Anda di halaman 1dari 8

Creve Couer Pizza, Inc.

RINGKASAN KASUS :

Beberapa tahun setelah lulus dari Universitas Negeri Alcom, Universitas Bryant, atau

Perguruan Tinggi Charleston dan memperoleh gelar sarjana akuntansi, anda diterima bekerja

sebagai senior auditor pada suatu perusahaan akuntansi internasional. Teman baik anda, Rick,

yang telah anda kenal sejak taman kanak-kanak, berkerja sebagai penyelidik pada dirjen

pajak (IRS-dirjen pajak versi America). Ketika anda makan siang , Rick menyebutkan suatu

program informan dari IRS.

" Apa kamu tau Jess, kamu dapat memperoleh tambahan uang beberapa ratus dollar

disini dan berkerja sebagai informan untuk kami. Bahkan, jika kamu bisa memberi informasi

mengenai satu atau dua perusahaan besar yang menjadi klien perusahaanmu, kamu bisa

memperoleh lebih banyak lagi."

"Lucu sekali Rick, sangat lucu. Saya, sebagai agen ganda, memata-matai klien untuk

IRS? Pernahkan kamu mendengar aturan kerahasiaan klien?"

Terdengar tidak masuk akal? Tidak juga. . Sejak 1939, IRS telah mengoperasikan

suatu program informan. Sebagian besar individu yang berpartisipasi dalam program ini

memberikan informasi secara tepat waktu. namun demikian IRS juga mempertahankan

ratusan "informan yang terkontrol" yang bekerja bersama dengan satu atau lebih agen khusus

IRS secara berkelanjutan. Informan yang terkontrol memberikan kepada IRS bukti yang

memberatkan tentang individu dan bisnis yang dicurigai melakukan kecurangan atas pajak

mereka. Pada awal 1990-an, IRS mengungkapkan bahwa lebih dari 40 informan yang

dikendalikan ini adalah CPA.

Sekarang pikirkan skenario ini. Anda, auditor senior, sekali lagi makan siang dengan

teman Anda, Rick, agen khusus IRS. Rick tahu bahwa IRS sedang menyelidiki Anda atas

pemotongan besaran pajak yang diambil dalam beberapa tahun terakhir terhadap
pengembalian pajak penghasilan federal untuk skema perpajakan. Pajak pertambahan nilai

dan denda yang Anda hadapi secara signifikan melebihi kekayaan bersih Anda. Biaya hukum

saja akan menjadi seribu dolar. Sampai saat ini, Anda telah berhasil menyembunyikan

penyelidikan IRS dari pasangan Anda, anggota keluarga lainnya, dan pegawai anda, tetapi itu

tidak akan bertahan lama.

"Jess, saya tahu bahwa penyelidikan ini sangat mengkhawatirkan bagimu. Namun

saya bisa mengeluarkanmu dari kekacauan ini. Saya akan bicara dengan supervisor saya. Dia

dan tiga agen lainnya sedang mengerjakan kasus salah satu klien audit anda. Saya tidak dapat

memberitahumu salah satu klienmu sekarang. Jika kamu setuju untuk bekerja sebagai

informan terkontrol dan menyediakan informasi yang mudah anda dapatkan, mereka akan

menutup kasus ini padamu. Kamu akan lolos. Tidak ada pertanyaan. Tidak ada denda atau

pajak tambahan. Kasus akan ditutup.... Secara permanen."

"Rick, Ayolah, saya tidak dapat melakukannya. Bagaimana jika perusahaan saya tahu?

Saya akan kehilangan pekerjaan. Saya mungkin akan kehilangan ijin praktek."

"Memang, tetapi pada kenyataannya. Jika IRS dapat membuktikan kasusmu, kamu

tetap akan kehilangan pekerjaan dan ijin praktik kamu... dan mungkin banyak yang lainnya.

Bahkan mungkin perkawinanmu akan hancur. Pikirkan tentang ini Jess. Secara Realistis

agensi dapat memperoleh 50,000 dollar pemulihan darimu. Namun jika kamu berkerja sama

dengan supervisorku, dia bisa memperoleh beberapa juta dolar dari klienmu."

"Kamu yakin mereka akan menghentikan penyelidikanku selamanya?"

"Ya. selamanya. Ayolah Jess. Kami membutuhkanmu dan yang lebih penting lagi

kamu memerlukan kami. Ditambah lagi, pikirkan hal ini. Kamu telah bersalah melakukan

penipuan pajak. Namun klienmu telah melakukan penipuan yang jauh lebih besar selama

bertahun-tahun. Kamu bisa melakukan pelayanan masyarakat dengan cara melaporkan

mereka.
Kembali pada kenyataan, ingat kasus James Checksfield. Pada 1981, Checksfield,

seorang akuntan public (CPA) di Missouri, menjadi informan terkontrol dari IRS. Angen

khusus yang merekrut Checksfeild telah menjadi teman dekatnya selama beberapa tahun dan

tahu bahwa Checksfeild sedang diselidiki oleh IRS. Dilaporkan bahwa, Checksfield

memiliki hutang pajak hampir senilai $30.000 karena kelalaiannya untuk melaporkan pajak

penghasilan dari 1974 hingga 1977. pada saat yang sama IRS merekrut Checksfield, badan

tersebut sedang menyelidiki perusahaan di Missouri, Creve Couer Pizza, Ind. IRS mencurigai

bahwa pemilik jaringan pizza ini "menggelapkan penjualan" daiam bisnisnya - dimana

perusahaan tidak melaporkan keseluruhan pajak penghasilan dari kedelapan restorannya.

Checksfield telah bekerja sebagai akuntan public Creve Couer selama beberapa tahun,

meskipun IRS dan Checksfield menyangkal bahwa ia direkrut khusus untuk menyediakan

informasi mengenai perusahaan itu.

EPILOG

Pada Agustus 1990, Dewan Akuntansi Negara Bagian Missouri mencabut ijin praktek

akuntan publik James Checksfield karena melanggar hukum yang melarang akuntan publik

mengungkapkan informasi klien yang bersifat rahasia tanpa seijin klien. Pada November

1991, departemen kehakiman A.S tiba-tiba mengumumkan bahwa mereka membatalkan

tuntutan penggelapan pajak terhadap pemilik Creve Couer Pizza, meskipun argumen sebelum

persidangan telah diajukan. Departemen kehakiman memilih untuk tidak berkomentar. Ahli

hukum berspekulasi bahwa penuntut federal membatalkan tuntutan karena hakim yang

memimpin persidangan diduga akan melarang bukti yang dikumpulkan IRS dengan bantuan

Checksfield.

Meski adanya publisitas negatif oleh kasus Creve Couer, IRS terus menggunakan

akuntan baik dalam akuntan publik maupun swasta sebagai informan. Pada akhir 1990-an,
majalah Forbes melaporkan suatu kasus dimana seorang controller perusahaan jaringan

barang elektronik yang merasa kurang puas dengan atasannya melakukan balas dendam.

Sebelum meninggalkan perusahaan, controller tersebut memfotokopi catatan akuntansi dan

perpajakan yang memperlihatkan penipuan pajak yang dilakukan oleh si pemilik. Karena

informasi ini, IRS memperoleh hampir $7 juta denda dari si pemilik dan memenjarakannya

selama sepuluh bulan. Si controller menerima sejumlah besar uang yang tidak diungkapkan

dari IRS untuk "kerja-samanya."

PERTANYAAN

1. Apakah akuntan publik yang menyediakan jasa akuntansi, perpajakan dan jasa lainnya kepada

suatu perusahaan memiliki tanggung jawab untuk bertindak sesuai "hati nurani" kepada

kliennya? Jelaskan.

2. Pada pendapat ketua mahkamah agung AS, Warren Burger tahun 1984 yang menyatakan

bahwa "auditor independen memiliki tanggung jawab publik yang diperoleh dari hubungan

kepegawaian dengan klien." Jika hal ini benar, apakah auditor memiliki tanggung jawab

moral dan professional untuk melaporkan klien yang melakukan kecurangan pajak atau

melanggar hukum lainnya?

3. Anggap bahwa anda adalah Jess dalam skenario hipotesis kedua yang disajikan dalam kasus

ini. Bagaimana anda menanggapi saran teman anda untuk menjadi seorang informan
terkontrol untuk IRS? Indentifikasi pihak yang tcrpengaruh oleh keputusan anda dan

kewajiban yang anda miliki kepada masing-masing pihak.

JAWABAN:

1. Dalam menyediakan jasa akuntansi, perpajakan dan jasa lainnya kepada suatu perusahaan

akuntan publik memiliki tanggung jawab untuk bertindak sesuai hati nurani kepada kliennya.

Hal ini berhubungan erat dengan kode etik profesi, di mana auditor semestinya independen

dan memiliki integritas dalam melaksanakan tugasnya.

2. Auditor memiliki tanggung jawab moral dan profesional untuk mengungkapkan informasi

dalam laporan auditor independen tennasuk adanya kecurangan maupun pelanggaran hukum

lainnya. Hal ini berkenaan dengan independensi dan integritas auditor serta tanggung jawab

auditor dalam menciptakan transparansi kepada publik.

3. Sebagai seorang profesional yang menjunjung tinggi kode etik, kami tidak akan menerima

saran yang diberikan oleh IRS untuk menjadi informan IRS. Dengan menerima saran tersebut

kita sudah tidak dapat bertindak secara independen, apalagi kecenderungannya adalah

memperoleh imbalan dan keuntungan diri sendiri yaitu terbebas dari kasus yang sedang

dihadapi. Auditor memiliki tanggung jawab mengungkapkan kecurangan kepada publik

namun bukan berarti dapat dilakukan dengan hal-hal yang tidak etis dan menguntungkan diri

sendiri. Pihak-pihak terpengaruh dengan keputusan itu adalah profesi, masyarakat dan

perusahaan. Kepada profesi kita tetap menjaga kode etik profesi, kepada klien kita wajib

menjaga kerahasiaan klien dan kepada masyarakat/publik kita wajib menciptakan

transparansi tanpa adanya tekanan dari pihak yang berkepentingan.

Dari tahun 1982 hingga 1985, Checksfield menyalurkan informasi kepada IRS
sehubungan dengan Creve Couer Pizza. Berdasarkan informasi ini, pengadilan mengajukan
enam tuntutan terhadap pemilik usaha tersebut pada tahun 1989. Tuntutan ini menuduh
pemilik dengan tidak melaporkan penghasilan kena pajaknya beberapa ratus ribu dolar.
Pemiliknya menghadapi denda hampir 1 juta dolar dan hukuman penjara hingga 24 tahun jika
terbukti bersalah atas dakwaan tersebut. Sementara itu, IRS menghentikan kasus Checksfield.
Baik IRS dan Checksfield menyatakan bahwa tidak ada hubungannya antara keputusan untuk
menjatuhkan kasus terhadap Checksfield dan keputusannya untuk memberikan IRS informasi
yang berkenaan dengan Creve Couer Pizza.
Setelah tuntutan diajukan terhadap pemilik Creve Couer Pizza, pengacara dari pemilik
tersebut menyelidiki asal informasi yang digunakan IRS untuk mengajukan tuntutan tersebut.
Sebagai hasilnya, pemilik menemukan peran yang dimainkan oleh teman lama serta
akuntannya dalam penyelidikan IRS. Sangat manusiawi, bahwa si pemilik sangat marah.
"Apa yang dilakukan akuntan saya adalah sangat kejam dan licik. Dia duduk di sini dirumah
saya bersama saya dan keluarga saya. Dia sudah seperti anggota keluarga. Di sisi lain, dia
sedang bekerja berlawanan dengan saya”. Dalam wawancara lain, pemilik mengamati,
“Seorang klien memiliki hak untuk merasa dia mendapatkan kesetiaan yang tak terbagi dari
akuntannya.” Penyebab kemarahan si pemilik adalah kenyataan bahwa ia telah membayar
Checksfield lebih dari 50.000 dolar untuk jasa akuntansi dan perpajakan selama Akuntan
publik tersebut bekerja sebagai agen rahasia untuk IRS.
Media cetak dan elektronik kemudian melaporkan berita "akuntan publik bernyanyi"
secara nasional, menimbulkan kritik keras kepada IRS. Ditambah lagi, kasus tersebut
menyebabkan banyak klien akuntan publik meragukan apakah mereka dapat mempercayai
akuntan mereka untuk melindungi kerahasiaan dari informasi keuangan yang sensitif. Ketika
ditanya tentang masalah ini, IRS menyatakan tidak ada penyesalan karena menggunakan
Checksfield untuk mengumpulkan bukti yang memberatkan tentang pemilik Creve Couer
Pizza. Perwakilan IRS juga menolak anggapan bahwa komunikasi antara akuntan dan klien
mereka harus "diistimewakan" di bawah undang-undang pemerintahan yang serupa dengan
komunikasi antara pengacara dan klien mereka.

IRS mengatakan klaim hubungan istimewa [akuntan-klien] adalah omong kosong.


"Sebaliknya," kata Edward Federico dari divisi investigasi kriminal IRS di Louis,
"akuntan memiliki kewajiban moral dan hukum untuk menyerahkan informasi."

Profesi akuntansi terkejut oleh kasus Checksfield dan mencoba meminimalisir


kerusakan yang telah dilakukannya terhadap kepercayaan publik pada akuntan publik. Secara
khusus, profesi menyalahkan tindakan IRS.
Jarang ada kasus seperti kegiatan jaksa penuntut yang melanggar standar
kesopanan dasar. . . . Mengubah hubungan klien-akuntan menjadi alat rahasia
bagi agen pemerintah adalah praktik yang keji. Itu merendahkan layanan. Ini
mengikis kepercayaan dalam profesi akuntansi.

EPILOG
Pada Agustus 1990, Dewan Akuntansi Negara Bagian Missouri mencabut ijin praktek
akuntan publik James Checksfield karena melanggar hukum yang melarang akuntan publik
mengungkapkan informasi klien yang bersifat rahasia tanpa seijin klien. Pada November
1991, departemen kehakiman A.S tiba-tiba mengumumkan bahwa mereka membatalkan
tuntutan penggelapan pajak terhadap pemilik Creve Couer Pizza, meskipun argumen sebelum
persidangan telah diajukan. Departemen kehakiman memilih untuk tidak berkomentar. Ahli
hukum berspekulasi bahwa penuntut federal membatalkan tuntutan karena hakim yang
memimpin persidangan diduga akan melarang bukti yang dikumpulkan IRS dengan bantuan
Checksfield.
Meski adanya publisitas negatif oleh kasus Creve Couer, IRS terus menggunakan
akuntan baik dalam akuntan publik maupun swasta sebagai informan. Pada akhir 1990-an,
majalah Forbes melaporkan suatu kasus dimana seorang pengawas pada perusahaan jaringan
barang elektronik yang merasa kurang puas dengan atasannya melakukan balas dendam.
Sebelum meninggalkan perusahaan, pengawas tersebut memfotokopi catatan akuntansi dan
perpajakan yang memperlihatkan penipuan pajak yang dilakukan oleh si pemilik. Karena
informasi ini, IRS memperoleh hampir 7 juta dolar denda dari si pemilik dan
memenjarakannya selama sepuluh bulan. Mantan pengawas tersebut menerima sejumlah
besar uang yang tidak diungkapkan sebagai “jasa penemu” dari IRS untuk "kerja samanya."

PERTANYAAN
1. Apakah akuntan publik yang menyediakan jasa akuntansi, perpajakan dan jasa
lainnya kepada untuk bisnis kecil memiliki tanggung jawab untuk bertindak sesuai
"hati nurani" kepada kliennya? Jelaskan.
2.
3. Anggap bahwa anda adalah Jess dalam skenario hipotesis kedua yang disajikan
dalam kasus ini. Bagaimana anda menanggapi saran teman anda untuk menjadi
seorang informan yang dikendalikan untuk IRS? Indentifikasi pihak yang
terpengaruh oleh keputusan anda dan kewajiban yang anda miliki kepada masing-
masing pihak.

JAWABAN
1. Dalam menyediakan jasa akuntansi, perpajakan dan jasa lainnya kepada suatu
perusahaan akuntan publik memiliki tanggung jawab untuk bertindak sesuai hati nurani
kepada kliennya. Hal ini berhubungan erat dengan kode etik profesi, di mana auditor
semestinya independen dan memiliki integritas dalam melaksanakan tugasnya.
2.
3. Sebagai seorang profesional yang menjunjung tinggi kode etik, kami tidak akan
menerima saran yang diberikan oleh IRS untuk menjadi informan IRS. Dengan
menerima saran tersebut kita sudah tidak dapat bertindak secara independen, apalagi
kecenderungannya adalah memperoleh imbalan dan keuntungan diri sendiri yaitu
terbebas dari kasus yang sedang dihadapi. Auditor memiliki tanggung jawab
mengungkapkan kecurangan kepada publik namun bukan berarti dapat dilakukan dengan
hal-hal yang tidak etis dan menguntungkan diri sendiri. Pihak-pihak terpengaruh dengan
keputusan itu adalah profesi, masyarakat dan perusahaan. Kepada profesi kita tetap
menjaga kode etik profesi, kepada klien kita wajib menjaga kerahasiaan klien dan kepada
masyarakat/publik kita wajib menciptakan transparansi tanpa adanya tekanan dari pihak
yang berkepentingan.