Anda di halaman 1dari 21

ASUHAN KEBIDANAN

Pada Ny “ H“ Primigravida, G1 P00000 Usia Kehamilan 34


minggu dengan Kehamilan Fisiologis di BPS Bu Retno

DISUSUN OLEH :

INDAH SUKMANA

092101011

PROGRAM STUDI D-III KEBIDANAN

STIKES INSAN SE-AGUNG

Bangkalan
BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang


Kehamilan adalah suatu proses fisiologis. Untuk itu perlu dilakukan suatu
pemeriksaan untuk mengetahui tanda dan gejala kehamilan. Kehamilan
dikatakan fisiologis apabila selama kehamilan tidak menyebabkan terjadinya
kematian maupun kesakitan pada ibu dan janin yang di kandungnya
Sebagai tenaga kesehatan khususnya bidan diharapkan kita untuk dapat
melakukan perhatian tentang pendidikan kesehatan terhadap klien yang
merupakan indikator yang dapat digunakan untuk menilai pencapaian hasil.
Pelayanan atau asuhan antenatal merupakan cara penting untuk memonitor
serta mendeteksi dini adanya kelainan dalam kehamilan agar nantinya dapat
dicegah dan dapat menurunkan angka kematian ibu dan janin.
1.2. Tujuan Penulisan
1.2.1. Tujuan Umum
Dalam penulisan dan penyusunan asuhan kebidanan ini dapat diharapkan
mahasiswa bisa melakukan asuhan kebidanan pada klien dengan ibu hamil
fisiologis.
1.2.2. Tujuan Khusus
a. Mahasiswa diharapkan mampu melakukan pengkajian data pada klien
dengan hamil fisiologis
b. Mahasiswa diharapkan mampu melakukan analisa data pada klien
dengan hamil fisiologis.
c. Mahasiswa diharapkan mampu melakukan identifikasi masalah dengan
diagnosa potensial pada klien.
d. Mahasiswa diharapkan mampu melakukan tindakan segera kepada klien
dengan hamil fisiologis.
e. Mahasiswa diharapkan mampu merencanakan tindakan yang akan
dilakukan pada klien dengan hamil fisiologis.
f. Mahasiswa diharapkan mampu melaksanakan rencana tindakan yang
sudah ditentukan pada klien dengan hamil fisiologis.

BAB II

LANDASAN TEORI

2.1. Pengertian Kehamilan


a. Kehamilan adalah dimulai dari konsepsi (bertemunya sel telur dengan
sperma) dan berakhir dengan permulaan persalinan ( Prawirohajo,2008)

b. Kehamilan (graviditas) dimulai dengan konsepsi (pembuahan) dan berakhir


denagn permulaan persalinan ( Obstetri Fisiologi, 1983).

c. Kehamilan adalah pertumbuhan dan perkembangan janin intrauterine


(dalam kandungan) dimulai sejak konsepsi dan berakhir sampai permulaan
persalinan ( Muchtar, 1998).

2.2. Perubahan Fisiologis Pada Kehamilan.

a. Rahim atau uterus Rahim yang semula besarnya sejempol atau beratnya 30
gr akan mengalami hipertrophy dan hiperplasia sehingga menjadi seberat
1000 gr saat akhir kehamilan. Otot rahim mengalami hiperplasia dan
hipertrophy menjadi lebih besar, lunak, dan dapat mengikuti pembesaran
rahim karena pertumbuhan janin.

b.Vagina (liang senggama) Vagina dan vulva mengalami peningkatan


pembuluh darah karena pengaruh estrogen sehingga tampak makin merah
dan kebiru-biruan (tanda chadwicks).

c. Ovarium (indung telur) Dengan terjadinya kehamilan, indung telur yang


mengandung korpus luteum gravidarum akan meneruskan fungsinya
sampai terbentuknya placena yang sempurna pada ukuran 16 minggu.

d. Payudara Payudara mengalami pertumbuhan dan perkembangan sebagai


persiapan memberikan ASI pada saat laktasi. Perkembangan payudara
tidak dapat dilepaskan dari pengaruh hormon saat kehamilan, yaitu
estrogen dan progesterone.

e. Sirkulasi darah ibu

Peredaran darah ibu dipengaruhi beberapa faktor antara lain :


1..Meningkatnya kebutuhan sirkulasi darah sehingga dapat memenuhi
kebutuhan perkembangan dan pertumbuhan janin.

2.Terjadi hubungan langsung antara arteri dan vena pada sirkulasi retro-
plasenter ( Prawirohajo,2008).

2.3. Fisologi Pertumbuhan janin

Umur kehamilan Panjang fetus Pembentukan organ


4 minggu 7,5 – 10 mm Rudimental mata, telinga dan
hidung.
8 minggu 2,5 cm Hidung , kuping, jari jemari mulai
dibentuk. Kepala menekur ke dada.
12 minggu 9 cm Daun kuping lebih jelas, kelopak
mata melekat, leher mulai
berbentuk, alat kandungan luar
terbentuk namun belum
berdiferensiasi.
16 minggu 16 – 18 cm Genetalia eksterna terbentuk dan
dapat dikenal, kulit tipis, dan warna
merah.
20 minggu 25 cm Kulit lebih tebal, rambut mulai
tumbuh di kepala, dan rambut halus
(lanugo) tumbuh di kulit.
24 minggu 30 – 32 cm Kedua kelopak mata tumbuh alis
dan bulu mata serta kulit keriput.
Kepala besar, bila lahir dapat
bernafas tetapi hanya bertahan
hidup beberapa jam saja.
28 minggu 35 cm Kulit warna merah ditutupi verniks
kaseosa. Bila lahir, dapat bernafas,
menangis pelan dan lemah. Abyi
imatur.
32 minggu 40 - 43 cm Kulit merah dan keriput. Bila lahir,
kelihatan seperti orang tua kecil
(little old man).
36 minggu 46 cm Muka berseri tidak keriput. Bayi
premature.
40 minggu 50 – 55 cm Bayi cukup bulan. Kulit licin dan
verniks kaseosa banyak, rambut
kepala tumbuh baik, organ-organ
baik.
( Muchtar, 1998).

2.4. Tanda Kehamilan

a. Tanda kehamilan tidak pasti

1. Amenore (tidak mendapat haid)

2. Nausea (enek) dengan atau tanpa vomitus (muntah). Sering terjadi pagi
hari pada bulan-bulan pertama kehamilan disebut morning sickness.

3. Mengidam (menginginkan makanan atau minuman tertentu)

4. Konstipasi / obstipasi, disebabkan penurunan peristaltik usus oleh


hormon steroid

5. Sering kencing

6. Pusing, pingsan dan mudah muntah

7. Anoreksia( Muchtar, 1998).

b. Tanda pasti kehamilan

1. Pada palpasi dirasakan janin (bagian-bagian janin) dan balotemen serta


gerak janin

2. Pada auskultasi terdengar bunyi jantung janin (BJJ)

3. Dengan ultrasonography (USG) atau scanning dapat dilihat gambaran


janin.

4. Pada pemeriksaan sinar X tampak kerangka janin. Tidak dilakukan lagi


sekarang karena dampak radiasi terhadap janin ( Muchtar, 1998).

2.5. Diagnosis Banding Kehamilan


Suatu kehamilan kadang harus dibedakan dengan keadaan atau penyakit
dalam pemeriksaan yang meragukan :

1. Pseudosiesis (wanita yang sangat menginginkan kehamilan penyebab


gejala-gejala seperti hamil).

2. Kista ovary.

3. Mioma uteri.

4. Visica urinaria dengan retensi urine.

5. Menopause ( Muchtar, 1998).

BAB III

ASKEB TEORI

I.Pengkajian Data
A. Data Subjektif = merupakan data yang diperoleh dari hasil anamneses berupa
1. Biodata = ditanyakan pada ibu dan suami
a. Nama = ditanyakan dengan tujuan agar dapat mengenal pasien,
memanggil pasien dan menghindari tertukarnya atau keliru
dengan pasien lainnya.
b. Umur = untuk mengetahui keadaan ibu terutama pada kehamilannya
yang pertama kali, menurut para ahli kehamilan yang
pertama itu baik usia 19-25 tahun dimana otot masih
bersifat elastis dan mudah diregangkan.
c. Agama = berhubungan dengan perawatan dimana dalam keadaan
darurat, dimana dalam memberikan pertolongan dan
perwatan dapat diketahui dengan siapa harus berhubungan.
d. Suku bangsa = untuk menentukan prognosa kehamilan dengan melihat
keadaan suku bangsa.
e. Pendidikan = untuk mengetahui tingkat intelektual karena dapat
mempengaruhi sikap dan perilaku kesehatan seseorang.
f. Pekerjaan = untuk mengetahui bagaimana taraf hidup dan sosial
ekonomi pasien sehingga nasehat yang disampaikan
sesuai, selain itu penting untuk mengetahui apakah
pekerjaannya itu akan mengganggu kehamilan pasien
atau tidak.
g. Alamat = untuk mengetahui dimana pasien tinggal, dan
mempermudah untuk kunjungan rumah.
2. Keluhan utama
Yang membuat pasien datang pada tenaga kesehatan, keluhan – keluhan
yang sering dirasakan pasien.
3. Riwayat Kebidanan
a. Riwayat menstruasi meliputi : HPHT, siklus haid, warna, lamanya
menstruasi, disminorhoe.
b. Riwayat kehamilan, persalinan, nifas yang lalu meliputi: nama ayah
anak pertama, usia kehamilan sebelumnya, jenis persalinan, tempat
persalinan, penolong, jenis kelamin, penggunaan alat kontrasepsi.
c. Riwayat kehamilan sekarang meliputi: HPL, ANC, imunisasi, keluhan
dan penatalaksanaan trimester sebelumnya.
4. Riwayat kesehatan ibu suami dan keluarga meliputi: penyakit jantung,
DM, hipertensi, TBC, ginjal, HIV/ AIDS.
B. Data subjektif
1. Pemeriksaan fisik umum meliputi: kesadaran, keadaan umum, tinggi
badan, tanda-tanda vital.
2. Pemeriksaan fisik meliputi
a. Inspeksi= kepala, muka, mata, hidung, gilut, telinga, leher, ketiak, dada,
perut, genetalia, anus, ekstremitas.
b. Palpasi = Pada perut leopold I, leopold II, leopold III, lepold IV.
c. Aukultasi = DJJ janin pada perut ibu.
3. Pemeriksaan antropometri meliputi: tinggi badan dan berat badan sebelum
dan selama hamil.
4. Pemeriksaan panggul luar meliputi: distansia spinarum, distansia cristarum,
boedelegue, lingkar panggul.

II. Interprestasi Data Dasar

Langkah selanjutnya menentukan diagnosa. Ada empat kemungkinan diagnosa


pada ibu hamil yaitu: hamil normal, hamil normal dengan masalah khusus, hamil
dengan penyakit dan komplikasi, hamil dengan keadaan darurat.

III. Masalah Potensial

Diagnosis atau masalah potensial diidentifikasikan berdasarkan diagnosis atau


masalah yang sudah teridentifikasi. Langkah ini penting dalam melakukan asuhan
yang aman.

IV. Identifikasi kebutuhan segera


Diperlukan untuk konsultasi, kolaborasi, dengn tenaga kesehatan lain
berdasarkan kondisi pasien. Langkah ini mencerminkan keseimbangan dari proses
manajemen kebidanan.
V. Pengembangan rencana
Langkah ini ditentukan oleh hasil pengkajian data pada langkah sebelumnya.
Jika ada informasi atau data yang belum lengkap silahkan dilengkapi. Juga bisa
mencerminkan rasional yang benar dan valid.

VI. Implementasi

Pada langkah ini bidan mengarahkan atau melaksanakan rencana asuhan


secara efektif dan aman.

VII. Evaluasi

Pada langkah ini dievaluasi keefektifan asuhan yang telah diberikan, apakah
telah memenuhi kebutuhan asuhan yang telah teidentifikasi dalam diagnose
maupun masalah ( Setiyawati,2009).
DAFTAR PUSTAKA

- Prawiroharjo, S. 2008. Ilmu Kebidanan. Jakarta, YEPSP.


- Mochtar, R. 1998. Sinopsis Obstetri. Jakarta. EGC.
- Obstetri Fisiologi. 1983. Bandung. Eleman.
- Setiyawati, N. 2009. Dokumentasi Kebidanan. Yogyakarta. Fitramaya.
BAB IV
TINJAUAN KASUS
ASUHAN KEBIDANAN
Pada Ny “ H“ Primigravida, G1 P00000 Usia Kehamilan 34 minggu dengan
Kehamilan Fisiologis di BPS Bu Retno

Anamnesa tanggal:19 -01-2011 Jam : 17;15 WIB

3.1 Data Subyektif

1. Identitas

Nama klien : Ny. H Nama suami : Tn. M

Umur : 22 thn Umur : 32 thn

Suku / bangsa : Jawa/Indonesia Suku / bangsa: Jawa/ Indonesia

Agama : Islam Agama : Islam

Pendidikan : SMP Pendidikan : SMA

Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Swasta

Alamat :Ujung Piring Alamat :Ujung Piring


2. Alasan Kunjungan Saat Ini

Ibu mengatakan hamil 8 bulan anak pertama dan datang ingin memeriksakan
kehamilannya.

3. Riwayat Kebidanan

a. Riwayat Menstruasi

Menarche : ± 13 th

Siklus / Lama : teratur, ±28 hari / ± 7 – 8 hari

Warna : Merah

Bau : Anyir

Dismenorhoe : tidak nyeri

Flour Albus : tidak ada

HPHT : 08– 05 - 2010

TP : 13 – 02 - 2011

b. Riwayat Kehamilan, Persalinan, dan Nifas yang Lalu.

No Suami Kehamilan Persalinan Nifas


Hamil ke U Jenis tempat Penolong L/ PB/ ASI penyulit KB
K P BB
H A M I L I N I

c. Riwayat Kehamilan sekarang / ANC / TT

HPL = 13 – 02 - 2011 Usia kehamilan = 34 mgg

HPHT = 08– 05 - 2010

Keluhan dan Penatalaksanaan pada:

Trimester I = Mual, penatalaksanaannya: makan sedikit tapi sering.

Trimester II = Tidak ada keluhan.

Trimester III = Tidak ada keluhan

ANC = Ibu mengatakan periksa ke BPS 10x


Imunisasi = TT5

Konseling = Tanda bahaya kehamilan, cara mengurangi mual,


persiapan kelahiran.

4. Riwayat Kesehatan

a. Riwayat Penyakit yang sedang atau pernah diderita

Ibu mengatakan tidak pernah mempunyai penyakit menular, menurun dan


menahun seperti TBC, DM, Hipertensi, Asma, Jantung dan ibu
mengatakan belum periksa lab tentang HIV/AIDS.

d. Riwayat penyakit Keluarga / Keturunan Ibu mengatakan dalam


keluarganya dan keluarga suaminya tidak ada yang mempunyai penyakit
menular, menurun dan menahun seperti TBC, DM, Hipertensi, Asma,
Jantung dan HIV/AIDS.
5. Riwayat Sosial
Ibu mengatakan hubungan ibu dengan suami, keluarga dan tetangganya
sangat baik.

6. Riwayat Psikososial

Ibu mengatakan kehamilannya diterima baik oleh suami dan keluarga.

7. Riwayat Sosial Budaya

Ibu mengatakan dalam keluarganya ada budaya tingkepan dan aqiqah.

8. Pola Kebiasaan Sehari-hari

a. Pola Nutrisi

Sebelum hamil : ibu mengatakan makan 3 x sehari dengan porsi 1 piring


nasi, 3-4 potong lauk, sayur, kadang buah dan air putih +
8 – 9 gelas / hari.

Selama hamil : ibu mengatakan makan 3 x sehari dengan porsi sedang 1


piring nasi, 3-4 potong lauk, sayur, kadang buah dan air
putih + 8 – 9 gelas / hari dan 2 gelas susu.
b. Pola Eliminasi

Sebelum hamil : ibu mengatakan BAB 1x sehari dengan konsistensi lunak,


BAK + 6-7 x sehari.

Selama hamil : ibu mengatakan BAB 1x sehari dengan konsistensi lunak,


dan BAK + 8-9 x sehari.

c. Pola Aktivitas

Sebelum hamil : ibu mengatakan setiap hari melakukan aktivitas seperti


biasa.

Selama hamil : ibu mengatakan masih melakukan aktivitasnya seperti


biasa hanya sedikit mengurangi.

d. Pola Istirahat / Tidur

Sebelum hamil : ibu mengatakan tidur siang + 1 jam dan pada malam hari
+ 7-8 jam setiap hari.

Selama hamil : ibu mengatakan tidur siang + 1 jam dan tidur malam + 7-8
jam setiap hari.

e. Personal Hygiene

Sebelum hamil : ibu mengatakan mandi 2x sehari, keramas 2 hari sekali,


menggosok gigi 2x sehari dan mengganti celana dalam
3x sehari.

Selama hamil : ibu mengatakan mandi 2 x sehari, keramas 2 hari sekali,


menggosok gigi 2x sehari dan mengganti celana dalam 4-
6x sehari.

f. Pola Aktivitas Seksual

Sebelum hamil : ibu mengatakan tidak ada keluhan.

Selama hamil : ibu mengatakan tidak ada keluhan.


3. 2 Data Subyektif

1. Pemeriksaan Umum

a. Kesadaran : composmentis

b. KU : baik

c. TB/BB : 165cm / 57,5 kg

d. TTV :

TD : 120/80 mmHg

Nadi : 80 x / menit

Suhu : 37,5º C

RR : 20x / menit

e. Lingkar lengan atas : 27cm

2. Pemeriksaan Fisik.

Inspeksi

a. Kepala : simetris, bersih, warna rambut hitam, tidak ada ketombe, tidak
rontok.

b. Muka : tidak odeme, tidak pucat, tidak ada chloasma gravidarum.

c. Mata : simetris, conjungtiva tidak anemis, sklera tidak ikterus

d. Gilut : bibir simetris, bersih, tidak stomatitis, tidak ada caries, tidak
ada epulis.

e. Leher : tidak tampak pembesaran kelenjar getah bening, tidak tampak


pembesaran vena jugularis

f. Dada : tidak ada pigmen cheast ,tidak ada retaksi intercosta


g. Payudara : bentuk simetris, ada hiperpigmentasi, puting susu menonjol,
tidak lecet, colostrums (-).

h. Perut : Pembesaran sesuai dengan usia kehamilan, tidak ada bekas


luka operasi, terdapat striae alba dan linea livida.

i. Vulva : tidak terkaji

j. Anus : tidak terkaji

k. Ekstrimitas atas / bawah : tidak tampak varices,tidak tampak odema.

Palpasi

a. Leher = tidak teraba pembesaran kel. Tiroid dan bendungan vena


jugularis.
b. Ketiak =tidak teraba benjolan abnormal.
c. Dada = payudara tidak teraba benjolan abnormal, colostrums(-)
d. Perut =

• Leopold I = TFU pertengahan px dan pusat (29cm). Pada fundus ibu


teraba bagian lunak, melebar, tidak melenting
diperkirakan bokong janin.

• Leopold II = Pada perut bagian kiri ibu teraba bagian yang keras,
datar memanjang seperti papan diperkirakan punggung
janin.

• Leopold III = Pada perut bagian bawah teraba keras, melenting, bulat
diperkirakan kepala janin dan masih bisa digoyangkan
(belum masuk P.A.P)

• Leopold IV = convergen.

Auskultasi

Dada = tidak terdengar suara wheezing dan ronchi.


Perut = DJJ (+) frekuensi teratur kuat 160x/ menit. Punctum maksimum
terdengar disebelah kiri perut ibu

Perkusi

• Reflek patella : +/+

3. Pemeriksaan Antropometri

TB / BB = 165 cm / 57,5 kg Sebelum hamil = 165 cm / 50kg

Lila = 27 cm

TBJ = 127,6 x TFU – 931,5 = 127,6 x 24 - 931,5 = 2130 gr

5. Pemeriksaan panggul luar

• Distantia spinarum : 26 cm

• Distantia cristarum : 27 cm

• Boudeloque : 31 cm

• Lingkar panggul : 83 cm

3.3. Interprestasi data dasar

Ds : Ibu mengatakan hamil 8 bulan anak pertama dan datang ingin


memeriksakan kehamilannya.

Do :

a. Kesadaran : composmentis

b. KU : baik

c. TTV :

TD : 120 / 80 mmHg Nadi : 80 x / menit

Suhu : 37,5º C RR : 20 x / menit

d. Antropometri
BB sebelum hamil = 50 kg

BB selama hamil = 57,5 kg

e. Palpasi
• Leopold I = TFU pertengahan px dan pusat (29cm). Pada fundus ibu
teraba bagian lunak, melebar, tidak melenting diperkirakan
bokong janin.
• Leopold II = Pada perut bagian kiri ibu teraba bagian yagn keras,
datar memanjang seperti papan diperkirakan punggung
janin.
• Leopold III = Pada perut bagian bawah teraba keras, melenting, bulat
diperkirakan kepala janin dan masih bisa digoyangkan
(belum masuk P.A.P)
• Leopold IV = convergen.
f. TBJ = 127,6 x TFU – 931,5 = 127,6 x 29 - 931,5 = 2130 gr

g. Auskultasi = DJJ (+) frekuensi teratur kuat 160x/ menit. Punctum


maksimum terdengar sebelah kiri perut ibu

h. Perkusi = Reflek patella +/+

Diagnosa = GI P00000, Uk 34 minggu, A/T/H, letkep V, intra uterine, kesan


jalan lahir normal, keadaan umum ibu dan janin baik.

Masalah = Tidak ada

Kebutuhan =
- Istirahat yang cukup, jika terasa lelah atau lemas segera
hentikan aktifitasnya.
- Perawatan payudara, persiapan untuk menyusui.
- Asupan nutrisi seperti gizi seimbang bagi ibu hamil.
- Terapi obat etabion 1x1 setiap malam.

3.4. Masalah Potensial

Tidak ada

3.5. Identifikasi Kebutuhan Segera


Tidak ada

3.6. Intervensi / Planning

Diagnosa : GI P0000, Uk 34 mgg, A/T/H, letkep V, intra uterine, kesan jalan


lahir normal, keadaan ibu dan janin baik.

Tujuan : Setelah dilakukan asuhan kebidanan selama 15 menit diharapkan


ibu dapat mengetahui keadaan kehamilannya.

Kriteria : Tidak timbul komplikasi dan penyulit dalam kehamilan dan


ditandai TTV dalam batas normal :

TD : 120 / 80 mmHg

RR : 20 x / menit

Suhu: 37,5ºC

Nadi : 80 x / menit

1. Lakukan pendekatan terapuetik pada ibu dan suaminya.

R= dengan melakukan pendekatan komunikasi secara terapuetik dapat


membangun kepercayaan pada ibu. Sehingga ibu koorpratif dengan
petugas.

2. Beritahu hasil pemeriksaan pada ibu.


R= dengan memberitahu hasil pemeriksaan ibu. Ibu dapat mengetahui
keadaan kesehatan ibu dan janinnya.

3. Berikan HE tentang :

a. Nutrisi

R= dengan memberikan penyuluhan tentang gizi seimbang, ibu dapat


mengetahui kebutuhan dinya sendiri dan janinnya.

b. Personal Hygiene

R= menjaga kebersihan diri dan terhindar dari infeksi.


c. Perawatan payudara

R = menjaga kebersihan payudara dan memperlancar ASI

5. Jelaskan tanda-tanda persalinan

* Keluar darah dicampur lendir dari jalan lahir (vagina),

* Keluar cairan yang tiba-tiba dari vagina

* Kenceng-kenceng disertai nyeri perut bagian bawah

R= dengan memberikan penyuluhan tanda-tanda persalinan, ibu dapat


mewaspadai tanda-tanda yang akan timbul pada kehamilannya.

6. Berikan theraphy

R= Calk dapat mencegah kurangnya kalsium dan tablet Fe dapat


mencegah terjadinya anemia pada ibu.

7. Anjurkan untuk kontrol 2 minggu lagi atau sewaktu- waktu jika terjadi
komplikasi

R= Untuk mengetahui perkembangan kehamilan, perkembangan ibu, dan


keadaan janinnya. Serta sebagai deteksi dini adanya apabila sewaktu-
waktu ada komplikasi.

3.7. Implementasi

a.Melakukan pendekatan terapeutik pada ibu dan suaminya agar dapat terjalin
kerjasama yang baik dengan petugas.

b. Hasil pemeriksaan

TTV :

TD : 120/80 mmHg

Nadi : 80x / menit

Suhu : 37,5 º C
RR : 20x / menit

Pemeriksaan fisik, palpasi : TFU pertengahan px dan pusat (29cm) ,


letkep V, DJJ (+) frekuensi teratur kuat 160x/ menit.
Punctum maksimum terdengar sebelah kiri perut ibu

c. Memberikan HE tentang :

1 Nutrisi : makan teratur 3x sehari dengan menu gizi seimbang ibu


hamil dan cukup minum air putih.

2 Personal Hygiene : mandi 2x sehari, ganti pakaian, ganti CD,


menggosok gigi 2x sehari.

3. Perawatan Payudara : dibersihkan dengan baby oil setiap hari.

d. Menjelaskan tanda-tanda persalinan, antara lain :

- Keluar darah bercampur lendir dari jalan lahir (vagina),

- Keluar cairan yang tiba-tiba dari jalan lahir (vagina),

- Kenceng-kenceng disertai dengan nyeri perut bagian bawah

e. Memberikan therapy Fe 1 x 1, selama 2 minggu.

f. Mengajurkan ibu untuk kontrol 2 minggu lagi atau sewaktu-waktu jika


terjadi keluhan / komplikasi.

3.8. Evaluasi

S : Ibu mengatakan senang dan lega mengetahui janinnya dalam keadaan sehat
dan tidak ada masalah dalam kehamilannya.

O : - KU : baik

- TTV :
TD : 120/80 mmHg

Nadi : 80x / menit

Suhu : 37,5 º C

RR : 20x / menit

TFU pertengahan px dan pusat (29cm), letkep V, DJJ (+) frekuensi teratur
kuat 160x/ menit. Punctum maksimum terdengar sebelah kiri perut
ibu

- Ibu paham dan bisa mengulang kembali penjelasan yang telah diberikan
oleh bidan

A : GI P0000, Uk 34 mgg,A/T/H, letkep V, intra uterine, kesan jalan lahir normal,


keadaan ibu dan janin baik

P : Rencana dilanjutkan Kunjungan ulang 2 minggu lagi