Anda di halaman 1dari 12
 Merupakan metode atau teknik yang digunakan oleh para auditor untuk mengumpulkan & mengevaluasi bahan

Merupakan metode atau teknik yang digunakan oleh para auditor untuk mengumpulkan & mengevaluasi bahan bukti

yang mencukupi dan kompeten. Merupakan instruksi-instruksi terperinci yang menjelaskan bahan bukti audit yang harus

diperoleh selama melaksanakan pengauditan.

 Berikut ini adalah 10 (sepuluh) jenis prosedur audit :  Prosedur Analitis ( Analytical

Berikut ini adalah 10 (sepuluh) jenis prosedur audit :

Prosedur Analitis (Analytical Procedures )

Inspeksi (Inspecting )

Konfirmasi (Corfirming )

Permintaan Keterangan (Inquiring )

Penghitungan (Counting )

Penelusuran (Tracing)

Pemeriksaan Bukti Pendukung (Vouching )

Pengamatan (Observing )

Pelaksanaan Ulang (Reperforming)

Teknik Audit Berbantuan Komputer (Computer

assisted audit techniques )

 Daftar prosedur audit untuk sebuah area audit atau keseluruhan audit dinamakan PROGRAM AUDIT. 

Daftar prosedur audit untuk sebuah area audit atau

keseluruhan audit dinamakan PROGRAM AUDIT.

Program audit selalu memuat sebuah daftar prosedur

audit & biasanya mencakup ukuran sampel, unsur2

yang akan dipilih dan waktu untuk melaksanakan

pengujian tersebut. Biasanya terdapat program audit, mencakup beberapa prosedur audit, utk setiap komponen yang diaudit, sehingga akan ada sebuah program audit

untuk akun piutang dagang, satu program audit untuk

akun penjualan dan sebagainya.

 Prosedur Analitis ( Analytical Procedures )  Prosedur Awal ( Initial Procedures ) 
 Prosedur Analitis ( Analytical Procedures )  Prosedur Awal ( Initial Procedures ) 
 Prosedur Analitis ( Analytical Procedures )  Prosedur Awal ( Initial Procedures ) 

Prosedur Analitis (Analytical Procedures )

Prosedur Awal ( Initial Procedures )

Pengujian Estimasi Akuntansi (Test Of

Accounting Estimates )

Pengujian Pengendalian (Test Of Control )

Pengujian Transaksi ( Test Of Transactions )

Pengujian Saldo (Test Of Balances )

Pengujian Penyajian & Pengungkapan ( Test Of

Presentation & Disclosure)

Contoh program audit

 Meneliti hubungan yang dapat diterima antara data keuangan dan data non keuangan untuk mengembangkan

Meneliti hubungan yang dapat diterima antara data keuangan dan data non keuangan untuk mengembangkan harapan

atas saldo laporan keuangan.

 Meliputi prosedur untuk memperoleh pemahaman atas (1) faktor persaingan bisnis dan industri klien, dan

Meliputi prosedur untuk memperoleh pemahaman atas (1) faktor persaingan bisnis dan industri klien, dan (2) struktur

pengendalian internnya. Auditor juga

melaksanakan prosedur awal untuk

memastikan bahwa catatan-catatan dalam

buku pembantu sesuai dengan akun pengendali dalam buku besar.

 Biasanya meliputi pengujian substantif atas saldo. Namun mengevaluasi kelayakan estimasi akuntansi yang dicantumkan

Biasanya meliputi pengujian substantif atas saldo. Namun mengevaluasi kelayakan estimasi akuntansi yang dicantumkan dalam

laporan keuangan, biasanya memerlukan

pemahaman atas bisnis & industri.

 Pengujian pengendalian intern yang ditetapkan oleh strategi audit dari auditor.

Pengujian

pengendalian

intern

yang

ditetapkan oleh strategi audit dari auditor.

 Pengujian substantif yang terutama meliputi tracing atau vouching transaksi berdasarkan bukti dokumenter yang

Pengujian substantif yang terutama meliputi tracing atau vouching transaksi berdasarkan bukti dokumenter yang mendasari.

 Berfokus pada perolehan bukti secara langsung tentang saldo akun serta item-item yang membentuk saldo

Berfokus pada perolehan bukti secara langsung tentang saldo akun serta item-item yang membentuk saldo tersebut.

 Mengevaluasi penyajian secara wajar semua pengungkapan yang dipersyaratkan oleh prinsip akuntansi yang berlaku.
 Mengevaluasi penyajian secara wajar semua pengungkapan yang dipersyaratkan oleh prinsip akuntansi yang berlaku.
 Mengevaluasi penyajian secara wajar semua pengungkapan yang dipersyaratkan oleh prinsip akuntansi yang berlaku.

Mengevaluasi penyajian secara wajar semua pengungkapan yang dipersyaratkan oleh prinsip akuntansi yang berlaku.