Anda di halaman 1dari 10

PEMERIKSAAN FISIK JANTUNG

Keluhan Jantung :
1. Sesak napas
2. Sakit dada
3. Berdebar
4. Udem
5. Biru
6. Clubing Finger
7. Failure TD Rhrive
8. Hypoxic Spell
9. Feeding Difficulty

Pemeriksaan Fisik :
1. Keadaan umum / Tampak sakit
2. Kesadaran
3. Tekanan Darah
4. Nadi
5. Suhu
6. Pernapasan

Nadi / Arterial Pulse :


∗ A. Radialis
∗ Frekuensi
1. Bradi Kardi ( < 60 )
2. Tahi Kardi ( > 100 )

∗ Irama Nadi

1
1. Normal
- Irama sinus
- Aritmia Sinus
1. Inspirasi 
2. Ekspirasi 
2. Abnormal
1. Atrial Fibrilasi
2. Ekstra Sistol
- Frekuen
- Pulsus Bigeminus
- Pulsus Trigeminus

∗ Amplitudo
1. Amplitudo Rendah
- Lemah, Puncak tumpul, Rendah
- Stenosis aorta, Hipotensi
2. Amplitudo Tinggi
- Meningkat tinggi, turun cepat
- Insufisiensi Aorta  Pulsus Seler

∗ Isi Nadi  Tergantung Jumlah Darah


1. Pulsus Magnus / Nadi yang besar
- Demam Tinggi
- Orang mengeluarkan tenaga
2. Pulsus Parvus ( Nadi yang kecil )
- Perdarahan
- Dehidrasi
- Stenosis Aorta

Jenis Lain :

2
1. Pulsus Paradoksus
- Inspirasi  Lemah / hilang
- Ekspirasi  Timbul kembali
- Perikarditis Konstriktiva
- Efusi Perikardium

2. Pulsus Alternan
- Denyut kuat & lemah bergantian
- Kerusakan otot jantung

Nadi Perifer Lain :


- A. Femoralis
- A. Tibialis Posterior
- A. Poplitea
- A. Duralis Pedis
- A. Carotis

JUGULAR VENOUS PULSE ( JVP )

- V. Jugularis Interna
- Berbaring 30 – 40 o
- Palpasi  Pulsasi (-)
- 3 Gelombang (A, C, V)
- Ukur JVP Vertikal sudut sternum ( Sambungan iga 2 dengan sternum)
- Tekanan Hidrostatik di jantung / Atrium kanan
- Normal : 4,5 cm H2O
- CHF : > 2 cm
- Refluk Hepato jugular : Denyutan vena akan lebih tinggi jika perut
ditekan.

3
I. Inspeksi Jantung

1. Bentuk prekordium / bagian dada yang ditempati proyeksi jantung


 Cekung :
Perikarditis menahun
Atelektasis Paru
Skoliosis / Kifoskolic

 M’ bonjol :
Pembesaran Jantung
Efusi Perikardium
Penyakit Jantung Bawaan
Tumor Paru

1. Apeks Jantung
- Bagian paling inferior / lateral, yang berdenyut
- Normal, Sela iga 5, agak medial garis mid clavicula
- Jantung besar, Apeks keluar dari garis mid clavicula
- Bergeser
• TOF, RVH, LVH
• Skoliosis, Kifoskuliosis
• Efusi Pleura
• Pneumo Thoraks

II. Palpasi

• Pemeriksa disebelah kanan


• Pasien duduk 45 o
• Memakai telapak tangan / Ujung jari

4
• Bila apeks (-) ( gemuk, efusi perikardium empisema paru )  > duduk, waktu
ekspirasi
Bila apeks (-)  Dekstro kardi
• Denyut Jantung
a. Nomal
b. Getaran / Thrill  Bising Jantung yang sangat keras
c. Hyper dinamic ( “ Thrusting “ )
 Denyutan sangat kuat
 Out Put besar
 Insufisiensi aorta / mitral
d. Sustained ( “ Heaving “ )
 Denyutan kuat
 Stenosis aorta, hipertensi

III. Perkusi

- Manfaatnya berkurang, bila ada foto Ro” thoraks


- Berarti pada :
1. Efusi perikardium
2. Aneurisma aorta
3. Gagal Jantung

IV. Auskultasi

a. Bunyi Jantung
2. Bunyi Jantung 1
 Penutupan katup mitral dan trikuspid / onset sistol
 Pada daerah mitral / apeks, Bj 1 lebih keras
 Pada daerah aorta / Pulmonal, Bj 2 lebih keras
 Sinkron dengan nadi karotis

5
 Normal Bj 1 : Splitting (-)
 Intensitas Bj 1
∗ Posisi katup pada onset sistol
∗ Volume & tekanan darah melalui katup :
- Pr Interval
- Kecepatan penutupan katup
- Mobilitas katup
- Kekuatan sistol
- Ventrikel

Spliting S I  Tidak sinkron


Ventrikel kiri / kanan
 RBBB
 ASD
 Stenosis trikuspid
 Ebstein’s Anomaly

2. Bunyi Jantung 2 :
- Penutupan katup aorta & Pulmonal
- Awal Diastol
- Normal, spkiting (+), katup aorta lebih dulu

Komponen A  :
• Hipertensi sistemik
• Dada kurus (tipis, proyeksi aorta lebih maju )
Komponen A  :
• Mobilitas katup terbatas (kalsifikasi)
• Dilatasi Aortic Root
Komponen Pulmonal  :
• Hipertensi pulmonal

6
Splitting :
• Normal, lebih keras pada inspirasi
• Abnormal, tetap ( fixed )
- ASD
- Gagal Jantung Kanan
- Left To Right Shunt

Reversed Splitting
 Komponen P lebih dulu
1. LBBB
2. Pacing = pacu jantung

Single S 2 :
• Kalsifikasi katup pada stenosis aorta
• Stenosis Pulmonal
• TOF
• Efusi Perikardium
• Obesitas

3. Bunyi Jantung 3 :
- Awal diastol
- Kadang terdengar pada orang normal dibawah 40 tahun
- Akibat “ Rapid Ventricular Filling “
- Berarti :
• Fraksi Ejeksi 
• Vol Ventrikel 

4. Bunyi Jantung 4 :
• Biasanya abnormal, tidak tergantung umur

7
• Akibat “ Ventricular Distensibility “
1. Stenosis Aorta
2. Penyakit Miokardium

Ejection Click :
• Pada awal, bising stenosis aorta
• Pada stenosis aorta dimana katup aorta masih mobile
• Negatif
1. Kalsifikasi katup aorta
2. Stenosis supra valval, sub valval
• Lebih jarang , ejection ckick pada stenosis pulmonal

Opening Snap :
 Pada stenosis mitral / trikuspid, bila katup masih mobile

Pre sistolik Gallop :


- Seperti irama kuda berlari
- Gallop BJ 4 ( Frekuensi tinggi )
- 1. Gagal Jantung
2. Infark Miokard Baru

Proto Diastolik Gallop :


- Gallop BJ 3 ( Frekuensi tinggi )
- Kadang pada anak / wanita hamil pada daerah mitral
- 1. Gagal Jantung
2. Perikarditis Konstriksiv

BISING / MURMUR
1. Lokasi - dikatup ?
2. Penjalaran

8
3. Fase :
1. Sistolik / Diastolik
2. Awal, tengah-tengah, akhir
4. Intensitas - 6
Derajat :
1. Lemah sekali
2. Lemah
3. Agar Keras
4. Cukup Keras
5. Keras
6. Sangat Keras
5. Kwalitas
- Nada rendah / tinggi
- Halus / Kasar
- Seperti tiupan angin, bergemuruh.

BISING SISTOLIK
1. Systolic Ejection murmurs / SCM
 Stenosis Aorta
 Stenosis Pulmonal
 Sklerosis Aorta
2. Pan Systolic Murmurs / PSM
 Insufisiensi mitral
 Insufisiensi trikuspid
3. Innocent Murmurs
- Karena Flow Darah  :
• Hamil
• Anemia
• Thytrotoxi Cosis

9
BISING DIASTOLIK

1. Early Diastolic Murmurs / EDM


 Insufisiensi Aorta
 Insufisiensi Pulmonal
2. Mid Diastolic Murmurs / MDM
 Stenosis Mitral
 Stenosis Trikuspid
3. Late / Pre Systolic Murmurs
 Stenosis Mitral / Trikuspid
 Atrial Fibrilasi (-)

STETOSKOP :

• Membram : Nada tinggi


• Bel :
- Nada rendah
- MDM V Stenosis Mitral

10