Anda di halaman 1dari 6

AKUNTANSI KEUANGAN LANJUTAN

“PEMBENTUKAN DAN OPERASI PERSEKUTUAN”

Oleh Kelompok 11 :

Ni Kadek Nadia Putri Padmayuni (1607532082)


Cokorda Istri Agung Evita Nindia Putri (1607532090)
Pradnya Paramita (1607532097)
Ni Made Harista Dwi Anggreni (1607532099)

Program Non Reguler


Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Udayana
2017
PEMBENTUKAN DAN OPERASI PERSEKUTUAN

KARAKTERISTIK ENTITAS PERSEKUTUAN

- Regulasi Hukum Persekutuan  Dalam kitab Undang-undang Hukum Perdata

(KUHPer) dan Kitab Undang-undang Hukum Dagang (KUHD) Indonesia tertera

definisi hak-hak dan kewajiban-kewajiban setiap sekutu kesekutu lain dan kreditor

dalam persekutuan.

- Definisi Persekutuan  Pada KUHPer Bab VIII, Bagian I, Pasal 1618 menyatakan

bahwa, “Persekutuan adalah perjanjian antara dua pihak atau lebih yang setuju untuk

menginvestasikan sesuatu ke dalam usaha dan laba yang diperolehnya dibagi

diantara mereka”.

- Pendirian persekutuan harus mencakup hal-hal berikut  Nama dari persekutuan dan

nama dari para sekutu, Jenis usaha yang akan dijalani dan jangka waktu perjanjian

persekutuan, Kontribusi modal awal dari masing-masing sekutu dengan metode di

mana kontribusi modal di masa depan diterapkan, Penjelasan lengkap tentang

distribusi keuntungan dan kerugian, termasuk gaji, bunga, atas saldo modal, bonus,

batas penarikan dalam mengantisipasi laba, dan persentase yang digunakan untuk

mendistribusikan sisa keuntungan dan kerugian, Prosedur yang digunakan dalam

perusahaan persekutuan, seperti penambahan sekutu baru dan berhentinya sebuah

sekutu, Aspek lain dalam operasi yang diputuskan oleh sekutu, seperti hak manjemen

dari masing-masing sekutu, prosedur pemungutan suara dan metode akuntansi.

Karakteristik utama lain persekutuan  Berikut ini bagian dari KUHPer dan KUHD

yang terkait dengan pembentukan dan operasi persekutuan, yang terkait dengan

penghentian dan likuidasi persekutuan: Perjanjian persekutuan, Persekutuan sebagai

entitas terpisah, Sekutu adalah wakil (agen) persekutuan, Kewajiban sekutu adalah
kewajiban bersama, Hak dan kewajiban sekutu, Kepemilikan sekutu yang dapat

dialihkan dalam persekutuan, Berhentinya sekutu.

- Jenis-jenis Persekutuan Terbatas  Banyak orang menilai kemungkinan terjadinya

kewajiban personal atas kewajiban persekutuan sebagai kerugian utama bisnis

persekutuan. Karena alasan ini, kadang orang menjadi sekutu terbatas pada satu dari

beberapa bentuk persekutuan terbatas. Persekutuan terbatas (Limited Partnership-

LP) adalah bentuk yang berbeda dari persekutuan dengan kewajiban terbatas

(Limited Liability Partnership-LLP) atau persekutuan terbatas dengan kewajiban

terbatas (Limited Liability Partnership – LLLP). Variasi berdasarkan tingkat

perlindungan kewajiban kepada saham.

AKUNTANSI UNTUK PENDIRIAN PERSEKUTUAN

Pada saat pendirian persekutuan, sangatlah penting untuk melakukan penilaian yang

tepat terhadap aset-aset selain kas dan kewajiban yang disetorkan oleh masing-

masing sekutu. Setiap kontribusi dari sekutu akan menjadi kekayaan persekutuan dan

dimiliki secara bersama.

AKUNTANSI UNTUK OPERASI PERSEKUTUAN

Laporan keuangan persekutuan disusun untuk kepentingan sekutu dan terkadang

kreditor.

- Akun Sekutu  Persekutuan bisa memiliki beberapa akun untuk masing-masing

sekutu dalam pencatatan akuntansinya. Akun sekutu tersebut adalah sebagai berikut.

- Akun Modal  Investasi awal para sekutu, setoran modal selanjutnya, distribusi

keuntungan atau kerugian dan penarikan modal oleh sekutu di catat dalam akun
modal para sekutu. Setiap sekutu memiliki satu akun modal, yang biasanya bersaldo

kredit.

- Akun Prive (Penarikan)  Para sekutu biasanya melakukan penarikan atas aset dari

persekutuan sepanjang tahun sebagai antisipasi atas keuntungan.

- Akun Pinjaman

ALOKASI LABA ATAU RUGI KEPADA PARA SEKUTU

- Kebanyakan persekutuan menggunakan satu atau lebih metode distribusi, yaitu :

Rasio yang ditetpakan sebelumnya (preselected ratio), Bunga atas saldo modal

(interest on cpital balance), Gaji kepada sekutu, Bonus kepada sekutu.

LAPORAN KEUANGAN PERSEKUTUAN

- Laporan modal para sekutu (statement of partners’ capital) biasanya dibuat untuk

menyajikan perubahan akun modal sekutu untuk suatu periode.

PERUBAHAN DALAM KEANGGOTAAN

- Berhentinya atau pengunduran diri seorang sekutu dari persekutuan menyebabkan

pembubaran secara hukum atas pesekutuan.Banyak persekutuan yang tetap

melanjutkan operasi bisnisnya dan persekutuan mungkin saja membeli kepemilikan

sekutu yang berjenti pada harga pembelian. Harga pembelian adalah nilai estimasi

jika (1) asset dijual pada harga sama dengan atau lebi besar dari nilai likuidasi atau

nilai yang menjadi dasar penjulan seluruh bisnis jika bisnis tetap berjalan tanpa sekutu

yang keluar tersebut (2) persekutuan diakhiri pada saat tersebut, dengan pembayaran

seluruh kreditor persekutuan dan penghentian bisnis.

- Konsep-konsep Umum untuk Mencatat Perubahan Keanggotaan dalam Persekutuan:


1. Persekutuan sebagai sebuah entitas terpisah dari individu-individu sekutu dan

penggunaan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum (GAAP)  KUHPer secara

jelas mendefinisikan persekutuan sebagai suatu entitas yang terpisah dan masing-

masing individu sekutu. Sebagai contoh, entitas persekutuan tidak berubah karena

penambahan atau pengunduran diri individu sekutu. Ini sama dengan konsep entitas

untuk bentuk bisnis korporasi, dimana korporasi tidak perlu direvaluasi setiap terjadi

perubahan pemegang saham.

2. Persekutuan sebagai sekumpulan hak kepemilikan sekutu dan penggunaan akuntansi

non-GAAP  para sekutu dalam perusahaan swasta dapat saja memilih mengikuti

metode akuntansi non-GAAP untuk memenuhi kebutuhan informasi tertentu. Dalam

kasus ini perusahaan dapat diaudit oleh auditor eksternal, tapi opini audit yang

menyatakan dengan jelas bahwa prinsip-prinsip akuntansi non-GAAP digunakan

dalam penyusunan laporan keuangan. Persekutuan seperti ini tidak dapat

memperoleh opini audit “wajar tanpa pengecualian”.

- Sekutu Baru Membeli Hak Kepemilikan  Sebuah konsep yang sering digunakan

adalah nilai buku.Nilai buku persekutuan adalah jumlah modal, yang juga merupakan

selisih antara jumlah asset dan kewajiban.

- Sekutu Baru Melakukan Investasi di Persekutuan  Seorang sekutu , baru dapat

mengakuisisi kepemilikan dengan caraa melakukan investasi ke dalam persekutuan.

Dalam kasus ini , persekutuan menerima kas atau asset lain. Tiga kondisi dapat terjadi

jika sekutu baru melakukan investasi di persutuan,yaitu :

o Kasus 1: investasi sekutu baru sama dengan proporsi sekutu baru terhadap

nilai buku persekutuan


o Kasus 2: Investasi sekutu baru lebih besar dari proporsi sekut baru terhadap nilai

buku persekutuan.

o Kasus 3 : Investasi sekutu baru lebih rendah dari proporsi sekutu baru terhadap

nilai buku persekutuan. Hal ini mengindikasi bahwa nilai asset bersih

persekutuan sebelumnya terlalu tinggi di pembukuan atas sekutubaru

memberikan kontribusi goodwill sebagai tambahan asset lain.