Anda di halaman 1dari 10

LEMBAR KERJA

PRAKTIKUM LABORATORIUM TEKNIK LINGKUNGAN


“BEKERJA DI RUANG PRAKTIK MIKROBIOLOGI”

Nama : Cahaya Al Amin


NIM : H1E115201
Kelompok :5
Asisten : Fauzan Irsyad Syihabudin

I. TUJUAN
Memperkenalkan mahasiswa prinsip – prinsip berpraktikum , alat/ bahan
serta cara penggunaan dan pemeliharaaan yang baik.

II. ALAT DAN BAHAN


1. Autoklaf 6.Mikroskop
2. Inkubator 7.Cawan petri
3. Laminar air flow 8.Tabung reaksi
4. Spektrofotometer 9.Gelas ukur
5. Refrigerator
III. TINJAUAN PUSTAKA
Sesuai dengan pembaharuan tenaga kependidikan, maka perlu dilaksanakan
perubahan perubahan kearah perbaikan untuk mencapai tujuan pembaharuan
tersebut, untuk mencakup kegiatan-kegiatan dalam pendidikan, baik yang bersifat
kegiatan akademis maupun yang bersifat administratif. Upaya peningkatan mutu
pendidikan diperlukan sarana dan prasarana yang lebih baik kualitas serta
kuantitasnya. Oleh karena itu setiap lembaga pendidikan harus mempunyai
laboratorium-laboratorium yang sesuai dengan jenis perkuliahan yang ada pada
lembaga tersebut. Secara umum upaya pembaharuan pendidikan haruslah
dilakukan secara berkelanjutan, agar sejalan dengan perkembangan ilmu dan
teknologi, karena mutu lulusan suatu Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan,
adalah ditandai dengan dimilikinya kompetensi yang dipersyaratkan dalam Standar
Nasional Pendidikan (SNP). Pilar-pilar utama dalam penyiapan tenaga
kependidikan yang kompeten dan profesional adalah dimilikinya sumberdaya
manusia yang unggul, kurikulum yang standar, perpustakaan yang memadai, dan
laboratorium yang sesuai dengan tuntutan kompetensi lulusan ( T.Saliendeho,2013)
Keberhasilan suatu percobaan atau eksperimen kerap kali tergantung pada
kemampuan memilih dan menggunakan alat dengan tepat. Keterampilan
menggunakan alat meliputi keterampilan memilih alat-alat, mempersiapkan alat-
alat, merangkai alat, menggunakan alat untuk tujuan percobaan(saputri ,et all 2013).
Hal terpenting dalam bekerja di di ruang praktik mikrobiologi adalah mengenal alat-
alat laboratorium mikrobiologi beserta fungsinya(. Alat-alat tersebut antara lain:

a. Mikroskop
Mikroskop adalah suatu benda yang berguna untuk memberikan bayangan
yang diperbesar dari benda-benda yang terlalu kecil untuk dilihat dengan mata
telanjang. Mikroskop merupakan alat optik yang terdiri dari kombinasi alat optik.
Mikroskop terdiri dari beberapa bagian dan setiap bagian memiliki fungsi-fungsi
tersendiri. Bagian-bagian mikroskop harus dalam keadaan bersih agar tidak
menimbulkan kesalahan.

Macam-macam mikroskop,yaitu :
1) Mikroskop Cahaya
Merupakan mikroskop yang mempunyai bagian – bagian yang terdiri dari alat-
alat yang bersifat optik ,berguna untuk mengamati benda-benda / preparat
yang transparan. Suatu variasi dari mikroskop cahaya biasa ialah mikroskop
ultraviolet, karena cahaya ultraviolet tak dapat dilihat oleh mata manusia maka
bayangan benda harus direkam pada piringan peka cahaya.Mikroskop ini
menggunakan lensa kuarsa

2) Mikroskop Pendar
Mikroskop ini dapat digunakan untuk mendeteksi benda asing atau antigen
dalam jaringan

3) Mikroskop Medan Gelap


Mikroskop ini digunakan untuk mengamati bakteri hidup, khususnys bakteri
yang begitu tipis yang hanpir mendekati batas daya pisah mikroskop majemuk

Mikroskop Fasekontras
Mikroskop ini digunakan untuk mengamati benda hidup dalam keadaan
alaminya, tanpa menggunakan bahan pewarna. Pada bawah meja obyeknya dan
pada lensa obyektifnya terpasang perlengkapan fase
Mikroskop Elektron
Banyak komponen sel seperti mitokondria, ribosom dan retikulum endoplasma
yang begitu kecil tidak bisa dilihat secara detail dengan mikroskop biasa.
Mereka hanya bisa melihat dengan mikroskop elektron Mikroskop ini
menggunakan berkas elektron,bukannya cahaya biasa atau ultraviolet.Daya
pisah mikroskop ini lebih besar dari 1 nm yang memungkin perbesaran
sampai sejuta kali diameter. Satu perkembangan penting dalam mikroskop
elektron ialah pemakaian asam fosfotungstat sebagai zat pewarna negatif yang
bersifat padat elektron ,yang, memungkinkan rincian struktur sel dapat diamati,
sementara latar belakang dan bagian yang kosong tetap gelap

4) Mikroskop Elektron Pemayaran


Mikroskop ini menggunakan berkas elektron, tetapi yang seharusnya
ditransmisikan secara serempak ke seluruh medan – elektron difokuskan
sebagai titik yang sangat kecil dan dapat digerakkan maju mundur pada
spesimen

b. Inkubator
Inkubator adalah peralatan yang digunakan untuk inkubasi mikrobia selama
waktu, suhu tertentu, dan suhu dipertahankan tetap. Sedangkan untuk
kepentingan tertentu seperti media sair yang memerlukan kondisi homogen
selama masa inkubasi digunakan shaker inkubator

c. Otoklaf
Otoklaf merupakan peralatan sterilisasi dengan uap bertekanan tinggi, dimana
uap air bertekanan akan mencapai temperatur 121o C pada saat tekanannya
mencapai 1 – 2 atmosfer. Pada kondisi ini peralatan gelas dan air distilasi dapat
disterilisasikan selama 20 - 30 menit, sedangkan untuk media selama 15 menit,
serta tergantung dan fisiologi media

d. Laminer Flow
Alat yang berbentuk seperti lemari kaca ini berfungsi untuk wadah khusus
atau ruang mini untuk proses isolasi suatu mikroba. Laminary flow dilengkapi
juga dengan blower (semacam pengering yang menghembuskan udara), sinar
UV (yang berfungsi untuk mensterilkan lingkungan di dalam laminary flow) dan
lampu untuk penerangan. Kekurangan alat ini yaitu tidak dapat digunakan sebagai
wadah untuk mengisolasi mikroba dala skala besar

e. Spectonic 20 D
Alat elektronika ini berfungsi untuk menghitung populasi mikroba berdasarkan
tingkat kekeruhannya atau konsentrasi mikroba di dalam media cair yang bening.
Alat ini dapat menghitung mikroba secara matematis hanya dari tingkat
kekeruhannya hanya jika media tidak keruh dan proses perhitungannya singkat.
Kelemahan alat ini yaitu tidak menghitung jumlah mikroba yang sebenarnya

f. Colony Counter
Merupakan ruang hitung yang dipergunakan dalam menghitung jumlah koloni,
dengan satuan (Cfu/ml)

g. Freezer
Peralatan yang menyerupai refrigerator dengan suhu mencapai titik beku air.
Dapat dipergunakan untuk menyimpan biakan mikroba atau bahan yang
menghendaki kondisi tersebut
h. Jarum Ose
Jarum ose disebut juga jarum inokulasi, jarum ini terbuat dari bahan nikrom
atau platina yang dimasukkan gagang logam dan bersambung dengan
pegangannya. Bagian pegangan tidak menjadi panas sewaktu kawat dipijarkan.
Peralatan ini sangat mudah untuk disterilkan dengan insenerasi pada nyala api.
Bentuk ujung kawat dari jarum inokulasi/ose dapat berbentuk lurus atau lingkaran
untuk penggunaan yang berbeda

i. Alkohol 70 %
Alkohol merupakan zat yang paling efektif dan dapat diandalkan untuk
sterilisasi dan desinfeksi. Alkohol mendenaturasi protein dengan jalan dehidrasi,
dan juga merupakan pelarut lemak. Oleh karenanya, membran sel akan dirusak,
dan enzim-enzim akan dnonaktifkan oleh alkohol.

j. Lampu Spirirtus dan Pembakar Gas ”Bunsen”


Peralatan ini digunakan untuk sterilisasi dengan insinerasi, dan membuat
kondisi disekitarnya steril. Bunsen burner dilengkapi sumber bahan bakarnya
adalah gas dengan jaringan pipanya. Pembakaran gas bunsen mempunyai pia
pencampur gas dan udara sepanjang 8 – 10 cm dan mempunyai 2-4 lubang
pengatur udara masuk. Lubang-lubang ini dapat ditutup sebagian atau seluruhnya
dengan cara memuitarkan pipa. Gas pembakar masuk melalui kai dengan bantuan
pipa karet atau plastik
k. Cawan Petri
Alat ini berfungsi sebagai wadah media yang akan ditumbuhi mikroba (wadah
menanam mikroba), alat gelas ini mempunyai kelebihan berupa kemudahan
dalam proses perhitungan mikroba karena pembiakan mikroba dilakukan dalam
sekala kecil sehingga dapat diambil sampel dengan perbandingan tertentu.
Kelemahannya yaitu tidak dapat digunakan dalam pembiakan mikroba skala
besar

l. Tabung Reaksi
Alat gelas berbentuk slindris ini mempunyai fungsi yang sama seperti cawan
petri hanya saja media yang diletakkan di sini dimiringkan sampai kemiringan
tertentu, biasanya 30°-45°, atau bisa juga diisi dengan media cair. Kekurangan
alat ini yaitu tidak memberikan kemudahan dalam menghitung mikroba secara
langsung maupun pengamatan terhadap karakteristik mikroba sendiri
(stiyati,2017)
X

IV. PROSEDUR KERJA

Alat

 Diamati
 Didokumentasikan
 Dicatat fungsi dan spesifikasi alat

Hasil
V. PEMBAHASAN
No Nama dan gambar alat Bagian-bagian Fungsi
1 Autoklaf 1. Pemegang tutup Mensterilkan bahan
autoklaf ,media, atau alat
2. Tutup autoklaf dengan pemanasan
basah
1 3. Pengunci autoklaf
2 4. Badan autoklaf
3 5. Penunjuk tekanan
4 6. Pengatur suhu
5 ,tekanan, dan
6 tombol on/off

2 Inkubator 1. Tombol on/off Menginkubasi


1 2. Keterangan suhu mikroorganisme yang
telah ditanam pada
2 3. Pengatur suhu media alat
3

3 Laminar air flow 1. Tombol lampu, sinar Untuk menginokulasi


UV dan tombol bakteri dan menuan ke
power media steril
1
2. Area kerja
3. Blower
2

3
4 Spektofotometer 20 D 1. Meter Mengukur absorbansi
2. Knob panjang dengan cara
gelombang melewatkan cahaya
dengan panjang
3. Sample holder gelombang tertentu
1 pada suatu objek kaca
2
3

5 Refrigrator 1. Pintu atas Menghambat


2. Pintu bawah pertumbuhan
mikroorganisme
1
sehingga bahan
memiliki daya simpan
yang lebih lama
2

6 Mikroskop 1. Lensa objektif Melihat objek mikro


2. Lensa okuler yang sukar dibedakan
dengan mata
3. Meja preparat telanjang.
1 4. Lengan panjang

2
3
4

7 Cawan petri 1. Cawan petri Sebagai wadah


2. Tutup cawan penyimpan dan
pembuatan kultur
media
8 Tabung reaksi 1. Mulut tabung Menampung,
1 2. Badan tabung mencampur,
memanaskan sejumlah
3. Dasar tabung kecil. Bahan kimia
padat atau cair
2 terutama untuk uji
kualitatif
3

9 Gelas ukur 1. Mulut gelas Mengukur volume


2. Skala segala benda baik
padat maupun cair
1 3. Dasar gelas pada berbagai ukuran
volume
2

3
VI. . DAFTAR PUSTAKA

Saputri, et al 2013:Pembelajaran kimia berbasis masalah dengan metode proyek


dan eksperimen ditinjau dari kreativitas dan keterampilan menggunakan alat
laboratorium Jurnal Inkuiri Issn: 2252-7893, Vol 2, No 3 2013 (Hal 227-237)

Stiyati,Nopi.2017:Modul Praktikum Laboratorium Lingkungan Fakultas


Teknik Unlam,Banjarbaru.

T.Saliendeho 2013: Pengembangan Laboratorium sebagai Upaya untuk


meningkatkan kualitas mahasiswa jurusan PKK Seminar Internasional ISSN
1907 -2066