Anda di halaman 1dari 13

LAPORAN OBSERVASI

BENGKEL MODIFIKASI MESIN


“MAHARANI JAYA MOTOR”

Disusun oleh :
Dedy Wicaksono (15504241043)
Zhafran Anas (15504241044)
Kelas : C1

PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
2016
KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan
Rahmat serta Hidayahnya sehingga kami dapat menyelesaikan tugas observasi
bengkel modifikasi sepada motor serta menyelesaikan laporan observasinya. Kami
juga mengucapkan banyak terima kasih kepada segenap pihak karena telah
membantu dalam penyelesaian tugas ini sehingga dapat selesai dengan semestinya.

Laporan ini disusun berdasarkan informasi yang kami dapatkan dari nara
sumber yang dengan melakukan wawancara yang dilakukan di Bengkel Maharani
Jaya Motor.

Dengan tersusunnya laporan ini, kami berharap agar laporan ini dapat
berguna dan dijadikan sebagai salah satu bacaan sekaligus penambaah informasi.
Selain itu kami mengharapkan laporan ini tidak hanya menjadi pelengkap tugas
observasi tetapi dapat juga menjadi hasil karya yang bermanfaat untuk penambah
wawasan bagi pembaca.

Akhirnya kami sadari bahwa laporan ini belumlah sempurna, oleh karena
itu demi kesempurnaan laporan kami mengharapkan kritik serta saran yang bersifat
membangun dari pembaca sehingga dengan semua itu kesempurnaan dapat
tercapai.

Yogyakarta, 21 Mei 2016

Penulis
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Dalam dunia kerja terdapat berbagai bidang pekerjaan serta terdapat
bermacam-macan jenis keahlian yang dapat membantu dalam mencari
pekerjaan ataupun memulai suatu usaha. Dalam bidang otomotif banyak hal
yang berkaitan dengan bidang ini semisal bengkel, alat-alat, mobil, motor,
mekanik serta masih banyak hal lain yang berkaitan. Salah satu hal yang paling
berkaitann adalah bengkel. Bengkel merupakan tempat yang sangat penting
dibidang otomotif. Terdapat berbagai macam bengkel diantaranya bengkel
sepeda motor, bengkel mobil ataupun bengkel-bengkel yang sejenis yang
berkaitan dengan transportasi.
Dalam laporan observasi ini akan membahas tentang bengkel sepeda motor
yang lebih khususnya tentang bengkel modifikasi mesin sepeda motor. Kita
sendiri pun tahu bahwa sepeda motor merupakan mode transportasi yang
paling banyak digunakan di Indonesia. Modifikasi sepeda motor di Indonesia
sekarang telah berkembang pesat dan mulai digemari diberbagai kalangan.
Dalam dunia modifikasi terdapat berbagai modifikasi, diantaranya modifikasi
mesin ataupun yang lainnya. Biasanya modifikasi mesin dilakukan dengan
tujuan untuk menjadikan sepeda motor tesebut menjadi lebih memiliki
kemampuan serta menaikan level kecepatan sepeda motor. Modifikasi mesin
yang dilakuakan dibengkel biasanya untuk memenuhi permintaan konsumen
yang ingin sepeda motornya dimodif pada bagian mesin untuk tejuan tertentu.
B. Rumusan Masalah
Dalam laporan ini dibahas mengenai :
1. Bengkel modifikasi.
2. Profil dari bengkel modifikasi Maharani Jaya Motor.
C. Tujuan
Tujuan laporan ini adalah :
1. Mengetahui profil bengkel Maharani Jaya Motor.
2. Mengetahui profil pemilik bengkel Maharani Jaya Motor.
3. Melakuakan observasi di bengkel Maharani Jaya Motor.
BAB II

PEMBAHASAN

Profil Bengkel Maharani Jaya Motor

Gambar 1. Bengkel Sepeda Motor Maharani Jaya Motor

Nama bengkel : Maharani Jaya Motor

Tahun didirikan : 2010

Alamat : Jl. Krodan – Paingan Maguwoharjo Sleman Yogyakarta

Jenis Bengkel : Bengkel service dan modifikasi mesin sepeda motor

Jumlah karyawan : 2 orang

No. Telepon : 082226878467

Nama pemilik : Heru

Awal berdirinya bengkel

Bengkel Maharani Jaya Motor merupakan bengkel sepeda motor yang


melayani perbaikan, service serta modifikasi mesin pada sepeda motor. Bengkel
Maharani Jaya Motor didirikan oleh Bapak Heru selaku pemilik bengkel pada tahun
2010. Beliau mendirikan bengkel tersebut dilatar belakangi kebiasaan sekaligus
hobinya otak atik sepeda motor. Bapak Heru mengenal mesin sejak kebiasaannya
datang ke bengkel sepada motor untuk memodifikasi sepeda motornya. Dari
kebiasaan tersebut lama-kelamaan beliau belajar memperbaiki sepeda motor.
Setelah dirasa mampu mengatasi masalah yang ada pada sepeda motor, beliau
berinisiatif mendirikan bengkel service dan modifikasi sepeda motor. Beliau
memulai usaha dengan modal serta tabungan pribadi yang dimilikinya.

Pekerjaan yang dilakukan

Di Bengkel Maharani Jaya Motor pekerjaan yang sering dilakukan adalah


pekerjaan standar service sepeda motor serta melakukan bore up pada pada mesin
sepeda motor. Service biasanya dilakukan ke pelanggan yang biasa dan bore up
biasanya dilakukan pada pelanggan yang memiliki tujuan untuk meningkatkan
kemampuan mesin sepeda motornya.

Bore up adalah upaya untuk memperbesar kapasitas mesin dengan cara


memperbesar diameter piston ataupun mengganti piston dengan piston yang
memiliki diameter yang lebih besar.

Keuntungan dan Hambatan

Dalam mendirikan suatu usaha pasti pernah mengalami kegagalan serta


masalah yang sering muncul. Hal tersebut juga dialami oleh bengkel Maharani Jaya
Motor. Bengkel ini termasuk bengkel yang terletak di pinggiran kota tetapi
memiliki potensi yang cukup besar untuk berkembang. Dilihat dari letaknya
bengkel ini termasuk memiliki akses yang mudah untuk menjangkaunya. Bengkel
ini terletak cukup dekat dengan perguruan tinggi dan sekolah-sekolah selain itu juga
cukup dekat dari tempat-tempat yang ramai.

Menurut narasumber yaitu pemilik bengkel, konsumen yang paling sering


datang ke bengkelnya adalah para pelajar dan warga sekitar. Narasumber lebih
menjelaskan bahwa para mahasiwa sering datang ketempatnya untuk menservis
ataupun memperbaiki motor. Hambatan yang muncul adalah saat hari libur sekolah,
disaat seperti itu biasanya bengkel menjadi sepi dan penghasilan berkurang.
Omset dan Pengeluaraan

Dari wawancara yang telah dilakukan, narasumber menuturkan bahwa omset


yang didapat setiap bulannya tidak tentu. Biasanya omset kotor yang didapat adalah
Rp.8.000.000-Rp.9.000.000 per bulan. Dari penghasilan tersebut sang pemilik
mengatur pengeluaran dengan cara pembukuan secara manual. Omset kotor
tersebut digunakan untuk berbagai pengeluaran diantaranya :

1. Gaji karyawan
2. Sewa tempat (bengkel)
3. Keperluan bengkel dan pembelian komponen
4. Serta keperluan pribadi pemilik bengkel

Menurut pemilik bengkel jumlah pelanggan setiap harinya tidak tentu. Jumlah
pelanggan yang biasa datang ketempatnya sekitar 10-20 motor yang bisa ditangani
setiap harinya.

Gambar dari Observasi

Gambar 1. Bengkel Sepeda Motor Maharani Jaya Motor


Gambar 2. Sepeda motor yang sedang diservis

Gambar 3. Spart part dan suku cadang yang disediakan bengkel Maharani Jaya
Motor
Gambar 4. Peralatan yang dipakai bengkel Maharani Jaya Motor
Gambar 5. Oli untuk servis dan penggantian berkala

Gambar 6. Motor Suzuki Satria Fu yang akan dimodifikasi


Gambar 7. Mesin yang akan di modifikasi dan dalam proses pengerjaan

Gambar 8. Salah satu hasil modifikasi bemgkel Maharani Jaya Motor


Gambar 9. Bengkel Sepeda Motor Maharani Jaya Motor pada awal berdirinya
BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

Dari hasil observasi yang telah didapat dari bengkel Sepeda Motor Maharani
Jaya Motor, pekerjaan yang sering dilakukan di bengkel tersebut adalah servis
sepeda motor serta bore up pada sepeda motor. Dari wawancara yang dilakukan
didapatkan informasi berupa profil bengkel dan pemilik bengkel, penghasilan dan
pengeluaran yang dilakuakn bengkel serta hambatan yang dialami bengkel tersebut.

B. Saran

Dalam melakukan obesevasi masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki


diantaranya adalah saat mempersiapkan pertanyaan yang akan diajukan ke obyek
observasi. Dalam hal ini pertanyaan yang harus di buat harus sesuai dengan obyek
observasi serta harus bisa menggali informasi yang lebih banyak dan akurat.