusia,
globalisasi untuk pelaksanaan misi sesuai keuangan, dan fasilitas lainnya
memungkinkan perkembangan IPTEK Gizi terkini Meningkatkan praktek bahasa Inggris dengan
PT asing untuk b.Meningkatkan penerapan mengembangkan One Day In English setiap
menyelenggara pembelajaran dibantu dengan pekan.
kan program pemberian informasi e-book, e-
studi yang journal, pemberian studi kasus serta

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 81


sama di diskusi tugas kelompok dan mandiri
wilayah
jabotabek
khususnya dan
Indonesia
secara umum

a. Analisis antarkomponen Tata pamong, Kepemimpinan, Sistem Pengelolaan dan Penjamin Mutu dan
Sistem Informasi
Kekuatan (S) Kelemahan (W)
a. Adanya statuta yang berfungsi a. Pelayanan administrasi yang
sebagai pedoman dasar menyusun diberikan Fakultas perlu diadakan
rencana dan pengembangan Program peningkatan
Studi S1 Ilmu Gizi b. Kinerja Staf administrasi belum
b. Adanya struktur organisasi dan tata dievaluasi secara efektif
kerja yang jelas c.Jumlah dosen yang memiliki
c. Kerjasama yang baik dengan instansi jabatan akademik masih kurang
terkait dapat meningkatkan d. Sarana perpustakaan dan

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 82


keterampilan mahasiswa laboratorium dalam proses untuk
Internal d. Dosen yang mengajar telah sesuai pemenuhan kebutuhan.
Eksternal dengan pembidangan dan sesuai f. SDM untuk pengembangan
dengan keahlian sistem informasi baik untuk
e. Sistem pendelegasian wewenang pengelolaan maupun untuk
dan sistem distribusi beban kerja pembelajaran untuk program studi
sudah sesuai dengan keahlian perlu ada pelatihan.
f. Adanya BPM dan Tim Penjamin Mutu
Program Studi untuk pengendalian
mutu akademik
g. Adanya mekanisme monitoring
terhadap kegiatan proses belajar
mengajar yang dilaksanakan
secara berkala setiap akhir
semester
h. Sarana dan prasarana system
informasi sesuai kebutuhan
i. Tersedianya jaringan internet
seperti hot spot

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 83


Peluang (O) Strategi S-O Strategi W-O
a. Adanya regulasi tentang a.Mengembangkan jaringan kerjasama a. Mengadakan evaluasi NKD
otonomi program pendidikan baik dalam praktek gizi di lapangan (nilai kerja dosen), dan evaluasi
dapat memungkinkan Program maupun penelitian dengan instansi kinerja tenaga kependidikan
Studi lebih fokus pada kegiatan terkait secara periodik
akademik b. Mewajibkan dosen untuk membuat b. Mengurus jabatan akademik
b. Kesempatan kerja sama recana penelitian dan abdimas setahun supaya meningkatkan kualitas
dengan instansi terkait terbuka ke depan pekerjaan dosen dan yang telah
lebar diantaranya dengan memiliki jabatan akademik
pemerintah Kabupaten Bogor diajukan untuk sertifikasi dosen
untuk daerah binaan dan c. Mengikutkan dosen dan tenaga
beberapa Rumah Sakit kependidikan untuk pelatihan
c. Banyak pihak yang termasuk pelatihan penggunaan
memberikan masukan sistem informasi akademik.
mengenai system informasi
sehinga dapat dikembangkan
lebih baik

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 84


Ancaman (T) Strategi S-T Strategi W-T
a. Persaingan yang ketat antar a. Mengoptimalkan penggunaan sarana a. Melakukan pertemuan periodik
PT dalam pengelolaan prasarana yang ada untuk pelayanan dengan para dosen, staf
program terhadap mahasiswa pengelola, dan mahasiswa
b. Pengadaan dan b. Hasil evaluasi penjaminan mutu untuk terus membenahi
pemeliharaan system dijadikan acuan untuk perbaikan pelayanan akademik dan
informasi dengan teknologi pelayanan akademik dan peningkatan perbaikan sarana prasarana.
standar membutuhkan kualitas serta kuantitas sarana dan
dana yang cukup besar prasarana.

C.Analisis SWOT antar komponen Kemahasiswaan dan Lulusan


. Internal Kekuatan (S) Kelemahan (W)
a. Adanya seleksi ujian masuk di harapkan a. Belum banyak mahasiswa yang
dapat meningkatkan kualitas calon mengikuti kegiatan kompetisi dan
mahasiswa yang akan di terima organisasi di luar kampus
b. Peningkatan jumlah mahasiswa yang cukup
signifikan menunjukkan bahwa kepercayaan
masyarakat terhadap Program Studi Gizi

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 85


UPNVJ cukup tinggi
c. Adanya peningkatan IPK mahasiswa setiap
tahun
d. Adanya kesempatan bagi mahasiswa untuk
meningkatkan kemampuan bahasa asing
seperti Bahasa Inggris yang dievaluasi
melalui tes TOEIC

Eksternal
Peluang (O) Strategi S-O Strategi W-O
B. Tersedianya beasiswa a. Memperluas kerjasama dengan berbagai a. Memberikan penghargaan
atau keringanan biaya pihak terkait untuk meningkatkan kompetensi kepada mahasiswa
kuliah untuk kalangan mahasiswa, meningkatkan persentase berprestasi, mengikutkan
keluarga UPNVJ beasiswa. dalam kompetisi karya
C. Peluang kerja bagi b. Mengevaluasi dan memperbaharui kurikulum ilmiah dengan dukungan
tenaga gizi sangat sesuai dengan perkembangan IPTEK Gizi dari dosen pembimbing
terbuka lebar baik dalam terkini dan kebutuhan Sarjana gizi di b. Bagi mahasiswa berprestasi
maupun luar negeri Masyarakat baik dalam bidang
akademik maupun yang

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 86


berprestasi di luar kampus
diberi kesempatan beasiswa
dan diikutkan rector merit
list

Ancaman (T) Strategi S-T Strategi W-T


a) Tingginya tingkat a. Animo mahasiswa yang tinggi a. Memberikan kesempatan
persaingan antar PT dikembangkan dengan fasilitas kepada mahasiswa untuk
yang memilki Program kesempatan untuk meningkatkan meningkatkan kapasitas diri
Studi yang sama yang kemampuan bahasa inggris dengan untuk mengikuti kompetisi,
sudah lebih dahulu adanya Pusbabimkar yang memberi antara lain dengan pelatihan
berdiri fasilitas pelayanan TOEIC dan TOEFL menulis karya ilmiah
supaya nantinya lulusan dapat b. Memberikan reward untuk
bersaing dari lulusan sarjana gizi dari mahasiswa berprestasi
PT lain di era globalisasi ini. dengan mengajukan
b. Untuk mengatasi ancaman, maka beasiswa untuk yang IP
pihak program studi terus melakukan tertinggi dan mengajukan
perbaikan dalam hal pelayanan untuk rektor merit list pada

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 87


mahasiswa baik akademik dan non mahasiswa terbaik
akademik. semester 4.

D.Analisis SWOT antar komponen Sumber Daya Manusia


Internal Kekuatan (S) Kelemahan (W)
a. Pengampu mata kuliah keahlian a. Jumlah dosen tetap dengan
sudah sesuai dengan bidangnya tingkat pendidikan S-2 dan
b. Kesempatan kuliah S-2 dan S-3 S3 perlu ditambah.
terbuka b. Ada dosen tetap yang
belum memiliki jabatan
Eksternal akademik
Peluang (O) Strategi S-O Strategi W-O
a. Banyaknya a. Mendorong dosen melakukan a. Merencanakan
kesempatan bagi penelitian sesuai dengan bidang pengembangan dosen
dosen yang ingin keahliannya dengan memberikan
melakukan penelitian b. Menigkatkan kerjasama kemitraan pelatihan untuk
b. Difasilitasinya dosen untuk dapat meningkatkan kualitas meningkatkan kapasitas

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 88


oleh fakultas dan SDM dosen melalui pengajuan
bagian administrasi beasiswa S2 dan S3
akademik untuk b. Memberikan dukungan
meningkatkan kepada dosen untuk terus
jabatan akademik. meningkatkan kualifikasi
dengan pelatihan,
workshop, seminar.
Ancaman (T) Strategi S-T Strategi W-T
a. Honor dosen di PT lain a. Membuat kebijakan untuk a. Mendorong dosen untuk
relatif besar meningkatkan insentif yang sesuai memiliki dan meningkatkan
b.Dosen pada PT lain dengan prestasi dosen jenjang kepangkatan
sebagian besar memiliki b. Merealisasikan minat dosen untuk akademik
kualifikasi S-3 melanjutkan jenjang pendidikan ke b. Mendorong Dosen untuk
strata yang lebih tinggi (S2 dan S3) mendapatkan sertifikasi
pendidik (Serdos) dengan
adanya kepangkatan
akademik dan sertifikasi
dosen akan manaikkan
insentif dosen.

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 89


E.Analisis SWOT antar komponen Kurikulum Pembelajaran dan Suasana akademik
Internal Kekuatan (S) Kelemahan (W)
a. Peninjauan kurikulum dilakukan a. Mahasiswa belum banyak yang
secara periodik, mengacu pada aktif dalam kegiatan ilmiah
kebutuhan dan perkembangan b. Jumlah
teknologi. Muatan lokal yang ada seminar/workshop/lokakarya
dalam kurikulum merupakan ciri yang diikuti dosen dan
khas dari UPNVJ seperti mahasiswa diluar kampus masih
Kepemimpinan, Wawasan perlu ditingkatkan
Kebangsaan,kewirausahaan, bela
Negara,dan Kesehatan matra
b. Setiap mata kuliah memiliki SAP
dan GBPP
c. Evaluasi GBPP, SAP dan materi
ajar secara berkala
Eksternal d. Mahasiswa terlibat aktif dalam
pembelajaran
e. Adanya pedoman evaluasi

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 90


kemajuan belajar dan fasilitasi
dosen untuk pengembangan
keilmuan
Peluang (O) Strategi S-O Strategi W-O
a. Mengacu kepada a.Menjalin kemitraan dengan pengguna a.Membuka kesempatan untuk
PERMENKES 374, lulusan, organisasi profesi kesehatan meningkatkan kerjasama dengan
membuka kesempatan masyarakat, dan alumni untuk terus instansi kesehatan dan gizi termasuk
bagi Program Studi memperbaiki kurikulum sesuai dalam partisipasi dan fasilitas seminar,
mengembangkan perkembangan IPTEK Gizi terkini pelatihan, workshop.
kurikulum berbasis b.Selalu menghimbau dosen untuk b. Ikut serta aktif dalam kegiatan dalam
kompetensi memperbarui Silabus, SAP, bahan ajar asosiasi gizi baik AIPGI, PERGIZI
b. Perubahan paradigma sesuai dengan perkembangan ilmu pangan, dan ILMAGI bagi mahasiswa
sehat dan IPTEK, gizi untuk mengetahui informasi,
keadaan, keadaan perkembangan keilmuan, juga
geografis Indonesia membuka kesempatan mengikuti
menuntut kesesuaian pelatihan, dan lomba karya ilmiah
kurikulum yang relevan
dengan kebutuhan
stakeholder saat ini dan

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 91


yang akan datang
c. Banyaknya penelitian
yang bisa diikuti oleh
dosen maupun mahasiswa
baik yang didanai oleh
LPPM UPNVJ maupun
yang didanai oleh DIKTI.
d. Dampak globasisasi dan
perkembangan teknologi
informasi membuka
kesempatan untuk
bertambahnya sarana
interaksi antara
mahasiswa dengan
mahasiswa lain, antara
mahasiswa dengan dosen
maupun dengan lembaga,
ataupun tawaran seminar
dan lomba ilmiah

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 92


Ancaman (T) Strategi S-T Strategi W-T
a. Persaingan yang ketat antar a. Membuka networking a. Membuka kesempatan kepada
PT dengan tawaran kurikulum dan selalu mengikuti dosen dan mahasiswa untuk
berbasis kompetensi kegiatan asosiasi berperan aktif dalam asosiasi
b.Adanya Program Studi yang pendidikan gizi untuk keilmuan gizi bagi mahasiswa
serupa yang telah menggunakan terus meningkatan dan dosen.
metode Problem Based Learning kurikulum dan metode b. Meningkatkan kegiatan
(PBL). pembelajaran kerjasama antara dosen dan
mahasiswa dalam hal kegiatan
perkuliahan, seperti diskusi
bahan ajar, keterlibatan dalam
penelitian dan abdimasy dosen
dan mahasiswa.

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 93


F.Analisis Antarkomponen Pembiayaan Sarana dan Prasarana
Internal Kekuatan Kelemahan
a. Sumber pendanaan jelas a. Sumber dana utama masih
dengan kebijakan one gate bergantung pada
policy mahasiswa.
b. Memiliki kampus dan gedung b. Prosedur
yang mencukupi. pengadaan/pemeliharaan
c. Adanya dukungan dana dari sarana dan prasarana yang
pihak Universitas untuk cukup lama .
pemeliharaan dan pengadaan
peralatan.

Eksternal

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 94


Peluang (O) Strategi S-O Strategi W-O
a.Pemenuhan peralatan secara a.Memanfaatkan dana/alat yang a.Memanfaatkan dana untuk
bertahap sesuai kemampuan telah dimiliki untuk pengembangan meningkatkan kualitas dalam
anggaran. kualitas sarana dan prasarana proses kegiatan belajar mengajar
b.Melakukan kerjasama dengan pembelajaran Program Studi . b. menjalin kerjasama dengan
dunia industri untuk memenuhi b.Memanfaatkan program CSR perusahaan / pemerintah dapat
sarana dan prasarana yang (Corporate Social Responsibility) mendukung untuk merealisasikan
dibutuhkan untuk pelaksanaan program program Tridarma Perguruan
Tridarma Perguruan Tinggi, dan Tinggi di daerah binaan
adanya kerjasama dengan daerah
binaan memperbesar peluang
pelaksanaan penelitian dan abdi
masy di tempat tersebut
Ancaman (T) Strategi S-T Strategi W-T
a. Adanya perguruan tinggi lain a.Meningkatkan promosi dan a.Membuka kerjasama dengan
yang mempromosikan biaya meningkatkan pelayanan Program rekanan / instansi luar untuk
yang lebih rendah Studi Gizi UPNVJ baik dalam pengembangan sarana prasarana
b. Perkembangan IPTEK harus pelayanan akademik dan non Program Studi Gizi UPNVJ
diimbangi dengan sarana dan akademik b.Mengusulkan peningkatan

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 95


prasarana secara kuantitas b.Meningkatkan fasilitas untuk anggaran untuk kelancaran
maupun kualitas. menunjang proses belajar mengajar proses belajar mengajar

G.Analisis Antarkomponen Penelitian, Pelayanan/Pengabdian kepada masyarakat dan Kerjasama


Internal Kekuatan Kelemahan
a. Beberapa dosen telah mengikuti a. Belum adanya jurnal
pelatihan metodologi penelitian, fakultas atau jurnal prodi
workshop penulisan proposal jadi untuk publikasi ilmiah,
penelitian dan pengabdian dosen harus mengikuti
masyarakat. seleksi di publikasi ilmiah
b. Peranserta aktif para dosen untuk dari instansi atau dari luar.
Eksternal mengajukan proposal penelitian dan
pengabdian masyarakat
Peluang (O) Strategi S-O Strategi W-O
a. Adanya kesempatan kerjasama a.Mendorong para dosen dan a.Mendorong dosen muda untuk
dengan pihak lain dalam bidang mahasiswa untuk bekerja sama memanfaatkan dana penelitian
penelitian/abdimas melakukan penelitian/ abdimas dari Fakultas dan untuk publikasi
b.Kesempatan dalam peningkatan dengan instansi terkait dan aktif ilmiah melalui jurnal ilmiah yang

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 96


kualitas dosen dan mahasiswa untuk mencari informasi terkait terdaftar / terakreditasi.
berkreasi di Program Studi UPNVJ kesempatan mengikuti hibah
dalam penelitian sangat besar penelitian ataupun Call for Paper.

Ancaman (T) Strategi S-T Strategi W-T


Kompetisi dana hibah penelitian a. Membuat perencanaan a.Meningkatkan kemampuan
DIKTI ataupun dana hibah lainnya penelitian dosen Program dosen menyusun proposal
antara Perguruan Tinggi yang cukup Studi Kesmas penelitian dan abdimas yang bisa
kompetitif b. Mendorong dosen untuk bersaing dengan Perguruan tinggi
mengirimkan karya ilmiah lainnya
pada konferensi / seminar b.Mempublikasikan hasil karya
tingkat nasional dan ilmiah dosen baik tingkat nasional
Internasional maupun internasional pada jurnal
yang terakreditasi.

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 97


Referensi

BAN PT. Pedoman Evaluasi Diri. 2010


Rencana Strategis UPNVJ. 2009
Rencana Strategis Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan. 2009
Statuta UPNVJ. 2009
Laporan Akademik UPNVJ.

Evaluasi Diri Program Studi Ilmu Gizi UPNVJ Hal 98