Anda di halaman 1dari 3

LAPORAN ANALISIS TINDAKAN

(KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH)

Nama Mahasiswa : Tanggal : 15-2-2018

NIM ; Tempat : Flamboyan A

1. Tindakan keperawatan yang Range of motion adalah gerakan dalam keadaan normal dapat
dilakukan: ROM dilakukan oleh sendi yang bersangkutan (Suratun, dkk, 2008).
Nama Pasien : Ny. M Latihan range of motion (ROM) merupakan istilah baku untuk
Diagnosa Medis : SNH menyatakan batas atau batasan gerakan sendi yang normal dan
Tanggal Tindakan : 22-2-2018 sebagai dasar untuk menetapkan adanya kelainan ataupun untuk
menyatakan batas gerakan sendi yang abnormal (Arif, M, 2008).

2. Diagnosa Keperawatan Hambatan Mobilitas Fisik berhubungan dengan gangguan fungsi


neoromoskuler

3. Tujuan Tindakan 1. Mempertahankan atau memelihara fleksibilitas dan


kekuatan otot.
2. Memelihara mobilitas persendian
3. Merangsang sirkulasi darah
4. Mencegah kelainan bentuk, kekakuan dan kontraktur
5.
4. Prinsip-prinsip tindakan dan Prinsip tindakan dan rasional
rasional 1. Cuci tangan (Mencegah transmisi mikroorganisme)
2. Mengucapkan salam (Bentuk komunikasi terapeutik)
3. Menjelaskan tujuan dan prosedur tindakan serta meminta
persetujuan pasien.Informasi yang kita berikan akan
membuat pasien mengerti terhadap tindakan yang kita
lakukanserta dapat membina hubungan saling percaya
(BHSP).
4. Menjaga privacy klien, persiapkan tempat tidur (TT), kunci TT,
posisi TT dalam tinggi yang tepat Memastikan keamanan
pasien selama di lakukannya tindakan.
5. Posisikan klien pada posisi terlentang dan lurusPosisi
anatomis, memudahkan dalam melakukan tindakan
6. Lakukan ROM pasif pada kepala dan leher fleksi, ekstensi,
hiperekstensi, fleksi internal dan rotasi Meningkatkan atau
mempertahankan fleksibiltas dan kekuatan otot serta
merangsang sirkulasi darah tetap lancar di daerah kepala dan
leher.
7. Lakukan ROM pasif pada ekstermitas atas kanan dengan
gerakkan dan jumlah pengulangan yang tepat
a. Bahu : abduksi, adduksi, fleksi,ekstesnsi, sirkumduksi, rotasi
internal dan rotasi luar
b. Siku : fleksi & ekstensi
c. Lengan bawah : supinasi & Pronasi
d. Pegelangan tangan & jari
e. jari tangan: fleksi, ekstensi, hiperekstensi, abduksi & adduksi
f. Ibu jari : fleksi, ekstensi, hiperekstensi, abduksi, adduksi
&oposisi,Mencegah kekakuan kelainan bentuk, dan
kontraktur serta merangsang sirkulasi darah, pada sendi di
ekstermitas ataskanan
8. Lakukan ROM pasif pada ekstermitas bawah kanan dengan
gerakkan dan jumlah pengulangan yang tepat
9. Naikkan pegaman TT : letakkan pada posisi yang berlawanan
dengan bagian yang dilakukan ROM Memudahkan dalam
melakukan gerakan ROM dan menerapkan patient safety
10. Turunkan pengaman dan melakukan ROM pasif pada
ekstermitas atas kiri
11. Lakukan ROM pasif pada ekstermitas bawahkiri
12. Evaluasi tindakan terhadap pasien .Mengetahui sejauh mana
pasien pemahaman pasien terhadap tindakan yang dilakukan.
13. Cuci tangan . Mencegah transmisi mikroorganisme .
14. Dokumentasi. Bentuk tanggung jawab dan
tanggung gugat.

5. Bahaya-bahaya yang mungkin 1. Meningkatnya rasa nyeri dan peradangan pada pasien
terjadi akibat tindakan tersebut dan Pencegahannya: Sebelum tindakan, pastikan tidak adan
cara pencegahan kontraindikasi dalam melakukan ROM

2. Gerakan ROM yang di lakukan Salah


Pencegahannya: Perawat harus sudah memahami dan
mengerti terhadap tindakan ROM
3. Pasien mengalami kelelahan

Pencegahannya: Pastikan tidak terlalu memaksakan pasien


untuk melakukan tindakan ROM, lakukan sebatas
kemampuan pasien

6. Hasil yang didapat dan makna 1. Pasien bisa melakukan ROM secara mandiri
Maknannya: Pasien mengerti dan memahami penjelasan
yangperawatberikan
2. Nampak pasien bahagia karena telah diajarkan ROM oleh
perawat
maknannya: Pasien merasa di beri dukungan emosional,
dimana dukungan emosional dapat mempercepat
kesembuhan pasien

7. Identifikasi tindakan keperawatan Identifikasi tindakan keperawatan lainnya yang dapat dilakukakn
lainnya yang dapat dilakukan untuk untuk mengatasi masalah/diagnosa tersebut. (mandiri dan
mengatasi masalah/diagnosa kolaborasi)
tersebut 1. Mandiri
 Ajarkan teknik ambulasi dan berpindah yang aman
 Berikan penguatan positif selama aktivitas
 Ajarkan dan bantu pasien dalam proses berpindah(misalnya, dari
tempat tidur ke kursi)

 Ajarkan pasien cara bangun dari tempat tidur secaraperlahan


 Anjurkan untuk berlatih bersama anggota keluarga atau teman
2. Kolaborasi
 Berikan analgesik sebelum melakukan tindakan.
 Rujuk ke ahli terapi fisik untuk program latihan
 Rujuk ke layanan fisioterapi untuk memperolehlatihan kekuatan,
keseimbangan dan cara berjalan
 Rujuk ke layanan terapi okupasi untuk alat bantu.

8. Evaluasi diri tentang pelaksanaan Melakukan ROM dengan memperhatikan prinsip-prinsip serta
tindakan tersebut mengobservasi bahaya yang mungkin terjadi akibat ROM.

Referensi

1. Brunner& Suddarth, Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah, edisi 8, 2008, EGC,
Jakarta
2. Doenges E. Marlynn, Rencana Asuhan Keperawatan , 2007, EGC, Jakarta.
3. Lewis, Sharon Mantik (2008). Medical Surgical Nursing: Assessment and Management of Clinical
Problems Fifth Edition.By Mosby In