Anda di halaman 1dari 30

Prosedur Teknologi Terapan dalam Pelayanan Kesehatan Reproduksi dan KB

A. Skrining Keganasan
1. Pap Smear
Pap smear merupakan pemeriksaan leher rahim (serviks)
menggunakan alat yang dinamakan speculum dan dilakukan oleh bidan
ataupun ahli kandungan. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mendeteksi
adanya HPV ataupun sel karsinoma penyebab Kanker Leher Rahim.
Cara melakukan tes papsmear secara teknis yaitu pengambilan
sapuan lender dengan menggunakan spatula atau sejenis sikat ha-lus. Lendir
leher rahim diambil oleh dokter atau bidan untuk dioleskan dan difiksasi
(dilekatkan) pada kaca benda. Kemudian dengan menggunakan mikroskop
seorang ahli sitologi (sel) akan menguji sel rahim tersebut.
a. Alasan Harus melakukan Pap smear
1) Menikah pada usia muda
2) melakukan senggama sebelum usia 20 tahun
3) melahirkan lebih dari 3 kali
4) Pemakaian alat kontrasepsi >5 tahun, terutama IUD atau kontrsepsi
hormonal
5) perdarahan setiap hubungan seksual
6) Mengalami keputihan atau gatal pada vagina
7) Sudah menopause dan mengeluar-kan darah pervagina
8) Berganti-ganti pasangan dalam senggama

b. Persiapan sebelum pap smear:

1) usahakan otot-otot vagina rilek


2) Tidak melakukan hubungan suami- istri 48 jam sebelum
pengambilan lendir mulut rahim
3) Waktu yang paling baik untuk pengambilan lendir adalah 2 minggu
setelah selesai haid
4) Jangan menggunakan pembasuh anti-septic atau sabun antiseptic
di sekitar vagina selama 72 jam
5) sudah menopause, papsmear dapat dilakukan kapan saja, jika
kandung rahim dan leher rahim telah diangkat atau dioperasi
(hysterectomy) tidak perlu lagi melakukan papsmear karena sudah
terbebas dari resiko menderita kanker leher rahim.
6) Tidak sedang haid

c. Hasil Papsmear

1) Negatif : artinya tidak ditemukan sel-sel yang berbahaya


2) Displasia : ditemukan sel yang menunjukkan perubahan sifat yang
dapat mengarah ke keganasan, untuk itu perlu dikonfirmasi dengan
pemeriksaan biopsi.
3) Positif : ditemukan sel ganas, harus dilakukan biopsi untuk
memastikan diagnosa.

2. IVA ( Inspeksi Visual Asam asetat )


IVA ( Inspeksi Visual Asam asetat ) adalah pemeriksaan leher rahim
( serviks ) dengan cara melihat langsung ( dengan mata telanjang ) leher
rahim setelah memulas leher rahim dengan larutan asam asetat 3 sapai
dengan 5%. Dengan cara ini kita dapat mendeteksi kanker rahim sedini
mungkin.
a. Cara Kerja IVA
1) Memberitahukan prosedur yang akan. Privasi dan kenyamanan
sangat penting dalam pemeriksaan ini.
2) Pasien dibaringkan dengan posisi litotomi
3) Vagina akan dilihat secara visual apakah ada kelainan dengan
bantuan pencahayaan yang cukup.
4) Spekulum dimasukkan ke vagina pasien secara tertutup, lalu dibuka
untuk melihat leher rahim.
5) Bila terdapat banyak cairan di leher rahim, digunakan kapas steril
basah untuk menyerapnya.
6) Dengan menggunakan pipet atau kapas, larutan asam asetat 3-5%
diteteskan ke leher rahim. Dalam waktu kurang lebih satu menit,
reaksinya pada leher rahim sudah dapat dilihat.
7) warna leher rahim berubah menjadi keputih-putihan, kemungkinan
positif terdapat kanker. Asam asetat berfungsi menimbulkan
dehidrasi sel yang membuat penggumpalan protein, sehingga sel
kanker yang berkepadatan protein tinggi berubah warna menjadi
putih.
8) Bila tidak didapatkan gambaran epitel putih padadaerah
transformasi bearti hasilnya negativ.

b. Hasil
1) IVA negatif : menunjukkan leher rahim normal.
2) IVA radang : serviks dengan radang (servisitis), atau kelainan jinak
lainnya (polip serviks).
3) IVA positif : ditemukan bercak putih (aceto white epithelium).
mengarah pada diagnosis Serviks-pra kanker (dispalsia ringan-
sedang-berat atau kanker serviks in situ).
4) IVA-Kanker serviks : Pada tahap ini pun, untuk upaya penurunan
temuan stadium kanker serviks, masih akan bermanfaat bagi
penurunan kematian akibat kanker serviks bila ditemukan masih
pada stadium invasif dini (stadium IB-IIA).

3. Biopsi
Biopsi artinya mengambil jaringan kecil sebagai bahan pemeriksaan
untuk lebih mendapatkan kepastian tentang penyakitnya melalui
pemeriksaan mikroskop.
a. Cara Melakukan Biopsi
Biopsi ini dapat dilakukan dengan dua macam tindakan.
1) Biopsi jaringan serviks
Biopsi serviks adalah tindakan ginekologi untuk mengambil
sampel jaringan dari serviks atau leher rahim. Kemudian, sampel
akan diperiksa dengan mikroskop untuk mencari kelainan dan tanda
penyakit.

Fungsi :

a) Tes ini paling sering digunakan untuk mendiagnosis kanker


atau menilai risiko kanker serviks pada perempuan.
b) Selain untuk diagnosis, biopsi serviks juga dapat dilakukan
untuk mengangkat jaringan abnormal dari serviks serta
memberikan pengobatan untuk sel pra-kanker.

Biopsi serviks sering digunakan dalam diagnosis dan


pengobatan penyakit ginekologi, seperti :

a) HPV atau human papillomavirus


b) Polip serviks
c) Kutil kelamin
d) Kanker serviks
e) Paparan diethylstilbestrol (DES)

Hasil
Hasil dari biopsi serviks tidak bisa langsung didapatkan
setelah tindakan selesai. Pasien harus menunggu dihubungi dokter
untuk mendapatkan hasilnya, yang bisa berupa:
a) Negatif : Ini berarti serviks pasien normal
b) Positif : Ada sel kanker atau pra-kanker yang ditemukan saat
biopsi
Cara Kerja Biopsi Serviks

Biopsi serviks biasanya dijadwalkan seminggu sebelum


menstruasi.

a) Pasien mengenakan jubah rumah sakit dan buang air kecil


terlebih dahulu.
b) Pasien berbaring di atas meja pemeriksaan, dengan posisi
litotomi
c) Dokter akan memasukkan spekulum ke dalam vagina
d) Apabila dirasa perlu, dokter juga akan memasukkan larutan
asam asetat ke dalam serviks. Larutan ini dapat menyebabkan
sensasi seperti terbakar, namun sangat berguna untuk
mendeteksi sel abnormal.
e) Setelah letak sel abnormal diketahui, dokter akan membius
bagian tubuh tersebut dengan menyuntikkan obat bius melalui
jarum suntik yang kecil. Lalu, sampel jaringan akan diambil
dengan alat khusus.
f) Bagian serviks yang sampelnya akan diambil serta jenis
anestesi dan alat yang digunakan akan berbeda pada setiap
pasien, tergantung pada jenis biopsi serviks yang dibutuhkan
atau lebih sesuai dengan kondisi pasien.

Jenis Biopsi Serviks

a) Biopsi Cone
Dokter akan menggunakan alat laser atau pisau bedah untuk
mengambil sampel jaringan dari serviks.
b) Biopsi punch
Dokter akan mengambil sampel jaringan dengan pisau yang
bundar, mirip dengan pelubang kertas. dokter dapat mengambil
beberapa sampel dari berbagai bagian serviks dalam satu
tindakan.
c) Kuret endoserviks
Dokter akan mengikis sampel jaringan dari bagian dalam
saluran serviks, yang tidak terlihat dari luar. Untuk mengambil
sampel, dokter akan menggunakan alat khusus yaitu kuret atau
sikat endoserviks.

2) Biopsi lapisan dalam rahim (endometrium)


Dilakukan dengan alat khusus yang disebut
“mikrokuretase,” dapat diambil hanya lapisan dalam rahim.
Kuretase atau biopsi endometrium merupakan kriteria standar untuk
mendeteksi Ca endometrium. Keakuratan biopsi endometrium
sangatlah tinggi.

Tujuan dan Fungsi

a) Periksa kanker rahim.


b) Menemukan penyebab perdarahan uterus yang berat,
berkepanjangan, atau tidak teratur.
c) Melihat apakah lapisan rahim (endometrium) melalui normal
siklus menstruasi perubahan.

Hasil

a) Normal: Tidak ada sel abnormal atau kanker ditemukan.


b) Abnormal:
Pertumbuhan non-kanker (jinak), disebut polip, hadir.
Pertumbuhan berlebih dari lapisan rahim (endometrial
hyperplasia) hadir.
Kanker perubahan atau sel yang dapat menyebabkan kanker
hadir.
4. Pemeriksaan Laparoskopi
Laparoskopi adalah operasi yang menggunakan tabung tipis
bercahaya, melakukan pemotongan (sayatan) di perut untuk melihat organ-
organ atau organ panggul perempuan, dilakukan dengan memasukan alat
optik ke dalam rongga abdomen (kavum peritoni). Dengan alat optik,
diperiksa alat genitalia dalam yaitu saluran telur (tuba fallopi), indung telur
(ovarium) kelainan pada peritonium (lapisan dinding perut), kelainan lain
yaitu kista indung telur dan endometriosis.
a. Tujuan

1) untuk mengambil pertumbuhan abnormal seperti tumor di perut


2) Periksa adanya endometriosis, kehamilan ektopik, atau penyakit
radang panggul
3) Periksa apakah ada kanker disekitar perut yang menyebar
4) Untuk mengetahui ligasa tuba
5) Memperbaiki hernia hiatus atau hernia inguinalis
6) Mengambil organ seperti rahim, kandung empedu, ovarium atau
usus buntu.

b. Manfaat Laparoskopi

1) Diagnostik
Sebagai alat diagnostik, seringkali digunakan untuk
mendiagnosis penyebab dari ketidaksuburan (infertilitas),
2) Terapi
Laparoskopi untuk mengatasi masalah yaitu untuk
mengetahui dan mengatasi kehamilan di luar kandungan.

c. Indikasi Dan Kontraindikasi Laparoskopi

Indikasi
1) Indikasi Diagnostik
a) Diagnosis diferensiasi patologi genetalia interna
b) Infertilitas primer dan atau sekunder
c) Second look operation,apabila diperlukan tindakan
berdasarkan operasi sebelumnya
d) Mencari dan mengangkat translokasi AKDR.
e) Pemantauan pada saat dilakukan tindakan histeroskopi

2) Indikasi terapi

a) Kistektomi ,miomektomidan histerektomi


b) Hemostasis perdarahan pada perforasi uterus akibat tindakan
sebelumnya.

Kontraindikasi

1) Kontraindikasi absolut
a) Kondisi pasien yang tidak memungkinkan dilakukannya
anestesi
b) Diabetese hemoragik sehingga mengganggu funsi pembekuan
darah
c) Peritonitis akut disertai dengan distensi dinding perut ,sebab
kelainan ini merupakan kontraindikasi untuk melakukan
pneumoperitonium.

2) Kontraindikasi relatif
Tumor abdomen yang sangat besar,sehingga sulit untuk
memasukkan trokar kedalam rongga pelvis oleh karena trokar dapat
melukai tumor tersebut.

d. Prosedur Laparoskopi

1) Tiga atau lebih sayatan kecil (5-10 mm) dibuat di perut untuk
memungkinkan port akses untuk dimasukkan
2) Para laparoskop dan instrumen bedah yang akan dimasukkan
melalui port ini.
3) Ahli bedah kemudian menggunakan laparoskopi, yang
mentransmisikan gambar organ-organ perut pada monitor video,
yang memungkinkan operasi untuk dilakukan.

5. Kolposkopi
Kolposkopi merupakan prosedur pemeriksaan vagina dan servik
dengan menggunakan alat yang disebut kolposkop. Pemeriksaan
menggunakan alat dengan pembesaran tertentu. Alat tersebut dilengkapi
mikroskop binocular yang mempergunakan sinar yang kuat dengan
pembesaran yang tinggi.
Pemeriksaan ini dengan alat pembesaran rendah sekitar 40 kali.
Tujuannya untuk mengenal perubahan pada pembuluh darah dan jaringan
tertentu. Diperlukan keahlian khusus dalam mempergunakan alat dan
menginterpretasikan perubahan tertentu pada jaringan. Prosedur ini dapat
dilakukan tanpa pembiusan, namun dapat juga dilakukan pembiusan local
jika pasien merasa tidak nyaman.

Penggunaan Kolposkopi untuk Kasus Ginekologi

a. Human Pappiloma Virus merupakan virus yang dikenal menyebabkan


kutil dan berpotensi menyebabkan kanker
b. Proses keradangan pada servik yang disebabkan oleh infeksi beberapa
patogen
c. infeksi kandida
d. pemeriksaan klinis pasien dengan herpes simplek genitalis, terutama
untuk memeriksa servik.
e. infeksi Chlamydia trachomatis
f. Infeksi Neisseria gonorrhoea
6. Pemeriksaan Histereskopi
Histerskopi adalah pemeriksaan dalam rahim dengan alat optik yang
dimasukan ke dalam ruangan rahim (kavum uteri). Pemeriksaan dilakukan
dengan alat histeroskop, dengan alat ini dapat dilakukan biopsi lapisan
dalam rahim di tempat yang dicurigai. Alat optik ini dapat mencari muara
dalam telur, kelainan yang terdapat dalam rahim (tebal-tipisnya lapisan
dalam rahim, polip, mioma submukosa, posisi dan keberadaan AKDR, dan
kelainan kavum uteri).

Cara Kerja Histeroskopi

a. Histeroskopi dapat dilakukan dengan anestesi ataupun tanpa anestesi,


tergantung dari histeroskop yang digunakan dan keinginan pasien.
b. Spekulum vagina juga biasanya digunakan untuk membuat proses
memasukkan histeroskop ke dalam lubang rahim lebih mudah
c. Setelah histeroskop dimasukkan, lubang rahim akan diisi dengan gas
atau cairan, agar dokter mendapat visualisasi bagian dalam rongga
rahim yang lebih baik.
d. setelah tindakan, pasien mungkin akan diberikan obat anti-peradangan
tanpa kandungan steroid (NSAID) untuk mengurangi rasa sakit dan
kram.

Sebuah histeroskopi dapat dilakukan untuk

a. Menemukan penyebab kram parah atau perdarahan abnormal.


b. Melihat apakah masalah dalam bentuk atau ukuran rahim atau jika
jaringan parut di dalam rahim adalah penyebab infertilitas.
c. Menemukan kemungkinan penyebab berulang keguguran.
d. Cari dan menghapus salah alat kontrasepsi (IUD)
e. Menemukan dan menghapus kecil fibroid atau polip.
f. Periksa kanker endometrium.
g. menempatkan implan kontrasepsi (seperti Essure) ke dalam pembukaan
saluran tuba sebagai metode sterilisasi permanen.

7. SADARI (Periksa Payudara Sendiri)


Pencegahan primer pada kanker payudara merupakan salah satu
bentuk promosi kesehatan karena dilakukan pada orang yang "sehat"
melalui upaya menghindarkan diri dari keterpaparan pada berbagai faktor
risiko dan melaksanakan pola hidup sehat. Salah satunya adalah dengan
SADARI yaitu Pemeriksaan Payudara Sendiri. Sebaiknya SADARI
dilakukan pada waktu yang sama tiap bulan.
Pada wanita yang masih mengalami menstruasi, waktu yang paling
tepat untuk melakukan SADARI adalah 7-10 hari setelah hari pertama
menstruasi. Bagi wanita yang pasca menopause, SADARI bisa dilakukan
kapan saja tetapi secara rutin dilakukan tiap bulannya.

Langkah-langkah melakukan SADARI

Langkah 1:
Mulai dengan melihat payudara di cermin dengan posisi pundak tegap dan
kedua tangan di pinggang.

Lihat:
a. payudara, dari ukuran, bentuk, dan warna yang biasa anda ketahui.
b. payudara denganbentuk sempurna tanpa perubahan bentuk dan
pembengkakan.
Adakah perubahan seperti :
a. kulit mengkerut, terjadi lipatan, ada tonjolan.
b. puting berubah posisi biasanya seperti tertarik ke dalam.
c. Kemerahan, nyeri, ruam-ruam, atau bengkak.

Langkah 2:
Angkat tangan dan amati jika ada perubahan-perubahan yang telah disebut
pada langkah pertama.

Langkah 3:
Saat bercermin, anda cermati apakah ada cairan yang keluar dari kedua
putting (baik itu cairan bening, seperti susu, berwarna kuning, atau
bercampur darah).

Langkah 4:
Berikutnya, rasakan payudara anda dengan cara berbaring. Gunakan pijatan
pelan namun mantap (tapi bukan keras) dengan tiga ujung anda (telunjuk,
tengah, dan manis). Jaga posisi ujung jari datar terhadap permukaan
payudara. Gunakan gerakan memutar, Pijat seluruh payudara dari atas
sampai bawah, kiri kanan, dari tulang pundak sampai bagian atas perut dan
dari ketiak sampai belahan payudara. Anda juga dapat membuat gerak naik
turun. Gunakan pijatan ringan untuk kulit dan jaringan tepat dibawah kulit,
pijatan sedang untuk bagian tengah payudara, dan pijatan kuat untuk
jaringan bagian dalam.

B. Terapi Komplementer Mengurangi Rasa Nyeri Haid (Dismenorea)


Untuk mengurangi dan mengatasi nyeri haid agar tidak sampai mengganggu
aktivitas, inilah beberapa cara yang bisa lakukan:
1. Minuman Hangat
Banyak wanita yang mengaku bahwa nyeri atau sakit saat
menstruasi berkurang jika mereka mengonsumsi minuman atau makanan
hangat (atau hangat yang sedikit panas).
2. Berbaring
Berbaring di tempat tidur atau sofa dapat mengurangi nyeri yang
dialami, terutama jika sering mengalami nyeri di punggung ketika
menstruasi. Beri bantal untuk menyangga lutut, pejamkan mata, tarik napas
panjang, buang perlahan. Lakukan terus sampai merasa nyaman.
3. Kompres Perut untuk mengatasi Dismenorea
Nyeri atau kram pada perut dapat berkurang dengan
mengompresnya dengan air hangat. Bisa memakai alat kompres khusus
atau menggunakan handuk yang telah direndam air hangat dan diperas.
4. Yoga untuk Mengatasi Disemenorea
Rasa sakit saat menstruasi terjadi karena otot-otot sekitar perut dan
pelvic yang kejang. Nyeri ini biasanya terasa pada tiga hari pertama
menstruasi. Ada beberapa posisi yoga yang bisa dilakukan untuk
mengatasinya.
a. Kapalabhati (Bersila)
Kapalhabati (bersila) adalah posisi paling mudah dalam yoga.
Posisi ini untuk melatih pernafasan, membersihkan paru-paru. Efek
rileks akan terasa saat latihan posisi ini. Karena tubuh rileks, otot-otot
yang kejang pun akan mengendur.
b. Dhanurasana (Posisi busur)
Dhanurasana (posisi busur) akan memperkuat otot punggung.
Posisi ini juga bisa mengatasi masalah pencernaan seperti asam
lambung berlebih. Seringkali saat sedang menstruasi, perut akan
kembung dan bergas. Dengan melakukan posisi Dharusana, masalah
perut kembung dapat diatasi.
c. Pavanamuktasana
Gerakan pavanamuktasana secara harfiah berarti membuang
angin. Sesuai dengan namanya, gerakan ini juga sering dipakai untuk
mengatasi masalah pencernaan dan nyeri di sekitar perut.
d. Viparita Karani (sikap Lilin)
Viparita karani (sikap lilin) adalah berbaring dengan
mengangkat pinggul hingga kaki lurus ke atas ternyata dapat mengatasi
sakit kepala yang datang saat menstruasi. Gerakan ini bisa
melancarkan peredaran darah hingga kepala, sehingga rasa nyeri dapat
hilang.
e. Bhastrika Pranayama
Ada 3 tahap dalam pelaksanaan bhastrika pranayama, tahap
pertama dilakukan dengan pelan, kedua lebih cepat, kemudian yang
ketiga dilakukan dengan cepat.

Posisi: Duduk dengan sikap bersimpuh (vajrasana)

Teknik:

1) Kepalkan kedua tangan letakkan sejajar bahu, kemudian luruskan


keatas dan tarik kembali kebawah dengan mengucapakan So-
Ham mengikuti gerakan tangan sebanyak 3 kali. Saat
mengucapkan So tangan keatas dan pada saat mengucapkan Ham
tangan ke bawah. (jangan lupa kunci bagian kemaluan, pusar dan
tenggorokan kita).
2) Kemudian dengan posisi yang sama seperti di atas ucapan So
diganti dengan menarik nafas melalui hidung dan Ham
mengeluarkan nafas mengikuti irama gerakan tangan.

Catatan:

Lakukan teknik ini sebelum dan sesudah haid, jangan melakukan


teknik ini pada saat haid.

Manfaat:

Sangat baik untuk mengurangi rasa sakit menjelang datangnya haid


dan peredaran darah yang kurang lancar. Latihan ini juga bisa
mengurangi stres, mengurangi lemah yang timbul karena banyak
mengeluarkan darah, juga bisa megurangi pusing atau sakit kepala
yang timbul saat haid.

f. Kapalbhati Pranayama

Posisi:

Duduk dengan sikap duduk bersimpuh (vajrasana)

Teknik:

Tariklah perut kedalam dengan bantuan tangan sambil


menghembuskan nafas melalui hidung dengan bersuara. Tapi pada
saat menarik nafas jangan bersuara, tarik dengan lembut. Terus
menerus lakukan teknik pernafasan ini Selama 1 menit. Teknik
pernafasan ini perlu dilakukan dibawah bimbingan seorang guru
karena memiliki efek samping bila salah digunakan.

Manfaat:

Kapalbhati pranayama ini dapat menghasilkan rasa panas pada perut,


sehingga masalah-masalah pada saat haid akan dapat teratasi, begitu
pula pada peredaran darah akan normal kembali. Jerawatpun akan
mulai hilang, sehingga wajah akan lebih bersinar.
g. Suryabedhi Pranayama

Posisi:

Duduk dengan sikap bersimpuh (vajrasana), kedua tangan diatas paha

Teknik:

1) Tutuplah hidung kanan dengan ibu jari tangan kanan kemudian


tarik nafas melalui hidung kiri, tahan beberapa saat sesuai
kemampuan kemudian hembuskan melalui hidung kanan dengan
menutup hidung kiri. Ulangi pelaksanaan ini 3 kali.
2) Tutup hidung kiri dengan ibu jari tangan kiri kemudian tarik nafas
melalui hidung kanan, tahan beberapa saat sesuai kemampuan
kemudian hembuskan melalui hidung kiri dengan menutup hidung
kanan. Ulangi pelaksanaan ini sebanyak 3 kali dan jangan lupa
untuk mengunci bagian tenggorokan, pusar dan kemaluan kita)

Manfaat:

Dengan teknik suryabedhi pranayama ini kita mendapat cukup


oksigen untuk sirkulasi darah.

h. Markatasan

Posisi:

Terlentang dengan posisi savasana (posisi tidur)

Teknik:

Tariklah nafas dan angkatlah paha kiri Anda dan letakkan ke sebelah
kanan, lalu wajah menghadap kekiri. Tarik nafas lalu tahan dalam
posisi ini untuk beberapa saat, lalu kembali ke posisi semula sambil
menghembuskan nafas. Lakukan 2 sampai 3 kali. Ulangi gerakan
tersebut pada kaki kiri.
i. Ustrasan

Posisi:

Berdirilah pada posisi setengah berdiri

Teknik:

Mulailah tarik nafas sambil miringkan tubuh ke belakang satu persatu


tangan menyentuh tumit. Ulurkan leher kebelakang dan biarkan berat
badan bertumpu pada kedua lengan. Pada saat tubuh dalam posisi
kebelakang tahanlah nafas dan hembuskan pada saat telah kembali pada
posisi awal yaitu berdiri diatas lutut.

Manfaat:

Melaui pose ini, leher akan mendapatkan istirahat total dan darah mulai
lancar sehingga tidak lagi sakit kepala, stres dan migren.

j. Suptavajrasan

Posisi:

Duduk dengan sikap bersimpuh (vajrasana),

Teknik:

Rentangkanlah kedua betis hingga ke dua mata kaki dalam menyentuh


tanah. Peganglah tumit dan tariklah nafas lau telentangkan badan ke
belakang sambil menghembuskan nafas, pada saat yang bersamaan
letakkanlah ke dua tangan di belakang kepala. Biarkanlah nafas
normal sejenak, dan peganglah tumit anda, tarik nafas lalu kembali
pada posisi semula. Lakukanlah 2 atau 3 kali setiap hari.

Manfaat:

Sangat baik untuk wanita yang mengalami rasa sakit pada saat haid.
k. Dhanurasana

Posisi:

Ambilah posisi telungkup

Teknik:

Tekuk kedua kaki dan pegang pergelangan kaki dengan kedua tangan.
Sambil menarik nafas, angkatlah kaki ke atas sampai badan
melengkung membentuk busur. Pertahankan posisi ini dengan
menahan nafas dan keluarkan pada saat kembali ke posisi awal.

Manfaat:

Pose ini dapat memijat organ-organ dan otot-otot perut dengan kuat.
Dengan pose ini semua jenis nafas dalam tubuh mulai berfungsi
seimbang.

5. Senam Menstruasi
Dalam hasil penelitian yang dilakuakan Fathinu pada 2009
menunjukan bahwa senam haid mampu mengurangi nyeri saat haid,
dengan sayarat gerakan dilakukan benar dan tepat. Senam haid dapat
dilakukan 3 hari sebelum haid.
Senam haid mampu mengurangi nyeri haid karena senam
merupakan salah satu tehnik relaxsasi yang mampu menstimulasi tubuh
untuk menghasilkan endomorpin (morpin dalam tubuh). (Harry, 2007).
Selain itu dalam laporan penelian ditunjukan bahwa olahragawati lebih
sedikit mengalami disminore dibandingkan dengan wanita yang tidak
senam atau berolahraga.
Berikut ada 5 gerakan senam untuk membantu mengatasi keluhan
sakit atau nyeri saat haid:
a. Berbaring dengan tangan di samping badan, rapatkan kedua kaki dan
tekuklah kaki. Mulailah dengan menarik dalam napas dan pejamkan
mata anda (ulangi 4 kali).
b. Selanjutnya tetap sama, namun angkat kaki anda sampai membentuk
sudut 90 derajat antara betis dan paha. (ulangi 4kali)
c. Posisi seperti orang sujud namun letakkan kepala diatas lengan(ulangi
4 kali)
d. Tidur telentang, kaki lurus kemudian putar badan dan kaki kanan
menyilang kaki kiri (ulangi 4x)
e. Posisi merangkak, dengan salah satu kaki diangkat lurus dan 1 lutut
menumpu (ulangi 4 x)

C. Terapi Komplementer untuk meningkatkan kesuburan


1. Terapi Nutrisi
Kondisi kesehatan manusia berkaitan erat dengan makanan yang
dikonsumsi. Dan terapi nutrisi merupakan andalan utama untuk mencegah
dan mengobati penyakit. Tetapi harus berhati-hati, jika ingin mengkonsumsi
suplemen atau vitamin, dan sebaiknya berkonsultasi dulu dengan ahli
kesehatan.

Beberapa vitamin penunjang kesuburan :

a. Vitamin A
Vutamin A dapat meningkatkan kadar progesteron.
b. Vitamin B
Vitamin B beserta kelompoknya, bermanfaat dalam proses pembuahan
dan kehamilan, termasuk Asam Folat.
c. Vitamin C
Vitamin C membantu dalam proses pematangan sel telur, ovulasi, dan
juga meningkatkan hormon progesteron.
d. Vitamin E
Vitamin E membantu menormalkan kerja hormon-hormon penting
dalam tubuh.
e. Selenium
Selenium dibutuhkan untuk produksi hormon progesteron, testosteron,
serta penting untuk menghambat ketidaksuburan dan mengurangi
ancaman keguguran.
f. Seng (zinc)
Seng (zinc) merupakan zat penting yang bermanfaat mengatasi
gangguan kesuburan, seperti kekurangan hormon progesteron, siklus
haid yang tidak normal, keguguran, atau kesulitan melahirkan.
g. Kalsium dan Magnesium
Kalsium dan Magnesium bermanfaat dalam mengatasi keluhan haid.
h. Tembaga
Kekurangan zat penting ini dapat menyebabkan keguguran spontan pada
kehamilan dini.
i. Untuk kesuburan pria
zat antioksidan, seperti vitamin C, B12, E, Betakaroten, Selenium,
terbukti melindungi sperma dari kerusakan dan meningkatkan
jumlahnya.

2. Terapi Herbal
Manfaat terapi herbal sudah dikenal dan digunakan oleh bangsa
Romawi, Mesir, China, Persia, Ibrani dan Arab, sejak berabad-abad tahun
yang lalu. Dan dipercaya mampu mengatasi penyembuhan berbagai macam
penyakit, jika digunakan secara tepat dan benar.
Para Herbalis berpendapat bahwa alam juga menyediakan
kandungan lain selain zat aktif untuk mengimbangi zat tersebut agar tidak
memberikan efek samping yang berbahaya.
Meskipun begitu, harus disadari bahwa zat aktif dan beberapa
elemen dalam tanaman herbal, bisa berinteraksi dengan obat yang diberikan
dokter. Jadi, jika ingin mengkonsumsi suplemen herbal, sebaiknya
berkonsultasi dahulu dengan seorang yang ahli di bidang kesehatan atau
dokter.
a. Delima
Delima bisa membantu meningkatkan aliran darah ke rahim dan
menguatkan lapisan rahim untuk mengurangi kemungkinan keguguran.
Selain itu delima juga sangat membantu perkembangan yang sehat dari
janin. Tapi, dalam penggunaannya (dosis) harus hati-hati. Karena harus
disesuaikan untuk menghindari efek samping
b. Kurma
Kandungan nutrisi pada kurma dapat membantu meningkatkan
kemampuan wanita untuk hamil. Selain itu kurma juga kaya akan
vitamin A, E dan B serta zat besi dan mineral lainnya dan yang penting
bagi seorang wanita untuk hamil dan membawa anak melalui kehamilan.
Selain itu, kurma juga punya kahsiat yang tambahan, yakni membantu
gerakan usus yang teratur dan mengobati konstipasi.
c. Kayu Manis
Khasiat dari kayu manis ini adalah membantu fungsi ovarium yang
tepat dan dengan demikian menjadi efektif dalam memerangi
infertilitas. Selain itu juga punya manfaat tambahan, seperti membantu
dalam pengobatan PCOS, salah satu penyebab utama infertilitas. Telah
diipublikasikan dalam Journal of Fertility and Sterility pada tahun 2007
yang menunjukkan bahwa suplementasi kayu manis dapat membantu
meningkatkan siklus menstruasi pada wanita dengan PCOS. Selain itu
juga digunakan untuk mengobati masalah seperti endometriosis, fibroid
rahim dan amenore (tidak adanya periode menstruasi) yang dapat
mempengaruhi kesuburan wanita.
d. Aswaghanda
Nama lain dari Ashwagandha adalah Ginseng India. Khasiat dari
tanaman herbal ini sangat membantu bagi wanita mengalami kesulitan
hamil. Tanaman ini juga efektif dalam menjaga keseimbangan
hormonal dan membantu berfungsinya organ reproduksi. Selain itu juga
membantu memperkuat rahim bagi mereka yang memiliki keguguran
berulang. Selain itu ramuan ini membantu mengurangi tingkat stres
Anda.
e. Akar maca
Tanaman herbal terakhir yang juga efektif dapat mengobati
infertilitas pada wanita dan pria adalah akar maca. Khasiatnya bisa
meningkatkan produksi hormon yang normal dan sangat bermanfaat
untuk wanita dengan hipotiroidisme karena mendukung fungsi tiroid.
f. Zinc
Zinc disebut juga Seng, merupakan mineral yang sangat penting
untuk metabolisme sel. Zinc diperlukan untuk meningkatkan kekebalan
tubuh, menyembuhkan luka, regenerasi sel dan produksi protein. Pria
yang kekurangan seng cenderung memiliki jumlah sperma yang rendah
dan volume semen yang sangat sedikit. Dengan meningkatkan kadar
Zinc dalam tubuh, maka pria yang mandul kemungkinan bisa tertolong.
Zinc sangat membantu mengobati pria infertil dan membantu
memperbaiki varikokel, pembuluh darah yang membesar di skrotum
dan menyebabkan ketidaksuburan pria.
g. Ginseng
Ada beberapa jenis ginseng yang terkenal yaitu Ginseng Siberia
(Senticosus Eleutherococcus), dan Ginseng Amerika, Korea, dan Asia
dari Genus Panax. Eleutherococcus dan Panax memiliki unsur yang
aktif dan sifat yang berbeda satu sama lain. Salah satu manfaat aktif dari
ginseng ini adalah dapat meningkatkan kesuburan pria dan
menyembuhkan pria yang mandul. Panax umumnya digunakan untuk
meningkatkan stamina fisik dan mental pria serta untuk memperkuat
sistem kekebalan tubuh. Menurut Dr. Yarnell, Ginseng Asia dapat
meningkatkan jumlah sperma dan juga dapat meningkatkan motilitas
sperma yang buruk. Selain itu, Ginseng Asia juga dapat meningkatkan
kadar testosteron secara alami sehingga berdampak pada gairah seksual
yang meningkat. Bentuk ginseng yang umum dijadikan obat herbal
untuk mengatasi kemandulan adalah teh cair dan kapsul.

3. Pijat
Pijat dipercaya mampu memperbaiki gangguan fungsi tubuh, serta
mengatasi stres dan kelelahan. Dan sebagai upaya relaksasi tubuh yang
membuat nyaman dan dapat memperlancar aliran darah ke seluruh tubuh,
termasuk organ reproduksi.
Gerakan lembut dalam pijat, seperti mengusap atau meremas secara
perlahan, bermanfaat mendorong darah ke arah jantung dan meningkatkan
aliran darah balik. Pengurutan dapat meningkatkan relaksasi otot,
menenangkan ujung-ujung syaraf, dan menghilangkan nyeri.

4. Shiatsu
Pijat shiatsu juga dikenal sebagai pijat Jepang, walaupun sebenarnya
dikembangkan dari pijat China, yang bertujuan untuk memperbaiki aliran
energi "chi" yang terganggu. Pijatan ini mampu mengatasi gangguan yang
berhubungan dengan sistem reproduksi. Shiatsu mengalirkan energi
kesuburan lewat meridian
Shiatsu mampu melawan efek negatif dari nutrisi yang buruk,
kurangnya olahraga dan tidur, sensitif pada lingkungan sekitar, masalah
genetik, hingga kelelahan karena terlalu banyak bekerja. Efek dari itu semua
mampu menyebabkan Chi terjebak dan energi dalam tubuh tak seimbang.
Terapis Shiatsu akan melihat kondisi perut dengan metode palpasi
(merasakan ukuran, kekuatan, atau letak organ tubuh). Anda akan dipijat
supaya terapis mengetahui meridian atau garis Chi yang bekerja di tubuh
Anda. Khusus untuk masalah kesuburan, terapis akan fokus pada Chong
Mai atau saluran pusat yang menghubungkan meridian tadi dengan uterus.
5. Refleksologi (Pijat Reflexy)
Pemijatan yang difokuskan pada titik-titik syaraf di zona kaki,
tangan, wajah dan telinga yang berhubungan dengan berbagai kelenjar,
organ, dan bagian tubuh lainnya.
Stimulasi yang tepat pada zona-zona refleks, mampu mengatasi
ketegangan, stres, membuat seluruh tubuh rileks secara mendalam.
Menormalkan kembali fungsi tubuh yang terganggu, membantu proses
penyembuhan alami, dan meningkatkan vitalitas.
Untuk mengatasi ketidaksuburan, pijat refleksi ini dilakukan dengan
menekan ujung jari kaki sebelah luar telapak kaki, yang berhubungan
langsung dengan indung telur.

6. Akupunktur
Akupunktur adalah cara penyembuhan Cina kuno dengan cara
menusukkan jarum-jarum akupunktur ke titik-titik syaraf tertentu. Dalam
pengobatan tradisional China, menganggap tubuh dipengaruhi dua kekuatan
alami, yaitu Yin dan Yang. Yin adalah kekuatan yang bersifat feminim,
tenang, dan pasif, mewakili sesuatu yang bersifat gelap, dingin,
mengambang, dan basah. Sedangkan Yang adalah kekuatan yang bersifat
maskulin, merangsang, dan agresif, mewakili panas dan cahaya, kontraksi,
dan sifat progresif. Kedua unsur ini saling melengkapi sekaligus
berlawanan.
Tujuan dari Akupunktur adalah mendeteksi adanya
ketidakseimbangan antara Yin dan Yang dalam tubuh, dan
memperbaikinya. Jarum-jarum Akupunktur digunakan untuk membuka
aliran chi jika terjadi sumbatan.
Menurut Bob Flaws dalam bukunya Endometriosis and Fertility and
Traditional Chinese Medicine, penyebab ketidaksuburan yang sering terjadi
adalah akibat dari beberapa hal, seperti :
a. Letak rahim yang tidak tepat
b. Kegemukan, atau terlalu kurus
c. Aliran darah yang kurang bagus, biasanya disebabkan oleh beberapa
faktor, seperti sumbatan pada rongga perut, emosi, iri hati, kemarahan,
dan perasaan melankolis atau mengasihani diri sendiri.

Karena kondisi ini bersifat kompleks, jadi perlu adanya perawatan


Akupunktur dari seorang yang profesional.

7. Akupresur
Akupresur adalah terapi penekanan pada titik-titik syaraf di jari.
Seperti halnya Akupunktur, tetapi dengan menggunakan benda tumpul
sebagai pengganti jarum. Titik syaraf yang dituju adalah pada bagian tangan
dan kaki, yang berhubungan dengan ovarium, rahim, dan berguna dalam
memperbaiki kerja hormon.
Akupresure untuk keseuburan daapt digunakan untuk meredakan
nyeri haid, mendukung sistem reproduksi seksual, dan untuk detoksifikasi
tubu. Saat berlatih akupresur, maka takan merangsang titik-titik tekanan
yang terletak disepanjang 12 jalur median utama tubuh. Jalur ini adalah
dimana energi atau Chi mengalir dengan bebas ketika tubuh sehat.
Menerapkan akupresur di titik tetentu meningkatkan sirkulasi darah
ke organ reproduksi dan meningkatkan oksigenasi ke jaringan. Seringkali
penyumbatan yang disebabkan oleh adanya racun yang menumpuk akibat
pola makan yang buruk, obat-obatan, stres, dan kurang tidur. Ketika ibi
terjadi keseimbangan hormonal dalam tubuh terganggu yang menyebabkan
siklus ovulasi berkurang.
Melakukan akupresur untuk kesuburan dapat meningkatkan peluang
untuk hamil karena meraangsang aliran darah ke organ reproduksi dan rilis
racun, kemacetan dan peradangan. Hasil penerapam akupresur harian akan
regulasi hormon dan keseimbangan, sementaara merangsang ovulasi dan
membantu oksigen rahim dalam persiapan untuk hamil.

Titik Akupresure Perut Atas

Poin akupresur berikut meningkatkan kesuburan dengan


merangsang dan mengatur hati dan ginjal meridian. Dapat membantu tubuh
dalam rilis toksin dari hati dan mempromosikan regulasi hormonal sambil
membantu merasa lebih terlentang.

a. Ren 14
Titik akupresure ini terletak 2 inci di bawah tulang dada dan 6 inci di
atas pusar. Merangsang titik ini memiliki manfaat yang besar dari
membersihkan jantung. Jika cakra jantun tersumbat akibat kekhawatiran
dan kecemasan, hal ini bila dirangsang akan membantu melepasakn
kekuatan dan menenangkan pikiran.
b. Ren 12
Titik akupresure ini terletak digaris tengah perut, setengah jalan antara
pusar dan tulang dada, sekitar 4 inci di atas pusar. Titik ini memiliki
afinitas untuk limpa dan perut sangat penting dalam menguras produksi
cairan dalam tubuh yang berlebih, seperti kista pada uterus, dan berguna
juga dalam detox kandung kemih.
c. Lv 14
Titik akupresur ini terletak dibawah payudara, dua tulang rusuk dibawah
puting, 4 inci dari garis tengah. Titik ini menyelesaikan hati dan keluhan
usu gastro terkait pencernaan yang buruk, mengalami perasaa seperti
lamban setelah makan. Hal ini juga membantu penderita nyeri payudara
pramenstruasi. Ketika ini dirangsang, energi seksual juga meningkat.

Titik Akupresur Punggung

Berikut akupresur untuk poin kesuburan dapat merangsang selama


pertama dan juga paruh kedua siklus menstruasi, kecuali saat menstruasi.
Jangan meraangsang bagian atas pada daerah bahu setelah ovulasi
(menghindari menggosok bahu) sebagai stimulasi daerah ini dapat
menyebabkan kontraksi rahim yang mengarah ke keguguran. Daerah ini
sangat snsitif sehingga selama persalinan banyak bidan yang
merekomendasikan merangsang bahu untuk memicu atau mempercepat
persalinan.

a. UB 44
Titik ini terletak pada tingkat yang sama seperti UB 15, 3 inci untuk
kedua sisi vertebra toraks 5. Stimulasi titik ini mempromosikan
relaksasi. Ini akan membantu jika sedang merasa cemas tentang
ketidakmampuan untuk hamil.
b. UB 15
Titik ini disebut titik “panas”. Bagian ini terletak 1,5 inci daru tulang
belaang pada tingkat vertebra toraks 5 dan 2 inci di atass batas bawah
tulang belikat. Titik ini mengatur energi Chi panas. Mempromosikan
tidur ang lebih baik, kurang kecemasan dan suasana hati seminbang.
c. UB 17
Titik ini terletak pada level batas bawah tulang belikat pada tingkat
vertebra toraks 7. Ini membantu mendinginkan darah, menyelasaikan
stasis darah dan menghentikan perdarahan menstruaassi yang abnormal.
d. UB 23
Akupresur ini untuk titik kesuburan adalah mencari tingkat energi
ginjal pada kecil kembali pada tingkat vertebra lumbalis kedua. Dapat
ditemukan dengan mengukur 1,5 inci dari garis tengah di kedua sisi
tulang belakang. Titik ini membahas pembuangan vagina abnormal,
menstruasi yang tidak teratur, nyeri punggun bawah pada wanita dan
impotensi pada pria.
e. DU 4
Titik akupresur ini juga disebut “Hidup Gate” yang terletak di
pemerintahan meridian tepat digaris tengah pada tingkat vertebra
lumabalis kedua. Hal ini merangsang rahim menyelesaikan kemandulan,
meningkatkan aliran energi melalui ginjal dan organ panggul.
f. UB 31, U 32, UB 33
Titik akupresur ini mengatasi nyeri punggung bawah dan mengatur
gangguan menstruasi dan infertilitas. Titik ini juga meningkatkan aliran
darah ke organ-organ panggul untuk meningkatkan kesuburan.
Akupresure Titik Wajah
Titik berikut dapat dirangrang diseluru siklus menstruasi dan
berguana selama implantasi embrio setelah ovulasi jika untuk kehamilan
secara alamai atau setelah transfer embrio jikan hendak melakukan IVF.

a. Yintang
Titik akupresur ini terletak di atas alis, ini dapat merangasnag
aktivitas kelenjar pituitari dan sangat bagus dalam mengatur
ketidakseimbanganbhormon karena fungdi hipofisis rendah. Hal ini juga
dapat mengatasi sakit kepala frontal dan kecemasan.
b. Empang II
Titik aku presur ini terletak pada kulit kepala di atas dahi hanya di
dalam sudut atas dari garis rambut dibagian luar alis. Bila menerapkan
tekanan pada titik ini biasanaya akan merasa kepekaan, pastikan untuk
bersikap lembut. Hal ini dapat mengurangi menstruasi yang
menyakitkan, mengatur siklus mensruasi, dan menyelesaikan
permasalahan BAK.

8. Yoga
Yoga adalah suatu bentuk latihan olahraga yang digabungkan
dengan olahbatin. Yoga mulai dikenal melalui terapi pengobatan di India
kuno (Ayurveda). Gerakan dalam yoga mampu memperbaiki sirkulasi
darah di seputar rahim, mengatasi nyeri haid, memperbaiki sistem imunitas,
serta gangguan pada tubuh lainnya.
9. Aromateraphy
Aromateraphy merupakan salah satu bentuk terapi dengan
menggunakan minyak esensial yang sangat pekat dan beraroma khas, yang
diambil dari sari tanaman. Aromateraphy ini biasanya digabungkan dalam
terapi pijat, atau dalam meditasi yoga.
Aroma yang menenangkan dari minyak esensial, dianggap mampu
mengatasi stres, dan kelelahan secara psikis. Pikiran yang tenang, akan
membantu menyeimbangkan hormon reproduksi dan mengatasi masalah
kesuburan. Aromateraphy yang sangat baik untuk meningkatkan kesuburan,
yaitu lavender, geranium, atau rosemary.

10. Self-Hypnosis
Self-Hypnosis adalah cara dimana seseorang menghipnosis diri
sendiri dengan pikiran-pikiran positif, yang bermanfaat untuk mengatasi
stres akibat ketidaksuburan, dan efek relaksasinya dapat mengatasi fungsi
hormon reproduksi.
Penting bagi setiap orang yang sedang mendambakan keturunan,
untuk selalu men-support diri sendiri dengan kalimat-kalimat positif,
contohnya dengan cara berikut ini :
a. Pejamkan mata, dan pikirkan tentang bayi yang Anda dambakan yang
membuat Anda bahagia.
b. Katakan pada diri sendiri, "saya bisa hamil, sekarang" (untuk wanita),
dan "istri saya bisa hamil, sekarang" (untuk pria). Lakukan selama 15
menit setiap malam sebelum tidur.