Anda di halaman 1dari 23

ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY.

N USIA 60 TAHUN
DENGAN DIABETES MELLITUS
DI POLI LANSIA PUSKESMAS GUNUNG BATU

Hari &Tanggal pengkajian : Senin, 19 Maret 2018

A. IDENTITAS UMUM
1. Identitas Klien
Nama : Ny.N
Umur : 60 tahun
Jenis kelamin : Perempuan
Status : Menikah
Agama : Islam
Suku : Sunda
Pendidikan : S1
Alamat : JL. GunungBatu Komplek Biofarma No.22
Pekerjaan/Riwayat pekerjan : PNS
Diagnosa Medis : Diabetes Mellitus

2. Identitas Penanggungjawab
Nama : Ny.V
Umur : 20 tahun
Jenis kelamin : Perempuan
Alamat : JL. GunungBatu Komplek Biofarma No.22
Hub dengan klien : Anak

B. KELUHAN UTAMA
Klien mengeluh kedua kakinya terasa kesemutan namun tidak mati rasa.

C. RIWAYAT KESEHATAN SEKARANG


Klien mengatakan mengalami keluhan seperti yang dirasakan saat ini yaitu sejak 3
bulan yang lalu. Klien mengatakan sudah minum obat untuk DM namun tidak rutin.
Klien rutin datang ke Klinik setiap satu bulan sekali. Kontrol terakhir hasil GDS = 275
mg/dl. Klien mengatakan masih suka makan gorengan dan makanan bersantan dan
minum yang manis. Klien mengatakan sejak 3 bulan yang lalu mempunyai keluhan cepat
merasa lelah saat beraktivitas.
D. RIWAYAT KESEHATAN DAHULU
Klien mengatakan mengetahui menderita penyakit DM sejak 25 tahun yang lalu. Selama
25 tahun klien tidak rutin minum obat untuk DM, klien juga tidak mengatur pola
makannya, klien masih mengkonsumsi banyak gula dan makanan berminyak.

E. RIWAYAT KESEHATAN KELUARGA


Anak klien mengatakan tidak mengetahui riwayat kesehatan anggota keluarga terdahulu,
namun anak-anak klien belum ada yang menderita penyakit DM.

F. RIWAYAT LINGKUNGAN HIDUP


Ny.N tinggal dirumah bersama dengan suaminya. Rumah anak-anak Ny.N bersebelahan
dengan rumah Ny.N. Lingkungan tempat tinggal Ny.N bersih, jalan rata, tidak
ada sampah berserakan, kamar tidur klien tampak rapi, lantai rumah dari keramik, lantai
kamar mandi agak licin dan tidak ada pegangan dinding, penerangan di rumah Ny.N
cukup terang pada siang karena terdapat jendela dan ventilasi yang dibuka setiap pagi dan
pada malam hari lampu penerangan cukup terang namun penerangan di kamar mandi
agak redup.

G. RIWAYAT REKREASI
Klien mengatakan tidak pernah berpergian jauh. Sehari-hari klien menghabiskan waktu di
dalam rumah, klien mengisi waktu luang dengan membaca mengaji ataupun menonton
televisi.

H. SUMBER/SISTEM PENDUKUNG YANG DIGUNAKAN


1. Sumber Pendapatan :
Selama ini, biaya kehidupan Ny.N tercukupi oleh suaminya, makan dan keperluan
sehari-hari Ny.N disediakan oleh suaminya atau anak-anaknya.
2. Sumber Support Sosial :
Ny.N mendapat dukungan sosial dari suami, anak, menantu, cucu yang tinggal saling
berdekatan dengan rumah Ny.N juga mendapat dukungan dari teman-teman lansia di
lingkungannya yang rutin bertemu saat datang di Masjid untuk mengaji.

I. DESKRIPSI HARI KHUSUS


Ny.N mengatakan hari khusus bagi dirinya adalah hari Idul Fitri karena pada hari itu
semua keluarganya berkumpul dan merayakan hari itu bersama-sama.

J. PEMERIKSAAN FISIK
1 Keadaan Umum : Baik
a Tekanan darah : 130/80 mmHg
b Nadi : 82 x/menit
c RR : 23 x/menit
d Suhu : 36,5 C
2 Kulit dan kuku
Inspeksi
a Warna kulit : Coklat
Warna kuku tampak kecoklatan, tampak
menebal dan mengeras
b Lesi : tidak ada lesi
c Pigmentasi berlebih : tidak ada pigmentasi berlebih
d Jaringan parut : tidak ada jaringan parut
e Distribusi rambut : rambut tipis, beruban
f Kebersihan kuku : kuku terpotong pendek, rapi
dan bersih
g Kelainan pada kuku : tidak ada kelainan pada kuku
h Bulla (lepuh) : tidak terdapat bulla (lepuh)
i Ulkus : tidak terdapat ulkus
Palpasi
a Tekstur : tekstur kulit keriput
b Turgor : turgor kulit kering, akral
dingin
c Pitting edema : tidak terdapat pitting edema
d Capilarry refill time : 4 detik

3 Kepala
Inspeksi
a Bentuk kepala : Bentuk kepala mesocepal
b Kebersihan : Bersih, tidak ada ketombe dan
kotoran
c Warna rambut : Putih beruban
d Kulit kepala : Bersih, tidak terdapat ketombe,
tidak terdapat lesi.
e Distribusi rambut : Merata
f Kerontokan rambut : Tidak ada
g Benjolan di kepala : Tidak ada benjolan di kepala
h Temuan/keluhan lain : Tidak ada
Palpasi
a Nyeri kepala : Tidak ada nyeri kepala
b Temuan/keluhan lain : Tidak ada

4 Mata
Inspeksi
a Ptosis : Ya, ada penurunan kelopak
mata bagian atas.
b Iris : Warna kecoklatan
c Konjungtiva : Konjungtiva tidak anemis
d Sklera : Sklera tidak ikterik
e Kornea : Kornea jernih
f Pupil : Isokor
g Peradangan : Tidak ada peradangan
h Katarak : Tidak ada katarak
j Gerak bola mata : Gerakan bola mata simetris
K Alat bantu penglihatan : Klien menggunakan kaca mata
baca

Palpasi
a Kelopak mata : Tidak terdapat nyeri tekan
pada kelopak mata, tidak
terdapat kantung mata

5 Telinga
Inspeksi
a Bentuk telinga : Bentuk telinga simetris
b Lesi : Tidak terdapat lesi
c Peradangan : Tidak tampak adanya
peradangan pada telinga
d Kebersihan telinga luar : Telinga luar tampak bersih
e Kebersihan lubang telinga : Tampak adanya sedikit
serumen pada kedua telinga
f Membran timpani : Membran timpani utuh
g Fungsi pendengaran : Fungsi pendengaran mulai
menurun, klien sudah tidak
mampu mendengar suara yang
pelan
Palpasi
a Daun telinga : Tidak terdapat benjolan dan
tidak ada nyeri tekan pada
daun telinga

6 Hidung dan sinus


Inspeksi
a Bentuk : Bentuk hidung simetris
b Peradangan : Tidak tampak adanya
peradangan pada hidung
c Penciuman : Fungsi penciuman baik, klien
dapat membedakan bau
Palpasi
a Sinusitis : Tidak tampak adanya sinusitis
b Temuan / keluhan lainnya : Tidak terdapat nyeri tekan
pada hidung
7 Mulut dan tenggorokan
Inspeksi
b Mukosa : Mukosa bibir lembab
c Bibir pecah-pecah : Tidak ada
d Kebersihan gigi : Gigi tampak bersih
e Gigi berlubang : Tidak ada
f Gusi berdarah : Tidak ada perdarahan pada
gusi
g Kebersihan lidah : Lidah tampak kotor
h Pembesaran tonsil : Tidak tampak adanya
pembesaran tonsil
i Temuan yang lain : Tidak ada stomatitis, tidak ada
kesulitan menelan makanan,
namun klien mempunyai
kesulitan untuk mengunyah
makanan karena sudah banyak
gigi yang tanggal

8 Leher
Inspeksi kesimetrisan leher : Leher tampak simetris
Palpasi
a Kelenjar limfe : Tidak ada pembesaran kelenjar
limfe
b Pembesaran kelenjar tyroid : Tidak ada pembesaran kelenjar
tiroid

9 Dada dan tulang belakang


Inspeksi
a Bentuk dada : Bentuk dada simetris
b Kelainan bentuk dada : Tidak ada kelainan bentuk
dada
c Kelainan tulang belakang : Tidak terdapat kelainan tulang
belakang

10 Pernafasan
Inspeksi
a Pengembangan dada : Pengembangan dada simetris
b Pernafasan : Irama nafas teratur
c Retraksi interkosta : Tidak ada retraksi interkosta
D Nafas cuping hidung : Tidak ada pernafasan cuping
hidung
Palpasi
A Taktil fremitus : Taktil fremitus kanan = taktil
fremitus kiri
B Pengembangan dada : Pengembangan dada simetris
Perkusi : Perkusi sonor
Auskultasi : Bunyi nafas vesikuler
A Suara tambahan : Tidak ada suara nafas
tambahan seperti wheezing,
ronchi dan krekles
B Temuan / keluhan lainnya : Tidak teraba massa dan nyeri
tekan pada area dada

11 Kardiovaskuler
Inspeksi : Ictus cordis tampak
Palpasi : Ictus cordis teraba pada ICV
midclavicula sinistra
a Iktus kordis : Tidak tampak
b Nadi radialis : 82 x/menit teraba teratur
Perkusi : Redup
Auskultasi
a Bunyi jantung : Bunyi jantung I, dan II murni.
Tidak terdengar suara
tambahan

12 Gastrointestinal
Inspeksi : Bentuk abdomen datar
Auskultasi : Peristaltik usus 10 x/menit
Perkusi : Timpani
Palpasi : Tidak teraba massa, tidak
terdapat nyeri tekan pada
abdomen.

14 Perkemihan
a Warna urin : Warna urin kuning
b Jumlah urin : ± 1500 cc/hari
c Nyeri saat BAK : Tidak nyeri saat BAK
d Hematuria : Tidak ada hematuria
e Rasa terbakar saat BAK : Tidak ada rasa terbakar saat
BAK
f Perasaan tidak lampias : Tidak ada
(anyang-anyangan)
g Mengompol : Tidak ada
h Tidak bisa BAK : Tidak ada

15 Muskuloskeletal
Inspeksi
a Lesi kulit : Tidak ada
b Tremor : Ada
Klien jarang memakai alas
kaki
Palpasi
a Tonus otot ekstremitas atas : Baik
b Tonus otot ekstremitas : Baik
bawah
c Kekuatan ekstremitas atas : Kuat (skor 5)
d Kekuatan ekstremitas : Kuat (skor 5)
bawah
e Rentang gerak : Klien mampu bergerak dengan
bebas
f Edema kaki : Tidak terdapat edema
g Refleks Bisep : Kanan (+) Kiri (+)
h Refleks Trisep : Kanan (+) Kiri (+)
j Refleks patella : Kanan (+) Kiri (+)
j Refleks Achilles : Kanan (+) Kiri (+)
k Deformitas sendi : Tidak ada
l Nyeri ekstremitas : Kesemutan pada kedua kaki

16 SSP (N I – XII)
a Olfaktori : Fungsi penciuman baik. Klien
masih dapat membedakan bau
b Optikus : Fungsi penglihatan sudah
berkurang. Klien tidak mampu
lagi melihat jarak jauh dengan
jelas, klien menggunakan alat
bantu kaca mata untuk
membaca
c Okulomotorius : Gerakan bola mata simetris
d Throklear : Klien mampu menggerakan
bola mata ke atas dan ke
bawah
e Trigeminus : Klien mampu mengunyah
f Abdusen : Baik
g Facialis : Bentuk bibir simetris
h Auditori : Fungsi pendengaran sudah
mulai menurun
i Glosofaringeal : Klien mampu merasakan
sensasi rasa pada lidah
j Vagus : Klien mampu menelan
makanan
k Aksesorius : Klien mampu menoleh ke kiri
dan ke kanan, klien mampu
mengangkat kedua bahu
dengan simetris
l Hipoglosus : Pengucapan kata masih jelas,
tidak ada pelo
17 Sistem Endokrin
a Pembesaran tiroid : Tidak ada pembesaran tiroid
b Riwayat penyakit metabolik : Terdapat riwayat penyakit
metabolik seperti DM

18 Genetalia dan anal


a Kebersihan : Bersih
b Haemoroid : Tidak ada haemoroid
c Kesan (bau) : Tidak ada bau pesing atau bau
tidak enak

K. PENGKAJIAN PSIKOSOSIAL, EKONOMI DAN SPIRITUAL


1 Psikososial
Hubungan dengan orang lain : Ny.N mampu berinteraksi
dengan baik
dengan suami, anak, menantu
,cucu dan orang-orang lain di
sekitarnya.
Kebiasaan lansia : Ny.N berinteraksi dengan
berinteraksi dengan teman teman lansia saat datang di
Masjid untuk mengaji.
Stabilitas emosi : Ny.N selalu tenang dan tidak
pernah marah-marah.
Harapan klien : Ny.N mengatakan ingin
tubuhnya sehat.
Frekuensi kunjungan keluarga : Keempat anak Ny.N tinggal
berdekatan dengan rumah
Ny.N.
Pertengkaran dengan teman : Ny.N mengatakan tidak ada
pertengkaran dengan teman-
temannya
Curiga dengan teman : Tidak ada
2 Sosial Ekonomi
Pekerjaan : Ny.N sudah tidak bekerja lagi,
dulu Ny.N bekerja sebagai
Guru Sekolah Dasar
Penghasilan : Saat ini biaya kehidupan Ny.N
dipenuhi oleh suami dan anak-
anaknya.
Asuransi kesehatan/jaminan : Klien memiliki jaminan
pelayanan kesehatan kesehatan (BPJS).
Jumlah keluarga : Klien memiliki 4 orang anak,
2 orang menantu dan 3 cucu.
3 Identifikasi masalah emosional
Pertanyaan tahap 1
Mengalami kesulitan tidur? : Klien tidak mengatakan
mengalami kesulitan tidur.
Klien dapat tidur pada siang
hari dan pada malam hari tidak
sering terbangun.
Merasa gelisah? : Klien mengatakan tidak
mempunyai perasaan gelisah.
Sering murung dan menangis : Klien mengatakan tidak pernah
sendiri? merasa murung dan menangis.
Klien mengatakan selalu
bahagia dan bersyukut.
Sering khawatir? : Klien mengatakan kawatir bila
badan tidak sehat.

L. PENGKAJIAN FUNGSIONAL KLIEN


1. Indeks KATZ
Ny.N termasuk dalam kategori mandiri dalam makan, kontinensia (BAB dan BAK),
menggunakan pakaian, mandi, pergi ke toilet dan berpindah.

2. Barthel Indeks
No Kriteria Skor Keterangan
1. Makan 10 Frekuensi 3 x sehari
5 : bantuan Jumlah 1 piring/sekali
10 : mandiri makan
Jenis nasi, sayur, lauk
2. Minum 10 Frekuensi 5 x sehari
5 : bantuan Jumlah ± 1000 cc
10 : mandiri Jenis air putih
3. Berpindah dari kursi roda ke 15
tempat tidur/sebaliknya
10 : bantuan
15 : mandiri
4. Personal toilet (cuci muka, 5 Frekuensi 1 x
menyisir rambut, gosok gigi) sehari pada sore hari
0 : bantuan
5 : mandiri
5. Keluar masuk toilet (mencuci 10
pakaian, menyeka tubuh dan
menyiram)
5 : bantuan
10 : mandiri
6. Mandi 15
5 : bantuan
No Kriteria Skor Keterangan
15 : mandiri
7. Jalan di permukaan datar 5
0 : bantuan
5 : mandiri
8. Naik turun tangga 10
5 : bantuan
10 : mandiri
9. Mengenakan pakaian 10
5 : bantuan
10 : mandiri
10. Kontrol Bowel (BAB) 10 Frekuensi 2 hari sekali
5 : bantuan Konsistensi lunak
10 : mandiri
11. Kontrol Bladder (BAK) 10 Frekuensi 5-7 x/hari
5 : bantuan Warna kuning
10 : mandiri
12. Olahraga/latihan 10 Klien berolahraga jalan
5 : bantuan kaki setiap pagi hari.
10 : mandiri
13. Rekreasi/pemanfaatan waktu 10 Frekuensi setiap hari
luang dengan membaca
5 : bantuan majalah.
10 : mandiri
Keterangan :
130 Mandiri
65-125 : Ketergantungan sebagian
<60 : Ketergantungan total

M. PENGKAJIAN STATUS MENTAL KLIEN


1. Identifikasi tingkat intelektual dengan SPMSQ (Short Portable Mental Status
Quesioner)
No. Pertanyaan Benar Salah Ket.
1. Tanggal berapa hari ini? √ Klien menjawab
tanggal 19
2. Hari apa sekarang? √ Klien menjawab
hari ini hari Senin
3. Apa nama tempat ini? √ Klien menjawab ini
adalah rumahnya
4. Dimana alamat anda? √ Klien menjawab di
JL GunungBatu
5. Berapa umur anda? √ Klien menjawab
60 tahun
6. Kapan anda lahir (minimal √ Klien menjawab
tahun lahir)? 1953
7. Siapa presiden Indonesia √ Klien menjawab
sekarang? Pak Jokowi
8. Siapa presiden Indonesia √ Klien menjawab
sebelumnya? Pak SBY
9. Siapa nama ibu anda? √ Klien menjawab Ibu
Hj. Salamah
10. Berapa 20-3? Tetap √ Klien menjawab
pengurangan 3 dari setiap 20-3 = 17
angka baru, semua secara 17 -3= 14
menurun berurutan. 14-3=11
Jumlah 10 0

Interpretasi Hasil :
Salah 0-3 : Fungsi intelektual utuh
Salah 4-5 : Kerusakan intelektual ringan
Salah 6-8 : Kerusakan intelektual sedang
Salah 9-10 : Kerusakan intelektual berat

Interpretasi/kesimpulan :
Ny.N saat dilakukan pemeriksaan dengan kuesioner SPMSQ,
menjawab 10 pertanyaan dengan benar dan tidak menjawab pertanyaan dengan
salah. Berdasarkan hasil pemeriksaan. Ny.N termasuk dalam kategorikerusakan
intelektual utuh.

2. Identifikasi aspek kognitif dari fungsi mental dengan menggunakan MMSE (Mini
Mental Status Exam)
Nilai Nilai
No Aspek kognitif Kriteria
maks klien
1 Orientasi 5 5 Menyebutkan dengan benar
□ Tahun : 2018 (benar)
□ Musim : Hujan (benar)
□ Tanggal : 19 (benar)
□ Hari: Senin (benar)
□ Bulan : Maret (benar)
Orientasi 5 5 Dimana kita sekarang
□ Kota Bandung (benar)
□ Kecamatan Andir benar)
□ Kelurahan Campaka (benar)
□ Komplek Biofarma (benar)
□ RW 06 (benar)
2 Registrasi 3 3 Sebutkan 3 obyek (oleh pemeriksa)
1 detik untuk mengatakan masing-
masing obyek. Kemudian tanyakan
kepada klien ketiga obyek tadi
(untuk disebutkan)
Nilai Nilai
No Aspek kognitif Kriteria
maks klien
□ Obyek 1 : pulpen (benar)
□ Obyek 2 : kertas (benar)
□ Obyek 3 : jam tangan (benar)
3 Perhatian dan 5 5 Minta klien untuk memulai dari
kalkulasi angka 100 kemudian dikurangi 7
sampai 5 kali
100 - 7 = 93
93 - 7 = 86
86 - 7 = 79
79 - 7= 72
72 - 7= 65

4 Mengingat 3 3 Minta klien untuk mengulangi ketiga


obyek pada no 2 tadi, bila benar 1
point untuk masing-masing obyek
□ Obyek 1 : pulpen (benar)
□ Obyek 2 : Kertas (benar)
□ Obyek 3 : jam tangan (benar)
5 Bahasa 9 9 Tunjukkan pada klien suatu benda
dan tanyakan namanya pada klien
□ Mengetahui nama : kertas(benar)
Minta pada klien untuk mengulang
kata berikut “tak ada jika, dan, atau,
tetapi”. Bila benar, nilai 1 poin.
□ Tak ada jika (salah)
□ Dan (salah)
□ Atau (salah)
□ Tetapi (salah)

Minta klien untuk mengikuti


perintah berikut yang terdiri dari 3
langkah : “Ambil kertas di tangan
anda. Lipat dua dan taruh di lantai”
□ Ambil kertas (benar)
□ Lipat dua (benar)
□ Taruh di lantai (benar)

Perintahkan pada klien untuk hal


berikut Tutup mata anda
□ Aktifitas sesuai perintahTutup mata
anda (benar)
Total nilai 30
>23 : Aspek kognitif dari fungsi mental baik
18-22 : Kerusakan aspek fungsi mental ringan
≤ 17 : Terdapat kerusakan aspek fungsi mental berat

Interpretasi hasil :
Ny.N saat dilakukan pemeriksaan dengan kuesioner MMSE, Ny.N memperoleh
total skor sebanyak 30, Ny.N termasuk dalam kategori kerusakan aspek fungsi
mental baik.

3. Pengkajian Keseimbangan
Komponen
utama dalam Langkah Kriteria Nilai
bergerak
Perubahan Mata dibuka Tidak bangun dari
posisi/gerakan Bangun dari tempat duduk dengan
keseimbangan kursi satu gerakan, tetapi
mendorong tubuhnya
keatas dengan tangan 0
atau bergerak ke depan
kursi terlebih dahulu,
tidak stabil pada saat
berdiri pertama kali
Duduk ke Menjatuhkan diri ke
kursi kursi, tidak duduk 0
ditengah kursi
Menahan Pemeriksa mendorong
dorongan pada sternum (perlahan-lahan
sternum sebanyak 3 kali). Klien
menggerakkan kaki, 0
memegang objek untuk
dukungan, kaki tidak
menyentuh sisi-sisinya
Mata ditutup Kriteria sama dengan
Bangun dari kriteria untuk mata 0
kursi terbuka
Duduk ke Kriteria sama dengan
kursi kriteria untuk mata 0
terbuka
Menahan Kriteria sama dengan
dorongan pada kriteria untuk mata
sternum terbuka 0

Perputaran Menggerakkan kaki,


leher memegang obyek untuk
dukungan, kaki tidak
menyentuh sisi-sisinya,
keluhan vertigo, pusing 0
atau keadaan tidak
stabil

Gerakan Tidak mampu untuk


menggapai menggapai sesuatu
sesuatu dengan bahu fleksi max,
sementara berdiri pada 0
ujung-ujung jari kaki
tidak stabil, memegang
sesuatu untuk dukungan

Membungkuk Tidak mampu


membungkuk untuk
mengambil objek-objek
kecil dari lantai,
memegang objek untuk
bisa berdiri, 0
memerlukan usaha-
usaha multiple untuk
bangun

Gaya berjalan Minta klien Ragu-ragu tersandung,


dan gerak untuk berjalan memegang objek untuk
ke tempat dukungan 0
yang
ditentukan
Ketinggian Kaki tidak naik dari
langkah kaki lantai secara konsisten
(saat berjalan) (menggeser atau
menyeret kaki), 0
mengangkat kaki terlalu
tinggi (>50 cm)

Kontinuitas Setelah langkah-


langkah kaki langkah awal, langkah-
(diobservasi langkah menjadi tidak
dari sampinh konsisten, memulai 0
klien) mengangkat satu kaki
sementara yang lain
menyentuh tanah
Kesimetrisan Tidak berjalan pada
langkah garis lurus,
(diobservasi bergelombang dari sisi 0
dari samping ke sisi
klien)
Penyimpangan Tidak berjalan pada
jalur pada saat garis lurus,
berjalan bergelombang dari sisi 0
(diobservasi ke sisi
dari belakang
klien)
Berbalik Berhenti sebelum
berbalik, jalan
sempoyongan,
bergoyang, memegang 0
obyek untuk dukungan

SKOR: 0 Resiko Jatuh Rendah

N. PENGKAJIAN PERILAKU TERHADAP KESEHATAN


Kebiasaan merokok : Ny.N pernah merokok,
nemun sejak 3 tahun yang
lalu Ny.N sudah berhenti
merokok

Pola pemenuhan kebutuhan sehari-hari


1 Kebutuhan nutrisi
Frekuensi makan : 3 x sehari, teratur
Jumlah makanan yang : 1 porsi habis
dihabiskan
Snack : Kadang-kadang
2 Pemenuhan cairan
Frekuensi minum : 6 gelas
Jenis minuman : Air putih, susu
3 Pola kebiasaan tidur
Jumlah waktu tidur : 8 jam
Gangguan tidur : Tidak ada. Ny.N dapat tidur
nyenyak pada malam hari dan
dapat tidur siang
Penggunaan waktu luang : Mengaji dan menonton televise
4 Pola eliminasi BAB
Frekuensi BAB : 1 hari sekali
Konsistensi : Lembek
Gangguan BAB : Tidak ada gangguan dalam BAB
5 Pola eliminasi BAK
Frekuensi : 6-7 kali/hari
Warna urin : Kuning jernih
Gangguan BAK : Tidak ada gangguan dalam BAK
6 Pola aktifitas
Kegiatan produktif yg : Tidak ada. Ny.N hanya
dilakukan menghabiskan waktu dirumah
7 Pola pemenuhan personal
hygiene
Mandi : 1x sehari pada oagi hari
Memakai sabun : Ya
Sikat gigi : 2x sehari pagi dan sore
Menggunakan pasta gigi : Ya
Berganti pakaian bersih 1x sehari pagi setelah mandi

O. PROGRAM TERAPI
No Nama obat Dosis
1 Metformin 500 mg 3x1
P. ANALISA DATA
Hari/ Data Etiologi Problem
Tgl/ Jam
Senin DS : Hiperglikemi Ketidak-
19/03/18 1. Klien mengeluh kedua (DM) efektifan
13.00 kakinya terasa kesemutan perfusi
namun tidak mati rasa. jaringan
2. Klien mengatakan perifer
sudah lama mengalami
keluhan Komplikasi
kesemutan seperti yang vaskuler
dirasakan saat
ini yaitu sejak 3
bulan yang lalu.
Mikro
DO : vaskuler
1. CRT 4 detik.
2. Turgor kulitkering, akral
dingin Neuropati

Parestesia

Senin DS : Keletihan
23/01/17 1. Klien mengatakan sejak 3 Hiperglikemi
13.05 bulan yang lalu (DM)
mempunyai keluhan
cepat merasa lelah saat
beraktivitas.
2.
DO : Glukosa
1. Indeks KATZ Ny.N intrasel
Stermasuk dalam menurun
kategori mandiri dalam
makan, kontinensia
(BAB dan BAK),
menggunakan pakaian, Proses
mandi,pergi ke toilet dan pembentukan
berpindah. ATP/energi
2. TD : 130/80 mmHg terganggu
Nadi : 82 x/menit
RR : 23 x/menit
Kelesuan
fisiologis

Keletihan

Senin DS: Hiperglikemi Resiko


19/03/18 1. Klien mengatakanfungsi (DM) Cedera
13.10 penglihatannyasudah
berkurang, sudah tidak
mampu lagi melihat jarak
jauh dengan jelas, dan Komplikasi
menggunakan alat bantu vaskuler
kaca mata untuk
membaca.
2. Klien mengeluh kakinya
kesemutan tapi tidak mati Mikro
rasa. vaskuler
3. Klien mengatakan jarang
memakai alas kaki.

DO : Retinopati
1. Lingkungan tempat
tinggal Ny.N bersih,
jalan rata namun agak Penglihatan
licin karena berlumut, tidak jelas
tidak adasampah
berserakan, kamar tidur
klien tampak rapi, lantai
rumah dari keramik,
lantai kamar mandi agak Gangguan
licin dan tidak ada sensasi
pegangan dinding,
penerangan di rumah
Ny.N cukup terang pada
siang karena terdapat
jendela dan ventilasi
yang dibuka setiap pagi
dan pada malam hari
lampu penerangan cukup
terang namun penerangan
di kamar mandi agak
redup.
2. Klien mampu bergerak
dengan bebas.
3. Ada tremor.
4. Barthel Indeks Ny.N
memperoleh total skor
130 yang berarti Ny.N
dalam kategori mandiri.

Q. DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. Ketidakefektifan perfusi jaringan berhubungan dengan diabetes mellitus.
2. Keletihan berhubungan dengan kelesuan fisiologis.
3. Resiko cedera berhubungan dengan gangguan sensasi.
R. INTERVENSI KEPERAWATAN
No. Hari/Tgl/Jam Diagnosa Tujuan/Kriteria Rencana Ttd
Keperawatan Hasil Keperawatan
1. Senin Ketidakefektifan Domain II : Domain II : Viska
19/03/18 perfusi jaringan Kesehatan Fisiologis
13.15 berhubungan Fisiologi Kompleks
dengan diabetes Kelas : Jantung Kelas :
melitus (00204). Paru Manajemen
Outcomes : Perfusi Perfusi Jaringan
Jaringan Perifer Intervensi :
(0407) Pencegahan
Indikator : Sirkulasi (4070)
a. Pengisian a. Lakukan
kapiler jari (4 - 5) penilaian
b. Suhu kulit ujung sirkulasi perifer
kaki dan tangan (nadi perifer)
(3 - 4) secara
c. Parestesia (3 - 4) komprehensif.
b. Monitor panas,
kemerahan,
nyeri, parestesia
pada ekstremitas.
c. Ajarkan klien
cara perawatan
kaki dan kuku.
d. Ajarkan senam
kaki diabetik.
e. Anjurkan klien
menggunakan
pelembab pada
kulit kaki yang
kering.
2. Senin Keletihan Domain I : Fungsi Domain I : Viska
19/03/18 berhubungan Kesehatan Fisiologis Dasar
13.20 dengan kelesuan Kelas : Kelas :
fisiologis Pemeliharaan Manajemen
(00090). Energi Aktivitas dan
Outcomes : Tingkat Latihan
Kelelahan (0007) Outcomes :
Indikator : Manajemen
a. Kelelahan (3 - Energi (0180)
4) a. Diskusikan
b. Kelesuan (3 - 4) dengan klien
c. Tingkat stres (3 jenis dan
- 4) banyaknya
aktivitas yang
bisa dilakukan.
b. Anjurkan
klien menjaga
asupan nutrisi
adekuat.
c. Monitor
sistem
kardiorespirasi
klien (TD, nadi,
RR).
d. Lakukan ROM
aktif/pasif untuk
mengurangi
ketegangan otot.
e. Anjurkan tidur
siang.
3. Senin Resiko cedera Domain IV : Domain IV : Viska
19/03/18 berhubungan Pengetahuan Keamanan
13.25 dengan tentang Kesehatan Kelas :
gangguan sensasi & Perilaku Manajemen
(00035). Kelas : Risiko
Pengetahuan Outcomes :
tentang Kesehatan Pencegahan
Outcomes : Jatuh (6490)
Pengetahuan a. Anjurkan
Pencegahan Jatuh keluarga klien
(1828) menyediakan
Indikator : pencahayaan
a. Alas kaki yang yang cukup
tepat (2 - 4) terang.
b. Penggunaan b. Anjurkan klien
pencahayaan menggunakan
lingkungan yang alas kaki yang
benar (2 - 4) aman.
c. Strategi untuk c. Anjurkan klien
menjaga menghindari
permukaan lantai permukaan lantai
tetap aman (2 - 4) yang licin.
d. Kondisi kronis d. Ajarkan klien
yang meningkatkan untuk
risiko jatuh (2 - 4) memodifikasi
gaya berjalan
(terutama
kecepatan dan
pergerakan).
S. IMPLEMENTASI KEPERAWATAN
No. Tanggal Implementasi Respon TTD
DX
1. Selasa 1. Mengajarkan senam S : Ny.Nmengatakan sudah Viska
20/03/18 kaki diabetik. memahami langkah-langkah
09.30 senam kaki diabetik dan akan
rutin mempraktekkan senam.
O : Ny.N mampu
mempraktekkan senam kaki
diabetik.
1. Selasa 2. Mengajarkan klien cara S : Ny.N mengatakan sudah Viska
20/03/18 perawatan kaki dan memahami cara merawat kaki
10.00 kuku. dan kuku, dan akan
mempraktekkannya.
O : Ny.N mampu menyebutkan
kembali cara merawat kaki dan
kuku.
1. Selasa 3. Menganjurkan klien : S : Ny.N mengatakan akan Viska
20/03/18 menggunakan pelembab menggunakan lotuon pada
10.30 pada kulit kaki yang kakinya.
kering. O : Ny.N mengoleskan lotion
pada kulit kaki dan kulit yang
kering.