Anda di halaman 1dari 6

PROGRAM PENDIDIKAN NERS

FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS


AIRLANGGA

ANALISIS DATA

TGL DATA ETIOLOGI MASALAH


19/04 DS: - MAR Gangguan
/2018 DO: ↓ Integritas Kulit
− Post Operasi sigmoidostomy H0 sigmoidostomy
− Terpasang stomabag pada ↓
abdomen kuadran kiri bawah Terputusnya jaringan

Gangguan integritas kulit

19/04 DS: - Insisi pembedahan Risiko infeksi


/2018 DO: ↓
- Bayi berusia 2 hari Kuman masuk
- WBC 14680 ↓
- Post Operasi sigmoidostomy H0 Pertahanan sekunder
- Bayi dalam inkubator menurun
- KU lemah ↓
- Suhu 370C Risiko infeksi

20/04 DS: ibu mengatakan belum tahu cara MAR Defisit


/2018 perawatan anus buatan dan ↓ pengetahuan:
penggantian kantong BAB sigmoidostomy perawatan
DO: ↓ ostomi
− Post Operasi sigmoidostomy H1 kurang terpapar informasi
− terpasang stomabag pada ↓
abdomen kuadran kiri bawah defisit pengetahuan
− ibu tidak dapat menyebutkan cara
perawatn stoma

PRIORITAS MASALAH KEPERAWATAN


1. Risiko Infeksi

2. Gangguan Integritas Kulit

3. Defisit pengetahuan: perawatan ostomi


DIAGNOSA KEPERAWATAN

1. Risiko Infeksi, ditandai dengan:


DS: -
DO:
- Bayi berusia 2 hari
- WBC 14680
- Post Operasi sigmoidostomy H0
- Bayi dalam inkubator
- KU lemah
Suhu 370C
2. Gangguan Integritas Kulit berhubungan dengan pembedahan : post sigmoidostomy H0 ditandai
dengan:
DS: -
DO:
− Post Operasi sigmoidostomy H0
− Terpasang stomabag pada abdomen kuadran kiri bawah

3. Defisit pengetahuan: perawatan ostomi b.d kurang terpapar informasi d.d:


DS: ibu mengatakan belum tahu cara perawatan anus buatan dan penggantian kantong BAB
DO:
− Post Operasi sigmoidostomy H1
− terpasang stomabag pada abdomen kuadran kiri bawah
− ibu tidak dapat menyebutkan cara perawatan stoma
RENCANA TINDAKAN KEPERAWATAN

HARI/ NO. RENCANA PERAWATAN TTD


TGL DX TUJUAN DAN KRITERIA HASIL INTERVENSI
19/04/2018 1 Setelah dilakukan tindakan keperawatan 3 x 1. Observasi tanda dan gejala infeksi
24 jam, risiko infeksi dapat terkontrol dengan 2. Pertahankan lingkungan tetap bersih
kriteria hasil : 3. Ajarkan keluarga untuk mencegah timbulnya infeksi
- Tidak ada tanda-tanda infeksi seperti tumor, pada luka: menjaga luka tetap kering, tidak terkena air.
calor, dolor, rubor, functiolaesa. 4. Lakukan perawatan luka dengan teknik aseptik
- Tanda-tanda vital dalam batas normal (Suhu: 5. Bersihkan Stomabag jika sudah penuh
36 oC -37,5oC,) 6. Kolaborasi pemberian antibiotik
- Leukosit dalam batas normal (4000- 7. Monitor hasil leukosit
11.000/mm3)
19/04/2018 2 Setelah dilakukan tindakan keperawatan 1. Jaga kebersihan kulit agar tetap bersih dan kering
selama 3x24 jam diharapkan Integritas kulit 2. Mobilisasi pasien (ubah posisi pasien) setiap dua jam
klien teratasi sekali
Kriteri hasil: 3. Monitor kulit akan adanya kemerahan
- Integritas kulit yang baik bisa dipertahankan 4. Oleskan lotion atau minyak/baby oil pada daerah yang
(sensasi, elastisitas, temperatur, hidrasi, tertekan
pigmentasi) 5. Monitor status nutrisi pasien
- Perfusi jaringan baik 6. Memandikan pasien dengan sabun dan air hangat
- Mampu melindungi kulit dan mempertahankan 7. Kaji lingkungan dan peralatan yang menyebabkan
kelembaban kulit dan perawatan alami tekanan
- Badan teraba hangat 8. Observasi luka: lokasi, dimensi, kedalaman luka,
- Tanda-tanda vital dalam batas normal karakteristik,warna cairan, granulasi, jaringan nekrotik,
Suhu: 36,5-37,5ºC tanda-tanda infeksi lokal, formasi traktus
Nadi: 120-140x/menit 9. Cegah kontaminasi feses dan urin
RR: 40-60x/menit Berikan posisi yang mengurangi tekanan pada luka
- Kadar albumin dalam batas normal
20/4/2018 3 Tujuan : setelah dilakukan tindakan 1. Ajarkan ibu cara cuci tangan yang benar
keperawatan selama 1 x 30 menit ibu 2. Jelaskan pada ibu tentang perawatan ostomi
mengetahui tentang cara perawatan dan meliputi:
penggantian stomabag − Tujuan dan fungsi ostomi
NOC: pengetahuan: perawatan ostomi, − Alat-alat yang dibutuhkan untuk perawatan
dengan kriteria ibu mengetahui: ostomi
− Tujuan dan fungsi ostomi − Prosedur perawatan stoma dan penggantian
− Cuci tangan yang benar kantong stoma
− Alat-alat yang dibutuhkan untuk − Jadwal untuk mengganti kantong stoma
perawatan ostomi − Perawatan kulit area sekitar stoma
− Prosedur perawatan stoma dan − Komplikasi stoma
penggantian kantong stoma
− Jadwal untuk mengganti kantong stoma
− Perawatan kulit area sekitar stoma
− Komplikasi stoma

FORMAT MODEL PIE (PROBLEM IMPLEMENTASI EVALUASI)


TGL MASALAH WAKTU IIMPLEMENTASI WAKTU EVALUASI
19/4/18 Risiko Infeksi 21.00 1. Mengobservasi tanda dan gejala infeksi 20/4/201 S: -
21.00 2. Mengelola pemberian antibiotik 8 O:
04.30 3. Membersihkan stomabag 06.00 - Tidak ada tanda-tanda infeksi
04.35 4. Mengganti popok dan mempertahankan lingkungan seperti tumor, calor, dolor, rubor,
tetap bersih functiolaesa.
05.00 5. Memonitor hasil leukosit - Suhu 37,20C
- Stomabag tampak bersih
- Menunggu hasil leukosit
A: Masalah teratasi sebagian
P: Lanjutkan Intervensi 1,2,3,4,5,6,7
19/4/18 Gangguan Integritas 1. Menjaga kebersihan kulit agar tetap bersih dan 20/4/201 S: -
Kulit kering 8 O:
2. Memonitor kulit akan adanya kemerahan 06.00 - Perfusi jaringan baik
3. Memonitor status nutrisi pasien - Kelembaban kulit terjaga
4. Memandikan pasien dengan kapas - Badan teraba hangat
5. Mengobservasi luka Suhu: 37,2ºC
6. Mencegah kontaminasi feses dan urin Nadi: 140x/menit
7. Memberikan posisi yang mengurangi tekanan pada RR: 40x/menit
luka - Menggu hasil kadar albumin
A: Masalah teratasi sebagian
P: Lanjutkan intervensi
21/4/20 Risiko Infeksi 1. Mengobservasi tanda dan gejala infeksi 21.00 S: -
18 2. Memonitor hasil leukosit O:
3. Mengganti popok dan membersihkan lingkungan - Tidak ada tanda-tanda infeksi
pasien seperti tumor, calor, dolor, rubor,
4. Membersihkan stomabag functiolaesa.
5. Mengelola pemberian antibiotik - Suhu 370C
6. Mengajarkan keluarga untuk mencegah timbulnya - Stomabag tampak bersih
infeksi pada luka: menjaga luka tetap kering, tidak - Hasil leukosit 10.000
terkena air. A: Masalah teratasi sebagian
P: Pertahankan Intervensi 1,2,3,4,5

21/4/20 Gangguan Integritas 1. Menjaga kebersihan kulit agar tetap bersih dan 21.00 S: -
18 Kulit kering O:
2. Memonitor kulit akan adanya kemerahan - Perfusi jaringan baik
3. Memonitor status nutrisi pasien - Kelembaban kulit terjaga
4. Memandikan pasien dengan kapas - Badan teraba hangat
5. Mengobservasi luka Suhu: 37ºC
6. Mencegah kontaminasi feses dan urin Nadi: 148x/menit
Memberikan posisi yang mengurangi tekanan pada luka RR: 42x/menit
- Kadar albumin 4,1mg/dl
A: Masalah teratasi sebagian
P: Lanjutkan intervensi
22/4/20 Risiko Infeksi 1. Mengobservasi tanda dan gejala infeksi 21.00 S: -
18 2. Memonitor hasil leukosit O:
3. Mengganti popok dan membersihkan lingkungan pasien - Tidak ada tanda-tanda infeksi
4. Membersihkan stomabag seperti tumor, calor, dolor, rubor,
5. Mengelola pemberian antibiotik functiolaesa.
- Suhu 36,80C
- Stomabag tampak bersih
- Hasil leukosit 10.000
A: Masalah teratasi sebagian
P: Pertahankan Intervensi 1,2,3,4,5
22/4/20 Gangguan Integritas 1. Menjaga kebersihan kulit agar tetap bersih dan 21.00 S: -
18 Kulit kering O:
2. Memonitor kulit akan adanya kemerahan - Perfusi jaringan baik
3. Memonitor status nutrisi pasien - Kelembaban kulit terjaga
4. Memandikan pasien dengan kapas - Badan teraba hangat
5. Mengobservasi luka Suhu: 36,8ºC
6. Mencegah kontaminasi feses dan urin Nadi: 148x/menit
Memberikan posisi yang mengurangi tekanan pada luka RR: 42x/menit
- Kadar albumin 4,1mg/dl
A: Masalah teratasi sebagian
P: Lanjutkan intervensi
21/4/18 Defisit pengetahuan: 1. Mengajarkan ibu cara cuci tangan yang benar S: Ibu mengatakan paham penjelasan
perawatan ostomi 2. Menjelaskan pada ibu : yang diberikan
− Tujuan dan fungsi ostomi O:
− Alat-alat yang dibutuhkan untuk perawatan − ibu dapat melakukan cuci tangan
ostomi dengan benar
− Prosedur perawatan stoma dan penggantian − ibu dapat menjelaskan kembali
kantong stoma tentang: tujuan dan fungsi ostomi,
− Jadwal untuk mengganti kantong stoma alat-alat yang dibutuhkan untuk
− Perawatan kulit area sekitar stoma perawatan ostomi, prosedur
− Komplikasi stoma perawatan stoma dan penggantian
3. Memberi kesempatan ibu untuk bertanya kantong stoma, jadwal untuk
4. Meminta ibu menjelaskan kembali terkait mengganti kantong stoma,
edukasi yang telah diberikan pada ibu perawatan kulit area sekitar stoma
dan komplikasi stoma
A: masalah teratasi
P: Intervensi No 1 , 2 dipertahankan