Anda di halaman 1dari 8

(Manual Translate)

Studi Teoritis Anilin dan Nitrobenzena melalui


Pendekatan Komputasi.
Kimia komputasi menggunakan kimia pemrograman untuk mengatawsi masalah nyata pada kimia,
farmasi, bioteknologi dan kimia material. Dengan menggunakan hasil kimia (teori), dan dihubungkan
dengan kimia pemrograman untuk menghitung struktur dan sifat dari molekul dan padatan. 2
pengaturan mekanis dasar seperti Density functional theory (DFT) dengan (WB97XD) dan Hybrid
Functional (HF) digunakan untuk mencari data/profile dari sifat fisik seperti ( total energi, energi ikat,
energi hidrasi, momen dipol, panas pembentukan dan HOMO dan LUMO). Nitrobenzena dan anilin
adalah senyawa yang akan dianalisis.

Mekanika molekul menggunakan dan mencoba hukum fisika klasik untuk menentukan dan
interpretasi struktur dan sifat molekul. Metode untuk mempelajarinya ada banyak program. Termasuk
MM3, HyperChem, GAUSSIAN, Quanta, Sybyl dan Alchemy (19). Terdapat banyak perbedaan
diantara metode-metode tersebut. Salah satunya adalah dalam karakterisasi dimana sesuai dengan
kemampuan dari program tersebut. Penggunaannya sudah sangat luas dalam membuat obat baru dan
material. Kimia komputasi mampu untuk memprediksi banyak sifat molecul dan reaksi termasuk
(energi molekul, dan struktur, energi keadaan transisi, energi reaksi dan ikat, orbital molekul,
frekuensi vibrasi, termokimia, mekanisme reaksi, kuantitas spektroskopi dan sifat molekul dalam
sistem fase gas dan larutan.

Metode
Disini ada beberapa perbedaan dalam pengaturan basis yang digunakan dalam perhitungan modern ab
initio, bergantung pada kerumitan dan tingkat ketepatan. Biasanya, pengaturan basis yang lebih besar
mengandung lebih fungsi basis yang meningkatkan akurasi. Basis minimal adalah satu yang membuat
fungsi basis tunggal untuk tiap-tiap orbital atom. Pengaturan basis Split-valensi treat the core dan
mengandung difusi lebih fungsi gaussian dengan eksponen orbital yang lebih kecil. Optimasi geometri
dan kalkulasi berkala dilakukan simultaneously. Urutan perintah digunakan dalam semua
perhitungan. Tipe job (WB97XD/DGTZVP) dioptimasi secara berkala.

2.1 termodinamika GAUSSIAN 09 Output

Gaussian memprediksi termodinamika yang penting pada temperatur dan tekanan yang spesifik,
termasuk energi thermal, kapasitas panas dan entropi. Poin ini lebur kedalam komponen asal dalam
output. GAUSSIAN juga memprediksi energi zero-point dan entalpi absolut dan energi bebas gibbs.

2.2 menguji dan interpretasi output

Output ditampilkan dengan Gauss View. Bagian relevan dari hasil(output) dibedah dan
diinterpretasikan secara satu-persatu (digambarkan dalam berbagai bagian). Parameter Termokimia
dihitung dengan metode DFT dan HF. Ternokimia dihitung menggunakan rumus umum

Parameter reaksi = (produk – reaktan)

G (energi bebas), H (entalpi), S (entropi), E (energi), T.P. dan V (suhu, tekanan, volume)
Gambar.1 diagram kerja hasil termodinamika

2.3 Penentuan kalkulasi termodinamika


Langkah-langkahnya meliputi jalannya model kimia kuantum dalam hubungannya dengan
menghitung besarnya momen dipol. Sangat kecil informasi yang ada untuk menjelaskan tanda atau
arah momen dipol atau tingginya momen untuk membuat perbandingan kuantitas dengan hasil
perhitungan nilai. Model diuji dengan pengaturan basis model HF dengan 3-21G, 6-3-21G* dan 6-
311+G**. DFT (WB97XD) dengan3-21G, 6-31G*, DGTZVP dan PM3 semi-empirical.

Gambar 2. Tangkapan layar pada analisis (working)

Gambar.3 diagram alir perhitungan sifat termodinamika


2.4 Frontier Molecular Orbital (FMO)
FMO diambil dari GAUSSIAN 09 dengan model DFT (WB97XD)

2.5 Orbital molekul dan energi luaran (output) GAUSSIAN 09


Kata kunci pop=reg dalam bagian alur dibutuhkan data mengenai orbital molekul (termasuk dalam
outputnya). Ini menampilkan dari awal bagian analisis. Bagian paling bawah adalah bagian relevan
dari output anilin dan nitrobenzena. HOMO dan LUMO dapat diidentifikasi dengan menemukan titik
dimana terisi/virtual code letter dalam bentuk simetri berubah dari O menjadi V.

2.6 HOMO dan LUMO


Indikasi kualitatis tentang bagaimana spesi yang mengalami polarisasi yang diberikan/ditunjukan
(atom, ion, atau molekul) bisa didapat. Disisi lain,kekerasan spesi ditunjukan dari luasnya persebaran
awan elektron dalam wilayah elektron. Global hardness (E) dan softness(...) dari molekul yang
dipilih menghitung bandgap antara orbital HOMO dan LUMO.

Gambar.4 diagram alir perhitungan HOMO-LUMO

HASIL dan DISKUSI


3.1 Optimasi struktur
Kata kunci yang diinput dalam optimasi geometri keadaan dasar

#N B3LYP/6-31g(d) Opt Freq Test temperature=195


Tingkat teori dalam contoh ini adalah metode DFT (B3LYP). Ini mengarah pada Hartree Fock.
Optimasi struktur anilin dan nitrobenzena ditunjukan pada gambar.7 (jurnal)
3.2 panjang ikatan
Panjang ikatan berhubungan dengan susunan ikatan dimana semakin elektron ikut dalam
pembentukan ikatan, ikatan menjadi lebih pendek. Panjang ikatan juga bertolak belakang dengan
kekuatan ikatan dan energi pemutusan ikatan. Smakin kuat ikatan maka semakin pendek. Panjang
ikatan anilin dan nitrobenzena ditunjukan pada tabel.1 (jurnal)

Tabel .1 Panjang Ikatan Anilin dan Nitrobenzena

Gambar.8 diagram alir HOMO-LUMO untuk


senyawa teroptimasi dalam program GAUSSIAN
3.3 HOMO dan LUMO
HOMO-LUMO menunjukkan kereaktifitasan. Semakin tinggi jarak HOMO-LUMO mengindikasikan
reaktivitas yang rendan. Anilin dan nitrobenzena memiliki Grap HOMO-LUMO yang rendah yakni
0.200 dan 0.1822 dalam set dasar HF. HOMO adalah orbital yang memiliki energi tertinggi yang
masih ditempati. Jadi secara energitikanya, sangat mudah melepaskan elektron dari orbital (menjadi
donor densitas elektron untuk membentuk ikatan (menurut basa lewis) atau bisa mengalami oksidasi.
LUMO adalah orbital terendah yang kosong. Secara energitikanya, sangat mudah menerima atau
menambah elektron kedalam orbital. Disini tidak selalu HOMO dan LUMO yang berperan dalam
reaksi kimia. Kesejajaran/simetri juga berperan dalam reaksi. Jiko HOMO atau LUMO tidak dalam
correct symmetry. Boleh jadi HOMO-1 dan LUMO+1 sebagai pemecahan dari reaksi kimia.

Tabel 2. HOMO, LUMO, dan HOMO-LUMO GAP

3.4 potensial elektrostatis


Penggambaran potensial elektrostatis sangatlah berguna dan berharga dalam diagram 3 dimensi dari
suatu molekul. Penggambaran ini membantu kita dalam membayangkan/ memperlihatkan distribusi
muatan molekul dan muatan relatif dari molekul. Ini juga menunjang kita untuk melihat ukutan dan
bentuk molekul. Program komputer Cutting-edge menghitung energi potensial elektrostatis pada set
jarak dari inti molekul. Energi potensial elektrostatik secara mendasar adalah mengukur kekuatan
muatan terdekat, inti dan elektron pada letak yang berdekatan. Untuk mengevaluasi secara tepat dan
menghitung muatan molekul, jumlah yang very enormous dari harga energi potensial elektrostatis
yang harus dihitung. Untuk membuat dan merumuskan data energi potensial elektrostatis yang mudah
untuk diinterpretasikan, warna spektrum, dengan merah sebagai potensial terendah dan biru sebagai
potensial tertinggi yang harus ditentukan untuk mengetahui perubahan intensitas harga probabilitas
energi elektrostatis.

3.5 termokimia anilin dan nitrobenzena.


Termokimia fokus pada perubahan energi. Khususnya dalam sistem pergantian energi dengan hal lain
yang berkaitan. Menggunakan Gaussian 09, termokimia anilin dan nitrobenzena

3.6. perhitungan energi sterik


Molekul yang dapat menahan energi yang macamnya berbeda seperti energi ikatan dan energi termal.
Mekanika molekular menganalisa energi sterik dari molekul. Energi terbentuk secara natural dan
dengan konformasi molekul yang disukai (dengan energi konformasi terendah). Pengetahuan
mengenai konformasi energi sangatlah vital/penting karena struktur molekul selalu memiliki
kemungkinan besar bereaksi. Interaksi (energi sterik) berupa mengompakkan/menjaga ikatan menjadi
panjang dan sudut yang seimbang, efek torsi atau berputarnya ikatan tunggal, tarikan van der waals,
tolakan atom yang saling berdekatan, interaksi elektrostatis antara muatan parsial dalam molekul dan
juga ikatan polar.

Total energi sterik dalam molekul dapat ditulis sebagai jumlah energi interaksi
Eenergi sterik = Estr + Ebend + Estr-bend + Eoop + Etor + EvdW + Eqq

3.7 muatan parsial


Muatan parsial adalah harga muatan yang tidak saling berhubungan dimana diukur dalam satuan
muatan elementer. Muatan parsial biasa disebut muatan atom net. Dan biasa dituliskan dengan Greek
(δ− δ+) muatan parsial terbentuk melalui distribusi elektron yang tidak merata dalam ikatan kimia.
Muatan parsial yang besar menandakan rendahnya sifat kovalen dan besarnya karakter ionik dalam
senyawa kovalen.

3.8 persebaran ikatan yang alami (NBO).

Dalam analisis NBO, harga yang besar menunjukkan interaksi yang kuat antara donor elektron
dengan aseptor elektron dan besarnya konjugasi dalam sistem utuh, kemungkinan terjadinya interaksi
ditunjukkan pada gambar . analisis dengan teori Fock matrix pada NBO basis menunjukkan interaksi
hiperkonjugasi intramolekul yang kuat dari elektron sigma. Nitrobenzena menunjukkan muatan positif
yang tinggi dari atom N11 lebih besar +0.44 dimana anilin menunjukkan muatan positif dalam atom
H13 dan H14 mendekati +0.4. atom N12 dari nitrobenzena menunjukkan muatan elektronegatif
tertinggi yakni -0.8
Kesimpulan
Menggunakan pengaturan basis DFT dan HF, geometri anilin dan nitrobenzena pada senyawa
berikatan dengan logam transisi dan molekul lain memberikan tanggapan yang bagus tentang semua
atom dalam molekul tersebut. DFT dengan WB87XD dan model HF memberikan penjelasan yang
baik tentang sifat termokimia dan database. Dari sudut pandang komputasi, EA, HOMO-LUMO dan
informasi potensial ionisasi menunjukkan hal-hal yang berkaitan dengan reaktivitas dan degradasi dari
anilin dan nitrobenzena pada waktu yang singkat tanpa memakan biaya dan bahan kimia. Perhitungan
termokimia anilin dan nitrobenzena menyelesaikan perhitungan pembentukan ikatan net (ikatan
tunggal) atau pemutusan dan energi aktivasi absolut. Sudut pandang komputasi, jelas bahwa
rendahnya HOMU-LUMO grap (0.20029 dan 0.1822) dalam pengaturan basis HF menunjukkan
reaktivitas yang rendah, total energi sterik anilin dan nitrobenzena adalah 65.524 dan 70.96. dari
analisis NBO, atom nitrogen dari nitrobenzena menunjukkan besarnya elektro-positif dibanding
anilin. Atom oksigen nitrobenzena menunkkan keelektronegatifitas yakni -0.36