Anda di halaman 1dari 13

No C/ 129

/I/SOP/PKM.BK/KES.2016
Revisi Ke -

Berlaku Tgl 18Januari 2016

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DIARE


Disahkanoleh:
KepalaPuskesmas

TRISNO,SKM
NIP. 19780604 199911 1 001

PEMERINTAH KABUPATEN BANGKA


PUSKESMAS BAKAM

Alamat : Jalan Raya Pangkalpinang-Mentok KM.38 Desa Bakam


Kecamatan Bakam
Kode Pos 33252
ASUHAN KEPERAWATAN PADA
PASIEN DIARE
:C/
No. Dokumen 129/I/SOP/PKM.BK/K
ES.2016
SOP No. Revisi :-
Tanggal Terbit : 18 JAN 2016
Halaman : 1/3
PUSKESMAS Trisno, SKM
BAKAM

1. Pengertian : Asuhan Keperawatan adalah suatu rangkaian kegiatan


praktik keperawatan yang langsung diberikan kepada
pasien pada berbagai tatanan pelayanan kesehatan
dengan menggunakan metodologi proses keperawatan,
(pengkajian, analisa data, diagnosa keperawatan,
merencanakan tindakan keperawatan, melaksanakan
tindakan keperawatan, melaksanakan tindakan dan
evauasi keperawatan) dalam lingkup dan wewenang serta
tanggung jawab keperawatan.
Diare adalah : defekasi encer lebih dari 3X sehari dengan
atau tanpa darah dan lender dalam tinja.
2. Tujuan : Sebagai acuan dalam memberikan asuhan kepada pasien
diare.
3. Kebijakan : SK Kepala Puskesmas No. 445/
/PKM.BK/UKP/KES.2016
4. Referensi : Buku Panduan Praktis Asuhan Keperawatan
4. Prosedur : 1. Perawat/Bidan memanggil pasien
2. Perawat/Bidan menyapa pasien
3. Perawat/Bidan melaksanakan anamnesis untuk
mengetahui keluhan
pasien meliputi :
1. Bab cair sejak kapan
2. Frekwensi berapa kali dalam sehari
3. Konsistensi faeces
4. Adakah darah dan / lender
5. Apakah disertai mutah
6. Panas atau tidak
7. Bagaimana dengan nafsu makan
8. Apakah merasa haus berlebihan
9. Makanan yang dikonsumsi.
10. Apakah perut mulas
4. Perawat/Bidan melaksanakan pengukuran vital sign.
5. Perawat/Bidan melakukan pemeriksaan turgor,
mengamati apakah
mata tampak cowong, mucosa kering, ubun-ubun
cekung,
mendengarkan peristaltic usus.
6. Perawat/Bidan menimbang berat badan pasien
7. Perawat/Bidan mengukur tinggi badan pasien
8. Perawat/Bidan menghitung IMT pasien
9. Perawat/Bidan mempersilahkan pasien ke meja periksa
dokter
10.Dokter melakukan pemeriksaan fisik
11.Dokter menuliskan Diagnosa pasien ke dalam CM
12.Dokter memberikan terapi yang dituliskan dalam CM
dan resep
13.Perawat/Bidan mempersilahkan pasien kembali ke
meja perawat
14.Perawat/Bidan menuliskan diagnosa keperawatan di
lembar asuhan keperawatan :
1.Resiko cairan kurang dari kebutuhan berhubungan
dengan pengeluaran berlebihan ditandai dengan Bab
terus menerus.
2.Resiko nutrisi kurang dari kebutuhan berhubungan
dengan intake sulit ditandai dengan mual, mutah,
malaise.
15.Perawat/Bidan menuliskan rencana tindakan
keparawatan :
1.Dx I : anjurkan pasien banyak minum,
Kolaborasi dengan dokter untuk pemberian
Zinc dan oralit serta cairan infus.(apabila
terjadi dehidrasi)
DX II : anjurkan makan sedikit tapi sering.
anjurkan minum hangat.
16.Perawat/Bidan melaksanakan implementasi dari
rencana tindakan keperawatan DX I:
1.Menganjurkan pasien banyak minum
2.Berkolaborasi dengan dokter utk pemberian zinc &
oralit.
17.Perawat/Bidan melaksanakan implementasi dari
rencana tindakan keperawtan DX II :
- Menganjurkan pasien makan sedikit tapi sering
- Menganjurkan pasien agar minum hangat
18.Perawat/Bidan melakukan evaluasi : setelah
dilakukan tindakan keperawatan pasien tidak
mengalami dehidrasi ditandai dengan turgor kulit
membaik.
19.Perawat/Bidan melaksanakan pencatatan
1. Perawat/Bidan mempersilahkan pasien untuk
menyerahkan resep ke ruang pelayanan obat
2. selesai

6. Unit Terkait : Poli Umum ,MTBS,UGD

7. Rekaman Historis Perubahan

No Yang Dirubah Isi Perubahan Tgl. Mulai Diberlakukan


ASUHAN KEPERAWATAN PADA Disahkan oleh
PASIEN DIARE Kepala
C/129/I/SOP/PKM.B
Puskesmas
No Kode : K/KES.2016
Terbitan :
No. Revisi :
DAFTAR Tgl. Mulai :
TILIK Berlaku :
PUSKESMAS Halaman : 2 Halaman
BAKAM
Trisno,SKM

Unit :
……………………………………………………….........……
Nama Petugas :…………………………………………….........
……………….
Tanggal Pelaksanaan : …………………………………….........
……………………..

N Ya Tidak
o Langkah Kegiatan
1 Apakah petugas memanggil pasien

2 Apakah petugas menyapa pasien


3 Apakah petugas melakukan anamnesis untuk mengetahui
keluhan pasien meliputi :
1. Bab cair sejak kapan
2. Frekwensi berapa kali dalam sehari
3. Konsistensi faeces
4. Adakah darah dan / lender
5. Apakah disertai mutah
6. Panas atau tidak
7. Bagaimana dengan nafsu makan
8. Apakah merasa haus berlebihan
9. Makanan yang dikonsumsi.
10.Apakah perut mulas
4 Apakah petugas melakukan pengukuran vital sign
5 Apakah petugas melakukan pemeriksaan turgor,
mengamati apakah mata tampak cekung, mucosa kering,
ubun-ubun cekung, mendengarkan peristaltic usus
6 Apakah petugas menimbang berat badan pasien
7 Apakah petugas mengukur tinggi badan pasien
8 Apakah petugas menghitung IMT pasien
9 Apakah petugas mempersilahkan pasien ke meja periksa
dokter
10 Apakah petugas mempersilahkan pasien kembali ke meja
perawat
11 Apakah petugas menuliskan diagnosa keperawatan di
lembar asuhan keperawatan
1.Resiko cairan kurang dari kebutuhan berhubungan
dengan pengeluaran berlebihan ditandai dengan Bab
terus menerus.
2.Resiko nutrisi kurang dari kebutuhan berhubungan
dengan intake sulit ditandai dengan mual, mutah,
malaise.
12 Apakah petugas menuliskan rencana tindakan keparawatan
Dx I : anjurkan pasien banyak minum,
Kolaborasi dengan dokter untuk pemberian Zinc dan
oralit serta cairan infus.(apabila terjadi dehidrasi)
DX II : anjurkan makan sedikit tapi sering.
anjurkan minum hangat
13 Apakah petugas melaksanakan implementasi dari rencana
tindakan keperawatan
DX I : 1.Menganjurkan pasien banyak minum
2.Berkolaborasi dengan dokter utk pemberian zinc &
oralit, cairan infus.
14 Apakah petugas melaksanakan implementasi dari rencana
tindakan keperawatan
DX II: 1.Menganjurkan pasien makan sedikit tapi sering
2.Menganjurkan pasien agar minum hangat
15 Apakah petugas melakukan evaluasi
16 Apakah petugas melaksanakan pencatatan
17 Apakah petugas mempersilahkan pasien untuk
menyerahkan resep ke ruang pelayanan obat
Jumlah

Complante Rate (CR)


Kenanga,.........................
.
Observer Tindakan

…………................................
..

No C/133 /I/SOP/PKM.BK/KES.2016

Revisi Ke -

Berlaku Tgl 18Januari 2016


STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN ISPA
Disahkanoleh:
KepalaPuskesmas

TRISNO,SKM
NIP. 19780604 199911 1 001

PEMERINTAH KABUPATEN BANGKA


PUSKESMAS BAKAM

Alamat : Jalan Raya Pangkalpinang-Mentok KM.38 Desa Bakam


Kecamatan Bakam
Kode Pos 33252

ASUHAN KEPERAWATAN PADA


PASIEN ISPA
:C/ 133/I/SOP/
No. Dokumen
PKM.BK/KES.2016
SOP No. Revisi :-
Tanggal Terbit : 18 JAN 2016
Halaman : 1/3
PUSKESMAS Trisno, SKM
BAKAM

1. Asuhan Keperawatan adalah suatu rangkaian kegiatan


Pengertian praktik keperawatan yang langsung diberikan kepada
pasien pada berbagai tatanan pelayanan kesehatan
dengan menggunakan metodologi proses keperawatan,
(pengkajian, analisa data, diagnosa keperawatan,
merencanakan tindakan keperawatan, melaksanakan
tindakan keperawatan, melaksanakan tindakan dan
evauasi keperawatan) dalam lingkup dan wewenang
serta tanggung jawab keperawatan.

2. Tujuan Sebagai acuan dalam memberikan asuhan kepada


pasien ISPA secara komprehensif.
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas No. 445/
/PKM.BK/UKP/KES.2016
4. Referensi Buku Panduan Praktis Asuhan Keperawatan
5. Langkah- 1. Perawat/Bidan memanggil pasien
Langkah 2. Perawat/Bidan menyapa pasien
3. Perawat/Bidan melaksanakan anamnesis untuk
mengetahui keluhan pasien meliputi :
a. Batuk sejak kapan
b. Berdahak atau tidak
4. Perawat/Bidan melaksanakan pengukuran vital sign.
5. Perawat/Bidan menimbang berat badan pasien
6. Perawat/Bidan mengukur tinggi badan pasien
7. Perawat/Bidan menghitung IMT pasien
8. Perawat/Bidan mempersilahkan pasien ke meja
periksa dokter
9. Dokter melakukan pemeriksaan fisik
10. Dokter menuliskan Diagnosa pasien ke dalam CM
11. Dokter memberikan terapi yang dituliskan dalam CM
dan resep
12. Perawat/Bidan mempersilahkan pasien kembali ke
meja perawat
13. Perawat/Bidan menuliskan diagnosa keperawatan di
lembar
asuhan keperawatan :
14. Perawat/Bidan menuliskan rencana tindakan
keparawatan
15. Perawat/Bidan melaksanakan implementasi dari
rencana tindakan
keperawatan
16. Perawat/Bidan melakukan evaluasi
17. Perawat/Bidan melaksanakan pencatatan
18. Perawat/Bidan mempersilahkan pasien untuk
menyerahkan resep
ke ruang pelayanan obat
19. Selesai

6. Diagram
Alir
7. Unit Poli Umum, MTBS, KIA
Terkait

8. Rekaman historis perubahan


No Yang dirubah Isi Perubahan Tgl.mulai
diberlakukan
PEMBERIAN ANESTESI LOKAL Disahkan oleh
Kepala
No Kode : C/133/I/SOP/PK
Puskesmas
PUSKESMA Terbitan MBK/KES.2016
No.
DAFTAR
S Revisi : 00
TILIK
BAKAM Tgl. Mulai : 18 Januari 2016
Berlaku
Halaman : 2 Halaman Trisno,SKM

No TB
Langkah Kegiatan Ya Tidak
1 Apakah perawat memanggil pasien?

2 Apakah perawat menyapa pasien?


3 Apakah perawat melaksanakan anamnesis
untuk mengetahui keluhan pasien meliputi :
a. Batuk sejak kapan
b. Berdahak atau tidak

4 Apakah perawat melaksanakan pengukuran


vital sign?
5 Apakah perawat menimbang berat badan
pasien?
6 Apakah perawat mengukur tinggi badan
pasien?
7 Apakah perawat menghitung IMT pasien?
8 Apakah perawat mempersilahkan pasien ke
meja periksa dokter?
9 Apakah perawat mempersilahkan pasien
kembali ke meja perawat?
10 Apakah perawat menuliskan diagnosa
keperawatan di lembar asuhan keperawatan ?
11 Apakah perawat menuliskan rencana tindakan
keparawatan?
12 Apakah perawat melaksanakan implementasi
dari rencana tindakan keperawatan?
13 Apakah perawat melakukan evaluasi?
14 Apakah perawat melaksanakan pencatatan?
15 Apakah perawat mempersilahkan pasien untuk
menyerahkan resep ke ruang pelayanan obat?
Jumlah

Complante Rate (CR)


Bakam,..........................
Pelaksana/auditor

……………………………