Anda di halaman 1dari 3

Ingin Menerbitkan Buku Sendiri?

Datang Saja
Ke Penerbit Buku Indie
Feni Freycinetia Fitriani Minggu, 29/12/2013 17:14 WIB

Bisnis.com, Jakarta - Banyak orang yang ingin menunjukkan kualitas dirinya


dengan cara mempublikasikan karya. Bagi mereka yang gemar menulis,
salah satu cara yang bisa ditempuh adalah menerbitkan buku. Itu sebabnya,
para penulis berbondong-bondong mengirimkan naskahnya ke lembaga
penerbitan. Mereka berharap agar karya mereka bisa dibaca oleh banyak
orang.

Sayangnya, tidak semua jenis buku bisa diterbitkan. Penerbit memiliki kriteria
dan syarat-syarat yang cukup rumit untuk dipenuhi. Belum lagi, penulis harus
mengeluarkan biaya cetak yang cukup besar. Lantas bagaimana? Nah, Jika
Anda tetap ingin menerbitkan karya, kini ada jalan lain yang bisa Anda
tempuh, yaitu melalui jasa penerbitan buku indie.
Menurut, Irwan Bajang, pemilik Indie Book Corner, salah satu alasan dirinya
membuat penerbitan indie adalah untuk memfasilitasi semua penulis yang
karyanya layak untuk diterbitkan. Jasa yang dia tawarkan untuk penulis mulai
dari proses penyuntingan (editing), tata letak (layoutting), desain cover,
hingga cetak buku. "Untuk jumlah cetakan buku, kami melayani dari 1
eksemplar hingga tak terhingga," katanya.

Meskipun bergerilya di ranah independen, Irwan menyatakan tidak semua


buku bisa dia terbitkan. Indie Book Corner tetap akan menyeleksi kelayakan
naskah-naskah tersebut. “Banyak penulis yang berpikir instan agar bukunya
bisa langsung dicetak. Padahal, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi
sebelum buku diterbitkan dan dijual ke masyarakat. Walaupun buku hanya
dicetak dalam jumlah terbatas, kualitas buku tidak boleh kalah dengan buku
yang dicetak oleh penerbit mayor,” tutur pria yang pernah menerbitkan buku
puisi dan cerpen ini.

Irwan mematok biaya yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.


“Biasanya penerbitan mayor mematok harga paket untuk buku yang akan
diterbitkan. Saya mengadopsi sistem yang berbeda yaitu dengan
menyediakan tarif per halaman. Untuk penyuntingan Rp4.000 per
halaman, lay out Rp2.500 per halaman, dan sampul buku Rp450.000 dengan
ISDN. Nanti konsumen tinggal menghitung biaya total yang harus
dikeluarkan,” katanya.

Pelaku usaha lain yang bergerak di bidang jasa penerbitan buku indie adalah
Dani Ardiansyah. Pria kelahiran Jakarta ini menawarkan jasa penerbitan buku
berdasarkan paket. Melalui Indie Publishing, Dani menyediakan beberapa
paket penerbitan yang bisa konsumen pilih dengan kisaran harga mulai
Rp850.000 – Rp5juta per paket.

"Untuk paket termurah (regular) terdiri dari jasa tata letak, desain cover (ISDN
+ barcode), dan cetakan buku sebanyak 4 eksemplar. Sedangkan paket
termahal (paket on air) akan mendapatkan fasilitas tambahan misalnya jasa
penyuntingan, bukti cetak sebanyak 30 eksemplar, websitekhusus
dengan free domain hosting, promosi di sosial media, dibuatkan ulasan buku
(review) di media cetak nasional, promo di radio, dan grand launching buku,"
ujar Dani.

Misi awal Irwan dan Dani ialah memberikan ruang bagi penulis muda untuk
mempublikasikan karya mereka. Namun, seiring waktu berjalan, Indie
Publishing juga kebanjiran order dari penulis-penulis yang sudah mapan.
“Penulis yang sudah terkenal datang ke saya karena ingin mendapat
keuntungan atau royalti lebih besar. Royalti yang diberikan penerbit mayor
maksimal hanya 10% dari total penjualan. Kalau penulis menerbitkan buku
sendiri royalti bisa mencapai 100% karena semua mereka yang atur,” tutur
Dani.