Anda di halaman 1dari 4

Kue bolu merupakan kue berbahan dasar tepung terigu dengan

penambahan telur dan gula yang umumnya dapat dimatangkan dengan 2 cara,
yaitu dipanggang di dalam oven dan dikukus (Andriani,2012).veranita.
Pembuatan bolu membutuhkan pengembangan gluten dan biasanya digunakan
bahan pengembang kimiawi serta dibutuhkan pembentukan emulsi kompleks air
dalam minyak dimana lapisan air terdiri dari gula terlarut dan partikel tepung
terlarut (Rakhmah,2012).

Bolu kukus adalah kue berbahan dasar utama tepung terigu dengan bahan
tambahan lainnya berupa telur, gula pasir, bahan pelembut (SP), dan air soda
bening yang kemudian dimatangkan dengan mengandalkan uap panas dalam
proses pengukusan, bolu kukus yang baik ditandai dengan tekstur yang empuk
dan mengembang (Subagjo,2007). Bolu kukus terdapat dalam berbagai bentuk,
ukuran dan variasi, mulai dari menggunakan cetakan mekar, karakter khusus, atau
hanya menggunakan loyang persegi biasa. Pada pembuatan bolu lapis kukus
biasanya digunakan loyang persegi untuk memudahkan proses pelapisan adonan
demi adonan. Bahan dasar untuk pembuatan bolu kukus dibagi menjadi 2 jenis,
pertama jenis bahan yang membentuk susunan bolu kukus yaitu tepung, telur dan
susu. Kedua adalah jenis bahan yang menjadikan bolu kukus lembut yaitu gula,
lemak, dan baking powder atau air soda (Andriani,2012). Pada pembuatan bolu
kukus tepung yang digunakan adalah tepung rendah protein yang memiliki kadar
amilopektin tinggi dan kadar amilosa yang rendah agar tekstur bolu kukus
menjadi mengembang dan tidak bantat (Wirakartakusumah et al, 1992).

Pengembangan tepung mocaf diharapkan mampu menjadi solusi untuk


mengatasi ketergantungan terhadap impor terigu / gandum. Mocaf dapat
digunakan sebagai pengganti atau bahan substitusi pada produk berbahan baku
tepung terigu. Substitusi Mocaf antara 5-75% dan bahkan ada produk tertentu
yang 100% dapat diganti dengan mocaf. Melalui sentuhan teknologi dan
kreatifitas, banyak produk pangan yang dapat dihasilkan dengan variasi jumlah
tepung mocaf yang digunakan sehingga menghasilkan produk olahan dengan sifat
fisik dan inderawi yang sama seperti produk tanpa substitusi Hal ini dapat
memberikan peluang pengembangan pangan bebas gluten yang menyehatkan dan
di minati masyarakat (Salim, 2011).

Pada pembuatan bolu kukus terdapat beberapa faktor yang harus


diperhatikan agar dapat menghasilkan bolu kukus yang baik yaitu pemilhan
bahan, pastikan telur yang digunakan berkualitas baik dan jangan gunakan telur
yang baru keluar dari kulkas diamkan beberapa saat hingga suhu telur mencapai
suhu ruangan karena dapat membuat telur sukar menangkap udara saat
pengocokan sehingga susah untuk mengembang, pemilihan gula juga perlu
diperhatikan karena dapat mempengaruhi warna bolu yang dihasilkan dan terlalu
banyak gula dapat membuat permukaan bolu jatuh dibagian tengahnya, pemilihan
cake emulsifier yang tepat juga dapat menentukan tekstur bolu yang dihasilkan
menjadi lebih empuk dan lembut, penggunaan margarin atau mentega atau lemak
yang lain juga dapat membantu pembentukan tekstur bolu sekaligus menambah
cita rasanya. Selain itu, waktu pengadukan yang terlalu lama atau terlalu sebentar
atau pengukusan yang tidak sempurna dapat menyebabkan bolu kukus tidak
mengembang atau bantat (Elisa,2013). Menurut Dapur Anissa (2002) dalam
bukunya Aneka Bolu Kukus Irit Telur menyatakan hal teknis lain yang perlu
diperhatikan dalam pembuatan bolu lapis kukus adalah jangan membuka tutup
pengukus sebelum waktu pengukusan 10 menit karena dapat menyebabkan bolu
menjadi kempis dan pastikan tutup dandang pengukus dibungkus dengan serbet
bersih agar uap tidak jatuh ke bolu.
Gula,ovalet, dan telur

Pecampuran dengan mixer kecepatan 3

Penambahan susu cair

Pecampuran dengan mixer kecepatan 2

Penambahan tepung

Pecampuran dengan mixer kecepatan 1

Adonan A Adonan B Adonan C

Penambahan pewarna
makanan @ 2tetes

Pengukusan adonan A 10 menit

Penambahan adonan B
dan pengukusan 10 menit

Penambahan adonan C
dan pengukusan 10 menit

Pengukusan 30 menit

Pengujian fisik dan organoleptik

Gambar 1. Diagram Alir Pembuatan Bolu Lapis Kukus


DAFTAR PUSTAKA

Andriani, Dwi. 2012. Studi Pembuatan Bolu Kukus Tepung Pisang Raja (Musa
paradisiaca L.).skripsi. univeritas Hasanuddin

Dapur Anissa. 2011. Home Industri: Aneka Bolu Kukus Irit Telur. Gramedia :
Jakarta

Elisa. 2013. Bolu Kukus : Dari Masa ke Masa Klasik Modern. Surabaya :
Linguakata.

Rakhamah, Yaumil. 2012. Studi Pembuatan bolu Gulung dari Tepung Ubi Jalar
(Ipomoea batatas L.). Skripsi. Universitas Hasanuddin

Salim, Emil, 2011. Mengolah Singkong Menjadi Tepung Mocaf. Lily Publisher,
Yogyakarta.

Subagjo. 2007. Baking Technology. Pelatihan Singkat Prinsip-prinsip Teknologi


Pangan Bagi Food Inspector. PAU Pangan dan Gizi IPB. Bogor.

Wiratahkusumah. 1992. Sifat Fisik Bahan Pangan dan Gizi. IPB Press : Bogor