Anda di halaman 1dari 13

BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Saat ini komputer hampir dapat dijumpai di setiap kantor pemerintah,
perusahaan, sekolah, atau bahkan rumah tangga. Perkembangan teknologi
komputer yang pesat, khususnya di bidang perangkat lunak,
membuat komputer menjadi semakin user friendly
dan telah menjadikannya suatu kebutuhan bagi kalangan tertentu, misalnya
kalangan bisnis. Dalam melakukan pekerjaan mereka sangat tergantung pada
komputer. Komputer tidak lagi hanya digunakan sebagai pengganti mesin tik
ataupun alat hitung, namun kini juga banyak digunakan dalam membantu
pembuatan keputusan penting. Akibatnya, informasi yang disimpan
memerlukan pengamanan yang dapat melindungi terhadap akses orang yang
tidak berhak.
Teknologi informasi sudah berkembang dengan sangat pesat. Jika di amati,
setiap satu dekade, terjadi perkembangan yang cukup signifikan dari teknologi
informasi. Dimulai dari era akuntansi (tahun 1950), lalu ke era operasional
tahun1960), era informasi yang dimulai pada tahun 1970 (dengan skala lokal)
hingga teknologi informasi dengan skala global yang dimulai pada awal tahun
1990-an, teknologi informasi telah mengalami berbagai perubahan yang
signifikan.
1.2 Rumusan Masalah
1.2.1 Apa yang dimaksud dengan LCD?
1.2.2 Bagaimana cara kerja LCD?
1.2.3 Apa saja kekurangan produk-produk LCD?
1.2.4 Apa saja kelebihan produk-produk LCD?
1.2.5 Apa yang dimaksud dengan LED?
1.2.6 Bagaimana cara kerja LED?
1.2.7 Apa saja kekurangan produk-produk LED?
1.2.8 Apa saja kelebihan produk-produk LED?
1.3 Tujuan Pembahasan
1.3.1 Mengetahui apa yang dimaksud dengan LCD.

2 Eksplorasi Pemanfaatan Konsep dan Prinsip Cahaya Pada Teknologi LCD dan LED
1.3.2 Mengetahui cara kerja LCD.
1.3.3 Mengetahui apa saja kekurangan produk-produk LCD.
1.3.4 Mengetahui Apa saja kelebihan produk-produk LCD.
1.3.5 Mengetahui apa yang dimaksud dengan LED.
1.3.6 Mengetahui bagaimana cara kerja LED.
1.3.7 Mengetahui apa saja kekurangan produk-produk LED.
1.3.8 Menegetahui apa saja kelebihan produk-produk LED.

3 Eksplorasi Pemanfaatan Konsep dan Prinsip Cahaya Pada Teknologi LCD dan LED
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 LCD (Liquid Crystal Display)
LCD ( Liquid Crystal Display ) adalah suatu jenis display yang menggunakan
Liquid Crystal untuk media refleksinya. LCD ini dapat di gunakan dalam
berbagai bidang, sebagai contoh : monitor, TV, kalkulator.
Pada layar LCD berwarna semacam monitor terdapat puluhan ribu pixel.
Pixel adalah satuan terkecil di dalam suatu LCD. Pixel-pixel yang berjumlah
puluhan ribu inilah yang membentuk suatu gambar dengan bantuan perangkat
controller, yang terdapat dalam suatu monitor.
LCD itu sendiri merupakan teknologi layar digital yang menghasilkan citra
pada sebuah permukaan yang rata (flat) dengan memberi sinar pada kristal cair
dan filter berwarna yang mempunyai struktur molekul polar yang diapit diantara
dua elektroda yang transparan. Tapi Liquid Crystal itu tidak secara langsung
memancarkan cahaya. Bila medan listrik diberikan, molekul menyesuaikan
posisinya pada medan, membentuk susunan kristalin yang mempolarisasi cahaya
yang melaluinya. LCD menggunakan teknologi yang disebut dengan ‘kristal cair’
sebagai penghasil gambar monitor. Kelebihan monitor LCD adalah minimnya
konsumsi energi yang digunakan juga memiliki kontras gambar yang lebih tajam
dibandingkan dengan CRT. Pengertian monitor LCD merujuk kepada
penggunaan varian pixels (titik warna cahaya) yang tidak memancarkan
cahayanya sendiri seperti halnya monitor CRT. Pada teknologi LCD sumber
cahaya berasal dari lampu neon berwarna putih yang tersusun secara merata pada
bagian belakang susunan pixel (kristal cair) tadi yang jumlahnya mencapai jutaan
piksel hingga membentu sebuah gambar.Kutub kristal cair yang dilewati oleh
arus listrik akan berubah karena pengaruh polarisasi medan magnetik yang
timbul dan oleh karenanya akan hanya membiarkan beberapa warna diteruskan
sedangkan warna lainnya tersaring.
2.1.1 Cara Kerja Layar LCD
LCD ( Liquid Crystal Device ) sendiri merupakan suatu layar
yang pasif, yang di dalamnya terdapat kristal cair. Di pasaran sendiri
ada dua jenis LCD yaitu jenis monokrom yang biasanya dpakai pada

4 Eksplorasi Pemanfaatan Konsep dan Prinsip Cahaya Pada Teknologi LCD dan LED
jam digital, berbagai macam alat ukur, dan yang kedua adalah yang
jenis warna yang biasa digunakan untuk monitor, komponen-
komponen penyusun LCD terlihat seperti pada gambar di bawah...

Sama seperti yang saya terangkan pada proyektor LCD


sebelumnya, komponen utama pada suatu teknologi LCD atau pada
Layar LCD kali ini tentunya siapa lagi kalau bukan backlight dan si
kristal cair ini. Backlight merupakan suatu komponen yang berupa
lampu neon yang digunakan sebagai sumber cahaya. Jadi LCD sendiri
tidak menghasilkan/mengeluarkan cahaya, tapi hanya meneruskan
cahaya. Baik untuk layar laptop atau dekstop, sebuah layar LCD
terdiri atas banyak lapisan, istilahnya adalah "Sandwich". Sebuah
sumber sinar flourescent atau backlight merupakan lapisan paling
bawah. Sinar ini akan melewati filter pertama dari dua fiter pangatur
(polarizing).
Sebelumnya, pada backlight ini arah gelombang cahaya masih
acak, sehingga perlu disamakan arahnya terlebih dahulu dengan
polarisasi, agar polarisasinya sama maka digunakan polarisator atau
filter pengatur seperti yang disebutkan barusan. Setelah melalui
polarisator pertama, cahaya yang lewat memiliki polarisasi yang sama
yakni polarisasi horisontal.

5 Eksplorasi Pemanfaatan Konsep dan Prinsip Cahaya Pada Teknologi LCD dan LED
Setelah melewati polarisator pertama tadi, maka berkas cahaya
tadi akan melewati TFT (thick film transistor),dimana, transistor ini
berfungsi sebagai saklar. Ketika saklar dalam kondisi "on", maka
berkas cahaya akan dilewatkan, sedangkan ketika saklar "off"maka
cahaya akan ditahan. Transistor yang ada dikendalikan oleh suatu
kendali dengan prinsip matrik kolom dan baris. Jumlah transisitor
yang ada pada masing-masing LCD tergantung pada spesifikasi panel
LCD yang diinginkan. Semakin banyak transistor yang ditanam
berarti semakin detail pixel gambar yang dihasilkan. Untuk masing-
masing pixel gambar, membutuhkan 3 transistor, yakni untuk warna
merah, hijau, dan biru ( ketiga warna tersebut merupakan warna dasar
dimana kombinasi ketiga warna tersebut dapat membentuk bermacam-
macam warna lain). Untuk menghasilkan resolusi 1366 x 768 berarti
jumlah transistor yang ditanam adlah sebanyak 3,147,264 buah.
Setelah melewati transistor, maka cahaya / sinar yang telah
terpolarisasi tadi kemudian melewati sebuah lapisan yang berisi ribuan
bintik kristal cair yang dijajarkan pada sebuah kontainer kecil yang
dinamakan cell. Setiap sel juga dijajarkan membentuk barisan pada
layar, satu cell atau lebih akan membentuk satu pixel (ukuran titik
terkecil pada sebuah layar). Sumber elektrik disekeliling LCD
membentuk sebuah medan elektrik yang akan menggetarkan molekul
kristal yang akan mengatur sinar yang lewat pada lapisan kedua
berupa filter polarisator vertikal. Dalam hal ini, terlebih dahulu cahaya
akan diputar oleh kristal cair, seperti pada gambar di bawah...
Berkas cahaya diputar agar gambar dapat tertampil pada layar,
Jumlah putaran berkas cahaya akan menentukan seberapa besar suatu
display LCD dapat terlihat dengan normal. Semakin banyak sutu
berkas cahaya diputar, maka sudut pandang juga akan lebar, sehingga
memastikan kualitas gambar/text yang sama dapat dilihat dari
berbagai sudut. Setelah melewati panel kristal cair, maka berkas
cahaya yang sudah diputar akan melewati filter warna polarisasi
vertikal dan terbentuklah gambar pada Layar LCD.

6 Eksplorasi Pemanfaatan Konsep dan Prinsip Cahaya Pada Teknologi LCD dan LED
Alur yang lebih kompleks ada pada sebuah LCD berwarna, setiap
pixel terdiri atas 3 buah cell kristal cair. Setiap ketiga cell tersebut
memiliki filter merah-hijau-biru (R-G-B). Sinar yang melewati cell
tersebut akan menciptakan warna yang anda lihat pada layar LCD.
Kadang-kadang sistem yang mengirimkan arus listrik pada satu cell
atau lebih tidak berjalan dengan baik, kejadian tersebut menimbulkan
adanya pixel yang gelap dan rusak.
2.1.2 Kelebihan Monitor LCD
 Kualitas gambar lebih jernih dan tajam
 Sinar yang dipancarkan oleh LCD tidak melelahkan mata
 Konsumsi listrik lebih hemat
 Dimensi yang tipis dan ringan
 Layar non-glossy sehingga cocok untuk ruang dengan banyak
jendela/cahaya (tidak memantulkan cahaya)
 Harga lebih murah dibandingkan dengan LED TV
2.1.3 Kekurangan Monitor LCD
 Layar LCD cenderung lebih sensitif
 Tampilan gelap atau hitam tidak dapat segelap pada plasma TV atau
LED TV
 Brightness (terang atau pencahayaan) tidak sama persis pada seluruh
permukaan layar
 Rasio kontras lebih rendah dari pada TV atau LED TV
2.2 LED (
Monitor LED (Light Emitting Diode) memiliki teknologi yang sama dengan
LCD. Perbedaan secara fisik pada LED komputer umumnya terletak pada
bentuknya yang lebih ramping / tipis. Pada beberapa tipe LED memiliki fungsi
dan fitur yang lebih lengkap dibandingkan LCD, seperti kemampuan digital
touch screen, Digital TV internet, Digital TV tuner. Sedangkan perbedaan secara
umum antara LED dan LCD hanya terletak pada sistem pencahayaannya yang
menggunakan teknologi LED backlight. Berbeda dengan LCD yang
menggunakan CCFL Backlight (lampu neon berjenis fluorescent), monitor LED

7 Eksplorasi Pemanfaatan Konsep dan Prinsip Cahaya Pada Teknologi LCD dan LED
mampu menghemat konsumsi listrik hingga 50 – 70% dibandingkan dengan LCD
dengan kemampuan menghasilkan gambar yang sangat tajam.
2.2.1 Cara Kerja LED
Karena LED adalah salah satu jenis dioda maka LED memiliki
2 kutub yaitu anoda dan katoda. Dalam hal ini LED akan menyala
bila ada arus listrik mengalir dari anoda menuju katoda. Pemasangan
kutub LED tidak boleh terebalik karena apabila terbalik kutubnya
maka LED tersebut tidak akan menyala. LED terdiri dari sebuah chip
semikonduktor yang di doping sehingga menciptakan junction P dan
N. Yang dimaksud dengan proses doping dalam semikonduktor
adalah proses untuk menambahkan ketidakmurnian (impurity) pada
semikonduktor yang murni sehingga menghasilkan karakteristik
kelistrikan yang diinginkan. Ketika LED dialiri tegangan maju atau
bias forward yaitu dari Anoda (P) menuju ke Katoda (K), Kelebihan
Elektron pada N-Type material akan berpindah ke wilayah yang
kelebihan Hole (lubang) yaitu wilayah yang bermuatan positif (P-
Type material). Saat Elektron berjumpa dengan Hole akan
melepaskan photon dan memancarkan cahaya monokromatik (satu
warna).Led memiliki karakteristik berbeda-beda menurut warna yang
dihasilkan. Semakin tinggi arus yang mengalir pada led maka semakin
terang pula cahaya yang dihasilkan, namun perlu diperhatikan bahwa
besarnya arus yang diperbolehkan 10mA-20mA dan pada tegangan
1,6V – 3,5 V menurut karakter warna yang dihasilkan. Apabila arus
yang mengalir lebih dari 20mA maka led akan terbakar. Untuk
menjaga agar LED tidak terbakar perlu digunakan resistor sebagai
penghambat arus.

8 Eksplorasi Pemanfaatan Konsep dan Prinsip Cahaya Pada Teknologi LCD dan LED
Gambar LED :

Simbol LED:

Sebuah LED :

Pada saat ini warna-warna cahaya LED yang banyak ada


adalah warna merah, kuning dan hijau.LED berwarna biru sangat

9 Eksplorasi Pemanfaatan Konsep dan Prinsip Cahaya Pada Teknologi LCD dan LED
langka. Untuk menghasilkan warna putih yang sempurna, spectrum
cahaya dari warna-warna tersebut digabungkan, dengan cara yang
paling umum yaitu penggabungan warna merah, hijau, dan biru, yang
disebut RGB. Pada dasarnya semua warna bisa dihasilkan, namun
akan menjadi sangat mahal dan tidak efisien. Dalam memilih LED
selain warna, perlu diperhatikan tegangan kerja, arus maksimum dan
disipasi daya-nya. Rumah (chasing) LED dan bentuknya juga
bermacam-macam, ada yang persegi empat, bulat dan lonjong. Bahan
semikonduktor yang sering digunakan dalam pembuatan LED adalah:
 Ga As (Galium Arsenide,) meradiasikan sinar infra merah,
 Ga As P (Galium Arsenide Phospide) meradiasikan warna merah
dankuning,
 Ga P (Galium Phospide) meradiasikan warna merah dan kuning.

Gambar Fisik LED :

Tegangan kerja / jatuh tegangan pada sebuah LED menurut warna


yang dihasilkan :
Infrared 1,6 V
Merah 1,8 V – 2,1 V
Jingga 2,2 V

10 Eksplorasi Pemanfaatan Konsep dan Prinsip Cahaya Pada Teknologi LCD dan LED
Kuning 2,4 V
Hijau 2,6 V
Biru 3,0 V – 3,5 V
Putih 3,0 V – 3,5 V
Ultraviolet 3,5 V
2.2.2 Kelebihan Monitor LED
 Konsumsi listrik yang lebih hemat dibandingkan dengan LCD
 Kontras gambar yang sangat tajam hingga jutaan pixels
 Usia pemakaian LED lebih pajang
 Dimensi monitor yang sangat tipis
 Pencahayaan lebih baik dibandingkan LCD
 Cahaya keluaran dari LED bersifat dingin atau cool (tidak ada sinar
UV atau energi panas)
 Brightness atau terang pencahyaan sama pada seluruh permukaan
layar
 Rasio kontras yang sangat tinggi
 Panas yang dihasilkan sangat kecil
2.2.3 Kekurangan Monitor LED
 Suhu lingkungan yang terlalu tinggi dapat menyebabkan gangguan
elektrik pada LED.
 Harga LED per lumen lebih tinggi dibandingkan dengan LCD.
 Layar LED yang lebih tipis cenderung lebih sensitif

11 Eksplorasi Pemanfaatan Konsep dan Prinsip Cahaya Pada Teknologi LCD dan LED
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Monitor adalah salah satu hardware (perangkat keras) yang mampu
menampilkan teks maupun gambar dari data yang sedang diproses dalam CPU.
Monitor komputer adalah salah satu jenis soft-copy device, karena keluarannya
adalah berupa signal elektronik, dalam hal ini berupa gambar yang tampil di layar
monitor. Gambar yang tampil adalah hasil pemrosesan data ataupun informasi
masukan.
Monitor memiliki berbagai ukuran layar seperti layaknya sebuah televisi.
Tiap merek dan ukuran monitor memiliki tingkat resolusi yang berbeda. Resolusi
inilah yang akan menentukan ketajaman gambar yang dapat ditampilkan pada
layar monitor. Jenis-jenis monitor saat ini sudah sangat beragam, mulai dari
bentuk yang besar dengan layar cembung, sampai dengan bentuk yang tipis
dengan layar datar (flat).
3.2 Saran
 Pengguna monitor harus disesuaikan dengan penggunanya.
 Pemilihan monitor harus berdasarkan kepada kebutuhan pengguna itu
sendiri.
 Memilih monitor dapat mengacu kepada beberapa hal diantaranya
Resolusi, Radiasi yang dihasilkan, daya yang digunakan dan harga
monitor tersebut.

12 Eksplorasi Pemanfaatan Konsep dan Prinsip Cahaya Pada Teknologi LCD dan LED
DAFTAR PUSTAKA
http://erainformatik.blogspot.co.id/2014/10/cara-kerja-layar-lcd.html
http:/fisika/makalah-monitor.html
http:/fisika/pengertian-monitor-LCD,LED,CRT,Plasma-dan-Perbedaannya.html
http://fisika/Perkembangan-Pengertian-dan-Perbedaan-LCD-LED-Plasma-
Proyektor.html
http://fisika/perkembangan-monitor.html
http://fisika/prinsip-cahaya.html
http://nurulprasetyo820.blogspot.co.id/2015/09/makalah-fisaka-tentang-lcd-dan-
led.html
http://perbedaanterbaru.blogspot.com/2015/08/perbedaan-tv-lcd-dan-led-dilihat-
dari.html
http://www.spiderbeat.com/2013/02/kelebihan-kekurangan-tv-lcd-dan-tv.html

13 Eksplorasi Pemanfaatan Konsep dan Prinsip Cahaya Pada Teknologi LCD dan LED