Anda di halaman 1dari 886

Pedoman & Program – Program Sekolah

PROGRAM KERJA UKK


(ULANGAN KENAIKAN KELAS)
TAHUN 20..... – 20....

Sekolah : ...........................

1
Pedoman & Program – Program Sekolah

2
Pedoman & Program – Program Sekolah

KATA PENGANTAR

Segala puji kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat,
hidayah serta inayah-Nya sehingga kami telah dapat menyelesaikan penyusunan
Program Kerja Penyelenggaraan Ulangan Kenaikan Kelas untuk Tahun
Pelajaran .............

Untuk menghadapi pelaksanaan Ulangan Kenaikan Kelas tersebut dapat mengajukan


suatu program kerja yang sangat sederhana ini dan telah kami susun sesuai dengan
petunjuk dan instrumen dari Bapak Pengawas Bidang Dikmenum
Wilayah .................................. Propinsi .................................................

Program Kerja ini kami jadikan pedoman dan pegangan dalam rangka menjalankan
tugas dengan baik, sehingga tujuan yang direncanakan dapat terlaksana sesuai yang
direncanakan.

Penyusunan program ini masih ada kekurangan seperti pepatah mengatakan “Tak Ada
Gading Yang Tak Retak”, maka apabila program ini terdapat berbagai kekurangan kami
pun berharap uluran kritik dan saran yang bersifat membangun dari berbagai pihak
demi kesempurnaan program ini.

Akhir kata mudah-mudahan Program Kerja Penyelenggaraan Ulangan Kenaikan Kelas


Sekolah.......................... – Talun Tahun Pelajaran .............................. dapat bermanfaat
khususnya bagi kami sebagai penyelenggara dan dunia pendidikan pada umumnya.

................. ………………………
Kepala Sekolah Ketua Ulangan Kenaikkan Kelas

……………………………………. …………………………………..
NIP. …………………………….. NIP. ……………………………..

Mengetahui,
Pengawas ………………….

…………………………………
NIP.

3
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Penilaian atas suatu pelaksanaan kegiatan belajar mengajar harus dilaksanakan


secara terus menerus dan berjenjang, serta untuk mengetahui pencapaian target
kurikulum dan daya serap siswa dalam setiap mata pelajaran yang diberikan.

Sebagai strategi upaya mewujudkan masyarakat yang berakhlak, tangguh, cerdas,


terampil dan mandiri serta upaya mendukung penuntasan wajib belajar pendidikan
dasar, yang kemudian diadakannya pendidikan dimana hasil pendidikan dapat
dijadikan tolak ukur keberhasilan pembelajaran dengan hasil program pendidikan
setelah melalui proses penilaian dan evalukki yang mengacu kepada standar
pendidikan nasional.

Dalam rangka pengembangan sistem dan alat pengujian yang dilakukan Pusat
Penelitian dan Pengembangan sistem pengujian melaksanakan semacam
standarisasi perangkat Tes Hasil belajar pada ulangan umum di tingkat wilayah.

Dengan dilaksanakannya ujian akhir semester selain untuk mengukur pencapaian


hasil belajar sesuai dengan standar kemampuan lulusan, mengukur mutu
pendidikan, dan diharapkan mempertanggungjawabkan program kepada
masyarakat dan pemerintah.

Mengingat pentingnya penilaian yang menentukan keberhasilan suatu program


belajar mengajar, maka dalam pelaksanaannya diperlukan organisasi yang baik dan
terprogram.

B. Dasar/ Landasan Hukum

1. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945


2. Undang-Undang No.20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
3. Peraturan Pemerintah No.19 tahun 2005 tentang Standar Pendidikan Nasional
4. Permendiknas, Nomor 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi.

4
Pedoman & Program – Program Sekolah

5. Permendiknas, Nomor 23 Tahun 2006 Tentang Standar Lulusan.


6. Permendiknas, Nomor 24 Tahun 2006 Tentang Petunjuk Pelaksanaan
Permendiknas Nomor 22 dan 23 Tahun 2006.
7. Rapat Kepala Sekolah Tingkat KKM 10 Mei 2013
8. Rapat Panitia Ulangan Kenaikan Kelas, tanggal ............... di ...............................

C. Maksud dan tujuan

Dalam rangka pemerataan serta meningkatkan mutu pendidikan secara menyeluruh,


Ujian Akhir Semester bermaksud untuk :

1. Penentuan hasil belajar siswa


2. Pertimbangan dalam kenaikan kelas
3. Umpan balik dalam perbaikan program pembelajaran

Dan mempunyai tujuan

1. Mengukur pencapaian hasil belajar siswa sesuai dengan standar kemampuan


lulusan.
2. Mengukur mutu pendidikan.
3. Mempertanggungjawabkan program kepada masyarakat dan pemerintah.

D. Sistematika

Buku Program Kerja Penyelenggaraan Ulangan Kenaikan Kelas Tahun Pelajaran


…………………. yang menjadikan acuan dalam setiap langkah pelaksanaannya
disusun berdasarkan sistematika sebagai berikut :

BAB I : PENDAHULUAN, menuangkan tentang latar belakang, Dasar/Landasan


Hukum, Maksud dan Tujuan serta Sistematika Penyusunan Program Ujian
Nasional.
BAB II : PANDUAN UJIAN NASIOANAL, menuangkan tentang Peserta ujian,
Penyelenggara Ujian, Bahan Ujian, Pelaksanaan Ujian, Pemeriksaan Hasil
Ujian, Kelulusan dan Ijazah, Pemantauan, Evalukki dan Pelaporan, serta
Jadwal Kegiatan UKK.
BAB III : PENGORGANISASIAN, menuangkan tentang Pengorganisasian Personil,
dan Pengorganisasian Siswa.
BAB IV : PEMBIAYAAN, menuangkan tentang rencana sumber penerimaan dana

5
Pedoman & Program – Program Sekolah

dan perincian rencana pengeluarannya.


BAB V : PENUTUP, menuangkan tentang kesimpulan dari keseluruhan program dan
saran-saran bagi pelaksanaan kegiatan pendidikan secara keseluruhan
agar tercapai hasil pendidikan semaksimal mungkin.

6
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB II
PANDUAN ULANGAN KENAIKKAN KELAS
TAHUN PELAJARAN …………………

A. Peserta ujian

1. Peserta Program Kerja Ulangan Kenaikan Kelas Sekolah………………….adalah


siswa ............................. Kelas .......... dan .................
2. Peserta Ujian Akhir semester adalah peserta yang sesuai dengan mekanisme
pembelajaran Tahun Pelajaran ................................

B. Panitia Ujian

1. Panitia Ujian

Panitia Ulangan Kenaikkan Kelas Tahun Pelajaran ...................adalah panitia


yang diberi tugas sesuai dengan keputusan dari kepala
sekolah .....................................

2. Organisasi Panitia Ujian

Organisasi Penyelenggara Ujian ..................................... terdiri dari unsur PKS,


guru dan staf ...................................... Susunan (terlampir)

C. Bahan Ujian

1. Mata Pelajaran Yang diujikan

Mata Pelajaran yang diujikan meliputi seluruh mata pelajaran yang diajarkan
sampai semester genap,sesuai dengan kurikulum yang dilaksanakan di sekolah.

Mata Pelajaran yang diujikan terlampir. Mata Pelajaran diujikan dalam Ulangan
Kenaikkan Kelas (UKK), termasuk ujian praktik pada mata pelajaran Kesenian,
Penjaskes dan BTQ. Jenis penilaian untuk masing-masing mata pelajaran dapat
dilihat pada table berikut.

7
Pedoman & Program – Program Sekolah

Daftar Mata Pelajaran Ulangan Kenaikkan Kelas

Tahun Pelajaran ………………..

Ujian Akhir Semester


No. Mata Pelajaran Ket
Praktik Tertulis
1 Pendidikan Agama
a.
b.
c.
d.
e.
2 Pend. Kewarganegaraan - √
3 Bahsa Indonesia √ √
4 Matematika - √
5 Bahasa Inggris √ √
6 IPA √ √
7 IPS - √
8 Seni Budaya √ √
9 Penjas Orkes √ √
10 TIK √ √
11 Bahasa Sunda √ √
12 Bahasa Cirebon √ √
1. Mata Pelajaran yang dinilai Pendidik

Pendidik menilia aspek afektif melalui pengamatan pada kelompok pelajaran :

1. Agama dan Akhlak Mulia


2. Kewarganegaraan dan Kepribadian
3. Estetika
4. Baca Tulis Qur’an (BTQ)
5. kaligrafi

2. Penilaian Muatan Lokal

Penilaian Muatan Lokal melalui ujian praktik dan/atau tertulis, atau melalui
penilaian akhir dengan mempertimbangkan hasil-hasil penilaian oleh pendidik
sesuai karakteristik mata pelajaran yang bersangkutan.

1. Penyiapan Bahan Ujian Akhir Semester


2. Standar Kompetensi Lulusan (SKL)

8
Pedoman & Program – Program Sekolah

SKL Tahun Pelajaran ...................sesuai dari pokok bahasan KTSP, SK dan KD


pada KTSP, dan Standar Isi.

3. Penyusunan Naskah Soal

Penyusunan naskah soal UKK dilakukan oleh MGMP Sekolah. Naskah soal
setiap mata pelajaran dibuat dengan jumlah butir soal dan alokasi waktu sebagai
berikut

Daftar Mata Pelajaran UKK Genap

Tahun Pelajaran .............

Jumlah Butir
No. Mata Pelajaran Alokasi Waktu
PG Essay
1
a.
b.
c.
d.
e.
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
1. Penggandaan dan Pendistribusian Bahan UKK

Penggandaan soal ukk merupakan tanggung jawab Gugus

2. Penyiapan Bahan Ulangan Kenaikkan Kelas

Penyusunan Spesifikasi Soal/Kisi-Kisi

9
Pedoman & Program – Program Sekolah

Spesifikasi soal atau kisi-kisi Ulangan Kenaikkan Kelas disusun oleh masing-

masing MGMP dan atau gugus sekolah sesuai dengan kurikulum yang berlaku di

sekolah.

Spesifikasi soal ujian sekolah mengacu pada SKL mata pelajaran yang tertuang
dalam permen No.23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan

Standar Kompetensi Lulusan dan spesifikasi soal untuk mata pealajaran lain
yang merupakan cirri khas sekolah, dirumuskan oleh sekolah.

D. Pelaksanaan Ujian

1. Waktu Pelaksanaan Ujian

Ulangan Kenaikkan Kelas

Hari /
No Mata Pelajaran Waktu Keterangan
Tanggal
Senin,
1
………………
Selasa,
2
………………
Rabu,
3
………………
Kamis,
4
………………
Jum’at,
5
………………
Sabtu,
6
………………

2. Ruang Pelaksanaan Ujian

Ruang Pelaksanaan Ujian (terlampir)

3. Jadwal Pengawasan Ujian

Jadwal pengawasan Ujian (terlampir)

10
Pedoman & Program – Program Sekolah

4. Tata Tertib Peserta Ujian dan Pengawas Ujian

Tata Tertib Peserta Ujian (terlampir)

E. Pemeriksaan Hasil Ujian

1. Pemeriksaan Hasil Ulangan Kenaikkan Kelas


2. Pengumpulan Hasil UKK Genap

Pengumpulan hasil UKK Genap disesuikan dengan mekanisme yang tertera dalam
juknis UKK Genap Tahun Pelajaran ..............

1. Pengolahan Hasil UKK Genap


Pengolahan dilakukan oleh Guru Mata Pelajaran.
2. Pemeriksaan Hasil UJian Praktek
3. Pemeriksaan dan Penilaian
4. Pemeriksaan dilakukan oleh tim guru dengan memperhatikan juknis UKK Genap.
5. Daftar Nilai Ujian
6. Daftar nilai hasil ujian diterbitkan oleh sekolah penyelenggara

F. Kenaikan Kelas

1. Kenaikan Kelas
1. Siswa dinyatakan Naik Kelas jika, memenuhi Kriteria Kenaikan Kelas, yaitu
memiliki nilai rapor semua aspek pada semua mata pelajaran samapai
semester 2 kelas yang bersangkutan.
2. Siswa dinyatakan Naik Kelas apabila telah mencapai ketuntasan belajarr
dengan mencakup seluruh standar kompetensi, kompetensi dasar, dan
indicator pada masiung-masing mata pelajaran..
3. Kriteria Kenaikan Kelas

2. Peserta didik dinyatakan naik kelas memenuhi kriteria sebagai berikut :


1. Berkelakuan baik sesuai dengan standar penilaian sekolah
2. Prosentase kehadiran sekurang-kurangnya 75 % kecuali dengan alas an
tertentu.

11
Pedoman & Program – Program Sekolah

3. Memiliki nilai rapor semua aspek pada semua mata pelajaran samapai
semester 2 kelas yang bersangkutan.
4. Telah mencapai ketuntasan belajarr dengan mencakup seluruh standar
kompetensi, kompetensi dasar, dan indicator pada masiung-masing mata
pelajaran.
3. Rapat Kenaikan Kelas
Penentuan kenaikan kelas peserta didik akan ditentukan melalui rapat kenaikan
sekolah pada tanggal ……………………...
a. Pembagian Raport
Pembagian Raport akan dilaksanakan pada tanggal ………………………

G. Pemantauan, Evalukki dan Pelaporan


1. Pemantauan dan Evaluasi

Pemantauan, evalukki UKK dilakukan oleh Kabupaten, serta Sekolah sesuai


dengan tugas dan kewenangannya.

2. Pelaporan

Laporan penyelenggara ujian memuat informasi tentang penyiapan bahan,


pelaksanaan ujian, penetapan batas lulus ujian, pengawas ujian, pemeriksaan
ujian, permasalahan dan upaya pemecahannya serta laporan hasil ujian yang
mencakup nilai ujian setiap siswa dan rata-rata nilai tiap mata pelajaran.

H. Jadwal Kegiatan UN/US.

Jadwal Kegiatan

12
Pedoman & Program – Program Sekolah

No. Uraian Kegiatan Waktu Mulai Pen. Jawab


1. Persiapan/Perencanaan
1. Rapat Pembentukan Panitia Kepala Sekolah
2. Menyusun rincian tugas
Operasional Panitia Ket/Sekretaris
3. Penyampaian informasi kepada
guru Bid. Kurikulum
4. Menginventarisir data peserta,
ruang dan pengawas Bid. Kurikulum
5. Menyiapkan format administrasi
pelaksanaan Bid. Kurikulum
6. Menyusun rencana kegiatan
Ujian Praktek Sekretaris
7. Pembuatan Buku Program
8. Pelaksanaan Ujian Praktek Sekretaris
9. Persiapan Ruang Tes Anggota 1
Panitia/Staf TU
2. Pelaksanaan
1. Ujian Akhir Semester Panitia
2. Ujian Praktek Panitia
3. Pengolahan Nilai Ujian Praktek
1. Pengolahan Nilai Guru
2. Rekap hasil Ujian Praktek Panitia
4. Pemeriksaan Ulangan Kenaikkan
Kelas Panitia
1. Penyerahan Hasil Ujian kepada
panitia Pemeriksa
2. Pemeriksaan Hasil Ujian Panitia
3. Rekap Nilai Hasil Pemeriksaan
4. Pengiriman Rekap Nilai Ke wali Panitia
kelas
5. Nilai hasil Ujian
1. Penyerahan Hasil Ujian Guru
2. Nilai Raport Guru
3. Rapat Kenaikan Seluruhnya
4. Pembagian Raport Guru Kelas
6. Pelaporan Kepala Sekolah
Laporan Hasil kegiatan

BAB III
PENGORGANISASIAN

A. Pengorganisasian Personil

13
Pedoman & Program – Program Sekolah

1. Susunan Panitia

Susunan kepanitiaan Penyelenggaraan Ulangan Kenaikkan Kelas Tahun Pelajaran


...................sebagai berikut :

Jabatan Dalam
No Nama Tempat Tugas
Kepanitian
1 Penanggung Jawab
2 Ketua
3 Sekretaris
4 Bendahara
5 Anggota 1
6 Anggota 2
2. Organigram/Struktur Organisasi

Struktur Organisasi penyelenggara Ulangan Kenaikkan Kelas Tahun


Pelajaran ...................adalah sebagai berikut :

KETUA
………………………….
ANGGOTA
1. ……………………….
2. ……………………….
BENDAHARA
……………………….
SEKRETARIS
……………………….

3. Rincian Tugas Operasional Panitia


a. KETUA
………………………….
Tugas :
1. Mengadakan rapat dinas
2. Mendelegasikan tugas kepada anggota Panitia yang ditunjuk
3. Menyampaikan informasi terkait

14
Pedoman & Program – Program Sekolah

4. Monitoring dan supervise kegiatan


5. Mempertanggung jawabkan seluruh kegiatan

b. SEKRETARIS
……………………..
Tugas :
1. Menyiapkan berbagai format baku untuk pelaksanaan UKK
2. Menyusun jadwal UKK
3. Menyusun jadwal UKK
4. Menyiapkan Naskah/ dokumen tes
5. Pendataan peserta Ujian Akhir Semester dan Ujian Praktek
6. Pendistribusian peserta kedalam ruang tes
7. Pendistribusian pengawas kedalam ruang tes
8. Mendata kehadiran peserta tes
9. Mendata kehadiran pengawas
10. Menindaklanjuti informasi dari ketua
11. Menyiapakan bahan terkait untuk pelaporan
12. Bertugas mewakili Ketua dalam memberikan kebijakan pada
saat yang sangat mendesak/mendadak
c. BENDAHARA
…………………….
Tugas :
1. Menyiapkan format-format biaya program dan SPJ-nya
2. Bersama-sama ketua dan sekretarisnya merencanakan anggaran
biaya pelaksanaan
3. Mengelola kerumahtanggaan /konsumsi pengawas dll.
4. Serah terima naskah soal / lembar jawaban UKK
5. Pelayanan Umum
6. Koordinator Persiapan Konsumsi

d. ANGGOTA 1
……………………….

15
Pedoman & Program – Program Sekolah

Tugas :
1. Bertanggung jawab pada pembagian KPU oleh wali kelas
2. Bertanggung jawab pada kegiatan serah terima soal dan lembar
jawaban siswa (LJK)
3. Mendata kehadiran peserta UKK dan Pengawas
4. Koordinator pelaksanaan UKK
5. Koordinator pengolahan dan pengumpulan hasil UKK
6. Koordinator persiapan, penempelan nomor bangku, denah tempat
duduk dll.
7. Bertanggung jawab persiapan pembuatan denah
8. Pelayanan Umum.
9. Mendata kehadiran peserta, pengawas, panitia UKK
10. Membantu tugas umum sekretaris
11. Sebagai mediataor antara penanggung jawab ataupun dengan
ketua
12. Pelayanan Umum

e. ANGGOTA 2
……………………
Tugas :
1. Memonitoring pembagian KPU oleh wali kelas
2. Bertanggung jawab pada kegiatan serah terima naskah soal dan
lembar jawaban siswa (LJK)
3. Mendata kehadiran siswa dan pengawas
4. Koordinator persiapan, penempelan nomor bangku, denah tempat
duduk dll.
5. Pelayanan Umum
6. Mempersiapkan ruangan
7. Membuat denah, menempel nomor ruangan, nomor bangku peserta
dan jadwal pengawas untuk ditempel di ruang Panra.

16
Pedoman & Program – Program Sekolah

8. Mengambil dan menyerahkan kembali soal serta LJK siswa ke


Panra
9. Pelayanan Umum
10. Membantu tugas umum sekretaris

f. Daftar Guru Yang Diberi Tugas Mengawas UKK

No Nama Guru Jabatan Keterangan


1 Penanggung Jawab
2 Pengawas
3 Pengawas
4 Pengawas
5 Pengawas
6 Pengawas
7 Ketua Panitia
8 Pengawas
9 Anggota
10 Pengawas
11 Pengawas
12 Pengawas
13 Pengawas
14 Pengawas
15 Pengawas
16 Anggota 1
17 Anggota 2
18 sekretaris
19 Pengawas

B. Pengorganisasian Siswa

1. Jumlah Peserta Program Kerja Ulangan Kenaikan Kelasp

Peserta Program Kerja Ulangan Kenaikan Kelas Tahun Pelajaran ...................tediri


dari siswa-siswi ......................................

Berdasarkan data keadaan siswa terakhir, maka jumlah Peserta Program Kerja
Ulangan Kenaikan Kelas Tahun Pelajaran ...................adalah sebagai berikut :

17
Pedoman & Program – Program Sekolah

Untuk jumlah peserta Program Kerja Ulangan Kenaikan Kelas sebanyak


…………… Siswa diperlukan ruang ujian sebagai berikut :

No.
Nomor Peserta Jumlah
Ruang

Yang dikuti oleh :

Kelas ………. berjumlah = ………. Siswa


Kelas ………. berjumlah = ……… Siswa
= ……….. Siswa
2. Ruang Ujian

Untuk memenuhi sejumlah peserta sebagaimana tersebut di atas didistribusikan ke


dalam ……….. ruang ujian.

BAB IV
PEMBIAYAAN
I. Pembiayaan
Kegiatan Ujian Nasional bersumber dari :

18
Pedoman & Program – Program Sekolah

1. Dana BOS .....................................


JUMLAH Rp.
II. Rencana Pengeluaran
a. PERSIAPAN
1. Pendataan Peserta Ujian Akhir Semester Rp.
2. Penyusunan Program Kerja Rp.
3. Persiapan UKK Rp.
b. SOSIALISASI UJIAN NASIONAL
1. Transport dan Konsumsi Rapat Sosialisasi Rp.
2. Transport Panitia Per. Penyusunan Program Rp.

c. PELAKSANAAN
1 Ulangan Kenaikkan Kelas
a. Alat Tulis Kantor Rp.
b. Pembelian Naskah Rp.
c. Jasa
1). Tranport Pengawas Rp.
2). Pemeriksaan Rp.
3). Pengolahan Hasil Ujian Nasional Rp.
4). Konsumsi Rp.
5). Transport Panitia Rp.
6). Transport Tata Usaha Rp.
7). Monitoring Rp.
8). Rapat Kenaikan Rp.
9). Penulisan Raport Rp.
10). Pelaporan dan Operasional Rp.
JUMLAH Rp.
III.REKAPITULASI
1. PENERIMAAN Rp. .............................
2. PENGELUARAN Rp. .............................

BAB V

PENUTUP
A. Kesimpulan

19
Pedoman & Program – Program Sekolah

Pelaksanaan Ulangan Kenaikkan Kelas Tahun Pelajaran ...................akan mencapai


hasil maksimal apabila :

1. Dalam pelaksanaannya mengacu aturan-aturan yang dikeluarkan secara vertikal


dari pihak yang terkait, disertai bimbingan dan arahan Pengawas Pembina.
2. Seluruh komponen edukatif dan administrasi dapat bekerja sama yang baik dan
melaksanakan tugas dan fungasi masing-masing secara maksimal.
3. Tersedia fasilitas dan dana yang memadai.
4. Diberikan waktu yang cukup dalam mengantisifasi bagian demi bagian serta
seluruh kegiatan

B. Saran-saran

Demi tercapainya hasil yang maksimal sesuai dengan yang diharapakan dengan ini
kami memberikan saran-saran agar koordinasi dan pembinaan kepada seluruh
komponen penyelenggara pendidikan lebih ditingkatkan lagi. Perlu adanya
pembenahan yang lebih efisien dalam memberikan atau menyampaikan berita
sehingga kami sebagai pelaksana dapat mengantisipikasi informasi yang yang lebih
pasti danlebih akurat dalam melaksanakan setiap kegiatan agar tidak terjadi
kesalahpahaman ataupun benturan yang tidak diinginkan.

20
Pedoman & Program – Program Sekolah

BUKU I
MODEL ATAU BENTUK

PEDOMAN PENYUSUNAN
RENCANA KERJA DAN
ANGGARAN SEKOLAH (RKAS)
JANGKA MENEGAH 4 TAHUN

Sekolah : ...........................

21
Pedoman & Program – Program Sekolah

22
Pedoman & Program – Program Sekolah

Contoh Cover :

RENCANA KERJA DAN ANGGARAN SEKOLAH (RKAS)


JANGKA MENENGAH 4 TAHUN
SERTA PROFIL SEKOLAH
TAHUN PELAJARAN ...............

LOGO

SEKOLAH AZ-ZAHRA
Alamat : Jl.Prumpung Tengah
e-mail :________________________________

PEMERINTAH KOTA ............


DINAS PENDIDIKAN
PROVINSI JAKARTA

23
Pedoman & Program – Program Sekolah

HALAMAN PENGESAHAN

RENCANA KERJA DAN ANGGARAN SEKOLAH (RKAS)


JANGKA MENENGAH 4 TAHUN
SERTA PROFIL
SEKOLAH AZ-ZAHRA
TAHUN PELAJARAN .............
Alamat Jl. Prumpung

Ketua Komite, Kepala Sekolah Az- Penanggung


zahra Jawab

Mengetahui
Kepala Dinas Pendidikan Kota ......

.........................................................
NIP. .........................

24
Pedoman & Program – Program Sekolah

SISTIMATIKA
RENCANA KERJA DAN ANGGARAN SEKOLAH
( 4 TAHUN )

Halaman
Pengesahan.......................................................................................

i
Kata
Pengantar..................................................................................................
.

ii
Daftar

Isi..............................................................................................................

iii

I. PENDAHULUAN
Latar belakang ..................................................................................

Tujuan .............................................................................................

Landasan hukum ..............................................................................

Sistematika penyusunan program ......................................................

II. GAMBARAN UMUM KONDISI SEKOLAH


Profil Sekolah
Kondisi Lingkungan Strategis.............................................................

Kondisi Pendidikan Saat Ini ..................................................


III. ANALISIS SWOT
Internal

25
Pedoman & Program – Program Sekolah

Kekuatan
Kelamahan
B. Eksternal
1. Peluang
2. Ancaman
C. Alternatif Pemecahan Masalah
IV. Visi, Misi, dan Strategi
Visi Sekolah .......................................................................................
Misi Sekolah ......................................................................................
Strategi

V. PROGRAM PRIORITAS DAN RENCANA PELAKSANAAN


A. Program Prioritas ...............................................................................

B. Rencana Pelaksanaan Program .......................................................

C. Anggaran Biaya

VI. MONITORING DAN EVALUASI


A. Supervisi,
B. Monitoring
C. Evaluasi .....................................................................
VII. PENUTUP
LAMPIRAN :

26
Pedoman & Program – Program Sekolah

RENCANA KERJA DAN ANGGARAN SEKOLAH (RKAS)


JANGKA MENENGAH EMPAT TAHUN

RENCANA KERJA DAN ANGGARAN SEKOLAH (RKAS) merupakan rencana


pengembangan sekolah untuk jangka waktu empat tahunan adalah rencana yang
relatif bersifat baku, tidak berubah, dan sesuai dengan filosofi, arah, dan tujuan
pendidikan nasional sebagaimana tercantum dalam UUD 1945 (yang
diamandemen) dan dalam UUSPN NO.20 TAHUN 2003, PP Nomor 19 Tahun
2005 dan peraturan perundangan lainnya yang relevan.

Beberapa komponen utama yang termasuk dalam RKAS ini adalah sebagai
berikut:

BAB I PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Gambaran tentang wujud permasalahan pengelolaan sekolah
saat ini dan harapan pengelolaan hingga masa yang akan
datang.

B. TUJUAN
Gambaran RKAS sebagai acuan pengelolaan sekolah bagi semua
komponen yang terlibat didalamnya

C. LANDASAN HUKUM

27
Pedoman & Program – Program Sekolah

Kumpulan peraturan dan perundang-undangan yang dapat dijadikan


payung hukum

D. SISTIMATIKAN PENYUSUNAN PROGRAM


Sebagai panduan teknik penulisan dalam bentuk pengelolaan sekolah

BAB II
GAMBARAN UMUM KONDISI SEKOLAH

A. ANALISIS LINGKUNGAN STRATEGIS

Melaksanakan analisis lingkungan strategis empat tahun ke depan tentang kondisi


sosial, ekonomi, politik, keamanan, kemajuan IPTEK, budaya, dsb yang secara
langsung atau tidak langsung berpengaruh terhadap kehidupan pribadi, keluarga,
berbangsa dan bernegara. Agar analisisnya memiliki dasar-dasar yang kuat maka
secara metodologis dan substansi harus memenuhi persyaratan, diantaranya
mengandung berbagai fakta dan data yang dapat dipercaya kebenarannya,
memahami berbagai elemen kondisi yang secara langsung atau tidak berpengaruh
kepada eksistensi dan kecenderungan penyelenggaraan pendidikan dan hasil-hasil
pendidikan, serta adanya sinkronisasi antara visi propinsi, visi kota

B. ANALISIS KONDISI PENDIDIKAN SAAT INI

Melaksanakan analisis kondisi pendidikan saat ini secara umum, tingkat nasional
atau internasional. Analisis didasarkan atas data-data dan fakta aktual, baik ditinjau
dari sisi mutu, akses, efisiensi, relevansi, dan manajemennya, yang dipengaruhi oleh
kondisi sosial, ekonomi, politik, keamanan, kemajuan IPTEK, budaya, dsb
SEBAGAIMANA TELAH DIANALISIS SEBELUMNYA. Dijekaskan sejauhmana
berbagai komponen di atas dapat berpengaruh terhadap sistem pendidikan.

C. ANALISIS KONDISI PENDIDIKAN 4 TAHUN MENDATANG

28
Pedoman & Program – Program Sekolah

Melaksanakan analisis tentang kondisi pendidikan yang ideal, sempurna, dan yang
seharusnya terjadi untuk membentuk masnusia Indonesia sebagai “insan kamil”,
yaitu manusia Indonesia yang memiliki kecerdasan spiritual, emosional, sosial,
intelektual, dan lainnya, sehingga menjadi manusia yang seutuhnya, “sempurna”,
dan memiliki atau memenuhi standar kompetensi lulusan (SKL) sesuai dengan
jenjang pendidikannya. Dalam analisis ini lebih diutamakan pada analisis sistem
penyelenggaraan pendidikan yang seharusnya memenuhi delapan (8) aspek SNP,
yaitu analisis pendidikan masa datang ditinjau dari aspek pemenuhan SKL SMP,
pemenuhan standar isi, pemenuhan standar proses pembelajaran, pemenuhan
standar penilaian, pemenuhan standar pengelolaan, pemenuhan standar tenaga
pendidik dan kependidikan, pemenuhan standar sarpras, dan pemenuhan standar
pembiayaan. Sebagai dasar utama dalam analisis ini lebih fidasarkan kepada
regulasi SNP yang ada atau konsep-konsep berbagai aspek pendidikan yang ideal.

D. IDENTIFIKASI TANTANGAN NYATA (KESENJANGAN KONDISI) ANTARA


KONDISI PENDIDIKAN SAAT INI TERHADAP KONDISI PENDIDIKAN 4 TAHUN
MENDATANG

Analisis pengidentifikasian tantangan nyata (KESENJANGAN KONDISI) antara


kondisi pendidikan saat ini terhadap kondisi pendidikan empat tahun ke depan,
khususnya ditinjau dari delapan (8) aspek SNP, dalam mengidentifikasi tantangan
nyata, maka diusahakan bersifat kuantitatif dan terukur. Untuk menghasilkan
besarnya tantangan nyata yang terukur tersebut, maka dalam analisis pendidikan
masa datang dalam tiap aspek SNP adalah menggunakan pedoman kepada: kriteria,
standar, spesifikasi, dan lainnya dari peraturan perundangan yang berlaku atau
kalau belum diatur secara eksplisit dapat menggunakan dasar-dasar konsep
pendidikan yang ideal. Selisih antara kondisi ideal tiap aspek SNP terhadap kondisi
nyata tiap aspek SNP adalah merupakan besarnya tantangan nyata yang harus
diatasi sekolah.
Contoh :

Kondisi pendidikan saat Kondisi pendidikan Besarnya


No.
ini masa datang tantangan nyata
1. Standar Isi Standar Isi
a Buku KTSP
(Buku/Dokumen-1) :
Belum tersusun Buku Tersusun 1 Buku KTSP 1 buah
KTSP
b Silabus: Silabus:
Tersusun silabus ..... - Tersusun silabus 11 Silabus ..... mapel
mapel mapel Silabus kelas .......
Tersusun silabus semua - Tersusun silabus semua
mapel kelas .... mapel kelas ....
c Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran (RPP):

29
Pedoman & Program – Program Sekolah

- Tersusun RPP : 50% - Tersusun RPP : 100% 50%


dari semua mapel dari semua mapel
- Tersusun RPP semua - Tersusun RPP semua RPP kelas .........
mapel klas ...... mapel kelas ......
2. Standar Proses Standar Proses
a Persiapan pembelajaran: Persiapan pembelajaran:
- Kepemilikan silabus - Kepemilikan silabus 50%
oleh guru: 50% oleh guru: 100%
memiliki memiliki 50%
- Kepemilikan RPP oleh - Kepemilikan RPP oleh
guru: 50% memiliki guru: 100% memiliki 50%
- Kepemilikan sumber - Kepemilikan sumber
belajar/bahan ajar: belajar/bahan ajar: 50%
50% 100%
- Pengembangan - Pengembangan
perangkat instrumen perangkat instrumen
untuk pemahaman untuk pemahaman
guru terhadap guru terhadap
karakteristik siswa: karakteristik siswa:
50% 100%
b Persyaratan
Pembelajaran
- Jumlah siswa per - Jumlah siswa per Pengurangan 8
rombel: 35 anak rombel: 32 anak siswa/rombel
- Beban mengajar guru: - Beban mengajar guru: Penambahan 4
20 jam/minggu ≥ 24 jam/minggu jam/minggu
- Ratio antara jumlah - Ratio antara jumlah Penambahan 2
siswa dengan buku siswa dengan buku buku/siswa
tekas mapel 3:1 tekas mapel 1:1 65%
- Pengelolaan kelas: - Pengelolaan kelas:
70% 100%
c Pelaksanaan Pelaksanaan
pembelajaran: pembelajaran:
- Cakupan pendahuluan - Cakupan pendahuluan 60%
dalam pembelajaran dalam pembelajaran
oleh guru di kelas: 60% oleh guru di kelas:
- Cakupan penerapan 100% 60%
prinsip pembelajaran - Cakupan penerapan
yang: eksploratif, prinsip pembelajaran 60%
elaboratir, dan yang: eksploratif,
konformatif: 40% elaboratir, dan 80%
- Penerapan CTL: 20% konformatif: 100% 65%
- Penerapan - Penerapan CTL: 100%
pembelajaran tuntas: - Penerapan 60%
35% pembelajaran tuntas:

30
Pedoman & Program – Program Sekolah

- Penerapan 100% 70%


PAIKEM/PAKEM: 40% - Penerapan
- Penerapan PAIKEM/PAKEM: 30%
pembelajaran di luar 100%
kelas/sekolah: 30% - Penerapan
- Cakupan pelaksanaan pembelajaran di luar
penutup dalam kelas/sekolah: 100%
pembelajaran: 70% - Cakupan pelaksanaan
penutup dalam
pembelajaran: 100%
- Dll
d Pelaksanaan penilaian Pelaksanaan penilaian
pembelajaran: pembelajaran:
- Pengembangan - Pengembangan 30%
instrumen penilaian instrumen penilaian
hasil belajar: 70% hasil belajar: 100% 3 model
- Variasi model - Variasi model
penilaian: 2 model penilaian: 5 model 1 jenis berbasis TIK
- Pengolahan/analisis - Pengolahan/analisis
hasil penilaian: 1 jenis hasil penilaian: 2 jenis 2
manual manual kemanfaatan/tindak
- Pemanfaatan/tindak - Pemanfaatan/tindak lanjut
lanjut hasil penilaian: 1 lanjut hasil penilaian: 3
manfaat manfaat
- Dll
e Pengawasan proses Pengawasan proses
pembelajaran: pembelajaran:
- Cakupan kegiatan - Cakupan kegiatan 60%
pemantauan pemantauan
pembelajaran: 40% pembelajaran: 100%
- Cakupan kegiatan - Cakupan kegiatan 60%
supervisi supervisi
pembelajaran: 40% pembelajaran: 100% 60%
- Cakupan kegiatan - Cakupan kegiatan
evaluasi pembelajaran: evaluasi pembelajaran: 60%
40% 100%
- Dokumen pelaporan - Dokumen pelaporan 40%
hasil evaluasi hasil evaluasi
pembelajaran: 40% pembelajaran: 100%
- Cakupan tindak lanjut - Cakupan tindak lanjut
hasil evaluasi hasil evaluasi
pembelajaran: 60% pembelajaran: 100%
3. Standar Kompetensi Standar Kompetensi
Lulusan Lulusan

31
Pedoman & Program – Program Sekolah

Bidang akademik:
a
- Rata2 pencapaian - Rata2 pencapaian 1,00
KKM semua mapel KKM semua mapel
7,00 8,00 3,50
- Rata2 pencapaian - Rata2 pencapaian
NUN 4,00 NUN 7,50
- Dan sebagainya - Dan sebagainya
Bidang non akademik:
b
- Perolehan jumlah - Perolehan jumlah 1 buah
kejuaraan: 2 kejuaraan: 1
jenis/bidang futsal jenis/bidang futsal
tingkat .....kota depok pada tk kota depok
- Dan sebagainya - Dan sebagainya
c Kelulusan:
- Jumlah kelulusan - Jumlah kelulusan 0%
100% 100%
d Melanjutkan studi: -
- Jumlah lulusan yang Jumlah lulusan 10%
melanjutkan studi ke yang melanjutkan
jenjang lebih tinggi studi ke jenjang
90% lebih tinggi 100%
4. Standar Tenaga Standar Tenaga
Pendidik dan Tenaga Pendidik dan Tenaga
Kependidikan: Kependidikan:
a Kepala sekolah:
- Belum pelatihan - TOEFL = 500 100 GS Niai TOEFL
bahasa Inggris atau - pelatihan TIK min. 5 5 kali
TOEFL = 400 kali 2 kali
- Belum pelatihan TIK - pelatihan
- pelatihan kepemimpinan min. 3 3 kali
kepemimpinan 1 kali kali
- Belum pelatihan - pelatihan manajerial 3 kali
manajerial sekolah sekolah (MBS) min. 3
(MBS) kali 3 kali
- Belum pelatihan - pelatihan
kewirausahaan kewirausahaan min. 3 3 kali
- Belum pelatihan kali
supervisi, monitoring, - pelatihan supervisi, 1 kali
dan evaluasi sekolah monitoring, dan ................
- Belum pelatihan evaluasi sekolah min. 3
administrasi kali
persekolahan - pelatihan administrasi
- pelatihan KTSP 1 kali persekolahan min. 3
kali

32
Pedoman & Program – Program Sekolah

- Dll - Pelatihan KTSP min 2


kali
- Dll
b Guru: (bersifat rata-rata) Guru: (bersifat rata-rata)
- Jumlah guru - Jumlah guru
keseluruhan: 12 orang keseluruhan sesuai
- Jumlah guru IPA: 1 kebutuhan mapel: 12
orang - Jumlah guru IPA: 1
- Jumlah guru TIK: 1 orang 40%
orang - Jumlah guru TIK: 1 50%
- Pelatihan CTL: 60% orang
- Pelatihan - Pelatihan CTL: 100% 60%
pembelajaran tuntas: - Pelatihan
50% pembelajaran tuntas: 80%
- Pelatihan penilaian dan 100%
evaluasi pembelajaran: - Pelatihan penilaian dan 25%
40% evaluasi pembelajaran:
- Pelatihan bahasa 100% 60%
Inggris: 20% - Pelatihan bahasa 80%
65%
- Pelatihan TIK: 35% Inggris: 100%
60%
- Pelatihan KTSP: 75% - Pelatihan TIK: 100%
- Pelatihan penelitian - Pelatihan KTSP: 100%
pendidikan: 40% - Pelatihan penelitian 40%
- Pelatihan kepribadian: pendidikan: 100%
20% - Pelatihan kepribadian: 30%
- Pengabdian 100%
masyarakat: 35% - Pengabdian
- Pelatihan masyarakat: 100%
PAIKEM/PAKEM: 40% - Pelatihan
- Jumlah guru S1/D4: PAIKEM/PAKEM:
100% 100%
- Jumlah guru - Jumlah guru S1/D4:
bersertifikasi profesi: 100%
60% - Jumlah guru
- Jumlah guru yang bersertifikasi profesi:
memiliki 100%
komputer/laptop: 70% - Jumlah guru yang
memiliki
komputer/laptop: 100%
c Tenaga TU, Laboran, Tenaga TU, Laboran,
Pustakawan, dll: Pustakawan, dll:
(bersifat rata-rata) (bersifat rata-rata)
- Jumlah tenaga TU: 2 - Jumlah tenaga TU: 3 1 orang
orang orang 60%
- Pelatihan TIK: 40% - Pelatihan TIK: 100% 90%

33
Pedoman & Program – Program Sekolah

- Pelatihan bahasa - Pelatihan bahasa 85%


Inggris: 10% Inggris: 100%
- Pelatihan manajemen - Pelatihan manajemen 1 orang
sesuai bidangnya: 15% sesuai bidangnya:
- Jumlah laboran IPA: 0 100%
- Jumlah laboran IPA: 1
orang
5. Standar Sarana dan Standar Sarana dan
Prasarana Prasarana
a Sarana dan Prasarana Sarana dan Prasarana
Minimal Minimal
- Ruang kepala sekolah: - Ruang kepala sekolah: Terbangun ruang
10 m2 min. 12 m2 KS standar
- Ruang wakil KS tidak - Ruang wakil KS ada Terbangun R WK
ada - Ruang perpustakaan: 1 KS
- Ruang perpustakaan: standar Terbangun 1 R
tidak ada - Ruang Lab. IPA: 1 perpustakaan
- Ruang Lab. IPA tidak buah Terbangun R lab
ada - Gudang: ada IPA 1 bh
- Gudang: tidak ada - Dll Terbangun 1
- Dll gudang
b Sarana dan Prasarana Sarana dan Prasarana
Lainnya Lainnya
- Ruang Lab. Bahasa: 1 - Ruang Lab. Bahasa: 2 Terbangun 1 R Lab
buah buah Bahasa
- Ruang Lab. Komputer: - Ruang Lab. Komputer: Terbangun 1 R Lab
1 buah 2 buah Komputer
- Ruang multi media: 1 - Ruang multi media: 2 Terbangun1 R multi
buah buah media
- Ruang kantin: tidak - Ruang kantin: ada s/ Terbangun R kantin
standar (<10m2) tandar standar
- Dll
- Dll
c Fasilitas Pembelajaran Fasilitas Pembelajaran
dan Penilaian dan Penilaian
- Daya listrik rendah (< - Daya listrik rendah 3000W
3000W) (6000W) 50%
- Komputer Guru: 50% - Komputer Guru: 100% 1 buah
- Komputer TU: 1 buah - Komputer TU: 2 buah 10 buah
- Komputer - Komputer
perpustakaan: tidak perpustakaan: 10 buah 1 buah
ada 20%
- Komputer Lab IPA: - Komputer Lab IPA: 1
tidak ada buah

34
Pedoman & Program – Program Sekolah

- Sarana olah raga: 80% - Sarana olah raga:


- Dll 100%
- Dll
6. Standar Pengelolaan Standar Pengelolaan
a Perangkat dokumen Perangkat dokumen
pedoman pelaksanaan pedoman pelaksanaan
rencana kerja/kegiatan: rencana kerja/kegiatan:
- Dokumen RPS (RKAS- - Dokumen RPS (RKAS- 60%
1 dan RKAS-2): 40% 1 dan RKAS-2): 100%
- Dokumen PSB: 80% - Dokumen PSB: 100% 20%
- Dokumen Pedoman - Dokumen Pedoman 50%
pembinaan kesiswaan: pembinaan kesiswaan:
50% 100% 40%
- Dokumen tata tertib - Dokumen tata tertib
sekolah: 60% sekolah: 100% 50%
- Dokumen kode etik - Dokumen kode etik
sekolah: 50% sekolah: 100% 20%
- Dokumen penugasan - Dokumen penugasan 40%
guru: 80% guru: 80%
- Dokumen administrasi - Dokumen administrasi
sekolah lainnya: 60% sekolah lainnya: 100%
- Dll - Dll
b Struktur organisasi dan Struktur organisasi dan
mekanisme kerja: mekanisme kerja:
- Struktur organisasi: - Struktur organisasi: 15%
85% lengkap 100% lengkap
- Dokumen pembagian - Dokumen pembagian
tugas/kewenangan/tup tugas/kewenangan/tup 40%
oksi: 60% oksi: 100%
- Dokumen mekanisme - Dokumen mekanisme
fungsi/tugas fungsi/tugas 40%
organisasi: 60% organisasi: 100%
- Dll - Dll
c Supervisi, monitoring, Supervisi, monitoring,
evaluasi, dan akreditasi evaluasi, dan akreditasi:
sekolah:
- ada tim khusus 90% - Ada tim khusus: 100% 10%
- ada instrumen - Ada instrumen 10%
suvervisi 90% supervisi: 100% 30%
- ada instrumen - Ada instrumen 50%
monitoring 70% monitoring: 100% 10%
- ada instrumen evaluasi - Ada instrumen 70%
50% evaluasi: 100% 30%
- ada instrumen - Ada instrumen 25%

35
Pedoman & Program – Program Sekolah

akreditasi 90 % akreditasi: 100% 5%


- ada pelaporan - Ada pelaporan 50%
supervisi 30% supervisi: 100% 30%
- ada pelaporan - Ada pelaporan
monitoring 70% monitoring: 100%
- ada pelaporan evaluasi - Ada pelaporan
75% evaluasi: 100%
- ada pelaporan - Ada pelaporan
akreditasi internal 95% akreditasi internal:
- Pendokumentasian : 100%
50% - Pendokumentasian :
- Tindak lanjut: 70% 100%
- Dll - Tindak lanjut: 100%
- Dll
d Kemitraan dan Kemitraan dan
peranserta masyarakat: peranserta masyarakat:
- Dokumen keberadaan - Dokumen keberadaan 10%
Komite Sekolah: 90% Komite Sekolah: 100%
- Dokumen program - Dokumen program 40%
kerja komite sekolah: kerja komite sekolah:
60% 100% 25%
- Kepengurusan komite - Kepengurusan komite
sekolah: 75% lengkap sekolah: 100% lengkap 2 instansi
- Perolehan kerjasama - Perolehan kerjasama
dengan pihak lain: 1 dengan pihak lain: 3 45.000,-
instansi instansi rupiah/bulan
- Bantuan biaya - Bantuan biaya
pendidikan dari orang pendidikan dari orang
tua siswa: 55.000 tua siswa: 100.000
rupiah/bulan rupiah/bulan
- Dll - Dll
e SIM sekolah: SIM sekolah:
- Tidak terpasang PAS - Terpasang PAS (Paket 100%
(Paket Aplikasi Aplikasi Sekolah):
Sekolah) 100% 100%
- Tidak terpasang - Terpasang jaringan
jaringan SIM SIM: 100%
- Dll - Dll
7. Standar Keuangan dan Standar Keuangan dan
Pembiayaan Pembiayaan
a Sumber dana: 1 buah Sumber dana: minimal 2 Minimal 1
buah
b Pengalokasian dana: 5 Pengalikasian dana: 3 atau lebih
SNP minimal 8 SNP

36
Pedoman & Program – Program Sekolah

c Penggunaan dana: 75% Penggunaan dana: 25%


benar 100% benar
d Pelaporan penggunaan Pelaporan penggunaan 25%
dana: 75% dana: 100%
e Dokumen pendukung Dokumen pendukung 20%
pelaporan: 80% pelaporan: 100%
8. Standar Penilaian Standar Penilaian
Pendidikan: Pendidikan:
a Frekuensi ulangan Frekuensi ulangan
harian oleh guru: 70% harian oleh guru: 100% 30%
b Ulangan tengah Ulangan tengah 0%
semester yang dilakukan semester yang dilakukan
oleh guru: 100% oleh guru: 100%
c Cakupan materi ulangan Cakupan materi ulangan 20%
akhir semester yang akhir semester yang
dilakukan sekolah: 80% dilakukan sekolah: 100%
d Cakupan materi ulangan Cakupan materi ulangan 10%
kenaikan kelas oleh kenaikan kelas oleh
sekolah: 90% sekolah: 100%
e Teknik-teknik penilaian Teknik-teknik penilaian 40%
yang dipergunakan guru yang dipergunakan guru
dalam pembelajaran: dalam pembelajaran:
60% 100%
f Instrumen yang Instrumen yang 20%
dikembangkan guru dikembangkan guru
untuk ulangan harian: untuk ulangan harian:
80% 100%
g Variasi instrumen yang Variasi instrumen yang 20%
dikembangkan sekolah dikembangkan sekolah
untuk ulangan akhir untuk ulangan akhir
semester: 80% semester: 100%

h Variasi instrumen yang Variasi instrumen yang 20%


dikembangkan sekolah dikembangkan sekolah
untuk ulangan kenaikan untuk ulangan kenaikan
kelas: 80% kelas: 100%
i Mekanisme dan Mekanisme dan 15%
prosedur penilaian prosedur penilaian
pendidikan oleh guru: pendidikan oleh guru:
85% terpenuhi 100% terpenuhi
j Mekanisme dan Mekanisme dan 10%
prosedur penilaian prosedur penilaian
pendidikan oleh sekolah: pendidikan oleh sekolah:
90% terpenuhi 100% terpenuhi
k Dll Dll

37
Pedoman & Program – Program Sekolah

9 Pengembangan Pengembangan
Budaya dan Budaya dan
Lingkungan Sekolah: Lingkungan Sekolah:

Catatan:
Yang dikembangkan dalam contoh ini HANYA terbatas pada program sekolah aspek-
aspek tertentu saja, sekolah dapat mengembangkan lagi sesuai dengan kondisi dan
tuntutan sekolah masing-masing.

E. TUJUAN SEKOLAH DALAM 4 TAHUN MENDATANG

a. Tujuan dibuat untuk jangka waktu 4 tahun


b. Tujuan mengandung ABCD (Audience-Behaviour-Conditions-Degree)

Contoh tujuan: dari aspek Pengembangan Standar Isi:


a. Sekolah mampu memenuhi/menghasilkan Dokumen-1 atau Buku-1 KTSP
dengan lengkap
b. Sekolah mampu memenuhi/menghasilkan silabus semua mata pelajaran dan
untuk semua jenjang/kelas/tingkatan
c. Sekolah mampu memenuhi/menghasilkan RPP semua mata pelajaran dan
untuk semua tingkatan
d. Sekolah mampu memenuhi/menghasilkan perangkat kurikulum yang lengkap,
mutakhir, dan berwawasan kedepan
e. Sekolah mampu memenuhi/menghasilkan diversifikasi kurikulum .....agar
relevan dengan kebutuhan, yaitu kebutuhan peserta didik, keluarga, dan
berbagai sektor pembangunan dan sub-sub sektornya.
f. Dan sebagainya

Contoh lain tentang tujuan: (dapat dibuat dalam pengelompokan sesuai dengan
urutan aspek SNP).
a. Sekolah mampu memenuhi/menghasilkan pemetaan standar kompetensi,
kompetensi dasar, indikator, dan aspek untuk kelas ...... semua mata pelajaran
pada tahun 2008
b. Sekolah mampu memenuhi/menghasilkan RPP untuk kelas ....... semua mata
pelajaran pada tahun 2008
c. Sekolah mampu memenuhi/menghasilkan standar isi (kurikulum satuan
pendidikan/KBK, meliputi: tercapai/ telah dibuat kurikulum satuan, silabus
lengkap, model/sistem penilaian lengkap, RPP lengkap, dll  hal ini bisa
dijabarkan lebih rinci)
d. Sekolah mampu memenuhi/menghasilkan standar proses pembelajaran
meliputi: tercapai/telah dibuat/ditetapkan melaksanakan pembelajaran dengan
strategi/metode: CTL, pendekatan belajar tuntas, pendekatan pembelajaran
individual, dll secara lengkap
e. Sekolah mampu memenuhi/menghasilkan standar pendidik dan tenaga
kependidikan meliputi: semua guru berkualifikasi minimal S1, telah mengikuti
PTBK, semua mengajar sesuai bidangnya, dll

38
Pedoman & Program – Program Sekolah

f. Sekolah mampu memenuhi/menghasilkan standar sarpras/fasilitas sekolah


meliputi: semua srapras, fasilitas, peralatan, dan perawatan memenuhi SPM
g. Sekolah mampu memenuhi/menghasilkan standar pengelolaan sekolah
meliputi: pencapaian standar pengelolaan : pembelajaran, kurikulum, sarpras,
SDM, kesiswaan, administrasi, dll secara lengkap.
h. Sekolah mampu memenuhi/menghasilkan standar penilaian pendidikan yang
relevan.
i. Sekolah mampu memenuhi pengembangan budaya mutu sekolah yang memadai
j. Sekolah mampu mewujudkan lingkungan sekolah dengan menerapkan 7K
secara lengkap

F. VISI SEKOLAH

1. Rambu-rambu merumuskan visi sekolah:


a. mengacu kepada landasan filosofis bangsa, UUD , dll yang bersifat baku
dan telah menjadi pegangan hidup bangsa Indonesia
b. mengacu visi umum pendidikan yaitu dengan rumusan: “Terwujudnya
Insan Kamil”
c. memiliki indikator pengembangan prestasi akademik dan non akademik
d. berkepribadian, nasionalisme, budaya-nasional/Indonesia
e. perkembangan era global
f. perkembangan IPTEK
g. dilandasi oleh keimanan dan ketaqwaan
h. sesuai konteks daerah, sekolah, visi yayasan
i. operasional
j. menggambarkan harapan masa datang
k. dan sebagainya

2. Indikator-indikator VISI sekolah, misalnya:


a. Indikator: ciri, tanda, unsur yang ada, spesifikasi, dsb
b. Rambu-rambu: kata yang mengandung apa yang diharapkan, ada proses
kenaikan, adanya perbandingan (unggul/kompetitif), konotasi sempurna,
canggih, komplit, bermutu tinggi, dsb.
c. Misalnya dengan awalan kata : “Terwujudnya”, “Terpenuhi”, “Teselenggara”,
dll yang sejenis
Contoh rumusan indikator visi:
a. Terwujudnya lulusan yang cerdas, kompetitif, cinta tanah air, beriman, dan
bertaqwa
b. Terwujudnya KTSP di sekolah
c. Terwujudnya standar proses pembelajaran yang efektif dan efisien
d. Terwujudnya standar prasarana dan sarana pendidikan yang relevan dan
mutakhir
e. Terwujudnya standar tenaga pendidik dan kependidikan
f. Terwujudnya standar pengelolaan pendidikan
g. Terwujudnya standar penilaian pendidikan
h. Terwujudnya penggalangan biaya pendidikan yang memadai
i. Terwujudnya budaya mutu sekolah

39
Pedoman & Program – Program Sekolah

j. Terwujudnya lingkungan sekolah yang nyaman, aman, rindang, asri,


bersih, dll
k. Dsb.

G. MISI SEKOLAH

Misi mengacu kepada indikator, satu (1) indikator bisa lebih dari satu misi, ada
benang merahnya dengan misi, redaksinya operasional, terukur, kata kerja, dll,
misalnya dengan kata “mewujudkan”, “memenuhi”, dan sebagainya. Mengacu
indikator butir (b) tentang: “Terwujudnya KTSP Sekolah” , maka rumusan misinya
antara lain:
a. Mewujudkan Dokumen-1 atau Buku-1 KTSP
b. Mewujudkan silabus semua mata pelajaran dan untuk semua
jenjang/kelas/tingkatan
c. Mewujudkan RPP semua mata pelajaran dan untuk semua tingkatan
d. Mewujudkan perangkat kurikulum yang lengkap, mutakhir, dan berwawasan
kedepan
e. Mewujudkan diversifikasi kurikulum .....agar relevan dengan kebutuhan, yaitu
kebutuhan peserta didik, keluarga, dan berbagai sektor pembangunan dan sub-
sub sektornya.
f. Dan sebagainya sesuai dengan kondisi dan tuntutan sekolah masing-masing

Contoh lain:
a. Mewujudkan sekolah inovatif
b. Mewujudkan organisasi sekolah yang terus belajar (learning organization)
c. Mewujudkan fasilitas sekolah yang relevan, mutakhir, dan berwawasan
kedepan
d. Mewujudkan pembiayaan pendidikan yang memadai, wajar dan adil
e. Mewujudkan pendidik dan tenaga kependidikan yang mampu dan tangguh
f. Mewujudkan manajemen berbasis sekolah yang tangguh
g. Mewujudkan kemampuan olah raga yang tangguh dan kompetitif
h. Mewujudkan sekolah wiyata mandala yang menikmatkan belajar siswannya
i. Mewujudkan sekolah sehat
j. Mewujudkan kemampuan seni yang tangguh dan kompetitif
k. Mewujudkan kepramukaan yang menjadi suri tauladan
l. Mewujudkan kemampuan KIR yang cerdas dan kompetentitif
m. Mewujudkan nilai-nilai agama bagi kenikmatan hidup peserta didik
n. Mewujudkan keterampilan kejuruan yang marketable dan kompetif
o. Mewujudkan nilai-nilai solidaritas bagi kehidupan sekolah
p. Dan sebagainya

40
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB III
PROGRAM PRIORITAS DAN RENCANA PELAKSANAAN

A. PROGRAM PRIORITAS

a. Dibuat program-program pokok atau dominan atau yang diprioritaskan dan yang
realistis untuk mencapai tujuan selama 4 tahun.
b. Program harus mengacu pada tujuan, misi, dan visi sekolah yang telah
dirumuskan sebelumnya
c. Program 4 tahun akan dijabarkan lebih rinci dalam program tahunan (1 tahunan)

Contoh program Prioritas:


1. Pemenuhan Standar Isi:
o Pengembangan Buku-1 KTSP (Dokumen-1 KTSP)
o Pengembangan silabus
o Pengembangan RPP
o Pengembangan Bahan Ajar, Modul, Buku, dan sebagainya
o Pengembangan Panduan Pembelajaran
o Pengembangan Panduan Evaluasi Hasil Belajar

2. Pemenuhan Standar Proses:


o Pemenuhan persiapan pembelajaran
o Pemenuhan persyaratan pembelajaran
o Peningkatan pelaksanaan pembelajaran

41
Pedoman & Program – Program Sekolah

o Peningkatan pelaksanaan penilaian pembelajaran


o Peningkatan pengawasan proses pembelajaran

3. Pemenuhan SKL SMP:


o Peningkatan prestasi bidang akademik
o Peningkatan prestasi bidang non akademik
o Peningkatan jumlah kelulusan
o Peningkatan jumlah yang melanjutkan studi

4. Pemenuhan Standar Tenaga Pendidik dan Kependidikan:


o Peningkatan kompetensi tenaga kependidikan (kepala sekolah)
o Peningkatan kompetensi tenaga pendidik (guru)
o Peningkatan kompetensi tenaga kependidikan lainnya
o Dll

5. Pemenuhan Standar Sarana dan Prasarana:


o Pemenuhan srana dan prasarana minimal
o Pemenuhan sarana dan prasarana lainnya
o Pemenuhan fasilitas pembelajaran dan penilaian
o Dll

6. Pemenuhan Standar Pengelolaan:


o Pemenuhan perangkat dokumen pedoman pelaksanaan rencana kerja
dan kegiatan sekolah
o Pemenuhan struktur organisasi dan mekanisme kerja sekolah
o Peningkatan supervisi, monitoring, evaluasi, dan akreditasi sekolah
o Peningkatan peranserta masyarakat dan kemitraan
o Pengembangan perangkat administrasi sekolah (Program Aplikasi
Sekolah)
o Pengembangan SIM sekolah
o Pengembangan standar ISO: 9001 tahun 2000 dan seterusnya
o Dll

7. Pemenuhan Standar Pembiayaan Pendidikan:


o Peningkatan sumber dana pendidikan
o Pengembangan pengalokasian dana
o Pengembangan penggunaan dana
o Peningkatan pelaporan penggunaan dana
o Peningkatan dokumen pendukung pelaporan penggunaan dana
o Pengembangan income generating unit/unit produksi/unis usaha sekolah
o Dll

8. Pemenuhan Standar Penilaian Pendidikan:

42
Pedoman & Program – Program Sekolah

o Peningkatan frekuensi ulangan harian


o Peningkatan pelaksanaan UTS
o Pengembangan materi UAS
o Pengembangan materi ulangan kenaikan kelas
o Pengembangan teknik-teknik penilaian kelas
o Pengembangan instruman ulangan harian
o Pengembangan instrumen ulangan kenaikan kelas
o Pengembangan instrumen UTS
o Pengembangan instrumen UAS
o Pemenuhan mekanisme dan prosedur penilaian guru
o Pemenuhan mekanisme dan prosedur penilaian oleh sekolah
o Pengembangan perangkat pendokumentasian penilaian
o Dll

9. Pengembangan Budaya dan Lingkungan Sekolah:


o Pengembangan budaya bersih
o Penciptaan lingkungan sehat, asri, indah, rindang, sejuk, dll (tamanisasi)
o Pemenuhan sistem sanitasi/drainasi
o Penciptaan budaya tata krama “in action”
o Peningkatan kerjasama dengan lembaga lain relevan bidang 6K
o Pengembangan lomba-lomba kebersihan, kesehatan, dll
o Dll

B. IDENTIFIKASI FUNGSI URUSAN-URUSAN SEKOLAH UNTUK MENCAPAI


SETIAP SASARAN PROGRAM

Rambu-rambu untuk langkah ini antara lain:


 Identifikasi urusan/fungsi hanya untuk tiap sasaran
 Selalu memperhatikan unsur-unsur yang lazim di dalam sistem pembelajaran,
seperti: PBM, kesiswaan, dana, guru, manajemen, media, buku, dll adalah dari
internal sekolah, sedangkan fungsi dari eksternal antara lain: dana, pendidik,
fasilitas, dsb
Misalnya:
Sasaran ke-1: ”Sekolah mengembangkan silabus untuk kelas ……semua mapel”
Komponen yang diperlukan untuk melaksanakan sasaran tersebut:
1. Internal:
a. Guru
b. Nara sumber
c. Fasilitas komputer
d. Tinta
e. Kepala sekolah
f. Kurikulum

43
Pedoman & Program – Program Sekolah

g. Dana
h. ATK
i. Tenaga administrasi
2. Eksternal:
a. Dana
b. Komite sekolah
c. Dinas pendidikan
Sasaran ke-2: ”Sekolah juara 1 bidang olah raga renang pada tingkat Kota tahun
2009”
Komponen yang diperlukan untuk melaksanakan sasaran tersebut:
1. Internal:
a. PBM/latihan
b. Guru/pelatih
c. Kolam
d. Air
e. Siswa
f. Pakaian olah raga renang
g. Dana
h. Komite sekolah
i. Orang tua
j. Uji coba
2. Eksternal:
a. Dana
b. Komite sekolah
c. Dinas pendidikan
d. Sarana olah raga renang
e. Dan sebagainya
C. ANALISIS SWOT
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam analisis ini:
a. Analisis dilakukan tiap sasaran
b. Analisis dilakukan pada setiap komponen/urusan sekolah dan faktor-faktornya
(sub-sub komponennya)
c. Dalam menentukan kriteria ideal menggunakan dasar dari aturan pemerintah,
naskah akademik atau konsep dan pedoman lainnya yang relevan
d. Dapat dilakukan justifikasi sendiri pada kriteria ideal yang bersifat umum
e. Bila hasil analisis ternyata tingkat kesiapan siap semua berarti sasaran dapat
ditingkatkan, demikian pula sebaliknya.
f. Kriteria ideal dan kondisi nyata harus terukur secara jelas, tidak mengandung
multi tafsir, sangat kualitatif, asal menentukan (tanpa dasar), dan sebagainya.

Misalnya analisis SWOT pada:


 Sasaran ke-1: ”Sekolah mengembangkan silabus untuk kelas .... semua mapel”

44
Pedoman & Program – Program Sekolah

Komponen/Fungsi dan Faktornya


Tingkat

(Kondisi Ideal)Kriteria Kesiapan


Kesiapan
Faktor

Kondisi Nyata

Tidak Siap
Siap
(1) (2) (3) (5) (5)
A. INTERNAL
1 Guru  Kualifikasi 100% S1 Kualifikasi 100% S1 √
 Sesuai bidang studi Sesuai bidang studi

100% 100%
 Pengalaman Pengalaman
pelatihan KBK pelatihan KBK min.1 √
min.3 kali kali
 Pengalaman Pengalaman

mengajar min. 5 thn mengajar min. 5 thn
 Pengalaman Pengalaman
pelatihan CTL min. pelatihan CTL min. √
3 kali 1kali
 Jumlah guru min. Jumlah guru min. 7

10 orang sesuai BS orang sesuai BS
2 Nara Dan seterusnya Dan seterusnya
Sumber
3 Fasilitas Komputer Pentium 5 Komputer Pentium 5

Komputer
Jumlah komputer 10 Jumlah komputer 5

buah buah
Jumlah printer 3 bh Jumlah printer 2 bh √
Jumlah CD 10 bh Jumlah CD 10 bh √
4 ............... Dan seterusnya Dan seterusnya
dst
B.
EKSTERNAL
1 …………
… dst

Analisis SWOT:

45
Pedoman & Program – Program Sekolah

Sasaran ke-2: ” Sekolah mengembangkan silbus untuk kelas 8 semua mata


pelajaran”
Sasaran ke-3: ” Sekolah mengembangkan silbus untuk kelas 9 semua mata
pelajaran”
Sasaran ke-4: ............................................................................................ dst

D. RENCANA PELAKSANAAN/PENCAPAIAN PROGRAM

Merupakan cara, teknik, seni, metode dll dalam pelaksanakan program-program


strategis

Contoh Strategi Pelaksanaan/Pencapaian:


a. Dalam program Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan:
strateginya adalah menjalin kerjasama dengan Jejaring Kurikulum Tingkat
Kab/Kota/Propinsi, Komite Sekolah dan stakeholder lain dalam melaksanakan
kunjungan, workshop, lokakarya, seminar, In House Training, dll untuk
menghasilkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
b. Atau dalam program Pengembangan kurikulum: menjalin kerjasama dan
mengoptimasikan warga sekolah dalam membuat pemetaan SK,KD,dll;
membuat silabus, membuat RPP, membuat model-model penilaian, dll melalui
workshop, IHT, dll untuk menghasilkan domkumen kurikulum sekolah.
c. Dalam program Pengembangan srapras, bahan ajar, sumber belajar, dan
media pembelajaran: menjalin kerjasama dengan pihak lain dan
mengoptimasikan SDM sekolah untuk mengembangkan, melengkapi,
menambah, dsb dalam rangka memenuhi standar sarpras dan media
pembelajaran sekolah;
d. Dan sebagainya sesuai dengan karakteristik program dan kondisi
sekolahnya.

E. INDIKATOR KEBERHASILAN

Merupakan hasil-hasil pencapaian pelaksanaan program atau sebagai “indikator-


indikator kunci keberhasilan”, baik kuantitas maupun kualitas yaitu dari program-
program strategis yang direncanakan sesuai dengan standar nasional pendidikan.
Hasil-hasil yang diharapkan adalah tingkat pencapaian tujuan dan program
strategis seperti yang telah dirumuskan sebelumnya.

Contoh:
a. ”Terealisasinya/tercapainya/terpenuhinya SKL SMP
b. ”Terealisasinya/tercapainya/terpenuhinya standar isi
c. ”Terealisasinya/tercapainya/terpenuhinya standar proses
d. ”Terealisasinya/tercapainya/terpenuhinya standar tenaga pendidik dan
kependidikan
e. ”Terealisasinya/tercapainya/terpenuhinya sarana dan prasarana

46
Pedoman & Program – Program Sekolah

f. ”Terealisasinya/tercapainya/terpenuhinya standar pengelolaan


g. ”Terealisasinya/tercapainya/terpenuhinya keuangan dan pembiayaan yang
memadai
h. ”Terealisasinya/tercapainya/terpenuhinya standar penilaian
i. ”Terealisasinya/tercapainya/terpenuhinya pengemangan budaya dan
lingkungan sekolah

Catatan:
Perlu ditambahkan bahwa hasil yang diharapkan agar memuat apa yang
dihasilkan, kapan dicapai, dan tahapan pencapaian. Hasil-hasil yang dirumuskan
di sini juga bisa disusun lebih rinci sama substansinya dengan rumusan program
strategis yang telah disusun di atas.
Secara ringkas dapat juga ditabulasikan sebagai berikut:

Rencana Pelaksanaan Program :


No Program Kondis Tahun I Tahun II Tahun III Tahun IV
i Awal
A. PENGEMBANGAN STANDAR ISI
1. Pengembangan ............... ............... ............... ................
Buku-1 KTSP . .. ...
(Dokumen-1
KTSP)
2. Pengembangan
silabus
3. Pengembangan
RPP
4. Pengembangan
Bahan Ajar,
Modul, Buku, dan
sebagainya
5. Pengembangan
Panduan
Pembelajaran
6. Pengembangan
Panduan Evaluasi
Hasil Belajar
7. Dll
B. PEMENUHAN STANDAR PROSES
1. Pemenuhan
persiapan
pembelajaran
2. Pemenuhan
persyaratan
pembelajaran
3. Peningkatan
pelaksanaan

47
Pedoman & Program – Program Sekolah

pembelajaran
4. Peningkatan
pelaksanaan
penilaian
pembelajaran
5. Peningkatan
pengawasan
proses
pembelajaran
6. Dll

C. PENINGKATAN SKL
1. Peningkatan
prestasi bidang
akademik
2. Peningkatan
prestasi bidang
non akademik
3. Peningkatan
jumlah kelulusan
4. Peningkatan
jumlah yang
melanjutkan studi
5. Dll
D...................................
.dst

F. SUPERVISI, MONITORING DAN EVALUASI

1. Ingat: Program ini merupakan bagian TIDAK TERPISAHKAN dari program


standar pengelolaan
2. Supervisi, monitoring dan evaluasi ini merupakan salah satu rencana program
strategis selama empat tahun untuk melaksanakan di sekolahnya. Terutama
ditujukan untuk mengetahui kinerja sekolah, guru, dan tenaga kependidikan
lainnya, serta untuk mengetahui kecukupan unsur-unsur sekolah lainnya sudah
memenuhi/sesuai dengan SNP atau belum.
3. Substansi a.l.: minimal 8 SNP dan satu aspek pendidikan (budaya dan
lingkungan sekolah)
4. Dilakukan oleh kepala sekolah atau tim yang dibentuk sekolah
5. Bisa membuat atau mengadopsi instrumen dari berbagai instrumen yang ada
seperti instrumen akreditasi atau lainnya yang relevan.
6. Bisa melakukan kerjasama dengan pihak lain (eksternal)

48
Pedoman & Program – Program Sekolah

Contoh program Supervisi dan Monev selama empat tahun:


1. “Mewujudkan monitoring dan evaluasi penyelenggaraan pendidikan dan hasil-
hasilnya”
2. Mewujudkan supervisi klinis (membuat instrumen, memvalidasi, melaksanakan,
menganalisis, membuat laporan, tindak lanjutnya)
3. Mewujudkan supervisi klinis CTL, dan lainnya
4. Mewujudkan evaluasi kinerja sekolah (internal)- akhir tahun (menetukan tim,
membuat instrumen, memvalidasi, melaksanakan, menganalisis, membuat
laporan, tindak lanjutnya)
5. Dll

Bentuk Program:
1. Pemenuhan Supervisi Sekolah
2. Pemenuhan Monitoring Pelaksanaan Program Sekolah
3. Pemenuhan Evaluasi Kinerja Sekolah
4. Pemenuhan Evaluasi Kinerja Guru dan tenaga kependidikan lainnya

BAB IV
RINCIAN PENGGUNAAN DANA

A. JADWAL KEGIATAN
Ketentuan:
a. dibuat per minggu per bulan dalam satu tahun
b. dimasukkan semua program yang telah ditulis sebelumnya
c. Ingat kalender pendidikan
d. Dll

B. RENCANA PEMBIAYAAN

1. Pembiayaan program dibuat dalam bentuk RAPBS. Pembiayaan untuk 4 tahun,


tiap tahunnya dapat dibuat rinci dari berbagai sumber atau langsung perkiraan

49
Pedoman & Program – Program Sekolah

totalnya dari berbagai sumber. Ingat bahwa semua perolehan dana dari semua
sumber dimasukkan dalam RKAS-1
2. Pada kolom program, tinggal memasukkan program – program strategis yang
telah dibuat sebelumnya
3. Bisa dibuat tabulasi atau bentuk lain yang informatif dan jelas
4. Sangat dimungkinkan satu program strategis dapat dibiayai dari lebih satu
sumber dana (pembiayaan saling melengkapi atau subsidi silang) dengan tetap
mengacu kepada peraturan masing-masing yang berlaku.
5. Semua program strategis harus dimasukkan dalam RAPBS
6. Termasuk komponen yang dimasukkan ke dalam kolom program adalah seperti:
langganan jasa dan daya, keperluan sehari-hari, pemeliharaan gedung dan ruang
serta inventaris, pengadaan sarana kantor/pendidikan, dll.
7. Contoh format RAPBS untuk 4 tahun sebagai berikut:
Lampiran Buku II

RENCANA ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA SEKOLAH (RAPBS)


4 TAHUN
TAHUN AJARAN ....................

TAHUN DAN SUMBER DANA


STRATEGIS
PROGRAM-
PROGRAM

DST
SAMPAI
TAHUN I TAHUN II
DENGA
N TH IV

50
.....

......
.......
studi

… DST
jumlah
prestasi

............. dst
kelulusan
akademik
akademik

Peningkatan
Peningkatan
Peningkatan

kelanjutan
Peningkatakn

JUMLAH (RP)
prestasi non

3……...............
2……...............
1……...............
SSN
PUSAT

A. PENINGKATAN SKL
BOS

Mengetahui/Menyetujui
Kepala Dinas Pendidikan
.......................
....................... PROVINSI
....................... KAB/KOTA

B. PENGEMBANGAN STANDAR ISI


....................... KOMITE SEKOLAH

....................... LAINNYASUMBER DANA

51
....................... .......................

....................... .......................

Komite Sekolah
....................... .......................

....................... .......................
....................... .......................

...................... ......................

..................... ....................

Kepala Sekolah
..................... ....................

.................... 20........
..................... ....................
Pedoman & Program – Program Sekolah

.................... JUMLAH (RUPIAH)


Pedoman & Program – Program Sekolah

Kab/kota

(..............................) (..............................) (..............................)

52
Pedoman & Program – Program Sekolah

PROGRAM PENYELENGGARAAN
PELAKSANAAN UJIAN AKHIR
SEMESTER GANJIL

SEKOLAH ......................
TAHUN PELAJARAN 20...../20.....

DISUSUN OLEH :
PANITIA PENYELENGGARAAN
UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL
TAHUN PELAJARAN 20...../20.....

PEMERINTAH KABUPTEN ................................


DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA
SEKOLAH ......................
Jl. .............................  (............) .....................
Kab. ......................

53
Pedoman & Program – Program Sekolah

54
Pedoman & Program – Program Sekolah

DAFTAR ISI

Kata pengantar ………………………………………………………………

Daftar Isi ………………………………………………………………………

BAB I PENDAHULUAN…………………………………………………

A. LATAR BELAKANG.……………………………………

B. DASAR HUKUM…………………………………………

C. TUJUAN .…………………………………………………

D. SASARAN ………………………………………………

E. SISTEMATKA PENULISAN ……………………………

BAB II PENGORGANISASIAN.…………………………………………

A. ORGANIGRAM.…………………………………………

B. SUSUNAN PANITIA …………….....……………………

C. URAIAN TUGAS …………………………………………

D. REKAPITULASI PESERTA ……………………………

E. DAFTAR PENGAWAS …………………………………

F. DAFTAR PEMERIKSA ...………………………………

BAB III KEGIATAN UJIAN AKHIR ......…………………………………

A. URAIAN KEGIATAN ……………………………………

B. JADWAL ULANGAN ..…………………………………

BAB IV PEMBIAYAAN ....………………………………………………

BAB V PENUTUP..………………………………………………………

55
Pedoman & Program – Program Sekolah

A. KESIMPULAN.……………………………………………

B. SARAN.……………………………………………………

LAMPIRAN-LAMPIRAN

56
Pedoman & Program – Program Sekolah

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami sampaikan kehadirat Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha
Penyayang atas perkenan-Nya penyusunan Program UJIAN AKHIR SEMESTER
GANJIL Tahun Pelajaran 20..../20...dapat diselesaikan sesuai dengan target, yang
memuat langkah kerja dan berkas-berkas yang sangat diperlukan demi sukesnya
pelaksanaan Ujian Akhir Semester Ganjil di.......................

Arus informasi, komunikasi dan koordinasi harus selalu kita buka lebar dengan
penuh keterbukaan, saling memperbaiki kelemahan dan saling mendukung kelebihan
yang ada pada masing-masing diri kita. Insya Allah melalui itu kita dapat membentuk
suatu team work yang inovatif, kreatif dan kredibel dalam menunjang sukesnya proses
maupun produk UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL.

Akhirnya, mudah-mudahan segala bentuk pikiran dan amal perbuatan yang akan
kita sumbangkan dalam pelaksanaan UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL
di ...................... disertai dengan penuh keikhlasan hanya karena Allah, bukan karena
tujuan yang lainnya. Hanya kepada Allah kita dikembalikan segalanya, semoga menjadi
amal soleh sebagai bekal kehidupan pada masa yang akan datang. Amiin.

............., .................. 20.......


Kepala ...…………………….,

………………………….........

NIP. ……………………........

57
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL merupakan evaluasi awal bagi siswa kelas X, XI
dan XII yang telah menempuh rangkaian program pembelajaran pada semester
Ganjil yang diamanatkan kurikulum, sehingga pelaksanaan Ujian Akhir Semester
Ganjil tahun pelajaran 20..../20...dapat dijadikan sebagai barometer untuk
mengetahui tercapai atau tidaknya target kurikulum di SMA ....................... Oleh
karena itu, pelaksanaan Ujian Akhir Semester Ganjil tahun pelajaran
20..../20...merupakan kegiatan yang sangat penting baik bagi siswa maupun
sekolah.

B. DASAR HUKUM
Sebagai pijakan penyelenggaraan Ujian Akhir Semester Ganjil Tahun Pelajaran
20..../20...adalah :

 Undang-undang Nomor 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional;


o Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah;

o Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 1990 tentang Sistem Pendidikan


Menengah;

 Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2000 tentang Kewenangan Pemerintah dan


Kewenangan Propinsi Daerah Otonomi;
3. Peraturan Pemerintah No 19 tahun 2005 tentang Standar Pendidikan Nasional;
4. Kalender Pendidikan tahun 2009/2010;
5. Program Kerja Sekolah SMAN 1 Gununghalu 2009/2010;

C. TUJUAN
1. Sebagai barometer pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar di
SMA .......................

58
Pedoman & Program – Program Sekolah

2. Sebagai umpan balik bagi sekolah untuk pedoman pelaksanaan Kegiatan Belajar
Mengajar tahun berikutnya.
3. Mengukur daya serap siswa dalam pelaksanaan proses mengajar.
4. Mengukur keberhasilan sekolah dalam pelaksanaan Kbm Di SMA ......................
kelas X, XI, dan XII.

D. SASARAN
Seluruh siswa kelas X, XI, dan XII SMA ...................... Tahun Pelajaran 20...../20......

E. SISTEMATIKA PENULISAN
Kata Pengantar

Daftar Isi

BAB I PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
B. SUMBER HUKUM
C. TUJUAN
D. SASARAN
E. SISTEMATIKA PENULISAN

BAB II PENGORGANISASIAN

A. ORGANIGRAM
B. SUSUNAN PANITIA
C. URAIAN TUGAS PANITIA
D. REKAPITULASI JUMLAH PESERTA
E. DAFTAR PENGAWAS UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL
F. DAFTAR PEMERIKSA UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL

BAB III KEGIATAN UJIAN AKHIR

A. URAIAN KEGIATAN

59
Pedoman & Program – Program Sekolah

B. JADWAL UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL

BAB IV PEMBIAYAAN

A. RENCANA PEMASUKAN
B. RENCANA PENGELUARAN

BAB V PENUTUP

LAMPIRAN-LAMPIRAN

60
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB II

PENGORGANISASIAN

A. ORGANIGRAM
PENANGGUNG
JAWAB

KETUA

SEKRETARIS BENDAHARA

SIE SIE SIE SIE


PENGGAND PERSIAPAN PELAKSANA PEMBANTU
AAN /TEMPAT AN UMUM

PEMBANTU UMUM

B. SUSUNAN PANITIA

Penanggung jawab : KEPALA SEKOLAH

Koordinator : WAKASEK

Ketua : ………………………….

Sekretaris : ………………………….

Bendahara : ………………………….

61
Pedoman & Program – Program Sekolah

Koor. Adminstrasi : ………………………….

Anggota : ………………………….

………………………….

………………………….

………………………….

………………………….

………………………….

………………………….

C. URAIAN TUGAS

a. Ketua

1. Menandatangani semua bahan Ujian Akhir Semester Ganjil


SMA.................... Tahun Pelajaran 20...../20.....

2. Membuat/menetapkan Surat Keputusan Panitia Penyelenggaraan

 Memimpin Rapat Panitia

 Menetapkan anggaran pelaksanaan Ujian Akhir Semester Ganjil

 Menetapkan Peserta Ujian Akhir Semester Ganjil

 Menetapkan Pengawas Ujian Akhir Semester Ganjil

 Bertanggung jawab terhadap pelaksanaan dan pelaporan Ujian Akhir


Semester Ganjil di SMA ......................

b. Sekretaris

 Membuat Program Pelaksanaan Ujian Akhir Semester Ganjil

 Membuat Daftar Pengawas

 Membuat Daftar Daftar Hadir Panitia

 Membuat Daftar Hadir Peserta

62
Pedoman & Program – Program Sekolah

 Membuat Format Berita Acara Pelaksanaan Ujian Akhir Semester Ganjil

 Membuat Kartu Peserta Ujian Akhir Semester Ganjil

 Membuat Tata Tertib Peserta

 Membuat Tata Tertib Pengawas

 Membuat Jadwal Ulangan Ujian Akhir Semester Ganjil

 Membuat Jadwal Ujian Akhir Semester Genap Genap Susulan

 Membuat Format Daftar Nilai Ujian Akhir Semester Ganjil

 Menyediakan bahan Rapat-rapat

 Mencatat Kesimpulan Rapat

 Membuat Jadwal Pengawasan

 Membuat Jadwal Pemeriksaan

 Membuat Denah Tempat Duduk Peserta

 Membuat Daftar Peserta setiap Ruang

 Mendokumentasikan/mengarsipkan administrasi Ujian Akhir Semester


Ganjil

 Merekap Nilai Ujian Akhir Semester Ganjil

 Melaporkan semua kegiatan kepada Ketua

 Menjaga kerahasiaan dokumen negara

 Bersama-sama dengan Ketua bertanggung jawab terhadap jalannya


pelaksanaan Ujian Akhir Semester Ganjil

c. Bendahara

1. Membuat perencanaan anggaran pelaksanaan Ujian Akhir Semester


Ganjil

63
Pedoman & Program – Program Sekolah

2. Mendistribusikan keuangan Semester sesuai mata anggaran


3. Bertanggung jawab terhadap pengeluaran anggaran
4. Membuat laporan tentang keuangan
d. Seksi Penggandaan

1. Membuat format-format administrasi Ujian Akhir Semester Ganjil .


2. Memperbanyak dokumen yang diperlukan dalam jumlah besar
3. Mengepak soal Mid Tes yang dibuat oleh sekolah.
4. Menjaga kerahasiaan dokumen negara.
5. Menerima konsep administrasi Ujian Akhir Semester Ganjil

e. Seksi Ruang/Tempat

1. Membuat denah lokasi ujian


2. Menyebarkan peserta di tiap-tiap ruang
3. Membuat nomor peserta
4. Menempelkan nomor peserta pada tempat duduk
5. Menempelkan nomor peserta pada pintu.
6. Mengendalikan kebersihan ruang Ujian Akhir Semester Ganjil .
7. Mengganti nomor tempat duduk peserta yang rusak.

f. Seksi Pelaksanaan

1. Menertibkan ruang panitia dan ruang pengawas


2. Membuat nomor ruang serta atribut lainnya
3. Mempersiapkan amplop soal dan lembar jawaban di ruang pengawas
4. Mengedarkan daftar hadir pengawas/setiap jam pelajaran
5. Merekap kehadiran peserta setiap jam pelajaran
6. Menerima lembar jawab dari pengawas serta mengecek kebenarannya
jumlah lembar jawab
7. Mengarsipkan soal, berita acara dan daftar hadir peserta
8. Menyampaikan laporan setiap akhir jam pelajaran Ujian Akhir Semester
Ganjil

64
Pedoman & Program – Program Sekolah

9. Bertanggung jawab atas kerahasiaan dokumen negara


10. Bertanggung jawab atas keamanan dan ketertiban pelaksanaan Ujian
Akhir Semester Ganjil
D. REKAPITULASI PESERTA UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL

TAHUN ELAJARAN .............

a. Jumlah Peserta
NO KELAS L P JUMLAH
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
JUMLAH

65
Pedoman & Program – Program Sekolah

b. Penyebaran
RUANG
Kls Jml
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

JML

66
Pedoman & Program – Program Sekolah

E. DAFTAR PENGAWAS UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL

GURU MATA
NO NAMA ALAMAT
PELAJARAN
1 ………………………….

2 ………………………….

3 ………………………….

4 ………………………….

5 ………………………….

6 ………………………….

7 ………………………….

8 ………………………….

9 ………………………….

10 ………………………….

11 ………………………….

12 ………………………….

13 ………………………….

14 ………………………….

15 ………………………….

16 ………………………….

17 ………………………….

18 ………………………….

19 ………………………….

67
Pedoman & Program – Program Sekolah

F. DAFTAR PEMERIKSA UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL

NO NAMA MATA PELAJARAN KELAS


1 ………………………….

2 ………………………….

3 ………………………….

4 ………………………….

5 ………………………….

6 ………………………….

7 ………………………….

8 ………………………….

9 ………………………….

10 ………………………….

11 ………………………….

12 ………………………….

13 ………………………….

14 ………………………….

15 ………………………….

16 ………………………….

17 ………………………….

18 ………………………….

68
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB III

KEGIATAN UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL

TAHUN PELAJARAN 20...../20.....

A. URAIAN KEGIATAN

PELAKSAN PEN
NO WAKTU NAMA KEGIATAN
A JAWAB
A. PERSIAPAN

1 Pembentukan PANRA UJIAN Kepsek Kepsek


AKHIR SEMESTER GANJIL

Pembuatan Program Kerja


2 Sekretaris Kepsek
Pembuatan SK PANRA
3 Kepsek Kepsek
Rapat PANRA Ujian Akhir
4 Wakasek Kepsek
Semeser Genap Kurikulum
 Pembuatan format PANRA
5 Kepsek
administrasi Ulangan
6  Pembagian/Penyebara
n peserta ke tiap-tiap PANRA Kepsek
ruangan
 Pembentukan jadwal
PANRA
7 mata pelajaran Kepsek

8  Pembagian daftar
pengawas TU/PANRA Kepsek
 Pembuatan denah
PANRA
9 Kepsek
tempat duduk peserta
10  Pembuatan denah
lokasi penyelenggaraan PANRA Kepsek
 Evaluasi persiapan

69
Pedoman & Program – Program Sekolah

11  Membereskan ruangan Kepsek


panitia dan ruangan
12 PANRA Kepsek
peserta
PANRA Kepsek
B. Tahap Penyelesaian
Kepsek
 Pelaksanaan Ujian
13 Praktek
 Pelaksanaan Ulangan Guru Penj
Akhir Semester Genap
14 PANRA Kepsek
 Ulangan Susulan
15  Pemeriksaan Mata Kepsek

16 Pelajaran yang di
ulangankan
PANRA
 Pengolahan nilai Ulangan
17 Guru Matpel Kepsek
 Penerimaan daftar nilai
18 Ulangan Akhir Semester Guru Matpel Kepsek
Genap Wakasek
 Penulisan Buku Laporan Kurikulum
19 Kepsek
Pendidikan
Wali kelas
 Rapat Pleno Kenaikan Kepsek

20  Pembagian Buku Kepsek


Laporan Pendidikan Wakasek
21
kepada siswa
Kepsek
C. Tahap Akhir
Kepsek
 Pembuatan Laporan
22  Rapat pembubaran

23 Panitia

24

70
Pedoman & Program – Program Sekolah

B. JADWAL UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL

HARI/ KELAS
NO JAM KE WAKTU
TANGGAL

BAB V

71
Pedoman & Program – Program Sekolah

PENUTUP

A. KESIMPULAN

Keberhasilan atas kesuksesan pelaksanaan penyelenggaraan Ulangan Umum


SEMESTER GENAP Tahun Pelajaran 20..../20...di ......................... bukanlah
keberhasilan pribadi/perorangan melainkan keberhasilan semua komponen yang
ada di ......................., oleh sebab itu kerja keras semua pihak akan menentukan
sukses tidaknya penyelenggaraan ini.

Kesabaran, ketekunan dan tanggung jawab serta kebersamaan Panitia


Penyelenggara sangat diharapkan, karena tanpa semua itu mustahil harapan dan
cita-cita kita bisa terwujud. Lain dari pada itu petunjuk dan bimbingan Kepala Dinas
Pendidikan Kabupaten Bandung serta Pengawas Pembina juga sangat
menentukan keberhasilan penyelenggaraan Mid Tes ini, oleh karena itu kami
mohon kritik, saran dan partisipasinya terhadap penyelenggaraan Mid Tes ini
di ....................... Tahun Pelajaran 20..../20...sangat dinantikan untuk perbaikan
pelaksanaan Ujian di masa yang datang.

B. SARAN

1. Kepada semua panitia penyelenggara agar memahami program kerja ini


sebagai acuan dalam bekerja.
2. Komitmen terhadap suatu keputusan adalah modal suksesnya
penyelenggaraan Mid Tes.
3. Kepada pihak-pihak terkait sampaikan saran dan pendapat agar pelaksanaan
ujian di ....................... sukses.
4. Bertindaklah sesuai dengan aturan-aturan yang telah ditetapkan.

DAFTAR LAMPIRAN

72
Pedoman & Program – Program Sekolah

1. SK PANITIA PELAKSANA ULANGAN AKHIR SEMESTER GENAP TAHUN


PELAJARAN 20...../20.....
2. SURAT TUGAS ULANGAN AKHIR SEMESTER GENAP
3. JADWAL ULANGAN ULANGAN AKHIR SEMESTER GENAP
4. BERITA ACARA PENYELENGGARAAN ULANGAN AKHIR SEMESTER
GENAP
5. DAFTAR PENERIMAAN DAN PENYERAHAN NASKAH SOAL
6. TUGAS PENGAWAS ULANGAN AKHIR SEMESTER GENAP
7. TATA TERTIB PESERTA ULANGAN AKHIR SEMESTER GENAP
8. DAFTAR HADIR PENGAWAS ULANGAN AKHIR SEMESTER GENAP
9. DAFTAR HADIR PANITIA ULANGAN AKHIR SEMESTER GENAP
10. NOMOR BANGKU ULANGAN AKHIR SEMESTER GENAP
11. DENAH TEMPAT DUDUK PESERTA ULANGAN AKHIR SEMESTER
GENAP
12. DAFTAR HADIR PESERTA KOLEKTIF ULANGAN AKHIR SEMESTER
GENAP
13. KARTU PESERTA ULANGAN AKHIR SEMESTER GENAP
14. DENAH LOKASI RUANGAN ULANGAN AKHIR SEMESTER GENAP
15. DAFTAR PESERTA YANG TIDAK MENGIKUTI TES UJIAN AKHIR
SEMESTER GANJIL

73
Pedoman & Program – Program Sekolah

PROGRAM PENGAWAS SEKOLAH


KOTA .............
TAHUN PELAJARAN 20...../20.....

DISUSUN
PENGAWAS SEKOLAH
KOTA ………….

PEMERINTAH KOTA ………….


DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA
TAHUN 20…………

74
Pedoman & Program – Program Sekolah

75
Pedoman & Program – Program Sekolah

HALAMAN PENGESAHAN

Program Tahunan Pengawasan Sekolah KOTA .............Tahun Pelajaran 20..../20....


ini disusun sebagai pedoman pelaksanaan tugas kepengawasan pada lingkungan

Disdikpora Kota ..............

DISAHKAN
Pada hari :
Tanggal : ......... 20........

a/n Kepala Disdikpora Korwas


KOTA ............. Kota ...............
Ka.Bid.Dikmenum

............................ ..............................
NIP. NIP.

KATA PENGANTAR

76
Pedoman & Program – Program Sekolah

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 12 tahun 2007 tentang Standar


Pengawas Sekolah/Madrasah berisi standar kualifikasi dan kompetensi pengawas
sekolah. Standar kompetensi memuat seperangkat kemampuan yang harus dimiliki dan
dikuasai pengawas sekolah untuk dapat melaksanakan tugas pokok, fungsi dan
tanggung jawabnya.

Ada enam dimensi kompetensi yang harus dikuasai pengawas sekolah yakni: (a)
kompetensi kepribadian, (b) kompetensi supervisi manajerial, (c) kompetensi supervisi
akademik, (d) kompetensi evaluasi pendidikan, (e) kompetensi penelitian dan
pengembangan, dan (f) kompetensi sosial.

Sebagai pedoman pelaksanaan tugas kepengawasan perlu disusun Program


Kepengawasan dalam jangka waktu satu tahun pelajaran yang selanjutnya dikenal
dengan Program Tahunan yang terdiri dari kegiatan penilaian, pembinaan, dan
pemantauan terutama menyangkut dimensi kompetensi supervisi manajerial, supervisi
akademik, evaluasi pendidikan.

Atas tersusunnya Program Tahunan Pengawas Sekolah KOTA .............ini kami


sampaikan terima kasih kepada Kepala Dinas Pendidikan KOTA .............atas
pengarahan yang diberikannya sehingga terwujud pedoman kerja untuk satu tahun.

Dalam penyusunan ini sumber daya secara kolaboratif telah kami manfaatkan
semaksimal mungkin, namun demikian masih banyak kekurangn dan kelemahan yang
terdapat dalam program kepengawasan ini. Untuk itu diperlukan masukan dan kritik dari
pihak terkait sehingga program kepengawasan pada tahun mendatang lebih bisa
disempurnakan.

.............., ............. 20...........


Korwas Kota ..............

.............................................
NIP.

DAFTAR ISI Hal

77
Pedoman & Program – Program Sekolah

HALAMAN JUDUL .........................................................................................


HALAMAN PENGESAHAN ............................................................................
KATA PENGANTAR .......................................................................................
DAFTAR ISI .....................................................................................................
BAB I : PENDAHULUAN …………………………………….…………..
A. Latar belakang ………………………………….………………
B. Landasan (Dasar Hukum) ……………………….……………..
C. Visi, Misi, dan Strategi Pengawasan ……………….………….
D. Tujuan dan Sasaran Pengawasan ……………………....………
E. Ruang Lingkup Pengawasan ………………………….……….
BAB II : IDENTIFIKASI HASIL PENGAWASAN DAN …….…………
KEBIJAKAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN …….……….
 Deskripsi Hasil Pengawasan ……………………….………….
 Masalah dalam Pengawasan ……………………….………….
 Kebijakan dalam Bidang Pendidikan …………….……………
BAB III : DESKRIPSI PROGRAM PENGAWASAN ................................
a. Program Pembinaan ...................................................................
1. Supervisi Manajerial ..............................................................
2. Supervisi Akademik ..............................................................
b. Program Penilaian ......................................................................
c. Program Pemantauan .................................................................
d. Jadwal Program Tahunan Pengawas Sekolah ............................
BAB IV : PENUTUP .......................................................................................
A. Simpulan ................................................................................
B. Saran ...........................................................................................

78
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang pengawas sekolah
adalah Kompetensi Supervisi Manajerial. Pengawas sekolah adalah tenaga
kependidikan profesional yang berfungsi sebagai unsur pelaksana supervisi
pendidikan yang mencakup supervisi akademik dan supervisi manajerial. Supervisi
akademik terkait dengan tugas pembinaan guru dalam meningkatkan kualitas proses
pembelajaran. Supervisi manajerial terkait dengan tugas pembinaan kepala sekolah
dan tenaga kependidikan lainnya dalam aspek pengelolaan dan administrasi
sekolah.

Ragam kegiatan dalam rangka pelaksanaan tugas pokok dan fungsi pengawas
sekolah meliputi:

C. Pelaksanaan analisis kebutuhan pengembangan sekolah


D. Penyusunan program kerja pengawasan sekolah
E. Penilaian kinerja kepala sekolah, kinerja guru, dan kinerja tenaga kependidikan
lain (TU, Laboran, dan pustakawan).
F. Pembinaan kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan lainnya.
G. Pemantauan kegiatan sekolah serta sumber daya pendidikan yang meliputi
kepemimpinan, pengembangan sarana belajar, prasarana pendidikan, biaya, dan
lingkungan sekolah.
H. Pengolahan dan analisis data hasil penilaian, pemantauan, dan pembinaan.
I. Evaluasi proses dan hasil pengawasan.
J. Penyusunan laporan hasil pengawasan.
K. Penyusunan rencana perbaikan mutu.
L. Tindak lanjut hasil pengawasan untuk pengawasan berikutnya.

Seluruh kegiatan tersebut dilaksanakan dalam suatu siklus secara


periodik yang merupakan rangkaian tugas kepengawasan.

Kegiatan pengawasan sekolah diawali dengan penyusunan program kerja


yang dilandasi oleh hasil pengawasan pada tahun sebelumnya. Dengan
berpedoman pada program kerja yang disusun, dilaksanakan kegiatan inti

79
Pedoman & Program – Program Sekolah

pengawasan meliputi penilaian, pembinaan, dan pemantauan pada setiap


komponen sistem pendidikan di sekolah binaannya. Pada tahap berikutnya
dilakukan pengolahan dan analisis data hasil penilaian, pembinaan, dan
pemantauan dilanjutkan dengan evaluasi hasil pengawasan dari setiap sekolah
dan dari semua sekolah binaan. Berdasarkan hasil analisis data, disusun laporan
hasil pengawasan yang menggambarkan sejauh mana keberhasilan tugas
pengawas dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil pendidikan di sekolah
binaannya. Sebagai tahap akhir dari satu siklus kegiatan pengawasan sekolah
adalah menetapkan tindak lanjut untuk program pengawasan tahun berikutnya.
Tindak lanjut pengawasan diperoleh berdasarkan hasil evaluasi komprehensif
terhadap seluruh kegiatan pengawasan dalam satu periode.

B. Landasan Hukum

1. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional;


2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005, tentang Standar Nasional
Pendidikan;
3. Surat Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik
Indonasia dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 0322/0/1986
dan Nomor 38 tahun 1986, tentang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional
Pengawas Sekolah;
4. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor
020/U/1998, tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Jabatan Fungsional
Pengawas Sekolah dan Angka Kreditnya;
5. Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 91/M.PAN/10/2001,
tentang Jabatan Fungsional Pengawas Sekolah dan Angka Kreditnya;
6. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 22 Tahun
2006, tentang Standar Isi;
7. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 23 Tahun
2006, tentang Standar Kompetensi Lulusan;
8. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 12 Tahun
2007, tentang Standar Pengawas Sekolah/Madrasah;

80
Pedoman & Program – Program Sekolah

9. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 13 Tahun


2007, tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah;
10. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 16 Tahun
2007, tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru;
11. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 19 Tahun
2007, tentang Standar Sarana dan Prasarana;
12. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 20 Tahun
2007, tentang Standar Penilaian Pendidikan;
13. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 24 Tahun
2007, tentang Standar Pengelolaan;
14. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 41 Tahun
2007, tentang Standar Proses;
15. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 24 Tahun
2008, tentang Standar Kompetensi Tenaga Administrasi Sekolah/Madrasah;
16. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 25 Tahun
2008, tentang Standar Kompetensi Tenaga Perpustakaan Sekolah/Madrasah;
17. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 26 Tahun
2008, tentang Standar Kompetensi Tenaga Laboratorium Sekolah/Madrasah;

C. Visi dan Misi Pendidikan Nasional


1. Visi
Terwujudnya sistem pendidikan sebagai pranata sosial yang kuat dan berwibawa
untuk memberdayakan semua warga negara Indonesia agar berkembang
menjadi manusia yang berkualitas sehingga mampu dan proaktif menjawab
tantangan zaman yang selalu berubah.
Sejalan dengan visi Pendidikan Nasional tersebut, Depdiknas berhasrat untuk
pada tahun 2025 menghasilkan : ”INSAN INDONESIA CERDAS DAN
KOMPETETIF ”, (insan kamil / insan paripurna).
2. Misi
a. Mengupayakan perluasan dan pemerataan kesempatan memperoleh
pendidikan yang bermutu bagi seluruh rakyat Indonesia;

81
Pedoman & Program – Program Sekolah

b. Membantu dan memfasilitasi pengembangan potensi anak bangsa secara


utuh sejak usia dini sampai akhir hayat dalam rangka mewujudkan
masyarakat belajar;
c. Meningkatkan kesiapan masukan dan kualitas proses pendidikan untuk
mengoptimalkan pembentukan kepribadian yang bermoral;
d. Meningkatkan keprofesionalan dan akuntabilitas lembaga pendidikan sebagai
pusat pembudayaan ilmu pengetahuan, keterampilan, pengalaman, sikap,
dan nilai berdasarkan standar nasional dan global;
e. Memberdayakan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan
berdasarkan prinsip otonomi dalam konteks Negara Kesatuan RI.

Selaras dengan Misi Pendidikan Nasional tersebut, Depdiknas untuk tahun


20..../20....menetapkan Misi sebagai berikut: ”MEWUJUDKAN PENDIDIKAN
YANG MAMPU MEMBANGUN INSAN INDONESIA CERDAS KOMPREHENSIF
DAN KOMPETITIF”.

D. Tujuan dan Sasaran Pengawasan


1. Tujuan Pengawasan
a. Mewujudkan Pengawas Sekolah dalam menyusun program semesteran.
b. Memberikan arah yang jelas bagi kegiatan pengawasan dalam rangka
pembinaan, penilaian, dan pemantauan satuan pendidikan
c. Merancang dan mengelola waktu kegiatan pengawasan untuk mencapai hasil
yang diharapkan
d. Meningkatkan pembinaan kepada satuan pendidikan baik aspek manajerial
maupun akademik
e. Menetapan acuan dalam penyusunan instrumen supervisi manajerial dan
akademik untuk dipergunakan secara menyeluruh di semua jenjang
pendidikan baik oleh pengawas maupun kepala sekolah
f. Melaksanakan supervisi dengan menggunakan instrumen yang telah
dibakukan untuk semua sekolah/madrasah binaan
g. Membina sekolah secara periodik dan terencana untuk mencapai standar
nasional pendidikan

82
Pedoman & Program – Program Sekolah

h. Membina secara khusus sesuai standar yang ditentukan terhadap Sekolah


Standar Nasional (SSN/RSKM), Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal
(PBKL) dan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI)
i. Melakukan pembinaan terhadap Kelompok Kerja Guru (KKG) dan
Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) untuk meningkatkan profesional
akademiknya melalui Lesson Study secara terprogram
j. Meningkatkan implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)
dalam rangka meningkatkan standar mutu lulusan.
k. Melakukan pembinaan terhadap Musyawarah Guru Pembimbing (MGP) untuk
meningkatkan kemampuan profesional melalui pelaksanaan layanan dalam
kolaborasi kelompok secara terprogram.
l. Meningkatkan kinerja sekolah dalam meningkatkan sistem penjaminan mutu
pengelolaan dan proses.

2. Sasaran Pengawasan
Sasaran pengawasan adalah satuan pendidikan untuk semua jenjang mulai dari
TK/RA, SD/MI, SMP/......., SMA/MA, dan SMK di Kota .............. Adapun sasaran
operasional yang ada di masing-masing satuan pendidikan meliputi :
a. Kepala Sekolah (manajerial dan akademik)
b. Pendidik (guru kelas, guru rumpun mata pelajaran, guru mata pelajaran, guru
muatan lokal dan pelatih pengembangan diri) dalam pengawasan akademik.
c. Tenaga Kependidikan yang lain (tenaga administrasi, tenaga perpustakaan,
tenaga laboratorim, tanaga kebersihan, dan tenaga keamanan)

E. Ruang Lingkup Pengawasan


Berdasarkan jangka waktunya atau periode kerjanya, program pengawasan
sekolah terdiri atas: (a) program pengawasan tahunan, dan (b) program
pengawasan semester. Program pengawasan tahunan disusun dengan cakupan
kegiatan pengawasan pada semua sekolah di tingkat kabupaten/kota dalam kurun
waktu satu tahun. Program pengawasan tahunan disusun dengan melibatkan
sejumlah pengawas dalam satu Kota .............. Program pengawasan semester
merupakan penjabaran program pengawasan tahunan pada masing-masing sekolah

83
Pedoman & Program – Program Sekolah

binaan selama satu semester. Program pengawasan semester disusun oleh setiap
pengawas sesuai kondisi obyektif sekolah binaannya masing-masing. Program
pengawasan sekolah adalah rencana kegiatan pengawasan yang akan dilaksanakan
oleh pengawas sekolah dalam kurun waktu (satu periode) tertentu.

Agar dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, pengawas sekolah harus


mengawali kegiatannya dengan menyusun program kerja pengawasan yang
terarah, dan berkaitan dengan hasil evaluasi kinerja pengawas pada periode
sebelumnya. Secara umum, program pengawasan sekolah mengandung hal-hal
pokok sebagai berikut:
1. Latar belakang
2. Tujuan pengawasan.
3. Profil sekolah binaan.
4. Deskripsi kegiatan pengawasan yang akan dilakukan.
5. Tahapan atau rangkaian kegiatan yang menunjukkan bagaimana masalah
dipecahkan serta bagaimana pekerjaan diselesaikan.

Berangkat dari tugas pokok pengawas satuan pendidikan, maka ruang lingkup
kegiatan dalam program pengawasan adalah sebagai berikut:
1. Penilaian kinerja yang akan dilakukan terhadap:
c. Kepala sekolah.
d. Pendidik (guru).
e. Tenaga kependidikan lain (tenaga administrasi, tenaga laboratorium, dan
tenaga perpustakaan).
2. Pembinaan yang akan dilakukan terhadap :
a. Organisasi sekolah dalam persiapan menghadapi akreditasi sekolah
b. Kepala sekolah dalam pengelolaan dan administrasi sekolah.
c. Guru dalam hal perencanaan, pelaksanaan dan penilaian proses pembe-
lajaran/bimbingan berdasarkan kurikulum yang berlaku
d. Tenaga kependidikan lain (tenaga administrasi, tenaga perpustakaan, tenaga
laboratorium).
e. Penerapan berbagai inovasi pendidikan/pembelajaran

84
Pedoman & Program – Program Sekolah

f. Pengawas pada jenjang di bawahnya dalam bentuk bimbingan untuk


melaksanakan tugas pokok kepengawasan.
3. Pemantauan yang akan dilakukan terhadap:
 Pengelolaan dan administrasi sekolah
 Pelaksanaan delapan standar nasional pendidikan
 Lingkungan sekolah
 Pelaksanaan ujian sekolah dan ujian nasional
 Pelaksanaan penerimaan siswa baru
 Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler
 Sarana belajar (alat peraga, laboratorium, perpustakaan).

4. Pengembangan program dalam penerapan SNP dan sistem penjaminan mutu


dalam mengembangkan perbaikan mutu berkelanjutan.

85
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB II

IDENTIFIKASI HASIL PENGAWASAN DAN KEBIJAKAN


PENDIDIKAN

 Deskripsi Hasil Pengawasan


o Hasil penilaian
 Penilaian Kinerja Kepala Sekolah
Penilaian terhadap kinerja Kepala Sekolah menggunakan instrumen yang
mengacu pada Standar Nasional Pendidikan (8 standar) yang mengacu dan
disesuaikan dengan Instrumen Akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional
Sekolah. Memperhatikan kinerja sekolah negeri, secara umum sudah cukup
baik walaupun masih banyak yang belum mencapai standar nasional. Namun
demikian karena pengembangan, pelaksanaan, dan evaluasi program
sebagai bagian dari usaha peningkatan mutu tidak pernah berakhir, maka
peningkatan dalam berbagai standar pengawasan masih harus berlanjut.

 Penilaian Kinerja Pendidik


Penilaian terhadap kinerja pendidik menggunakan Instrumen Penilaian
Kinerja Guru (IPKG) yang meliputi :
 IPKG-1 : perencanaan pembelajaran
 IPKG-2 : pelaksanaan pembelajaran
 IPKG-3 : penilaian proses dan hasil belajar
 IPKG-4 : analisis hasil penilaian
 IPKG-5 : tindak lanjut (perbaikan dan pengayaan)
 IPKG-6: Pengembangan prestasi siswa dalam tiap bidang studi.
 IPKG-7: pelaksanaan evaluasi diri sebagai bagian dari sistem
penjaminan mutu kinerja pendidik dan tenaga kependidikan
 IPKG-8:pengembangan karya ilmiah
 IPKG-9: peningkatan kompetensi berbahasa Inggris
 IPKG-10:peningkatan kompetensi dalam pendayagunaan TIK.

86
Pedoman & Program – Program Sekolah

Pelaksanaan pengawasan diarahkan pula pada pengurangan kesejangan


mutu sekolah negeri dan swasta terutama dalam membatasi pendidik yang
mengampu mata pelajaran tidak relevan dan kualifikasi akademik sehingga
berpengaruh terhadap mutu hasil belajar siswa..

 Penilaian Kinerja Tenaga Kependidikan


6. Tenaga Administrasi.
a. Tanaga administrasi pada sebagian besar sekolah jumlahnya belum
memenuhi rasio jumlah rombongan belajar yang disyaratkan.
b. Kualifikasi tenaga administrasi hanya sebagian kecil yang telah
memenuhi standar sesuai bidang tugas masing-masing
c. Program jangka menengah dan program tahunan belum tersusun
secara sistematis dan diterapkan secara konsisten.
d. Pembagian tugas tenaga administrasi pada umumnya masih
merangkap, artinya seorang petugas menangani lebih dari satu bidang
kegiatan yang berbeda.
e. Kinerja petugas bidang kurikulum dan kesiswaan belum memenuhi
target
f. Tenaga administrasi yang berstatus pegawai negeri sipil sangat
minimal
g. Sangat jarang ada penerimaan CPNS untuk tenaga administrasi.
h. Belum melaksanakan kegiatan penjaminan mutu.

7. Tenaga Perpustakaan
a. Belum ada tenaga perpustakaan yang berlatar belakang pendidikan
pustakawan
b. Umumnya tenaga wiyata bhakti (honorer) yang tidak kompeten di
bidangnya
c. Sebagian besar belum pernah mengikuti diklat khusus perpustakaan
d. Administrasi dan manajemen belum sesuai dengan standar
perpustakaan

87
Pedoman & Program – Program Sekolah

e. Masih banyak dirangkap oleh tenaga administrasi sehingga tidak


malaksanakan tugas secara penuh (full time)
f. Sangat jarang ada peneremaan CPNS untuk tenaga administrasi.
8. Tenaga Laboratorium
a. Belum ada tenaga laboratorium yang berlatar belakang pendidikan
laboran
b. Umumnya tenaga wiyata bhakti (honorer) yang tidak kompeten di
bidangnya
c. Sebagian besar belum pernah mengikuti diklat khusus laboratorium
d. Administrasi dan manajemen belum sesuai dengan standar
laboratorium
e. Masih banyak dirangkap oleh tenaga administrasi sehingga tidak
malaksanakan tugas secara penuh (full time)
f. Sangat jarang ada penerimaan CPNS untuk tenaga laboratorium
(laboran)
g. Umumnya penanggung jawab sekaligus tenaga laboratorium dirangkap
oleh guru mata pelajaran.

o Hasil pembinaan
 Pembinaan Organisasi Sekolah
G. Struktur organisasi pada setiap satuan secara keseluruhan telah mengikuti
standar, terdapat perbedaan kecil pada pembagian tugas di setiap sekolah
karena menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing
H. Pada sekolah swasta belum seluruh Yayasan memiliki kepedulian yang
proporsional dalam meningkatkan mutu.
I. Sistem pembinaan OSIS belum secara sinergis dikembangkan untuk
memfasilitasi siswa meningkatkan kinerja belajar dan meningkatkan
kemampuan organisasi dan kepemimpinan untuk seluruh siswa.
 Pembinaan Manajemen Sekolah
1. Pada umumnya sekolah telah mengembangkan visi-misi, namun belum
seluruh sekolah mendefinisikan indikator pencapaian visi-misi dengan

88
Pedoman & Program – Program Sekolah

jelas sehingga visi belum berfungsi sebagai pemandu dalam


meningkatkan kinerja manajemen sekolah.
2. Dalam peningkatan mutu melalui implementasi standar nasional
pendidikan belum sekolah mengembangkan target pencapaian pada tiap
standar dengan mensinergiakan seluruh standar sebagai komponen
sistem.
3. Sistem pengelolaan yang merujuk pada siklus berfungsinya fungsi
manajemen perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi belum diterapkan
secara efektif pada tiap satuan pendidikan.
4. Kelemahan utama dalam penerapan manajemen sekolah ialah lemahnya
dalam sistem penjaminan mutu proses.
5. Sistem pengambilan keputusan melalui penerapan manajemen berbasis
sekolah (MBS) masih terus dikembangkan lebih lanjut sehingga dapat
meningkatkan daya kolaborasi dalam peningkatan mutu.
6. Belum seluruh satuan pendidikan dapat memberdayakan memberdayakan
sumber daya Komite Sekolah, orang tua, pendidik dan tenaga
kependidikan, dan peserta didik dalam meningkatkan mutu lulusan yang
lebih baik.
7. Belum berfungsinya kendali mutu melalui sistem penjaminan mutu.

 Pembinaan Proses Pembelajaran


 Pada umumnya proses pembelajaran namun belum mutunya belum
terkendali secara efektif.
 Proses pembelajaran sebagai implementasi dari Kurikulum Tingkat Satuan
Pendidikan (KTSP), masih banyak kekurangan dan kelemahan, sebab
dalam pelaksanaan KTSP memerlukan peningkatan dalam sistem
perencanan, pelaksanaan, dan evaluasi secara ajeg.
 Pelu lebih ditingkatkan efektivitas pembelajaran yang yang kreatif,
inovatif, inisiatif, dan mandiri membutuhkan waktu, oleh sebab itu secara
bertahap dan terus-menerus kita dorong melalui berbagai teknik
pembinaan baik secara individual maupun kelompok melalui MGMP/MGP.

89
Pedoman & Program – Program Sekolah

 Sekolah belum menetapkan standar prosedur pembelajaran yang efektif


dan produktif melalui penilaian produk belajar siswa.
 Strategi pembelajaran yang guru gunakan belum variatif sehingga
memerlukan sistem pembinaan lebih lanjut.
 Sekolah belum menetapkan sistem supervisi pembelajaran sebagai
strategi peningkatan dan penjaminan mutu pembelajaran.

 Pembinaan Adminintrasi Kantor, Perpustakaan, dan Laboratorium


F. Administrasi kantor
 Secara umum telah dikerjakan dan dilaksanakan sesuai pedoman yang
berlaku
 Bidang kearsipan dokumen masih perlu terus ditingkatkan, baik
pengelolaan surat-surat maupun penyimpanan dokumen
 Tenaga yang menangani kesiswaas khusunya Buku Induk Siswa harus
kompeten, sebab masih banyak yang pengisiannya tidak lengkap
G. Perpustakaan
 Penyusunan sarana dan bahan pustaka sesuai ketentuan dan
prasarana yang tersedia
 Katalogisasi
 Teknik pemberian label pada setiap bahan pustaka sesuai panduan
 Manajeman dan administrasi perpustakaan
 Buku Induk dan inventarisasi bahan pustaka
H. Laboratorium
 Penataan ruang dan aransi ruang laboratorium
 Penataan sarana, alat dan bahan praktik
 Adminintrasi dan inventarisasi sarana, alat, dan bahan prkatik
 Dokumentasi dan penyimpanan hasil kegiatan praktik
 Buku induk alat dan bahan praktik

o Hasil Pemantauan

90
Pedoman & Program – Program Sekolah

 Pemantauan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)


 Pelaksanaan PPDB telah dilaksanakn sesuai ketentuan dari
Kemendiknas, Dinas Pendidikan Provisi, dan Dinas Pendidikan Kota
 Daya tampung dalam satu rombongan belajar belum mengacu Standar
Nasional Pendidikan dengan jumlah maksimal 32 siswa/rombel, tetapi
masih diperkenankan 40 siswa/rombel
 Pola seleksi untuk .....menggunakan nilai UASBN SD, sedang untuk
SMA/SMK menggunakan nilai UN dari SMP/........
 Khusu RSBI menggunakan pola seleksi khusus yang diatur oleh masing-
masing satuan pendidikan
 Khusus untuk beberapa SMA, siswa baru yang mendaftar tidak
memenuhi target daya tampung yang derencanakan sebab beberapa SMK
baru didirikan berdekatan dengan SMA yang telah ada. Tingkat daya saing
SMA masih perlu ditingkatkan.

 Pemantauan Administrasi Sekolah


 Administrasi Kepala Sekolah sebagian besar dilaksanakan sesuai dengan
ketentuan yang berlaku
 Administrasi Kurikulum masih perlu pembinaan dan penyempurnaan
(KTSP, silabus, KKM, RPP, dan instrumen pendukung), masih banyak
yang belum melengkapi data perkembangan belajar siswa dari sistem
pemantauan secara periodik.
 Administrasi Kesiswaan dan OSIS; secara umum telah memenuhi
ketentuan, aktivitas pengurus OSIS dan rutinitas pengisian Buku Induk
Siswa oleh petugas perlu ditingkatkan
 Admistrasi Sarana dan Prasarana; perlu dirtingkatkan pengelolaan
administrasi inventaris dan perawatan barang inventaris
 Administrasi Kerjasama dan Hubungan dengan Masyarakat; umumnya
masih lemah pada administrasi dan kearsipan dukomen seperti agenda
surat masuk/keluar, notulen kegiatan, rekaman kegiatan (dokumentasi)
 Administrasi Perkantoran; jumlah tenaga administrasi umumnya kurang

91
Pedoman & Program – Program Sekolah

dan kompetensinya tidak sesuai dengan bidang tugasnya, masih banyak


tugas rangkap sehingga hasilnya tidak optimal

 Pemantauan Pelaksanaan Standar Nasional Pendidikan


 Standar Isi; semua telah melaksanakan KTSP tetapi penyusunan dan
pengadaan dokumen KTSP belum sesuai target waktu, substansinya perlu
dikembangkan, dan legalitas/pengesahan dokumen belum mencapai
100%
 Standar Proses; proses PAIKEM perlu terus ditingkatkan pelaksanaannya
sebab ternyata masih banyak pendidikan yang terkondisi dengan pola
pembelajaran lama (ceramah)
 Standar Kompetensi Lulusan; kajian dan analisis terhadap SKL
(Permendiknas RI No. 23 tahun 2006) perlu terus ditingkatkan, terbukti
walau persentase lulusan sudah baik tetapi prestasi nilai hasil lulusan
masih rendah .
 Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan; sebagian besar pendidik
telah memenuhi kualifikasi S1, mengajar sesuai dengan spesifikasi ijazah,
tetapi dengan adanya sertifikasi pendidik banyak yang tidak memenuhi
jumlah mengajar 24 jam. Untuk sekolah swasta memang masih banyak
yang belum memenuhi.
 Standar Sarana dan Prasarana; secara umum belum memenuhi standar,
terlebih untuk SD/MI dan SMP/....... negeri dengan program sekolah gratis,
pengembangan prasarana mengalami stagnasi, sebab sangat tergantung
dari bantuan pemerintah/pemerintah daerah yang jumlahnya sangat
terbatas sementara sumbangan pengembangan dari orang tua/wali siswa
tidak diperbolehkan
 Standar Pengelolaan; sesuai konsep manajemen peningkatan mutu
berbasis sekolah telah terjadi pengembangan yang cukup signifikan,
walaupu masih perlu ada kesamaan pemahaman dan persepsi terhadap
konsep MPMBS
 Standar Pembiayaan; dengan adanya BOS sebenarnya cukup untuk

92
Pedoman & Program – Program Sekolah

membiayai kegiatan operasional, tetapi karena alokasi penggunaan dana


dibatasi hanya kegiatan tertentu akibatnya kegiatan yang bersifat
pengembangan oleh satuan pendidikan tidak bisa dibiayai, terpaksa
banyak yang mniadakan/menghentikan kegiatan tersebut. Semestara
sumbangan pengembangan untuk SD/MI dan SMP/....... dari orang
tua/wali siswa tdak diperbolehkan
 Standar Penilaian Pendidikan; sistem penilaian yang dilaksanakan oleh
pendidik secara teknis telah memenuhi ketentuan, tetapi secara
operasional belum memenuhi pengembangan sistem penilaian berbasis
kompetensi terutama dalam pencapai ketuntasan belajar. Nilai hasil
belajar sebagai simbol penguasaan kompetensi belum valid dan
akuntabel, akibatnya pada tahapan ujian nasional hasilnya belum
memuaskan
 Pemantauan Linkungan Sekolah
 Secara umum pengelolaan lingkungan sekolah telah dilaksanakan sesuai
sumber daya yang ada, namun masih ada beberapa satuan pendidikan
yang masih perlu ditingkatkan terutama komitmen stakeholder yang
bertanggungjawab terhadap bidang tersebut
 Banyak satuan pendidikan yang kepemilkan lahan tidak memenuhi
standar, hal ini menjadi kandala dalam pengelolaan lingkungan hidup
 Kerjasama dengan Komite Sekolah dan masyarakat umumnya sudah
cukup baik
 Pemantauan Ulangan Tengah Semester dan Ulangan Akhir Semester
(UAS) /Ulangan Kenaikan Kelas (UKK)
 Ulangan tengah semester umumnya hanya dilaksanakan satu kali tiap
semester
 Pengadaan, penggandaan soal, pengawasan, dan koreksi dilakukan oleh
satuan pendidikan
 Umumnya belum melaksanakan program perbaikan dan pengayaan dari
hasil ulangan tengah semester
 Hasil ulangan tengah semester telah dilaporkan kepada orang tua/wali

93
Pedoman & Program – Program Sekolah

siswa dalam bentuk Laporan Hasil Ulangan Tengah Semester, namun


KKM yang dicantumkan masih menggunakan KKM semester, mestinya
KKM tengah semester
 Hasil UAS dan UKK dilaksanakan dan dikelola oleh satuan pendidikan,
namun umumnya belum melaksanakan program perbaikan dan
pengayaan, sehingga kalau nilai UAS/UKK tidak mencapai KKM akan
berpengaruh terhadap validitas nilai akhir yang dimasukkan dalam LHB
(rapor)
 Pemantauan Kegiatan Muatan Lokal
 Sesuai Keputusan Gubernur Jawa Tengah semua sekolah di Jawa Tengah
melaksanakan muatan lokal wajib Bahasa Jawa, namun guru bahasa jawa
banyak yang tidak memenuhi kualifikasi akademik
 Muatan lokal lain di KOTA .............khsusnya di SMP/....... umumnya
berupa Tata Busana
 Pemantauan Kegiatan Pengembangan Diri (ekstrakurikuler)
 Pengembangan diri yang dipilih oleh masig-masing satuan pendidikan
bervariasi ( IPTEK, olahraga, kesenian, keterampilan lain)
 Persepsi pengembangan diri masih dianggap sama dengan
ekstrakurikuler pada kurikulum sebelumnya (Kurikulum 1994)
 Karena pengembangan diri termasuk komponen kurikulum maka
pengelolaannya juga harus sama dengan komponen yang lain (mata
pelajaran dan muatan lokal), dalam hal ini masih belum demikian
 Pemantauan Pemberdayaan Sarana dan Prasarana
 Pemberdayaan sarana dan prasarana pendukung umumnya sudah cukup
efektif dan efisian
 Pemberdayaan sarana dan prasarana pembelajaran masih belum optimal,
motivasi pendidik dalam pemberdayaan sarana pebelajaran peru
ditingkatkan
 Pemantauan Ujian Nasional dan Ujian Sekolah
 Ujian Nasional dan Ujian Sekolah telah dilaksanakan sesuai
Permendiknas RI dan Prosedur Operasi (POS) dari BSNP

94
Pedoman & Program – Program Sekolah

 Sebelum ujian dilaksanakan semua satuan pendidikan telah


mempersiapkan kompetensi peserta ujian dengan jalan memberikan uji
coba (tryout) beberapa kali sesuai kemampuan masing-masing satuan
pendidikan
 Dinas Pendidikan Kota telah memfasilitasi kegiatan tryout untuk semua
jenjang pendidikan

 Masalah dalam Pengawasan


o Hasil penilaian
 Mengingat instrumen penilaian kinerja baik manajerial maupun akademik baru
saja dibakukan (untuk sementara), sehingga sosialisasinya belum optimal
akibatnya masih banyak sataun pendidikan yang belum melaksanakan
supervisi atau penilaian dengan menggunakan instrumen tersebut
 Jumlah satuan pendidikan binaan rata-rata pengawas khususnya .....dan SMA
cukup banyak (16 – 79)
 Fasilitas mobilitas dan transportasi untuk pengawas sangat minimal sehingga
tupoksi pengawas tidak dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya
 Hasil penilaian secara umum cukup baik tetapi masih banyak yang belum
memenuhi Standar Nasional Pendidikan

o Hasil pembinaan
 Karena fasilitas untuk pengawas dari Dinas Pendidikan sangat kurang maka
frekuensi pembinaan tidak memenuhi target dan belum optimal
 Pembinaan secara kelompok lewat KKKS/KKM (SD/MI) dan MKKS/KKM
(SMP/......., SMA/MA) sangat tergantung pada kegiatan lembaga tersebut,
pengawas sifatnya ikut memanfaatkan gegiatan mereka
 Intensitas dan frekuensi pembinaan masih rendah akibatnya hasilnya belum
optimal
o Hasil Pemantauan
 Terbatasnya fasilitas yang diberikan pengawas pemantauan tidak memenuhi
terget sasaran

95
Pedoman & Program – Program Sekolah

 Data/rekaman hasil pemantauan belum dapat menggambarkan/mewakili


kondisi yang sebenarnya karena jumlah sampling yang terekam datanya tidak
memenuhi jumlah satuan pendidikan
 Informasi yang diperoleh kurang akurat dan kurang valid, hal ini akan
menyebabkan pengambilan keputusan yang tidak tepat

 Kebijakan dalam Bidang Pendidikan


o Mengacu pada tiga pilar kebijakan Pendidikan Nasional, yaitu :
 Pemerataan dan perluasan akses pendidikan;
 Peningkatan mutu, relevansi, dan daya saing keluaran pendidikan;
 Penguatan tata kelola, akuntabilitas, dan pencitraan publik pendidikan.
o Pemerataan dan perluasan akses pendidikan
 Pendanaan Biaya Operasional Wajar Dikdas 9 Tahun
 Penyediaan Sarana dan Prasarna Pendidikan Wajar
 Rekruitmen Pendidik dan Tenaga Kependidikan
 Perluasan akses pendidikan Wajar pada jalur nonformal
 Perluasan akses pendidikan keaksaraan bagi penduduk usia >15 tahun
 Perluasan Akses Sekolah Luar Biasa dan Sekolah Inklusif
 Pengembangan Pendidikan Layanan Khusus bagi Anak Usia Wajar Dikdas di
Daerah Bermasalah
 Perluasan akses Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
 Pendidikan Kecakapan Hidup
 Perluasan Akses SMA/SMK dan SM Terpadu
 Perluasan Akses Perguruan Tinggi
 Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi sebagai Sarana
Pembelajaran Jarak Jauh
 Peningkatan peran serta Masyarakat dalam Perluasan Akses SMA, SMK/SM
Terpadu, SLB, dan PT
o Peningkatan mutu, relevansi, daya saing keluaran pendidikan
 Meningkatkan jumlah dan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan serta

96
Pedoman & Program – Program Sekolah

kesejahteraannya yang belum memadai baik secara kuantitas maupun


kualitas
 Melengkapi prasarana dan sarana belajar yang terbatas dan meningkatkan
pendayagunaannya secara optimal
 Mengupayakan penyediaan dana pendidikan yang belum memadai untuk
menunjang mutu pembelajaran sesuai kemampuan daerah
 Meningkatkan proses pembelajaran yang belum efisien dan efektif.
o Penguatan tata kelola, akuntabilitas, dan pencitaan publik pendidikan
 Menyempurnakan sistem dan struktur organisasi sesuai konsep desentralisasi
yang tercermin dalam Sruktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK)
 Mengupayakan tersedianya sistem informasi manajemen yang sistematis
dengan mengembangkan teknologi informasi dan komunikasi sehingga
mamiliki data yang akurat pada berbagai tingkatan, jenis, dan jenjang
pendidikan
 Meningkatkan sistem pengawasan terhadap berbagai program dan kegiatan
yang terkait dengan upaya pemerataan dan perluasan akses serta
peningkatan dan pemerataan mutu pendidikan.

97
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB III
DESKRIPSI PROGRAM PENGAWASAN

PROGRAM DAN SASARAN / KEGIATAN YANG HASIL YANG AKAN METODE / INDIKATOR JADWAL
No
RINCIAN TUGAS TUJUAN SUPERVISI DILAKUKAN DIPEROLEH TEKNIK SUPERVISI KEBERHASILAN KERJA
PROGRAM
I
PEMBINAAN
A Supervis
i
manajeri
al
o Pembinaan KTSP yang  Sosialisasi Tersusunnya Supervisi Tersusun Juni -
stadar isi : telah disahkan tentang KTSP dokumen KTSP standar isi dokumen Juli
Penyusunan oleh pejabat  Rapat koordinasi yang sesuai menggunakan KTSP yang
dan yang dengan tim kebutuhan dan instrumen telah disahkan
pengembanga berwenang penyusun KTSP konsisi satuan supervisi yang oleh Kepala
n Kurikulum  Memantau pendidikan mengacu pada Dinak
Tingkat penyusunan standar isi Pendidikan
Satuan KTSP ( Instrumen
Pendidikan  Verifikasi draf Standar 1)
(KTSP) KTSP
 Fasilitasi
pengesahan
KTSP

98
Pedoman & Program – Program Sekolah

o Pembinaan Rencana Induk  Koordinasi Tersusun RIPS Supervisi Tersusun Juli -


standar Pengembangan dengan pendidik untuk jangka standar sarana Rencana Induk Agustus
sarana Strategis (RIPS) dan tenaga menengah dan prasarana Pengembanga
prasarana : kependidikan, pendek sebagai menggunakan n Strategis
Penyusunan komite sekolah/ bagian dari RIPS instrumen jangka
rencana induk penyelenggara jangka panjang supervisi yang menengah dan
pengembanga lembaga yang telah ada mengacu pada jangka pendek
n startegis pendidikan standar sarana
(RIPS) dan (inventarisasi dan prasarana
pengadaan kebutuhan) ( Instrumen
sarana  Penyusunan draf Standar 5)
prasarana pengembangan
dan pengadaan
sarpras
 Finalisasi RIPS
dan pengesahan
o Pembinaan Rencana  Koordinasi Tersusunnya Supervisi Tersusun Juli -
standar Pengembangan dengan Kepala Rencana standar Rencana Agustus
pengelolaan : Sekolah/Madras Sekolah, Wakil Pengembangan pengelolaan Pengembanga
Penyusunan ah (RPS/M) Kepala Sekolah, Sekolah (program menggunakan n Sekolah
Rencana atau program wakil pendidik, tahunan) yang instrumen (Program
Pengembang jangka pendek tenaga sesuai dengan supervisi yang Tahunan)
an Sekolah (tahunan) kependidikan sumber daya dan mengacu pada
(RPS) terkait, dan komite kebutuhan tahun standar
sekolah/penyelen pelajaran yang pengelolaan (
ggara lembaga sedang berjalan Instrumen
pendidikan Standar 6)
 Penyusunan draf
RPS
 Finalisasi RPS
dan pengesahan
o PEMBINAAN Rencana  Koordinasi Tersusunnya APBS Supervisi Tersusun Agustus
STANDAR Anggaran dengan Kapala sesuai skala standar Anggaran -
PEMBIAYAAN : Pendapatan Sekolah, Wakil prioritas dan pembiayaan Pendapatan Septemb
PENYUSUNAN dan Belanja Kepala Sekolah, kebutuhan sekolah menggunakan dan Belanja er
RENCANA Sekolah bendaharawan, serta sumber dana instrumen Sekolah
(RAPBS) dan tenaga yang tersedia pada supervisi yang (APBS) yang

99
Pedoman & Program – Program Sekolah

Anggaran menjadi APBS kependidikan tahun pelajaran mengacu pada telah disahkan
PENDAPATAN yang terkait yang sedang standar Kepala Dinas
DAN BELANJA dengan berjalan pembiayaan ( Pendidikan
SEKOLAH pembiayaan Instrumen
(RAPBS)  Penyusunan draf Standar 7)
RAPBS
 Pengesahan
RAPBS
 Revisi RAPBS
 Pleno dengan
orang tua siswa
dan donatur
pendidikan
 Finalisasi RAPBS
manjadi APBS
B SUPERVIS
I
AKADEMI
K
o PEMBINAAN Pendidik dan  Sosialisasi, Tersusunnya Supervisi Terwujudnya Juli –
STANDAR tenaga koordinasi, dan silabus, KKM, RPP, standar proses kegiatan Mei
proses: kependidikan pembinaan program tahunan, menggunakan pembelajaran
PENYUSUNAN (tenaga  Workshop dan dan program instrumen yang aktif,
DAN perpustakaan tugas mandiri semester supervisi yang inovatif, kreatif,
PENGEMBANGA dan tenaga penysunan mengacu pada efektif, dan
N SILABUS, laboratorium) perangkat standar proses menyenangkan
KKM, RPP, pembelajaran yang meliputi
PROGRAM  Pengesahan oleh IPKG-1, IPKG-2,
TAHUNAN, Kepala Sekolah IPKG-3, IPKG-4,
PROGRAM dan IPKG-5 ( 5
SEMESTER tupoksi guru)

100
Pedoman & Program – Program Sekolah

o Pembinaan Lulusan dengan  Koordinasi dan Tersusunnya hasil Supervisi Menghasilkan Februari
standar persentase dan pembinaan telaah SKL dalam standar lulusan dengan – April
kompetensi kualitas yang  Bedah (kajian) bentuk kisi-kisi UN kompetensi prosentase
lulusan : tinggi SKL, baik SKL UN dan US lulusan dan nilai rata-
Penyusunan dan US maupun Terwujudnya kriteria menggunakan rata yang tinggi
rencana SKL dalam kelulusan ujian instrumen
strategis Permendiknas RI sekolah dan ujian supervisi yang
dalam No. 23 / 2006 nasional mengacu pada
meningkatkan  Penetapan standar proses
pencapaian stndar/kriteria ( Instrumen
hasil ujian kelulusan Standar 2)
(kelulusan)  Pengesahan
kriteria kelulusan
ujian sekolah dan
ujian nasional
o PEMBINAAN Pendidik dan  Koordinasi dan Terwujudnya Supervisi Terwujudnya Oktober
STANDAR tenaga pembinaan pendidik dan tenaga standar pendidik pendidik (guru) - Januari
PENDIDIK DAN kependidikan  Bimbingan teknis kependidikan yang dan tenaga dan tenaga
TENAGA yang terhadap tupoksi kompeten kependidikan kependidikan
KEPENDIDIKAN profesional pandidik dan Terwujud kualifikasi menggunakan (tenaga
: Penyusunan tenaga guru sesuai bidang instrumen administrasi,
INSTRUMEN kependidikan tugasnya (tidak supervisi yang tenaga
SUPERVISI DAN  Bimbingan teknis missmed) mengacu pada perpustakaan,
PELAKSANAAN pengembangan standar pendidik tenaga
SUPERVISI profesi guru (PTK) dan tenaga laboratorium)
 Bimbingan teknis kependidikan ( yang kompeten
khusu tenaga Instrumen dan profesional
kependidikan Standar 4)
(administrasi,
perpustakaan,
laboratorium)

101
Pedoman & Program – Program Sekolah

o Pembinaan Sistem  Koordinasi dan Tersusunnya Supervisi Tercapainya Agustus


standar penilaian yang pembinaan instrumen penilaian, standar penilaian hasil – Juni
penilaian valid, obyektif,  Bimbingan teknis analisis hasil penilaian belajar dengan
pendidikan : adil, terpadu, pengembangan penilaian, dan menggunakan tingkat
Penyusunan terbuka, sistem penilaian tindak lanjut instrumen ketuntasan
instrumen menyeluruh dan  Workshop (perbaikan dan supervisi yang yang tinggi
penilaian dan berkesinambun penyusunan pengayaan) mengacu pada (pencapain
supervisi gan , sistematis, instrumen standar penilain KKM),
penilain hasil acuan kriteria, penilaian, analisis, pendidikan prosentase
belajar dan akuntabel dan tindak lanjut ( Instrumen kenaikan, dan
Standar 8) hasil kelulusan
PROGRA
M
II
PENILAI
AN
o Kepala Manajemen  Melaksanakan Terwujud Supervisi Terwujud Novemb
Sekolah Kepala Sekolah supervisi manajemen yang manajemen sistem er
manajerial sistematis, Kepala Sekolah pengelolaan
transparan, dan menggunakan yang tertib,
akuntabel instrumen sistematis,
manajerial transparan dan
akuntabel.
Iklim sekolah
yang aman,
nyaman, dan
penuh
kekeluargaan
o Pendidik Tugas pokok  Melaksanakan Nilai kinerja Supervisi kinerja Nilai kinerja Desemb
dan fungsi supervisi pendidik guru guru 90% er
pendidik akademik menggunakan minimal baik
Instumen
Penilaian Kinerja
Guru (IPKG)
o Tenaga Tugas pokok  Melaksanakan Nilai kinerja tenaga Supervisi kinerja Nilai kinerja Januari
Kependidikan dan fungsi supervisi kependidikan tenaga tenaga
tenaga akademik kependidikan kependidikan

102
Pedoman & Program – Program Sekolah

kependidikan menggunakan minimal 90%


Instumen lbaik
Penilaian Kinerja
Tendik (IPKT)
PROGRA
M
III
PEMANT
AUAN
o Administrasi Administrasi  Memantau dan Administrasi yang Pemeriksaan 90% Maret
Sekolah Kepala Sekolah, verifikasi tertib, benar, dan fisik dan administrasi
kurikulum, administrasi sistematis, dan dokumentasi terlaksana
kesiswaan, Kepala Sekolah, lengkap dengan tertib
sarana kurikulum, dan benar
prasarana, kesiswaan,
hubungan sarana prasarana,
masyarakat,dan hubungan
perkantoran masyarakat,dan
perkantoran
o Standar Standar isi,  Memantau Tercapainya standar Pemeriksaan Minimal 3 dari April
Nasional standar proses, pelaksanaan nasional pendidikan fisik dan 8 standar
Pendidikan SKL, standar pencapaian (8 standar) dokumentasi memenuhi
pendidik dan standar nasional standar
tendik, standar pendidikan dan nasional
sarara memeriksa pendidikan
prasarana, dokumennya,
standar dapat
pengelolaan, diintegrasikan
standar dengan kegiatan
pembiayaan, penilaian dan
dan strandar pembinaan
penilaian
o Ulangan Ulangan tengah  Monitoring Terlaksana UTS Menggunakan Mencapai Oktober
Tengah semester 1 dan pelaksanaan yang tertib, aman, instrumen ketuntasan
Semester 2 ulangan tengah dan lancar monitoring UTS klasikal
(UTS) semester minimal 85%
o Ulangan Akhir Ulangan akhir  Monitoring Terlaksana UAS Menggunakan Mencapai Desemb

103
Pedoman & Program – Program Sekolah

Semester dan semester(smt 1) pelaksanaan dan UKK yang instrumen ketuntasan er dan
Ulangan dan ulangan ulangan akhir tertib, aman, dan monitoring UAS dan UKK Mei
Kenaikan kenainakan semester dan lancar klasikal
Kelas (UAS kelas (smt 2) ulangan kenaikan minimal 85%
dan UKK) kelas
o Lingkungan Keamanan,  Memantau Tercipta lingkungan Menggunakan Kondisi Februari
Sekolah ketertiban, pelaksanaan dan sekolah yang instrumen sekolah yang - Maret
kebersihan, memeriksa memenuhi 7K monitoring memenuhi 7K
kesehatan, dokumen
kerindangan,
kenyamanan,
keindahan
o Ujian Sekolah Pelaksanaan  Monitoring ujian Terlaksana UN dan Menggunakan Mencapai April -
dan Ujian UN dan US nasional dan ujian US yang tertib, instrumen persentase Mei
Nasional yang tertib, sekolah/madrasah aman, dan lancar monitoring kelulusan
aman, dan minimal 95%
lancar dengan nilai
rata-rata di
atas nilai rata-
rata provinsi
o Penerimaan Pelaksanaan  Monitoring Terlaksana PPDB Menggunakan Memperoleh Juni/Juli
Peserta Didik Penerimaan pelaksanaan yang tertib, aman, instrumen siswa baru
Baru (PPDB) Peserta Didik PPDB lancar, transparan, monitoring yang kompeten
Baru dan akuntabel dan memenuhi
target daya
tampung
o Pengembang Pelaksanaan  Monitoring dan Terlaksana kegiatan Menggunakan Menghasilkan Agustus
an Diri kegiatan supervisi pengembangan diri instrumen siswa yang – Mei
(ekstrakurikul pengembangan pelaksanaan yang tertib, lancar monitoring kompeten
er) diri program sesuai bakat dan sesuai minat
pengembangan minat dan bakatnya
diri
o Sarana dan Pengadaan dan  Monitoring dan Terwujud sarana Menggunakan Minimal 75% Oktober
Prasarana pemberdayaan supervisi dan prasarana instrumen kebutuhan
sarana dan pengadaan dan sesuai standar monitoring sarana dan
prasarana pemberdayaan nasional pendidikan prasarana

104
Pedoman & Program – Program Sekolah

sarana dan dan pemberdayaan terpenuhi


prasarana yang optimal

105
Pedoman & Program – Program Sekolah

JADWAL PROGRAM TAHUNAN PENGAWAS SEKOLAH

Target yang Agus


Materi Kegiatan Sasaran Sept NovDes Feb Juni
Diharapkan

Menyusun program MENGADAKAN DISKUSI TERSUSUNNYA PROGRAM


Tahunan DENGAN SESAMA TAHUNAN TAHUN AJARAN
Tahun Pelajaran ........... PENGAWAS, MENGANALISIS 2007-2008
LAPORAN EVALUASI HASIL
PENGAWASAN TAHUN LALU
Monitoring dan Pedoman Penerimaan Tersusunnya program
Pembinaan Siswa Baru Siswa Baru se- mester yang
komprehensif
Supervisi profil Sekolah Mengetahui secara objektif Dapat diketahui kondisi
awal tahun pelajaran kondisi akademik dan non awal setiap sekolah
dalam tugas pengawas akademik awal tahun untuk menentukan
pembina peajaran disekolah binaan strate- gi pelaksaan
(entry behaviour) pembinaan
Supervisi rapat kerja Pembagian tugas guru Tersusunnya RPS,
kegiat- an awal tahun mata pelajaran konsolidasi RAPBS dan KTSP
dalam penyusunan RPS program sekolah tepat waktu.
Silabus KTSP dan
RAPBS
Melaksanakan Kunjungan, observasi ke SMA Negeri dan
penilaian, pengolahan MGMP sekolah dan Kota swasta di Kota .............
dan analisis data hasil
belajar dan kemampuan
guru
Mengumpulkan dan me- Observasi Tersedianya data
ngolah data sumber Monitoring sumber- daya
daya pendidikan/ PBM Wawancara pendidikan, proses
di lingkungan sekolah daftar isian belajar-mengajar dan

106
Pedoman & Program – Program Sekolah

yang berpengaruh lingkungan Sekolah


terhadap hasil belajar
siswa

Melaksanakan analisis Studi dokumen Termasuk data hasil


konprehensif hasil ,Menganalisis data hasil belajar/ bim bingan
belajar/ bimbingan belajar/ bimbingan siswa untuk SMA/MA
siswa dengan cara siswa.Mengolah dan me- Negeri dan swasta-
memperhitungkan nyimpulkan swasta di Kota .............
beberapa faktor sumber
daya pendidikan,
kemampuan guru dan
hasil belajar
Melaksanakan Kunjungan kelas Kompetensi guru
pembinaan guru dan Rapat guru/ MGMP meningkat
tenaga lainnya di diskusi Keadaan guru lebih
Sekolah tentang baik
pelaksanaan KBM
Memberikan contoh Kunjungan kelas Kompetensi dan
pelak sanaan tugas Temu wicara dengan guru kesadaran guru yang
guru dalam mengajar yang ber-sangkutan rapat lebih meningkat
(CTL) guru/ Mgmp
Memberikan saran Merumuskan saransaran Adanya paradigma
kepada lembaga terkait berdasarkan hasil baru dalam upaya
untuk meningkatkan pengawasan peningkatan mutu
kemampuan profesional pendidikan
guru
Membina pelaksanaan Mengarah-kan tentang Lingkungan nyaman,
dan pemeliharaan fungsi dan peran indah, dan tenang
lingkungan Sekolah lingkungan dan saran untuk belajar
Menyusun laporan hasil Menganalisis daftar isian Tersusunnya laporan
pengawasan Sekolah dan catatan hasil hasil pengawas
per Sekolah pengawasan masing- Sekolah

107
Pedoman & Program – Program Sekolah

masing sekolah
Melaksanakan evaluasi Menganalisis daftar isian Tersusunnya sebuah
hasil pengawasan dan catatan hasil laporan evaluasi
seluruh sekolah pengawasan seluruh pengawasan
Sekolah
Pembinaan Rapat K3S monitoring Manajemen sekolah
pelaksanaan Sekolah manajemen Sekolah lebih baik lagi
(Pelaksanaan MBS)
Memantau dan Monitoring/ supervisi Penerimaan siswa baru
membimbing Daftar isian sesuai aturan/ kena
pelaksanaan PPDB sasaran
Memantau dan Monitoring, Supervisi, Aman tertib tercapai
membimbing pe pendataan target yang di tentukan
laksanaanUN/US
Memberikan Diskusi Mengatasi yang
saran penyelesaian Kunjungan khusus bermasalah
kasus khusus di sekolah
Memberikan bahan Monitoring Sekolah yang ditunjuk
penilaian dalam rangka Pembinaan dan simulasi untuk akreditasi
akreditasi sekolah
Melaksanakan evaluasi Menyusun dan Tersusunnya laporan
hasil pengawasan per menganalisis catatan hasil hasil pengawasan per
mata pelajaran dari pengawasan rumpun mata mata pelajaran dari
seluruh seko lah pelajaran seluruh sekolah

108
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB IV
PENUTUP

A. Simpulan
1. Kegiatan kepengawasan yang dituangkan dalam program kepengawasan tahunan
yang menjadi pedoman pelaksanakan tugas pengawas telah disesuai dengan
Permendiknas RI Nomor 12 tahun 2007, tentang Standar Kompetensi Pengawas
Sekolah/Madrasah.
2. Program kepengawasan tahunan ini masih dalam bentuk umum sehingga dalam
pelaksanaannya masih perlu dilengkapi dengan instrumen-instrumen yang lebih
operasional sesuai dengan jenis dan karakteristik sasaran kepengawasan.
3. Dalam pelaksanaan program ini masih dimungkinkan terjadi ketidaksesuaian dengan
jadwal waktu, sehingga masih perlu penyesuaian lebih lanjut.
4. Dengan jumlah sekolah binaan yang cukup banyak (79 sekolah) sehingga
pelaksanaan kegiatan kepengawasan frekuensi dan intensitasnya mungkin masih
belum optimal.
5. Untuk mensukseskan program kepengawasan secara umum dapat memanfaatkan
forum MKKS/KKMA, dan MGMP/MGP sesuai kapasitas dan kewenangan masing-
masing.

B. Saran-saran
1. Untuk menyusun program tahunan diperlukan rapat kerja yang diikuti secara aktif
oleh seluruh pengawas se Kota ..............
2. Koordinator pengawas agar secara aktif, berkala, dan berkesinambungan
mengagendakan kegiatan rapat koordinasi untuk mengatahui sejauh mana program
tahunan telah dilaksanakan, dan mendiskusikan kendala-kendala yang mungkin
terjadi di sekolah binaan masing-masing.
3. Dinas Pendidikan hendaknya memfasilitasi kegiatan penyusunan program tahunan
dan kemudian melakukan evaluasi hasil pelaksanaan program tersebut untuk bahan
perencanaan tingkat SKPD tahun berikutnya.
4. Program kepengawasan hendaknya dimasukkan dalam program induk Dinas
Pendidikan KOTA ....sehingga semua komponen berfungsi sesuai tupoksi masing-
masing, yang akhirnya pencapaian visi dan misi untuk meningkatkan kualitas
pendidikan dapat dicapai.

109
Pedoman & Program – Program Sekolah

110
Pedoman & Program – Program Sekolah

PROGRAM KERJA KURIKULUM


TAHUN PELAJARAN 20...../20.....

TK/SDSMP/SMA ...........................
JL ...........................................
TELP . .........................
KOTA .....................

111
Pedoman & Program – Program Sekolah

112
Pedoman & Program – Program Sekolah

LEMBAR PENGESAHAN

PROGRAM KERJA KURIKULUM


TAHUN 20...... – 20.......
Program kerja kurikulum ini telah disetujui dan disahkan
oleh

..............;.............................
Kepala Sekolah Waka/PP Kurikulum

_______________ _____________________

Kepala Sekretariat
Bidang Dikdasmen ............

......................................

113
Pedoman & Program – Program Sekolah

TIM PENYUSUN PROGRAM KERJA KURIKULUM

NO NAMA JABATAN/GOL
1

114
Pedoman & Program – Program Sekolah

KATA PENGANTAR
Bismillaahirrohmaanirrohiiim
Dengan memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, akhirnya penyusunan
Program Kerja Kurikulum di TK/SD/SMP/SMA ........................... ..... Kota .....................
tahun pelajaran 20.../20...telah selesai disusun. Program ini merupakan program
penyempurnan dari program tahun-tahun sebelumnya.
Tugas dan Fungsi Waka Bidang Kurikulum adalah; (1) menjabarkan kurikulum
menjadi program operasional pembelajaran di sekolah melalui analisis kurikulum,
sinkronisasi, menetapkan kurikulum validasi; (2) menetapkan program pembelajaran,
jadwal kegiatan, pembagian tugas mengajar, jadwal pelajaran dan bahan ajar; (3)
mengorganisasi / mengkoordinasi kbm baik normatif, adaptif maupun produktif yang
terdiri dari: persiapan KBM, pelaksanaan KBM, evaluasi hasil belajar, analisis hasil
evaluasi belajar, perbaikan dan pengayaan; (4) mengelola administrasi pendidikan /
pengajaran; dan (5) merencanakan dan menyusun program pengembangan kurikulum.
Tujuan penyusunan Program Kerja dan Rencana Kerja ini tidak lain adalah
sebagai acuan dan pedoman yang harus dikerjakan oleh Waka Kurikulum selama tahun
pelajaran 20...-20.... Mudah-mudahan dengan adanya Program Kerja ini akan
meningkatkan kinerja, sesuai dengan Visi dan Misi
TK/SD/SMP/SMA ........................... ..... Kota ......................
Tentunya segala upaya dan bantuan untuk pengembangan kurikulum di
TK/SD/.....dan SMA ........................... Kota ..................... ini akan berjalan dengan baik
sesuai dengan yang diharapkan apabila pelaksanaannya tidak dilakukan secara partial.
Oleh karena itu segala dukungan, bantuan dan arahan dalam bentuk apapun sangat
diharapkan
Penyusun menyadari bahwa Program Kerja dan Rencana Kerja ini masih belum
sempurna dari harapan, oleh karena itu Penyusun mengharapkan saran dan kritikan
yang bersipat membangun dari semua pihak untuk perbaikan Program Kerja ini pada
masa-masa yang akan datang.
Akhirnya, kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu
dalam penyusunan Program kerja ini. Semoga segala amal baik yang telah diberikan
dapat diganti dan dilipatgandakan oleh Allah SWT. Amiin.

.....................;.............................
Bidang Kurikulum

____________________
NIK.

115
Pedoman & Program – Program Sekolah

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ..........................................................................................


LEMBAR PENGESAHAN................................................................................
KATA PENGANTAR ...……………………………………........…………..........
DAFTAR ISI ………………………………………………………….…................

BAB. I. PENDAHULUAN

1.1 Dasar Pemikiran ..………………..……………………….…....

2.1 Landasan Program ................………............…………….....

3.1 Tujuan dan Sasaran Program …………………………………

BAB. II. KEADAAN DAN KONDISI SEKOLAH

2.1 Keadaan Siswa/Peserta Didik ..................................................

2.2 Keadaan Guru dan Karyawan………….....................................

2.3 Sarana Prasarana Pembelajaran ............................................


2.4 Prestasi Akademik .................................................................

BAB. III. ADMINISTRASI KURIKULUM DAN PEMBELAJARAN

3.1 Kurikulum ...............................................................................

3.2 Proses Pembelajaran .............................................................

3.3 Administrasi Penilaian Pendidikan .........................................

BAB. IV. PROGRAM KERJA

4.1Target Bidang Kurikulum ..........................................................

4.2 Program Kerja Kurikulum .........................................................

4.3 Rencana Kerja/Action Plan ......................................................

RENCANA ANGGARAN BIAYA PROGRAM KURIKULUM ........

BAB V

116
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB. VI. PENUTUP …………………….………………………………………

6.1 Kesimpulan .............................................................................

6.2 Saran-saran .............................................................................

LAMPIRAN-LAMPIRAN
1. SK Kepala Sekolah tentang pembagian Tugas Mengajar Guru
2. Jadual Pelajaran
3. Peraturan Akademik Sekolah
4. Pedoman Penilaian
5. Program Remedial dan pengayaan
6. dll

BAB I

117
Pedoman & Program – Program Sekolah

PENDAHULUAN

1.1 Dasar Pemikiran

Perkembangan dan perubahan yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat,


berbangsa, dan bernegara di Indonesia tidak terlepas dari pengaruh perubahan
global, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta seni dan budaya.
Perkembangan dan perubahan secara terus menerus ini menuntut perlunya
perbaikan sistem pendidikan nasional termasuk penyempurnaan kurikulum untuk
mewujudkan masyarakat yang mampu bersaing dan menyesuaikan diri dengan
perubahan zaman tersebut.
Atas dasar tuntutan mewujudkan masyarakat seperti itu diperlukan upaya
peningkatan mutu pendidikan yang harus dilakukan secara menyeluruh mencakup
pengembangan dimensi manusia Indonesia seutuhnya, yakni aspek-aspek moral,
akhlak, budi pekerti, perilaku, pengetahuan, kesehatan, keterampilan dan seni.
Pengembangan aspek-aspek tersebut bermuara pada peningkatan dan
pengembangan kecakapan hidup yang diwujudkan melalui pencapaian kompetensi
peserta didik untuk bertahan hidup, menyesuaikan diri, dan berhasil di masa datang.
Dengan demikian, peserta didik memiliki ketangguhan, kemandirian, dan jati diri
yang dikembangkan melalui pembelajaran dan pelatihan yang dilakukan secara
bertahap dan berkesinambungan. Oleh karena itu diperlukan penyempurnaan
Program Kerja Kurikulum sekolah yang berbasis pada kompetensi peserta didik.
Program Kerja Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan
mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai
pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan
TK/SD/SMP/SMA ........................... ...... Kota ...................... Sesuai dengan
pengertian tersebut, Program Kerja Kurikulum 20.../20...berisi seperangkat rencana
dan pengaturan tentang program yang dibakukan untuk mencapai tujuan pendidikan
nasional dan cara pencapaiannya disesuaikan dengan keadaan dan kemampuan
TK/SD/SMP/SMA .................................Kota ......................

118
Pedoman & Program – Program Sekolah

Penyusunan Program Kerja Bidang Kurikulum merupakan upaya penting


dan sangat strategis, sebab bidang kurikulum secara langsung terkait dengan
proses pendidikan ( pembelajaran ) sebagai bagian terpenting dari keberadaan
suatu sekolah. Maksud disusunnya Program Kerja ini adalah diharapkan dapat
bermanfaat antara lain sebagai berikut :
1. Memberikan arah yang jelas dalam usaha mempersiapkan dan
menyelenggarakan proses pembelajaran;
2. Mengkondisikan personal yang bertugas sebagai tenaga guru maupun
pembantu pelaksana penyelenggaraan pendidikan ;
3. Memberikan kemudahan dalam mengidentifikasi hambatan-hambatan yang
mungkin muncul dalam proses pembelajaran ;
4. Dapat menjadi pedoman kerja dalam usaha mempersiapkan dalam
pelaksanaan proses pembelajaran di sekolah ;
5. Merupakan dokumen penting yang menjadi acuan, rujukan, tolok ukur atau
pegangan dalam upaya penyelenggaraan proses pembelajaran,

1.2 Landasan Program

Sebagai landasan operasional dalam penyusunan Program Kerja Bidang


Kurikulum di TK/SD/SMP/SMA ........................... .............. Kota ..................... adalah
:
1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional ;
2. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah ;
3. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1999 tentang Perimbangan Keuangan Pusat
dan Daerah ;
4. Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2000 tentang Kewenangan Pemerintah
Propinsi sebagai Daerah Ototom
5. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 19 tahun 2005 tentang Standar
Nasional Pendidikan.
6. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI No. 22 tahun 2006 tentang Standar Isi.

119
Pedoman & Program – Program Sekolah

7. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI No. 23 tahun 2006 tentang Standar


Kompetensi Lulusan.
8. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI No. 24 tahun 2006 tentang
Pelaksanaan Standar Isi.
9. Rapat Kerja Bidang Kurikulum dengan Bidang Dikdasmen Yayasan Badan Wakaf
Sultan Agung Kota ..................... tanggal...........Nopember 2013.
10. Rapat Dewan Guru Tanggal ......................................

1.3 Tujuan dan Sasaran Program

Program Kerja Bidang Kurikulum ini disusun dengan tujuan antara lain :
1. Untuk menyebarkan kegiatan pokok dan acuan dalam penyelenggaraan
kurikulum di TK/SD/SMP/SMA ........................... Tahun 20... / 20...
2. Sebagai pedoman kerja bagi kepala sekolah yang didelegasikan kepada Urusan
Kurikulum dalam menjabarkan pelaksanaan kegiatan ;
3. Untuk menentukan arah yang jelas dalam melaksanakan berbagai kegiatan baik
intrakurikuler maupun ekstrakurikuler ;
4. Agar kegiatan penyelenggaraan pembelajaran Tahun Pelajaran 20... / 20... lebih
terarah, terencana, tertib dan lancar ;
5. Untuk menunjang usaha sekolah dalam pemingkatkan mutu pendidikan,
diantaranya tertib admninistrasi, optimalisasi proses pembelajaran baik
intrakurikuler maupun ekstrakurikuler ;
6. Agar kegiatan pembelajaran dapat terlaksana secara efektif dan efisien ;
7. Agar seluruh rangkaian kegiatan proses pembelajaran dapat dijadikan bahan
perbaikan tahun yang akan dating
Program Kerja Bidang Kurikulum ini sengaja dibuat dengan sasaran adalah :
1. Bagi Waka/PP Bidang Kurikulum sebagai langkah awal perencanaan,
pelaksanaan dan pelaporan kepada Kepala Sekolah ;
2. Bagi Kepala Sekolah sebagai salah satu instrumen penilaian kinerja Waka/PP
Bidang Kurikulum dan proses pembelajaran pada umumnya ;

120
Pedoman & Program – Program Sekolah

3. Bagi para guru sebagai acuan dan pedoman dalam perencanaan dan
pelaksanaan pembelajaran, penilaian dan remedial ;
4. Bagi Komite Sekolah dalam rangka memberikan masukan demi peningkatan
mutu pendidikan ;
5. Bagi Pengawas dalam rangka memudahkan fungsi pembinaan dan kontrol dalam
proses pembelajaran.

121
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB II
KEADAAN DAN KONDISI SEKOLAH

2,1 Keadaan Siswa / Peserta Didik

Secara terperinci keadaan siswa pada Tahun Pelajaran 2013 / 20... adalah
sebagai berikut :

KLS Laki-laki Perempuan Jumlah

Jumlah

2.2 Keadaan Guru

Keadaan Guru TK/SD/SMP/SMA ........................... ..... Kota .....................


berdasarkan kebutuhan dari sejumlah ......... kelas yang ada , maka sudah
mencukupi sesuai kebutuhan yaitu
Kepala Sekolah = ............... orang
Guru Tetap = .............. orang
GTT = .............. orang
Jumlah Semua = .............. orang
Berdasarkan analisis kebutuhan, kelebihan dan kekurangan guru tetap / GTT
berdasarkan sejumlah mata pelajaran dan jumlah kelas adalah sebagai berikut :
KEBUTU YANG
NO GURU MAPEL KELEBIHAN KEKURANGAN KET
HAN ADA
Pendidika
1
Agama Islam
2 PKn
3 Dst..........
JUMLAH

122
Pedoman & Program – Program Sekolah

2.3 Sarana Prasarana Pembelajaran

Sejak berdirinya ( tahun ........ ) TK/SD/SMP/SMA ........................... ....


Kota ..................... kondisi sarana dan prasarana pembelajaran yang dimiliki terus
mengalami perubahan, berupa perbaikan-perbaikan ( rehabilitasi ), penambahan
dan penataan.
Secara garis besar sarana daan prasarana yang dimiliki
TK/SD/SMP/SMA ........................... ..... Kota ..................... sampai awal Tahun
Pelajaran 20.../20...adalah sebagai berikut :

1) Letak Sekolah
Gedung TK/SD/SMP/SMA ........................... .... Kota ..................... terletak di
Jalan ..........................RT .... RW ......Kelurahan............................ Kec.
......................... Kota Kota ..................... Telepon..............................( Sebutkan
ciri – ciri Khususnya terkaitan dengan letak geografi sekolah ). Luas tanah
yang dimiliki kurang lebih .............meter persegi, dengan batas-batas antara
lain :
- Sebelah barat berbatasan ..........................
- Sebelah utara dengan ................................
- Sebelah Timur dengan ..............................
- Sebelah selatan dengan .............................
2) Sarana dan Prasarana
SARANA & SARANA &
NO JUM KET. NO JUM KET
PRASANA PRASARANA
1 R,Kasek 16
2 R.Guru 17
3 R.TU 18
4 R Kelas 19
5 R.Koperasi 20
6 R.Lab. Komputer 21
7 Gudang 22
8 R.Pustaka 23
9 R.Kterampilan 24
10 Musholla 25
11 R. BK 26

123
Pedoman & Program – Program Sekolah

12 R.OSIS 27
13 R.Kopsis 28
14 WC Kasek 29
15 WC Guru 30

2.4 Prestasi Akademik

Prestasi akademik yang pernah diperoleh TK/SD/SMP/SMA Islam Sultan Agung .....
Kota ..................... adalah sebagai berikut;

NO Nama Siswa Jenis Lomba Prestasi Tingkat Ket


1 Said KIR Juara I Kota
2
3

124
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB III
ADMINSTRASI KURIKULUM DAN PEMBELAJARAN

3.1 Kurkulum

Di dalam Peratur an Pemerintah RI Nomor 19 Tahun 2005, tentang Standar


Nasional Pendidikan, dinyatakan bahwa kurikulum adalah seperangkat rencana dan
pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan
sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan
pendidikan tertentu. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) pada jenjang
pendidikan dasar dan menengah dikembangkan oleh sekolah dan komite sekolah
berpedoman pada standar isi dan standar kompetensi lulusan, serta panduan
penyusunan kurikulum yang dibuat oleh BSNP dengan memperhatikan prinsip-
prinsip pengembangan kurikulum.
Standar isi adalah ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi yang
dituangkan dalam kriteria tentang kompetensi tamatan, kompetensi bahan kajian,
kompetensi mata pelajaran, dan silabus pembelajaran yang harus dipenuhi oleh
peserta didik pada jenjang dan pendidikan tertentu (PP RI No.19 Tahun 2005 tentang
Standar Nasional Pendidikan, Pasal 5 ayat 2). Standar isi yang memuat administrasi
struktur kurikulum, beban belajar, kurikulum TK/SD/MI/SDLB/.....dan kalender
akademik.
3.1.1 Administrasi Struktur Kurikulum TK/SD/SMP/SMA
a) Struktur Kurikulum TK
Struktur kurikulum TK berisi substansi pembelajaran yang ditempuh dalam
satu
jenjang pendidikan selama satu tahun mulai Semestaer 1 dan 2 seperti pada
Tabel 2.1
Tabel 3.1. Struktur Kurikulum TK
Semester I Semester II
Alokasi Alokasi
NO Tema NO Tema
Waktu Waktu
Diri Sendiri 3 Mg Rekreasi 4 Mg
Lingkunganku 4 Mg Pekerjaan 3 Mg

125
Pedoman & Program – Program Sekolah

Kebutuhanku 4 Mg Air Udara/Api 2 Mg


Binatang 3 Mg Alat Komunikasi 2 Mg
Tanaman 3 Mg Tanah Airku 3 Mg
Alam Semesta 3 Mg

b) Struktur Kurikulum SD/MI


Struktur kurikulum SD/MI meliputi substansi pembelajaran yang ditempuh
dalam satu jenjang pendidikan selama enam tahun mulai Kelas I sampai
dengan Kelas VI seperti pada Tabel 2.2
Struktur kurikulum SD/MI disusun berdasarkan standar kompetensi lulusan
dan standar kompetensi mata pelajaran dengan ketentuan sebagai berikut.

Tabel 3. 2 Struktur Kurikulum SD/MI


Kelas dan Alokasi Waktu
Komponen
I II III IV, V, dan VI
A. Mata Pelajaran
1. Pendidikan Agama
3
a. Fiqih
2
b. Al Qur’an Hadits
2
c. Aqidah Akhlaq
2
d. SKI/Sirah
3
2. Bahasa Arab
2
3. Pendidikan
Kewarganegaraan
5
4. Bahasa Indonesia
5
5. Matematika
4
6. Ilmu Pengetahuan Alam
3
7. Ilmu Pengetahuan Sosial
4
8. Seni Budaya dan
Keterampilan
9. Pendidikan Jasmani, 4
Olahraga dan Kesehatan
2
B. Muatan Lokal

126
Pedoman & Program – Program Sekolah

Kelas dan Alokasi Waktu


Komponen
2*)
C. Pengembangan Diri
32
Jumlah 2 2 2
6 7 8

*) Ekuivalen 2 jam pembelajaran

c) Struktur Kurikulum SMP/MTs


Struktur kurikulum SMP/MTs meliputi substansi pembelajaran yang
ditempuh dalam satu jenjang pendidikan selama tiga tahun mulai Kelas VII
sampai dengan Kelas IX seperti pada Tabel 2.3
Struktur kurikulum SMP/MTs disajikan pada Tabel 2.3

Tabel 3.3. Struktur Kurikulum SMP/MTs

Kelas dan Alokasi Waktu


Komponen
VII VIII IX

A. Mata Pelajaran
1. Pendidikan Agama
2 2 2
a. Fiqih
2 2 2
b. Al Qur;an Hadits
2 2 2
c. Aqidah Akhlaq
1 1 1
d. SKI/Sirah
2 2 2
2. Bahasa Arab
2 2 2
3. Pendidikan Kewarganegaraan
4 4 4
4. Bahasa Indonesia
4 4 4
5. Bahasa Inggris
4 4 4
6. Matematika
4 4 4
7. Ilmu Pengetahuan Alam
4 4 4
8. Ilmu Pengetahuan Sosial
2 2 2
9. Seni Budaya
2 2 2
10. Pendidikan Jasmani, Olahraga
dan Kesehatan

127
Pedoman & Program – Program Sekolah

2 2 2
11. Keterampilan/Teknologi Informasi
dan Komunikasi
2 2 2
B. Muatan Lokal
2*) 2*) 2*)
C. Pengembangan Diri
32 32 32
Jumlah

2*) Ekuivalen 2 jam pembelajaran


d) Struktur Kurikulum SMA/MA
Struktur kurikulum SMA/MA meliputi substansi pembelajaran yang ditempuh
dalam satu jenjang pendidikan selama tiga tahun mulai Kelas X sampai dengan
Kelas XII. Struktur kurikulum disusun berdasarkan standar kompetensi lulusan
dan standar kompetensi mata pelajaran.

Struktur kurikulum SMA/MA Kelas X disajikan pada Tabel 2.4

Tabel 3.4. Struktur Kurikulum SMA/MA Kelas X


Alokasi Waktu
Komponen
Semester 1 Semester 2
A. Mata Pelajaran
1. Pendidikan Agama
a. Fiqih 2 2
2 2
b. Al Qur’ an Hadits
1 1
c. Aqidah Akhlaq
1 1
d. SKI/Sirah
2 2
2. Bahasa Arab
2 2
3. Pendidikan Kewarganegaraan
4 4
4. Bahasa Indonesia
4 4
5. Bahasa Inggris
4 4
6. Matematika
2 2
6. Fisika
2 2
7. Biologi
2 2
8. Kimia
1 1
9. Sejarah
1 1

128
Pedoman & Program – Program Sekolah

Alokasi Waktu
Komponen
Semester 1 Semester 2
2 2
10. Geografi
2 2
11. Ekonomi
12. Sosiologi
2 2
13. Seni Budaya
2 2
13. Pendidikan Jasmani,
Olahraga dan Kesehatan
2 2
14. Teknologi Informasi dan
Komunikasi
2 2
15. Keterampilan /Bahasa
Asing
2 2
B. Muatan Lokal
2*) 2*)
C. Pengembangan Diri
38 38
Jumlah
2*) Ekuivalen 2 jam pembelajaran

Kurikulum SMA/MA Kelas XI dan XII


Kurikulum SMA/MA Kelas XI dan XII Program IPA, Program IPS, Program Bahasa, dan
Program Keagamaan terdiri atas 13 mata pelajaran, muatan lokal, dan pengembangan
diri. Kurikulum tersebut secara berturut-turut disajikan pada Tabel 2.5, 2. 6 dan 2.7

Tabel 3.5. Struktur Kurikulum SMA/MA Kelas XI dan XII program IPA

Alokasi Waktu
Komponen Kelas XI Kelas XII
Smt 1 Smt 2 Smt 1 Smt 2
A. Mata Pelajaran
1. Pendidikan Agama
a. Fiqih 2 2 2 2
b. Al Qur’an Hadits 2 2 2 2
c. Aqidah Akhlaq 1 1 1 1
d. SKI/Sirah 1 1
2. Bahasa Arab 2 2 2 2

129
Pedoman & Program – Program Sekolah

2 2 2 2
3. Pendidikan
Kewarganegaraan
4 4 4 4
4. Bahasa Indonesia
4 4 4 4
5. Bahasa Inggris
4 4 4 4
6. Matematika
4 4 4 4
7. Fisika
4 4 4 4
8. Kimia
4 4 4 4
9. Biologi
1 1 1 1
10. Sejarah
2 2 2 2
11. Seni Budaya
Pendidikan Jasmani, Olahraga 2 2 2 2
dan Kesehatan
12. Teknologi Informasi dan 2 2 2 2
Komunikasi
13. Keterampilan/ Bahasa Asing 2 2 2 2
2 2 2 2
B. Muatan Lokal
2*) 2*) 2*) 2*)
C. Pengembangan Diri
39 39 39 39
Jumlah
2*) Ekuivalen 2 jam pembelajaran
Tabel 3.6. Struktur Kurikulum SMA/MA Kelas XI dan XII program IPS

Alokasi Waktu
Komponen Kelas XI Kelas XII
Smt 1 Smt 2 Smt 1 Smt 2
A. Mata Pelajaran
1. Pendidikan Agama
a. Fiqih 2 2 2 2
2 2 2 2
b. Al Qur;an Hadits
1 1 1 1
c. Aqidah Akhlaq
1 1
d. SKI/Sirah
2 2 2 2
2. Bahasa Arab
2 2 2 2
3. Pendidikan
Kewarganegaraan

130
Pedoman & Program – Program Sekolah

Alokasi Waktu
Komponen Kelas XI Kelas XII
Smt 1 Smt 2 Smt 1 Smt 2
4 4 4 4
4. Bahasa Indonesia
4 4 4 4
5. Bahasa Inggris
4 4 4 4
6. Matematika
3 3 3 3
7. Sejarah
3 3 3 3
8. Geografi
4 4 4 4
9. Ekonomi
3 3 3 3
10. Sosiologi
2 2 2 2
11. Seni Budaya
2 2 2 2
12. Pendidikan Jasmani,
Olahraga dan Kesehatan
2 2 2 2
13. Teknologi Informasi dan
Komunikasi
2 2 2 2
14. Keterampilan/Bahasa Asing
2 2 2 2
B. Muatan Lokal
2*) 2*) 2*) 2*)
C. Pengembangan Diri
39
39 39 39
Jumlah
2*) Ekuivalen 2 jam pembelajaran
Tabel 3.7. Struktur Kurikulum SMA/MA Kelas XI dan XII program Bahasa
Alokasi Waktu
Komponen Kelas XI Kelas XII
Smt 1 Smt 2 Smt 1 Smt 2
A. Mata Pelajaran
1. Pendidikan Agama 2 2 2 2
2 2 2 2
2. Pendidikan
Kewarganegaraan
5 5 5 5
3. Bahasa Indonesia
5 5 5 5
4. Bahasa Inggris
3 3 3 3
5. Matematika
4 4 4 4
6. Sastra Indonesia
4 4 4 4
7. Bahasa Asing

131
Pedoman & Program – Program Sekolah

Alokasi Waktu
Komponen Kelas XI Kelas XII
Smt 1 Smt 2 Smt 1 Smt 2
2 2 2 2
8. Antropologi
2 2 2 2
9. Sejarah
2 2 2 2
10. Seni Budaya
2 2 2 2
11. Pendidikan Jasmani,
Olahraga dan Kesehatan
2 2 2 2
12. Teknologi Informasi dan
Komunikasi
2 2 2 2
13. Keterampilan
B. Muatan Lokal 2 2 2 2
C. Pengembangan 2*) 2*) 2*) 2*)
Diri
Jumlah 39 39 39 39

2*) Ekuivalen 2 jam pembelajaran

3.1.2 Beban Belajar


Satuan pendidikan SD/MI/SDLB melaksanakan program pendidikan dengan
menggunakan sistem paket. Satuan pendidikan SMP/MTs/SMPLB, SMA/MA/SMALB
dan SMK/MAK kategori standar menggunakan sistem paket atau dapat menggunakan
sistem kredit semester. Satuan pendidikan SMA/MA/SMALB dan SMK/MAK kategori
mandiri menggunakan sistem kredit semester.
Beban belajar yang diatur pada ketentuan ini adalah beban belajar sistem paket
pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Sistem Paket adalah sistem
penyelenggaraan program pendidikan yang peserta didiknya diwajibkan mengikuti
seluruh program pembelajaran dan beban belajar yang sudah ditetapkan untuk setiap
kelas sesuai dengan struktur kurikulum yang berlaku pada satuan pendidikan. Beban
belajar setiap mata pelajaran pada Sistem Paket dinyatakan dalam satuan jam
pembelajaran.
Beban belajar dirumuskan dalam bentuk satuan waktu yang dibutuhkan oleh
peserta didik untuk mengikuti program pembelajaran melalui sistem tatap muka,
penugasan terstruktur, dan kegiatan mandiri tidak terstruktur. Semua itu dimaksudkan

132
Pedoman & Program – Program Sekolah

untuk mencapai standar kompetensi lulusan dengan memperhatikan tingkat


perkembangan peserta didik.
Kegiatan tatap muka adalah kegiatan pembelajaran yang berupa proses
interaksi antara peserta didik dengan pendidik. Beban belajar kegiatan tatap muka per
jam pembelajaran pada masing-masing satuan pendidikan ditetapkan sebagai berikut:
a. SD/MI/SDLB berlangsung selama 35 menit;
b. SMP/MTs/SMPLB berlangsung selama 40 menit;
c. SMA/MA/SMALB/ SMK/MAK berlangsung selama 45 menit.
Beban belajar kegiatan tatap muka per minggu pada setiap satuan pendidikan adalah
sebagai
berikut:
a. Jumlah jam pembelajaran tatap muka per minggu untuk SD/MI/SDLB:
1) Kelas I s.d. III adalah 29 s.d. 32 jam pembelajaran;
2) Kelas IV s.d. VI adalah 34 jam pembelajaran.
b. Jumlah jam pembelajaran tatap muka per minggu untuk SMP/MTs/SMPLB
adalah 34 jam pembelajaran.
c. Jumlah jam pembelajaran tatap muka per minggu untuk SMA/MA/SMALB/
SMK/MAK adalah 38 s.d. 39 jam pembelajaran.
Beban belajar kegiatan tatap muka keseluruhan untuk setiap satuan pendidikan adalah
sebagaimana tertera pada Tabel 3.8

Tabel 3.8. Beban Belajar Kegiatan Tatap Muka Keseluruhan untuk setiap Satuan
Pendidikan
Satu jam Jumlah Minggu Jumlah
pemb. jam Efektif Waktu jam per
Satuan
Kls tatap pemb. per pembelajaran tahun
Pendidikan
muka Per tahun per tahun (@60
(menit) minggu ajaran menit)
SD/MI/ I - III 35 26-28 34-38 884-1064 jam 516-621
SDLB*) pembelajaran
(30940 –
37240
menit)

133
Pedoman & Program – Program Sekolah

1088-1216
jam
pembelajaran
IV - VI 35 32 34-38 635-709
(38080 -
42560
menit
1088 - 1216
jam
SMP/MTs/ pembelajaran
VII - IX 40 32 34-38 725-811
SMPLB*) (43520 -
48640
menit)
1292-1482
jam
SMA/MA/ pembelajaran 969-
X - XII 45 38-39 34-38
SMALB*) (58140 - 1111,5
66690
menit)

*) Untuk SDLB SMPLB, SMALB alokasi waktu jam pembelajaran tatap muka
dikurangi 5 menit
Penugasan terstruktur adalah kegiatan pembelajaran yang berupa
pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang dirancang oleh
pendidik untuk mencapai standar kompetensi. Waktu penyelesaian penugasan
terstruktur ditentukan oleh pendidik.
Kegiatan mandiri tidak terstruktur adalah kegiatan pembelajaran yang berupa
pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang dirancang oleh
pendidik untuk mencapai standar kompetensi. Waktu penyelesaiannya diatur
sendiri oleh peserta didik.
Beban belajar penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur terdiri
dari:
1) Waktu untuk penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur
bagi peserta didik pada SD/MI/SDLB maksimum 40% dari jumlah waktu
kegiatan tatap muka dari mata pelajaran yang bersangkutan.
2) Waktu untuk penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur
bagi peserta didik pada SMP/MTs/SMPLB maksimum 50% dari jumlah
waktu kegiatan tatap muka dari mata pelajaran yang bersangkutan.

134
Pedoman & Program – Program Sekolah

3) Waktu untuk penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur


bagi peserta didik pada SMA/MA/SMALB/SMK/MAK maksimum 60% dari
jumlah waktu kegiatan tatap muka dari mata pelajaran yang bersangkutan.
Penyelesaian program pendidikan dengan menggunakan sistem paket adalah
enam tahun untuk SD/MI/SDLB, tiga tahun untuk SMP/MTs/SMPLB dan
SMA/MA/SMALB.

135
Pedoman & Program – Program Sekolah

3.1.3 Kalender Akademik


Kurikulum satuan pendidikan pada setiap jenis dan jenjang
diselenggarakan dengan mengikuti kalender pendidikan pada setiap tahun ajaran.
Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran
peserta didik selama satu tahun ajaran yang mencakup permulaan tahun
pelajaran, minggu efektif belajar, waktu pembelajaran efektif dan hari libur. Hal-hal
yang perlu diperhatikan dalam menyusun kalender akademik antara lain adalah:
a. Kepala sekolah/madrasah menyusun kalender pendidikan/akademik yang
meliputi jadwal pembelajaran, ulangan, ujian, kegiatan ektra kurikuler, dan
hari libur;
b. Penyusunan kalender pendidikan /akademik:
1. Didasarkan pada standar isi,
2. Berisi mengenai pelaksanaan aktivitas sekolah/madrasah selama satu
tahun dan dirinci secara semesteran, bulanan, dan mingguan;
3. Diputuskan dalam rapat dewan pendidik dan ditetapkan oleh kepala
sekolah/madrasah
c. Sekolah/madrasah menyusun jadwal penyusunan KTSP
d. Sekolah/madrasah menyusun mata pelajaran yang dijadwalkan pada
semester gasal dan semester genap.

Alokasi waktu minggu efektif belajar, waktu libur dan kegiatan lainnya tertera
pada Tabel 3.9.
Tabel 3.9. Alokasi Waktu pada Kelender Pendidikan

No Kegiatan Alokasi Waktu Keterangan


1 Minggu efektif Minimum 34 Digunakan untuk kegiatan
belajar minggu dan pembelajaran efektif pada setiap
maksimum 38 satuan pendidikan
minggu
2 Jeda tengah Maksimum 2 Satu minggu setiap semester
semester minggu
3 Jeda antarsemester Maksimum 2 Antara semester I dan II

136
Pedoman & Program – Program Sekolah

No Kegiatan Alokasi Waktu Keterangan


minggu

4 Libur akhir tahun Maksimum 3 Digunakan untuk penyiapan


pelajaran minggu kegiatan dan administrasi akhir dan
awal tahun pelajaran
5 Hari libur 2 – 4 minggu Daerah khusus yang memerlukan
keagamaan libur keagamaan lebih panjang
dapat mengaturnya sendiri tanpa
mengurangi jumlah minggu efektif
belajar dan waktu pembelajaran
efektif
6 Hari libur Maksimum 2 Disesuaikan dengan Peraturan
umum/nasional minggu Pemerintah
7 Hari libur khusus Maksimum 1 Untuk satuan pendidikan sesuai
minggu dengan ciri kekhususan masing-
masing
8 Kegiatan khusus Maksimum 3 Digunakan untuk kegiatan yang
sekolah/madrasah minggu diprogramkan secara khusus oleh
sekolah/madrasah tanpa
mengurangi jumlah minggu efektif
belajar dan waktu pembelajaran
efektif

Permulaan tahun pelajaran adalah waktu dimulainya kegiatan pembelajaran


pada awal tahun pelajaran pada setiap satuan pendidikan.
Minggu efektif belajar adalah jumlah minggu kegiatan pembelajaran
untuk setiap tahun pelajaran pada setiap satuan pendidikan.
Waktu pembelajaran efektif adalah jumlah jam pembelajaran setiap
minggu, meliputi jumlah jam pembelajaran untuk seluruh matapelajaran
termasuk muatan lokal, ditambah jumlah jam untuk kegiatan pengembangan
diri.
Waktu libur adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan
pembelajaran terjadwal pada satuan pendidikan yang dimaksud. Waktu libur
dapat berbentuk jeda tengah semester, jeda antar semester, libur akhir tahun
pelajaran, hari libur keagamaan, hari libur umum termasuk hari-hari besar
nasional, dan hari libur khusus.

137
Pedoman & Program – Program Sekolah

Contoh 3. 10.
Perhitungan Hari Belajar Efektif
TK/SD/SMP/SMA………………..
Tahun Pelajaran 20... – 20...
Semester Ganji
JUMLAH JUMLAH HARI LIBUR
HA
HA RI-
KEG. ME PE-
RI HA AK
SE- TNGH NG- NY RAM JUM
BE RI HIR
ME BULAN, SMT/T IKU E- MI DH/ LAH
NO LA PE SE-
S- TAHUN ES TI RA NG UM HAR HAR
JA R- ME
TER KD/U UP HA - UM I I
R TA S-
ASBN/ A- N GU RAY
EF MA TE
ULAN CA BL A
EK MA R
GAN RA P
TIF SU
K
1 GJuli 20...
Agustus
20...
September
20...
Oktober
20...
Nopember
20...
Desember
20...

JUMLAH
G Januari
2
ap20...
Pebruari
20...
Maret 20...
April 20...
Mei 20...
Juni 20...

JUMLAH

138
Pedoman & Program – Program Sekolah

JUMLAH DALAM 1
TAHUN PELAJARAN
20.../20...

Contoh 3.11
Pemetaan Standar Kompetensi Dan Kompetensi dasar Per Semester
Mata Pelajaran : .............................................................
Kelas/Semester : .............................................................
Tahun Pelajaran : .............................................................
Sekolah : .............................................................

Tingkat Indikator Tingkatan Ruang


Standar Kompetensi Meteri Alokasi
Ranah Pencapaia Ranah Lingkup
Kompetensi Dasar Pokok Waktu
KD n IPK
1 2 3

Contoh 3.12
PENENTUAN KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL PER KD DAN INDIKATOR
Mata Pelajaran : KIMIA
Kelas/semester : X/2
Standar Kompetensi : Memahami sifat-sifat larutan non-elektrolit dan
elektrolit,
serta reaksi oksidasi-reduksi

Kriteria Ketuntasan Kriteria


Belajar Siswa Ketuntasan
Kompetensi Dasar/Indikator ( KD/Indikator ) Minimal
Komplek Daya
Intake Penget Praktik
sitas Dukung

3.2 Proses Pembelajaran


Administrasi standar proses memuat administrasi
3.2.1 Perencanaan proses pembelajaran
Salah satu tugas Kepala Sekolah yaitu membimbing guru membuat rencana
pembelajaran melalui Program Pembelajaran kemudian program yang sudah

139
Pedoman & Program – Program Sekolah

direncanakan itu diadministrasikan. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menyusun


program pembelajaran antara lain adalah:
1) Kepala TK/SD/SMP/SMA ikut memantau dan menjamin mutu kegiatan
pembelajaran untuk setiap mata pelajaran dan program pendidikan tambahan
yang dipilihnya;
2) Kegiatan pembelajaran didasarkan pada standar kompetensi lulusan, standar
isi, dan peraturan pelaksanaanya, serta standar proses dan standar penilaian.
3) Mutu pembelajaran dikembangkan dengan:
a) Model kegiatan pembelajaran mengacu pada standar proses;
b) Melibatkan peserta didik secara aktif, demokratis, mendidik, memotivasi,
mendorong
kreativitas, dan dialogis;
c). Tujuan agar peserta didik mencapai pola pikir dan kebebasan berpikir
sehingga dapat melaksan akan aktivitas intelektual yang berupa berpikir,
beragumentasi, mengkaji, menemukan, dan memprediksi;
d) Pemahaman bahwa keterlibatan peserta didik secara aktif dalam
pembelajaran yang dilakukan secara sungguh-sungguh dan mendalam
untuk mencapai pemahaman konsep, tidak terbatas pada materi yang
diberikan oleh guru.
e) Setiap guru bertanggung jawab terhadap mutu perencanaan kegiatan
pembelajaran untuk setiap mata pelajaran yang diam-punya agar peserta
didik mampu:
(1) Meningkatkan rasa ingin tahunya;
(2) Mencapai keberhasilan belajarnya secara konsisten sesuai dengan
tujuan pendidikan, mengembangkan kompetensi dasar;
(3) Memahami perkembangan pengetahuan dengan kemampuan
mencari sumber
informasi;
(4) Mengolah informasi menjadi pengetahuan;
(5) Menggunakan pengetahuan untuk menyelesaikan masalah;
(6) Mengkomunikasikan pengetahuan pada pihak lain; dan

140
Pedoman & Program – Program Sekolah

(7) Mengembangkan belajar mandiri dan kelompok dengan proporsi


yang wajar
f) Guru membuat silabus berdasarkan standar kompetensi lulusan, standar
isi, dan peraturan pelaksanaanya, serta standar proses dan standar
penilaian; memilih strategi pembelajaran yang sesuai; melaksanakan
evaluasi Ulangan Harian dan Semester dan merencanakan program
pembelajaran semeteran dan tahunan

141
Pedoman & Program – Program Sekolah

Contoh
berikut ini dapat dikembangkan sesuai dengan kreativitas dan kebutuhan sekolahnya.
Contoh 3. 13. Administrasi Program Semester dan Tahunan
Mata Pelajaran :
Jenjang :
Kelas / Semester :
Tahun Pelajaran :
Target
Kompetensi Diberikan pada bulan ke Ketuntasan
Ket
No Dasar (%)
Jul Agt Sept Okt Nop Des .. Renc Pelk

Contoh 3;14.Administrasi Komponen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)


Satuan Pendidikan : .....................................................................
Mata Pelajaran : ….................................................................
Kelas/Semester : ….................................................................
Pertemuan Ke- : ….................................................................
Alokasi Waktu : ….................................................................
Standar Kompetensi : ….................................................................
Kompetensi Dasar : ….................................................................
Indikator : ….................................................................
I. Tujuan Pembelajaran
II. Materi Ajar
III. Metode dan Strategi Pembelajaran
IV. Langkahlangkah Pembelajaran
A. Kegiatan Awal
B. Kegiatan Inti
C. Kegiatan Akhir
V. Alat/Bahan/Sumber Belajar
VI. Penilaian

142
Pedoman & Program – Program Sekolah

3.2.2 Administrasi Pelaksanaan proses pembelajaran

Aspek yang diadministrasikan adalah pelaksanaan proses pembelajaran yang


dilaksanakan oleh kepala/wakil TK/SD/.....bidang kurikulum dan guru. Tugas seorang
kepala TK/SD/.....dalam pelaksanaan proses pembelajaran adalah membimbing guru
TK/SD/.....terhadap kegiatan pembelajaran sesuai dengan peraturan yang ditetapkan
pemerintah dengan memperhatikan:
a) Perkembangan metode pembelajaran mutakhir;
b) Penggunakan metode pembelajaran yang bervariasi, inovatif, dan tepat untuk
mencapai tujuan pembelajaran;
c) Penggunakan fasilitas, peralatan, dan alat bantu yang tersedia secara efektif dan
efisien;
d) Sifat alamiah kurikulum, kemampuan peserta didik, dan pengalaman belajar
sebelumnya yang bervariasi serta kebutuhan khusus bagi peserta didik dari yang
mampu belajar dengan cepat sampai yang lambat;
e) Pembelajaran melalui lintas kurikulum, hasil-hasil penelitian dan penerapannya;
f) Pendekatan kompetensi agar dapat menghasilkan lulusan yang mudah
beradaptasi, memiliki motivasi, kreatif, mandiri, mempunyai etos kerja yang tinggi,
memahami belajar seumur hidup, dan berpikir logis dalam menyelesaikan
masalah.

Dalam Permendiknas Nomor 41 Tahun 2007 Tentang Standar Proses Pendidikan


Dasar dan Menengah, mengatur Pengelolaan kelas sebagai persyaratan
pelaksanaan pembelajaran sebagai berikut.
1. guru mengatur tempat duduk sesuai dengan karakteristik peserta didik dan mata
pelajaran, serta aktivitas pembelajaran yang akan dilakukan;
2. volume dan intonasi suara guru dalam proses pembelajaran harus dapat
didengar dengan baik oleh peserta didik;
3. tutur kata guru santun dan dapat dimengerti oleh peserta didik;
4. guru menyesuaikan materi pelajaran dengan kecepatan dan kemampuan belajar
peserta didik;
5. guru menciptakan ketertiban, kedisiplinan, kenyamanan, keselamatan, dan
kepatuhan pada peraturan dalam menyelenggarakan proses pembelajaran;
6. guru memberikan penguatan dan umpan balik terhadap respons dan hasil belajar
peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung;

143
Pedoman & Program – Program Sekolah

7. guru menghargai peserta didik tanpa memandang latar belakang agama, suku,
jenis kelamin, dan status sosial ekonomi;
8. guru menghargai pendapat peserta didik;
9. guru memakai pakaian yang sopan, bersih, dan rapi;
10. pada tiap awal semester, guru menyampaikan silabus mata pelajaran yang
diampunya; dan
11. guru memulai dan mengakhiri proses pembelajaran sesuai dengan waktu yang
dijadwalkan.

3.2.3 Administrasi Penilaian hasil pembelajaran


Tugas seorang Kepala TK/SD/SMP/SMA dalam administrasi penilaian hasil belajar
siswa antara lain adalah:
a) Membimbing Waka/PP kurikulum TK/SD/SMP/SMA dan guru dalam menyusun
program penilaian hasil belajar yang berkeadilan, bertanggung jawab dan
berkesinambungan;
b) Membimbing Waka/PP Kurikulum TK/SD/SMP/SMA dan guru dalam
penyusunanprogam penilaian hasil belajar didasarkan pada Standar Penilaian
Pendidikan.
c) Membimbing Waka/PP Kurikulum TK/SD/SMP/SMA dan guru dalam menilai
hasilbelajar untuk seluruh kelompok mata pelajaran, dan membuat catatan
keseluruhan, untuk menjadi bahan program remedial, klarifikasi capaian
ketuntasan yan direncanakan, laporan kepada pihak yang memerlukan,
pertimbangan kenaikan kelas atau kelulusan, dan dokumentasi.
d) Program penilaian hasil belajar perlu ditinjau secara priodik, berdasarkan data
kegagalan dan kendala pelaksanaan program termasuk temuan penguji eksternal
dalam rangka mendapatkan rencana penilaian yang lebih adil dan bertanggung
jawab.
e) Membimbing waka/PP Kurikulum TK/SD/SMP/SMA dan guru dalam menetapkan
prosedur yang mengatur transparansi sistem evaluasi hasilbelajar untuk penilaian
formal yang berkelanjutan. Semua guru mengembalikan hasil kerja siswa yang
telah dinilai.
f) Membimbing Waka/PP Kurikulum TK/SD/.....dan guru dalam menetapklan
petunjuk pelaksanaan operasional yang mengatur mekanisme penyampaian

144
Pedoman & Program – Program Sekolah

ketidakpuasan peserta didik dan penyelesaiannya mengenai penilaian hasil


belajar dengan memperhatikan dua hal, yaitu:
1) Penilaian meliputi semua kompetensi dan materi yang diajarkan.
2) Seperangkat metode penilaian perlu disiapkan dan digunakan secara
terencana untum tujuan diagnostic, formatif, dan sumatif, sesuai dengan
metode/strategi pembelajaran yang digunakan.
3) Membimbing Waka/PP Kurikulum TK/SD/.....dan guru menyusun ketentuan
pelaksanaan penilaian hasil belajar sesuai denganstandar penilaian
pendidikkan. Selanjutnya, Waka/PP Kurikulum TK/SD/SM dan guru
dianjurkan melaporakan hasil belajar kepada orang tua peserta didik, komite
sekolah dan institusi di atasnya.

145
Pedoman & Program – Program Sekolah

Contoh 3.15 Format Silabus dan sistem penilaian

Nama Madrasah : ....................................................................................


Mata Pelajaran : ....................................................................................
Kelas/Semester : ....................................................................................
Standar Kompetensi : ....................................................................................
Alokasi Waktu : ....................................................................................
StandarKompetensi :.....................................................................................

Kompete Materi Kegiatan Indikat Penilai Aloka Sumber/ Karakt


nsi Dasar Pembelaja Pembelaja or an si Bahan/A er
ran ran Wkt lat

CONTOH 3.16 KISI-KISI PENILAIAN PSIKOMOTOR


Jenis Sekolah : Sekolah Menengah Atas (SMA)
Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan
Jenis Tagihan : Ulangan Harian
Jumlah Soal/Waktu : 1/30 menit
Standar Kompetensi : 1. Mempraktikkan berbagai keterampilan permainan olahraga dalam
bentuk sederhana dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya
Kompetensi Bahan/Kelas/S Materi Indikator Bentu Nomo
Dasar mt Pembelajar k Soal r Soal
an
Mempraktikk X/1 Lari cepat Mendemonstrasik Tes 1
an 100 an perbu
keterampilan meter lari at
atletik cepat dengan an
dengan teknik yang
menggunaka benar
n
peraturan
yang
dimodifikasi
serta nilai
kerjasama,
kejujuran,
menghargai,
semangat,
dan percaya

146
Pedoman & Program – Program Sekolah

diri

CONTOH 3.17 LEMBAR PENGAMATAN SIKAP SISWA


MATA PELAJARAN : ……………………….
KELAS/SEMESTER : ……………………….

Keterbukaan

Tanggung jawab
Ketekunan belajar

Tenggang rasa

Kerjasama
Kerajinan

Kedisiplinan

Perhatian
IndikatorSik
ap
Jumlah/
No Rata-
Rata
Nama
Siswa
1. ..................... 3 5 5 3 5 4 4 4 33/4,1
2. ..................... 4 3 3 4 3 4 5 4 30/3,75
3. .....................
4. .....................
5. .....................
6. .....................
7. Dst.

Administrasi penilaian belajarsiswa berupa arsip laporan hasil belajar siswa yang
diterima setiap tiga/enam bulan sekali

147
Pedoman & Program – Program Sekolah

3.2.4 Administrasi Pengawasan proses pembelajaran

Tenaga Administrasi Sekolah mengadministrasikan hasil pengawasan pembelajaran


antara lain berupa hasil pemantauan, supervisi, evaluasi, dan pelaporan serta catatan
tindak lanjut untuk
memperbaiki kinerja kepala TK/SD/SM dan guru dalam pengelolaan pembelajaran.
Contoh 3.18 Buku Pemeriksaan Administrasi Pembelajaran
Program Administrasi
Nama
No Mapel Kelas Standar Kompetensi RPP/PMH
Guru Prota Promes
Tgl No Tgl No Tgl No I II III IV

Contoh 3.19. Instrumen Pengawasan Administrasi Kurikulum


dan Program Pembelajaran
Ada Tidak
No Komponen Keterangan
A AT Ada
1 Buku/ Dokumen Kurikulum
a. Standar Isi
b. Standar Proses
c. SKL
d. Standar Penilaian
e. Panduan-panduan ( Penyusunan
Silabus, RPP, Penilaian dan
Pembelajaran )
2 Penyusunan Program
Pengajaran
a. Pemetaan Standar Kompetensi dan
Kompetensi dasar setiap mata
pelajaran
b. KKM
c. Perhitungan hari belajar
efektif/kalender pembelajaran
d. Dst
3 Buku Nilai
a.
b.

148
Pedoman & Program – Program Sekolah

4 Leger/DKN
5 Kumpulan Soal
6 Grafik Daya serap/Ketuntasan Belajar
7
8
9
10 Daftar Buku Wajib/alat peraga

Keterangan: A = ada dan fungsional


AT= ada tapi tidak fungsional
Saran Tindak Lanjut: ...................................................................

3.3 Administrasi Penilaian Pendidikan


Penilaian adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk
mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik (PP Nomor 19 tahun 2005).
Evaluasi pendidikan adalah kegiatan pengendalian,
penjaminan, dan penetapan mutu pendidikan terhadap berbagai komponen
pendidikan pada setiap jalur, jenjang, dan jenis pendidikan sebagai bentuk
pertanggungjawaban penyelenggaraan pendidikan.
Penilaian Pendidiakan menurut PP Nomor 19 2005 Bab XI dibagi 19 menjadi
lima bagian, yaitu : (1) Penilaian pendidikan pada jenjang pendidikan dasar,
menengah, dan pendidikan tinggi; (2) Penilaian hasil belajar oleh pendidik; (3)
Penilaian hasil belajar oleh satuanpendidikan; (4) Penilaian hasil belajar oleh
pemerintah; dan (5) Kelulusan.
Penilaian pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah terdiri dari penilaian
hasil belajar oleh pendidik, penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan, dan
penilaian hasil belajar oleh pemerintah. Sedangkan, penilaian hasil belajar pada
jenjang pendidikan tinggi terdiri dari penilaian hasil belajar oleh pendidik dan
penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan tinggi. Penilaian hasil belajar dilakukan
untuk memantau proses, kemajuan, dan perbaikan hasil dalam bentuk ulangan
harian, ulangan tengah semster, ulangan akhir semester, dan ulangan kenaikan
kelas. Penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan bertujuan menilai pencapaian
standar kompetensi lulusan untuk semua mata pelajaran. Penilaian hasil belajar oleh
pemerintah bertujuan untuk menilai pencapaian kompetensi lulusan secara nasional
pada mata pelajaran tertentu dalam kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan

149
Pedoman & Program – Program Sekolah

teknologi dan dilakukan dalam bentuk ujian nasional. Ujian nasional dilakukan secara
obyektif, berkeadilan, dan akuntabel. Hasil ujian nasional digunakan sebagai salah
satu pertimbangan untuk: (1) Pemetaan mutu program dan/atau satuan pendidikan;
(2) Dasar seleksi masuk jenjang pendidikan
berikutnya; (3) penentuan kelulusan peserta didik dari program dan/atau satuan
pendidikan; (4) pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam
upayanya untuk meningkatkan mutu pendidikan. Peserta didik dinyatakan lulus dari
satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah setelah: (1) Menyelesaikan
seluruh program pembelajaran; (2) Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian
akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak
mulia, kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata
pelajaran estetika, dan kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga, dan kesehatan ;
(3) Lulus ujian sekolah/madrasah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan
dan teknologi; dan (4) Lulus ujian nasional.
Contoh 3.20 Format Administrasi Penilaian Hasil Belajar
Mata Pelajaran : ………………. Kelas : …………….
Kompetensi Dasar : ………………. Semester : ……………
Standar Ketuntasan : ……………… Tahun Pel : ……………

Ulangan Remidiasi Remidiasi Remidiasi Nilai


No Nama Ket
Harian 1 1 1 Akhir
1 2 3 4 5 6 7 8
1
2
3

150
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB IV
PROGRAM KERJA

WAKIL /PP KEPALA SEKOLAH BIDANG KURIKULUM

TAHUN PELAJARAN 2013-20...

4.1 Target Bidang Kurikulum:


Contoh
1. Pemetaan siswa baru; (a) secara komprehensif, (b) berdasar prestasi
akademik, (c) berdasar kebutuhan khusus yang diperlukan, (d) berdasar
kemampuan baca Quran.
2. Mengintegrasikan layanan Special Need Care (SNC) untuk membantu siswa
yang memiliki kebutuhan khusus dalam spektrum yang luas, termasuk
penanganan siswa yang mengalami hambatan belajar (slow learner).
3. Pengelolaan club (Sains, Matematika,Ipa, IPS Terpadu, Bahasa Inggris dll )
yang diikuti oleh siswa untuk berpartisipasi dalam berbagai ajang
kompetisi/lomba dan olimpiade dan untuk mempersiapkan diri memasuki
jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
4. Peningkatan monitoring dan evaluasi terhadap eksekusi lesson plan oleh
guru mapel, sehingga pelaksanaan lesson plan sesuai dengan target dan
jadwal yang telah ditetapkan.
5. Menyusun KTSP, Silabus, Kalender Akademik, RPP/Modul
6. Menetapkan kegiatan Proses Belajar Mengajar (KBM)
7. Bedah SKL untuk 4 mata pelajaran yang diujikan secara Nasional
8. Pelaksanaan program Ujian Nasional 20...
9. Pelatihan dan pembekalan untuk meningkatkan dan mengembangan skill
guru.
10. Melaksanakan ulangan umum dan UN.
11. Jumlah siswa lulus UN sebesar 100% dengan hasil nilai UN ...............

151
Pedoman & Program – Program Sekolah

4.2 Program Kerja Kurikulum


Bata
Indikator Penangun
s Sumber
No. Tujuan Sasaran Kegiatan Keberhasila g Jawab/ KET
Wakt Daya
n Pelaksana
u
1. Pemetaan Meningk Mengelom Terdapat Waka Juli ATK
siswa atkan pokkan pemetaan bidang 20... Hasil
baru; prestasi siswa siswa kurikulum placeme
secara akademi berdasar berdasar dibantu nt test
komprehe k kategori kategori denga tata
nsif, yang telah yang telah usaha dan
berdasar ditetapkan ditetapkan panitia
prestasi Terdapat PSB
akademik, program
kebutuha tindak lanjut
n yg untuk
diperluka masing2
n, kategori
kemampu siswa
an baca-
tulis
quran
2 Dst...

152
Pedoman & Program – Program Sekolah

4.3 Rencana Kerja Kurikulum/Action Plan


PENANG WAKTU PELAKSANAAN
INDIKATO
UNG 20... 20...
N KEGIAT R
TUJUAN JAWAB/
o. AN KEBERHA
PELAKS
SILAN
ANA
1. Meningk Membuat Adanya Waka
atkan program program bidang
program kerja kerja Waka kurikulum
kegiatan tahunan bidang
bidang Kurikulum
kurikulu
m
2. Menjarin Bersama Adanya Waka
g Siswa Waka jumlah Bidang
Baru kesiswaa siswa yang Kurikulu
melalui n diterima m
PPDB menjarin sesuai Waka
g siswa kemampua Bidang
dengan n Kesiswaa
aturan Siswa n
yang dapat Ka TU
berlaku mengenal
Masa lingkungan
Orientasi sekolah
Siswa Adanya
Baru kelompok
Melaksa belajar
nakan masing-
tes bakat masing
dan prog.
minat keahlian
pada
masing-
masing
prog.
keahlian

153
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB V
RENCANA ANGGARAN BIAYA PROGRAM KURIKULUM
Biaya penyelenggaraan seluruh kegiatan sekolah khusus yang menyangkut
kegiatan pembelajaran ( belajar mengajar ) untuk Tahun Pelajaran 20... / 20...
dengan perkiraan rinciannya adalah :

JENIS
Harga
NO KEGIATAN / Volume Jumlah KETERANGAN
Satuan
BARANG
1 Penyusunan 1
Program Kerja
Kurikulum
2 Pembuatan 2
Silabus, RPP dll
JUMLAH

....................., ........................20...
Mengetahui : Menyetujui :
Kepala Sekolah, Bendahara Rutin Waka/PP Kurikulum

__________________ _________________ ___________________

154
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB VI
PENUTUP

6.1 Kesimpulan

Tugas Waka/PP Kurikulum sangatlah penting dan strategis dalam


penyelenggaraan pendidikan di sekolah, sebab bidang tugasnya secara langsung
terkait dengan proses belajar mengajar sebagai jantungnya pelaksanaan kegiatan di
sekolah.
Mengawali tugas urusan kurikulum, dimulai dengan menyusun program kerja
( perencanaan ), sebab suatu program kegiatan akan terlaksana dengan baik dan
optimal bila dilakukan dengan perencanaan yang baik. Program kerja ini
mencakup beberapa asfek yang secara langsung maupun tidak langsung terkait
dengan kurikulum ( proses pembelajaran ).
Secara garis besar program kerja ini berisi antara lain :
1. Keadaan dan Kondisi Sekolah yang meliputi : keadaan siswa, tenaga guru,
sarana dan prasarana.
2. Administrasi Kurikulum dan Pembelajar yang meliputi kuriklum, Proses
pembelajaran, dan
administrasi Penilaian Pendidikan
3. Program kegiatan, meliputi : jenis kegiatan, bentuk kegiatan, terget, waktu
pelaksanaan, pembiayaan dan penanggung jawab.

6.2 Saran-saran

Diharapkan program kerja urusan kurikulum ini dapat dijadikan acuan dan
pedoman dalam penyelenggaraan pendidikan ( proses pembelajaran ) di
TK/SD/SMP/SMA ........................... .... Kota ..................... tahun pelajaran 20...... /
20...... dan untuk tahun pelajaran yang akan datang. Kami sangat
mengharapkan kritik dan saran yang konstruktif agar dalam tahun pelajaran
20...... / 20...... lebih baik lagi.

155
Pedoman & Program – Program Sekolah

156
Pedoman & Program – Program Sekolah

RENCANA KERJA MADRASAH


(RKM/RKS)
TAHUN PELAJARAN 20...../20.....

Jalan : .................................................
Telp ................... ; email : ................................. website : .....................

157
Pedoman & Program – Program Sekolah

158
Pedoman & Program – Program Sekolah

LEMBAR PENGESAHAN

Rencana Kerja Madrasah (RKM) untuk kurun waktu empat tahun, yaitu tahun 20... -

2018 , disusun oleh Tim Pengembang madrasah, telah disahkan dalam rapat pleno

yang dihadiri Kepala Madrasah, Pengurus Komite Madrasah, Ketua Yayasan dan

Pendidik.

Mengetahui ....................., ..................... 20....


Ketua Komite Kepala Madrasah

................................. .................................

Mengetahui
Kepala Kantor Kementrian Agama
Kab. .................................

.............................................
NIP. …………………..

159
Pedoman & Program – Program Sekolah

KATA PENGANTAR

Alhamdulilllah kami panjatkan kehadirat Allah SWT, atas segala limpahan ni’mat
dan rahmatNya, sehingga kami Tim Pengembang Madrasah dapat
menyelesaikan Rencana Kerja Madrasah (RKM) untuk jangka waktu 4 tahun
sebagaimana diamanatkan dalam aturan perundangan.

Rencana Kerja Madrasah ini tersusun atas kerjasama yang kompak dari semua
anggota tim pengembang Madrasah yang terdiri dari Kepala Madrasah, Guru
Senior, Perwakilan orang tua, Ketua Komite Madrasah, Pengawas Pendidikan
Agama Islam, Tata Usaha dan Pengurus Yayasan. Kerjasama yang baik dan
tidak kenal lelah ini membuahkan hasil yang bagus, yaitu Rencana Kerja
Madrasah untuk jangka waktu 4 tahun kedepan.

Diharapkan tersusunnya Rencana Kerja Madrasah ini, akan menjadi acuan bagi
pelaksana Pendidikan di Madrasah-mulai Kepala Madrasah, para pendidik,
tenaga kependidikan dan bahkan orang tua dan bahkan Pengurus Yayasan,
sesuai dengan peran dan fungsi masing-masing.

Pada kesempatan ini kami ucapkan terimakasih kepada (1) Ketua Komite
Madrasah yang dengan sabar dan telaten berperan serta tanpa lelah dalam
memberikan masukan dan saran guna terselesaikannya RKM ini, (2) Mentor
Pendidikan Agama Islam, yaitu Bapak Budi Santosa, M. S.i yang sangat banyak
memberikan arahan, (3) Ketua Yayasan yang telah memberikan supporting dana
dan lainnya, (4) semua pihak yang telah membantu secara langsung maupun
tidak langsung sehingga Rencana Kerja Madrasah ini dapat terselesaikan.
Semoga semua bantuannya mendapat balasan dari Allah SWT.

Dokumen ini, merupakan dokumen hidup, yang berarti bahwa segala yang
tercantum dalam perencanaan ini memungkinkan dilakukan perubahan selama
perubahan ini lebih baik dan memungkinkan untuk dilaksanakan, baik dari segi
dana maupun lainnya.

Selanjutnya, kami mohon kritik dan saran dari para pembaca agar dokumen ini
lebih baik dan mendekati sempurnya.

....................., ........................ .....


Tim Pengembang Madrasah

160
Pedoman & Program – Program Sekolah

DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL …………………………………………………..
LEMBAR PENGESAHAN ……………………………………………
KATA PENGANTAR …………………………………………………
DAFTAR ISI ………………………………………………………….

I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang …………………………………………………..
B. Tujuan Penyusunan Rencana Kerja Madrasah ………………….
C. Sasaran Rencana Kerja Madrasah …………………………….
D. Manfaat Rencana Kerja Madrasah …………………………….
E. Landasan Hukum ………………………………………………..
F. Proses/Tahapan Penyusunan RKM

II. KONDISI MADRASAH SAAT INI


A. Evaluasi Diri Madrasah
B. Peta Mutu Madrasah
C. Deskripsi Peta Mutu Madrasah

III. KONDISI MADRASAH MASA DEPAN YANG DIHARAPKAN


A. Harapan Pemangku Kepentingan Dimasa yang Mendatang
B. Visi Madrasah
C. Misi Madrasah
D. Tujuan 4 Tahun ke Depan
E. Tantangan
F. Sasaran Selama 4 Tahun

IV. PROGRAM, PENANGGUNG JAWAB PROGRAM, INDIKATOR KINERJA DAN


JADWAL KEGIATAN
A. Sasaran, Program, Indikator Kinerja , dan Penanggung Jawab
B. Rencana Kerja Tahunan (RKT) Madrasah

V. RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN MADRASAH


A. Rekapaitulaasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Madrasah
B. Rincian Rencana Kegiatan dan Anggaran Madrasah

VI. KESIMPULAN DAN SARAN


A. KESIMPULAN
B. SARAN

161
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar belakang

Salah satu kebijakan pemerintah dalam bidang pendidikan adalah peningkatan


kualitas Sumber Daya Manusia dan mengembangkan otonomi Madrasah
Manajemen Berbasis Madrasah (MBM) merupakan salah satu cara untuk
mewujudkan kebijakan tersebut. Perencanaan Madrasah merupakan aspek
kunci MBM. Hanya melalui perencanaan yang efektif, mutu peserta didik akan
dapat ditingkatkan dan kewajiban untuk menuntaskan wajib belajar 9 tahun dapat
tercapai , terutama untuk anak didik yang kurang mampu secara ekonomis.
Sedangkan wahana untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia ( SDM) tersebut
adalah pendidikan yang berkualitas.

Salah satu, manajemen yang harus tepat adalah manajemen keuangan yang
menyangkut perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan pelaporan.
Perencanaan dituangkan dalam bentuk Program Kerja Madrasah yang di
dalamnya memuat Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM), Rencana Kegiatan
dan Anggaran Madrasah, dan Rencana Kerja tahunan.

Rencana Kerja ini disusun untuk berdasar pada hasil Evaluasi Diri Madrasah dan
dibandingkan dengan pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan
Standar Nasional Pendidikan (SNP) hasil perbandingan ini dilakukan dengan
Analisis Kesenjangan sehingga memunculkan program prioritas.

Program prioritas dirancang untuk mencapai Standar Nasional Pendidikan di


tahun ke 1. Program-program yang mencakup pengembangan kompetensi
lulusan, pengembangan kurikulum, pengembangan pembelajaran,
pengembangan penilaian, pengembangan tenaga pendidik dan kependidikan,
pengembangan sarana dan prasarana pendidikan, pengembangan budaya dan
lingkungan, pengembangan karakter dan budi pekerti yang masing-masing
dijadwalkan kegiatan-kegiatan yang menunjang visi, misi, dan tujuan Madrasah.

162
Pedoman & Program – Program Sekolah

Rencana Kerja Madrasah ini disusun sebagai salah satu upaya agar secara
berkelanjutan Madrasah Ibtidaiyah Maarif berusaha menjadi Madrasah yang
memenuhi Standar Nasional. Usaha yang dimaksud meliputi perencanaan dalam
kurun waktu 4 tahun ke depan dalam bentuk Rencana Kerja Madrasah (RKM).
Selanjutnya perencanaan tersebut di pecah menjadi perencanaan atau sasaran
yang akan dicapai setiap tahun dan pada akhirnya disusun kegiatan dalam kurun
waktu satu tahun yaitu Rencana Kerja Tahunan.

Agar program kerja dalam 4 tahunan dapat diterapkan dengan baik, diawali
dengan evaluasi diri secara detail yaitu Evaluasi diri Madrasah (EDM), Hasil
EDM menjadi masukan penting pada penyusunan RKM ini karena berbentuk
data empiris, sehingga diharapkan RKM bisa diterapkan dengan baik dengan
sesedikit mungkin adanya suatu hambatan. Terakhir yang tidak boleh diabaikan
dalam penyusunan RKT yang merupakan pelaksanaan RKM dalam tahun
tertentu adalah memperhatikan kemampuan keuangan. Karena keuangan
terbatas, memiliki diatur sehingga keuangan mencukupi dan rencana kerja dapat
terlaksana sesuai kemampuan dana yang ada.

B. Tujuan Penyusunan Rencana Kerja Madrasah


Tujuan disusunnya Rencana Kerja Madrasah ............ ..................... adalah:
1. Membantu Madrasah dalam membelanjakan anggaran untuk program kerja
2. Madrasah secara efektif dan efesien dalam pengelolaan program Madrasah.
3. Membantu Madrasah dalam merespon tuntutan partisipasi masyarakat dan
membantu Madrasah dalam meningkatkan keterbukaan dan akuntabilitas

C. Sasaran Rencana Kerja Madrasah


1. Kepala Madrasah, sebagai acuan untuk melaksanakan program selama kurun
waktu 4 tahun beserta jabarannya yaitu rencana kerja tahunan
2. Para Pendidik dan Tenaga Kependidikan, agar mempunyai gambaran yang
labih detail dalam melaksanakan tugas mengajar dan merealisasikan program
yang ditugaskan kepadanya.
3. Pengurus Komite Madrasah sebagai acuan untuk melakukan evaluasi kinerja
Madrasah secara berkesinambungan
D. Manfaat Penyusunan Rencana Kerja Madrasah

163
Pedoman & Program – Program Sekolah

1. Sebagai acuan bagi madrasah untuk untuk mencapai target-target


peningkatan kualitas pendidikan dalam kurun waktu tertentu.
2. Dapat digunakan sebagai panduan bagi madrasah dalam memanfaatkan
subsidi pendidikan baik yang berasal dari pemerintah maupun dari non
pemerintah.
3. Sebagai sumber inspirasi bagi seluruh warga madrasah dalam meningkatkan
kualitas pendidikan dan pembelajaran.

4. Sebagai tolak ukur bagi keberhasilan implementasi berbagai program


peningkatan mutu pendidikan dimadrasah

E. Landasan hukum

1. Undang-undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal


4 (Pengelolaan dan pendidikan berdasar pada prinsip keadilan, efisiensi,
transparansi dan akuntabilitas publik).

2. Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional


Pendidikan pasal 53 (Setiap satuan pendidikan dikelola atas dasar rencana
kerja tahunan yang merupakan penjabaran rinci dari rencana kerja jangka
menengah satuan pendidikan yang meliputi masa 4 tahun.
3. Permendiknas No. 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan
dinyatakan bahwa madrasah membuat (1) Rencana Kerja Jangka Menengah
yang menggambarkan tujuan yang akan dicapai dalam kurun waktu 4 tahun
yang berkaitan dengan mutu lulusan yang ingin dicapai dan perbaikan
komponen yang mendukung peningkatan mutu lulusan dan (2) Rencana Kerja
Tahunan yang dinyatakan dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran madrasah
(RKAS/M) dilaksanakan berdasarkan Rencana Kerja Jangka Menengah.
4. Peraturan lain (yang dipandang memiliki)

164
Pedoman & Program – Program Sekolah

F. Proses / Tahapan Penyusunan RKM


Proses /Tahapan penyusunan Rancana Kerja Madrasah (RKM) yang dijabarkan
dalam Rencana Kerja Tahunan (RKT) adalah sebagai berikut:
1. Membentuk Tim Pengembang Madrasah yang setidaknya terdiri dari Kepala
Madrasah (sebagai Ketua Tim), ketua Komite Madrasah, Pengurus Yayasan,
Pengawas, perwakilan guru dan tokoh masyarakat yang peduli dengan
Pendidikan.
2. Melakukan evaluasi diri Madrasah dengan mengisi instrument EDM
3. Menentukan peta mutu madrasah dengan merangkum hasil capaian Evaluasi
Diri Madrasah pada tiap standar
4. Mengembangkan kondisi Madrasah yang diinginkan empat tahun yang akan
dating dalam bentuk visi, misi dan tujuan Madrasah
5. Melakukan analisis kesenjangan antara kondisi Madrasah saat ini dengan
kondisi Madrasah yang diinginkan empat tahun akan datang.
6. Menentukan sasaran Madrasah, yaitu pentahapan capaian yang diinginkan
selama 4 tahun kedepan, sehingga kesenjangan pada langkah 5 dapat
“tertutupi” setelah 4 tahun kedepan.
7. Mengembangkan program, indikator kinerja, rencana kegiatan dan
penanggung jawab program
8. Mengembangkan rencana kerja tahunan Madrasah dan Rencana Kerja dan
Anggaran Madrasah.

165
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB II
KONDISI MADRASAH SAAT INI
(EVALUASI DIRI)

A. Evaluasi Diri Madrasah

Komponen Kekuatan Kelemahan Rekomendasi


1. STANDAR ISI
1.1. Kurikulum 1.1.1. Madrasah kami sudah 1.1.1 1.1.1
sudah sesuai mempunyai Tim Madrasah kami belum menyusun Madrasah memiliki menyusun
dan relevan Pengembang Kurikulum kurikulum yang direviu (revisi) kurikulum yang direviu (revisi)
Kegiatan penyusunan setiap tahun dan kemudian setiap tahun dan kemudian
kurikulum melibatkan disahkan oleh kasi penmad dan disahkan oleh kasi Penmad dan
komite madrasah, dan nara disosialisasikan kepada para disosialisasikan kepada para
sumber, serta pihak lain pemangku kepentingan. pemangku kepentingan.
yang terkait.
1.1.2. Kurikulum muatan lokal dan 1.1.2 1.1.2
pengembangan diri Kurikulum yang ada di Madrasah Kurikulum yang ada di Madrasah
Madrasah kami kami memiliki lebih disesuaikan memiliki lebih disesuaikan
mempertimbangkan dengan kebutuhan daerah, dengan kebutuhan daerah,
kebutuhan daerah dan kebutuhan peserta didik, dan kebutuhan peserta didik, dan
peserta didik kebutuhan pembelajaran untuk kebutuhan pembelajaran untuk
semua mata pelajaran dan semua mata pelajaran dan
disosialisasikan kepada Madrasah disosialisasikan kepada
lain agar dijadikan rujukan. Madrasah lain agar dijadikan
rujukan.

166
Pedoman & Program – Program Sekolah

Komponen Kekuatan Kelemahan Rekomendasi


1.1.3. Sebanyak 9 dari 18 guru 1.1.3 1.1.3
mengalokasikan waktu Sebanyak 6 dari 11 guru belum Madrasah memiliki
untuk program remedial dan mengalokasikan waktu untuk mengalokasikan waktu yang
pengayaan. program remidi dan pengayaan cukup untuk melaksanakan
program remedial dan
pengayaan.

1.2. Madrasah 1.2.1 1.2.1 1.2.1


menyediakan Layanan bimbingan Madrasah belum memberikan Madrasah belum memberikan
kebutuhan dilakukan oleh guru kelas layanan dan bimbingan secara layanan dan bimbingan secara
pengembang berdasar kasus per kasus teratur dan berkesinambungan teratur dan berkesinambungan
an pribadi yang terprogram dengan jelas yang terprogram dengan jelas
peserta didik maupun berdasarkan kasus per maupun berdasarkan kasus per
kasus sesuai kebutuhan peserta kasus sesuai kebutuhan peserta
didik. didik
1.2.2 1.2.2 1.2.2
Kegiatan ekstra kurikuler Madrasah belum melibatkan Madrasah memiliki melibatkan
diorganisasikan / diprogram masyarakat dalam masyarakat dalam
dalam bentuk jadwal ekstra pengembangan ekstra kurikuler, pengembangan ekstra kurikuler,
kurikuler. dinilai perkembangannya, dan dinilai perkembangannya, dan
dilaporkan kepada pemangku dilaporkan kepada pemangku
kepentingan. kepentingan
2. STANDAR PROSES
2.1. Silabus 2.1.1 2.1.1 2.1.1
sudah Silabus di madrasah kami sudah Madrasah belum mengembangkan Madrasah memiliki
sesuai/releva sesuai dengan Strandar Isi. silabus yang mempertimbangkan mengembangkan silabus agar
n dengan situasi dan kondisi Madrasah. mempertimbangkan situasi dan
standar kondisi Madrasah.

167
Pedoman & Program – Program Sekolah

Komponen Kekuatan Kelemahan Rekomendasi


2.1.2 2.1.2 2.1.2
Sebanyak 9 dari 18 guru di Sebanyak 9 dari 18 guru di Madrasah memiliki memfasilitasi
madrasah mengembangkan Madrasah kami Belum guru agar semua guru memiliki
silabus secara mengembangkan silabus secara silabus sesuai dengan mata
mandiri/kelompok mandiri. pelajaran yang diampu dengan
mengembangkannya secara
mandiri dan kemudian mereviu
serta merevisi setiap tahun.
2.2 RPP 2.2.1 2.2.1 2.2.1
dirancang Penyusunan RPP melalui 6 prinsip Madrasah belum menyusun RPP Madrasah memiliki memastikan
untuk RPP dijabarkan dari silabus untuk oleh setiap guru untuk setiap bahwa RPP disusun oleh setiap
mencapai mengarahkan kegiatan belajar kompetensi dasar berdasarkan guru untuk setiap kompetensi
pembelajaran peserta didik dalam upaya prinsip-prinsip perencanaan dasar berdasarkan prinsip-prinsip
efektif dan mencapai KD. pembelajaran dan direview secara perencanaan pembelajaran dan
sesuai berkala untuk memastikan direview secara berkala untuk
dengan dampaknya pada peningkatan memastikan dampaknya pada
kebutuhan hasil belajar peserta didik. peningkatan hasil belajar peserta
peserta didik didik.
2.2.2 2.2.2 2.2.2
Sebanyak 9 dari 18 guru di Madrasah belum memfasilitasi Madrasah memiliki memfasilitasi
madrasah mengembangkan guru yang belum mampu agar guru yang belum mampu agar
RPP secara mampu menyusun Rencana mampu menyusun Rencana
mandiri/kelompok Pelaksanaan Pembelajaran yang Pelaksanaan Pembelajaran yang
mengakomodasi semua mengakomodasi semua
perbedaan-perbedaan peserta perbedaan-perbedaan peserta
didik. didik.

168
Pedoman & Program – Program Sekolah

Komponen Kekuatan Kelemahan Rekomendasi


2.3 Sumber 2.3.1 2.3.1 2.3.1
belajar dapat Setiap siswa sudah memiliki Setiap siswa belum memanfaatkan Setiap siswa memiliki memiliki
diperoleh sumber belajar yang dibeli sendiri berbagai materi yang tersedia di sumber belajar yang tersedia di
dengan untuk semua mata pelajaran perpustakaan Madrasah yang perpustakaan Madrasah yang
mudah dan dengan mudah dapat dipinjam dan dengan mudah dapat dipinjam
digunakan dipakai di luar Madrasah dalam dan dipakai di luar Madrasah
secara tepat kurun waktu tidak lebih dari satu dalam kurun waktu tidak lebih dari
minggu dan dapat diperpanjang, satu minggu dan dapat
serta dapat mengakses buku diperpanjang, serta dapat
Madrasah elektronik (BSE). mengakses buku Madrasah
elektronik (BSE).
2.3.2 2.3.2 2.3.2
Kepala Madrasah menentukan Madrasah belum melibatkan Madrasah memiliki melibatkan
buku teks yang digunanakan/dibeli pendidik dan komite Madrasah pendidik dan komite Madrasah
peserta didik dalam menentukan buku teks, dalam menentukan buku teks,
serta menambah koleksi buku teks serta menambah koleksi buku
dan buku pegangan guru, juga teks dan buku pegangan guru,
memotivasi guru untuk juga memotivasi guru untuk
menggunakan buku-buku menggunakan buku-buku
perpustakaan, laboratorium, dan perpustakaan, laboratorium, dan
lingkungan sebagai sumber belajar lingkungan sebagai sumber
sebagai sumber dan alat dalam belajar sebagai sumber dan alat
proses pembelajaran. dalam proses pembelajaran.

169
Pedoman & Program – Program Sekolah

Komponen Kekuatan Kelemahan Rekomendasi


2.4 Pembelajaran 2.4.1 2.4.1 2.4.1
dilaksanakan Guru melaksanakan pembelajaran Madrasah belum memotivasi guru Madrasah memiliki memotivasi
dengan sesuai jadwal pelajaran agar selalu melaksanakan guru agar selalu melaksanakan
menggunaka pembelajaran sesuai dengan pembelajaran sesuai dengan
n metode Rencana Pelaksanaan Rencana Pelaksanaan
yang Pembelajaran yang telah disiapkan Pembelajaran yang telah
interaktif, / disusun dengan multi metode disiapkan / disusun dengan multi
inspiratif, yang tepat dan bersedia metode yang tepat .
menyenangka membantu guru Madrasah lain
n, kreatif, agar juga dapat melaksanakan
menantang pembelajaran sesuai dengan cara
dan yang mereka kembangkan.
memotivasi 2.4.2 2.4.2 2.4.2
peserta didik Guru-guru di Madrasah kami sudah Madrasah belum memfasilitasi Madrasah memiliki memfasilitasi
melaksanakan pembelajaran guru-guru agar memberikan guru-guru agar memberikan
sesuai jadwal kesempatan pada peserta didik kesempatan pada peserta didik
untuk melakukan ekplorasi dan untuk melakukan ekplorasi dan
elaborasi, serta mendapatkan elaborasi, serta mendapatkan
konfirmasi di setiap proses konfirmasi di setiap proses
pembelajaran dan juga di luar pembelajaran
proses pembelajaran.
2.5 Supervisi dan 2.5.1 2.5.1 2.5.1
Evaluasi Supervisi dilaksanakan satu Madrasah belum meningkatkan Madrasah memiliki meningkatkan
Proses kali pada tahun pelajaran penyusunan dan pelaksanaan penyusunan dan pelaksanaan
Pembelajaran yang lalu program supervisi dan evaluasi program supervisi dan evaluasi
dilaksanakan proses pembelajaran yang proses pembelajaran yang
secara dilaksanakan oleh Kepala dilaksanakan oleh Kepala
Madrasah Madrasah

170
Pedoman & Program – Program Sekolah

Komponen Kekuatan Kelemahan Rekomendasi


berkala dan 2.5.2 2.5.2 2.5.2
berkelanjutan Supervisi dilaksanakan satu kali Supervisi dan Evaluasi proses Supervisi dan Evaluasi proses
pada tahun pelajaran yang lalu pembelajaran belum dilakukan pembelajaran memiliki dilakukan
secara berkala dan berkelanjutan secara berkala dan berkelanjutan
tidak hanya oleh Kepala tidak hanya oleh Kepala
Madrasah, namun juga oleh Madrasah, namun juga oleh
sesama guru, Pengawas dan juga sesama guru, Pengawas dan juga
peserta didik peserta didik
2. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN
3.1 Peserta didik 3.1.1 3.1.1 3.1.1
dapat Hasil lulusan ujian di madrasah Madrasah belum meningkatkan Madrasah memiliki meningkatkan
mencapai kami sudah berhasil 100 persen kemampuan siswa agar kemampuan siswa agar
target mengalami kemajuan dari tahun ke mengalami kemajuan dari tahun
akademis tahun untuk memperoleh nilai ujian ke tahun untuk memperoleh nilai
yang yang lebih dari kriteria kelulusan ujian sesuai kriteria kelulusan
diharapkan minimal (KKM) untuk semua mata minimal (KKM) untuk semua mata
pelajaran. pelajaran.
3.1.2 3.1.2 3.1.2
Peserta didik di madrasah kami Madrasah belum memfasilitasi Madrasah memiliki memfasilitasi
sudah terlibat dalam memperoleh agar semua peserta didik mampu agar semua peserta didik mampu
pengalaman belajar melalui mengembangkan keterampilan mengembangkan keterampilan
program pembiasaan untuk berpikir logis, kritis, dan analitis berpikir logis, kritis, dan analitis
mencari informasi/pengetahuan serta mengembangkan kreatifitas serta mengembangkan kreatifitas
lebih lanjut dari berbagai sumber mereka sehingga perolehan nilai mereka sehingga perolehan nilai
belajar. tugas-tugas selalu menunjukkan tugas-tugas selalu menunjukkan
peningkatan. peningkatan.

171
Pedoman & Program – Program Sekolah

Komponen Kekuatan Kelemahan Rekomendasi


3.1.3 3.1.3 3.1.3
Siswa dimadrasah kami sudah Belum semua guru lebih Semua guru memiliki lebih
memperoleh pengalaman belajar memotivasi semua peserta didik memotivasi semua peserta didik
yang mampu memanfaatkan agar mereka memiliki pengalaman agar mereka memiliki
lingkungan secara produktif dan belajar dengan memanfaatkan pengalaman belajar dengan
bertanggung jawab. lingkungan secara produktif dan memanfaatkan lingkungan secara
bertanggung jawab sehingga produktif dan bertanggung jawab
mampu mengekspresikan diri. sehingga mampu
mengekspresikan diri.
3.2 Peserta didik 3.2.1 3.2.1 3.2.1
dapat Madrasah kami sudah menghargai Madrasah belum memfasilitasi Madrasah memiliki memfasilitasi
mengembang keberagaman agama, budaya, peserta didik untuk berpartisipasi peserta didik untuk berpartisipasi
kan potensi suku, dan ras. secara aktif dalam kehidupan di secara aktif dalam kehidupan di
penuh Madrasah kami sudah menghargai Madrasah dan di tengah Madrasah dan di tengah
mereka adanya perbedaan pendapat. masyarakat luas agar mereka masyarakat luas agar mereka
sebagai Madrasah kami sudah menghargai memiliki kompetensi kepribadian memiliki kompetensi kepribadian
anggota karya seni dan budaya nasional dan sosial serta melakukan dan sosial serta melakukan
masyarakat Indonesia berbagai jenis kegiatan dalam berbagai jenis kegiatan dalam
ruang lingkup yang lebih luas. ruang lingkup yang lebih luas.
3.2.2 3.2.2 3.2.2
Peserta didik di madrasah Madrasah belum melaksanakan Madrasah memiliki melaksanakan
kami sudah mencari dan pengembangan potensi dan minat pengembangan potensi dan minat
menerapkan informasi dari peserta didik dengan melibatkan peserta didik dengan melibatkan
lingkungan sekitar sumber- mereka untuk partisipasi dalam mereka untuk partisipasi dalam
sumber lain secara logis, berbagai jenis kegiatan serta berbagai jenis kegiatan serta
kritis dan kreatif. memiliki kesempatan untuk memiliki kesempatan untuk
mengembangkan rasa estetika dan mengembangkan rasa estetika
kecakapan hidup lainnya. dan kecakapan hidup lainnya.

172
Pedoman & Program – Program Sekolah

Komponen Kekuatan Kelemahan Rekomendasi


3.2.3 3.2.3 3.2.3
Madrasah sudah Peserta didik di madrasah Peserta didik di madrasah
memfasilitasi peserta didik kami belum menerapkan kami memiliki menerapkan
agar secara konsisten kebiasaan hidup bersih, kebiasaan hidup bersih,
semakin meningkat dalam sehat, bugar, aman dan sehat, bugar, aman dan
mengamalkan ajaran agama memanfaatkan waktu luang. memanfaatkan waktu
Islam. luang
3. STANDAR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN
4.1 Pemenuhan 4.1.1 4.1.1 4.1.1
jumlah Madrasah kami sudah memiliki 16 Madrasah mempunyai dua guru - madrasah berupY
pendidik dan Guru mata pelajaran yang sesuai yang tidak sesuai engan menyekolahkan ke duanya agar
tenaga dengan kememilikian madrasah kememilikian madrasah sesuai dengan kememilikian
kependidikan madrasah
sudah 4.1.2 4.1.2 4.1.2
memadai Madrasah kami sudah Madrasah sudah mengangkat Madrasah memiliki mengangkat
memiliki Tenaga tenaga kependidikan yang tenaga kependidikan yang
Administrasi. meliputi: Petugas Perpustakaan, meliputi: Petugas Perpustakaan,
Petugas Laboratorium, dan Petugas Laboratorium, dan
Penjaga Madrasah sesuai dengan Penjaga Madrasah sesuai
ketentuan minimal dengan ketentuan minimal
4.2 Kualifikasi 4.2.1 4.2.1 4.2.1
pendidik dan Sebanyak 18 dari 18 orang guru di - -
tenaga Madrasah kami sudah memenuhi
kependidikan kualifikasi akademik S1/D4 dan 1
orang S.2

173
Pedoman & Program – Program Sekolah

Komponen Kekuatan Kelemahan Rekomendasi


sudah 4.2.2 4.2.2 4.2.2
memadai Kualifikasi Tenaga Administrasi Madrasah sudah memfasilitasi Madrasah memiliki memfasilitasi
Madrasah kami lulusan Madrasah peningkatan kualifikasi tenaga peningkatan kualifikasi tenaga
Aliyah kependidikan agar memadai kependidikan agar memadai
sesuai dengan standar nasional sesuai dengan standar nasional
yang ditetapkan, termasuk untuk yang ditetapkan, termasuk untuk
menangani peserta didik yang menangani peserta didik yang
mengalami kesulitan belajar. mengalami kesulitan belajar.
4.3 Kompetensi 4.3.1 4.3.1 4.3.1
pendidik dan Madrasah mengikrimkan guru Madrasah belum memfasilitasi Madrasah memiliki memfasilitasi
tenaga untuk mengikuti beberapa pelatihan peningkatan kompetensi pendidik peningkatan kompetensi pendidik
kependidikan yang dilaksanakan oleh Kementrian agar memadai sesuai dengan agar memadai sesuai dengan
sudah Agama standar yang ditetapkan, termasuk standar yang ditetapkan,
memadai untuk menangani peserta didik termasuk untuk menangani
yang mengalami kesulitan belajar. peserta didik yang mengalami
kesulitan belajar.
4.3.2 4.3.2 4.3.2
Tenaga administrasi madrasah Tenaga administrasi Madrasah Tenaga administrasi Madrasah
kami mampu menguasai kami Suadah menguasai kami memiliki menguasai
penggunaan teknologi informasi / administrasi kepegawaian, sarana administrasi kepegawaian, sarana
computer dan prasarana, administrasi dan prasarana, administrasi
keuangan, administrasi kesiswaan keuangan, administrasi
dan administasi kurikulum kesiswaan dan administasi
kurikulum.
4. STANDAR SARANA DAN PRASARANA

174
Pedoman & Program – Program Sekolah

Komponen Kekuatan Kelemahan Rekomendasi


5.1 Sarana 5.1.1 5.1.1 5.1.1
Madrasah Luas lahan Madrasah kami Ruang guru di Madrasah kami Ruang guru di Madrasah kami
sudah memenuhi standar yaitu 5000 m2 suadah memenuhi standar yaitu 20 sudah memenuhi sehiingga
memadai dengan 6 rombongan belajar. m2 tetapi tidak mencukupi memiliki luas minimal 30 m2.
Luas ruang kelas Madrasah kami Ruang perpustakaan Madrasah Ruang perpustakaan Madrasah
sudah memenuhi standar, yaitu 72 kami belum memiliki meja baca. kami belum memiliki meja baca.
m2./ kelas Madrasah kami belum memiliki Madrasah kami belum memiliki
Status tanah Madrasah kami, laboratorium IPA. laboratorium IPA.
sudah bersertifikat atas nama Ruang Perpustakaan Madrasah Ruang Perpustakaan Madrasah
Yayasan. kami belum memenuhi standar, kami belum memenuhi standar,
Ruang pimpinan seluas 20 m2 yaitu berukuran 30m2 , yaitu berukuran 30m2 ,
dengan ukuran 4 m x 5 m. Koleksi buku perpustakaan belum Koleksi buku perpustakaan belum
memenuhi standar yaitu … dari memenuhi standar yaitu … dari

5.1.2 5.1.2 5.1.2


Jumlah peserta didik kelas VIIA - -
dan VIII memenuhi standar yaitu 38
per kelas

5.1.3 5.1.3 5.1.3


Buku pengayaan di ruang Madrasah belum memiliki buku Madrasah memiliki memiliki buku
perpustakaan sudah memiliki 300 pengayaan sesuai ketentuan pengayaan sesuai ketentuan
judul buku BSNP yaitu 840 judul. BSNP yaitu 840 judul
5.2 Madrasah 5.2.1 5.2.1 5.2.1
dalam kondisi Ruang kelas VII – IX sebanyak 6 Ruang kelas VIII A dan kelas VIII Ruang kelas VIII A dan kelas VIII
terpelihara dan ruang sudah di cat pada awal tahun B , dan kelas IX B di Madrasah B dan elas IX B di Madrasah kami
baik pelajaran ke-1 kami belum dirawat/dicat secara memiliki dirawat/dicat secara
berkala berkala

175
Pedoman & Program – Program Sekolah

Komponen Kekuatan Kelemahan Rekomendasi


5.2.2 5.2.2 5.2.2
Madrasah kami sudah dilengkapi Madrasah belum melengkapi Madrasah memiliki melengkapi
penangkal petir, pagar, dan pintu pemadam kebakaran, pemadam kebakaran,
gerbang. membangun/merenovasi sanitasi, membangun/merenovasi
peredam bising, mengadakan sanitasi, peredam bising,
pendingin ruangan (AC), dan mengadakan pendingin ruangan
melaksnakan program kebersihan, (AC), dan melaksnakan program
ketertiban, juga kebersihan, ketertiban, juga
perindangan/penghijauan demi perindangan/penghijauan demi
rasa nyaman bagi semua warga rasa nyaman bagi semua warga
Madrasah serta anggota Madrasah serta anggota
masyarakat yang berkunjung ke masyarakat yang berkunjung ke
Madrasah; dan juga Madrasah; dan juga
mengupayakan kemudahan bagi mengupayakan kemudahan bagi
peserta didik yang berkebutuhan peserta didik yang berkebutuhan
khusus. khusus.
5. STANDAR PENGELOLAAN
6.1 Kinerja 6.1.1 6.1.1 6.1.1
pengelolaan Madrasah kami sudah memiliki visi Madrasah suadah Madrasah belum
Madrasah dan misi. mempertahankan program mempertahankan program
berdasarkan penyusunan Visi dan Misi secara penyusunan Visi dan Misi secara
kerja tim dan bottom-up dengan melibatkan bottom-up dengan melibatkan
kemitraan semua pemangku kepentingan: semua pemangku kepentingan:
yang kuat dewan guru, komite Madrasah, dewan guru, komite Madrasah,
dengan visi dan kepala Madrasah dan dan kepala Madrasah dan
dan misi yang disosialisasikan kepada seluruh disosialisasikan kepada seluruh
jelas dan pemangku kepentingan, termasuk pemangku kepentingan, termasuk
diketahui oleh orangta peserta didik dan orangta peserta didik dan
semua pihak masyarakat sekitar, serta direviu masyarakat sekitar, serta direviu
dan dievaluasi pencapaiannya. dan dievaluasi pencapaiannya..

176
Pedoman & Program – Program Sekolah

Komponen Kekuatan Kelemahan Rekomendasi


6.1.2 6.1.2 6.1.2
Madrasah kami sudah memiliki Madrasah kami belum mendorong Madrasah kami memiliki
program kerja, yang dibuat kepala
kemandirian dan kemitraan yang mendorong kemandirian dan
Madrasah partisipatif, kolaboratif dan kemitraan yang partisipatif,
akuntabel melalui kolaboratif dan akuntabel melalui
penyusunan/perumusan RKM penyusunan/perumusan RKM
berbasis EDM dengan melibatkan berbasis EDM dengan melibatkan
semua pemangku kepentingan semua pemangku kepentingan
serta mampu memunculkan serta mampu memunculkan
potensi warga Madrasah untuk potensi warga Madrasah untuk
turut serta mengembangkan turut serta mengembangkan
pengelolaan Madrasah serta pengelolaan Madrasah serta
selanjutnya menjadi dasar selanjutnya menjadi dasar
penyusunan RKAM; kemudian penyusunan RKAM; kemudian
melaporkan pelaksanaannya melaporkan pelaksanaannya
kepada kepada Komite Madrasah kepada kepada Komite Madrasah
serta Kasi penma Pendidikan serta Kasi penma Pendidikan
setiap akhir tahun. setiap akhir tahun.
6.2 Rencana kerja 6.2.1 6.2.1 6.2.1
memiliki Madrasah memiliki RKM yang Madrasah belum Madrasah memiliki
tujuan yang mencontoh dari Madrasah lain, mengembangkan Rencana mengembangkan Rencana
jelas dan belum disesuaikan dengan kondisi Kegiatan Madrasah (RKM) yang Kegiatan Madrasah (RKM) yang
perbaikan riil Madraha. dirumuskan dari tujuan dirumuskan dari tujuan
berkelanjutan berdasarkan visi dan misi berdasarkan visi dan misi
Madrasah dalam bentuk renstra Madrasah dalam bentuk renstra
maupun RKM, serta maupun RKM, serta
memaksimalkan sosialisasi RPM memaksimalkan sosialisasi RPM
kepada warga Madrasah dan pihak kepada warga Madrasah dan
lain yang berkepentingan. pihak lain yang berkepentingan.

177
Pedoman & Program – Program Sekolah

Komponen Kekuatan Kelemahan Rekomendasi


6.2.2 6.2.2 6.2.2
Madrasah belum Madrasah memiliki
mensosialisasikan dokumen mensosialisasikan dokumen
rencana kerja kepada semua rencana kerja kepada semua
warga Madrasah dan pihak-pihak warga Madrasah dan pihak-pihak
yang berkepentingan dalam yang berkepentingan dalam
berbagai kesempatan dan on-line berbagai kesempatan dan on-line
di situs Madrasah. di situs Madrasah.
6.3 Rencana 6.3.1 6.3.1 6.3.1
Pengembanga Madrasah belum menyusun Madrasah memiliki menyusun
n Rencana Kegiatan dan Anggaran Rencana Kegiatan dan Anggaran
Madrasah/Ren Madrasah (RKAM) yang mengacu Madrasah (RKAM) yang mengacu
cana Kerja pada Standar Isi, Standar pada Standar Isi, Standar
Madrasah Kompetensi Lulusan, Standar Kompetensi Lulusan, Standar
berdampak Proses dan Standar Penilaian Proses dan Standar Penilaian
terhadap sesuai dengan ketentuan Standar sesuai dengan ketentuan Standar
peningkatan Nasional Pendidikan dan Nasional Pendidikan dan
hasil belajar memajangnya pada tempat-tempat memajangnya pada tempat-
yang strategis dan on-line di situs tempat yang strategis dan on-line
Madrasah sebagai bentuk di situs Madrasah sebagai
sosialisasi kepada semua warga bentuk sosialisasi kepada semua
Madrasah serta memiliki warga Madrasah serta memiliki
menyempurnakan Rencana menyempurnakan Rencana
Kegiatan dan Anggaran Madrasah Kegiatan dan Anggaran
(RKAM) setiap tahun. Madrasah (RKAM) setiap tahun.
6.3.2 6.3.2 6.3.2
Tim pengembang Madrasah belum Tim pengembang Madrasah
melakukan evaluasi diri dan memiliki melakukan evaluasi diri
menyusun skala prioritas kegiatan dan menyusun skala prioritas
dan program tindak lanjut terhadap kegiatan dan program tindak
hasil evaluasi diri Madrasah. lanjut terhadap hasil evaluasi diri
Madrasah.

178
Pedoman & Program – Program Sekolah

Komponen Kekuatan Kelemahan Rekomendasi


6.3.3 6.3.3 6.3.3
Madrasah belum menyusun Madrasah memiliki menyusun
indikator keberhasilan dan indikator keberhasilan dan
melakukan penilaian kinerja proses melakukan penilaian kinerja
pembelajaran dalam bentuk proses pembelajaran dalam
evaluasi diri Madrasah untuk dasar bentuk evaluasi diri Madrasah
penentuan prioritas perbaikan/ untuk dasar penentuan prioritas
pengembangan Madrasah. perbaikan/ pengembangan
Madrasah.
6.4 Pengumpulan 6.4.1 6.4.1 6.4.1
dan Madrasah belum menyusun dan Madrasah memiliki menyusun
penggunaan menyelenggarakan Sistim dan menyelenggarakan Sistim
data yang Informasi Manajemen Pendidikan Informasi Manajemen Pendidikan
handal dan berbasis ICTserta memiliki berbasis ICTserta memiliki
valid memfasilitasi komunikasi antar memfasilitasi komunikasi antar
warga Madrasah secara efektif, warga Madrasah secara efektif,
efisien dan akuntabel dan sudah efisien dan akuntabel dan sudah
tersosialisaikan kepada seluruh tersosialisaikan kepada seluruh
pemangku kepentingan. pemangku kepentingan.

179
Pedoman & Program – Program Sekolah

Komponen Kekuatan Kelemahan Rekomendasi


6.4.2 6.4.2 6.4.2
Madrasah belum mengadakan Madrasah memiliki mengadakan
fasilitas informasi yang memenuhi fasilitas informasi yang memenuhi
standar dengan data yang terbaru standar dengan data yang terbaru
dan mudah diakses secara online dan mudah diakses secara online
melalui website Madrasah oleh melalui website Madrasah oleh
warga Madrasah dan pihak yang warga Madrasah dan pihak yang
berkepentingan guna melayani berkepentingan guna melayani
permintaan informasi, pemberian permintaan informasi, pemberian
informasi, pengaduan dari informasi, pengaduan dari
masyarakat berkaitan dengan masyarakat berkaitan dengan
pengelolaan Madrasah dan pengelolaan Madrasah dan
mendokumentasikan semua mendokumentasikan semua
informasi dari masyarakat. informasi dari masyarakat.
6.5 Pemberian 6.5.1 6.5.1 6.5.1
dukungan dan Madrasah belum menyusun Madrasah memiliki menyusun
kesempatan program pemberdayaan Pendidik program pemberdayaan Pendidik
pengembanga dan Tanaga Kependidikan dan dan Tanaga Kependidikan dan
n profesi bagi memiliki deskripsi tugas pokok dan memiliki deskripsi tugas pokok
para pendidik fungsi Pendidik dan Tenaga dan fungsi Pendidik dan Tenaga
dan tenaga Kependidikan serta memiliki Kependidikan serta memiliki
kependidikan mengevaluasi pelaksanaan mengevaluasi pelaksanaan
program pemberdayaan Pendidik program pemberdayaan Pendidik
dan Tenaga Kependidikan setiap dan Tenaga Kependidikan setiap
akhir semester. akhir semester.

180
Pedoman & Program – Program Sekolah

Komponen Kekuatan Kelemahan Rekomendasi


6.5.2 6.5.2 6.5.2
Madrasah belum menyusun Madrasah memiliki menyusun
program pengawasan dan program pengawasan dan
supervisi/evaluasi pengelolaan supervisi/evaluasi pengelolaan
akademik setiap bulan, baik kinerja akademik setiap bulan, baik
pelaksanaan tugas maupun kinerja pelaksanaan tugas
kesesuaian dengan standar maupun kesesuaian dengan
nasional, serta meminta semua standar nasional, serta meminta
pendidik melaporkan hasil evaluasi semua pendidik melaporkan hasil
dan penilaian pembelajaran evaluasi dan penilaian
kepada Kepala Madrasah setiap pembelajaran kepada Kepala
semester yang selanjutnya Madrasah setiap semester yang
melaporkan hasil evaluasi dan selanjutnya melaporkan hasil
penilaian kepada orangtua peserta evaluasi dan penilaian kepada
didik setiap semester sebagai orangtua peserta didik setiap
dasar untuk menyusun program semester sebagai dasar untuk
perbaikan dan peningkatan yang menyusun program perbaikan
berkelanjutan. dan peningkatan yang
berkelanjutan.
6.6 Masyarakat 6.6.1 6.6.1 6.6.1
mengambil Madrasah belum memiliki dan Madrasah memiliki memiliki dan
bagian dalam melaksanakan program melaksanakan program
kehidupan keterlibatan secara langsung keterlibatan secara langsung
Madrasah warga Madrasah dalam warga Madrasah dalam
pengelolaan kegiatan akademik pengelolaan kegiatan akademik
dan non akademik serta kegiatan dan non akademik serta kegiatan
pengembangan Madrasah pada pengembangan Madrasah pada
umumnya. umumnya.

181
Pedoman & Program – Program Sekolah

Komponen Kekuatan Kelemahan Rekomendasi


6.6.2 6.6.2 6.6.2
Madrasah belum memiliki dan Madrasah memiliki memiliki dan
melaksanakan secara intensif melaksanakan secara intensif
program pelibatan masyarakat program pelibatan masyarakat
dalam pengelolaan kegiatan non dalam pengelolaan kegiatan non
akademik dan menjalin kemitraan akademik dan menjalin kemitraan
dengan lembaga masyarakat dengan lembaga masyarakat
secara dan akademis dan secara dan akademis dan
memberikan kesempatan warga memberikan kesempatan warga
Madrasah untuk berkreasi. Madrasah untuk berkreasi.
6. STANDAR PEMBIAYAAN
7.1 Madrasah 7.1.1 7.1.1 7.1.1
merencanakan Madrasah sudah menyusun RKAM Madrasah belum menyusun Madrasah belum menyusun
keuangan dengan memasukkan program/ laporan RKAM kepada pemangku laporan RKAM kepada
sesuai standar kegiatan, sumber dana kepentingan lainnya secara pemangku kepentingan lainnya
menyeluruh, periodik, dan dalam secara menyeluruh, periodik, dan
proses yang transparan. dalam proses yang transparan.

7.1.2 7.1.2 7.1.2


Madrasah sudah menyusun RKAM Komite Madrasah dan pemangku Komite Madrasah dan pemangku
dengan memasukkan program/ kepentingan yang relevan dan kepentingan yang relevan dan
kegiatan, sumber dana kemudian diketahui/disahkan oleh kemudian diketahui/disahkan oleh
pemerintah yang di dalamnya pemerintah yang di dalamnya
mencakup jenis program/kegiatan, mencakup jenis
sumber dana dan nominalnya, program/kegiatan, sumber dana
serta pembelanjaan dan dan nominalnya, serta
nominalnya. pembelanjaan dan nominalnya.

182
Pedoman & Program – Program Sekolah

Komponen Kekuatan Kelemahan Rekomendasi


7.1.3 7.1.3 7.1.3
Madrasah sudah membukukan Madrasah belum melakukan, Madrasah belum melakukan,
rencana dan pengeluaran pemeriksaan Buku Kas secara pemeriksaan Buku Kas secara
keuangan termasuk sumber dana periodik oleh petugas yang periodik oleh petugas yang
masing-masing. berwenang, dan melaksanakan berwenang, dan melaksanakan
pembukuan keuangan Madrasah pembukuan keuangan Madrasah
dengan melengkapi setiap dengan melengkapi setiap
transaksi keuangan (penerimaan transaksi keuangan (penerimaan
dan pengeluaran) dengan bukti dan pengeluaran) dengan bukti
yang sah. yang sah.
7.1.4 7.1.4 7.1.4
Madrasah sudah melaporkan Madrasah belum menyusun Madrasah memiliki menyusun
penggunaan keuangan kepada laporan pengelolaan keuangan laporan pengelolaan keuangan
Pemerintah (Kasi Penma) sebagai laporan sebagai laporan
pertanggungjawaban pengelolaan pertanggungjawaban pengelolaan
pendapatan dan penggunaan pendapatan dan penggunaan
keuangan Madrasah kepada keuangan Madrasah kepada
warga Madrasah, dan masyarakat warga Madrasah, dan masyarakat
secara rutin dan proses yang secara rutin dan proses yang
transparan. transparan.
7.2 Upaya 7.2.1 7.2.1 7.2.1
Madrasah Madrasah memiliki sumber Madrasah belum lebih kreatif Madrasah memiliki lebih kreatif
untuk pendapatan dari BOS menggali berbagai sumber dana menggali berbagai sumber dana
mendapatkan untuk mendapatkan pendapatan untuk mendapatkan pendapatan
tambahan tambahan tambahan
dukungan 7.2.2 7.2.2 7.2.2
pembiayaan Madrasah kami mendapat bantuan Madrasah belum membangun Madrasah memiliki membangun
lainnya dari Donatur sebanyak 2000.000 jaringan kerja yang kuat dengan jaringan kerja yang kuat dengan
pada saat kegiatan perpisahan Dunia Usaha, Dunia Industri dan Dunia Usaha, Dunia Industri dan
peserta didik kelompok masyarakat setempat kelompok masyarakat setempat
untuk membantu Madrasah dalam untuk membantu Madrasah
hal pembiayaan. dalam hal pembiayaan.

183
Pedoman & Program – Program Sekolah

Komponen Kekuatan Kelemahan Rekomendasi


7.2.3 7.2.3 7.2.3
Madrasah sudah memiliki alumni Madrasah belum memelihara Madrasah memiliki memelihara
sekitar ± 150 mulai lulusan hubungan dengan organisasi hubungan dengan organisasi
pertama, yaitu tahun 2009 alumni agar mereka membantu alumni agar mereka membantu
berbagai upaya Madrasah dalam berbagai upaya Madrasah dalam
meningkatkan mutu pendidikan, meningkatkan mutu pendidikan,
termasuk dalam hal pembiayaan termasuk dalam hal pembiayaan
7.3 Madrasah 7.3.1 7.3.1 7.3.1
menjamin Madrasah sudah meningkatkan .
kesetaraan kemampuan untuk melayani siswa
akses dari berbagai tingkatan sosial
ekonomi termasuk siswa dengan
kebutuhan khusus dan
mempromosikan kesetaraan akses
bagi semua peserta didik
7.3.2 7.3.2 7.3.2
Madrasah memiliki catatan orang Madrasah belum mengidentifikasi Madrasah memiliki
tua siswa yang sifatnya masih tingkat ekonomi orang tua siswa mengidentifikasi tingkat ekonomi
umum. untuk menentukan sumbangan orang tua siswa untuk
yang disesuaikan dengan menentukan sumbangan yang
kemampuan dan kesanggupan disesuaikan dengan kemampuan
orang tua, serta memaksimalkan dan kesanggupan orang tua,
upaya subsidi silang kepada siswa serta memaksimalkan upaya
kurang mampu di bidang ekonomi subsidi silang kepada siswa
atau dengan membebaskan biaya kurang mampu di bidang ekonomi
pendidikan bagi siswa miskin. atau dengan membebaskan biaya
pendidikan bagi siswa miskin.
7. STANDAR PENILIAN

184
Pedoman & Program – Program Sekolah

Komponen Kekuatan Kelemahan Rekomendasi


8.1 Sistem 8.1.1 8.1.1 8.1.1
penilaian Sebanyak 9 dari 18 orang pendidik Madrasah belum memfasilitasi Madrasah memiliki memfasilitasi
disusun untuk sudah menyusun KKM , dan semua pendidik untuk menyusun semua pendidik untuk menyusun
menilai peserta instrumen penilaian KKM, kisi-kisi soal, instrumen KKM, kisi-kisi soal, instrumen
didik baik penilaian, dan rubrik penilaian penilaian, dan rubrik penilaian
dalam bidang berdasarkan kompetensi dasar berdasarkan kompetensi dasar
akademik dan standar kompetensi dan standar kompetensi
maupun non 8.1.2 8.1.2 8.1.2
akademik Sebanyak 3 dari 18 orang pendidik Semua pendidik belum Semua pendidik memiliki
menginformasikan indicator dan menginformasikan kopetensi dasar menginformasikan kopetensi
KKM dan waktu penilaian kepada (Indikator), Kriteria Ketuntasan dasar (Indikator), Kriteria
peserta didik di awal semester Minimal (KKM), tehnik penilaian, Ketuntasan Minimal (KKM), tehnik
rubrik penilaian, dan waktu penilaian, rubrik penilaian, dan
penilaian kepada peserta didik di waktu penilaian kepada peserta
awal semester dan sebelum didik di awal semester dan
pelaksanaan penilaian. sebelum pelaksanaan penilaian.

185
Pedoman & Program – Program Sekolah

Komponen Kekuatan Kelemahan Rekomendasi


8.1.3 8.1.3 8.1.3
Semua pendidik sudah melakukan Semua pendidik belum Semua pendidik memiliki
ulangan harian, Ulangan tengah melaksanakan Ulangan Harian melaksanakan Ulangan Harian
semester, Ulangan Akhir semester, setiap kompetensi dasar, Ulangan setiap kompetensi dasar, Ulangan
Ulangan Kenaikan, dengan tengah emester, Ulangan Akhir tengah emester, Ulangan Akhir
menggunakan berbagai jenis semester, Ulangan Kenaikan, semester, Ulangan Kenaikan,
dengan menggunakan berbagai dengan menggunakan berbagai
jenis metode untuk menilai jenis metode untuk menilai
kemajuan belajar peserta didik kemajuan belajar peserta didik
secara berkelanjutan dan secara berkelanjutan dan
mengembangkannya berdasarkan mengembangkannya
rencana yang telah dibuat pada berdasarkan rencana yang telah
silabus dan RPP dan juga sesuai dibuat pada silabus dan RPP dan
dengan perkembangan peserta juga sesuai dengan
didik, juga melaksanakan Ujian perkembangan peserta didik, juga
Madrasah, dan Ujian Nasional melaksanakan Ujian Madrasah,
yang kemudian memantau dan Ujian Nasional yang
kemajuan belajar peserta didik. kemudian memantau kemajuan
belajar peserta didik.
8.1.4 8.1.4 8.1.4
Semua pendidik sudah Semua pendidik Madrasah kami Semua pendidik Madrasah kami
menerapkan tes tertulis, tes lisan, belum merevisi tes tulis, tes lisan, memiliki merevisi tes tulis, tes
dan tes praktik atau tes kinerja, tes praktik, tes kinerja yang lisan, tes praktik, tes kinerja yang
dengan teknik observasi atau dilakukan secara berkala dilakukan secara berkala
pengamatan selama pembelajaran
berlangsung dan/atau di luar
kegiatan pembelajaran, serta teknik
penugasan baik.

186
Pedoman & Program – Program Sekolah

Komponen Kekuatan Kelemahan Rekomendasi


8.2 Penilaian 8.2.1 8.2.1 8.2.1
berdampak Setiap guru sudah menyampaikan - .
pada proses hasil Evaluasi mata pelajaran serta
belajar hasil penilaian setiap peserta didik
dan juga umpan balik kepada
Kepala Madrasah pada akhir
semester dalam bentuk laporan
hasil prestasi belajar peserta didik
dan mengkaji ulang tingkat
kemajuan semua peserta didik
pada setiap akhir semester.
8.2.2 8.2.2 8.2.2
Semua pendidik belum Semua pendidik memiliki
menganalisis hasil penilaian, menganalisis hasil penilaian,
memiliki menyusun program tindak memiliki menyusun program
lanjut terhadap hasil analisis dalam tindak lanjut terhadap hasil
bentuk perbaikan dan pengayaan analisis dalam bentuk perbaikan
dan mereview rencana dan pengayaan dan mereview
pembelajaran yang telah disusun. rencana pembelajaran yang telah
disusun.
8.3 Orangtua 8.3.1 8.3.1 8.3.1
peserta didik Madrasah sudah menyampaikan
terlibat dalam laporan semua hasil penilaian
proses belajar untuk semua kelompok mata
anak mereka pelajaran secara sistematis pada
setiap akhir kepada orang tua/wali
peserta didik dalam bentuk laporan
pendidikan dan dan
mendiskusikannya secara
mendetail untuk masing-masing
peserta didik secara berkala.

187
Pedoman & Program – Program Sekolah

Komponen Kekuatan Kelemahan Rekomendasi


8.3.2 8.3.2 8.3.2
Madrasah belum Madrasah memiliki
mensosialisasikan KKM setiap mensosialisasikan KKM setiap
mata pelajaran, kriteria kenaikan mata pelajaran, kriteria kenaikan
kelas, program penilaian, program kelas, program penilaian,
remidial dan pengayaan kepada program remidial dan pengayaan
orangtua peserta dan memiliki kepada orangtua peserta dan
melibatkan orangtua peserta didik memiliki melibatkan orangtua
dalam menyediakan fasilitas peserta didk dalam menyediakan
belajar putra/putrinya untuk fasilitas belajar putra/putrinya
meningkatkan pencapaian hasil untuk meningkatkan pencapaian
belajar. hasil belajar.

188
Pedoman & Program – Program Sekolah

B. Peta Mutu Madrasah


1. Grafik Mutu Madrasah ..................... .... .....................

2. Diskripsi Peta Mutu Madrasah


Diskripsi peta mutu madrasah tersajikan sebagai berikut:
Posisi Standar
Skor Tahap
No Standar Dibawah SPM SNP Diatas
Pengembangan
SPM SNP
1 Standar isi √
2 Standar proses √
3 Standar kelulusan √
4 Standar tendik √
5 Standar sarpras √
6 Standar √
pengelolaan
7 Standar √
pembiayaan
8 Standar penilaian √
Catatan:
1. Skor interval 1-1,9 : dibawah SPM
2. Skor interval 2-2,9 : SPM
3. Skor interval 3-3,9 : SNP
4. Skor interval 4 : diatas SNP

189
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB III
KONDISI MADRASAH MASA DEPAN YANG DIHARAPKAN

A. Harapan Pemangku Kepentingan Madrasah dimasa Mendatang


Berdasar peta mutu, seperti tertuang pada Bab II, poin B.2,
Madrasah ..................... NW ....................., pada empat tahun mendatang
diharapkan :
1. Memiliki dan kurikulum sesuai dengan panduan dari badan standar nasional
pendidikan (BSNP)
2. Proses pembelajaran dilaksanakan secara efektif dengan meningkatkan
keterlibatan siswa aktif dalam pembelajaran.
3. Hasil belajar peserta didik, selalu meningkat dan mempunyai kreatifitas
dalam menyelesaikan masalah
4. Pendidik dan tenaga kependidikan sudah memenuhi kualifikasi akademik
S1/D4
5. Peningkatan sarana dan prasarana yang mendukung secara langsung
maupun tidak langsung terhadap proses pembelajaran terus diupayakan
sehingga memenuhi standar nasional
6. Memiliki peningkatan manajemen pengelaan Madrasah, termasuk melibatkan
tokoh masyarakat dalam pengelolaan pendidikan Madrasah
7. Pemberdayaan masyarakat dan alumni memiliki ditingkatkan utamanya dalam
penggalian dana
8. Sistem Penilaian memiliki dilakukan secara dengan berbagai teknik, seperti
penilaian tertulis, lisan, unjuk kerja, porto folio, dan pengamatan.

B. Visi Madrasah

“ Mewujudkan Manusia yang beriman dan bertaqwa dan berpegang teguh dalam
mazhab imami syafii
Indikator Visi
1. Mampu bersaing dengan lulusan yang sederajat untuk melanjutkan/diterima di
pendidikan yang lebih tinggi

2. Mampu berpikir aktif, kreatif dan keterampilan dalam memecahkan masalah

3. Memiliki keterampilan, kecakapan non akademis sesuai bakat dan minatnya

4. Memiliki keyakinan teguh dan mengamalkan ajaran agama Islam secara benar
dan konsekuen

5. Bisa menjadi teladan bagi teman dan masyarakat

190
Pedoman & Program – Program Sekolah

C. Misi

1. Berprestasi dalam bidang agama dan umum dan mampu menggali kitab
salafusshaleh

2. Berahlaq yang mulya berbudi pekerti yang baik di madrasah maupun di


Masyarakat

3. Mampu bersaing dalam bidang MIPA / AGAMA

4. Berperestasi dalam Ujian Negara

5. Tujuan Madrasah 4 Tahun ke Depan

Keadaan Madrasah saat ini Tujuan Madrasah


Standar Pendidikan
(Tahun 20...) (tahun 2018)
1. Standar Isi Madrasah kami sudah
Madrasah menyusun
mempunyai Tim Pengembang kurikulum yang direviu
Kurikulum (revisi) setiap tahun dan
Kegiatan penyusunan
kemudian disahkan oleh
kurikulum melibatkan
kasi Penma dan
komite madrasah, dandisosialisasikan kepada
nara sumber, serta
para pemangku
pihak lain yang terkait.
kepentingan.
Kurikulum muatan lokal dan Kurikulum yang ada di
pengembangan diri Madrasah Madrasah memiliki lebih
kami mempertimbangkan
disesuaikan dengan
kebutuhan daerah dan peserta
kebutuhan daerah,
didik kebutuhan peserta didik,
dan disosialisasikan
kepada Madrasah lain
agar dijadikan rujukan.
Sebanyak 9 dari 18 guru Semua guru Madrasah
mengalokasikan waktu untuk memiliki mengalokasikan
program remedial dan waktu yang cukup untuk
pengayaan. melaksanakan program
remedial dan pengayaan.

Layanan bimbingan dilakukan Madrasah belum


oleh guru kelas berdasar kasus memberikan layanan dan
per kasus bimbingan secara teratur
dan berkesinambungan
yang terprogram dengan
jelas maupun berdasarkan
kasus per kasus sesuai
kebutuhan peserta didik

191
Pedoman & Program – Program Sekolah

Kegiatan ekstra kurikuler Madrasah melibatkan


diorganisasikan / diprogram masyarakat dalam
dalam bentuk jadwal ekstra pengembangan ekstra
kurikuler. kurikuler, dinilai
perkembangannya, dan
dilaporkan kepada
pemangku kepentingan
Belum memiliki jurnal ekstra Memiliki Jurnal kegiatan
kurikuler ekstra kurikuler Madrasah
secara lengkap
2. Standar Proses Silabus di madrasah kami Madrasah memiliki silabus
sudah sesuai dengan Strandar yang sudah direvisi
Isi.
Sebanyak 9 dari 18 guru di Madrasah memiliki RPP
madrasah mengembangkan semua mata pelajaran dan
silabus secara semua jenjang kelas
mandiri/kelompok
Sebanyak 9 dari 18 orang guru Semua guru menerapkan
Madrasah kami sudah pembelajaran PAIKEM
menerapkan pendekatan
PAIKEM
Sebanyak 9 dari 18 guru di Semua guru
madrasah memaanfaatkan memaanfaatkan
lingkungan sebagai sumber lingkungan sebagai
belajar sumber belajar
Siswa belum memanfaatkan Siswa memiliki
Perpustakaan sebagai sumber memanfaatka sumber
belajar belajar di perpustakaan
Madrasah yang mudah
dipinjam dan dipakai di
luar Madrasah dalam
kurun waktu tidak lebih
dari satu minggu dan
dapat diperpanjang.
Kepala Madrasah menentukan Penentuan buku teks
buku teks yang berdasar hasil rapat yang
digunanakan/dibeli peserta dihadiri Kepala Madrasah,
didik para guru, pengurus
Komite dan perwakilan
orang tua.

192
Pedoman & Program – Program Sekolah

Guru-guru di Madrasah kami Madrasah memiliki


sudah melaksanakan memfasilitasi guru-guru
eksplorasi, elaborasi dan agar memberikan
konfirmasi sebanyak 9 dari 18 kesempatan pada peserta
guru didik untuk melakukan
ekplorasi dan elaborasi,
serta mendapatkan
konfirmasi di setiap proses
pembelajaran
Supervisi dilaksanakan satu Madrasah memiliki
kali pada tahun pelajaran yang meningkatkan
lalu penyusunan dan
pelaksanaan program
supervisi dan evaluasi
proses pembelajaran yang
dilaksanakan oleh Kepala
Madrasah
3. Standar Perolehan nilai rata- Perolehan nilai rata-rata
Kompetensi rata UAMBN: UAMBN :
Lulusan Bhs Indonesia : 6,05 Bhs Indonesia : 79
Matematika : 4,00 Matematika : 82
Ilmu Pengetahuan Ilmu Pengetahuan Alam :
Alam : 3,75 80
Jumlah lulusan Madrasah yang Jumlah lulusan Madrasah
hafal juz Amma 5% yang hafal juz Amma 25%
Jumlah lulusan Madrasah yang Jumlah lulusan Madrasah
hafal Asmaul Husna 10% yang hafal Asmaul Husna
50%
Jumlah lulusan Madrasah yang Jumlah lulusan Madrasah
fasih dan tartil bacaan Alqur’an yang fasih dan tartil
sebanyak 60% bacaan Alqur’an sebanyak
100%
Pembelajaran belum pernah Terlaksananya
mengundang nara sumber pembelajaran yg
mengundang beberapa
nara sumber
Belum memiliki dokter kecil Dimilikinya dokter kecil
disetiap kelas VII - IX
sebanyak 6 orang
Belum menanam pohon sekitar Terlaksananya
Madrasah untuk penghijauan penanaman pohon di
sekitar halaman Madrasah
sebanyak 100 Pohon
Madrasah sudah Mengembangkan ekstra
melaksanakan ekstra English english club
Club

193
Pedoman & Program – Program Sekolah

Madrasah sudah Terlaksananya ekstra


melaksanakan ekstra Pramuka kurikuler pramuka untuk
dan PMR , namun memiliki siswa kelas VII - IX
ditingkatkan
Madrasah belum pernah Terlaksananya lomba
melakukan lomba menulis menulis bahasa Indonesia
berbahasa Indonesia dan dan bahasa Inggris
bahasa Inggris
Madrasah belum pernah Terlaksananya lomba
mengadakan lomba bercerita bercerita dalam bahasa
dalam bahasa Inggris, Indonesia, Inggris, Arab
Madrasah belum Terlaksananya ekstra
melaksanakan ekstra Sains sains club
club
Madrasah belum Melaksanakan ekstra
melaksanakan ekstra Math Club
Matematik Club
Madrasah belum pernah juara Diperolehnya beberapa
harapan olimpiade sains kejuaraan dalam
mengikuti berbagai
olimpiade
Madrasah sudah Terlaksananya ekstra
melaksanakan ekstra kurikuler kurikuler, tilawah, dan silat
, , Tilawah, , tari dan silat
namun memiliki ditingkatkan
Madrasah sudah pernah Terlaksananya perpisahan
melakukan perpisahan secara siswa Kelas IX dan
resmi di gedung pertemuan mengadakan Lomba
Madrasah sudah melakukan Terlaksananya peringatan
peringatan tahun baru hijriyah tahun baru Hijriyah
sederhana dan memiliki
ditingkatkan
Madrasah sudah melakukan Terlaksananya peringatan
peringatan Maulid Nabi Maulid Nabi Muhammad
Muhammad SAW secara SAW
sederhana dan memiliki
ditingkatkan
Madrasah sudah melakukan Terlaksananya peringatan
peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Israa' Mi'raj Nabi
Muhammad SAW secara Muhammad SAW
sederhana dan memiliki
ditingkatkan
Madrasah belum pernah Terlaksananya peringatan
melakukan peringatan hari hari Pahlawan 10
Pahlawan tanggal 10 November 2013
November

194
Pedoman & Program – Program Sekolah

Madrasah belum pernah Terlaksananya peringatan


melakukan peringatan hari ibu
hari Ibu tanggal 22
Desember
Madrasah belum pernah Terlaksananya pameran
melakukan pameran produk karya siswa dan
produk hasil karya siswa penampilan bakat
Madrasah sudah Memiliki peserta didik
melakukan penerimaan kelas VII (baru) yang
murid baru, namun memenuhi kualifikasi (60
memiliki ditingkatkan Orang)
kualitas dan
kuantitasnya
4. Standar Pendidik Sebanyak 18 dari 18 orang Semua guru yang
dan Tenaga guru Madrasah kami, sudah memenuhi kualifikasi
Kependidikan memenuhi kualifikasi akademik akademik (S1 / D4),
S1/D4 (sebanyak18 orang)
Belum ada guru madrasah Semua guru sudah
kami yang mengikuti pelatihan mengikuti pelatihan
implementasi kurikulum 2013 implementasi kurikulum
2013 (18 orang)
Sebagian guru memiliki Jumlah guru yang
kemampuan berbahasa mengikuti pelatihan/kursus
Inggris, memiliki ditingkatkan bahasa Inggris (1 orang
dari 18 orang)
3 guru dari 18 Guru yang Semua guru sudah ikut
belum memiliki sertifikat sertifikasi profesi (18
pendidik professional orang)
Madrasah baru memiliki 3 Jumlah tenaga
tenaga kependidikan, yaitu kependidikan sesuai
Tata Usaha, Pustakawan, kualifikasi (TU,
Laboran, UKS Pustakawan, Laboran,
UKS)
5. Standar Sarana Memiliki ruang guru yang Memiliki ruang guru yang
dan Prasarana belum memenuhi standar, belum memenuhi standar,
luasnya hanya 20 m2. luasnya hanya 30 m2.
Madrasah kami belum memiliki Memiliki tempat cuci
bak cuci tangan yang tangan di depan /halaman
diletakkan di halaman masing- kelas sebanyak 8 buah
masing kelas
Madrasah kami memiliki 1 LCD Memiliki 6 LCD proyektor
proyektor yang digunakan di sebagai sarana
ruang guru tapi rusak pembelajaran

195
Pedoman & Program – Program Sekolah

Madrasah kami belum memiliki Memiliki buku catatan


catatan kesehatan peserta kesehatan peserta didik
didik untuk semua kelas (ada 6
kelas)
Madrasah memiliki tempat Memiliki tempat sampah di
sampah di jamban sebanyak 6 setiap jamban
buah (sebanyak 8 jamban)
Madrasah belum memilki Memiliki lemari atau rak di
lemari/rak di ruang kelas setiap ruang kelas
( sebanyak 6 kelas)
Madrasah belum memiliki Memiliki sarana senam
sarana atletik dan atletik masing-masing
1 set
Madrasah memiliki sarana Memiliki Ruang musholla
Musholla kecil berukuran 138 dengan ukuran 8 x 12 m di
m2 sebelah timur Madrasah
Madrasah Memiliki Sarana Memiliki alat olah raga dan
Kesenian Berupa 1 Set kesenian
Terbang Hadrah 1 Set Qasidah
1 Orgen
Madrasah memiliki saran lab Memiliki sarana Lab. IPA
IPA yang masih minim (baru sesuai standar
mencapai10% dari standar)
Madrasah memiliki koleksi Jumlah koleksi buku
buku perpustakaan sebanyak perpustakaan 1000 judul
beberapa judul
Madrasah memiliki beberapa Jumlah koleksi buku
judul literatur berbahasa perpustakaan yang
Inggris yang ada di berbahasa Inggris 120
Perpustakaan judul
Madrasah belum pernah Memiliki worksheet
membuat worksheet sebagai sebagai salah satu
salah satu sumber belajar yang sumber pembelajaran
dikembangkan oleh pendidik
Madrasah belum memelihara Perbaikan printer
printer yang dimiliki
Ruag kelas yang sudah di cat Semua ruang kelas di cat
ulang baru kelas IX A dan VII A ulang secara berkala
dan VIIB
1. Standar Visi dan misi yang dimiliki Misi dikembangkan visi
Pengelolaan Madrasah belum memiliki Madrasah melalui
indicator indikator visi
RKM Madrasah kami masih Memiliki RKM periode
mencontoh dari Madrasah lain 20...-2018
dan belum sesuai kondisi
nyata

196
Pedoman & Program – Program Sekolah

RKM Madrasah belum Sosialisakannya visi misi


disosialisasikan kepada dan program Madrasah
pemangku kepentingan kepada pemangku
kepentingan
RKM dan RKT belum disetujui RKM dan RKT disetujui
oleh dewan guru dan komite oleh dewan guru dan
komite Madrasah
Madrasah belum melakukan Evaluasi kinerja Madrasah
evaluasi kinerja Madrasah untuk meningkatnya hasil
belajar siswa secara
berkelanjutan
Madrasah belum memiliki Memiliki Sistem Informasi
system informasi manajemen Manajemen untuk
meningkatkan administrasi
pendidikan yang efektif,
efisien dan akuntabel
Madrasah belum pemiliki Peningkatan
program peningkatan profesionalisme pendidik
profesionalisme pendidik dan dan tenaga kependidikan
tenaga kependidikan
Madrasah belum melakukan Menilai kinerja pendidik
penilaian kepada pendidik dan melalui hasil raport
tenaga kependidikan dalam semesteran
bentuk rapor guru/karyawan
Madrasah belum melakukan Terlaksananya program
program bersama masyarakat kegiatan bersama dengan
masyarakat
Madrasah melakukan Terlaksananya pertemuan
pertemuan dengan orang tua dengan orang tua siswa
saat pembagian rapor sebanyak 2 kali dalam
satu tahun
Komite madrasah belum Terlaksananya kegiatan
pernah mangadakan kegiatan komite Madrasah untuk
atas inisiatif sendiri mendukung kegiatan
Madrasah
2. Standar Madrasah belum memiliki Memiliki donatur tetap dari
Pembiayaan donator dari alumni alumni sebanyak 10
Orang
Madrasah belum melakukan Terlaksananya subsidi
subsidi silang untuk siswa silang untuk siswa kurang
kurang mampu mampu
Madrasah belum Terlaksananya
mengalokasikan premi untuk pembayaran premi
asuransi pensiun guru dan asuransi pensiun guru dan
karyawan karyawan tetap

197
Pedoman & Program – Program Sekolah

8. Standar Penilaian Sebanyak 9 dari 18 orang Semua guru menyusun


pendidik sudah menyusun instrument penilaian dan
KKM , dan instrumen penilaian KKM
Sebanyak 9 dari 18 orang Semua pendidik
pendidik menginformasikan menginformasikan
indicator dan KKM dan waktu indicator dan KKM dan
penilaian kepada peserta didik waktu penilaian kepada
di awal semester peserta didik di awal
semester
Semua pendidik sudah Terlaksananya ulangan
melakukan ulangan harian, akhir harian oleh semua
Ulangan tengah emester, pendidik
Ulangan Akhir semester, Terlaksananya ulangan
Ulangan Kenaikan, dengan tengah semester semester
menggunakan berbagai jenis Terlaksananya ulangan
kenaikan kelas
Terlaksananya Ujian
Madrasah
Terlaksananya Ujian
Nasional

198
Pedoman & Program – Program Sekolah

6. Tantangan Madrasah

Keadaan Madrasah saat ini Tujuan Madrasah


Tantangan Madrasah
(Tahun 20I4) (tahun 2018)
1. STANDAR ISI
Madrasah kami sudah Madrasah memiliki Kurikulum Madrasah
mempunyai Tim Pengembang menyusun kurikulum yang semula tidak
Kurikulum Kegiatan yang direviu (revisi) direvisi setiap tahun,
penyusunan kurikulum setiap tahun dan meningkat menjadi
melibatkan komite madrasah, kemudian disahkan direvisi setiap tahun
dan nara sumber, serta pihak oleh kasi Penmad dan dan dibuktikan dengan
lain yang terkait. disosialisasikan kepada berita acara revisi
para pemangku
kepentingan.
Kurikulum muatan lokal dan Kurikulum yang ada di Kurikulum muatan
pengembangan diri Madrasah Madrasah memiliki lokal yang semua
kami mempertimbangkan lebih disesuaikan kurang
kebutuhan daerah dan peserta dengan kebutuhan memperhatikan,
didik daerah, kebutuhan meningkat sangat
peserta didik, dan memperhatikan
kebutuhan kebutuhan daerah,
pembelajaran untuk kebutuhan peserta
semua mata pelajaran didik, dan kebutuhan
dan disosialisasikan semua mata pelajaran
kepada Madrasah lain serta disosialisasikan
agar dijadikan rujukan. kepada Madrasah lain
Sebanyak 9 dari 18 guru Semua guru Madrasah Jumlah guru yang
mengalokasikan waktu untuk memiliki mengalokaasikan
program remedial dan mengalokasikan waktu waktu untuk menyusun
pengayaan. yang cukup untuk program remidi yang
melaksanakan program semula 8 orang
remedial dan meningkat menjadi 15
pengayaan. orang atau semua guru
Layanan bimbingan dilakukan Madrasah belum Layanan bimbingan
oleh guru kelas berdasar kasus memberikan layanan yang semula berdasar
per kasus dan bimbingan secara kasus perkasus
teratur dan meningkat menjadi
berkesinambungan layanan bimbingan
yang terprogram yang teratur dan
dengan jelas maupun terprogram dengan
berdasarkan kasus per jelas berdasar
kasus sesuai kebutuhan peserta
kebutuhan peserta didik.
didik
Kegiatan ekstra kurikuler Madrasah memiliki Kegiatan ekstra
diorganisasikan / diprogram melibatkan masyarakat kurikulum yang hanya

199
Pedoman & Program – Program Sekolah

Keadaan Madrasah saat ini Tujuan Madrasah


Tantangan Madrasah
(Tahun 20I4) (tahun 2018)
dalam bentuk jadwal ekstra dalam pengembangan diorganisasikan
kurikuler. ekstra kurikuler, dinilai Madrasah, ditingkatkan
perkembangannya, dan dengan melibatkan
dilaporkan kepada komite Madrasah, dan
pemangku kepentingan dinilain
perkembangannya
serta dilaporkan
kepada pemangku
kepentingan.

Belum memiliki jurnal ekstra Memiliki Jurnal Eksta kurikuler yang


kurikuler kegiatan ekstra semula hanya
kurikuler Madrasah dilaksanakan saja
secara lengkap ditingkatkan dengan
setiap pembina
mengisi jurnal kegiatan
ekstra kurikuler.

2. STANDAR PROSES
Silabus di madrasah kami Madrasah memiliki Silabus Madrasah
sudah sesuai dengan Strandar silabus yang sudah yang semula tidak
Isi. direvisi direvisi, ditingkatkan
menjadi direvisi setiap
tahun dilengkapi
pengisian instrumen
analisis silabus.
Sebanyak 9 dari 18 guru di Madrasah memiliki Guru-guru Madrasah
madrasah mengembangkan RPP semua mata yang menyusun RPP
silabus secara pelajaran dan semua dari 8 orang meningkat
mandiri/kelompok jenjang kelas menjadi 15 orang
Sebanyak 9 dari 18 orang guru Semua guru Guru-guru Madrasah
Madrasah kami sudah menerapkan yang menerapkan
menerapkan pendekatan pembelajaran PAIKEM pendekatan PAIKEM
PAIKEM dari 9 orang meningkat
menjadi 18 orang
Sebanyak 9 dari 18 guru di Semua guru Guru-guru Madrasah
madrasah memaanfaatkan memaanfaatkan yang memanfaatkan
lingkungan sebagai sumber lingkungan sebagai lingkungan sebagai
belajar sumber belajar sumber belajar dari 9
orang meningkat
menjadi 18 orang
Siswa belum memanfaatkan Siswa memiliki Siswa yang hanya
Perpustakaan sebagai sumber memanfaatka sumber menggunakan buku
belajar belajar diperpustakaan pribadi sebagai

200
Pedoman & Program – Program Sekolah

Keadaan Madrasah saat ini Tujuan Madrasah


Tantangan Madrasah
(Tahun 20I4) (tahun 2018)
Madrasah yang mudah sumber belajar,
dipinjam dan dipakai di meningkat
luar Madrasah dalam memanfaatkan buku-
kurun waktu tidak lebih buku perpustakaan
dari satu minggu dan sebagai sumber
dapat diperpanjang. belajar dengan cara
meminjam kurang dari
1 minggu dan dapat
diperpanjang
Kepala Madrasah menentukan Penentuan buku teks Penentukan buku teks
buku teks yang berdasar hasil rapat yang digunakan
digunanakan/dibeli peserta yang dihadiri Kepala peserta didik yang
didik Madrasah, para guru, semula ditentukan
pengurus Komite dan Kepala Madrasah
perwakilan orang tua. meningkat ditentukan
berdasar keputusan
rapat yang dihadiri
Kepala Madrasah,
para guru, pengurus
Komite dan perwakilan
orang tua
Guru-guru di Madrasah kami Madrasah memiliki Jumlah guru yang
sudah melaksanakan memfasilitasi guru-guru melaksanakan
eksplorasi, elaborasi dan agar memberikan pembelajaran yang
konfirmasi sebanyak 9 dari kesempatan pada memuat eksplorasi,
18guru peserta didik untuk elaborasi dan
melakukan ekplorasi konfirmasi yang
dan elaborasi, serta semula hanya semula
mendapatkan hanya 9 orang
konfirmasi di setiap meningkat menjadi 18
proses pembelajaran orang
Supervisi dilaksanakan satu Madrasah memiliki Pelaksanaan supervisi
kali pada tahun pelajaran yang meningkatkan akademik ditingkatkan
lalu penyusunan dan dari yang semula satu
pelaksanaan program kali dalam satu tahun
supervisi dan evaluasi menjadi minimal 2 kali
proses pembelajaran dalam 1 semester
yang dilaksanakan oleh disertasi program dan
Kepala Madrasah tindak lanjut hasil
supervise

201
Pedoman & Program – Program Sekolah

Keadaan Madrasah saat ini Tujuan Madrasah


Tantangan Madrasah
(Tahun 20I4) (tahun 2018)
3. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN
Perolehan nilai rata-rata Perolehan nilai rata- Peroleh nilai rata-rata
UAMBN: rata UAMBN : UAMBN untuk :
Bhs Indonesia : 7, 51 Bhs Indonesia : 8,59 Bhs Indonesia
Matematika : 7, 51 Matematika : 8,00 meningkat 1,08 dari
Ilmu Pengetahuan Alam : 71, Ilmu Pengetahuan 7,51 menjadi 8,59.
44 Alam : 8, 60 Matematika meningkat
0,49 dari 7,51 menjadi
8,00
IPA meningkat 1,16
dari 7,44menjadi 8,60.
Jumlah lulusan Madrasah yang Jumlah lulusan Persentasi jumlah
hafal juz Amma 5% Madrasah yang hafal lulusan yang hafal juz
juz Amma 25% Amma meningkat 20%
dari 5% menjadi 25%
Jumlah lulusan Madrasah yang Jumlah lulusan Persentasi jumlah
hafal Asmaul Husna 10% Madrasah yang hafal lulusan yang hafal
Asmaul Husna 60% Asmaul Husna
meningkat 40% dari
10% menjadi 50%
Jumlah lulusan Madrasah yang Jumlah lulusan Persentasi jumlah
fasih dan tartil bacaan Alqur’an Madrasah yang fasih lulusan yang fasih dan
sebanyak 60% dan tartil bacaan tartil bacaan Alqur’an
Alqur’an sebanyak meningkat 40% dari
100% 60% menjadi 100%
Pembelajaran belum pernah Terlaksananya Pelaksanaan
mengundang nara sumber pembelajaran yg pembelajaran yang
mengundang beberapa semula tidak
nara sumber mengundang nara
sumber, meningkat
mengundang nara
sumber missal Polisi,
Dokter dsb
Belum memiliki dokter Dimilikinya dokter Jumlah dokter kecil
disetiap kelas VII - IX yang berasal dari
sebanyak 3 orang per siswa kelas VII - IX
kelas yang semua tidak
memiliki meningkat
memiliki 6 orang.
Belum menanam pohon sekitar Terlaksananya Penanaman pohon di
Madrasah untuk penghijauan penanaman pohon di sekitar Madrasah yang
sekitar halaman semula belum pernah
Madrasah sebanyak 25 meningkat menanam
Pohon 100 pohon untuk

202
Pedoman & Program – Program Sekolah

Keadaan Madrasah saat ini Tujuan Madrasah


Tantangan Madrasah
(Tahun 20I4) (tahun 2018)
penghijauan.
Madrasah Sudah Terlaksananya ekstra Ekstra English Club
melaksanakan ekstra English english club yang semula belum
Club ada meningkat menjadi
ada dan dilaksanakan
secara efektif.
Madrasah sudah Terlaksananya ekstra Ekstra kurikuler
melaksanakan ekstra Pramuka, kurikuler pramuka Pramuka yang sudah
namun perlu ditingkatkan untuk siswa kelas VII - dilaksanakan
IX ditinngkan kualitas
layanannya untuk
mengembangkan
kompetensi
kepemimpinan peserta
didik.
Madrasah belum pernah Terlaksananya lomba Lomba menulis
melakukan lomba menulis menulis bahasa berbahasa Indonesia
berbahasa Indonesia dan Indonesia dan bahasa dan berbahasa Inggris
bahasa Inggris Inggris yang semula tidak ada
meningkat diadakan
secara efektif untuk
mengembangkan
kompetensi menulis.
Madrasah belum pernah Terlaksananya lomba Lomba bercerita dalam
mengadakan lomba bercerita bercerita dalam bahasa bahasa Indonesia,
dalam bahasa Inggris, Arab Indonesia, Inggris, Arab Inggris, Arab dan
semula tidak ada
meningkat diadakan
secara efektif untuk
mengembangkan
kompetensi bercerita
Madrasah belum Terlaksananya ekstra Ekstra sains club yang
melaksanakan ekstra Sains sains club semula tidak ada
club meningkat
dilaksanakan secara
efektif
Madrasah belum Melaksanakan ekstra Ekstra Mathematic
melaksanakan ekstra Math Club club yang semula tidak
Matematik Club ada meningkat
dilaksanakan secara
efektif
Madrasah belum pernah juara Diperolehnya beberapa Madrasah yang
harapan olimpiade sains kejuaraan dalam semula memperoleh
mengikuti berbagai juara harapan pada

203
Pedoman & Program – Program Sekolah

Keadaan Madrasah saat ini Tujuan Madrasah


Tantangan Madrasah
(Tahun 20I4) (tahun 2018)
olimpiade olimpiade sains
meningkat menjadi
juara 1 tingkat
Kabupaten
Madrasah sudah Terlaksananya ekstra Ekstra kurikuler
melaksanakan ekstra kurikuler Tilawah dan Tilawah dan silat
kurikuler : Tilawah dan silat silat ditingkatkan
namun memiliki ditingkatkan pelayanannya untuk
meningkatkan
kompetensi peserta
didik dibidang olahraga
dan seni
Madrasah belum pernah Terlaksananya Perspisahan resmi
melakukan perpisahan secara perpisahan siswa kelas siswa kelas .... yang
resmi di gedung pertemuan IX dan pentas seni semula tidak
dilaksakan ditingkatkan
dengan melaksanakan
perpisahan resmi
model wisuda
Madrasah sudah melakukan Terlaksananya Peringatan tahun baru
peringatan tahun baru hijriyah peringatan tahun baru Hijriyah yang semula
sederhana dan memiliki Hijriyah dilaksanakan
ditingkatkan sederhana ditingkatkan
dengan melibatkan
orang tua siswa dalam
bentuk pawai keliling
yang pesertanya
adalah siswa kelas 1-6
bersama kedua orang
tua
Madrasah sudah melakukan Terlaksananya Peringatan Maulid
peringatan Maulid Nabi peringatan Maulid Nabi Nabi Muhammad SAW
Muhammad SAW secara Muhammad SAW yang dilaksanakan
sederhana dan memiliki secara sederhana
ditingkatkan ditingkatkan lebih
meriah
Madrasah sudah melakukan Terlaksananya Peringatan Isra’ Mi’raj
peringatan Isra’ Mi’raj Nabi peringatan Israa' Mi'raj Nabi Muhammad SAW
Muhammad SAW secara Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan
sederhana dan memiliki secara sederhana
ditingkatkan ditingkatkan lebih
meriah
Madrasah belum pernah Terlaksananya Peringatan Hari
melakukan peringatan hari peringatan hari Pahlawan tanggal 10

204
Pedoman & Program – Program Sekolah

Keadaan Madrasah saat ini Tujuan Madrasah


Tantangan Madrasah
(Tahun 20I4) (tahun 2018)
Pahlawan tanggal 10 Pahlawan 10 November yang
November November 2013 dilaksanakan secara
sederhana ditingkatkan
lebih meriah
Madrasah belum pernah Terlaksananya Peringatan Hari Ibu
melakukan peringatan hari Ibu peringatan hari ibu tanggal 22 Desember
tanggal 22 Desember yang dilaksanakan
secara sederhana
ditingkatkan lebih
meriah
Madrasah belum pernah Terlaksananya Pameran Produk siswa
melakukan pameran produk pameran produk karya yang semula belum
hasil karya siswa siswa dan penampilan pernah, ditingkatkan
bakat dengan melaksanakan
pameran produk karya
siswa dan penampilan
bakat
Madrasah sudah melakukan Memiliki peserta didik Pelaksanaan
penerimaan murid baru, namun kelas 1 (baru) yang penerimaan peserta
memiliki ditingkatkan kualitas memenuhi kualifikasi didik baru
dan kuantitasnya (60 Orang) dilaksanakan setiap
tahun dan kualitas
layanan kepada calon
selalu ditingkatkan
STANDAR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN
Sebanyak 18 orang guru Semua guru yang Guru Madrasah yang
Madrasah kami, sudah memenuhi kualifikasi memenuhi kualifikasi
memenuhi kualifikasi akademik akademik (S1 / D4), akademik mengalami
S1/D4 (sebanyak18 orang) peningkatan 1 orang
dari yang semula 1`8
orang menjadi 1 orang
yang S2
Belum ada guru madrasah Semua guru sudah Guru Madrasah yang
kami yang mengikuti pelatihan mengikuti pelatihan mengikuti pelatihan
implementasi kurikulum 2013 implementasi kurikulum implementasi
2013 (18 orang) kurikulum 2013
mengalami
peningkatan dari 0
orang menjadi 18
orang
Semua guru memiliki Jumlah guru yang Guru yang memiliki
kemampuan berbahasa Inggris mengikuti kemampuan berahasa
masih rendah, memiliki pelatihan/kursus Inggris aktif mengalami
ditingkatkan bahasa Inggris (1 peningkatan 8 orang,

205
Pedoman & Program – Program Sekolah

Keadaan Madrasah saat ini Tujuan Madrasah


Tantangan Madrasah
(Tahun 20I4) (tahun 2018)
orang) yaitu dari 0 orang
menjadi 8 orang
9 ada guru yang memiliki Semua guru sudah ikut Guru yang sudah
sertifikat pendidik professional sertifikasi profesi (18 mengikuti sertifikasi
orang) guru mengalami
peningkatan 18 orang,
dari 0 orang menjadi
18 orang
Madrasah baru memiliki 1 Jumlah tenaga Jumlah tenaga
tenaga kependidikan, yaitu Tata kependidikan sesuai kependidikan
Usaha, Pustakawan, Lab. IPA, kualifikasi (TU, mengalami
UKS Pustakawan, Laboran, peningkatan dari 1
UKS) orang menjadi 4 orang

4. STANDAR SARANA DAN PRASARANA


Memiliki ruang guru yang Memiliki ruang guru Ukuran luas luang guru
belum memenuhi standar, yang belum memenuhi meningkat dari 20 m2
luasnya hanya 20 m2. standar, luasnya 30 menjadi 30 m2
m2.
Madrasah kami belum memiliki Memiliki tempat cuci Jumlah bak cuci
bak cuci tangan yang tangan di depan tangan di depan
diletakkan di halaman masing- /halaman kelas halaman kelas
masing kelas sebanyak 6 buah meningkat 6 buah dari
0 buah menjadi 6 buah
Madrasah kami memiliki 1 LCD Memiliki 5 LCD Jumlah LCD proyektor
proyektor yang digunakan di proyektor sebagai meningkat 4 unit yaitu
ruang guru tapu rusak sarana pembelajaran dari 1 unit menjadi 5
unit.
Madrasah kami belum memiliki Memiliki buku catatan Catatan kesehatan
catatan kesehatan peserta kesehatan peserta peserta didik
didik didik untuk semua mengalami
kelas (ada 6 kelas) peningkatan dari tidak
punya menjadi
memiliki semua untuk
6 kelas
Madrasah memiliki tempat Memiliki tempat Jumlah tempat
sampah di jamban sebanyak 4 sampah di setiap sampah di jamban
buah jamban meningkat 4 buah dari
(sebanyak 6 jamban) 2 menjadi 6 buah
Madrasah belum memilki 6 Memiliki lemari atau Jumlah lemari/rak di
lemari/rak di ruang kelas rak di setiap ruang ruang kelas meningkat,
kelas ( sebanyak 6 dari yang tidak ada
kelas) menjadi 6

206
Pedoman & Program – Program Sekolah

Keadaan Madrasah saat ini Tujuan Madrasah


Tantangan Madrasah
(Tahun 20I4) (tahun 2018)
Madrasah belum memiliki Memiliki sarana senam Sarana atletik yang
sarana atletik dan atletik masing- dimiliki mengalami
masing 1 set peningkatan dari
semula tidak punya
menjadi memiliki
sesuai kebutuhan
Madrasah memiliki sarana Memiliki Ruang Ruang musholla
Musholla kecil berukuran 138 musholla dengan mengalami
m2 ukuran 138 m2 di peningkatan yang
sebelah utara semula hanya 138 m2
Madrasah menjadi 150 m2.
Madrasah memiliki sarana Memiliki alat olahraga Sarana kesenian
kesenian berupa 1 set hadrah dan kesenian mengalami
peningkatan yang
semula hanyak
memiliki 1 set menjadi
80% alat kesenian dan
olah raga
Madrasah memiliki saran lab Memiliki sarana Lab. Sarana lab IPA
IPA yang masih minim (baru IPA sesuai standar meningkat 90% dari
mencapai10% dari standar) 10% sarana yang
dimiliki menjadi 100%
atau sesuai standar
nasional
Madrasah memiliki koleksi Jumlah koleksi buku Jumlah koleksi buku
buku perpustakaan sebanyak perpustakaan 1000 perpustakaan naik
beberapa judul judul lebih banyak judul,
dari sebelummnya
menjadi 1000 judul.
Madrasah belum memiliki judul Jumlah koleksi buku Jumlah koleksi buku
literatur berbahasa Inggris perpustakaan yang perpustakaan yang
yang ada di Perpustakaan berbahasa Inggris 120 berbahasa Inggris
judul mengalami
peningkatan 100 judul
dari 20 menjadi 120
judul
Madrasah belum pernah Memiliki worksheet Jumlah worksheet
membuat worksheet sebagai sebagai salah satu sebagai salah satu
salah satu sumber belajar yang sumber pembelajaran sumber belajar yang
dikembangkan oleh pendidik semula belum ada,
meningkat menjadi
memiliki
Madrasah belum memelihara Perbaikan printer Perbaikan printer
printer yang dimiliki meningkat dalam

207
Pedoman & Program – Program Sekolah

Keadaan Madrasah saat ini Tujuan Madrasah


Tantangan Madrasah
(Tahun 20I4) (tahun 2018)
perawatannya
Ruag kelas yang sudah di cat Semua ruang kelas di Jumlah ruang kelas
ulang baru kelas XI A dan VIIIB cat ulang secara yang di cat ulang yang
berkala semula baru kelas XI A
dan VIII B meningkat
seluruh ruang kelas
sudah di cat secara
berkala

5. STANDAR PENGELOLAAN
Visi dan misi yang dimiliki Misi dikembangkan visi Pengembangan misi
Madrasah belum memiliki Madrasah melalui madrasah mengalami
indicator indikator visi peningkatan dalam
kualitas, yaitu
dikembangkan dari
indicator visi
RKM kami masih mencontoh Memiliki RKM periode RKM yang dimiliki
dari Madrasah lain dan belum 20...-2018 Madrasah meningkat
sesuai kondisi nyata secara kualitas dari
yang semula
mencontoh dari
Madrasah lain, menjadi
dikembangkan oleh tim
pengembang
Madrasah.
RKM belum disosialisasikan Disosialisakannya visi Sosialisasi RKM
kepada pemangku kepentingan misi dan program mengalami
Madrasah kepada peningkatan secara
pemangku kepentingan kualitas, semula tidak
dilakukan menjadi
dilakukan sosialisasi
kepada pemangku
kepentingan.
RKM dan RKT belum disetujui RKM dan RKT disetujui Persetujuan RKM dan
oleh dewan guru dan komite oleh dewan guru dan RKT meningkat secara
komite Madrasah kualitas, semula tanpa
persetujuan menjadi
disetujui oleh dewan
guru dan komite
Madrasah
Madrasah belum melakukan Evaluasi kinerja Evaluasi kinerja
evaluasi kinerja Madrasah Madrasah untuk Madrasah meningkat
meningkatnya hasil secara kualitas dari
belajar siswa secara yang semula tidak

208
Pedoman & Program – Program Sekolah

Keadaan Madrasah saat ini Tujuan Madrasah


Tantangan Madrasah
(Tahun 20I4) (tahun 2018)
berkelanjutan dilakukan evaluasi
kinerja Madrasah
menjadi dilakukan
secara berkelanjutan
Madrasah belum memiliki Memiliki Sistem Sistem informasi
system informasi manajemen Informasi Manajemen manajemen
untuk meningkatkan mengalami
administrasi pendidikan peningkatan secara
yang efektif, efisien dan kualitas, dari tidak
akuntabel dilakukan menjadi
dilakukan secara
berkelanjutn untuk
meningkatkan
administrasi
pendidikan yang
efektif, efesien dan
akutabel.
Madrasah belum pemiliki Peningkatan Pembinaan
program peningkatan profesionalisme profesionalisme
profesionalisme pendidik dan pendidik dan tenaga pendidik mengalami
tenaga kependidikan kependidikan peningkatan secara
kualitas dari yang
semula tanpa program,
menjadi terprogram
dan dievaluasi
berkelanjutan.
Madrasah belum melakukan Menilai kinerja pendidik Penilaian kinerja
penilaian kepada pendidik dan melalui hasil raport pendidik dan tenaga
tenaga kependidikan dalam semesteran kependidikan
bentuk rapor guru/karyawan mengalami
peningkatan secara
kualitas, semula tanpa
rapor guru dan
karyawan menjadi
dinilai kinerjanya
dalam bentuk rapor
guru dan karyawan.
Madrasah belum melakukan Terlaksananya program Program kegiatan
program bersama masyarakat kegiatan bersama bersama masyarakat
dengan masyarakat mengalami
peningkatan secara
kualitas semua belum
ada menjadi ada dan
dilakukan secara

209
Pedoman & Program – Program Sekolah

Keadaan Madrasah saat ini Tujuan Madrasah


Tantangan Madrasah
(Tahun 20I4) (tahun 2018)
berkala
Madrasah melakukan Terlaksananya Pertemuan dengan
pertemuan dengan orang tua pertemuan dengan orang tua mengalami
saat pembagian rapor orang tua siswa peningkatan secara
sebanyak 4 kali dalam kuantitas dan kualitas
satu tahun yaitu minimal 4 kali
dalam 1 tahun
Komite madrasah belum Terlaksananya kegiatan Kegiatan komite
pernah mangadakan kegiatan komite Madrasah untuk mengalami
atas inisiatif sendiri mendukung kegiatan peningkatan secara
Madrasah kualitas dan kuantitas

6. STANDAR PEMBIAYAAN
Madrasah belum memiliki Memiliki donatur tetap Jumlah donator
donator dari alumni dari alumni sebanyak alumni mengalami
20 Orang peningkatan 20 orang
dari yang semula tidak
memiliki
Madrasah belum melakukan Terlaksananya subsidi Subsidi silang yang
subsidi silang untuk siswa silang untuk siswa dilakukan Madrasah
kurang mampu kurang mampu mengalami
peningkatan semula
tidak ada menjadi ada
subsidi silang
Madrasah belum Terlaksananya Asuransi untuk
mengalokasikan premi untuk pembayaran premi pensiun guru dan
asuransi pensiun guru dan asuransi pensiun guru karyawan mengalami
karyawan dan karyawan tetap peningkatan yang
semula tidak ada
menjadi ada

7. STANDAR PENILAIAN
Sebanyak 9 dari 18 orang Semua guru menyusun Jumlah guru yang
pendidik sudah menyusun instrument penilaian menetapkan KKM
KKM , dan instrumen penilaian dan KKM dengan cara yang
benar mengalami
peningkatan yang
semula hanya 9 orang
menjadi 18 orang.
Sebanyak 3 dari 15 orang Semua pendidik Jumlah pendidik yang
pendidik menginformasikan menginformasikan menginfrmasikan KKM
indicator dan KKM dan waktu indicator dan KKM dan beserta indicator
penilaian kepada peserta didik waktu penilaian kepada kepada peserta didik
di awal semester peserta didik di awal diawal semester

210
Pedoman & Program – Program Sekolah

Keadaan Madrasah saat ini Tujuan Madrasah


Tantangan Madrasah
(Tahun 20I4) (tahun 2018)
semester mengalami
peningkatan dari
semula hanya
dilakukan 3 guru
menjadi dilakukan
seluruh guru (18
orang)
Semua pendidik sudah Terlaksananya ulangan Pelaksanaan ulangan
melakukan ulangan harian, tengah semester tengah semester
Ulangan tengah emester, semester mengalami
Ulangan Akhir semester, peningkatan secara
Ulangan Kenaikan, dengan kualitas
menggunakan berbagai jenis Terlaksananya ulangan Pelaksanaan ulangan
akhir semester akhir semester
mengalami
peningkatan secara
kualitas
Terlaksananya ulangan Pelaksanaan ulangan
kenaikan kelas kenaikan kelas
mengalami
peningkatan secara
kualitas
Terlaksananya Ujian Pelaksanaan ujian
Madrasah Madrasah mengalami
peningkatan secara
kualitas
Terlaksananya Ujian Pelaksanaan ujian
Nasional nasioal mengalami
peningkatan secara
kualitas
Terlaksananya Pelaksanaan ulangan
Calistung siswa kelas 4 tengah semester
mengalami
peningkatan secara
kualitas

7. Sasaran Madrasah (Selama 4 Tahun)

Tahun Tahun Tahun Tahun


STANDAR SASARAN
I II III IV
1. ISI Memiliki kurikulum muatan
lokal yang disesuaikan
dengan kebutuhan dan
karakter daerah

211
Pedoman & Program – Program Sekolah

Tahun Tahun Tahun Tahun


STANDAR SASARAN
I II III IV
Terlaksananya program
Remidial dan pengayaan
setiap mata pelajaran
Memiliki program kegiatan
BK setiap kelas
Memiliki peserta didik yang
mengikuti ekstra kuler
berdasarkan minat dan
bakat
Memiliki program kegiatan
ekstrakuerikuler
Memiliki Jurnal kegiatan
ekstra kurikuler Madrasah
secara lengkap
2. PROSES Memiliki silabus yang
sudah direvisi
Memiliki RPP semua mata
pelajaran dan semua
jenjang kelas
Semua guru menerapkan
pembelajaran PAIKEM
Guru memaanfaatkan
lingkungan sebagai sumber
belajar
Guru melaksanakan
pembelajaran yang memuat
eksplorasi, elaborasi dan
konfirmasi
Guru menyusun RPP
sesuai dengan pendekatan
PAIKEM/Saintifik
Terlaksananya supervisi
guru minimal satu kali pada
satu semester
3. KOMPETENSI Perolehan nilai rata-rata
LULUSAN UAMBN :
Bhs Indonesia
Matematika
Ilmu Pengetahuan Alam
Jumlah lulusan Madrasah
yang hafal juz Amma

212
Pedoman & Program – Program Sekolah

Tahun Tahun Tahun Tahun


STANDAR SASARAN
I II III IV
Jumlah lulusan Madrasah
yang hafal Asmaul Husna

Jumlah lulusan Madrasah


yang fasih dan tartil bacaan
Alqur’an
Terlaksananya
pembelajaran yg
mengundang beberapa
nara sumber
Dimilikinya dokter kecil
disetiap kelas 3
Terlaksananya penanaman
pohon di sekitar halaman
Madrasah ( …. Pohon)
Dimilikinya obat-obatan di
ruang UKS
Terlaksananya ekstra
english club
Terlaksananya ekstra
kurikuler pramuka untuk
siswa kelas VII - IX
Terlaksananya lomba
menulis bahasa Indonesia
dan bahasa Inggris
Terlaksananya lomba
bercerita dalam bahasa
Indonesia, Inggris, Arab
Terlaksananya ekstra sains
club
Melaksanakan ekstra Math
Club
Diperolehnya beberapa
kejuaraan dalam mengikuti
berbagai olimpiade
Terlaksananya ekstra
kurikuler, qiroah, Tilawah
dan silat
Terlaksananya perpisahan
siswa kela IX disertai
pengajian Akabar
Terlaksananya peringatan
tahun baru Hijriyah

213
Pedoman & Program – Program Sekolah

Tahun Tahun Tahun Tahun


STANDAR SASARAN
I II III IV
Terlaksananya peringatan
Maulid Nabi Muhammad
SAW
Terlaksananya peringatan
Israa' Mi'raj Nabi
Muhammad SAW
Terlaksananya peringatan
hari Pahlawan 10
November 2013
Terlaksananya peringatan
hari ibu
Terlaksananya pameran
produk karya siswa dan
penampilan bakat
Memiliki peserta didik kelas
60
1 (baru) yang memenuhi
kualifikasi (…. Orang)
4. PENDIDIK DAN Jumlah guru yang
TENAGA memenuhi kualifikasi
KEPENDIDIKAN akademik (S1 / D4), (…
orang dari 18 orang)
Jumlah guru yang mengikuti
pelatihan implementasi
kurikulum 2013 (… orang
dari 11 orang)
Jumlah guru yang mengikuti
pelatihan/kursus bahasa
Inggris (… orang dari 2
orang)
Jumlah guru yang sudah
ikut sertifikasi profesi (9
orang dari 18 orang)
Jumlah tenaga
kependidikan sesuai
kualifikasi (TU,
Pustakawan, Laboran,
UKS)
5. SARANA DAN Memiliki ruang guru yang
PRASARANA belum memenuhi standar,
yalni luasnya 30 m2.
Memiliki tempat cuci
tangan di depan /halaman
kelas ( … buah)

214
Pedoman & Program – Program Sekolah

Tahun Tahun Tahun Tahun


STANDAR SASARAN
I II III IV
Memiliki LCD proyektor
sebagai sarana
pembelajaran
Memiliki buku catatan
kesehatan peserta didik ( 3
kelas dari 6 kelas)
Memiliki tempat sampah di
setiap jamban
(6 ruang dari 6 jamban)
Memiliki ruang guru yang
memenuhi standar
Memiliki lemari atau rak di
ruang kelas ( … kelas dari 6
kelas)
Memiliki sarana senam dan
atletik masing-masing 1 set
Memiliki Ruang musholla
dengan ukuran 138 m2 di
sebelah timur Madrasah
Dimilkinya gazebo di depan
laboratorium IPA
Memiliki alat olah raga dan
kesenian
Memiliki sarana Lab. IPA
sesuai kebutuhan
Jumlah koleksi buku
perpustakaan … judul
Jumlah koleksi buku
perpustakaan yang
berbahasa Ingggris … judul
Memiliki worksheet sebagai
salah satu sumber
pembelajaran
Memiliki loker sebanyak 2
set untuk masing-masing
kelas
Terpasangnya pipa
pembuangan air AC
Terlaksananya pengecatan
ruang kelas VIIA, VIIB,
VIIIA, VIIIB, IXA, IXB
Terlaksananya perbaikan
tempat bermain anak

215
Pedoman & Program – Program Sekolah

Tahun Tahun Tahun Tahun


STANDAR SASARAN
I II III IV
Perbaikan LCD proyektor
kls VIIA, VIIB – IXA , IXB
dan lab computer
Perbaikan printer
Perbaikan AC
Terlaksananya perbaikan
sarana dan prasarana
6. STANDAR Misi dikembangkan visi
PENGELOLAAN Madrasah melalui indikator
visi
Memiliki RKM periode
20...-2018
Sosialisakannya visi misi
dan program Madrasah
kepada pemangku
kepentingan
RKM dan RKT disetujui
oleh dewan guru dan
komite Madrasah
Evaluasi kinerja Madrasah
untuk meningkatnya hasil
belajar siswa secara
berkelanjutan
Memiliki Sistem Informasi
Manajemen untuk
meningkatkan administrasi
pendidikan yang efektif,
efisien dan akuntabel
Peningkatan
profesionalisme pendidik
dan tenaga kependidikan
Menilai kinerja pendidik
melalui hasil raport
semesteran
Terlaksananya program
kegiatan bersama dengan
masyarakat
Terlaksananya pertemuan
dengan orang tua siswa
sebanyak 4 kali dalam satu
tahun

216
Pedoman & Program – Program Sekolah

Tahun Tahun Tahun Tahun


STANDAR SASARAN
I II III IV
Terlaksananya kegiatan
komite Madrasah untuk
mendukung kegiatan
Madrasah
7. STANDAR Memiliki donatur tetap dari
PEMBIAYAAN alumni sebanyak 20 Orang
Terlaksananya subsidi
silang untuk siswa kurang
mampu
Terlaksananya
pengurangan SPP
Terlaksananya pembayaran
premi asuransi pensiun
guru dan karyawan tetap
8. STANDAR Memiliki instrumen
PENILAIAN penilaian untuk mengukur
pencapaian kompetensi
peserta didik
Ditetapkannya KKM pada
setiap mata pelajaran di
setiap kelas
Peserta didik setiap
menjelang ulangan
mendapat informasi tentang
teknik penilaian dan rubric
penilaian
Terlaksananya ulangan
tengah semester I
Terlaksananya ulangan
tengah semester I
Terlaksananya ulangan
akhir semester
Terlaksananya ulangan
kenaikan kelas
Terlaksananya Ujian
Madrasah
Terlaksananya Ujian
Nasional
Terlaksananya Calistung
siswa

217
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB IV
PROGRAM INDIKATOR KINERJA PENANGGUNG JAWAB PROGRAM DAN
JADWAL KEGIATAN

A. Sasaran, Program, Indikator Kinerja , dan Penanggung Jawab (Tahun I)


INDIKATOR PENANGGUN
SASARAN PROGRAM
KINERJA G JAWAB
1. STANDAR ISI
Memiliki kurikulum Pengembangan Kurikulum muatan
muatan lokal yang kurikulum local disesuaikan
disesuaikan dengan Madrasah dengan kebutuhan
kebutuhan dan dan karakter daerah
karakter daerah
Terlaksananya program Pengembangan Semua pendidik
remidial dan kurikulum melaksanakan
pengayaan setiap mata Madrasah remidial dan
pelajaran pengayaan setiap
mata pelajaran
Memiliki program Pengembangan Semua pendidik
kegiatan BK setiap kurikulum melaksanakan BK di
kelas Madrasah setiap kepas
Memiliki peserta didik Pembinaan Semua peserta didik
yang mengikuti ekstra kesiswaan/ekstra mengukuti ekstra
kuler berdasarkan kurikuler berdasar
minat dan bakat bakat dan minat
Memiliki program Pengembangan Semua siswa
kegiatan kurikulum mengikuti ekstra
ekstrakurikuler Madrasah kurikuler wajib
(pramuka) dan 1
ekstra pilihan
Memiliki silabus, dan Pengembangan Semua Pembina
jurnal kegiatan ekstra kurikulum ekstra kurikuler
kurikuler Madrasah Madrasah memiliki silabus dan
secara lengkap mengisi jurnal setiap
kegiatan

Memiliki silabus yang Pengembangan Semua silabus


sudah direvisi proses direvisi pada awal
pembelajaran tahun pelajaran
Memiliki RPP semua Pengembangan Semua Pendidik
mata pelajaran dan proses mengembangkan
semua jenjang kelas pembelajaran RPP secara mandiri
di awal semester
Semua guru Pengembangan 50% menerapkan
menerapkan proses pembelajaran
pembelajaran PAIKEM pembelajaran PAIKEM

218
Pedoman & Program – Program Sekolah

Guru memaanfaatkan Pengembangan 70% guru


lingkungan sebagai proses memanfaatkan
sumber belajar pembelajaran lingkungan sebagai
sumber belajar
Guru melaksanakan Pengembangan Semua guru
pembelajaran yang proses melaksanakan
memuat eksplorasi, pembelajaran pembelajaran yang
elaborasi dan memuat eksplorasi,
konfirmasi elaborasi dan
konfirmasi
Guru menyusun RPP Pengembangan Sebanyak 50% guru
sesuai dengan proses menyusun RPP
pendekatan pembelajaran dengan pendekatan
PAIKEM/Saintifik PAIKEM/ Saintifik
Terlaksananya Pengembangan Setiap guru
supervisi guru minimal proses disupervisi minimal
satu kali pada satu pembelajaran 1 kali dalam 1
semester semester

Perolehan nilai rata- Pengembangan Diperolehnya nilai


rata UAMBN kompetensi rata-rata UAMBN:
Bhs Indonesia lulusan Bin : 67
Matematika Mat : 70
Ilmu Pengetahuan IPA : 65
Alam
Jumlah lulusan Pengembangan Sebanyak 10%
Madrasah yang hafal kompetensi lulusan Madrasah
juz Amma lulusan hafal Juz Amma
Jumlah lulusan Pengembangan Sebanyak 70%
Madrasah yang hafal kompetensi lulusan Madrasah
Asmaul Husna lulusan hafal asmaul husna
Jumlah lulusan Pengembangan Sebanyak 70%
Madrasah yang fasih kompetensi lulusan Madrasah
dan tartil bacaan lulusan fasih dan tartil
Alqur’an mambaca Alqur’an
Terlaksananya Pengembangan Pembelajaran di
pembelajaran yg budaya dan kelas VII – IX
mengundang beberapa lingkungan mengundang nara
nara sumber sumber luar yang
terkait profesi
Perawat, Guru dsb)
Dimilikinya dokter kecil Pengembangan Dimilikinya 6 orang
disetiap kelas VII - IX budaya dan peserta didik kelas
lingkungan VII - IX yang
menjadi dokter kecil
Terlaksananya Pengembangan Dilaksanakannya

219
Pedoman & Program – Program Sekolah

penanaman pohon di budaya dan penanaman 25


sekitar halaman lingkungan pohon di sekitar
Madrasah ( 25 Pohon) Madrasah
Dimilikinya obat-obatan Pengembangan Dimilikinya obat-
di ruang UKS budaya dan obatan di ruang
lingkungan UKS
Terlaksananya ekstra Pengembangan Dilaksanakannya
english club budaya dan ekstra English Club
lingkungan setiap hari Rabu
yang diikuti 20
siswa
Terlaksananya ekstra Penanaman Dilaksanakannya
kurikuler pramuka karakter ekstra Pramuka
untuk siswa kelas VII - yang dikuti seluruh
IX siswa kelas VII – IX
pada hari Sabtu
Terlaksananya lomba Pengembangan Dilaksanakannya
menulis bahasa budaya dan lomba menulis Bhs.
Indonesia dan bahasa lingkungan Indonesia dan Bhs.
Inggris Inggris pada hari
bahasa (28
Oktober)
Terlaksananya lomba Pengembangan Dilaksanakannya
bercerita dalam bahasa budaya dan lomba bercerita
Indonesia, Inggris, Arab lingkungan dalam bahasa
Indonesia, Inggris,
Arab pada hari
bahasa (28
Oktober)
Terlaksananya ekstra Pembinaan dilaksanakannya
sains club kesiswaan ekstra sains club
yang diikuti 10
siswa setiap hari
jumat
Terlaksananya ekstra Pembinaan Dilaksanakannya
Math Club kesiswaan ekstra math’s club
yang diikuti 10
siswa setiap hari
Selasa
Diperolehnya beberapa Pembinaan Diperolehnya juara
kejuaraan dalam kesiswaan 3 pada berbagai
mengikuti berbagai olimpiade di tingkat
olimpiade Kabupaten
Terlaksananya ekstra Pembinaan Dilaksanakannya
kurikuler Tilawah dan kesiswaan ekstra kurikuler
silat Tilawah dan silat

220
Pedoman & Program – Program Sekolah

Terlaksananya Pengembangan Dilaksanakannya


perpisahan siswa kelas budaya dan perpisahan siswa
IX dan pentas seni lingkungan kelas IX dan pentas
seni
Terlaksananya Penanaman Dilaksanakannya
peringatan tahun baru karakter peringatan tahun
Hijriyah baru Hijriyah
Terlaksananya Penanaman Dilaksanakannya
peringatan Maulid Nabi karakter peringatan Maulid
Muhammad SAW Nabi Muhammad
SAW
Terlaksananya Penanaman Dilaksanakannya
peringatan Israa' Mi'raj karakter peringatan Israa'
Nabi Muhammad SAW Mi'raj Nabi
Muhammad
Terlaksananya Penanaman Dilaksanakannya
peringatan hari karakter peringatan hari
Pahlawan 10 Pahlawan 10
November 2013 November 2013
Terlaksananya Penanaman Dilakssanakannya
peringatan hari ibu karakter peringatan hari ibu
Terlaksananya Pengembangan Dilakssanakannya
pameran produk karya budaya dan pameran produk
siswa dan penampilan lingkungan karya siswa dan
bakat penampilan bakat
Memiliki peserta didik Pembinaan Dimilikinya peserta
kelas 1 (baru) yang kesiswaan didik kelas 1 (baru)
memenuhi kualifikasi yang memenuhi
56 Orang kualifikasi 56 Orang

Jumlah guru yang Pembinaan Dimilikinya 8 dari 11


memenuhi kualifikasi Pendidik dan orang guru
akademik (S1 / D4), 8 Tenaga memenuhi
dari 11 orang Kependidikan kualifikasi S1/D4
Jumlah guru yang Pembinaan Dimilikinya 5 dari 11
mengikuti pelatihan Pendidik dan orang guru yang
implementasi kurikulum Tenaga sudah mengikuti
2013 (3 dari 11 orang) Kependidikan pelatihan kurikulum
2013
Jumlah guru yang Pembinaan Dimilikinya 2 dari 11
mengikuti Pendidik dan orang guru
pelatihan/kursus Tenaga mengikuti
bahasa Inggris (2 Kependidikan pelatihan/kursus
orang dari 11 orang) bahasa Inggris
Jumlah guru yang Pembianan Dimilkinya 4 dari 11
sudah ikut sertifikasi Pendidik dan orang guru sudah

221
Pedoman & Program – Program Sekolah

profesi (4 orang dari 11 Tenaga bersertifikat


orang) Kependidikan pendidik
Jumlah tenaga Pembinaan Dimilikinya 1 orang
kependidikan sesuai Pendidik dan tenaga Tata Usaha
kualifikasi (TU, Tenaga yang memenuhi
Pustakawan, Laboran, Kependidikan kualifikasi akademik
UKS)

Memiliki tempat cuci Pengembangan Dimilkinya wastafel


tangan di depan sarana dan sebanyak 2 buah di
/halaman kelas ( … prasarana depatn kelas 1A dan
buah) 1B
Memiliki LCD proyektor Pengembangan Dimilikinya 2 unit
sebagai sarana sarana dan LCD proyektor
pembelajaran. prasarana untuk ruang
multimedia dan
ruang guru
Memiliki buku catatan Pengembangan Dimilikinya catatan
kesehatan peserta sarana dan kesehatan untuk
didik (6 kelas dari 12 prasarana kelas 1 – 3
kelas) sebanyak 6 kelas
Memiliki tempat Pengembangan Dimilikinya tempat
sampah di setiap sarana dan sampah di setiap
jamban prasarana jamban
(4 ruang dari 6 (4 ruang dari 6
jamban) jamban)
Memiliki lemari atau Pengembangan Dimilikinya lemari
rak di ruang kelas ( 4 sarana dan atau rak di ruang
kelas dari 12 kelas) prasarana kelas ( 4 kelas dari
12 kelas)
Dimilkinya gazebo di Pengembangan Dimilikinya gazebo
depan laboratorium IPA sarana dan di depan
prasarana laboratorium IPA
Memiliki alat olah raga Pengembangan Dimilikinya alat olah
dan kesenian sarana dan raga berupa …..
prasarana sebanyak …., dan
alat kesenian ….,
sebanyak …..
Memiliki sarana Lab. Pengembangan Dimilikinya
IPA sesuai kebutuhan sarana dan tambahan sarana
prasarana lab IPA berupa …..
sebanyak …., dan
…., sebanyak …..
Jumlah koleksi buku Pengembangan Dimilikinya
perpustakaan 2500 sarana dan tambahan koleksi
judul prasarana peerpustakaan

222
Pedoman & Program – Program Sekolah

sebanyak 500
eksplar sehingga
jumlah koleksi
menjadi 3000 judul
Jumlah koleksi buku Pengembangan Dimilikinya literature
perpustakaan yang sarana dan baerbahasa Inggris
berbahasa Ingggris 20 prasarana sebanyak …. judul
judul
Memiliki worksheet Pengembangan Dimiliki worksheet
sebagai salah satu sarana dan sebagai sarana
sumber pembelajaran prasarana pembelajaran kelas
1–3
Memiliki loker Pengembangan Dimilikinya loker
sebanyak 1 sarana dan sebanyak 1 set
prasarana untuk masing-
masing kelas

set untuk masing-


masing kelas
Terlaksananya Pengembangan Dilaksanakannya
pengecatan ruang sarana dan pengecatan ruang
kelas 1ABC, 2 ABC, 3 prasarana kelas 1ABC, 2 ABC,
ABC dan 5 ABC. 3 ABC dan 5 ABC
Terlaksananya Pengembangan Diperbaikinya
perbaikan tempat sarana dan sarana bermain
bermain anak prasarana anak
Perbaikan LCD Pengembangan LCD proyektor
proyektor kls 4B, 4C, sarana dan semua ruang kelas
5A, 5C dan lab prasarana siap dipakai
computer
Perbaikan printer Pengembangan Dimilikinya printer
sarana dan dan siap pakai
prasarana

Misi dikembangkan visi Pengembangan Dimilikinya visi

223
Pedoman & Program – Program Sekolah

Madrasah melalui manajemen Madrasah yang


indikator visi Madrasah dikembangkan
melalui indikator visi
Memiliki RKM periode Pengembangan Dimilikinya RKM
4 tahunan manajemen periode 4 tahunan
Madrasah
Sosialisakannya visi Pengembangan Terlaksananya
misi dan program manajemen sosialisasi visi, misi,
Madrasah kepada Madrasah dan program
pemangku kepentingan Madrasah kepada
pemangku
kepentingan
RKM dan RKT disetujui Pengembangan Dimilikinya RKM
oleh dewan guru dan manajemen dan RKT disetujui
komite Madrasah Madrasah oleh dewan guru
dan komite
Madrasah
Evaluasi kinerja Pengembangan Dilaksanakannya
Madrasah untuk manajemen Evaluasi kinerja
meningkatnya hasil Madrasah Madrasah untuk
belajar siswa secara meningkatnya hasil
berkelanjutan belajar siswa secara
berkelanjutan
Memiliki Sistem Pengembangan Dimilikinya Sistem
Informasi Manajemen manajemen Informasi
untuk meningkatkan Madrasah Manajemen untuk
administrasi pendidikan meningkatkan
yang efektif, efisien dan administrasi
akuntabel pendidikan yang
efektif
Peningkatan Pengembangan Dimilikinya
profesionalisme Pendidikan dan pendidikan yang
pendidik dan tenaga Tenaga kompeten
kependidikan Kependidikan dibidangnya
Menilai kinerja pendidik
Pengembangan Dilaksanakannya
melalui hasil raport Pendidikan dan penilaian pendidik
semesteran Tenaga dalam bentuk rapor
Kependidikan guru
Terlaksananya program Pengembangan Dilaksanakannya
kegiatan bersama budaya Madrasah program kegiatan
dengan masyarakat bersama dengan
masyarakat
Terlaksananya Pengembangan Dilaksanakannya
pertemuan dengan budaya Madrasah pertemuan dengan
orang tua siswa orang tua siswa
sebanyak 4 kali dalam sebanyak 4 kali

224
Pedoman & Program – Program Sekolah

satu tahun dalam satu


Terlaksananya kegiatan Pengembangan Dilaksanakannya
komite Madrasah untuk budaya Madrasah kegiatan komite
mendukung kegiatan Madrasah (Famely
Madrasah Gatering) untuk
mendukung
kegiatan Madrasah

Memiliki donatur tetap Pengembangan Dimilikinya donatur


dari alumni sebanyak 5 manajemen tetap dari alumni
Orang Madrasah sebanyak 5 Orang
Terlaksananya subsidi Pengembangan Terlaksananya
silang untuk siswa manajemen subsidi silang untuk
kurang mampu Madrasah siswa kurang
mampu
Terlaksananya Pengembangan Terlaksananya
pengurangan SPP manajemen pengurangan SPP
Madrasah
Terlaksananya Pengembangan Terlaksananya
pembayaran premi manajemen pembayaran premi
asuransi pensiun guru Madrasah asuransi pensiun
dan karyawan tetap guru dan karyawan
tetap
2.
Memiliki instrumen Pengembangan Dimilikinya
penilaian untuk system penilaian instrumen penilaian
mengukur pencapaian untuk mengukur
kompetensi peserta pencapaian
didik kompetensi peserta
didik
Ditetapkannya KKM Pengembangan Ditetapkannya KKM
pada setiap mata system penilaian pada setiap mata
pelajaran di setiap pelajaran di setiap
kelas kelas
Terlaksananya ulangan Pengembangan Terlaksananya
tengah semester I system penilaian ulangan tengah
semester I
Terlaksananya ulangan Pengembangan Terlaksananya
tengah semester I system penilaian ulangan tengah
semester I
Terlaksananya ulangan Pengembangan Terlaksananya
akhir semester system penilaian ulangan akhir
semester
Terlaksananya ulangan Pengembangan Terlaksananya
kenaikan kelas system penilaian ulangan kenaikan
kelas

225
Pedoman & Program – Program Sekolah

Terlaksananya Ujian Pengembangan Terlaksananya Ujian


Madrasah system penilaian Madrasah
Terlaksananya Ujian Pengembangan Terlaksananya Ujian
Nasional system penilaian Nasional
Terlaksananya Pengembangan Terlaksananya
Calistung siswa kelas 4 system penilaian Calistung siswa
kelas 4

Catatan:
Bahasa Program yang digunakan pada kolom 2 tabel di atas, mengacu kepada
Panduan BOS, yang dibedakan menjadi sepuluh jenis program, yaitu (1)
Pengembangan Kompetensi Lulusan, (2) Pengembangan kurikulum, (3)
Pengembangan Proses Pembelajaran, (4) Pengembangan System Penilaian, (5)
Pengembangan Pendidik dan Tenagan Kependidikan, (6) Pengembangan Sarana dan
Prasarana, (7) Pengembangan Manajemen, (8) Pembinaan Kesiswaan/Ekstra
Kurikuler, (9) Pengembangan Budaya dan Lingkungan, dan (10) Penanaman Karakter.

226
Pedoman & Program – Program Sekolah

B. Rencana Kerja Tahunan (RKT) Madrasah

Penanggung Bulan
Sasaran Program Kegiatan
Jawab 7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6
1. STANDAR ISI
Memiliki kurikulum Pengembangan Workshop
muatan lokal yang kurikulum Pengembangan
disesuaikan Madrasah kurikulum
dengan kebutuhan
dan karakter
daerah
Terlaksananya Pengembangan Workshop
program remidial kurikulum Pengembangan
dan pengayaan Madrasah system penilaian
setiap mata
pelajaran
Memiliki program Pengembangan Pelatihan
kegiatan BK setiap kurikulum bimbingan dan
kelas Madrasah konseling
Memiliki peserta Pembinaan Pelaksanaan tes
didik yang kesiswaan/ekstra bakat dan minat
mengikuti ekstra peserta didik
kuler berdasarkan
minat dan bakat
Memiliki program Pengembangan Pembagian tugas
kegiatan kurikulum Pembina ekstra
ekstrakurikuler Madrasah kurikuler
Memiliki silabus, Pengembangan Pembinaan
dan jurnal kegiatan kurikulum Ekstra kurikuler
ekstra kurikuler Madrasah
Madrasah secara
lengkap
2. STANDAR PROSES

227
Pedoman & Program – Program Sekolah

Penanggung Bulan
Sasaran Program Kegiatan
Jawab 7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6
Memiliki silabus Pengembangan Workshop
yang sudah direvisi proses pengembangan
pembelajaran kurikulum
Memiliki RPP Pengembangan Pelatihan
semua mata proses PAIKEM
pelajaran dan pembelajaran
semua jenjang
kelas
Semua guru Pengembangan Pelatihan
menerapkan proses PAIKEM
pembelajaran pembelajaran
PAIKEM
Guru Pengembangan Pelatihan
memaanfaatkan proses PAIKEM
lingkungan sebagai pembelajaran
sumber belajar
Guru Pengembangan Pelatihan
melaksanakan proses PAIKEM
pembelajaran yang pembelajaran
memuat eksplorasi,
elaborasi dan
konfirmasi
Guru menyusun Pengembangan Pelatihan
RPP sesuai proses Kurikulum 2013
dengan pembelajaran
pendekatan
PAIKEM/Saintifik
Terlaksananya Pengembangan Pelaksanaan
supervisi guru proses supevisi
minimal satu kali pembelajaran
pada satu

228
Pedoman & Program – Program Sekolah

Penanggung Bulan
Sasaran Program Kegiatan
Jawab 7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6
semester
3.STANDAR KOMPETENSI LULUSAN
Perolehan nilai Pengembangan Bimbingan
rata-rata UAMBN kompetensi belajar kelas IX
Bhs Indonesia : 67 lulusan dimulai bulan
Matematika : 70 Januari sebanyak
IPA : 65 3 seminggu
Jumlah lulusan Pengembangan Pembinaan
Madrasah yang kompetensi tahfidul Qur’an
hafal juz Amma lulusan pada kegiatan
ekstra
Jumlah lulusan Pengembangan Pembiasaan
Madrasah yang kompetensi membaca asmaul
hafal Asmaul lulusan husna awal
Husna pelajaran dan
pelaksanaan
tagihan hafalan
Jumlah lulusan Pengembangan Pembinaan tartil
Madrasah yang kompetensi qur’an waktu
fasih dan tartil lulusan ekstrakurikuler
bacaan Alqur’an
Terlaksananya Pengembangan Pembelajaran
pembelajaran yg Lingkungan dan mengundang 2
mengundang budaya nara sumber
beberapa nara Polisi dan Dokter
sumber
Dimilikinya dokter Pengembangan Pembentukan
kecil disetiap kelas budaya dan dokter kecil
VII - IX lingkungan kerjasama
dengan
Puskesmas

229
Pedoman & Program – Program Sekolah

Penanggung Bulan
Sasaran Program Kegiatan
Jawab 7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6
Terlaksananya Pengembangan Penanaman
penanaman pohon budaya dan pohon di sekitar
di sekitar halaman lingkungan halaman
Madrasah ( 70 Madrasah ( 70
Pohon) Pohon) dalam
memperingati
hari Bumi
Dimilikinya obat- Pengembangan Pembelian obat-
obatan di ruang budaya dan obatan untuk
UKS lingkungan ruang UKS
Terlaksananya Pengembangan Pelaksanaan
ekstra english club budaya dan ekstra kurikuler
lingkungan English Club
Terlaksananya Penanaman Pelaksanaan
ekstra kurikuler karakter ekstra Pramuka
pramuka untuk yang dikuti
siswa kelas VII - IX seluruh siswa
kelas VII – IX
pada hari Sabtu
Terlaksananya Pengembangan Lomba menulis
lomba menulis budaya dan berbahasa
bahasa Indonesia lingkungan Indonesia dan
dan bahasa Inggris berbahasa
Inggris dalam
memperingati
hari bahasa (28
Oktober)
Terlaksananya Pengembangan Lomba bercerita
lomba bercerita budaya dan dalam bahasa
dalam bahasa lingkungan Indonesia,
Indonesia, Inggris, Inggris, Arab dan

230
Pedoman & Program – Program Sekolah

Penanggung Bulan
Sasaran Program Kegiatan
Jawab 7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6
Arab dan Jawa Bhs. Jawa pada
hari bahasa (28
Oktober)
Terlaksananya Pembinaan Ekstra kurikuler
ekstra sains club kesiswaan sains club yang
diikuti 30 siswa
semua kelas
setiap hari kamis
dan jumat
Terlaksananya Pembinaan Ekstra math’s
ekstra Math Club kesiswaan club yang diikuti
30 siswa setiap
hari Selasa
Diperolehnya Pembinaan Mengikuti
beberapa kesiswaan berbagai
kejuaraan dalam olimpiade di
mengikuti berbagai tingkat
olimpiade Kabupaten
dengan tarjet
juara 3
Terlaksananya Pembinaan Ekstra kurikuler
ekstra kurikuler kesiswaan Tilawah dan silat
Tilawah dan silat
Terlaksananya Pengembangan Perpisahan
perpisahan siswa budaya dan (wisuda) siswa
kela 6 dan pentas lingkungan kela 6 dan pentas
seni seni
Terlaksananya Penanaman Peringatan tahun
peringatan tahun karakter baru Hijriyah
baru Hijriyah
Terlaksananya Penanaman Peringatan

231
Pedoman & Program – Program Sekolah

Penanggung Bulan
Sasaran Program Kegiatan
Jawab 7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6
peringatan Maulid karakter Maulid Nabi
Nabi Muhammad Muhammad SAW
SAW
Terlaksananya Penanaman Peringatan Israa'
peringatan Israa' karakter Mi'raj Nabi
Mi'raj Nabi Muhammad
Muhammad SAW
Terlaksananya Penanaman Peringatan hari
peringatan hari karakter Pahlawan 10
Pahlawan 10 November 2013
November 2013
Terlaksananya Penanaman Peringatan hari
peringatan hari ibu karakter ibu
Terlaksananya Pengembangan Pameran produk
pameran produk budaya dan karya siswa dan
karya siswa dan lingkungan penampilan bakat
penampilan bakat
Memiliki peserta PembinaanPenerimaan
didik kelas 1 (baru) kesiswaanpeserta didik
yang memenuhi baru yang
kualifikasi 56 memenuhi
Orang kualifikasi 56
Orang
4. STANDAR PENDIDIN DAN TENAGA KEPENDIDIKAN

Jumlah guru yang Pembinaan Tugas belajar


memenuhi Pendidik dan untuk 1 orang
kualifikasi Tenaga guru yang belum
akademik (S1 / Kependidikan memenuhi
D4), 8 dari 11 kualitas
orang akademik

232
Pedoman & Program – Program Sekolah

Penanggung Bulan
Sasaran Program Kegiatan
Jawab 7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6
Jumlah guru yang Pembinaan Pelatihan
mengikuti pelatihan Pendidik dan implementasi
implementasi Tenaga kurikulum 2013
kurikulum 2013 (3 Kependidikan yang diikuti 3 dari
dari 11 orang) 11 orang
Jumlah guru yang Pembinaan Kursus bahasa
mengikuti Pendidik dan Inggris untuk 1
pelatihan/kursus Tenaga orang dari 18
bahasa Inggris (2 Kependidikan orang guru
orang dari 11
orang)
Jumlah guru yang Pembianan Sertifikasi profesi
sudah ikut Pendidik dan untuk 9 orang
sertifikasi profesi (9 Tenaga dari 18 orang
orang dari 18 Kependidikan guru
orang)
Jumlah tenaga Pembinaan Rekruitmen Tata
kependidikan Pendidik dan usaha sebanyak
sesuai kualifikasi Tenaga 1 orang
(TU, Pustakawan, Kependidikan
Laboran, UKS)
5.

Memiliki tempat Pengembangan Membuat tempat


cuci tangan di sarana dan cuci tangan di
depan /halaman prasarana depan /halaman
kelas ( 2 buah) kelas ( 2 buah)
Memiliki 2 unit LCD Pengembangan Pembelian 2 unit
proyektor sebagai sarana dan LCD proyektor
sarana prasarana sebagai sarana
pembelajaran. pembelajaran.

233
Pedoman & Program – Program Sekolah

Penanggung Bulan
Sasaran Program Kegiatan
Jawab 7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6
Memiliki buku Pengembangan Pembuatan buku
catatan kesehatan sarana dan catatan
peserta didik (6 prasarana kesehatan
kelas dari 12 kelas) peserta didik (6
kelas dari 6
kelas)
Memiliki tempat Pengembangan Pembelian
sampah di setiap sarana dan tempat sampah
jamban prasarana diletakkan di
(4 ruang dari 6 empat jamban
jamban)
Memiliki lemari Pengembangan Pembelian
atau rak di ruang sarana dan lemari atau rak di
kelas ( 6 kelas dari prasarana ruang kelas ( 6
6 kelas) kelas dari 6
kelas)
Dimilkinya gazebo Pengembangan Pembuatan
di depan sarana dan gazebo di depan
laboratorium IPA prasarana laboratorium IPA
Memiliki alat olah Pengembangan Pembelian alat
raga dan kesenian sarana dan olah raga berupa
prasarana ….. sebanyak
…., dan alat
kesenian ….,
sebanyak …..
Memiliki sarana Pengembangan Pembelian
Lab. IPA sesuai sarana dan sarana lab IPA
kebutuhan prasarana berupa …..
sebanyak ….,
dan ….,
sebanyak …..

234
Pedoman & Program – Program Sekolah

Penanggung Bulan
Sasaran Program Kegiatan
Jawab 7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6
Jumlah koleksi Pengembangan Pembelian buku
buku perpustakaan sarana dan perpustakaan
500 judul prasarana sebanyak 500
eksplar judul
Jumlah koleksi Pengembangan Pembelian
buku perpustakaan sarana dan literature
yang berbahasa prasarana berbahasa
Ingggris 20 judul Inggris sebanyak
20 judul
Memiliki worksheet Pengembangan Pembuatan
sebagai salah satu sarana dan worksheet
sumber prasarana sebagai sarana
pembelajaran pembelajaran
kelas 1 – 3
Memiliki loker Pengembangan Pembuatan/pemb
sebanyak 2 set sarana dan elian loker
untuk masing- prasarana sebanyak 2 set
masing kelas untuk masing-
masing kelas
Terlaksananya Pengembangan Pengecatan
pengecatan ruang sarana dan ruang kelas VII A
kelas VII A – IX B. prasarana – IX B
Terlaksananya Pengembangan perbaikan tempat
perbaikan tempat sarana dan bermain anak
bermain anak prasarana
Perbaikan LCD Pengembangan Perbaikan LCD
proyektor kls VII A sarana dan proyektor kls VII
– IX B dan lab prasarana A – IX B dan lab
computer computer
Perbaikan printer Pengembangan Perbaikan printer
sarana dan

235
Pedoman & Program – Program Sekolah

Penanggung Bulan
Sasaran Program Kegiatan
Jawab 7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6
prasarana
6. STANDAR PENGELOLAAN

Misi dikembangkan Pengembangan Workshop


visi Madrasah manajemen penyusunan
melalui indikator Madrasah RKM
visi
Memiliki RKM Pengembangan Workshop
periode 4 tahunan manajemen penyusunan
Madrasah RKM
Sosialisakannya Pengembangan Workshop
visi misi dan manajemen penyusunan
program Madrasah Madrasah RKM
kepada pemangku
kepentingan
RKM dan RKT Pengembangan Workshop
disetujui oleh manajemen penyusunan
dewan guru dan Madrasah RKM
komite Madrasah
Evaluasi kinerja Pengembangan Evaluasi Diri
Madrasah untuk manajemen Madrasah untuk
meningkatnya hasil Madrasah meningkatnya
belajar siswa hasil belajar
secara siswa secara
berkelanjutan berkelanjutan
Memiliki Sistem Pengembangan Membeli atau
Informasi manajemen memesan
Manajemen untuk Madrasah softwhare Sistem
meningkatkan Informasi
administrasi Manajemen
pendidikan yang

236
Pedoman & Program – Program Sekolah

Penanggung Bulan
Sasaran Program Kegiatan
Jawab 7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6
efektif, efisien dan
akuntabel
Peningkatan Pengembangan Pembinaan guru
profesionalisme Pendidikan dan setiap hari Jum’at
pendidik dan Tenaga pukul 13.00 –
tenaga Kependidikan 15.00
kependidikan
Menilai kinerja Pengembangan Penilaian
pendidik melalui Pendidikan dan pendidik dalam
hasil raport Tenaga bentuk rapor guru
semesteran Kependidikan
Terlaksananya Pengembangan Kerjabakti
program kegiatan budaya Madrasah dengan
bersama dengan masyarakat
masyarakat sekitar Madrasah
Terlaksananya Pengembangan Pertemuan
pertemuan dengan budaya Madrasah dengan orang tua
orang tua siswa siswa sebanyak 4
sebanyak 4 kali kali dalam satu
dalam satu tahun tahun
Terlaksananya Pengembangan Famely Sport
kegiatan komite budaya Madrasah Gatering pada
Madrasah untuk hari Sabtu
mendukung
kegiatan Madrasah
7. STANDAR PEMBIAYAAN

Memiliki donatur Pengembangan Pertemuan


tetap dari alumni manajemen dengan alumni
sebanyak 5 Orang Madrasah yang berhasil
dalam karier

237
Pedoman & Program – Program Sekolah

Penanggung Bulan
Sasaran Program Kegiatan
Jawab 7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6
untuk
memaparkan
program
Madrasah dan
diharapkan ada
minimal 5 Orang
menjadi donator
Terlaksananya Pengembangan Pemberian
subsidi silang untuk manajemen subsidi silang
siswa kurang Madrasah untuk siswa
mampu kurang mampu
sebanyak 16
orang.
8. STANDAR PENILAIAN

Memiliki instrumen Pengembangan Workshop


penilaian untuk system penilaian system penilaian
mengukur
pencapaian
kompetensi peserta
didik
Ditetapkannya Pengembangan Worksh system
KKM pada setiap system penilaian penilaian
mata pelajaran di
setiap kelas
Terlaksananya Pengembangan Ulangan tengah
ulangan tengah system penilaian semester I
semester I
Terlaksananya Pengembangan Ulangan tengah
ulangan tengah system penilaian semester II
semester I

238
Pedoman & Program – Program Sekolah

Penanggung Bulan
Sasaran Program Kegiatan
Jawab 7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6
Terlaksananya Pengembangan Ulangan akhir
ulangan akhir system penilaian semester
semester
Terlaksananya Pengembangan Ulangan
ulangan kenaikan system penilaian kenaikan kelas
kelas
Terlaksananya Pengembangan Ujian Madrasah
Ujian Madrasah system penilaian
Terlaksananya Pengembangan Ujian Nasional
Ujian Nasional system penilaian

239
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB V
RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN MADRASAH (RKAM)
TAHUN KE 1

BOS K-
A. Rekapitulasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Madrasah 1

Penerimaan Pengeluaran
No
No Urut No. Kode Uraian Jumlah No. Kode Uraian Jumlah
Urut
I 1 SISA TAHUN LALU -
-
PENDAPATAN
II 2
RUTIN -
-
BANTUAN
III 3 OPERASIONAL
MADRASAH
1 PROGRAM MADRASAH
Pengembangan
kompetensi lulusan
1.1
(bidang akademik dan
non akademik)
Pengembangan
1.2
kurikulum KTSP
Pengembangan proses
1.3
pembelajaran
Pengembangan sistem
1.4
penilaian
1.5 Pengembangan sarana
dan prasarana Madrasah

240
Pedoman & Program – Program Sekolah

Pengembangan
1.6
managemen Madrasah
Pembinaan kesiswaan /
1.7
ekstrakurikuler
Budaya dan lingkungan
1.8
Madrasah
Penanaman karakter
1.9
(budi pekerti)
I PENDAPATAN ASLI NON PROGRAM
5 2
V MADRASAH MADRASAH
5.1 Iuran orang tua 2.1 Belanja Pegawai
5.2 Sumber lain-lain 2.2 Belanja Barang dan Jasa
JUMLAH 1
V 4 BANTUAN
Penyusunan dan
4.1 Block Grant 1.1
Sosialisasi RKM
Penyusunan dan
1.2
Sosialisasi RKTM
Workshop Bedah
1.3
Instrumen
Workshop Super Visi
1.4 Menejerial dan
pembelajaran
Workshop
1.5
Pengembangan KTSP
1.6 Workshop Paikem
1.7 Workshop Penilaian
1.8 Pengadaan Multi media
Pengadaan Buku Mapel
1.9
fiksi / Non Fiksi
1.10 Pengadaan
Perlengkapan Perpus

241
Pedoman & Program – Program Sekolah

Renovasi Taman dan


1.11
pasilitas Cuci Tangan
Renovasi Kelas dan
1.12
Kantor
1,13 Renovasi Toilet Guru
1.14 Renovasi Kantin
1.15 Media Pembelajaran
Pengadaan Mubler
1.16
Kantor
1.17 Perlengkapan Kelas
1.18 Lab. IPA
Perleng. Keselamat
1.19
Kerja
1.20 Perlengkapan Olah raga
Jumlah 2
Total Jumlah

B. Rincian Rencana Kegiatan dan Anggaran Madrasah Tahun I

242
Pedoman & Program – Program Sekolah

Sumber Dana
Program Kegiatan Jumlah BOS BOMIA SSQ Iuran Orang Sumber
Tua lain
1. Pengembangan Bimbingan belajar
kompetensi kelas IX dimulai
lulusan (3) bulan Agustus
sebanyak 3
seminggu
Pembinaan
tahfidul Qur’an
Ekstra pada hari
Ahad
Pembiasaan
membaca asmaul
husna awal
pelajaran dan
pelaksanaan
tagihan hafalan
Pembinaan tartil
qur’an pada ekstra
Jumlah sub total 1
2. Pengembangan Workshop
KTSP (1) Pengembangan
KTSP
Pelatihan
bimbingan dan
konseling
Workshop bedah
instrumen
Pembagian tugas
Pembina ekstra
kurikuler
Pembinaan

243
Pedoman & Program – Program Sekolah

Sumber Dana
Program Kegiatan Jumlah BOS BOMIA SSQ Iuran Orang Sumber
Tua lain
Kesiswaan /
ekstra kurikuler
Jumlah sub total 2
3. Pengembangan Workshop
proses PAIKEM
pembelajaran
(2)
Pengadaan Buku
Mapel dan fiksi /
Non fiksi
Workshop Super
Visi dan
Menejerial dan
pembelajaran
Jumlah sub total 3
4. Pengembangan
Workshop system
system penilaian
penilaian
(7)
Ulangan tengah
semester I
Ulangan tengah
semester II
Ulangan akhir
semester
Ulangan kenaikan
kelas
Ujian Madrasah
Ujian Nasional
5. Pembinaan Tugas belajar
Pendidik dan untuk 1 orang

244
Pedoman & Program – Program Sekolah

Sumber Dana
Program Kegiatan Jumlah BOS BOMIA SSQ Iuran Orang Sumber
Tua lain
Tenaga guru yang belum
Kependidikan (4) memenuhi kualitas
akademik
Kursus bahasa
Inggris untuk 2
orang dari 18
orang guru
Sertifikasi profesi
untuk 9 orang dari
18 orang guru
Penanaman
Karakter
Pembinaan guru
setiap hari Jum’at
pukul 13.00 –
15.00
Penilaian pendidik
dalam bentuk
rapor guru
Jumlah sub total 5
6. Pengembangan Pengadaan Multi
sarana dan Media
prasarana ( 5 )
Pengadaan
Perlengkapan
Perpustakaan
Renovasi Taman
dan Cuci Tangan
Pembelian alat
olah raga berupa

245
Pedoman & Program – Program Sekolah

Sumber Dana
Program Kegiatan Jumlah BOS BOMIA SSQ Iuran Orang Sumber
Tua lain
….. sebanyak ….,
dan alat kesenian
…., sebanyak …..
Pembelian sarana
lab IPA berupa …..
sebanyak …., dan
…., sebanyak …..
Renovasi Toilet
Guru
Renovasi Kantin
Renovasi Kelas
dan Kantor
Media
Pembelajaran
Pengadaan
Mubler Kantor
Perlengkapan
kelas
Perlengkapan
Lab. IPA
Perlengkapan
Keselamat Kerja
Jumlah sub total 6
7. Pengembangan Rapat
manajemen penyusunan dan
Madrasah Sosialisasi RKM
Rapat
Penyusunan dan
Sosialisasi RKTM

246
Pedoman & Program – Program Sekolah

Sumber Dana
Program Kegiatan Jumlah BOS BOMIA SSQ Iuran Orang Sumber
Tua lain
Jumlah sub total 7
8. Pembinaan Pelaksanaan tes
kesiswaan/ bakat dan minat
ekstra kurikuler peserta didik
Ekstra kurikuler
sains club yang
diikuti 30 siswa
setiap hari Selasa
Ekstra math’s club
yang diikuti 30
siswa setiap hari
Selasa
Mengikuti
berbagai
olimpiade di
tingkat Kabupaten
dengan tarjet juara
3
Ekstra kurikuler
futsal, melukis,
qiroah, samroh,
tari dan silat
Jumlah sub total 8
9. Pengembangan Pembelajaran
budaya dan mengundang 3
lingkungan nara sumber
(petani, polisi dan
dokter)
Pembentukan
dokter kecil

247
Pedoman & Program – Program Sekolah

Sumber Dana
Program Kegiatan Jumlah BOS BOMIA SSQ Iuran Orang Sumber
Tua lain
kerjasama dengan
Puskesmas
Pelaksanaan
ekstra kurikuler
English Club
Lomba menulis
berbahasa
Indonesia dan
berbahasa Inggris
dalam
memperingati hari
bahasa (28
Oktober)
Lomba bercerita
dalam bahasa
Indonesia, Inggris,
Arab dan Bhs.
Jawa pada hari
bahasa (28
Oktober)
Perpisahan
(wisuda) siswa
kela IX dan pentas
seni
Pameran produk
karya siswa dan
penampilan bakat
Penerimaan
peserta didik baru
yang memenuhi

248
Pedoman & Program – Program Sekolah

Sumber Dana
Program Kegiatan Jumlah BOS BOMIA SSQ Iuran Orang Sumber
Tua lain
kualifikasi 56
Orang
Kerjabakti dengan
masyarakat
sekitar Madrasah
Pertemuan
dengan orang tua
siswa sebanyak 4
kali dalam satu
tahun
Famely Sport
Gatering pada
hari Sabtu
Jumlah sub total 9
10. Penanaman Pelaksanaan
karakter ekstra Pramuka
yang dikuti seluruh
siswa kelas 1-3
pada hari Kamis
dan siswa kelas 5-
6 pada hari Sabtu
Peringatan tahun
baru Hijriyah
Peringatan Maulid
Nabi Muhammad
SAW
Peringatan Israa'
Mi'raj Nabi
Muhammad
Peringatan hari

249
Pedoman & Program – Program Sekolah

Sumber Dana
Program Kegiatan Jumlah BOS BOMIA SSQ Iuran Orang Sumber
Tua lain
Pahlawan 10
November 2013
Peringatan hari
ibu
Jumlah sub total 10
Kegiatan Non Program
11.1 Belanja Pegawai
11.2 Belanja Barang dan Jasa
Jumlah sub total 11

Mengetahui
Mengetahui
Ketua Komite
Kepala Madrasah Bendahara

................................................ ................................................ ................................................

250
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB VI
PENUTUP

A. Kesimpulan
1. Rencana Kerja Madrasah (RKM) disusun dengan berbasis data yang diperoleh
dari Evaluasi Diri Madrasah (EDM) untuk kurun waktu 4 tahun ke depan.
2. Pada implementasinya disusun rencana kerja tahunan (RKT) beserta Rencana
Kerja dan Anggaran Madrasah (RKAM)
PROGRAM KERJA KESISWAAN
3. Rencana kerja Madrasah mencakup 8 standar nasional, yaitu standar isi,

DAN PEMBINA OSIS


standar proses, standar kompetensi lulusan, standa pendidik dan tenaga
kependidikan, standar sarana dan sarana, standar pengelolaan, dan standar
TAHUN
penilaian. PELAJARAN 20...../20.....
B. Saran
1. Untuk menjamin keterlaksanaan Rencana Kerja Madrasah dan RKT beserta
RKAM diharapkan data awal yang diperoleh dari Evaluasi Diri Madrasah (EDM)
harus akurat, artinya EDM harus diisi seperti kondisi sesungguhnya dan
gunakan prinsip tidak ada dusta.
2. Rencana Kerja Madrasah (RKM) yang ditindaklanjuti Rencana Kerja dan
Anggaran Madrasah (RKAM) yang didalamnya memuat Rencana Kerja
Tahunan (RKT), baru tersusun untuk tahun pertama. Diharapkan setelah
masuk tahun kedua, Tim Pengembang Madrasah segera menyusun Rencana
Kerja Tahunan dan Rencana Kerja dan Anggaran Madrasah (RKAM) untuk
tahun kedua.
3. Pengembangan tujuan Madrasah untuk empat tahun kedepan yang mencakup
standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan
tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolan,
standar pembiayaan dan standar penilaian memiliki memadukan kondisi
Madrasah awal tahun penyusun RKM dengan visi dan misi Madrasah.

Jalan : .................................................
Telp ................... ; email : ................................. website : .....................

251
Pedoman & Program – Program Sekolah

252
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Upaya peningkatan mutu kualitas Sumber Daya Manusia yang cerdas,


terampil, berakhlak mulia dan mampu hidup bersaing adalah tuntutan dari
perkembangan zaman pada saat ini. Oleh karena itu upaya peningkatan SDM ini
harus diprogramkan secara terstruktur, berkesinambungan dan di evaluasi secara
berkala. Hal ini menjadi semakin penting karena perubahan-perubahan akibat
perkembangan ilmu pegetahuan dan teknologi (Iptek) serta komunkasi menjadi
semakin tidak kentara.

Salah satu bagian yang penting dalam upaya tersebut adalah sekolah
sebagai fungsi pendidikan berkewajban untuk mengembangkan kemampuan serta
membentuk watak dan kepribadian bangsa yang bermartabat, khususnya generasi
muda sebagai penerus cita-cita perjuangan bangsa dan sumber insani bagi
pembangunan nasional. Kompetensi penyelenggaraan pendidikan yang mengacu
pada kompetensi siswa yang diarahkan pada kompetensi multiple intelegensi
sangatlah diharapkan. Oleh karena itu Upaya pengembangan Potensi Diri Siswa
sangatlah diperlukan dalam mewujudkan tujuan pendidikan nasional.

B. TUJUAN

1. Mengembangkan seluruh potensi siswa secara maksimal, baik potensi akademik


maupun non akademik.
2. Menyiapakan warga negara menuju masyarakat belajar yang cerdas dan
memahami nilai-nilai masyarakat yang beradab.
3. Menemukan dan memunculkan potensi-potensi yang ada pada diri siswa
sehingga timbul kecakapan hdup (life skiill) yang bermanfaat bagi dirinya dan
masyarakat.
4. Memberikan kemampuan minimal untuk melanjutkan ke perguruan tinggi dan
hidup bermasyarakat
5. Menumbuhkan daya tangkal pada diri siswa terhadap pengaruh negatif yang
datang dari luar maupun dari dalam lingkungan sekolah
6. Meningkatkan kemampuan siswa sebagai anggota masyarakat dalam
mengadakan hubungan timbal balik dengan lingkungan sosial, budaya dan alam
sekitar.
7. Meningkatan apresiasi dan penghayatan seni.
8. Menumbuhkan sikap berbangsa dan bernegara dengan berdasarkan Pancasila.
9. meningkatkan kesegaran jasmani dan daya kreasi siswa untuk memantapkan
keseimbangan antara pertumbuhan jasmani dan rohani.

253
Pedoman & Program – Program Sekolah

C. RUANG LINGKUP PEMBINAAN KESISWAAN

1. Program Pembinaan Kesiswaan (OSIS)


2. Program Pembinaan Ekstrakurikuler
3. Program Unggulan Akademik dan Non Akademik.

D. SASARAN PEMBINAAN

Sasaran Pembinaan adalah (a) upaya penyelamatan dan (b) pemberdayaan


Potensi diri Siswa .. ......................tahun ........ dengan jumlah sebanyak ............
orang siswa

E. HASIL YANG DIHARAPKAN

1. Mampu melahirkan SDM yang memiliki keimanan, ketaqwaan, berkualitas,


kompetitif, berdedikasi, mandiri dan profesional.
2. Mampu meningkatkan prestasi siswa sesuai bakat dan minat siswa
3. Mampu meningkatkan pelayanan pendidikan kepada siswa melalui jalur
pembinaan penyelamatan siswa dari bahaya perilaku menyimpang di kalangan
siswa dan jalur pemberdayaan potensi diri

F. STRATEGI PEMBINAAN

1. Melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kab. .................


2. Difasilitasi dan dibimbing oleh :
a. Guru Mata Pelajaran
b. Guru Bimbingan Karir (BK)
c. Pembina OSIS
d. Pembina Ekstrakurikuler
e. Pelatih

254
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB II

URAIAN DAN MEKANISME PEMBINAAN KESISWAAN

Seperti dikemukakan pada bagian terdahulu bahwa upaya pembinaan


kesiswaan, terbagi menjadi 3 lingkup pembinaan yaitu :

1. Program Pembinaan OSIS


2. Program Pembinaan Ekstrakurkuler
3. Program Unggulan Akademik dan Non Akademik

A. PROGRAM PEMBINAAN OSIS

1. Pengertian

Satu-satunya wadah organisasi siswa di sekolah untuk mencapai tujuan


pembinaan dan pengembangan kesiswaan adalah Organisasi Intra Sekolah
disingkat OSIS. OSIS bersifat intra sekolah, artinya tidak ada hubungan
organisatoris dengan OSIS di sekolah lain, dan tidak menjadi Bagian dari
organisasi lain yang ada di luar sekolah. Karena OSIS merupakan wadah
organisasi siswa di sekolah. Oleh karena itu setiap siswa secara otomatis
menjadi anggota OSIS. Keanggotaan itu secara otomatis berakhir dengan
keluarnya siswa dari sekolah yang bersangkutan.

2. Tujuan

Organisasi ini bertujuan mempersiapkan siswa sebagai kader penerus cita-


cita perjuangan bangsa dan sumber insani pembangunan nasional, untuk :

1. Mengembangkan potensi siswa secara optimal dan terpadu yg meliputi bakat,


minat, dan kreativitas;
2. Memantapkan kepribadian siswa untuk mewujudkan ketahanan sekolah sebagai
lingkungan pendidikan sehingga terhindar dariusaha dan pengaruh negatif dan
bertentangan dengan tujuan pendidikan;
3. Mengaktualisasikan potensi siswa dalam pencapaian prestasi unggulan sesuai
bakat dan minat;
4. Menyiapkan siswa agar menjadi warga masyarakat yang berakhlak mulia,
demokratis, menghormati hak-hak asasi manusia dalam rangka mewujudkan
masyarakat madani (civil society).

(Permendiknas No 39 Tahun 2008, Bab I pasal 1)

255
Pedoman & Program – Program Sekolah

3. Materi Pembinaan

Materi pembinaan kesiswaan (OSIS) mencakup :

1. Pembinaan ketaqwaan terhadap Tuhan yang Maha Esa


2. Pembinaan Budi Luhur atau Akhlak Mulia
3. Pembinaan Kepribadian Unggul, wawasan kebangsaan, dan bela negara
4. Pembinaan Prestasi akademik,seni, dan/atau olahraga sesuai bakat dan minat
5. Pembinaan Demokrasi, hak asasi manusia, pendidikan politik, lingkungan
hidup,kepekaan dan toleransi sosial dalam konteks masyarakat plural.
6. Pembinaan kreativitas keterampilan dan kewiraswastaan
7. Pembinaan kualitas jasmani ,kesehatan dan gizi berbasis sumber gizi yang
terdiversifikasi.
8. Pembinaan sastra dan budaya.
9. pembinaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK)
10. pembinaan komunikasi dalam bahasa inggris.

4. Perangkat OSIS

Perangkat OSIS terdiri dari :

1) Pembina OSIS
2) Perwakilan kelas
3) Pengurus OSIS
4) Anggota OSIS

5. Rincian dan tugas Perangkat OSIS

a. Pembina OSIS

Pembina OSIS bertanggung jawab atas seluruh pengelolaan, pembinaan dan


pengembangan OSIS di sekolah.

Rincian tugas pembinan OSIS adalah :

a) bertanggung jawab atas seluruh pembinaan dan pengembangan OSIS di sekolah


b) memberikan nasihat kepada perwakilan kelas dan pengurus.
c) mengesahkan keanggotaan perwakilan kelas dengan surat keputusan kepala
sekolah.
d) Mengesahkan dan melantik pengurus OSIS denga surat keputusan kepala sekolah.
e) Mengarahkan penyusunan anggaran rumah tangga dan program kerja OSIS.
f) Menghadiri rapat-rapat OSIS
g) Mengadakan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas OSIS

256
Pedoman & Program – Program Sekolah

b. Perwakilan Kelas

a) Perwakilan kelas terdiri atas wakil-wakil kelas. Setiap kelas diwakili oleh 2 (dua)
orang siswa.
b) Perwakilan kelas bertugas memilih pengurus OSIS, mengajukan usul-usul untuk
dijadikan program kerja OSIS dan menilai laporan pertanggungjawaban pengurus
OSIS pada akhir masa jabatannya.
c) Perwakilan kelas bertanggung jawab langsung kepada Pembina OSIS
d) Masa jabatan perwakilan kelas selama 1 tahun ajaran.
e) Rincian tugas perwakilan kelas adalah :
1) mewakili kelasnya dalam rapat perwakilan kelas
2) mengajukan usul kegiatan untuk dijadikan program kerja OSIS
3) mengajukan calon pengurus OSIS berdasarkan hasil-hasil rapat kelas.
4) Memilih pengurus OSIS dan daftar calon yang telah disiapkan.
5) Menilai laporan pertanggungjawaban dan segala tugas pengurus Osis pada
akhir masa jabatannya.
6) Menyusun Anggaran Rumah Tangga.

c. Pengurus OSIS

Pengurus OSIS terdiri atas :

a) seorang ketua dan dua orang wakil ketua


b) seorang sekretaris dan dua orang wakil sekretaris
c) seorang bendahara dan seorang wakil bendahara
d) sepuluh orang ketua seksi yaitu :
1. Pembinaan ketaqwaan terhadap Tuhan yang Maha Esa
2. Pembinaan Budi Luhur atau Akhlak Mulia
3. Pembinaan Kepribadian Unggul, wawasan kebangsaan, dan bela negara
4. Pembinaan Prestasi akademik,seni, dan/atau olahraga sesuai bakat dan
minat
5. Pembinaan Demokrasi, hak asasi manusia, pendidikan politik, lingkungan
hidup,kepekaan dan toleransi sosial dalam konteks masyarakat plural.
6. Pembinaan kreativitas keterampilan dan kewiraswastaan
7. Pembinaan kualitas jasmani ,kesehatan dan gizi berbasis sumber gizi yang
terdiversifikasi.
8. Pembinaan sastra dan budaya.
9. Pembinaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK)
10. Pembinaan komunikasi dalam bahasa inggris.

257
Pedoman & Program – Program Sekolah

d. Pembinaan Seksi :

Seksi I :

Pembinaan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan YME, antara lain:

1. Melaksanakan peribadatan sesuai dengan ketentuan agama masing-masing.


2. Memperingati hari-hari besar keagamaan;
3. Melaksanakan perbuatan amaliah sesuai dengan norma agama;
4. Membina toleransi kehidupan antar umat beragama;
5. Mengadakan kegiatan lomba yang bernuansa keagamaan;
6. Mengembangkan dan memberdayakan kegiatan keagamaan di sekolah.

Seksi II :

Pembinaan budi pekerti luhur atau akhlak mulia, antara lain:

1. Melaksanakan tata tertib dan kultur sekolah;


2. Melaksanakan gotong royong dan kerja bakti (bakti sosial);
3. Melaksanakan norma-norma yang berlaku dan tata krama pergaulan;
4. Menumbuhkembangkan kesadaran utk rela berkorban terhadap sesama
5. Menumbuhkembangkan sikap hormat dan menghargai warga sekolah
6. Melaksanakan kegiatan 7K (keamanan, kebersihan, ketertiban, keindahan,
kekeluargaan, kedamaian, dan kerindangan)

Seksi III :

Pembinaan kepribadian unggul, wawasan kebangsaan, dan bela negara


1. Melaksanakan upacara bendera pd hari senin dan/atau sabtu, serta hari2 besar
nasional
2. Menyanyikan lagu-lagu nasional (Mars & Hymne)
3. Melaksanakan kegiatan kepramukaan
4. Mengunjungi dan mempelajari tempat2 bernilai sejarah
5. Mempelajari dan meneruskan nilai-nilai luhur, kepeloporan, dan semangat
perjuangan para pahlawan
6. Melaksanakan kegiatan bela negara
7. Menjaga dam menghormati symbol-simbol dan lambing-lambang negara
8. Melakukan pertukaran siswa antar daerah dan antar negara

258
Pedoman & Program – Program Sekolah

Seksi IV :

Pembinaan prestasi akademik, seni, olahraga sesuai dengan bakat dan minat
a. Mengadakan lomba mata pelajaran/program keahlian
b. Menyelenggarakan kegiatan ilmiah
c. Mengikuti kegiatan workshop, seminar, diskusi panel yang bernuansa iptek
d. Mengadakan studi banding dan kunjungan (studi wisata) ke tempat-tempat sumber
belajar
e. Mendesain dan memproduksi media pembelajaran
f. Mengadakan pameran karya inovatif dan hasil penelitian
g. Mengoptimalkan pemanfaatan perpustakaan sekolah
h. Membentuk klub sains, seni, dan olahraga
i. Menyelenggarakan festival dan lomba seni
j. Menyelenggarakan lomba dan pertandingan olahraga

Seksi V :

Pembinaan demokrasi, hak asasi manusia, pendidikan politik, lingkungan


hidup, kepekaan dan toleransi sosial dalam konteks masyarakat plural, antara
lain:
1. Memantapkan dan mengembangkan peran siswa di dalam OSIS sesuai dengan
tugasnya masing-masing;
2. Melaksanakan latihan kepemimpinan siswa;
3. Melaksanakan kegiatan dengan prinsip kejujuran, transparan, dan profesional;
4. Melaksanakan kewajiban dan hak diri dan orang lain dalam pergaulan
masyarakat;
5. Melaksanakan kegiatan kelompok belajar, diskusi, debat dan pidato;
6. Melaksanakan kegiatan orientasi siswa baru yang bersifat akademik dan
pengenalan lingkungan tanpa kekerasan;
7. Melaksanakan penghijauan dan perindangan lingkungan sekolah.

Seksi VI :

Pembinaan kreativitas, keterampilan dan kewirausahaan, antara lain:


1. Meningkatkan kreativitas dan keterampilan dalam menciptakan suatu barang
menjadi lebih berguna;
2. Meningkatkan kreativitas dan keterampilan di bidang barang dan jasa;
3. Meningkatkan usaha koperasi siswa dan unit produksi;
4. Melaksanakan praktek kerja nyata (PKN)/pengalaman kerja lapangan
(PKL)/praktek kerja industri (Prakerin);
5. Meningkatkan kemampuan keterampilan siswa melalui sertifikasi kompetensi
siswa berkebutuhan khusus.

259
Pedoman & Program – Program Sekolah

Seksi VII :

Pembinaan kualitas jasmani, kesehatan dan gizi berbasis sumber gizi yang
terdiversifikasi, antara lain:
1. Melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat;
2. Melaksanakan usaha kesehatan sekolah (UKS);
3. Melaksanakan pencegahan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat
adiktif (narkoba), minuman keras, merokok, dan HIV/AIDS;
4. Meningkatkan kesehatan reproduksi remaja;
5. Melaksanakan hidup aktif;
6. Melakukan diversifikasi pangan;
7. Melaksanakan pengamanan jajan anak sekolah.

Seksi VIII

Pembinaan sastra dan budaya, antara lain:


1. Mengembangkan wawasan dan keterampilan siswa di bidang sastra;
2. Menyelenggarakan festival/lomba, sastra dan budaya;
3. Meningkatkan daya cipta sastra;
4. Meningkatkan apresiasi budaya.

o Syarat Pengurus OSIS

1. Taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa


2. Mermiliki budi pekerti luhur dan sopan santun terhadap orang tua, guru, dan
teman
3. Memiliki bakat sebagai pemimpin siswa
4. Memiliki kemauan, kemampuan, dan pengetahuan yang memadai
5. Dapat mengatur waktu dengan sebaik-baiknya,sehingga pelajarannnya tidak
terganggu karena menjadi pengurus OSIS
6. Pengurus dicalonkan oleh perwakilan kelas
7. Khusus untuk ketua OSIS , ditambah persyaratan :
8. mempunyai kemampuan berpikir yang jernih
9. memiliki wawasan mengenai kondisi yang sedang dihadapi bangsanya.
10. tidak duduk di kelas terakhir, karena akan menghadapi ujian Nasional.

o Rincian Tugas Pengurus OSIS

a. bertugas menyusun dan melaksanakan program kerja OSIS sesuai dengan AD


ART
b. menyampaikan laporan pertangungjawaban kepada rapat perwakilan kelas pada
akhir masa jabatannya.
c. Bertanggung jawab langsung kepada perwakilan kelas dan pembina OSIS.
d. Mempunyai masa kerja selama satu tahun pelajaran.

260
Pedoman & Program – Program Sekolah

o Anggota OSIS

a. Anggota OSIS secara otomatis adalah siswa yang masih aktif belajar pada
sekolah yang bersangkutan
b. Anggota OSIS tidak memerlukan kartu anggota
c. Keanggotan berakhir apabila siswa yang bersangklutan tidak menjadi siswa lagi
di sekolah tersebut, ata meninggal dunia
d. Setiap anggota mempunyai hak :
(1) mendapat perlakuan yang sama sesuai bakat, minat dan kemampuannya
(2) memilih dan dipilih sebagai perwakilan kelas atau pengurus.
(3) Bicara secara lisa maupun tertulis.

o Keuangan

Keuangan OSIS diperloleh dari dana yang disediakan oleh sekolah, dan sumbangan
yang tidak mengikat serta usaha lain yang sah. Keuangan OSIS disimpan di Bank
Rakyat Indonesia (BRI) Unit Sagaranten dengan nama rekening OSIS ................. dan
ditandatangani oleh 2 orang yaitu Wakasek Ur. Kesiswaan dan Ketua OSIS.

6. Forum Organisasi

a. Rapat-rapat

1. Rapat Pleno perwakilan kelas adalah rapat yang dihadiri seluruh anggota
perwakilan kelas. Rapat ini diadakan untuk :
a. persiapan tatacara pemilihan ketua, seorang wakil ketua dan seorang
sekretaris
b. pencalonan pengurus OSIS
c. pemilihan pengurus OSIS
d. penilaian laporan peranggungjawaban pemgurus OSIS pada akhir masa
jabatan.
e. Acara , waktu dan tempat rapat dikonsultasikan dengan pembina OSIS

2. Rapat pengurus

a) Rapat pleno pengurus adalah rapat yang dihadiri seluruh anggota pleno
pengurus OSIS
b) Rapat pengurus harian adalah rapat pengurus yang dihadiri oleh ketua, wakil
ketua, sekretaris, bendahara dan wakil ketua, sekretaris, bendahara dan
wakil bendahara untyk membicarakan dan mengkoordinasikan pelaksanaan
pekerjaan sehari-hari.
c) Rapat koordinasi adalah rapat yang dihadiri oleh sah serang wakil ketua I,
sekretaris, wakil sekretaris I, bendahara dan seksi I sampai dengan seksi VIII.

261
Pedoman & Program – Program Sekolah

7. Sasaran/Target Pembinaan.

1. Meningkatkan peran serta siswa dalam membina sekolah sebagai wawasan


wiyata mandala sehingga terhindar dari usaha dan pengaruh yang
bertentangan dengan kebudayaan nasional
2. Menumbuhkan daya tangkal pada diri siswa terhadap pengaruh negatf yang
datang dari luar maupun dari dalam lingkungan sekolah.

B. PROGRAM PEMBINAAN EKSTRAKURIKULER

1. Pengertian Kegiatan Ekstra Kurikuler

Kegiatan Ekstra Kurikuler adalah kegiatan pendidikan di luar jam pelajaran biasa
yang dilakukan di sekolah/luar sekolah untuk membantu pengembangan peserta
didik sesuai dengan kebutuhan, potensi, bakat, dan minat mereka melalui
kegiatan yang secara khusus diselenggarakan oleh pendidik dan atau tenaga
kependidikan yang berkemampuan dan berkewenangan di sekolah/madrasah
secara berkala dan terprogram.

2. Visi dan Misi

a. Visi

Visi kegiatan ekstra kurikuler adalah berkembangnya potensi, bakat dan minat
secara optimal, serta tumbuhnya kemandirian dan kebahagiaan peserta didik
yang berguna untuk diri sendiri, keluarga dan masyarakat.

b. Misi

1) Menyediakan sejumlah kegiatan yang dapat dipilih oleh peserta didik


sesuai dengan kebutuhan, potensi, bakat, dan minat mereka.
2) Menyelenggarakan kegiatan yang memberikan kesempatan peserta didik
mengespresikan diri secara bebas melalui kegiatan mandiri dan atau
kelompok.

262
Pedoman & Program – Program Sekolah

3. Tujuan Umum

Menunjang pencapaian tujuan institusional dalam upaya pembentukan manusia


Indonesia seutuhnya berdasarkan Pancasila, yaitu :

(1) Manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan
berbudi pekerti luhur.

(1) Memiliki pengetahuan dan keterampilan

(2) Sehat jasmani dan rohani

(3) Kepribadian yang mantap dan mandiri

(4) Rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.

4. Tujuan Khusus

a. Memberikan pengayaan kepada siswa yang menyangkut aspek


pengetahuan, keterampilan dan sikap untuk menjadi manusia seutuhnya.
b. Menambah pengetahuan dan keterampilan kepada siswa untuk
memanfaatkan potensi lingkungan alam, lingkungan sosial dan lingkungan
budaya.
c. Mengembangkan kemampuan siswa untuk memanfaatkan kegiatan industri
dan dunia usaha (kewiraswastaan)
d. Mengembangkan keterampilan dan nilai-nilai kemanusiaan, ketekunan, kerja
keras dan disiplin melalui kegiatan ekstrakurikuler.
e. Menanamkan kemampuan dan keterampilan melakukan tindakan dan
perilaku hidup sehat secara jasmani dan rohani.
f. Menanamkan kemampuan meneliti dan mengembangkan daya cipta untuk
menemukan hal baru
g. Menanamkan nilai-nilai gotong royong, kerjasama, tanggungjawab dan
disiplin melalui kegiatan koperasi sekolah
h. Memberikan bekal kemampuan berorganisasi melalui kegiatan di sekolah
dan di luar sekolah.
i. Memberikan bekal keterampilan praktis yang diperlukan siswa untuk hidup di
masyarakat, mencukupi kebutuhannya sendiri maupun membantu
kebutuhan orangtuanya.
j. Menanamkan rasa cinta dan tanggung jawab dalam upaya melestarikan
lingkungan alam dan budaya
k. Menanamkan budaya kerja dan etos kerja yang diperlukan untuk
pembangunan berkelanjutan
l. Menanamkan dan menambah wawasan kerohanian, mental dan agama
untuk hidup dalam masyarakat, bangsa dan negara.

263
Pedoman & Program – Program Sekolah

m. Memberikan bekal kemampuan berbakti dan berpartisipasi dalam


pembangunan daerah.

5. Fungsi Kegiatan Ekstra Kurikuler

a. Pengembangan, yaitu fungsi kegiatan ekstra kurikuler untuk


mengembangkan kemampuan dan kreativitas peserta didik sesuai dengan
potensi, bakat dan minat mereka.
b. Sosial, yaitu fungsi kegiatan ekstra kurikuler untuk mengembangkan
kemampuan dan rasa tanggung jawab sosial peserta didik.
c. Rekreatif, yaitu fungsi kegiatan ekstra kurikuler untuk mengembangkan
suasana rileks, mengembirakan dan menyenangkan bagi peserta didik yang
menunjang proses perkembangan.
d. Persiapan karir, yaitu fungsi kegiatan ekstra kurikuler untuk mengembangkan
kesiapan karir peserta didik.

6. Prinsip Kegiatan Ekstra Kurikuler


a. Individual, yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler yang sesuai dengan potensi,
bakat dan minat peserta didik masing-masing.
b. Pilihan, yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler yang sesuai dengan keinginan
dan diikuti secara sukarela peserta didik.
c. Keterlibatan aktif, yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler yang menuntut
keikutsertaan peserta didik secara penuh.
d. Menyenangkan, yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler dalam suasana yang
disukai dan mengembirakan peserta didik.
e. Etos kerja, yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler yang membangun semangat
peserta didik untuk bekerja dengan baik dan berhasil.
f. Kemanfaatan sosial, yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler yang dilaksanakan
untuk kepentingan masyarakat.

7. Bidang dan Jenis Kegiatan Pembinaan

a. Bidang Olah raga

1. Sepak Bola
2. Volly Ball
3. Tenis Meja
2) Bulu tanagkis
3) Renang
4) Takraw
5) Olah raga prestasi lainnya

b. Bidang Seni

1) Seni Sunda
2) Seni Teater

264
Pedoman & Program – Program Sekolah

3) Seni Tradisional ( Anklung) dll


4) Seni Modern
5) Melukis/Kaligrafi

c. Bidang wawasan Kebangsaan

1) Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra)


2) Pecinta Alam (Napak Rimba)
3) Palang Merah Remaja (PMR)
4) Pramuka
5) Kelompok Ilmah Remaja (KIR)
6) English Club

d. Pembinaan Ketaqwaan Terhayap Tuhan Yang Maha Esa

a. RMS

e. Pembinaan keterampilan dan Kewirausahaan

1) Koperasi Siswa
2) Jurnalistik/Mading

8. Peranan dan Tugas Guru/Kepala Sekolah

Dalam kegiatan ekstrakurikuler tugas guru antara lain memberikan rangsangan


dan motivasi serta arahan-arahan/pembinaan mulai dari persiapan, pelaksanaan,
penilaian dan upaya pengembangan. Selama kegiatan ekstrakurikuler berlangsung,
peranan guru/kepala sekolah adalah sebagai berikut :

a. Sebagai Motivator

Memberikan rangsangan dan dorongan bagi siswa agar dapat mau melakukan
sesuatu secara perorangan, berpasangan, kelompok maupun menurut rombongan
belajar (klasikal)

b. Sebagai fasilitator/tutor

Berperan memberikan materi dan membantu kesulitan-kesulitan yang dihadapi


siswa dalam melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler

c. Sebagai Dinamisator/akselelator

Mendorong aktifitas siswa agar dapat melakukan kegiatan yang lebih banyak dan
lebih bervariasi dari segi kualitas dan kreatifitas siswa.

d. Sebagai konselor

265
Pedoman & Program – Program Sekolah

Memberikan bimbingan dan menjadi nara sumber, tempat berkonsultasi untuk


kegiatan dari tahap persiapan, pelaksanaan, penilaian, tidak lanjut dan
pengembangannya.

9. Penyusunan Program Bimbingan Kegiatan Ekstrakurikuler

Untuk menunjang kelancaran, efisiensi dan efektifitas bimbingan kegiatan


ekstrakurikuler perlu disusun program kegiatan bimbingan siswa. Komponen
yang perlu dimasukan dalam program ini meliputi kegiatan yang dilaksanakan
pada tahap persiapan, pelaksanaan, penilaian dan tindak lanjut kegiatan
ekstrakurikuler

10. PEMBINA EKSTRAKURIKULER

No. Nama Jabatan Keterangan


1. Wakasek
Kesiswaan
2 Pemb. Wakasek
Kesiswaan
3 Pembina Pramuka
4 Pembina Pramuka
5 Pembina PMR
6 Pembina PMR
7 Pembina KIR
8 Pembina PA
9 Pembina ESC
10 Koord. OR
11 Koperasi Siswa
12 Koord. Seni

266
Pedoman & Program – Program Sekolah

C. PROGRAM UNGGULAN AKADEMIK DAN NON AKADEMIK

1. Pengertian

Program Unggulan adalah program kegiatan kesiswaan yang merupakan


program prioritas sekolah dengan fokus :

o Tercapainya sumber daya manusia yang kreatif, inovatif dengan ketangguhan


intelektual dan kekuatan moral.
o Adanya perubahan dari siswa pasif menjadi siswa aktif
o Memiliki keunggulan prestasi akademik dan atau non akademik untuk bidang
tertentu sebagai bukti pertanggungjawaban keberhasilan pendidikan kepada
masyarakat.
o Mampu berprestasi dalam kegiatan Olimpiade/Lomba Cepat
Tepat/Porseni/Porpelajar di tingkat Kota/Provinsi dan Tingkat Nasional

2. Sasaran Pembinaan

Sasaran pembinaan adalah seluruh siswa kelas .............. yang memiliki


potensi dan prestasi yang dapat dikembangkan.

267
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB III

PENUTUP

Demikian Program Kerja Pembinaan Kesiswaan yang merupakan upaya


program Pengembangan Potensi Diri Siswa di ............. tahun pelajaran .............
dengan harapan dapat terlaksana sesuai dengan tujuan dan target yang
diharapkan.

Program Kerja ini tidak mungkin bisa terlaksana tanpa adanya dukungan
dari semua pihak. Oleh karena itu upaya pemahaman terhadap program kerja ini
dapat diupayakan secara maksimal demi terwujudnya Visi dan Misi ..................

..............., .............. 20.........

Wakasek Kesiswaan, Pembina OSIS

............................. .............................

268
Pedoman & Program – Program Sekolah

PROGRAM KERJA
WAKIL KEPALA SEKOLAH/PP
URUSAN HUBUNGAN MASYARAKAT
(HUMAS)
TAHUN PELAJARAN 20...../20.....

Jalan : .................................................
Telp ................... ; email : ................................. website : .....................

269
Pedoman & Program – Program Sekolah

270
Pedoman & Program – Program Sekolah

LEMBAR PENGESAHAN

PROGRAM KERJA
WAKIL KEPALA SEKOLAH/PP
URUSAN HUBUNGAN MASYARAKAT
(HUMAS)

........ .................................
Tahun Pelajaran ....................

................, ...................................
.

Kepala ........... ............................ Wakil Kepala Sekolah/PP


Urusan Hubungan Masyarakat,

________________________________
_ ________________________

Menyetujui/Mengetahui
Kepala Sekretariat ......................

.......................................

271
Pedoman & Program – Program Sekolah

KATA PENGANTAR

Puji syukur hanyalah kepada Allah SWT. Yang senantiasa melimpahkan


rahmat, taifiq hidayah-Nya kepada kita semua khususnya keluarga besar
............... ..................................... ................ sehingga Program Kerja Wakil
Kepala Sekolah/PP urusan Hubungan Masyarakat (Humas) ini dapat terwujud.

Program Kerja ini dibuat untuk dapat dijadikan pedoman penyelenggaraan


pendidikan dalam proses hubungan yang sesuai dengan melalui musyawarah
Tenaga Edukatif, Administratif, dan Komite Sekolah.

Sesuai dengan definisi tugas dan tanggung jawab yang tercantum dalam
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar
Pengelolaan Pendidikan. Pada bagian B tentang Pelaksanaan Rencana, pointer
9 berisi Kerja Budaya dan Lingkungan Sekolah dan pointer 10 berisi Peran serta
Masyarakat dan Kemitraan Sekolah.

Akhirnya ucapan terima kasih selayaknya disampaikan kepada semua pihak


yang telah bekerja secara optimal dalam penyusunan Program Kerja ini. Semoga
Allah SWT. Tetap memberikan petunjuk agar mutu pendidikan di
............... ...................................... ................ini semakin meningkat sehingga
dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat dan bangsa melalui para out put
dan out comes nya. Amien.

...................; .....................................

Wakil Kepala Sekolah/PP


Urusan Hubungan Masyarakat,

____________________________

272
Pedoman & Program – Program Sekolah

DAFTAR ISI

Halaman
Lembar Penetapan ..................................................................
Kata Pengantar ........................................................................
Daftar Isi ..................................................................................

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Dasar Pemikiran .....................................................
1.2 Landasan Program ................................................
1.3 Tujuan dan sasaran Program .................................
1.4 Ruang Lingkup Bidang Kerja Humas...................
BAB II PROFIL SEKOLAH
2.1 Identitas sekolah ...................................................
2.2 Visi, Misi dan Tujuan Sekolah................................
2.3 Profil Tamatan.......................................................
2.4 Prestasi yang pernah di capai sampai
tahun 2012-2013 ..................................................
2.5 Keadaan Siswa .....................................................
2.6 Rasio Penerimaan Siswa ( 5 Tahun terakhir ).........
2.7 Keadaan Guru dan Karyawan...............................
2.8 Kondisi Orang Tua Siswa ...................................
2.9 Daftar Guru dan Karyawan beserta tugasnya........
2.10 Potensi di Lingkungan Sekolah yang diharapkan
mendukung program sekolah................................
2.11 Lokasi Sekolah.....................................................
BAB III INDIKATOR KEBERHASILAN INTELETUAL,
EMOTIONAL, SPIRITUAL, QOUTIENT
DALAM UPAYA PENCAPAIAN TARGET DARI
VISI, MISI SEKOLAH DAN BUDAYA SEKOLAH
3.1 Indikator Emotional Qoutient..................................
3.2 Spiritual Qoutient .................................................

273
Pedoman & Program – Program Sekolah

3.3 Intelektual Qoutient ...............................................

BAB IV PROGRAM KERJA HUMAS


4.1 Target Bidang Humas ...........................................
4.2 Program Kerja Humas ..........................................
4.3 Rencana Kerja/Action Plan ..................................

BAB V RENCANA ANGGARAN BIAYA PROGRAM HUMAS

BAB VI PENUTUP
6.1 Kesimpulan..........................................................
6.2 Penutup.................................................................

LAMPIRAN – LAMPIRAN
 SK Kepala Sekolah tentang Pembagian Tugas Pokok dan Tambahan ahun
Pelajaran .......
 Struktur Organigram Sekolah
 Struktur Organigram Komite Sekolah
 Program Kerja Komite Sekolah
 AD dan ART Komite Sekolah
 dll

274
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Dasar Pemikiran


Dengan semakin kompleksnya manajemen Sekolah yang selalu berkembang dan
padatnya kegiatan kepemimpinan di sekolah, maka semakin banyak pula masalah-
masalah yang perlu penanganan, dan melibatkan warga sekolah, baik guru, orang
tua, karyawan, siswa mapun pemerintah setempat sama-sama menyadari
perlunya terobosan-terobosan yang positif agar mampu meningkatkan nilai jual
sekolah, meningkatnya kepercayaan masyarakat dan semakin kondusifnya
kegiatan belajar mengajar sehingga akan menghasilkan lulusan yang baik dan bisa
menempati perguruan-perguruan ternama seperti yang diharapkan oleh
masyarakat.

Keterlibatan seluruh warga sekolah Civitas keluarga besar


............... ...................................... ................serta masyarakat yang peduli akan
pendidikan, serta saling mengisi diantara kelebihan dan kekurangan yang ada
akan menjadikan kegiatan proses belajar mengajar akan berlangsung dengan baik
dan efektif, masyarakat merasa memiliki dan merasakan manfaat dengan adanya
sekolah yang berada dilingkungannya.

Dalam hal ini wakil kepala sekolah sebagai perantara hubungan dengan
masyarakat tidak mungkin dapat bekerja sendiri tanpa ada kerja sama dengan
berbagai pihak, Humas menjadi unsur penyambung komunikasi dengan berbagai
pihak dan berbagai kegiatan informasi-infirmasi yang berhubungan dengan kinerja
guru, pembuatan perangkat guru, dengan orang tua siswa, dengan dinas instansi
dan berbagai permasalahan yang dengan tepat bersama kepala sekolah dan
unsur pimpinan yang lain saling bekerja sama dalam menjalankan kepemimpinan
disekolah.

Semua warga sekolah, warga masyarakat dan tokoh-tokoh pemerintah daerah


setempat selalu bekerja sama untuk kemajuan pendidikan di daerah tersebut,

275
Pedoman & Program – Program Sekolah

karena kita juga menyadari bahwa tidak semua peserta didik mampu untuk
mencukupi kebutuhan sekolah sehari-hari, buku, alat tulis dan buku-buku paket
lain untuk belajar sehari-hari. Terobosan-terobosan baru, kerjasama dengan
berbagai pihak dan menggali informasi-informasi untuk bea siswa, BKM maupun
bantuan-bantuan lain. Sehingga bagi yang kurang mampu dapat terus bisa
bersekolah.

Bagaimanapun juga sekolah tidak bisa terlepas dari lingkungan masyarakat


dimana sekolah tersebut berada, hubungan harus tetap dibina dengan baik, kultur
dan budaya masyarakat tidak boleh bersinggungan. Bantuan dan silaturahmi
dengan warga setempat, harus terus dibina, sumbangan dan santunan bagi
masyarakat sekitar yang kurang mampu, adanya musibah, kematian dan kegiatan-
kegiatan sosial lainnya terus dibina sesuai dengan kemampuan yang dimiliki oleh
sekolah.

Kerja sama dengan tokoh-tokoh masyarakat, RT, RW, Kepala Kelurahan sangat
diperlukan dan ditingkatkan lagi karena dengan kerjasama yang baik dan saling
pengertian maka akan terciptanya kondisi yang tertib, keamanan terjaga dan
situasi selalu kondusif karena masyarakat merasa ikut memiliki dan peduli dengan
keberadaan sekolah tersebut.

Bekerja sama dengan komite sekolah untuk mencari solusi-solusi yang terbaik
bagi peningkatan mutu pendidikan, menggalang dana, dan mencari terobosan-
terobosan dana untuk menunjang program sekolah yang telah dispakati bersama
dalam rapat-rapat Komite, sehingga masyarakat tidak merasa terbebani dengan
pembiayaan sekolah dalam upaya peningkatan sekolah yang berkualitas dan
menghasilkan lulusan SDI yang dapat bersaing di era globalisasi.

Dengan Perguruan-perguruan tinggi kerjasama juga terus ditingkatkan agar


mampu menambah wawasan yang luas bagi peserta didik, penempatan
mahasiswa PPL dari perbagai perguruan tinggi, kunjungan-kunjungan ke

276
Pedoman & Program – Program Sekolah

Perguruan tinggi, penandatangan MoU saling pengertian merupakan bentuk


kerjasama yang terus ditingkatkan sehingga mampu menciptakan generasi yang
berpikir rasional dan ilmiah dalam kehidupn dimasyarakat nantinya.

1.2 Landasan Program


1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang

Sistem Pendidikan Nasional,

2) Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1980 Tentang Peraturan Disiplin

Pegawai Negeri Sipil,

3) Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional

Pendidikan,

4) Peraturan Pemerintah RI Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian

Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi,

Dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/ Kota,

5) Peraturan Pemerintah RI Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi

Perangkat Daerah,

6) Peraturan Pemerintah RI Nomor 17 Tahun 2010 tentang standar

Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan,

7) Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor: 135/U/2004 Tentang

Standar Pelayanan Minimal Bidang Pendidikan,

8) Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 044/U/2002 tentang

Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah,

9) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 14 Tahun 2005 tentang

Organisasi Tata Kerja Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah,

277
Pedoman & Program – Program Sekolah

10) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 22, 23, dan 24 tahun

2006 tentang Standar Isi, Standar Kompetensi Lulusan, dan Petunjuk

pelaksanaannya serta Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor

Nomor 6 Tahun 2007 Perubahan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional

RI Nomor No 24 Tahun 2006,

11) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor: 22, dan 23 Tahun 2006

tentang Standar Kompetensi Lulusan dan Pelaksanannya, dan telah

diubah dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nomor: 47 Tahun 2008;

12) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 8 Tahun 2007 tentang

Organisasi Dan Tata Kerja Pusat Pengembangan Dan Pemberdayaan

Pendidik dan Tenaga Kependidikan,

13) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 12 tahun 2007 tentang

Standar Pengawas Sekolah,

14) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 13 Tahun 2007 tentang

Kepala Sekolah,

15) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 16 Tahun 2007 Tentang

Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru,

16) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 18 tahun 2007 Tentang

Sertifikasi Guru Dalam Jabatan,

17) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 19 Tahun 2007 tentang

Standar Pengelolaan Pendidikan,

18) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor: 20 Tahun 2007 tentang

Standar Penilaian Pendidikan,

278
Pedoman & Program – Program Sekolah

19) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor: 24 Tahun 2007 tentang

Standar Sarana dan Prasarana,

20) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor: 41 Tahun 2007 tentang

Standar Proses,

21) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor: 48 Tahun 2007 tentang

Standar Pendanaan,

22) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 50 Tahun 2007 Tentang

Standar Pengelolaan oleh Pemerintah Daerah,

23) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 24 Tahun 2008 Tentang

Standar Tenaga Administrasi Sekolah,

24) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 25 Tahun 2008 Tentang

Standar Tenaga Perpustakaan Sekolah,

25) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 26 Tahun 2008 Tentang

Standar Tenaga Laboratorium Sekolah.

26) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor Nomor 27 Tahun 2008

Tentang Konselor,

27) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor: 12 Tahun 2009 tentang

Kriteria dan Perangkat Akreditasi SMP/.......

28) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor: 52 Tahun 2008 tentang

Kriteria dan Perangkat Akreditasi SMA/MA;

29) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 69 tahun 2009 tentang

Standar Pembiayaan

30) Buku Pedoman Umum Penyelenggaraan Administrasi Sekolah ,

31) Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran .........................................................

279
Pedoman & Program – Program Sekolah

32) ,Keputusan Rapat Kerja Guru, Staf Tata Usaha Sekolah tanggal ..........

bulan ........tahun ...................

33) Keputusan Rapat Komite Sekolah tanggal .................. bulan

................tahun..........

1.3 Tujuan dan sasaran Program


Ruslan (2006) mengatakan bahwa humas merupakan mediator yang berada di
antara pimpinan organisasi dengan publiknya. Selanjutnya, ia mengatakan bahwa
aktivitas tugas humas adalah mengelola komunikasi antara organisasi dengan
publiknya. Jadi dapat dikatakan bahwa humas (public relation) adalah aktivitas
yang menghubungkan antara organisasi dengan masyarakat (public) demi
tercapaianya tujuan organisasi dan harapan masyarakat dengan produk yang
dihasilkan.

Berdasar pengertian tersebut, maka maksud disusunnya program kerja Wakil


Kepala Sekolah/PP urusan Hubungan Masyarakat adalah mampu untuk
menjembatani keterlibatan seluruh anggota masyarakat sekolah, guru, karyawan,
siswa, orang tua, lingkungan, perguruan tinggi dan lembaga pemerintah dan
swasta untuk ikut peduli dalam mengoptimalkan kemampuan dan kerja sama
sesuai dengan kemampuannya masing-masing, dan membntu kepala sekolah
dalam kegiatan pengelolaan sekolah.

Adapun tujuan dari program kerja Wakil Kepala Sekolah urusan hubungan
masyarakat adalah
1) Meningkatkan kerja sama antar warga sekolah.
2) Meningkatkan kerja sama antara sekolah dengan masyarakat sekitar
sehingga masyarakat merasa memiliki dan tanggung jawab keberadaan
sekolah.
3) Meningkatkan kerjasama dengan tokoh-tokoh masyarakat, komite sekolah
sehingga bersama-sama berperan aktif dengan maju mundurnya sekolah.
4) Menjalin kerjasama dengan alumni

280
Pedoman & Program – Program Sekolah

5) Menjaga keharmonisan hubungan dengan masyarakat sekitar sehingga


keamanan sekolah dapat terpelihara dengan baik.
6) Meningkatkan dan menumbuh kembangkan jiwa persaudaraan, kebangsaan
dan persatuan .
7) Bersama dengan BP/BK Menjalin hubungan dengan perguruan-perguruan
tinggi untuk meningkatkan wawasan peserta didik.

Adapun sasaran yang ingin dicapai dari program ini adalah terjalinnya hubungan
baik antar anggota masyarakat sekolah, masyarakat umum, lingkungan, komite,
perguruan tinggi, Dunia usaha dan Industri, tokoh-tokoh masyarakat, alumni dan
mendia massa sehingga terciptanya hubungan yang harmonis dan terjalin rapi
serta saling pengertian pada tahun pelajaran ..........................

1.4 Ruang Lingkup Bidang Kerja Humas


Ruang Lingkup bidang kerja Humas di sekolah ini adalah dapat dikelompokkan
dalam beberapa bidang yang meliputi:
1) Koordinasi dengan Kepala sekolah dan unsur pimpinan lain.
2) Kerjasama dengan BP/BK dalam menangani masalah kemampuan, minat
dan kekeluargaan.
3) Kerjasama dengan warga sekolah
4) Kerjasama dengan tokoh masyarakat
5) Kerja sama dengan aparat pemerintahan Kelurahan
6) Menjalin silaturahmi antar Alumni
7) Kerjasama dengan perguruan tinggi tentang kemajuan pendidikan
8) Mengembangkan persaudaraan dengan lingkungan yang harmonis.
9) Menjalin kerjasama dengan Kantin sekolah, pengurus OSIS tentang
kebersihan lingkungan.

Disamping hal-hal tersebut diatas waka/PP Humas melaksanakan kegiatan-


kegiatan sebagai berikut;
1) Melakukan Koordinasi secara Kontinue dengan semua unsur pimpinan dan
Tata Usaha.

281
Pedoman & Program – Program Sekolah

2) Menerima tamu umum yang berkaitan dengan tugas kehumasan.


3) Penyampaian informasi terkai tdengan Sertifikasi, Libur Sekolah dan
informasi-informasi lain yang ada kaitannya dengan guru dan persekolahan.
4) Menuliskan berbagai informasi dipapan pengumuman guru kaitannya dengan
rapat dinas, rapat awal tahun, rapat kelulusan, rapat akhir tahun dan
kenaikan kelas.
5) Mempersiapkan agenda rapat, dan menyampaikan guru yang tidak hadir
pada saat belajar kepada guru piket.
6) Mempersiapkan pertemuan-pertemuan dengan pengurus komite, jika ada hal
yang perlu dibicarakan
7) Melakukan Home visit bersama BP/BK, Wali Kelas, jika ada siswa yang
sakit, atau siswa yang jarang masuk sekolah.

282
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB II
PROFIL SEKOLAH
2.1 Identitas Sekolah
Nama Sekolah :
..................................................................................

Alamat Sekolah :
..................................................................................
No. Statistik Sekolah :
...................................................................................
No. Induk Sekolah :
...................................................................................
No. Pokok Sekolah Nasional :
..........................................................................
Jenjang Akreditasi/Tahun : ......... /........
Masa Berakhirnya Akreditasi :
............................................................................
Kabupaten/Kota : ...........................................................................
Provinsi : ..........................................................................

2.2 Visi, Misi, dan Tujuan Sekolah

a. Visi SD................ ....................................... ................

b. Misi SD................ ....................................... ................

c. Tujuan

283
Pedoman & Program – Program Sekolah

2.3 Profil Tamatan

No TAHUN PELAJARAN
Uraian
1 2008/2009 2009/2010 20..../20.... 2011/2012 2012/2013

284
Pedoman & Program – Program Sekolah

2.4 Prestasi yang Pernah Dicapai oleh Sekolah Hingga Juni Tahun 2012 - 2013

1. Akademis
No Hasil Kejuaraan Tingkat Tahun

2. Non Akademis

No Hasil Kejuaraan Tingkat Tahun

2.5 Keadaan Siswa (5 tahun terakhir)


Kelas . Kelas . Kelas ...
Keadaan Siswa Tahun Pelajaran Jumlah
.. ... .

Keadaan Siswa

Jumlah Rombel

Jumlah
Mengulang

285
Pedoman & Program – Program Sekolah

2.6 Ratio Penerimaan Siswa (5 tahun terakhir)

Tahun Jumlah Siswa


Passing Grade
Pelajaran Pendaftar Diterima % yang Diterima

2.7 Keadaan Guru dan Karyawan

Guru
Ijazah Status Karyawan
Jumlah
Tertinggi Jumlah GT Jumlah DPK Jumlah GTT
S2/S3
S1
D3
Jumlah
Jumlah
Seluruh

Karyawan Tata Usaha


Status Kepegawaian
Ijazah
Jumlah Karyawan Jumlah Karyawan Tidak
Tertinggi
Tetap Tetap
S1
D3
D2/D1/SLTA
SD
Jumlah
Jumlah
Seluruh

2.8 Kondisi Orang Tua Siswa

J
Jm J
ml Tingkat
Penghasilan/ ml
Pekerjaan ( Pendidik
(% bln (Rp) (%
% an
)
)

286
Pedoman & Program – Program Sekolah

Pegawai SD/lebih
<200.000
Negeri rendah
201.000 –
TNI/Polri SLTP
400.000
401.000 –
Kary.Swasta SLTA
600.000
601.000 – Perguru
Petani
1.000.000 an Tinggi
Pedagang >1.000.000
Nelayan
Lain-lain

2.9 Daftar Nama Guru dan Karyawan Tata Usaha, Beserta Tugasnya

Guru
Tugas Tambahan
Gol / Jenis Mata
No NAMA / NIP JK Lain- Wali
Ruang Guru Pelajaran TUBID BP/BK
lain Kelas
1

2.10 Potensi di Lingkungan Sekolah yang Diharapkan Mendukung Program

Sekolah

1) Posisi sekolah strategis di tengah kota yang dapat dijangkau dari segala arah,

287
Pedoman & Program – Program Sekolah

2) Dekat dengan pemukiman masyarakat sehingga terbina hubungan yang baik

dengan masyarakat

3) Dst.....

2.11 Lokasi Sekolah

( Gambar lokasi sekolah )

288
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB III

INDIKATOR KEBERHASILAN INTELETUAL, EMOTIONAL, SPIRITUAL,


QOUTIENT DALAM UPAYA PENCAPAIAN TARGET DARI VISI, MISI
SEKOLAH DAN BUDAYA SEKOLAH

3.1 Indikator Emotional Qoutient

o Bertutur kata santun kepada siapapun, baik kepada guru, karyawan maupun

sesama siswa,

o Hormat kepada orang tua, baik dirumah maupun di sekolah,

o Menghargai pendapat orang lain,

o Mendengarkan dengan seksama bila ada orang lain yang sedang

mengutarakan pendapatnya, atau berbicara.

o Tidak mudah mencela pendapat orang lain, melainkan dengan

mempertimbangkannya,

o Bersifat pemaaf dan pemohon maaf,

o Memberi kesempatan pada orang lain untuk berpendapat,

o Mengemukakan saran pendapat dengan baik dan benar kepada mereka yang

mengharapkan santun dan tertib,

o Murah senyum dan sapa dalam silaturahmi,

o Tidak pemarah dan pendendam,

o Suka menolong dan bekerjasama dalam kebaikan,

o Tidak egois dalam bergaul,

o Menetralkan suasana dengan bijaksana,

o Murah memberikan kata-kata sanjungan terhadap yang berprestasi,

289
Pedoman & Program – Program Sekolah

o Waspada namun bukan negatif tingking,

o Lebih banyak introspeksi diri dari pada menyalahkan orang lain.

3.2 Spiritual Qoutient

o Ayat Suci Al-Qur’an:

 Membaca Ayat Suci Al-Qur’an setiap hari sebelum belajar dikelas

sebelum belajar secara bersama-sama,

 Menghafal surat-surat pendek,

o Setiap siswa mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar ,

o Membaca Asmaul Khusna setiap habis shalat Dhuhur di sekolah,

o Lomba tartil Al Qur’an antar kelas dan antar sekolah,

o Peringatan Hari Besar Agama oleh OSIS secara dialog interaktif dengan

narasumber kehormatan,

o Pesantren Intensif dibulan Ramadhan diisi dengan kegiatan Buka puasa

bersama dan shalat tarawih bersama,

o Siswa Muslim wajib mengikuti Kuliah ahad pagi di sekolah,

o Shalat Dhuha, Shalat Dhuhur dilakukan di sekolah,

o Istigosah/mujahadah menjelang Ujian Nasional (Siswa, Guru, Orang tua),

o Latihan ber-Qurban dibulan Haji (Idul Adha),

o Beramal shadaqoh bagi mereka yang membutuhkan (Anak Yatim, Korban

Bencana Alam, Dll.),

290
Pedoman & Program – Program Sekolah

Setiap Individu:

o Tidak akan mengambil barang yang bukan miliknya, karena yakin bahwa Allah

Maha Melihat,

o Tidak akan membuang sampah sembarang, karena yakin bahwa kebersihan

diri dan lingkungan adalah refleksi kita kepada Allah SWT,

o Tidak akan berkata bohong, karena yakin Allah Maha Mengetahui apapun

yang ada didalam hatinya,

o Tidak akan berprilaku kotor terhadap lingkungan dimanapun berada, karena

yakin bahwa Allah Maha Memperhitungkan terhadap setiap perbuatan

manusia,

o Tidak akan membiarkan tanaman disekitarnya mati kekeringan karena tak

pernah disiram, oleh karena itu yakin bahwa Allah Maha Bijaksana terhadap

siapapun yang peduli terhadap kelestarian lingkungan.

o Selalu menutup aurat baik di sekolah maupun di luar sekolah.

o Dst..........................

3.3 Intelektual Qoutient

o Memperoleh niliai diatas KKM dari semua mata pelajaran,

o Kemampuan yang dimiliku mencakup affektifa nda physchomotoric,

o Memiliki peringkat di kelasnya dan kelas paralelnya,

291
Pedoman & Program – Program Sekolah

o Mampu tampil di LLC mata pelajaran yang diadakan sekolah, maupun diluar

sekolah,

o Menjadi siswa teladan/ berprestasi,

o Tidak pernah bermasalah dengan hasil evaluasi setiap mata pelajaran,

o Mengikuti lomba mata pelajaran baik yang diadakan sekolah maupun di luar

sekolah

o Tidak bermasalah dalam proses perkenalan kelas,

o Lulus ujian dengan nilai baik,

o Diterima di sekolah yang lebih tinggi atau Perguruan Tinggi Negeri, baik

melalui PMDK maupun UMPTN,\

o Diterima bekerja dimanapun, dengan predikat sangat baik.

o Dst................................

292
Pedoman & Program – Program Sekolah

293
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB IV
PROGRAM KERJA

WAKIL /PP KEPALA SEKOLAH BIDANG HUMAS

TAHUN PELAJARAN ………………

A. Target Bidang Humas :

Contoh
Kegiatan Promosi ke sekolah-sekolah
Pemberdayaan Komite sekolah
Rapat dengan orang tua murid
Hubungan dengan instansi terkait
Pameran. Bazar dan Dies Matalis/Milad Sekolah
Membina hubungan antar sekolah
Dst.................

B. Program Kerja Humas

PENANGUNG
JENIS INDIKATOR BATAS SUMBER
No. TUJUAN SASARAN JAWAB/ KET
KEGIATAN KEBERHASILAN WAKTU DAYA
PELAKSANA
1 Rapat Mengokohkan Prpgram Tercapainya Ks/Waka Absensi
. Bulanan semangat Kerja mufakat serta Humas Notulen
Sekolah juan dan Sekolah konsilidasi
dakwah Islam program kerja
para guru dan
karyawan

Terjalinnya
hubungan
yang
harmonis
antar ks, wks
dan warga
sekolah
2 Dst...

294
Pedoman & Program – Program Sekolah

C. Rencana Kerja Humas/Action Plan

PENANGUNG WAKTU PELAKSANAAN


No. JENIS TUJUAN INDIKATOR JAWAB/ 20... 20...
KEBERHASILAN
KEGIATAN PELAKSANA 7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6
1.

2.

295
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB V
RENCANA ANGGARAN BIAYA PROGRAM HUMAS
Biaya penyelenggaraan seluruh kegiatan sekolah khusus yang menyangkut
kegiatan Humas untuk Tahun Pelajaran 20... / 20... dengan perkiraan rinciannya
adalah :

NO JENIS KEGIATAN Volume Harga Jumlah KETERANGAN


/ BARANG Satuan
1
2
JUMLAH

................, .................. .............

Mengetahui : Menyetujui :
Kepala Sekolah, Bendahara Rutin Waka/PP Humas

__________________ _________________ ___________________

296
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB VI
PENUTUP

6.1 Kesimpulan

Program Kerja Wakasek Humas ini merupakan pedoman kerja dalam


melaksanakan tugas sehari-hari sekaligus sebagai tolok ukur dalam menilai hasil
pelaksanaan kerja wakil kepala/ PP Humas.
Keberhasilan dari pelaksanaan kerja ini sangat bergantung pada peran serta
dan kerjasama yang sungguh-sungguh dari semua personal sekolah. Oleh sebab
itu semua guru, pegawai dan siswa dapat memjadikan Program Kerja ini sebagai
pedoman dalam merumuskan dan menjabarkannya secara lebih operasional
sesuai fungsi dan tugas masing-masing. Program Kerja ini diharapkan dapat
bermanfaat bagi kita semua dalam usaha bersama untuk mencapai sasaran, yaitu
tujuan institusional dan tujuan pendidikan nasional

6.2 Saran-saran

Diharapkan program kerja urusan Humas ini dapat dijadikan acuan dan pedoman
dalam penyelenggaraan pendidikan di . .................................... ................ tahun
pelajaran 20...... / 20...... dan untuk tahun pelajaran yang akan datang. Kami
sangat mengharapkan kritik dan saran yang konstruktif agar dalam tahun pelajaran
20...... / 20...... lebih baik lagi.

297
Pedoman & Program – Program Sekolah

PROGRAM KERJA WAKIL KEPALA


SEKOLAH BIDANG KURIKULUM
TAHUN PELAJARAN 20..... / 20....

NAMA SEKOLAH : .............................................

298
Pedoman & Program – Program Sekolah

299
Pedoman & Program – Program Sekolah

PROGRAM KERJA
WAKIL KEPALA SEKOLAH BIDANG KURIKULUM
TAHUN PELAJARAN 20...../20.....

Target Bidang Kurikulum:


1) Rata-rata nilai Ujian Nasional min 48,30
2) Rata-rata pencapaian nilai KKM min 80
3) Jumlah siswa lulus 100%
4) Diterima di Perguruan Tinggi Negeri 60%

PENANGUNG PROSES
INDIKATOR BATAS SUMBER
No. TUJUAN SASARAN KEGIATAN
KEBERHASILAN
JAWAB/
WAKTU DAYA
KET
PELAKSANA M&E
1. Meningkatkan Tercapai target  Membuat program  Adanya program kerja  Waka Juli 20... - ATK
program bidang kurikulum kerja tahunan Waka bidang bidang
kegiatan tahun 20.../20... Kurikulum kurikulum
bidang
kurikulum
2. Menjaring Kelompok belajar  Bersama Waka  Adanya jumlah siswa  Waka Juli 20... - ATK
Siswa Baru kelas X kesiswaan menjaring yang diterima sesuai Bidang
melalui PPDB siswa dengan aturan kemampuan Kurikulum
yang berlaku  Siswa dapat  Waka
 Masa Orientasi Siswa mengenal lingkungan Bidang
Baru sekolah Kesiswaan
 Melaksanakan tes  Adanya kelompok  Kasubag
bakat dan minat pada belajar masing- TU
masing-masing masing jurusan
jurusan
3. Menyusun Sekolah memiliki  Workshop  Adanya dokumen  Waka Juli 20... -  ATK
KTSP, Silabus, dokumen KTSP, dan penyusunan KTSP, KTSP yang disahkan Kurikulum
Kalender perangkat dan perangkat oleh Diknas Prop. DKI  Guru
Akademik, lampirannya lampirannya

300
Pedoman & Program – Program Sekolah

PENANGUNG PROSES
INDIKATOR BATAS SUMBER
No. TUJUAN SASARAN KEGIATAN
KEBERHASILAN
JAWAB/
WAKTU DAYA
KET
PELAKSANA M&E
RPP/Modul
4. Menetapkan Guru dapat  Membuat kalender  Adanya kalender Waka Bid. Juli 20... ATK
kegiatan melaksanakan pendidikan dan pendidikan dan Kurikulum White board
Proses Belajar kegiatan KBM analisa waktu efektif analisis waktu efektif
Mengajar  Pembagian jam  Adanya pembagian
(KBM) mengajar guru dan jam mengajar guru
bimbingan konseling  Adanya jadwal diklat
 Pembuatan jadwal  Adanya pembagian
pelajaran, wali kelas
 Pembagian wali kelas Adanya jadual piket guru
 Pembagian jadual  Tersedianya
piket perangkat KBM (SP,
 Mengkoordinasikan Program tahunan,
Pembuatan perangkat Program semester)
KBM (SAP/Silabus,  Adanya jadwal
Program tahunan, supervisi kunjungan
Program semester, kelas
RPP/modul)  Adanya buku daftar
 Pembuatan jadwal penilaian dan daftar
Supervisi kunjungan hadir siswa
kelas
 Membuat buku daftar
penilaian siswa
5. Menyusun Penambahan Jam  Mengkoodinasikan  Adanya koordinasi  Waka Bid. Januari –  ATK
program jam Belajar Kelas XII kegiatan jam belajar pelaksanaan kegiatan Kurikulum April 20...
tambahan tambahan krlas XII jam tambahan kelas
kelas XII  Pembuatan jadwal jam XII
tambahan  Adanya jadwal jam
 Penetapan guru tambahan
bimbingan  Adanya guru
 Pelaksanaan jadwal bimbingan

301
Pedoman & Program – Program Sekolah

PENANGUNG PROSES
INDIKATOR BATAS SUMBER
No. TUJUAN SASARAN KEGIATAN
KEBERHASILAN
JAWAB/
WAKTU DAYA
KET
PELAKSANA M&E
jam tambahan  Adanya kegiatan jam
 Melaksanakan Try Out tambahan kelas XII
Ujian Nasional  Terlaksananya try out
bagi siswa kelas XII
6. Menyusun Mendorong guru  Mengusulkan  Adanya guru yang Waka Kurikulum Juni 20...
program mata pelajaran untuk diklat/pelatihan guru mengikuti 
pelatihan guru mengembangkan mata pelajaran diklat/pelatihan
mata pelajaran materi pembelajaran  Mengupayakan  Adanya kelompok
melalui diklat atau kegiatan MGMP di MGMP
MGMP sekolah
7. Melaksanakan Semua siswa  Mengkoordinasikan  Adanya jadwal EBS  Waka Des 20...  ATK
Ujian Blok, mengikuti Ujian Blok, jadwal ujian semester  Adanya kisi-kisi, kartu Kurikulum Juni 20...  Panpel
Ujian Akhir Ujian Akhir  Mengkoordinasikan soal  Guru Ujian
Semester/ EBS Semester/ EBS pembuatan kisi-kisi,  Adanya naskah soal  Staf TU  Buku
siswa kelas X kelas X s.d. XII kartu soal Ujian Semester  Staf Raport
s.d. XII  Mengkoodinasikan  Adanya hasil (Nilai Kurikulum  Legger
pembuatan naskah Siswa)  Buku
soal  Adanya nilai pada induk
 Koreksi hasil ujian Raport
semester I dan II  Adanya laporan
 Laporan kegiatan kegiatan semester I
semester I dan dan II
semester II  Adanya kumpulan
 Pengisan buku Raport nilai (siswa)
Semester I dan II  Adanya data pada
 Pembagian buku buku Induk
legger
 Pengisian buku Induk
8. Pembagian Semua siswa  Pembagian buku  Siswa mendapatkan  Waka Desember  Buku
hasil belajar mendapatkan laporan pendidikan buku laporan Kurikulum 20... Raport
siswa (Raport) laporan hasil belajar pendidikan (Raport)  Waka  ATK

302
Pedoman & Program – Program Sekolah

PENANGUNG PROSES
INDIKATOR BATAS SUMBER
No. TUJUAN SASARAN KEGIATAN
KEBERHASILAN
JAWAB/
WAKTU DAYA
KET
PELAKSANA M&E
tepat waktu Kesiswaan
 Wali kelas
 Kasubag
TU
9. Penyusunan Siswa kelas XII  Menyusun DPU  Adanya DPU yang  Kasubag Nop 20...  ATK
Daftar Peserta terdaftar sebagai  Pengesahan DPU ke benar dan akurat TU
Ujian (DPU) peserta ujian Diknas Prop. DKI  Waka
Kesiswaan
 Waka
Kurikulum
10. Melaksanakan Semua siswa kelas  Mengkoodinasikan  Adanya jadual ujian  Guru /Tim April 20...  ATK
Ujian Praktek XII mengikuti ujian ujian praktek kompetensi Penguji  Tim
bagi siswa praktek  Mengkoordinasikan  Adanya tim penguji penguji
kelas XII penyusunan soal ujian yang kompeten
praktek  Adanya soal ujian
praktek
11. Melaksanakan Siswa kelas XII  Menyusun jadual US  Adanya jadual US  Waka April 20...  ATK
US bagi siswa mengikuti kegiatan  Menyusun panitia US  Adanya panitia US Kurikulum
kelas XII US baik praktik dan  Menyusun tim  Adanya tim pengawas  Waka
tertulis pengawas  Adanya tim korektor/ Kesiswaan
 Menyusun tim penilai  Panitia
korektor/ penilai  Adanya tim Pelaksana
 Menyusun tim pengadaan soal US
pengadaan soal  Adanya tim penjaga  Guru/Penga
 Menyusun tim penjaga soal was US
soal  Adanya instrumen US
 Membuat instrumen baik format penilaian,
US daftar hadir peserta
dan daftar hadir
pengawas
 Adanya dokumen US

303
Pedoman & Program – Program Sekolah

PENANGUNG PROSES
INDIKATOR BATAS SUMBER
No. TUJUAN SASARAN KEGIATAN
KEBERHASILAN
JAWAB/
WAKTU DAYA
KET
PELAKSANA M&E
12. Melaksanakan Siswa kelas XII  Menyusun jadual UN  Adanyan jadual UN Waka Kurikulum Mei 20... ATK
UN bagi siswa mengikuti kegiatan  Menyusun panitia UN  Adanyan panitia UN Waka
kelas XII UN baik praktik dan  Menyusun tim  Adanyan tim Kesiswaan
tertulis pengawas pengawas Panitia
 Menyusun tim penjaga  Adanyan tim penjaga Pelaksana UN
soal soal Pengawas
Membuat instrumen UN  Adanyan instrumen Silang
UN
 Adanya dokumen UN
13. Melaksanakan Siswa kelas XII lulus  Melaksanakan rapat  Adanya keputusan Waka Kurikulum Juni 20... ATK
Rapat atau tidak lulus dewan guru dalam rapat sesuai dengan Waka
kelulusan berdasarkan hasil menentukan kelulusan kriteria kelulusan Kesiswaan
siswa kelas XII ujian dan rapat siswa siswa BK
dewan guru  Adanya pengumunan Dewan guru
kelulusan siswa kelas
XII tepat waktu
 Adanya laporan
kelulusan siswa kelas
XII
 Adanya notulen rapat
kelulusan
14. Pembagian Siswa kelas XII  Melaksanakan  Siswa mendapat Tata Usaha Juni 20... - ATK
dokumen pembagian dokumen dokumen Surat Tanda
kelulusan siswa kelas XII Lulus, Transkrip dan
siswa kelas XII raport
 Adanya Laporan
Kelulusan

304
Pedoman & Program – Program Sekolah

RENCANA KERJA
WAKIL KEPALA SEKOLAH BIDANG KURIKULUM
TAHUN PELAJARAN 20.../20...

WAKTU PELAKSANAAN
20... 20...
PENANGUNG
No. INDIKATOR
TUJUAN KEGIATAN JAWAB/

September

Nopember

Desember
KEBERHASILAN

Februari
Oktober
Agustus

Januari

Maret
PELAKSANA

April

Juni
Mei
Juli
1. Meningkatkan  Membuat program  Adanya program kerja  Waka
program kerja tahunan Waka bidang Kurikulum bidang
kegiatan kurikulum
bidang
kurikulum
2. Menjaring  Bersama Waka  Adanya jumlah siswa  Waka
Siswa Baru kesiswaan menjaring yang diterima sesuai Bidang
melalui PSB siswa dengan aturan kemampuan Kurikulum
yang berlaku  Siswa dapat mengenal  Waka
 Masa Orientasi Siswa lingkungan sekolah Bidang
Baru  Adanya kelompok Kesiswaan
 Melaksanakan tes belajar masing-masing  Kasubag
bakat dan minat pada prog. keahlian TU
masing-masing prog.
keahlian
3. Menyusun  Workshop  Adanya dokumen KTSP  Waka
KTSP, Silabus, penyusunan KTSP, dan yang disahkan oleh Kurikulum
Kalender perangkat lampirannya Diknas Prop. DKI
Akademik,
RPP/Modul

305
Pedoman & Program – Program Sekolah

WAKTU PELAKSANAAN
20... 20...
PENANGUNG
No. INDIKATOR
TUJUAN KEGIATAN JAWAB/

September

Nopember

Desember
KEBERHASILAN

Februari
Oktober
Agustus

Januari

Maret
PELAKSANA

April

Juni
Mei
Juli
4. Menetapkan  Membuat kalender  Adanya kalender  Waka Bid.
kegiatan pendidikan dan analisa pendidikan dan analisis Kurikulum
Proses Belajar waktu efektif waktu efektif
Mengajar  Pembagian jam  Adanya pembagian jam
(KBM) mengajar guru dan mengajar guru
bimbingan konseling  Adanya jadwal diklat
 Pembuatan jadwal  Adanya pembagian wali
pelajaran, kelas
 Pembagian wali kelas  Adanya jadual piket
 Pembagian jadual guru
piket  Tersedianya perangkat
 Mengkoordinasikan KBM (SP, Program
Pembuatan perangkat tahunan, Program
KBM (SAP/Silabus, semester)
Program tahunan,  Adanya jadwal supervisi
Program semester, kunjungan kelas
RPP/modul)  Adanya buku daftar
 Pembuatan jadwal penilaian dan daftar hadir
Supervisi kunjungan siswa
kelas
 Membuat buku daftar
penilaian siswa
5. Menyusun  Mengkoodinasikan  Adanya koordinasi  Waka
program jam kegiatan jam belajar pelaksanaan kegiatan Kurikulum
tambahan tambahan krlas XII jam tambahan kelas XII
kelas XII  Pembuatan jadwal  Adanya jadwal jam
jam tambahan tambahan
 Penetapan guru  Adanya guru bimbingan

306
Pedoman & Program – Program Sekolah

WAKTU PELAKSANAAN
20... 20...
PENANGUNG
No. INDIKATOR
TUJUAN KEGIATAN JAWAB/

September

Nopember

Desember
KEBERHASILAN

Februari
Oktober
Agustus

Januari

Maret
PELAKSANA

April

Juni
Mei
Juli
bimbingan  Adanya kegiatan jam
 Pelaksanaan jadwal tambahan kelas XII
jam tambahan  Terlaksananya try out
 Melaksanakan Try bagi siswa kelas XII
Out Ujian Nasional
6. Menyusun  Mengusulkan diklat  Adanya guru yang Waka
program guru mata pelajaran mengikuti diklat Kurikulum
pelatihan guru  Mengupayakan  Adanya kelompok
mata pelajaran kegiatan MGMP di MGMP
sekolah
7. Melaksanakan  Mengkoordinasikan  Adanya jadwal EBS  Waka
Ujian Blok, jadwal ujian semester  Adanya kisi-kisi, kartu kurikulum
Ujian Akhir  Mengkoordinasikan soal  Guru
Semester/ EBS pembuatan kisi-kisi,  Adanya naskah soal  Staf
siswa kelas X kartu soal Ujian Semester Kurikulum
s.d. XII  Mengkoodinasikan  Adanya hasil (Nilai  Staf TU
pembuatan naskah Siswa)
soal  Adanya nilai pada
 Koreksi hasil ujian Raport
semester I dan II  Adanya laporan
 Laporan kegiatan kegiatan semwster I dan
semester I dan II
semester II  Adanya kumpulan nilai
 Pengisan buku Raport (siswa)
Semester I dan II  Adanya data pada buku
 Pembagian buku Induk
legger
 Pengisian buku Induk

307
Pedoman & Program – Program Sekolah

WAKTU PELAKSANAAN
20... 20...
PENANGUNG
No. INDIKATOR
TUJUAN KEGIATAN JAWAB/

September

Nopember

Desember
KEBERHASILAN

Februari
Oktober
Agustus

Januari

Maret
PELAKSANA

April

Juni
Mei
Juli
8. Pembagian  Pembagian buku  Siswa mendapatkan Waka
hasil belajar laporan pendidikan buku laporan pendidikan Kurikulum
siswa (Raport) (Raport) tepat waktu Waka
Kesiswaan
Kasubag TU
Wali kelas
9. Penyusunan  Menyusun DPU  Adanya DPU yang  Kasubag
Daftar Peserta  Pengesahan DPU ke benar dan akurat TU
Ujian (DPU) Diknas Prop. DKI  Waka
Kesiswaan
 Waka
Kurikulum
10. Melaksanakan  Mengkoodinasikan  Adanya jadual ujian  Waka
Ujian Praktek ujian Praktek kompetensi Kurikulum
bagi siswa  Mengkoordinasikan  Adanya tim penguji  Guru/Tim
kelas XII penyusunan soal ujian yang kompeten Penguji
praktek  Adanya soal ujian
praktek
11. Melaksanakan  Menyusun jadual US  Adanya jadual US  Waka
US bagi siswa  Menyusun panitia US  Adanya panitia US Kurikulum
kelas XII  Menyusun tim  Adanya tim pengawas  Staf
pengawas  Adanya tim korektor/ Kurikulum
 Menyusun tim penilai  Panitia
korektor/ penilai  Adanya tim pengadaan Pelaksana
 Menyusun tim soal US
pengadaan soal  Adanya tim penjaga  Guru/Pen
 Menyusun tim soal gawas
penjaga soal  Adanya instrumen US

308
Pedoman & Program – Program Sekolah

WAKTU PELAKSANAAN
20... 20...
PENANGUNG
No. INDIKATOR
TUJUAN KEGIATAN JAWAB/

September

Nopember

Desember
KEBERHASILAN

Februari
Oktober
Agustus

Januari

Maret
PELAKSANA

April

Juni
Mei
Juli
 Membuat instrumen baik format penilaian,
US daftar hadir peserta dan
daftar hadir pengawas
 Adanya dokumen US
12. Melaksanakan  Menyusun jadual UN  Adanyan jadual UN Waka
UN bagi siswa  Menyusun panitia UN  Adanyan panitia UN Kurikulum
kelas XII  Menyusun tim  Adanyan tim pengawas Waka
pengawas  Adanyan tim penjaga Kesiswaan
 Menyusun tim soal Panitia
penjaga soal  Adanyan instrumen UN Pelaksana
 Membuat instrumen  Adanya dokumen UN Pengawas
UN Silang

13. Melaksanakan  Melaksanakan rapat  Adanya keputusan rapat Waka


Rapat dewan guru dalam sesuai dengan kriteria Kurikulum
kelulusan menentukan kelulusan kelulusan siswa Waka
siswa kelas XII siswa  Adanya pengumunan Kesiswaan
kelulusan siswa kelas XII Dewan guru
tepat waktu BK
 Adanya laporan
kelulusan siswa kelas XII
 Adanya notulen rapat
kelulusan
14. Pembagian  Melaksanakan  Siswa mendapat Tata Usaha
dokumen pembagian dokumen dokumen STL dan
kelulusan siswa kelas XII DANUN, Transkrip dan
siswa kelas XII raport
 Siswa mendapatkan

309
Pedoman & Program – Program Sekolah

WAKTU PELAKSANAAN
20... 20...
PENANGUNG
No. INDIKATOR
TUJUAN KEGIATAN JAWAB/

September

Nopember

Desember
KEBERHASILAN

Februari
Oktober
Agustus

Januari

Maret
PELAKSANA

April

Juni
Mei
Juli
Sertifikat Uji Kompetensi
 Adanya Laporan
Kelulusan

310
Pedoman & Program – Program Sekolah

311
Pedoman & Program – Program Sekolah

PROGRAM KERJA PEMBANTU


KEPALA SEKOLAH ( PKS )
BIDANG KURIKULUM
TAHUN 20..... – 20....

Nama Sekolah : ...........................

312
Pedoman & Program – Program Sekolah

313
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB I
PENDAHULUAN

A. PENGERTIAN

Program Kerja Pembantu Kepala Sekolah ( PKS ) Bidang Kurikulum adalah


merupakan suatu rancangan yang sengaja disusun, berisi berbagai kegiatan yang akan
dilakukan dalam proses pembelajaran, baik kegiatan intrakurikuler maupun
ekstrakurikuler pada ........ ..................................................Tahun Pelajaran 20..../20....
Seiring dimulainya pemberlakuan Kurikulum KTSP pada Tahun Pelajaran Pelajaran
20..../20...di Kelas ……………………... Maka tentunya Program Kerja ini selain
mengacu pada Kurikulum KTSP, juga kami coba tuangkan hal-hal yang terkait dengan
Kurikulum 2006 atau KBK.
Penyusunan Program Kerja Bidang Kurikulum merupakan upaya penting dan sangat
strategis, sebab bidang kurikulum secara langsung terkait dengan proses pendidikan
( pembelajaran ) sebagai bagian terpenting dari keberadaan suatu sekolah. Maksud
disusunnya Program Kerja ini adalah diharapkan dapat bermanfaat antara lain sebagai
berikut :
1. Memberikan arah yang jelas dalam usaha mempersiapkan dan
menyelenggarakan proses pembelajaran;
2. Mengkondisikan personal yang bertugas sebagai tenaga guru maupun
pembantu pelaksana penyelenggaraan pendidikan ;
3. Memberikan kemudahan dalam mengidentifikasi hambatan-hambatan yang
mungkin muncul dalam proses pembelajaran ;
4. Dapat menjadi pedoman kerja dalam usaha mempersiapkan dalam
pelaksanaan proses pembelajaran di sekolah ;
5. Merupakan dokumen penting yang menjadi acuan, rujukan, tolok ukur atau
pegangan dalam upaya penyelenggaraan proses pembelajaran,

314
Pedoman & Program – Program Sekolah

B. LANDASAN

Yang dijadikan landasan operasional dalam penyusunan Program Kerja Bidang


Kurikulum di ........... ............................adalah :
1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional ;
2. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah ;
3. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1999 tentang Perimbangan Keuangan Pusat
dan Daerah ;
4. Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2000 tentang Kewenangan Pemerintah
Propinsi sebagai Daerah Ototom
5. Kebijakan Direktorat PLP Dirjen Dikdasmen Tahun 2004
6. Peraturan Mendiknas Nomor 22 Tahun 2006
7. SE Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Banten Nomor 423.5/035/Dindik/2004
tentang Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 20.... / 20....
8. SE Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Serang Nomor tentang Kalender
Pendidikan Tahun Pelajaran 20.... / 20....
9. SE Kepala Kandepag / Mapenda Kab Serang tentang kalender Pendidikan Tahun
Pelajaran 20..../20...
10. Rapat Dewan Guru Tanggal 28 Juni 2008

C. TUJUAN

Program Kerja Bidang Kurikulum ini disusun dengan tujuan antara lain :
1. Untuk menyebarkan kegiatan pokok dan acuan dalam penyelenggaraan
kurikulum di ........... ............................Tahun 20.... / 20....
2. Sebagai pedoman kerja bagi kepala sekolah yang didelegasikan kepada Urusan
Kurikulum dalam menjabarkan pelaksanaan kegiatan ;
3. Untuk menentukan arah yang jelas dalam melaksanakan berbagai kegiatan baik
intrakurikuler maupun ekstrakurikuler ;
4. Agar kegiatan penyelenggaraan pembelajaran Tahun Pelajaran 2005 / 2006 lebih
terarah, terencana, tertib dan lancar ;

315
Pedoman & Program – Program Sekolah

5. Untuk menunjang usaha sekolah dalam pemingkatkan mutu pendidikan,


diantaranya tertib admninistrasi, optimalisasi proses pembelajaran baik
intrakurikuler maupun ekstrakurikuler ;
6. Agar kegiatan pembelajaran dapat terlaksana secara efektif dan efisien ;
7. Agar seluruh rangkaian kegiatan proses pembelajaran dapat dijadikan bahan
perbaikan tahun yang akan datang

D. SASARAN

Program Kerja Bidang Kurikulum ini sengaja dibuat dengan sasaran adalah :
1. Bagi PKS Bidang Kurikulum sebagai langkah awal perencanaan, pelaksanaan
dan pelaporan kepada Kepala Sekolah ;
2. Bagi Kepala Sekolah sebagai salah satu instrumen penilaian kinerja PKS Bidang
Kurikulum dan proses pembelajaran pada umumnya ;
3. Bagi para guru sebagai acuan dan pedoman dalam perencanaan dan
pelaksanaan pembelajaran, penilaian dan remedial ;
4. Bagi Komite Sekolah dalam rangka memberikan masukan demi peningkatan
mutu pendidikan ;
5. Bagi Pengawas dalam rangka memudahkan fungsi pembinaan dan kontrol dalam
proses pembelajaran.

E. SISTEMATIKA

Program Kerja ini disusun dengan sistematika sebagai berikut :


KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
A. Pengertian
B. Landasan
C. Tujuan
D. Sasaran
E. Sistematika

316
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB II KEADAAN DAN KONDISI SEKOLAH


A. Keadaan Siswa
B. Keadaan Tenaga Guru
C. Sarana dan Prasarana
BAB III PROGRAM KEGIATAN
B. Kegiatan Belajar Mengajar
C. Penilaian
D. Remedial
BAB IV STRUKTUR ORGANISASI
A. Pembagian Tugas
B. Rincian Tugas
BAB V RENCANA ANGGARAN BIAYA
BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
B. Saran-saran
Lampiran – Lampiran

317
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB II
KEADAAN DAN KONDISI SEKOLAH

A. KEADAAN SISWA / PESERTA DIDIK

Sesuai dengan jumlah ruangan kelas yang ada sebanyak 14 ruang, 1 ruang
khusus digunakan untuk ruang praktek komputer, 1 ruang untuk mushola, 1 ruang
untuk perpustakaan, 1 ruang untuk koperasi dan 1 ruang untuk kantor guru sehingga
jumlah rombongan belajar kelas VII, kelas VIII dan kelas IX ada 9 ruang kelas.
Secara terperinci keadaan siswa pada Tahun Pelajaran Pelajaran
20..../20...adalah sebagai berikut :
KLS Laki-laki Perempuan Jumlah

Jumlah

B. KEADAAN GURU

Keadaan Guru ........ ............................berdasarkan kebutuhan dari sejumlah 9


kelas yang ada ( 9 kelas ), maka sudah mencukupi sesuai kebutuhan yaitu
Kepala Sekolah = 1 orang
Guru Tetap = 1 orang
GTT = 22 orang
Jumlah Semua = 24 orang

318
Pedoman & Program – Program Sekolah

Berdasarkan analisis kebutuhan, kelebihan dan kekurangan guru tetap / GBS berdasarkan
sejumlah mata pelajaran dan jumlah kelas adalah sebagai berikut :
KEBUTU YANG
NO GURU MT KELEBIHAN KEKURANGAN KET
HAN ADA
1 Al-Qur’an Hadits 1 2 1 -
2 Fiqih 1 1 - -
3 Aqidah Akhlaq 1 1 - -
4 SKI 1 2 1 -
5 B.Indonesia 2 3 1 -
6 Matematika 2 3 1 -
7 B.Inggris 2 2 - -
8 IPA 2 2 - -
9 B.Arab 1 1 - -
10 PKn 1 1 - -
11 IPS 2 2 - -
12 Penjaskes 1 1 - -
13 Kesenian/KTK 1 - - 1
14 TIK 2 2 - -
15 Mulok 2 1 - 1
JUMLAH 22 27 4 2

319
Pedoman & Program – Program Sekolah

C. SARANA DAN PRASARANA

Sejak berdiri ( kurang lebih tahun 1975 ) sarana dan prasarana yang dimiliki ........
............................terus mengalami perubahan, berupa perbaikan-perbaikan ( rehabilitasi
), penambahan dan penataan.
Secara garis besar sarana daan prasarana yang dimiliki ........
............................sampai awal Tahun Pelajaran 20.... / 20.... adalah sebagai berikut :

1. Letak Sekolah
Gedung ........ ............................terletak di Jalan ...................................
Kec. ......................-Telepon ............................, dan diapit oleh Jalan ………….,
dan dibelakang gedung terdapat …………………, diapait oleh rumah penduduk
dan di samping terdapat masjid yang menunjang dalam kegiatan peribadatan dan
Porses Belajar Mengajar. Luas tanah yang dimiliki kurang lebih ………. meter
persegi, denegan batas-batas antara lain :
- Sebelah barat berbatasan pemakaman umum
- Sebelah utara dengan jalan ……….
- Sebelah Timur dengan perumahan perumahan penduduk yang dilalui jalan
…………….
- Sebelah selatan dengan Masjid .............. Kp. ................

2. Sarana dan Prasarana


SARANA & SARANA &
NO JUM KET. NO JUM KET
PRASANA PRASARANA
1 R,Kasek 1 Darurat 16 WC TU / Peg - -
2 R.Guru 1 Baik 17 WC Siswa 2 1 rusak
3 R.TU 1 Darurat 18 R. PMR - Baik
4 R Kelas 9 Baik 19 R.Pramuka - Baik
5 R.Koperasi 1 Darurat 20 R.OSIS 1 Baik
6 R.Lab. Komputer 1 Baik 21 Kantin - Cukup
7 Gudang 1 Darurat 22 Lap.Upacara 1 Baik
8 R.Pustaka 1 Darurat 23 Lap.Basket 1 Darurat

320
Pedoman & Program – Program Sekolah

9 R.Kterampilan - - 24 T.Parkir - -
10 Musholla 1 Baik 25 R.Penjaga 1 Cukup
11 R. BK 1 Darurat 26 Peralatan Band - -
12 R.OSIS 1 Baik 27 Per. Gamelan - -
13 R.Kopsis 1 Baik 28 TV 1 Baik
14 WC Kasek - - 29 OHV/Proyektor 1 Baik
15 WC Guru 1 Baik 30 Alat Masak 1 Cukup

D. PRESTASI KBM

Pada umumnya prestasi belajar Siswa-Siswi ........ ............................dari


tahun ke tahun selalu tidak ketinggalan jika dibandingkan dengan prestasi
sekolah lainnya, bahkan cenderung grafiknya mengalami kenaikan yang
signifikan. Prestasi hasil belajar yang patut dibanggakan adalah saat siswa kami
memperoleh nilai sempurna, nilai delapan ( 8 ) untuk Mata Pelajaran Matematika
pada UN beberapa tahun yang lalu, dan siswa teladan I se-
Kecamatan ......................pada tahun 20.... / 20.....
Event-event di daerah kabupaten Serang dan kota Cilegon, siswa sekolah kami
selalu ambil bagian dan Almhamdulillah selalu menjadi juara. Berbagai piala, piagam,
medali daan penghargaan yang dimiliki ........ ............................sudah tidak terhitung lagi
banyaknya, sekaligus sebagai bukti nyata prestasi siswa-siswsi sekolah kami selama
ini.

321
Pedoman & Program – Program Sekolah

Jenis Bentuk Pelaksa- Penang-


No Target Biaya Ket
Kegiatan Kegiatan Naan Gung Jawab
1 Rapat Umum Mengeta Akhir tahun KepSek
Pembagia hui Pelalajaran Bid.Kur
n Tugas tugas Humas
pokok
2 Rapat awal Umum Kesiapan Awal Tahun KepSek
tahun administ Pelajaran Bid.Kur
rasi Humas /TU
3 Rapat Umum Kesepak M.IV Juli 2008 KepSek
Komite atan Komite
Kelas VII Program Humas
Kerja
4 Rapat Umum Kesepak KepSek
Komite atan M.II Agustus Komite
Kelas II / III Program 2008 Humas
Kerja
5 Penyusuna Umum Tertib M.II Agustus Bid.Kur.
n Administ 2008 TU
Perangkat rasi Humas
Pembelaja Guru
- ran
6 Masa Umum Menge Tiga hari pada Pem.OSIS
Pembinaa nal awal masuk Pengurus
n Siswa lingkung sekolah OSIS
( Mabis ) / an Pengurus
MOS sekolah MPK
Dewan Guru
7 Pelaksanaa Klasikal / Mutu Hari-hari Semua Guru
n PMB Individual Pendidik efektif Mata
an semseter Pelajaran
ganjil

322
Pedoman & Program – Program Sekolah

8 Evalusi/Ula Klasikal / Mengeta Tiga sampai Semua Guru


ngan Individual hui empat kali Mata
Harian / proses dalam satu Pelajaran
Blok dan semester
hasil
belajar
9 Program Individual Pembela Setiap selesai Semua Guru
Perbaikan jaran ulangan Mata
dan tuntas harian / ujian Pelajaran
pengayaan blok
10 Kegiatan Individual / Life skill Setiap hari Semua
Ekstrakuri kelompok mulai pukul Pembina
kuler 15.00 – Eksra
17.00 kurikuler
11 Kunjungan Setiap Perbai Agustus KepSek
Kelas Guru kan sampai Bid.Kur
Kinerja Nopember
12 UTS Individu Hasil Pertengahan Panitia
belajar Oktober 2008
yang
baik
13 Pesantren Individu / Peningka Awal Pembina
Kilat Kelompok tan Ramadhan OSIS
Imtaq Para Ustad
14 UAS Individu Hasil Desember Panitia
belajar M.III
15 Pembagian Individu Mengeta Desember Wali Kelas
Raport hui hasil M.IV

STRUKTUR PROGRAM PEMBELAJARAN


BERDASARKAN KURIKULUM KTSP
TAHUN PELAJARAN 20.... / 20....

NO MATA PELAJARAN KELAS VII KELAS VIII KELAS IX


1 Al-Kur’an Hadits 2 2 2

323
Pedoman & Program – Program Sekolah

2 Aqidah Akhlak 2 2 2
3 Fiqih 2 2 2
4 SKI 2 2 2
5 PPKn 2 2 2
6 Bahasa Indonesia 4 4 4
7 Matematika 4 4 4
8 Bahasa arab 2 2 2
9 Ilmu Pengetahuan Alam 4 4 4
10 Ilmu Pengetahuan Sosial 5 5 5
11 Kertakes 1 1 1
12 Penjaskes 2 2 2
13 Bahasa Inggris 4 4 4
14 Muatan Lokal 5 5 5
15 Komputer 2 2 2
JUMLAH JAM / MINGGU 43 43 43

324
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB IV

STRUKTUR ORGANISASI DAN PEMBAGIAN TUGAS

A. STRUKTUR ORGANISASI ........ ............................TAHUN 20.... / 20....


1. Kepala Sekola : ………………………….
2. Pembantu Kepala Sekolah :
2.1. Urusan Kurikulum : ………………………….
2.2 Urusan Keuangan : ………………………….
2.3. Urs. Kesiswaan : ………………………….
2.4. Urs.Sar/Prasanana : ………………………….
2.5. Urs. Humas : ………………………….
5. Koordinator B / K : ………………………….
6. Pengelola Koperasi : ………………………….
7. Pengelola Perpustakaan : ………………………….
8. Pengelola Lab. : ………………………….

B. Uraian Pembagian Tugas


1. Wakil Kepala Sekolah
Tugas Wakil Kepala Sekolah adalah membantu dalam tugas-tugas atau urusan-
urusan Kepala Sekolah dan dalam hal tertentu mewakili Kepala Sekolah baik ke
dalam maupun ke luar, bila Kepala Sekolah berhalangan, diantaranya :
a. menyusun pelaksanaan, membuat program kegaitan dan program
pelaksanaan
b. pengorganisasian
c. pengkoordinasian
d. ketenagaan
e. pengarahan
f. pengawasan
g. penilaian
h. penyusunan laporan

325
Pedoman & Program – Program Sekolah

2. Kepala Urusan
Kepala Urusan ( Kaur ) adalah penanggung jawab pelayanan pendidikan
di sekolah. Kepala Urusan dijabat oleh Tata Usaha dan lazin disebut sebagai
Kepala Urusan Tata Usaha.
Kepala Urusan Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan
ketatausahaan sekolah dan bertanggung jawab kepada Kepala Sekolah yang
meliputi kegiatan-kegiatan sebagai berikut :
a. penyusunan program tata usaha
b. pengelolaan keuangan sekolah
c. pengurusan administrasi pegawai, guru dan siswa
d. pembinaan dan pengembangan karier pegawai Tata Usaha Sekolah
e. penyusunan administrasi perlengkapan sekolah
f. penyusunan dan penyajian data / statistik sekolah
g. mengkoordinasikan dan melaksanakan 6 K
e. menyusun laporan pelaksanaan kegiatan pengurusan ketatausahaan secara
berkala

3. Urusan Kurikulum
Ruang lingkup tugas Urusan Kurikulum meliputi kegiatan proses belajar
mengajar baik kurikuluer, ekstrakuriluler, maupun kegiatan pengembangan
kemampuan guru melalui MGMP atau Latihan Kerja ( inservice dan Onservice
Training ) serta pelaksanaan penilaian kegiatan sekolah :
Kegiatan kerja Urusan Kurikulum diantaranya :
a. menyusun program kerja kurikulum
b. menyusun program pengajaran
c. menyusun jadwal pelajaran
d. menyusun jadwal evaluasi belajar ( Ulangan Umum )
e. menyusun pelaksanaan EBTA/EBTANAS / UN ( Ujian Akhir )
f. menetapkan jadwal penerimaan buku laporan pendididkan ( Raport ) dan
penerimaan IJAZAH

326
Pedoman & Program – Program Sekolah

g. mengkoordinasikan dan mengarahkan penyusunan program satuan


pembelajaran
h. menyediakan bukum kemajuan kelas
i. menyusun laporan pelakasanaan pelajaran

4. Urusan Kesiswaan
Urusan Kesiswaan mempunyai tugas membantu Kepala Sekolah dalam
kegiatan-kegiatan sebagai berikut :
a. menyusun dan membuat program kerja urusan kesiswaan
b. melaksanakan bimbingan, pengarahan dan pengendalian kegiatan siswa /
OSIS dalam rangka menegakkan disiplin dan tata tertib sekolah
c. membina dan melaksanakan koordinasi Keamanan, Kebersihan, Ketertiban,
Keindahan, Kerindangan dan Kekeluargaan ( 6 K )
d. memberikan pengarahan dalam pemilihan pengurus OSIS
e. melaksanakan pembinaan pengurus OSIS dalam berorganisasi
f. menyusun program dan jadwal pembinaan siswa secara berkala dan
insidental
g. melaksanakan pemilihan calon siswa teladan dan calon siswa penerima bea
siswa
h. mengadakan pemilihan siswa untuk mewakili sekolah dalam kegiatan di luar
sekolah
i. menyusun laporan pelaksanaan kegiatan kesiswaan secara berkala kepada
kepala sekolah
j. mengatur mutasi siswa

5. Urusan Hubungan Masyarakat


Urusan Hubungan Masyarakat ( Humas ) mempunyai tugas membantu
Kepala Sekolah dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut :
a. memberikan penjelasan tentang kebijaksanaan sekolah, situasi sekolah dan
perkembangan sekolah sesuai dengan pendelegasian Kepala Sekolah

327
Pedoman & Program – Program Sekolah

b. menampung saran-saran dan pendapat mesyarakat untuk memajukan


sekolah
c. membantu mewujudkan kerja sama dengan lembaga-lembaga yang
berhubungan dengan usaha dan kegiatan pengabdian masyarakat
d. mengatur dan menyelenggarakan hubungan sekolah dengan orang tua /
wali siswa
e. membina hubungan antara sekolah dengan komite sekolah
f. menyusun laporan pelaksanaan hubungan masyarakat secara berkala

6. Urusan Sarana dan Prsarana


Urusan Sarana dan Prasarana tugasnya membantu Kepala Sekolah
dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut :
a. menyusun rencana kebutuhan sarana dan prasarana
b. mengkoordinasikan pendayagunaan sarana dan prasarana sekolah
c. menglola pembiayaan alat-alat pelajaran
d. menyusun laporan pelaksanaan urusan Sarana dan Prasarana secara
berkala kepala Kepala Sekolah

7. Wali Kelas
Wali Kelas bertugas membantu Kepala Sekolah dalam kegiatan-kegiatan
sebagai berikut :
a. mengelola kelas
b. penyelenggaraan administrasi kelas, yang meliputi :
- denah tempat duduk siswa
- papan absen siswa
- daftar pelajaran
- daftar piket siswa
- buku absensi siswa
- buku kegiatan belajar mengajar
- tata tertib kelas
c. menyusun / membuat statistik bulanan siswa

328
Pedoman & Program – Program Sekolah

d. pengisian daftar nilai siswa


e. membuat catatan khusus tentang siswa
f. mencatat mutasi siswa
g. pengisian buku laporan pendidikan
h. membagikan buku raport

8. Bimbingan dan Konseling


Petugas Bimbingan dan Konseling ( BK ) adalah membantu tugas Kepala
Sekolah dalam pelaksanaan kegiatan Bimbingan dan Konseling, diantaranya :
a. menyusun program dan pelaksanaan kegiatan BK;
b. koordinasi dengan wali kelas dalam rangka mengatasi masalah yang
dihadapi siswa tentang kesulitan belajar ;
c. melaksanakan koordinasi dengan urusan praktek kepala instansi, wali kelas,
dengan guru dalam menilai siswa bila terjadi pelanggaran yang dilakukan
siswa ;
d. memberi layanan bimbingan dan konseling kepada siswa agar lebih
berprestasi dalam kegiatan belajar

9. Guru Mata Pelajaran :


Dalam tugas sehari-hari. Guru bertanggung jawab kepada Kepala Sekolah
dan mempunyai tugas melaksanakan proses belajar mengajar secara efektif dan
efisien. Tugasnya antara lain :
a. membuat program pembelajaran ;
b. membuat Satuan Pembelajaran ;
c. melaksanakan keegiatan belajar mengajar ;
d. mengadakan kegiatan mpenilaian ( semester / tahunan ) ;
e. mengadakan pengembangan setiap mata pelajaran yang menjadi tanggung
jawabnya ;
f. meneliti daftar hadir siswa sebelum mulai pelajaran ;
g. membuat dan menyusun lembag kerja ( work sheet ) ;
h. membuat catatan tentang kemajuan hasil belajar masing-masing siswa ;

329
Pedoman & Program – Program Sekolah

i. mengatur kebersihan ruang tempat praktek ;


j. memeriksa apakah siswa sudah paham akan cara pemakaian masing-
masing alat atau menghindari terjadinya kerusakan dan kecelakaan ;
k. mengadakan pemeriksaan, pemeliharaan dan pengawasaan kebersihan
masing-masing alat yang digunakan pada setiap akhir pelajaran.

............., ............ 20....


Mengetahui
Kepala Sekolah, Waka. Kurikulum

.................................. ..........................

330
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB V
RENCANA ANGGARAN BIAYA PROGRAM KURIKULUM

Biaya penyelenggaraan seluruh kegiatan sekolah khusus yang menyangkut


kegiatan pembelajaran ( belajar mengajar ) untuk Tahun Pelajaran Pelajaran
20..../20...dengan perkiraan rinciannya adalah :

NO JENIS KEGIATAN / BARANG BIAYA ( Rp.) KETERANGAN


1 Pengadaan Daftar Nilai 25.000,00
2 Pengadaan Agenda Kelas 64.000,00
3 Pengadaan Absensi Siswa 20.000,00
4 Denah Tempat Duduk 1.000,00
5 Tata Tertib Siswa 1.000,00
6 Agenda Piket 10.000,00
7 Agenda Guru 150.000,00
8 Daftar Hadir Tatap Muka 25.000,00
9 Legger 40.000,00
10 Kalender Pendidikan 3.000,00
11 Blanko Analisis Butir Soal 10.000,00
12 Blanko AMP, Silabus dan RPP 25.000,00
13 Daftar Peringkat Kelas / Paralel 3.000,00
14 Soal Ulangan Umum 7.000.000,00
15 Peralatan Ujian Praktek 300.000,00
16 Soal UN Tulis Utama 350.000,00
17 Biaya Penyelenggaraan UN 1.500.000,00
18 Biaya Kegiatan Ulum / UN 5.000.000,00
JUMLAH 14.527.000,00

331
Pedoman & Program – Program Sekolah

…………., ………. 20…


Mengetahui : Menyetujui :
Kepala Sekolah, Bendahara Rutin PKS Kurikulum

.............................. .................................. ..............................

332
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB VI
KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Tugas Pembantu Kepala Sekolah ( PKS ) Urusan Kurikulum sangat;ah penting


dan strategis dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah, sebab bidang tugasnya
secara langsung terkait dengan proses belajar mengajar sebagai jantungnya
pelaksanaan krgiatan di sekolah.
Mengawali tugas urusan kurikulum, dimulai dengan menyusun program kerja
( perencanaan ), sebab suatu program kegiatan akan terlaksana dengan baik dan
optimal bila dilakukan dengan perencanaan yang baik. Program kerja ini mencakup
beberapa asfek yang secara langsung maupun tidak langsung terkait dengan
kurikulum ( proses pembelajaran ).
Secara garis besar program kerja ini berisi antara lain :
1. Keadaan dan Kondisi Sekolah yang meliputi : keadaan siswa, tenaga guru,
sarana dan prasarana.
2. Program kegiatan, meliputi : jenis kegiatan, bentuk kegiatan, terget, waktu
pelaksanaan, pembiayaan dan penanggung jawab.
3. Struktur organisasi, meliputi : pembagian tugas dan rincian tugas.
Demikian gambaran sekilas dari program kerja urusan kurikulum tahun pelajaran
20…. / 20….., mudah-mudahan bermanfaat walaupun masih banyak kekurangan.

B. Saran-saran

Diharapkan program kerja urusan kurikulum ini dapat dijadikan acuan dan
pedoman dalam penyelenggaraan pendidikan ( proses pembelajaran )
di ........... ............................untuk tahun pelajaran Pelajaran 20..../20...dan untuk
tahun pelajaran yang akan datang. Kami sangat mengharapkan kritik dan saran
yang konstruktif agar dalam tahun pelajaran Pelajaran 20..../20...lebih baik lagi.

333
Pedoman & Program – Program Sekolah

PROGRAM KERJA BIDANG KURIKULUM


TAHUN PELAJARAN 20..../20...

Disusun oleh :
...................................

SEKOLAH ............................
KECAMATAN …………………………………..
20…

334
Pedoman & Program – Program Sekolah

335
Pedoman & Program – Program Sekolah

PROGRAM KERJA SARANA


PRASARANA
TAHUN 20..... – 20....

Nama Sekolah : ...........................

336
Pedoman & Program – Program Sekolah

337
Pedoman & Program – Program Sekolah

LEMBAR PENGESAHAN

PROGRAM KERJA SARANA PRASARANA


TAHUN 20.... – 20....
Program kerja Sarana Prasarana ini telah disetujui dan disahkan
Oleh

...............;...............................
Kepala Sekolah Waka/PP Sarpras

_______________ _____________________

Kepala Sekretariat
Bidang Dikdasmen ............

......................

338
Pedoman & Program – Program Sekolah

TIM PENYUSUN PROGRAM KERJA SARPRAS

NO NAMA JABATAN/GOL
1

339
Pedoman & Program – Program Sekolah

KATA PENGANTAR

Bismillahirrahmaanirrahim
Assalamualaikum Wr………Wb.
Puji syukur kehadirat Allah SWT , bahwasanya sampai saat ini kita
senantiasa dalam keadaan sehat walafiat. Tidak lain karena Rahmat, taufik serta
hidayah Allah Swt. Mudah-mudahan kita senantiasa berjalan pada Jalan Allah ,
yang Insya Allah akan menyelamatkan kita sampai yaumul akhir dan semoga
dalam keseharian kita dalam lindunganya, Amiin.
Selanjutnya kita ucapkan syukur Alhamdulillah bahwa tahun pelajaran
20...../20...... telah berakhir dengan selamat dan sukses, tidak lain karena
partitsipasi, kerjasama, bantuan dan do’a restu dari semua pihak terutama pihak
yang menangani urusan sarana dan prasarana. Begitu pula sampai saat ini
dengan bekal, petunjuk saran dan pengarahan dari kepala
SD/SMP/SMA .........................................., kami dapat menyelesaikan program
sarana dan prasarana sekalipun sangat sederhana dan masih banyak
kekuranganya.
Sesuai dengan keterbatasan kemampuan kami, tentu saja banyak
kekurangan dan kelemahanya. Oleh karena itu teguran kritik dan saran yang
bersifat membangun dari berbagai pihak sangat kami harapkan.
Atas segala bantuan, do’a dan restu para teman sejawat, disampaikan terima
kasih.
Wassalamualaikum Wr....... Wb

................;..........................
..
Waka/PP Sarpras

340
Pedoman & Program – Program Sekolah

DAFTAR ISI
halaman
HALAMAN JUDUL ......................................................................................................
LEMBAR PENGESAHAN ...........................................................................................
KATA PENGANTAR ………………………………………………………………...

DAFTAR ISI ………………………………………………………..………................

BAB. I. PENDAHULUAN

1.1 Dasar Pemikiran ………………………...…………………………....

2.1 Landasan Program ................................................…..... ………….....

3.1 Maksud, Tujuan dan Sasaran Program .............……………………...

BAB. II. ADMINISTRASI SARANA PRASARANA PENDIDIKAN

2.1 Pengertian Administrasi Sarana Prasarana ..........................................


2.2 Komponen-komponen Administrasi Pendidikan .................................
2.3 Hubungan Antara Sarana Prasarana dengan program Pengajaran .......
2.4 Pemeliharaan Sarana Prasarana Pendidikan .........................................
2.5 Fungsi Admnistrasi Sarana Prasarana .................................................
2.6 Tujuan Administrasi Sarana Prasarana .................................................

BAB. III. PROGRAM KERJA BIDANG SARANA PRASARANA


3.1 Target Bidang Sarana Prasarana ...........................................................
3.2 Program Kerja Bidang Sarpras .............................................................
3.3 Rencana Kerja / Action Plan .................................................................

BAB. IV. RENCANA ANGGARAN BIAYA PROGRAM SARANA


PRASARANA

BAB. V. PENUTUP
5.1 Kesimpulan..........................................................................................
5.2 Penutup ...............................................................................................

LAMPIRAN-LAMPIRAN …………………………………………………

341
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Dasar Pemikiran
Bertolak dari penyelenggaraan sistem pemerintahan yang berupa desentralistik,
maka hal ini berdampak pula terhadap reorientasi visi dan misi pendidikan nasional
yang di dalamnya menyangkut pula tentang Standar Pengelolaan Sistem
Pendidikan Nasional, yang berimbas pada prinsip penyelenggaraan pendidikan,
pendanaan, dan strategi pembangunan pendidikan nasional.

Hal-hal tersebut di atas terutama dilandasi sifat desentralistik itu sendiri, mengingat
kondisi geografis, sosial kultural, dan ekonomi setiap wilayah berbeda satu sama
lain. Oleh karena itu penyelenggaraan pendidikan untuk mencapai hasil yang lebih
optimal, efektif, efesien dan berhasil, memerlukan keterkaitan elemen yang ada
dalam membangun sarana dan prasarana sekolah.

Emplementasi otonomi terhadap lembaga pendidikan terwujud dalam School


Based Management atau Manajemen Berbasis Sekolah ini adalah upaya
kemandirian, kreativitas sekolah dalam peningkatan kemitraan, partisipasi,
keterbukaan, dan akuntabilitas dalam peningkatan mutu melalui kerjasama antara
pemerintah, sekolah dan masyarakat dalam membantu melengkapi sarana dan
prasarana yang dibutuhkan sekolah.

Pelaksanaan pendidikan nasional menjamin pemerataan dan peningkatan mutu


pendidikan di tengah perubahan global agar warga Indonesia menjadi manusia
yang bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa, berahlak mulia, cerdas, produktif
dan berdaya saing dalam pergaulan nasional maupun internasional. Untuk
menjamin tetcapainya tujuan pendidikan tersebut, pemerintah telah
mengamanatkan penyusunan delapan setandar nasional sebagaimana diatur
dalam Peraturan Pemerintah No. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional
Pendidikan. Standar Nasional Pendidikan adalah kriteria minimum tentang sistem

342
Pedoman & Program – Program Sekolah

pendidikan di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Repblik Indonesia.

Pelaksanaan pembelajaran dalam pendidikan nasional berpusat pada peserta


didik agar dapat:
a) Belajar untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,
b) Belajar untuk menghayati dan memahami,
c) Belajar untuk hidup bersama dan berguna bagi orang lain,
d) Belajar untuk mampu mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif,
e) Belajar untuk membangun dan menemukan jati diri melalui proses belajar
yang aktif, kreatif, efektif dan meyenangkan.

Untuk menjamin terwujudnya hal tersebut, diperlukan adanya sarana dan


prasarana yang memadai. Sarana dan prasarana yang memadai tersebut harus
memenuhi ketentuan minimum yang ditetapkan dalam standar sarana
prasarana.Standar sarana dan prasarana ini untuk lingkup pendidikan formal,
mencakup:
a) Kriteria minimum sarana yang terdiri dari perabot, peralatan pendidikan,
media pendidikan, buku dan sumber belajar lainnya, teknologi informasi dan
telekomunikasi, serta perlengkapan lain yang wajib dimiliki oleh setiap
sekolah.
b) Kriteria minimum sarana prasana terdiri dari lahan, bangunan, ruang-ruang,
dan instalasi daya dan jasa, yang wajib dimiliki oleh setiap sekolah.
Sarana dan prasarana pendidikan juga menjadi salah satu tolok ukur dari mutu
sekolah. Tetapi fakta dilapangan banyak ditemukan sarana dan prasarana yang
tidak dioptimalkan dan dikelola dengan baik untuk itu diperlukan pemahaman dan
pengaplikasian manajemen sarana dan prasarana pendidikan persekolahan
berbasis sekolah. Bagi pengambil kebijakan di sekolah pemahaman tentang
sarana dan prasarana akan membantu memperluas wawasan tentang bagaimana
ia dapat berperan dalam merencanakan, menggunakan dan mengevaluasi sarana
dan prasarana yang ada sehingga dapat dimanfaatkan dengan optimal guna
mencapai tujuan pendidikan.

343
Pedoman & Program – Program Sekolah

1.2 Landasan Program Kerja


1) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301);
2) Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional
Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 41,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4496);
3) Peraturan pemerintah RI No. 36 Tahun 2005 tentang peraturan pelaksanaan
UU No. 28 Tahun 2002 tentang bangunan dan gedung
4) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 24 Tahun
2007, tentang Standar Sarana Prasarana Untuk Sekolah Dasar/Madrasah
Ibtidaiyah ( SD/MI ) Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah
( SMP/Mts ), Dan Sekolah Menegah Atas /Madrasah Aliyah ( SMA/MA )
1.3 Maksud, Tujuan dan sasaran Program
1) Maksud

Sebagai pedoman kerja wakil kepala sekolah urusan sarana dan prasarana
dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya selama tahun pelajaran
20...../20.......
2) Tujuan

a) Meningkatkan rencana dan program kerja yang akan di laksanakan sehingga


dapat mencapai tujuan yang optimal.

b) Sebagai bahan masukan bagi penyusunan program dan pertimbangan kepala


sekolah dalam menetapkan kebijaksanaan serta langkah–langkah
pengembangan sekolah selanjutnya.

c) Agar dapat melaksakan tugas secara rinci, efektif dan efisien sesuai dengan
bidang tugas wakasek urusan sarana dan prasarana.

3) Sasaran

Sasaran dari program tahunan wakil kepala sekolah urusan sarana dan
prasarana adalah untuk membantu sebagian tugas-tugas kepala sekolah dalam
kelancaran kegiatan proses belajar mengajar di SD/SMP/
SMA ..........................................

344
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB II
ADMINISTRASI SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN
2.1 Pengertian Sarana Prasarana Pendidikan
Secara Etimologis (bahasa) prasarana berarti alat tidak langsung
untukmencapai tujuan dalam pendidikan. misalnya: lokasi/tempat, bangunan
sekolah,lapangan olahraga, uang dsb. Sedangkan sarana berarti alat langsung
untuk mencapai tujuan pendidikan. misalnya; Ruang, Buku, Perpustakaan,
Laboratorium dsb.
Dengan demikian dapat di tarik suatau kesimpulan bahwa Administrasi
sarana dan prasarana pendidikan itu adalah semua komponen yang sacara
langsung maupun tidak langsung menunjang jalannya proses pendidikan
untukmencapai tujuan dalam pendidikan itu sendiri. Menurut keputusan menteri P
dan K No 079/ 1975, sarana pendididkan terdiri dari 3 kelompok besar yaitu :
a) Bangunan dan perabot sekolah
b) Alat pelajaran yang terdiri dari pembukuan , alat-alat peraga dan laboratorium.
c) Media pendidikan yang dapat di kelompokkan menjadi audiovisual yang
menggunakan alat penampil dan media yang tidak menggunaakan alat penampil.
Secara micro (sempit) kepala sekolahlah yang bertanggung jawab atas
pengadaan sarana dan prasarana pendidikan yang di perlukan di sebuah
sekolah.
Sedangkan administrasi sarana dan prasarana itu sendiri mempunyai peranan
yang sangat penting bagi terlaksananya proses pembelajaran di sekolaah serta
menunjang tercapainya tujuan pendidikan di sebuah sekolah baik tujuan secara
khusus maupun tujuan secara umum.
Terdapat beberapa pemahaman mengenai administrasi sarana dan
prasarana di antaranya adalah :
a) Berdasarkan konsepsi lama dan modern
Menurut konsepsi lama administrasi sarana dan prasarana itu di artikan sebagai
sebuah system yang mengatur ketertiban peralatan yang ada di sekolah . Menurut
konsepsi modern administrasi sarana dan prasarana itu adalah suatu proses
seleksi dalam penggunaan sarana dan prasarana yang ada di sekolah. Guru

345
Pedoman & Program – Program Sekolah

menurut konsepsi lama bertugas untuk mengatur ketertiban penggunaan sarana


sekolah, menurut konsepsi modern guru bertugas sebagai administrator dan
bertanggung jawab kepada kepala sekolah.
b) Berdasarkan pandangan pendekatan operasional tertentu
1. Seperangkat kegiatan dalam mempertahankan ketertiban penggunaan
sarana dan prasarana di sekolah melalui penggunaan di siplin (pendekatan
otoriter )
2. Seperangkat kegiatan untuk mempertahankan ketertiban sarana dan
prasarana sekolah dengan melalui pendekatan intimidasi
3. Seperangkat kegiatan untuk memaksimalkan penggunaan sarana dan
prasarana sekolah dalam proses pembelajaran (pendekatan permisif)
4. Seperangkat kegiatan untuk mengefektifkan penggunaan sarana dan
prasarana sekolah sesuai dengan program pembelajaran (pendekatan
intruksional)
5. Seperangkat kegiatan untuk mengembangkan sarana dan prasarana sekolah
6. Seperangkat kegiatan untuk mempertahankan keutuhan dan keamanan dari
sarana dan prasarana yang ada di sekolah.
Pengertian lain dari administrasi sarana dan prasarana adalah suatu usaha
yang di arahkan untuk mewujudkan suasana belajar mengajar yang efektif dan
menyenangkan serta dapat memotivasi siswa untuk belajar dengan baik sesuai
dengan kemampuan dan kelengkapan sarana yang ada.
Dengan demikian adminitrasi sarana dan prasarana itu merupakan usaha
untuk mengupayakan sarana dan alat peraga yang di butuhkan pada proses
pembelajaran demi lancarnya dan tercapainya tujuan pendidikan .

2.1.1 MACAM – MACAM SARANA DAN PRASARANA


Adapun macam-macam sarana dan prasarana yang di perlukan di sekolah
demi kelancaran dan keberhasilan kegiatan proses pendidikan sekolah adalah :
1) Ruang kelas: tempat siswa dan guru melaksanakan proses kegiatan belajar
mengajar.

346
Pedoman & Program – Program Sekolah

2) Ruang perpustakaan: tempat koleksi berbagai jenis bacaan bagi siswa dan dari
sinilah siswa dapat menambah pengetahuan.
3) Ruang laboratorium ( tempat praktek) : tempat siswa mengembangkan pengetahuan
sikap dan keterampilan serta tempat meneliti dengan menggunakan media yang ada
untuk memecahkan suatu masalah atau konsep pengetahuan .
4) Ruang keterampilan adalah tempat siswa melaksanakan latihan mengenai
keterampilan tertentu.
5) Ruang kesenian: adalah tempat berlangsungnya kegiatan-kegiatan seni
6) Fasilitas olah raga: tempat berlangsungnya latihan-latihan olahraga.

2.1.2 Pemeliharaan sarana dan prasarana


Untuk menyempurnakan pelaksanaan administrasi sarana dan prasarana para ahli
menyarankan beberapa pedoman pelaksanaan administrasinya, diantaranya adalah
sebagai berikut :
1) Kepala sekolah tidak terlalu menyibukkan diri secara langsung dengan urusan
pelaksanaan administrasi sarana dan prasarana pengajaran.
2) Melakukan sistem pencatatan yang tepat sehingga mudah di kerjakan.
3) Senantiasa di tinjau dari segi pelayanan untuk turut memperlancar pelaksanaan
program pengajaran.
Adapun masalah yang sering timbul dalam pemeliharaan sarana dan prasarana
di sekolah adalah pengrusakan yang di lakukan oleh siswa – siswa di sekolah itu
sendiri. Namun ada beberapa upaya yang bisa di lakukan dalam menangani masalah
tersebut diantaranya adalah :
1) Membangkitkan rasa memiliki sekolah pada siswa –siswi
2) Sarana dan prasarana sekolah di siapkan yang prima sehingga tidak mudah di
rusak
3) Membina siswa untuk disiplin dengan cara yang efektif dan di terima oleh semua
siswa .
4) Memupuk rasa tanggung jawab kepada siswa untuk menjaga dan memelihara
keutuhan dari sarana dan prasarana sekolah yang ada.

347
Pedoman & Program – Program Sekolah

Koordinasi dalam mengelola dan memelihara sarana dan prasarana sekolah agar
tetap prima adalah tugas utama dari administrator , oleh karena itu para petugas yang
berhubungan dengan sarana dan prasarana sekolah bertanggung jawab langsung
kepada kepala sekolah Adapun kebijaksanaan yang di perlukan dalam memelihara
dan mengelola sarana dan prasarana sekolah adalah :
1. Membina hubungan kerja sama yang baik dengan petugas
2. Memimpin kerja sama dengan staf yang membantu petugas.
3. Memberikan pelatihan pada petugas untuk peningkatan kerjanya.
4. Mengawasi pembaharuan dan perbaikan sarana dan prasarana
5. Mengadakan inspeksi secara periodik dan teliti terhadap sarana dan prasarana.

2.1.3 Prinsip dan tata tertib.


Setiap sekolah memiliki prinsip-prinsip dan tata tertib mengenai penggunaan dan
pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah, hal itu bertujuan untuk mempermudah
administrator dalam mengawasi dan mengatur sarana dan prasarana yang ada di
sekolah tersebut.
2.2 KOMPONEN-KOMPONEN ADMINISTRASI SARANA DAN PRASARANA
PENDIDIKAN
2.2.1 LAHAN
Lahan yang di perlukan untuk mendirikan sekolah harus di sertai
dengan tanda bukti kepemilikan yang sah dan lengkap (sertifikat), adapun jenis
lahan tersebut harus memenuhi beberapa kriteria antara lain :
a) Lahan terbangun adalah lahan yang diatasnya berisi bangunan ,
b) Lahan terbuka adalah lahan yang belum ada bangunan diatasnya.
c) Lahan kegiatan praktek adalah lahan yang di gunakan untuk pelaksanaan
kegiatan praktek
d) Lahan pengembangan adalah lahan yang di butuhkan untuk pengembangan
bangunan dan kegiatan praktek.
e) Lokasi sekolah harus berada di wilayah pemukiman yang sesuai dengan
cakupan wilayah sehingga mudah di jangkau dan aman dari gangguan
bencana alam dan lingkungan yang kurang baik.

348
Pedoman & Program – Program Sekolah

2.2.2 RUANG
Secara umum jenis ruang di tinjau dari fungsinya dapat di kelompokkan dalam
a. Ruang pendidikan
Ruang pendidikan berfungsi untuk menampung proses kegiatan belajar
mengajar teori dan praktek antara lain :
1. Ruang teori sejumlah rombel 4. Ruang perpustakaaan
2. Ruang Laboratorium 5. Ruang kesenian
3. Ruang Olah raga 6. Ruang keteraampilan
b. Ruang administrasi
Ruang Administrasi berfungsi untuk melaksanakan berbagai kegiatan kantor.
Ruang administrasi terdiri dari :
1. Ruang kepala sekolah 3. Ruang tata usaha
2. Ruang guru 4. Gudang
c. Ruang penunjang
Ruang penunjang berfungsi untuk menunjang kegiatan yang mendukung proses
kegiatan belajar mengajar antara lain :
1. Ruang Ibadah 5. Ruang serbaguna
2. Ruang koperasi sekolah 6. Ruang UKS
3. Ruang OSIS 7. Ruang WC/ kamar mandi
4. Ruang BP

2.2.3 PERABOT
Secara umum perabot sekolah mendukung 3 fungsi yaitu : fungsi pendidikan,
fungsi administrasi, fungsi penunjang. Jenis perabot sekolah di kelompokkan
menjadi 3 macam :
a. Perabot pendidikan
Perabot pendidikan adalah semua jenis mebel yang di gunakan untuk proses
kegiatan belajar mengajar. Adapun Jenis, bentuk dan ukurannya mengacu
pada kegiatan itu sendiri.
b. Perabot administrasi

349
Pedoman & Program – Program Sekolah

Perabot administrasi adalah perabot yang di gunakan untuk mendukung


kegiatan kantor. jenis perabot ini hanya tidak baku / terstandart secara
internasional.
c. Perabot penunjang
Perabot penunjang adalah perabot yang di gunakan / di butuhkan dalam
ruang penunjang. seperti perabot perpustakaan, perabot UKS, perabot OSIS
dsb.
2.2.4 ALAT DAN MEDIA PENDIDIKAN
Setiap mata pelajaran sekurang – kurangnya memiliki satu jenis alat peraga
praktek yang sesuai dengan keperluan pendidikan dan pembelajaran, sehingga
dengan demikian proses pembelajaran tersebut akan berjalan dengan optimal.
2.2.5 BUKU ATAU BAHAN AJAR
Bahan ajar adalah sekumpulan bahan pelajaran yang di gunakan dalam
kegiatan proses belajar mengajar. Bahan ajar ini terdiri dari
a. BUKU PEGANGAN
Buku pegangan di gunakan oleh guru dan peserta didik sebagai acuan dalam
pembelajaran yang bersifat Normatif, adaptif dan produktif.
b. BUKU PELENGKAP
Buku ini di gunakan oleh guru untuk memperluas dan memperdalam
penguasaan materi
c. BUKU SUMBER
Buku ini dapat di gunakan oleh guru dan peserta didik untuk
memperoleh kejelasan informasi mengenai suatu bidang ilmu / keterampilan.
d. BUKU BACAAN
Buku ini dapat di gunakan oleh guru dan peserta didik sebagai bahan bacaan
tambahan (non fiksi) untuk memperluas pengetahuan dan wawasan serta
sebagai bahan bacaan (fiksi ) yang bersifat relatif.

350
Pedoman & Program – Program Sekolah

2.3 HUBUNGAN ANTARA SARANA DAN PRASARANA DENGAN PROGRAM


PENGAJARAN
Jenis peralatan dan perlengkapan yang di sediakan di sekolah dan cara-
cara pengadministrasiannya mempunyai pengaruh besar terhadap proses
belajar mengajar.
Persediaan yang kurang dan tidak memadai akan menghambat proses
belajar mengajar , demikian pula administrasinya yang jelek akan mengurangi
kegunaan alat-alat dan perlengkapan tersebut, sekalipun peralatan dan
perlengkapan pengajaran itu keadaannya istimewa. Namun yang lebih penting dari
itu semua adalah penyediaan sarana di sekolah di sesuaikan dengan kebutuhan
anak didik serta kegunaan hasilnya di masa mendatang.
2.4 PEMELIHARAAN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN
Pemeliharaan merupakan kegiatan penjagaan atau pencegahan dari kerusakan
suatu barang, sehingga barang tersebut selalu dalam kondisi baik dan siap pakai.
Pemeliharaan dilakukan secara continue terhadap semua barang-barang
inventaris kadang-kadang dianggap sebagai suatu hal yang sepele, padahal
pemeliharaan ini merupakan suatu tahap kerja yang tidak kalah pentingnya engan
tahap-tahap yang lain dalam administrasi sarana dan prasarana. Sarana dan
prasarana yang sudah dibeli dengan harga mahal apabila tidak dipelihara maka
tidak dapat dipergunakan.
Pemeliharaan dimulai dari pemakai barang, yaitu dengan berhati-hati dalam
menggunakannya. Pemeliharaan yang bersifat khusus harus dilakukan oleh
petugas professional yang mempunyai keahlian sesuai dengan jenis barang yang
dimaksud.
Pelaksanaan barang inventaris meliputi:
a. Perawatan
b. Pencegahan kerusakan
c. Penggantian ringan
Pemeliharaan berbeda dengan rehabilitasi, rehabilitasi adalah perbaikan berskala
besar dan dilakukan pada waktu tertentu saja.

351
Pedoman & Program – Program Sekolah

2.5 FUNGSI ADMINISTRASI SARANA DAN PRASARANA


Selain memberi makna penting bagi terciptanya dan terpeliharanya
kondisi sekolah yang optimal administrasi sarana dan prasarana sekolah
berfungsi sebagai:
a. Memberi dan melengkapi fasilitas untuk segala kebutuhan yang di perlukan
dalam proses belajar mengajar.
b. Memelihara agar tugas-tugas murid yang di berikan oleh guru dapat
terlaksana dengan lancar dan optimal.
Fungsi administrasi yang di pandang perlu dilaksanakan secara khusus oleh
kepala sekolah adalah :
2.5.1 Perencanaan
Perencanaan dapat di pandang sebagai suatu proses penentuan dan
penyusunan rencana dan program-program kegiatan yang akan di lakukan pada
masa yang akan datangsecara terpadu dan sistematis berdasarkan landasan
,prinsip-prinsip dasardan data atau informasi yang terkait serta menggunakan
sumber-sumber daya lainnya dalam rangka mencapai tujuan yang telah di
tetapkan sebelumnya.
Rencana tersebut hendaknya memiliki sifat-sifat sbb
1. Harus jelas
Kejelasan ini harus terlihat pada tujuan dan sasaran yang hendak di capai,
jenis dan bentuk, tindakan (kegiatan) yang akan di laksanakan, siapa
pelaksananya, prosedur, metode dan teknis pelaksananya, bahan dan
peralatan yang di perlukan serta waktu dan tempat pelaksanaan
2. Harus realistis
Hal ini mengandung arti bahwa ;
a. rumusan, tujuan serta target harus mengandung harapan yang
memungkinkan dapat di capai baik yang menyangkut aspek kuantitatif
maupun kualitatifnya. Untuk itu harapan tersebut harus di susun
berdasarkan kondisi dan kemampuan yang di miliki oleh sumberdaya
yang ada.

352
Pedoman & Program – Program Sekolah

b. jenis dan bentuk kegiatan harus relevan dengan tujuan dan target yang
hendak di capai.
c. prosedur, metode dan teknis pelaksanaan harus relevan dengan tujuan
yangnhendak di capai serta harus memungkinkan kegiatan yang telah di
pilih dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien.
d. Sumberdaya manusia yang akan melaksanakan kegiatan tersebut harus
memiliki kemampuan dan motivasi serta aspek pribadi lainnya yang
memungkinkan terlaksananya tugas dan kegiatan yang menjadi
tanggung jawabnya .
3. Rencana harus terpadu
a. rencana harus memperlihatkan unsur-unsurnya baik yang bersifat insani
maupun non insani sebagai komponen-komponen yang bergantung
satu sama sama lain., berinteraksi dan bergerak bersama secara
sinkron kearah tercapainya tujuan dan target yang telah di tetapkan
sebelumnya.
b. rencana harus memiliki tata urut yang teratur dan di susun berdasarkan
skala prioritas.
2.5.2 Pengorganisasian
Pengorganisasian adalah suatu proses yang menyangkut perumusan dan
rincian pekerjaan dan tugas serta kegiatan yang berdasarkan struktur organisasi
formal kepada orang-orang yang memiliki kesanggupan dan kemampuan
melaksanakan nya sebagai prasyarat bagi terciptanya kerjasama yang harmonis
dan optimal ke arah tercapainya tujuan secara efektif dan efisien. Pengorganisasian
ini meliputi langkah-langkah antara lain :
a. Mengidentifikasi tujuan-tujuan dan sasaran yang telah di tetapkan
sebelumnya.
b. Mengkaji kembali pekerjaan yang telah di rencanakan dan merincinya
menjadi sejumlah tugasdan menjabarkan menjadi sejumlah kegiatan.
c. Menentukan personil yang memiliki kesanggupan dan kemampuan untuk
melaksanakan tugas dan kegiatan tersebut.

353
Pedoman & Program – Program Sekolah

d. Memberikan informasi yang jelas kepada guru tentang tugas kegiatan yang
harus di laksanakan, mengenai waktu dan tempatnya, serta hubungan kerja
dengan pihak yangn terkait.
2.5.3 Menggerakkan
Fungsi ini menyangkut upaya kepala sekolah untuk memberikan
pengaruhpengaruh yang dapat menyebabkan guru tergerak untuk melaksanakan
tugas dan kegiatannya secara bersama-bersama dalam rangka mencapai tujuan
secara efektif dan efisien.
2.5.4 Memberikan arahan
Fungsi ini menyangkut upaya kepala sekolah untuk memberikan informasi,
petunjuk, serta bimbingan kepada guru yang di pimpinnya agar terhindar dari
penyimpangan, kesulitan atau kegagalan dalam melaksanakan tugas. Fungsi ini
berlaku sepanjang proses pelaksanaan kegiatan.
2.5.5 Pengkoordinasian
Fungsi ini menyangkut upaya kepala sekolah untuk menyelaraskan gerak
langkah dan memelihara prinsip taat asas (konsisten) pada setiap dan seluruh guru
dalam melaksanakan seluruh tugas dan kegiatannya agar dapat tujuan dan sasaran
yang telah di rencanakan .Hal ini di lakukan oleh kepala sekolah melalui pembinaan
kerja sama antar guru, dan antar guru dengan pihak-pihak luar yang terkait. Di
samping itu penyelarasan dan ketaatan pada sas diupayakan agar fungsi yang satu
gengan yang lainnya dapat mercapai dan memenuhi target yang di tetapkan
sebelumnya.
2.5.6 Pengendalian
Fungsi ini mencakup upaya kepala sekolah untuk:
a. Mengamati seluruh aspek dan unsur persiapan dan pelaksanaan program-
program kegiatan yang telah di rencanakan
b. Menilai seberapa jauh kegiatan-kegiatan yang ada dapat mencapai sasaran-
sasaran dan tujuan.
c. Mengidentifikasi permasalahan yang timbul dalam pelaksanaan kegiatan
beserta faktor-faktor penyebabnya.

354
Pedoman & Program – Program Sekolah

d. Mencari dan menyarankan atau menentukan cara-cara pemecahan masalah-


masalah tersebut.
e. Mengujicobakan atau menerapkan cara pemecahan masalah yang telah
dipilih guna menghilagkan atau mengurangi kesenjangan antara harapan dan
kenyataan.
Dengan demikian dalam melaksanakan fungsi ini kepala sekolah dapat
menggunakan sekurang-kurangnya 3 pendekatan yaitu :
a. Pengendalian yang bersifat pencegahan
b. Pengendalian langsung
c. Pengendalian yang bersifat perbaikan.
2.5.7 Inovasi
Fungsi ini menyangkut upaya kepala sekolah untuk menciptakan
kondisikondisi yang memungkinkan diri para guru untuk melakukan tindakan
tindakan atau usaha-usaha yang bersifat kreatif inovatif.dengan demikian kepala
sekolah dan guru-guru perlu mencari atau menciptakan cara-cara kerja atau hal-hal
yang baru yang lebih sesuai dengan kebutuhan. Sekurangkurangnya mereka di
harapkan mampu dan mau memodifikasi hal-hal atau cara-cara yang lebih baik atau
lebih efektif dan efisien, agar pembaharuan pendidikan dapat muncul dari warga
sekolah ,hal ini juga akan menumbuhkan sikap dan daya kreatif warga sekolah itu
sendiri.
Dalam melakukan fungsi ini kepala sekolah perlu memperhatikan hal-hal sebagai
berikut:
a. Harus di sadari bahwa sesuatu yang baru belum tentu lebih baik dari yang
lama.
b. Jika mampu menemukan atau menciptakan sesuatu hal atau cara baru, ia
tidak perlu memandang rendah yang lama
c. Perlu di konsultasikan kepada pihak-pihak yang berwenang.

2.6 TUJUAN ADMINISTRASI SARANA DAN PRASARANA


Adapun yang menjadi tujuan dari administrasi saran dan prasarana adalah tidak
lain agar semua kegiatan tersebut mendukung tercapainya tujuan pendidikan.

355
Pedoman & Program – Program Sekolah

Administrasi sarana dan prasarana semakin lama di rasakan semakin rumit karena
pendidikan juga menyangkut masyarakat atau orang tua murid, yang terlibat langsung
dalam pendidkan tersebut. Oleh karena itu apabila administrasi sarana dan prasarana
berjalan dengan baik maka semakin yakin pula bahwa tujuan pendidikan akan tercapai
dengan baik.
Mengingat sekolah itu merupakan subsistem pendidikan nasional maka tujuan dari
administrasi sarana dan prasarana itu bersumber dari tujuan pendidikan nasional itu
sendiri . sedangkan subsistem administrasi sarana dan prasarana dalam sekolah
bertujuan untuk menunjang tercapainya tujuan pendidikan sekolah tersebut, baik
tujuan khusus maupun tujuan secara umum.

356
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB III
PROGRAM KERJA SARANA PRASARANA.

3.1 Target Bidang Sarana Prasaran


Contoh
1. Penjelasan Program Kerja
2. Terinventaris kebutuhan sarana prasana pendidikan dengan baik
3. Terpelihara sarana prasarana pendidikan dan lingkungan
4. Terpenuhi Sarana pembelajaran dan laboratorium yang masih kurang
5. Terwujudnya lingkungan sekolah yang bersih , asri .
6. Perbaikan Ruang......
7. Perbaikan Meja dan Kursi
8. Pengadadaan ........
9. Mengevaluasi keterlaksanaan program kerja untuk refleksi kegiatan tahun
berikutnya.
10. Tersusunnya Laporan hasil kegiatan pengelolaan sarana prasarana selama
satu tahun
11. Dst.....

Program Kerja Bidang Sarana Prasarana


BATA
PENANGUN S SUMB
TUJUAN SASARA INDIKATOR
No. KEGIATAN G JAWAB/ WAKT ER KET
N KEBERHASILAN DAYA
PELAKSANA U
1. Penyusunan Meningkatkan Rincian Terlaksananya KS/Waka/P
Program program Program Penjelasan P Sarpras
Kerja kegiatan Kerja Program Kerja
Tahunan bidang sarpras Tahunan
2

357
Pedoman & Program – Program Sekolah

3.2 Rencana Kerja/Action Plan


INDIKATOR PENANGUNG WAKTU PELAKSANAAN
No. KEGIATAN KEGIATAN KEBERHASI JAWAB/ 2014 2015
LAN PELAKSANA 7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6
1. Membuat Meningkat  Adanya  Waka
program kan program bidang
kerja program kerja Sarpras
tahunan kegiatan Waka
bidang bidang
sarpras Sarpras
2

358
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB IV
RENCANA ANGGARAN BIAYA PROGRAM SARANA PRASARANA

Biaya penyelenggaraan seluruh kegiatan sekolah khusus yang menyangkut


kegiatan Administrasi, Pengadaan dan pemeliharaan bidang sarpras untuk Tahun
Pelajaran 20.../20...dengan perkiraan rinciannya adalah :

JENIS KEGIATAN /
NO Volume Harga Satuan Jumlah KETERANGAN
BARANG
1 Penyusunan 1
Program Kerja
Kurikulum
2
JUMLAH

359
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB V
PENUTUP
5.1 Kesimpulan
1) Sarana dan Prasarana sekolah merupakan salah satu faktor penunjang
dalam pencapaian keberhasilan proses belajar mengajar di sekolah.
Tentunya hal tersebut dapat dicapai apabila ketersedian sarana dan
prasarana yang memadai disertai dengan pengelolaan secara optimal.
2) Seiring dengan diberlakukannya Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan atau
yang lebih dikenal dengan istilah KTSP dimana penerapan desentralisasi
pengambilan keputusan, memberikan hak otonomi penuh terhadap setiap
tingkat satuan pendidikan, untuk mengoptimalkan penyedian,
pendayagunaan, perawatan dan pengendalian sarana dan prasarana
pendidikan. Sekolah dituntut untuk memiliki kemandirian untuk mengatur dan
mengurus kebutuhan sekolah menurut kebutuhan berdasarkan aspirasi dan
partisipasi warga sekolah dengan tetap mengacu pada peraturan dan
perundang undangan pendidikan nasional yang berlaku.
3) Sarana Prasarana yang ada di sekolah seharusnya dikelola dengan sebaik-
baiknya, pengelolaan yang dimaksud meliputi:
a) Perencanaan
b) Pengadaan
c) Inventarisasi
d) Penyimpanan
e) Penataan
f) Penggunaan
g) Pemeliharaan
h) Penghapusan

5.2 Saran-saran
Diharapkan program kerja Bidang Sarana Prasarana ini dapat dijadikan acuan
dan pedoman dalam penyelenggaraan pendidikan di
TK/SD/SMP/SMA .......................................... tahun pelajaran 20...... / 20...... dan
untuk tahun pelajaran yang akan datang. Kami sangat mengharapkan kritik dan
saran yang konstruktif agar dalam tahun pelajaran 20...... / 20...... lebih baik lagi.

360
Pedoman & Program – Program Sekolah

361
Pedoman & Program – Program Sekolah

PEDOMAN ESKUL PALANG


MERAH REMAJA
TAHUN 20..... – 20....

Nama Sekolah : ...........................

362
Pedoman & Program – Program Sekolah

363
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Palang Merah Indonesia berkomitmen untuk menyebarluaskan dan mendorong
aplikasi secara konsisten Prinsip-Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan
Bulan Sabit Merah Internasional, melaksanakan kesiapsiagaan di dalam
penanggulangan bencana yang berbasis masyarakat, memberikan bantuan
dalam bidang kesehatan yang berbasis masyarakat, berperan aktif dalam
penanggulangan bahaya HIV/AIDS dan penyalahgunaan NAPZA, serta
menggerakkan generasi muda dan masyarakat dalam tugas-tugas
kemanusiaan.

Amanat ini menjadi bagian tugas anggota remaja PMI, yang tercakup dalam Tri
Bhakti PMR:

1. Berbakti pada masyarakat


2. Mempertinggi ketrampilan serta memelihara kebersihan dan kesehatan
3. Mempererat persahabatan nasional dan internasional

Untuk dapat melaksanakan Tri Bhakti PMR yang berkualitas, maka diperlukan
anggota remaja PMI yang berkarakter kepalangmerahan yaitu mengetahui,
memahami, dan berperilaku sesuai prinsip dasar gerakan Palang Merah dan Bulan
Sabit Merah. Selain itu mereka juga berperan sebagai ”peer educator” atau pelatih
sebaya, yaitu yang dapat berbagi pengetahuan, ketrampilan, dan sikap kepada
teman sebayanya, sehingga terjadi peningkatan ketrampilan hidup atau ”life
skill” untuk mendorong terjadinya perubahan perilaku positif pada remaja. Hal
ini telah tercemin dalam kebijakan PMI dan Federasi bahwa:
1. Remaja merupakan prioritas pembinaan, baik dalam keanggotaan maupun
kegiatan kepalangmerahan
2. PMR berperan penting dalam pengembangan kegiatan kepalangmerahan
3. PMR calon pemimpin Palang Merah masa depan
4. PMR adalah kader relawan
Oleh karenanya anggota remaja PMI, yang terhimpun dalam PMR, perlu dibina.
Dalam pembinaan PMR, tentu saja diperlukan persamaan persepsi dan komitmen
oleh semua unsur yaitu pengurus, pegawai, pembina PMR, pelatih PMI, serta
pihak terkait dalam pembinaan remaja atau anggota PMR. Untuk itu diperlukan
suatu Pedoman Pembinaan PMR, yang menggambarkan proses pembinaan
anggota PMR dan semua unsur yang terlibat didalamnya, serta peran dan tanggung
jawab masing-masing pihak.

364
Pedoman & Program – Program Sekolah

B. TUJUAN
Buku ini bertujuan sebagai pedoman pengurus dan pegawai PMI disemua tingkatan
yang menangani PMR, pembina PMR, pelatih PMI, serta instansi terkait, untuk
melaksanakan pembinaan PMR

C. DASAR
1. AD/ART PMI hasil Munas PMI XVIII tahun 2005
2. Kebijakan IFRC tentang Remaja
3. Kebijakan PMI tentang PMR
4. Undang-undang Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003
tentang Sistem Pendidikan Nasional
5. Perjanjian kerja sama PMI dengan Diknas RI tanggal 24 Mei 1995
No. 118/U/95 dan No. 0090-KEP/PP/V/95 tentang pembinaan dan
pengembangan Kepalangmerahan di sekolah
6. Perjanjian kerja sama PMI dengan Depag RI tanggal 26
September 1995 No. 459 tahun 1995 dan No. 0185-KEP/PP/IX/95 tentang
pembinaan dan pengembangan Kepalangmerahan di Madrasah

D. PENGERTIAN
1. Pedoman PMR
Adalah pedoman bagi pengurus dan pegawai PMI disemua tingkatan yang
menangani PMR, pembina PMR, pelatih PMI, serta instansi terkait. Pembinaan
PMR mencakup: perekrutan, pelatihan, pengembangan individu, pengembangan
organisasi, Tri Bakti PMR, pelaporan, monitoring, dan evaluasi

2. PMR
a. Anggota PMI terdiri dari anggota remaja, biasa, luar biasa, dan kehormatan
(AD Bab VI, Pasal 11)
b. Yang dapat diterima sebagai anggota remaja adalah mereka yang berusia 10
– 17 tahun atau mereka yang seusia sekolah lanjutan tingkat atas dan belum
menikah (ART Bab VI, Pasal 11, Ayat (1))
c. Hak dan kewajiban anggota remaja dilaksanakan melalui wadah Palang
Merah Remaja, disingkat PMR (ART Bab VI, Pasal 13, Ayat (1))
d. Ketentuan-ketentuan yang berkaitan dengan Palang Merah Remaja
ditetapkan oleh Pengurus Pusat (ART Bab VI, Pasal 13, Ayat (2))
e. Anggota Remaja mendaftarkan diri kepada unit Palang Merah Remaja di
wilayah domisili yang bersangkutan (ART Bab VI, Pasal 15)
f. PMR adalah wadah pembinaan anggota remaja PMI
g. PMR berada di sekolah atau luar sekolah, dan disebut kelompok PMR. Tiap
kelompok PMR terdiri dari minimal 10 orang.
h. Tingkatan dalam PMR: Mula, Madya, Wira
i. Kelompok PMR terdiri dari:
1) Kelompok PMR berbasis sekolah, disebut kelompok PMR sekolah

365
Pedoman & Program – Program Sekolah

2) Kelompok PMR berbasis masyarakat, disebut kelompok PMR luar sekolah


j. Penjenjangan anggota PMR terdiri dari:
1) Anggota Remaja PMI berusia 10 – 12 tahun/setingkat SD/MI/sederajat
dapat bergabung sebagai anggota PMR Mula
2) Anggota Remaja PMI berusia 12 – 15 tahun/setingkat SMP/MTS/sederajat
dapat bergabung sebagai anggota PMR Madya
3) Anggota Remaja PMI berusia 15 – 17 tahun/setingkat
SMU/SMK/MA/sederajat dapat bergabung sebagai anggota PMR Wira

3. Penanggung jawab PMR


a. Penanggung jawab Kelompok PMR Sekolah adalah Kepala
Sekolah, yang mengatur, memonitor, dan mengevaluasi tugas Pembina PMR,
dan Pelatih PMI di kelompok PMR tersebut
b. Penanggung jawab kelompok PMR Luar Sekolah adalah
seseorang yang ditunjuk oleh PMI Cabang/Ranting, yang mengatur,
memonitor, dan mengevaluasi tugas Pembina PMR, dan Pelatih PMI di
kelompok PMR tersebut
c. Penanggung Jawab PMR, secara fungsional adalah anggota
Tenaga Sukarela (TSR) PMI Cabang

4. Pembina PMR
a. Wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, atau guru yang ditunjuk oleh
sekolah untuk melakukan pembinaan kelompok dan anggota PMR di sekolah
ybs
b. Seseorang yang ditunjuk oleh PMI Cabang/Ranting untuk melakukan
pembinaan kelompok dan anggota PMR luar sekolah
c. Pembina PMR secara fungsional adalah anggota Tenaga Sukarela (TSR)
PMI Cabang

5. Pelatih PMI
Pelatih adalah individu (Pengurus/staff/relawan) yang memenuhi kualifikasi
pelatih sesuai dengan Pedoman Pelatih PMI. Lihat pedoman pelatih dan
pelatihan

6. Instansi terkait
Pihak-pihak baik pemerintah, swasta, ataupun organisasi non pemerintah yang
secara aktif mendukung pembinaan dan pengembangan PMR, a.l. departemen
pendidikan, departemen agama, departemen kesehatan, departemen sosial,
komite sekolah, UNICEF, UNFPA

7. Pembinaan PMR

366
Pedoman & Program – Program Sekolah

a. Upaya yang dilakukan untuk mengembangkan PMR, mencakup:


perekrutan, pelatihan, pengembangan individu, pengembangan organisasi, Tri
Bhakti PMR, pelaporan, monitoring, dan evaluasi
b. Pembinaan PMR diarahkan pada pengembangan karakter
kepalangmerahan
c. Pengembangan karakter kepalangmerahan yaitu mengarahkan anggota
PMR agar mengetahui, memahami, dan berperilaku sesuai prinsip dasar
gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah
d. Pembinaan berbasis pengembangan karakter dilaksanakan dengan
pendekatan Ketrampilan Hidup, yaitu proses pembinaan interaktif yang
bertujuan memaksimalkan pengetahuan, ketrampilan, dan sikap (PKS)
anggota PMR sehingga terjadi perubahan positif. Kemudian anggota PMR
juga dapat berperan sebagai ”peer educator” atau pelatih sebaya, yaitu yang
dapat berbagi PKS kepada teman sebaya sehingga mendorong terjadinya
perubahan perilaku positif pada remaja. Dengan demikian anggota PMR tidak
hanya sebagai obyek, tetapi juga subyek yang terlibat aktif dalam siklus
pembinaan PMR.

8. Orientasi
a. Orientasi kepalangmerahan adalah proses pengenalan Gerakan
Palang Merah/Bulan Sabit Merah dan PMI
b. Orientasi kepalangmerahan diperuntukkan bagi setiap anggota
PMI, termasuk anggota PMR dan Pembina PMR

367
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB II
KEANGGOTAAN PMR

A. PENGERTIAN

Anggota PMR adalah anggota remaja berusia 10 – 17 tahun dan atau belum
menikah, yang mendaftarkan diri dan terdaftar dalam kelompok PMR

B. SYARAT MENJADI ANGGOTA PMR


1. Warga Negara Indonesia atau Warga Negara Asing yang sedang
berdomisili di wilayah Indonesia
2. Berusia 10 tahun sampai dengan 17 tahun dan atau belum menikah atau
seusia siswa SD/MI s/d SMU/MA atau yang sederajat
3. Mendapatkan persetujuan orang tua/wali
4. Bersedia mengikuti orientasi, pelatihan, dan pelaksanaan kegiatan
kepalangmerahan
5. Mengisi formulir pendaftaran dan mengembalikannya kepada Pembina
PMR dikelompok PMR masing-masing, untuk selanjutnya disampaikan kepada
Pengurus Cabang Palang Merah Indonesia setempat.

C. PENGESAHAN ANGGOTA
Lihat Pelantikan Anggota PMR, Hal.

D. ANGGOTA PMR
1. PMR Mula : 10 – 12 tahun/setingkat SD/MI/sederajat
2. PMR Madya : 12 – 15 tahun/setingkat SMP/MTS/sederajat
3. PMR Wira : 15 – 17 tahun/setingkat SMA/SMK/MA/sederajat

E. HAK DAN KEWAJIBAN


1. Hak dan Kewajiban Anggota PMR
a. Hak Anggota PMR
1) Mendapatkan pembinaan dan pengembangan oleh PMI
2) Menyampaikan pendapat dalam forum/pertemuan resmi PMI
3) Berpartisipasi aktif dalam kegiatan PMR
4) Mendapatkan Kartu Tanda Anggota (KTA)

b. Kewajiban Anggota PMR


1. Menjalankan dan membantu menyebarluaskan prinsip-
prinsip dasar gerakan Palang Merah dan kegiatan PMI
2. Mematuhi AD/ART

368
Pedoman & Program – Program Sekolah

3. Melaksanakan Tri Bhakti PMR


4. Menjaga nama baik PMI
5. Membayar uang iuran keaggotaan

2. Hak dan Kewajiban Pembina PMR


a. Hak Pembina PMR
1. Mendapatkan pembinaan dan pengembangan kapasitas oleh
PMI Cabang
2. Mengikuti musyawarah cabang dalam mengambil keputusan,
dengan mekanisme: mengirimkan 1 orang Pembina PMR yang diputuskan
melalui rapat forum komunikasi Pembina PMR
3. Mendapatkan pengakuan dan penghargaan atas partisipasi
dan prestasi
4. Mendapatkan atribut sesuai dengan ketentuan PMI

b. Kewajiban Pembina PMR


1. Mematuhi AD/ART PMI
2. Mematuhi ketentuan dalam TSR PMI
3. Mengikuti orientasi kepalangmerahan dan pelatihan, minimal
ditingkat PMI Cabang
4. Menjaga nama baik PMI
5. Melaksanakan sosialisasi kepalangmerahan
6. Berperan aktif dalam pembinaan dan pengembangan PMR

F. PERPINDAHAN ANGGOTA PMR


Berhubung karena sesuatu hal, seorang anggota PMR pindah ketempat lain. Bagi
mereka yang pindah maka diharapkan:
1. Membawa surat rekomendasi dari Pengurus PMI Cabang tempat semula
mereka bergabung
2. Melaporkan/mendaftarkan kembali melalui kelompok PMR ditempat
tinggalnya yang baru

G. BERAKHIRNYA KEANGGOTAAN
1. Keanggotaan PMR dinyatakan berakhir jika yang bersangkutan:
a. Berakhir masa keanggotaan
b. Mohon berhenti
c. Diberhentikan
d. Meninggal dunia
2. Anggota PMR dapat diberhentikan oleh Pengurus PMI Cabang, apabila
yang bersangkutan mencemarkan nama baik PMI dan atau dijatuhi hukuman
pidana yang telah berkekuatan hukum tetap.

369
Pedoman & Program – Program Sekolah

3. Mekanisme penghentian anggota PMR ditetapkan oleh kelompok PMR


yang bersangkutan, yang dikoordinasikan dengan PMI Cabang

BAB III
ORGANISASI PMR

A. SEKOLAH
1. Tim Pembina Pengembangan Kepalangmerahan
a. Sesuai perjanjian kerja sama PMI – Depdikbud RI tanggal 24 Mei
1995 No. 0118/U/1995 dan No. 0090/KEP/PP/95, dibentuk Tim Pembina
Pengembangan Kepalangmerahan di kalangan siswa, warga belajar, dan
mahasiswa, disingkat TP PMI
b. PMI dibentuk di tingkat Pusat, Propinsi, Kota/Kabupaten
c. TP PMI disetiap tingkatan terdiri dari unsur PMI, Departemen
Pendidikan Nasional, Departemen Kesehatan, dan Departemen Agama
d. TP PMI Pusat bertugas:
1) Menyiapkan program pembinaan dan pengembangan
kepalangmerahan ditingkat siswa, warga belajar, dan mahasiswa secara
nasional
2) Menyiapkan dan melaksanakan kegiatan pembinaan kepada
TP PMI Propinsi
3) Menerima laporan dari TP PMI Propinsi
e. TP PMI Propinsi bertugas:
1) Menyiapkan program pembinaan dan pengembangan
kepalangmerahan di kalangan siswa, warga belajar, dan mahasiswa di
tingkat propinsi, secara terinci dan mengacu pada program nasional
2) Menyiapkan dan melaksanakan pembinaan TP PMI
Kota/Kabupaten
3) Menerima laporan dari hasil TP PMI Kota/Kabupaten
f. TP PMI Kota/Kabupaten bertugas:
1) Menyiapkan program pembinaan dan pengembangan
kepalangmerahan di kalangan siswa, warga belajar, dan mahasiswa di
tingkat Kota/Kabupaten, secara rinci dan mengacu pada program
Nasional dan Propinsi
2) Menyampaikan laporan dan hasil kerja kepada TP PMI
Propinsi, dengan tembusan kepada PMI Pusat
2. Organisasi PMR di sekolah
a. Pembinaan PMR dilaksanakan oleh TP PMI
b. Di lingkungan PMI Pusat/Daerah/Cabang, pembinaan PMR
dilaksanakan oleh Bidang SDM/PMR/Diklat

370
Pedoman & Program – Program Sekolah

c. PMR di sekolah disebut kelompok PMR, yang beranggotakan


minimal 10 orang
d. Kegiatan PMR di sekolah merupakan bagian dari kegiatan ekstra
kurikuler, dibawah pembinaan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan
e. Struktur organisasi PMR disekolah
Kelompok PMR disekolah secara struktural mempunyai struktur sendiri
sebagai kelompok PMR, dan dalam kegiatannya secara fungsional
termasuk seksi Kesegaran Jasmani dan Daya Kreasi OSIS

f. Susunan Pengurus PMR di sekolah:


1) Pelindung adalah TP PMI Kota/Kabupaten
2) Penanggung jawab adalah Kepala Sekolah
3) Pembina PMR
4) Pelatih PMI
5) Pengurus harian PMR terdiri dari siswa-siswi yang telah
menjadi anggota PMR dengan masa bakti minimal 1 tahun, terdiri dari:
a) Seorang ketua
b) Seorang wakil ketua
c) Seorang sekretaris
d) Seorang bendahara
e) Unit-unit:
(1) Bakti Masyarakat
(2) Ketrampilan, kebersihan, dan kesehatan
(3) Persahabatan
(4) Umum

B. LUAR SEKOLAH
1. Nama kelompok PMR disesuaikan dengan nama desa/kecamatan/instansi
tempat kelompok PMR tersebut dibentuk, atau sebutan lain yang dapat
meningkatkan pembinaan PMR
2. Anggotanya terdiri dari anggota remaja PMI yang berbasis masyarakat
3. Penanggung jawab adalah Kepala Desa/Kecamatan/Instansi/organisasi
4. Struktur organisasi PMR luar sekolah, terlampir

C. PERAN MASING-MASING PIHAK


1. PMI Pusat yang membidangi pembinaan dan pengembangan PMR

a. Mengeluarkan kebijakan tentang pembinaan PMR (perekrutan, pelatihan,


pengembangan individu, pengembangan organisasi, Tri Bhakti PMR,
pelaporan, monitoring, dan evaluasi)
b. Mengeluarkan buku panduan pembinaan, kurikulum standard pelatihan
anggota dan Pembina PMR, dan modul

371
Pedoman & Program – Program Sekolah

c. Memfasilitasi PMI Daerah melaksanakan kebijakan, buku panduan,


kurikulum, dan modul
d. Memfasilitasi/menyelenggarakan pelatihan, pengembangan kegiatan, dan
pengembangan kapasitas individu untuk tingkat nasional maupun
internasional
e. Menyelenggarakan kegiatan nasional, misal Jumbara Nasional
f. Melakukan monitoring dan evaluasi pada setiap tahap pembinaan PMR
g. Berkoordinasi dengan pihak terkait ditingkat Pusat (TP PMI, Diknas,
Depkes, Depag, organisasi non pemerintah) untuk pengembangan
pembinaan PMR
h. Menyediakan informasi terkait dengan pengembangan pembinaan PMR,
dan meneruskan informasi tersebut kepada PMI Daerah
2. PMI Daerah yang membidangi pembinaan dan pengembangan PMR
a. Menerapkan kebijakan tentang pembinaan PMR
b. Memfasilitasi PMI Cabang dalam melaksanakan kebijakan, buku panduan,
kurikulum, dan modul
c. Memfasilitasi/menyelenggarakan pelatihan, pengembangan kegiatan, dan
pengembangan kapasitas untuk tingkat daerah
d. Menyelenggarakan kegiatan tingkat PMI Daerah, misal: Jumbara Daerah
e. Melakukan monitoring dan evaluasi pada setiap tahap pembinaan PMR
f. Berkoordinasi dengan pihak terkait ditingkat Propinsi (TP PMI, Diknas,
Depkes, Depag, organisasi non pemerintah) untuk pengembangan
pembinaan PMR
g. Menyediakan informasi terkait dengan pengembangan pembinaan PMR,
dan meneruskan informasi tersebut kepada PMI Cabang
h. Memfasilitasi PMI Cabang dalam menerapkan informasi-informasi tentang
pembinaan PMR

3. PMI Cabang yang membidangi pembinaan dan pengembangan PMR


a. Menerapkan kebijakan tentang pembinaan PMR
b. Memfasilitasi kelompok PMR melaksanakan kebijakan, buku panduan,
kurikulum, dan modul
c. Memfasilitasi pelatihan, pengembangan kegiatan, dan pengembangan
kapasitas untuk tingkat cabang dan kelompok PMR
d. Menyelenggarakan kegiatan tingkat PMI Cabang, misal: orientasi Pembina
PMR, pelatihan gabungan anggota PMR, Jumbara Cabang
e. Menugaskan pelatih PMI untuk melatih kelompok PMR
f. Melibatkan Pembina PMR dalam proses pengambilan keputusan,
khususnya terkait pembinaan PMR, baik dalam forum rapat, musyawarah
kerja tahunan, maupun musyawarah tahunan
g. Melakukan monitoring dan evaluasi pada setiap tahap pembinaan PMR
h. Berkoordinasi dengan pihak terkait ditingkat Kota/Kabupaten (TP PMI,
Diknas, Depkes, Depag, organisasi non pemerintah) untuk pengembangan
pembinaan PMR

372
Pedoman & Program – Program Sekolah

i. Menyediakan informasi terkait dengan pengembangan pembinaan PMR dan


meneruskan informasi tersebut kepada kelompok PMR
j. Memfasilitasi Kelompok PMR dalam menerapkan informasi-informasi
tentang pembinaan PMR

373
Pedoman & Program – Program Sekolah

4. Penanggung jawab PMR


a. Bertanggung jawab terhadap pembinaan dan pengembangan PMR
b. Memfasilitasi pelaksanaan kegiatan dikelompok PMR
c. Bersama dengan PMI Cabang mengatur, memonitor, dan mengevaluasi
tugas Pembina PMR, dan Pelatih PMI di kelompok PMR tersebut
d. Melakukan monitoring dan evaluasi pada setiap tahap pembinaan PMR
e. Berkoordinasi dengan pihak terkait ditingkat Kota/Kabupaten /Kecamatan

5. Pembina PMR
a. Melaksanakan pembinaan PMR dikelompok PMR masing-masing
b. Mengembangkan kegiatan kepalangmerahan, a.l. melakukan sosialisasi
dan advokasi ke sekolah/lembaga, memfasilitasi pembentukan kelompok
PMR baru, meningkatkan jaringan komunikasi dan koordinasi antar
Pembina PMR maupun sekolah/lembaga
c. Membantu PMI Cabang memfasilitasi pembentukan kelompok PMR baru
d. Memfasilitasi komunikasi dan koordinasi antara kelompok PMR dan PMI
Cabang
e. Memberikan masukan kepada PMI dan Pelatih PMI terkait pelaksanaan
standarisasi pelatihan PMR, kualitas pelatih, perkembangan metode dan
media pelatihan
f. Melakukan monitoring dan evaluasi pada setiap tahap pembinaan PMR

6. Instansi terkait
a. Mendukung upaya pembinaan PMR, sesuai 7 Prinsip Palang Merah dan
Bulan Sabit Merah Internasional
b. Memfasilitasi penyediaan kebutuhan kegiatan operasional PMR

D. SUMBER DANA
PMI Daerah, PMI Cabang, Sekolah/lembaga Kelompok PMR, dan instansi lain
yang tidak mengikat Sumber dana pembinaan dan pengembangan PMR dapat
berasal dari PMI Pusat,

374
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB IV
PEMBINAAN PMR

A. PEREKRUTAN

4. TRI BAKTI PMR 1. Perekrutan


dan Struktur

Monito
ring
Dan

3. Pengembangan
Evalua
Kapasitas si 2. Pelatihan

1. Tujuan
Meningkatkan kuantitas kelompok dan anggota PMR secara berkesinambungan
2. Sasaran Perekrutan
PMR Mula : 10 – 12 tahun/setingkat SD/MI/sederajat
PMR Madya : 12 – 15 tahun/setingkat SMP/MTS/sederajat
PMR Wira : 15 – 17 tahun/setingkat SMA/SMK/MA/sederajat
3. Pelaksana Perekrutan
Kegiatan perekrutan di laksanakan oleh kelompok PMR (sekolah maupun luar
sekolah) dan PMI Cabang, yang selanjutnya dilaporkan kepada Dinas
Pendidikan/Departemen Agama Kota/Kabupaten dan PMI Cabang
4. Pembentukan Kelompok dan Perekrutan Anggota PMR

375
Pedoman & Program – Program Sekolah

376
Pedoman & Program – Program Sekolah

Pembentukan Kelompok dan Perekrutan


Anggota PMR
Sosialisasi - Publikasi
dan advokasi

Pengajuan Permohonan
Proses Administrasi
Pembentukan

Pemenuhan Orientasi
Persyaratan dan Kepalangmerahan
perangkat Pembentukan Perangkat Organisasi

Peresmian
Kegiatan dan Pelatihan Rutin Pembentukan
Kelompok PMR
Sosialisasi – Publikasi Kegiatan
PMR

Pendaftaran Anggota
PMR Proses Administrasi
(Proses Perekrutan)

Pengajuan Permohonan
Orientasi
Pelaksanaan Orientasi
Calon Anggota PMR
Anggota Baru

Pemenuhan Penetapan Nomor


Persyaratan Keanggotaan Anggota dan
Pelantikan
Pendataan

Sekolah Kegiatan & Pelatihan


Rutin
Cabang
Cabang + Sekolah

Cabang + Sekolah + Kelompok PMR

377
Pedoman & Program – Program Sekolah

a. Pembentukan Kelompok PMR


1) PMI Cabang melakukan sosialisasi dan publikasi kepada Dinas
Pendidikan, Departemen Agama, Sekolah/kelompok luar sekolah untuk
membentuk kelompok PMR.
2) Pihak sekolah mengajukan surat permohonan pembentukan kelompok
PMR disekolah
3) Penanggung jawab kelompok mengajukan surat permohonan
pembentukan kelompok PMR diluar sekolah
4) PMI Cabang mengesahkan kelompok PMR setelah seluruh persyaratan
pembentukan PMR terpenuhi:
a) mempunyai jumlah calon anggota minimal 10 orang
b) mengisi formulir pendaftaran pembentukan kelompok PMR
5) PMI Cabang memberikan nomor induk kelompok PMR berdasarkan nomor
kode daerah dan cabang, yang ditetapkan oleh PMI Pusat:
Nomor kode daerah, nomor kode cabang, jenjang Mula/Madya/Wira, dan
nomor urut pendaftaran
6) PMI Cabang, Dinas Pendidikan, dan Departemen Agama secara aktif
melakukan pembinaan dan pengembangan PMR disekolah maupun luar
sekolah
b. Sosialisasi dan Publikasi kegiatan PMR
1) Tujuan kegiatan Sosialisasi dan Publikasi

1) Memperkenalkan
kegiatan PMR sebagai wadah pembinaan kepalangmerahan bagi
generasi muda
2) Menyosialisasikan peranan PMR dalam mendukung kegiatan
kepalangmerahan
3) Menarik minat generasi muda untuk bergabung dalam kegiatan PMR
4) Memotifasi anggota PMR untuk tetap bergabung dalam kegiatan
kepalangmerahan
2) Waktu Pelaksanaan Kegiatan Sosialisasi dan Publikasi
Kegiatan Sosialisasi dan Publikasi dilaksanakan minimal 1 tahun sekali
sebelum dilaksanakan perekrutan.
3) Media dan Metode Sosialisasi dan Publikasi
Media:
a) Majalah Dinding
b) Foto/Dokumentasi kegiatan PMR
c) Leaflet
d) Poster
e) Buletin
f) Merchandise

378
Pedoman & Program – Program Sekolah

379
Pedoman & Program – Program Sekolah

Metode:
a) Presentasi, audiensi
b) Demonstrasi/Peragaan kegiatan PMR
c) Pemasangan Promosi Majalah dinding
d) Pameran foto kegiatan PMR
e) Pembagian Merchandise
f) Penyebaran leaflet
g) Pemasangan poster

4) Sasaran:
a) Siswa
b) Orang Tua murid
c) Sekolah/luar sekolah (panti asuhan, Kejar paket) dan management
d) Masyarakat
e) Instansi terkait
i. Dinas Pendidikan
ii. Department Agama dan Dinas Pendidikan Agama
iii. Dinas Kesehatan
iv. Pemerintah Daerah (desa,kecamatan, Kabupaten, Propinsi)
v. Swasta dan organisasi non pemerintahan

5) Strategi:
a) Media presentasi dan
dialog melalui forum pertemuan siswa baru atau orang tua siswa
b) Memanfaatkan masa
penirimaan siswabaru sebagai tempat memperkenalkan dan
mempromosikan kegiatan PMR dan kepalangmerahan

5. Pendaftaran Anggota PMR


a. PMI Cabang bekerjasama dengan Pihak sekolah atau pimpinan luar sekolah
dan anggota PMR melakukan penyebaran formulir pendaftaran kepada
remaja, tanpa membedakan ras, jenis kelamin, agama
b. Calon Anggota PMR melakukan pengisian dan pengumpulan kembali formulir
pendaftaran dan syarat-syarat pendaftaran lainnya
c. Syarat pendaftaran calon anggota baru PMR
1) Memenuhi syarat keaggotaan
2) Mengisi formulir pendaftaran calon anggota PMR
3) Mengumpukan Foto 3 x 4 dan 2 x 3 masing-masing 2 lembar, untuk
formulir pendaftaran, Buku Induk Kelompok PMR, Buku system data
based PMI Cabang, Piagam Orientasi, dan KTA
4) Bersedia dan mengikuti orientasi
d. Calon anggota PMR mengikuti orientasi kepalangmerahan

380
Pedoman & Program – Program Sekolah

6. Orientasi kepalangmerahan
a. Metode
Metode orientasi ditetapkan dalam Kurikulum Standard Pelatihan untuk
anggota dan pembina PMR
b. Pelaksana
Pelaksana orientasi adalah PMI Cabang dengan menugaskan Pelatih Bidang
Kepalangmerahan sebagai fasilator
c. Waktu Pelaksanaan
1) Kelompok PMR mendaftarkan calon anggotanya kepada PMI Cabang
2) PMI Cabang melaksanakan orientasi sesuai dengan permintaan kelompok
PMR
d. Kurikulum, media, dan metode
Sesuai dengan Standard Pelatihan untuk anggota dan Pembina PMR

7. Pelantikan Anggota dan Penetapan Nomor anggota


a. Syarat Pelantikan
Seorang calon anggota PMR dinyatakan berhak untuk mengikuti pelantikan
dan dinyatakan secara resmi sebagai angota PMR setelah mengikuti orientasi
sesuai dengan kurikulum standard Pelatihan untuk anggota dan Pembina
PMR.
b. Pelaksana Pelantikan
Pelantikan anggota baru PMR dilaksanakan oleh PMI Cabang bekerjasama
dengan pihak Sekolah/Luar sekolah
c. Penetapan Nomor Anggota
1) Nomor anggota diberikan oleh PMI Cabang
2) Penomoran anggota: Nomor kode daerah, nomor kode cabang, jenjang
Mula/Madya/Wira, dan nomor urut pendaftaran anggota PMR

8. Pendataan

a. PMI Cabang melakukan pendataan anggota baru dalam sebuah system data
base PMR
b. System data base anggota PMR sama dengan penomoran anggota

381
Pedoman & Program – Program Sekolah

B. PELATIHAN

4. TRI BAKTI PMR 1. Perekrutan


dan Struktur

Monito
ring
Dan

Evalua
3. Pengembangan si 2. Pelatihan
Kapasitas

1. Tujuan
Meningkatkan pengetahuan, ketrampilan, dan sikap anggota PMR sehingga
dapat melaksanakan kegiatan sesuai Tri Bakti PMR
2. Sasaran
a. Anggota PMR
b. Pembina PMR
c. Pelatih PMI
3. Jenis Pelatihan
a. Untuk Anggota PMR
1) Orientasi
Kepalangmerahan
Orientasi untuk calon anggota PMR
Orientasi ini dilaksanakan oleh Cabang dan diikuti oleh calon anggota
sebagai syarat wajib seorang calon anggota PMR sebelum dilantik secara
resmi sebagai seorang anggota PMR
Materi Orientasi dititikberatkan pada materi kepalangmerahan dan
pengenalan kegiatan-kegiatan PMR.
2) Pelatihan Rutin
a) Pelatihan yang dilaksanakan secara rutin oleh kelompok PMR, minimal
1 x dalam 1 minggu, sesuai dengan program
b) Diikuti oleh anggota PMR setelah dilantik menjadi anggota PMR
c) Dilaksanakan dengan mengacu pada kurikulum yang ditetapkan PMI
Pusat, dengan materi:

382
Pedoman & Program – Program Sekolah

NO MATERI MULA MADYA WIRA


1. Kepalangmerahan 9 14 15
Pertolongan 10 15 22
2.
Pertama
Perawatan 12 16 18
3.
Keluarga
4. Kesehatan remaja 8 8 8
Kesiapsiagaan 7 10 15
5.
bencana
Kepemimpinan 12 19 35
6.
kepalangmerahan
7. UKTD: Doras 0 0 4

TOTAL 58 82 117

d) Metode dan media pelatihan sesuai dengan Standard Pelatihan PMI


e) Pelatih adalah Pelatih PMI yang ditugaskan oleh PMI Cabang, sesuai
dengan kompetensinya

b. Untuk Pembina PMR


1) Orientasi Pembina PMR berdasarkan kurikulum yang ditetapkan
PMI Pusat
2) Calon Pembina PMR wajib mengikuti orientasi sebelum menjadi
Pembina PMR
3) Orientasi Pembina PMR dilaksanakan oleh PMI Cabang
c. Untuk Pelatih PMI
1) Pelatihan untuk Pelatih PMI terdiri dari Pelatihan Teknis Kepalangmerahan
dan Pelatihan Pelatih sesuai standard yang ditetapkan PMI Pusat
2) Pelatih yang telah mengikuti pelatihan dan dinyatakan lulus berhak
menjadi pelatih

383
Pedoman & Program – Program Sekolah

C. PENGEMBANGAN KAPASITAS

4. TRI BAKTI PMR 1. Perekrutan


dan Struktur

Monito
ring
Dan

Evalua
3. Pengembangan si 2. Pelatihan
Kapasitas

1. Pengembangan Kapasitas Pribadi


a. Tujuan:
Meningkatkan kualitas anggota PMR, Pembina PMR, Pelatih PMI, pegawai
dan pengurus PMI yang membidangi PMR

b. Sasaran:
a. Anggota PMR
b. Pembina PMR
c. Pelatih PMI
d. Pegawai PMI yang membidangi PMR
e. Pengurus PMI yang membidangi PMR

c. Cara mengembangkan kapasitas:


1) Anggota PMR
a) Pelatihan untuk anggota PMR
b) Mengikutsertakan dalam kegiatan kepalangmerahan sesuai Tri Bhakti
PMR, baik ditingkat Kelompok PMR, PMI Cabang, Daerah, Pusat, atau
Internasional (misal: pertukaran PMR, lomba, Jumbara tingkat Cabang,
Daerah, atau Pusat). Jumbara disetiap tingkatan dilaksanakan minimal
1 x setiap periode kepengurusan. Untuk Tri Bhakti PMR, lihat bagian E.
Tri Bhakti PMR
c) Mendapatkan akses menerapkan hasil pelatihan
d) Mendapatkan penghargaan dari sekolah, PMI, atau lembaga lainnya

384
Pedoman & Program – Program Sekolah

2) Pembina PMR
1) Orientasi pembinaan PMR
2) Mengikutsertakan dalam kegiatan kepalangmerahan ditingkat PMI
Cabang, Daerah, Pusat, atau Internasional (misal: pelatihan,
lokakarya)
3) Diberi kesempatan mengikuti pelatihan teknis PMI dan Pelatihan
Pelatih (untuk menjadi Pelatih PMI)
4) Mendapatkan akses menerapkan hasil pelatihan dan lokakarya
5) Mendapatkan penghargaan dari sekolah, PMI, atau lembaga lainnya
3) Pelatih PMI
1) Pelatihan teknis PMI, Pelatihan Pelatih, dan Pelatihan penyegaran
2) Pelatihan lain yang mendukung tugas sebagai pelatih (misal: pelatihan
kepemimpinan)
3) Mengikutsertakan dalam kegiatan kepalangmerahan ditingkat PMI
Cabang, Daerah, Pusat, atau Internasional (misal: pelatihan,
lokakarya)
4) Mendapatkan akses menerapkan hasil pelatihan dan lokakarya
5) Mendapatkan penghargaan dari sekolah, PMI, atau lembaga lainnya
4) Pegawai yang membidangi pembinaan dan pengembangan PMR
1) Pelatihan pembinaan PMR
2) Pelatihan lain yang mendukung tugas sebagai pegawai yang
membidangi PMR (Misal: pelatihan monitoring – evaluasi, Proses
Perencanaan Proyek, Kepemimpinan)
3) Diberi kesempatan mengikuti pelatihan teknis PMI dan Pelatihan
Pelatih (untuk menjadi Pelatih PMI)
4) Mengikutsertakan dalam kegiatan kepalangmerahan ditingkat PMI
Cabang, Daerah, Pusat, atau Internasional (misal: pelatihan,
lokakarya)
5) Mendapatkan penghargaan dari PMI atau lembaga lainnya
5) Pengurus yang membidangi pembinaan dan pengembangan PMR
1) Berperan aktif dalam kegiatan kepalangmerahan ditingkat PMI
Cabang, Daerah, Pusat, atau Internasional (misal: lokakarya)
2) Mendapatkan penghargaan dari PMI atau lembaga lainnya

2. Pengembangan Kapasitas Organisasi


a. Tujuan:
Meningkatkan kualitas kegiatan dan organisasi PMR
b. Kegiatan yang dapat dilakukan oleh masing-masing pihak:
1) Sekolah:

385
Pedoman & Program – Program Sekolah

1. Berperan aktif dalam kegiatan PMI tingkat Cabang, Daerah, Pusat,


Internasional
2. Memasukkan kegiatan pembinaan PMR kedalam program tahunan
sekolah/luar sekolah
3. Sosialisasi dan publikasi

386
Pedoman & Program – Program Sekolah

2) PMI Cabang:
1) Advokasi, sosialisasi, kerja sama dengan sekolah dan diknas/depag
tingkat Kota/kabupaten, organisasi non pemerintah
2) Menyelenggarakan kegiatan ditingkat Cabang, antara lain: jumbara,
pelatihan, bakti masyarakat, kunjungan persahabatan, kelompok PMR
berprestasi
3) Memfasilitasi pembentukan forum komunikasi Pembina PMR
4) Melaksanakan monitoring dan evaluasi kegiatan pembinaan dan
pengembangan PMR di sekolah/luar sekolah
3) PMI Daerah:
1) Advokasi, sosialisasi, kerja sama dengan diknas/depag tingkat
propinsi, organisasi non pemerintah
2) Menyelenggarakan kegiatan tingkat PMI Daerah, antara lain: jumbara,
pelatihan, bakti masyarakat, kunjungan persahabatan
3) Melaksanakan monitoring dan evaluasi kegiatan pembinaan dan
pengembangan kegiatan di tingkat Cabang

4) PMI Pusat
1) Advokasi, sosialisasi, kerja sama dengan diknas/depag tingkat Pusat,
organisasi non pemerintah
2) Menyelenggarakan kegiatan tingkat Nasional antara lain: jumbara,
pelatihan, bakti masyarakat, kunjungan persahabatan, kelompok PMR
berprestasi
3) Melaksanakan monitoring dan evaluasi kegiatan pembinaan dan
pengembangan kegiatan di tingkat Daerah

387
Pedoman & Program – Program Sekolah

D. TRI BHAKTI PMR

4. TRI BAKTI PMR 1. Perekrutan


dan Struktur

Monito
ring
Dan

Evalua
3. Pengembangan
si 2. Pelatihan
Kapasitas

1. Tri Bhakti PMR terdiri dari:


a. Berbakti pada masyarakat
b. Mempertinggi ketrampilan serta memelihara kebersihan dan kesehatan
c. Mempererat persahabatan nasional dan internasional

2. Jenis kegiatan dalam Tri Bakti PMR a.l.:


a. PMR Mula

Mempertinggi
Mempererat
ketrampilan dan
Berbakti pada persahabatan
memeliharan
masyarakat nasional dan
kebersihan dan
internasional
kesehatan
1) Dapat 1) Tahu cara 3) Menjalin
menyanyikan lagu gosok gigi, mencuci persahabatan
Mars PMI dan tangan dan kaki dengan anggota
Bakti Remaja 2) Dapat PMR dari sekolah
2) Dapat melakukan lain:
membuat bagan Pertolongan  Saling
struktur organisasi Pertama untuk diri berkunjung untuk
PMR sendiri latihan bersama
3) Tahu 3) Tahu  Saling berkirim
alamat PMI makanan 4 sehat 5 surat atau album

388
Pedoman & Program – Program Sekolah

Cabang sempurna persahabatan


4) Tahu 4) Dapat  Berkirim hasil
susunan pengurus melakukan kerajinan daerah,
PMI Cabang perawatan keluarga informasi pariwisata
5) Tahu pada anggota
kegiatan dan tanda keluarga
pengenal PMR 5) Tahu cara
6) Tahu menyimpan obat-
tempat obatan ringan
puskesmas, rumah 6) Dapat
sakit, bidan, dan melakukan 3 M
dokter (Menutup,
dilingkungannya Menguras,
7) Tahu Mengubur)
cara menghubungi 7) Dapat
tenaga kesehatan melakukan
dilingkungannya kesiapsiagaan
8) Menengo bencana untuk
k teman yang sakit dirinya sendiri
9) Membant 8) Melaksana
u orang tua kan kegiatan
menyelesaikan pelayanan
pekerjaan rumah kesehatan di
10) Tahu sekolah
alamat rumah
sendiri
11) Tahu
cara menjaga
kebersihan
lingkungan
12) Pernah
ikut gotong royong
membersihkan
tempat ibadah,
sekolah, rumah
sakit, puskesmas

389
Pedoman & Program – Program Sekolah

b. PMR Madya

Mempertinggi
Mempererat
ketrampilan dan
Berbakti pada persahabatan
memeliharan
masyarakat nasional dan
kebersihan dan
internasional
kesehatan
1) Dapat 1) Dapat menjaga 1) Menjalin
menyanyikan lagu kebersihan dan persahabatan
Mars PMI dan kesehatan diri dan dengan anggota
Bakti Remaja keluarga, serta PMR dari PMI
2) Dapat kerindangan Cabang, atau
membuat bagan lingkungan organisasi remaja
struktur organisasi 2) Mengenal oabt- lain:
PMR obatan ringan dan  Saling
3) Tahu manfaatnya berkunjung untuk
alamat PMI 3) Dapat melakukan latihan bersama
Cabang dan PMI pertolongan pertama  Saling berkirim
Daerahnya kepada teman surat atau album
4) Tahu sebayanya persahabatan
susunan pengurus 4) Dapat melakukan  Berkirim hasil
PMI Cabang perawatan keluarga kerajinan daerah,
5) Tahu di rumah informasi pariwisata
kegiatan dan tanda 5) Mengikuti
pengenal PMR kegiatan kesehatan
6) Tahu remaja
tempat 6) Dapat melakukan
puskesmas, rumah kesiapsiagaan
sakit, bidan, dan bencana untuk diri
dokter sendiri dan keluarga
dilingkungannya 7) Melaksanakan
7) Tahu kegiatan pelayanan
cara menghubungi kesehatan di
tenaga kesehatan sekolah
dilingkungannya
8) Menengo
k teman yang sakit
9) Membant
u orang tua
menyelesaikan
pekerjaan rumah
10) Tahu
alamat rumah
sendiri
11) Tahu
cara menjaga
kebersihan

390
Pedoman & Program – Program Sekolah

lingkungan
12) Pernah
ikut gotong
royong ,
membersihkan
tempat ibadah,
sekolah, rumah
sakit, puskesmas
dan lingkungan
tempat tinggalnya
13) Melaksan
akan kunjungan
sosial, a.l. ke
rumah sakit, panti
jompo, panti
asuhan
14) Pernah
menyumbang
tenaga/materi
kepada korban
bencana
15) Melaksan
akan kegiatan
bakti masyarakat,
misal sosialisasi
pencegahan
penyakit/bencana
dilingkungan
sekolah dan
keluarga
16) Melaksan
akan lomba
lingkungan
sekolah sehat

c. PMR Wira

Mempertinggi
Mempererat
ketrampilan dan
Berbakti pada persahabatan
memeliharan
masyarakat nasional dan
kebersihan dan
internasional
kesehatan

391
Pedoman & Program – Program Sekolah

1) Dapat 1) Menjadi Pelatih 1) Menjalin


menyanyikan lagu Remaja Sebaya persahabatan
Mars PMI dan 2) Dapat menjaga dengan anggota
Bakti Remaja kebersihan, PMR dari PMI
2) Dapat kesehatan diri dan Daerah, PM/BSM,
membuat bagan keluarga, serta atau organisasi
struktur organisasi kerindangan remaja lain:
PMR lingkungan  Saling
3) Tahu 3) Mengenal oabt- berkunjung untuk
alamat PMI obatan ringan dan latihan bersama
Cabang, PMI manfaatnya  Saling berkirim
Daerah serta 4) Dapat melakukan surat atau album
Markas Pusat PMI pertolongan pertama persahabatan
4) Tahu kepada keluarga,  Berkirim hasil
susunan pengurus dan teman kerajinan daerah,
PMI Cabang dan sebayanya informasi pariwisata
PMI Daerah serta 5) Dapat melakukan
PMI Pusat perawatan keluarga
5) Tahu di rumah
kegiatan dan tanda 6) Mengikuti
pengenal PMR kegiatan kesehatan
6) Tahu remaja
tempat 7) Dapat melakukan
puskesmas, rumah kegiatan
sakit, bidan, dan kesiapsiagaan
dokter bencana untuk diri
dilingkungannya sendiri, keluarga,
7) Tahu dan masyarakat
cara menghubungi 8) Melaksanakan
tenaga kesehatan kegiatan pelayanan
dilingkungannya kesehatan di
8) Menengo sekolah
k teman yang sakit
9) Membant
u orang tua
menyelesaikan
pekerjaan rumah
10) Tahu
alamat rumah
sendiri
11) Tahu
cara menjaga
kebersihan
lingkungan
12) Pernah
ikut gotong
royong ,

392
Pedoman & Program – Program Sekolah

membersihkan
tempat ibadah,
sekolah, rumah
sakit, puskesmas
dan lingkungan
tempat tinggalnya
13) Pernah
menyumbang
tenaga/materi
kepada korban
bencana
14) Melaksan
akan kegiatan
bakti masyarakat,
misal sosialisasi
pencegahan
penyakit/bencana
dilingkungan
sekolah dan
keluarga
15) Melaksan
akan lomba
lingkungan
sekolah sehat
16) Melaksan
akan kunjungan
sosial
17) Membant
u tugas-tugas
UTDC dalam
kegiatan
sosialisasi dan
motivasi donor
darah siswa
18) Menjadi
donor darah siswa
19) Membant
u kegiatan
posyandu
diwilayahnya
20) Melaksan
akan kegiatan
bakti masyarakat,
misal sosialisasi
pencegahan
penyakit/bencana
dilingkungan

393
Pedoman & Program – Program Sekolah

sekolah, keluarga,
dan masyarakat

3. Pelaksana Tri Bhakti PMR:


Anggota PMR, yang difasilitasi oleh Pembina PMR, Pelatih PMI, dan PMI
disemua tingkatan (Cabang, Daerah, Pusat)

4. Pelaksanaan Tri Bhakti PMR:


a. Kegiatan Tri Bhakti PMR dilakukan sesuai program kelompok PMR, yang
terintegrasi dengan bidang Pelayanan Sosial dan Kesehatan, serta
Manajemen Bencana
b. Kegiatan Tri Bhakti PMR dapat diselenggarakan oleh kelompok PMR, PMI
Cabang, PMI Daerah, maupun PMI Pusat.
c. Pelaksanaan Tri Bhakti PMR ditingkat Pusat, harus melibatkan PMI Daerah
dan Cabang
d. Anggota PMR yang telah mengikuti Tri Bhakti PMR, diberikan lencana
Kelompok PMR yang telah melaksanakan program Tri Bhakti PMR, diberikan
tanda penghargaan

BAB V
MONITORING, EVALUASI,
PENDATAAN DAN PELAPORAN

A. MONITORING DAN EVALUASI

394
Pedoman & Program – Program Sekolah

4. TRI BAKTI PMR 1. Perekrutan


dan Struktur

Monito
ring
Dan

Evalua
4. Pengembangan
si 2. Pelatihan
Kapasitas

Monitoring dan evaluasi diharapkan dapat meningkatkan efektifitas pembinaan PMR,


melalui sebuah kerangka hubungan yang jelas antara hal yang telah dilaksanakan,
yang sedang dilaksanakan dan masukan-masukan yang ada serta harapan
kedepan.

Monitoring dan evaluasi dapat membantu mengkaitkan antara apa yang telah
dilakukan dengan apa yang diharapkan di dimasa yang akan datang.
Tanpa dilakukannya monitoring dan evaluasi, kita tidak bisa mengatakan bahwa
pembinaan yang kita laksanakan telah berjalan lancar sebagaimana mestinya, telah
mengalami perkembangan, berhasil, efektif dan efisien atau dapat ditingkatkan di
masa yang akan datang.

Tujuan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pembinaan PMR secara umum adalah
pengukuran dan penilaian kinerja pembinaan, sehingga dapat mencapai hasil yang
diharapkan baik secara kualitas dan kuantitas dengan efektif. Pada dasarnya fokus
dari monitoring dan evaluasi adalah masukan dan proses pelaksanaan sekaligus
kontribusi faktor-faktor terkait terhadap hasil pembinaan secara kualitas dan kuantitas,
kerjasama, proses pengambilan keputusan dan kebijakan, advokasi dan koordinasi.

1. Monitoring
a. Pengertian
1) Monitoring adalah penilaian yang terus menerus terhadap fungsi kegiatan-
kegiatan program di dalam hal jadwal pelaksanaan dan penggunaan
input/masukan oleh kelompok sasaran berkaitan dengan harapan-harapan
yang telah direncanakan.

395
Pedoman & Program – Program Sekolah

2) Monitoring merupakan kegiatan program yang terintegrasi, bagian penting


dari praktek manajemen yang baik dan karena itu merupakan bagian yang
integral dari manajemen sehari-hari (Casely & Kumar 1987)
3) Monitoring dapat didefinisikan sebagai suatu proses mengukur, mencatat,
mengumpulkan, memproses dan mengkomunikasikan informasi untuk
membantu pengambilan keputusan manajemen program/proyek (Calyton
& Petry 1983)
4) Monitoring adalah mekanisme yang sudah menyatu untuk memeriksa
bahwa semua “berjalan untuk direncanakan” dan memberi kesempatan
agar penyesuaian dapat dilakukan secara metodologis (Oxfam 1995)
5) Monitoring adalah penilaian yang sistematis dan terus menerus terhadap
kemajuan suatu pekerjaan (SCF 1995)
b. Monitoring yang baik
1) Monitoring yang baik dilakukan secara berkelanjutan, melibatkan instansi
terkait, dan fokus pada perkembangan pencapaian tujuan.
2) Monitoring pada pembinaan PMR sebaiknya bukan hanya sekedar melihat
bagaimana pelaksanaan pembinaan, namun juga perkembangan
pembinaan, program pembinaan dan kerjasama. Dalam hal ini monitoring
memiliki fungsi yang sangat penting dalam pengambilan keputusan dan
kebijakan, pembelajaran dan sebagai bahan evaluasi
3) Monitoring yang baik juga tergantung pada kualitas perencanaan
pembinaan.
4) Monitoring yang baik menuntut kunjungan secara berkala didukung
dengan analisis perkembangan dan laporan
c. Waktu Monitoring
Monitoring dapat dilakukan kapan saja baik secara formal maupun informal
yang dilakukan secara berkala dan berkesinambungan. Monitoring
merupakan kegiatan yang terintegrasi dalam keseluruhan tahapan
manajemen pembinaan. Minimal monitoring dilakukan pada saat proses
penyusunan rencana, pelaksanaan pembinaan dan proses penyusunan
laporan.
d. Pelaksana
Pelaksana monitoring adalah
1) Penanggung jawab PMR, Pembina PMR, pelatih PMI
2) Staf PMI yang membidangi pada semua tingkatan (Cabang, Daerah dan
Pusat)
3) Pengurus PMI pada semua tingkatan (Cabang, Daerah dan Pusat)
4) Instansi/pihak terkait lainnya
Monitoring pembinaan PMR dapat dilakukan secara individu maupun
berkelompok. Dalam hal ini tiap individu memiliki kewajiban untuk
memastikan tiap komponen-komponen diatas menjalankan monitoring
pembinaan PMR.

396
Pedoman & Program – Program Sekolah

e. Bagaimana melakukan Monitoring


1) Pastikan bahwa pelaksana monitoring pembinaan PMR telah membaca,
mengerti dan memahami rencana strategi dan rencana kerja tahunan dan
atau 5 tahunan pembinaan PMR baik tingkat pusat, daerah maupun
cabang.
2) Pastikan bahwa pelaksana monitoring pembinaan PMR telah membaca,
mengerti dan memahami panduan pembinaan PMR
3) Susunlah kerangka acuan pelaksanaan monitoring, tetapkan hasil yang
diharapkan, rumuskan system dan metode monitoring yang sesuai beserta
perlengkapannya, pelaksana dan jadwal pelaksanaan dan strategi
monitoring berkala.
4) Lakukan kunjungan berkala sebagaimana direncanakan
5) Lakukan pencatatan terhadap perkembangan, kendala dan pencapaian
target bandingkan dengan rencana pembinaan PMR dan kerangka waktu
yang telah ditentukan
6) Jika ditemukan kendala dan atau penyimpangan lakukan penggalian dan
pencarian data sebagai penunjang, lakukan tindakan pemecahan masalah
dan kendala, pastikan pembinaan kembali ke jalur pembinaan
sebagaimana telah ditentukan
7) Penyusunan laporan monitoring
8) Informasikan kepada pihak manajemen dan pengambil kebijakan untuk
tindak lanjut.
f. Alat dan Metode Monitoring
1) Alat Monitoring
a) Kerangka Acuan / Rencana kerja
b) Laporan perkembangan kegiatan (laporan situasi)
c) Laporan kegiatan, semester, tahunan dan atau 5 tahunan
d) Dokumetasi kegiatan
e) Data based keanggotaan
2) Metode Monitoring
a) Penyampaian laporan - dokumentasi dan koordinasi rutin
b) Kunjungan lapangan berkala
c) Pengamatan kerja sehari-hari melalui Kunjungan mendadak (spot
chek)
d) Assesment eksternal
e) Wawancara
f) Diskusi kelompok
g) Survey pengumpulan data dan perbandingan kondisi sebelum dan
sesuadah intervensi
h) Pengamatan Kinerja

2. Evaluasi

397
Pedoman & Program – Program Sekolah

a. Pengertian
1) Evaluasi adalah penilaian berkala terhadap relevansi, penampilan,
efisiensi dan dampak dari program/proyek didalam konteks tujuan yang
sudah ditetapkan. Evaluasi biasanya menggunakan perbandingan yang
membutuhkan informasi dari luar program/proyek – tentang waktu, daerah
atau populasi (Casely & Kumar 1987)
2) Evaluasi adalah penilaian pada waktu tertentu terhadap dampak dari
sebuah pekerjaan dan sejauh mana tujuan yang sudah ditetapkan telah
dicapai (SCF 1995)
b. Waktu
Evaluasi dapat dilakukan kapan saja baik secara formal maupun informal
yang dilakukan secara berkala dan berkesinambungan. Sebagaimana
monitoring, evaluasi merupakan kegiatan yang terintegrasi dalam keseluruhan
tahapan manajemen pembinaan. dilakukan pada saat proses penyusunan
rencana, pelaksanaan pembinaan dan pasca Pembinaan.
c. Pelaksana
1) Kelompok PMR (Anggota, Pembina dan Sekolah)
2) Pembina PMR
3) PMI Cabang
4) PMI Daerah
5) PMI PUsat
d. Alat dan Methode Evaluasi
e. Bagaimana Melakukan Evaluasi
f. Persiapan Evaluasi
Untuk melaksanakan evaluasi yang terstruktur dan terdokumentasi diperlukan
pengalokasian waktu dan pemikiran untuk persiapan. Hal ini dikarenakan
tujuannya bukan semata-mata untuk evaluasi jalannya pembinaan melainkan
lebih pada prioritas hasil pembinaan.

1) Pastikan bahwa pelaksana evaluasi


pembinaan PMR telah membaca, mengerti dan memahami rencana
strategi dan rencana kerja tahunan dan atau 5 tahunan pembinaan PMR
baik tingkat pusat, daerah maupun cabang.
2) Pastikan bahwa pelaksana evaluasi pembinaan PMR telah membaca,
mengerti dan memahami panduan pembinaan PMR
3) Tentukan sasaran evaluasi. Pada
dasarnya sasaran evaluasi pembinaan PMR adalah sebagai berikut:

a) Pencapaian Tujuan
Apakah Tujuan yang ditetapkan telah tercapai dan jika tidak, apakah
ada perkembangan-perubahan dari kondisi awal, sekaligus dilakukan

398
Pedoman & Program – Program Sekolah

analisa mengapa tidak tercapai dan alternatif solusi pencapaian lebih


baik.
b) Faktor-faktor penunjang dan penghambat
Faktor-faktor penunjang dan penghambat apa saja yang dihadapi
selama pembinaan yang berpengaruh dalam pencapaian tujuan,
sebagai bahan analisa pemecahan hambatan dan penguatan faktor
penunjang.
c) Kontribusi PMI dan pihak terkait dalam pencapaian tujuan
d) Strategi kerjasama dan dukungan dengan pihak terkait

4) Susunlah kerangka acuan pelaksanaan


evaluasi, tetapkan tujuan/hasil yang diharapkan, rumuskan system dan
metode evaluasi yang sesuai beserta perlengkapannya, dan strategi
monitoring
5) Pengorganisasian Dokumen yang
dibutuhkan
6) Pembentukan Pelaksana Evaluasi
5) Pelaksanaan Evaluasi

1) Pelibatan pihak terkait


2) Pengumpulan dan analisa data
Kunjungan untuk melihat hasil pembinaan kualitatif dan kuantitatif
3) Umpan Balik dan pemecahan masalah
4) Penyusunan Laporan Evaluasi
5) Tindak Lanjut

3. Sasaran dan aspek Monitoring – Evaluasi


a. Sasaran Monitoring – Evaluasi
1) Pelaksanaan Pembinaan
2) Dampak/pengaruh/manfaat kegiatan dan pembinaan
3) Perkembangan pencapaian tujuan kegiatan dan Pembinaan PMR
4) Kontribusi faktor-faktor terkait terhadap pencapaian tujuan Pembinaan
PMR
5) Kontribusi PMI dalam usaha pencapaian tujuan kegiatan dan pembinaan
PMR
6) Strategi kerjasama dengan pihak terkait
b. Aspek Monitoring – Evaluasi
1) Rencana Kegiatan awal
2) Apakah tujuan kegiatan dan pembinaan PMR secara kuantitas dan
kualitas yang diharapkan telah tercapai
3) Apakah Indicator keberhasilan yang ditetapkan tercapai
4) Apakah kegiatan dan pembinaan PMR yang dilakukan telah memberi
manfaat

399
Pedoman & Program – Program Sekolah

5) Apakah muncul perubahan terhadap pengembangan karakter


6) Strategi kerjasama dan dukungan dengan pihak terkait
7) Apakah ada hal-hal lain baik berupa hambatan atau kondisi yang
mengakibatkan harus dirubahnya rencana kegiatan dan atau pembinaan
PMR
8) Rencana anggaran, apakah penetapan rencana anggaran sudah tepat
dan pengeluaran sesuai dengan perencanaan
c. Alur monitoring – evaluasi

Kelompok PMI
PMR Cabang

PMI
Daerah

PMI
B. PENDATAAN Pusat

1. Tujuan:
a. mengetahui jumlah anggota PMR
b. mengetahui identitas anggota
PMR
2. Proses  sedang dikembangkan oleh
tim IT PMI Pusat, terintegrasi dengan bidang lain

C. PELAPORAN
1 Tujuan dan manfaat laporan
a. Bentuk Pertanggungjawaban
tertulis secara naratif dan keuangan
b. Informasi atas kualitas
pelaksanaan kegiatan
c. Bahan informasi Monitoring
evaluasi terkait kinerja manajemen, operasional serta proses informasi dan
koordinasi pihak-pihak terkait
d. Bahan perbaikan kualitas
kegiatan dan kinerja
e. Bahan pengambilan keputusan
2 Jenis Laporan
a. Laporan Perkembangan
1) Kwartal (per 3 bulan)

400
Pedoman & Program – Program Sekolah

2) Laporan Semester
3) Laporan Tahunan
b. Laporan kegiatan
3 Bentuk laporan
a. Naratif
b. Finansial
4 Pelaksana
a. PMI Pusat
b. PMI Daerah
c. PMI Cabang
d. Kelompok PMR

5 Isi laporan
a. Pendahuluan
b. Tujuan umum dan khusus
c. Proses pelaksanaan kegiatan/program/proyek (sebelum –
selama), termasuk hambatan yang dihadapi
d. Hasil yang diharapkan
e. Rekomendasi tindak lanjut (setelah kegiatan/program/proyek)
f. Pelaksana
g. Anggaran
6 Waktu
a. Laporan Perkembangan:
1) Laporan Kuartal: pertiga bulan
2) Laporan Semester: per enam bulan
3) Laporan tahunan: pertahun
b. Laporan Kegiatan : dengan tujuan untuk memudahkan proses
tindak lanjut hendaknya laporan kegiatan disampaikan maksimal 1 bulan
setelah tanggal pelaksanaan kegiatan
7 Alur Pelaporan

Kelompok PMI
PMR Cabang

PMI
Daerah

PMI
Pusat

401
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB VI
ATRIBUT PMR

A. SERAGAM
Terdiri dari 2 macam seragam:
1. Seragam Harian
a) Pakaian seragam sekolah, yang diberi kelengkapan atribut
b) Digunakan oleh anggota PMR Kelompok Sekolah
2. Seragam Lapangan
a) Pakaian seragam lapangan berupa kaos berlambang PMI dan
bertuliskan ”Palang Merah Remaja” di bagian punggung
b) Pakaian yang digunakan oleh anggota PMR kelompok Sekolah
dan Luar Sekolah

B. LENCANA
1. Bertujuan memberikan penghargaan dan pengakuan atas peran serta
anggota PMR dalam kegiatan Tri Bakti PMR
2. x diberikan kepada seorang anggota PMR yang telah melaksanakan Tri
Bakti PMR minimal 1 tahun
3. Dipakai pada dada sebelah kiri/diatas saku kiri baju pakaian seragam
PMR
4. Anggota PMR yang berhak menerima lencana diusulkan oleh kelompok
PMR, dan ditetapkan oleh PMI Cabang

C. BADGE
1. Dibuat dari kain dengan disablon atau dibordir. Warna dasar sesuai pada
warna jejang PMR: Mula berwarna hijau, Madya berwarna biru, Wira berwarna
kuning
2. Dipakai sebagai tanda pengenal PMR dilengan kiri pada pakaian seragam
PMR. Dapat juga dikenakan pada jas untuk acara-acara tertentu

D. TANDA LOKASI

402
Pedoman & Program – Program Sekolah

Dipakai sebagai tanda pengenal wilayah kota/kabupaten dan kelompok PMR yang
bersangkutan, dijahit pada lengan kanan atas pakaian seragam PMR

E. TANDA JENJANG
1. Disebut kalung leher (slayer), dibuat dari kain dengan warna dasar sesuai
pada warna jejang PMR: Mula berwarna hijau, Madya berwarna biru, Wira
berwarna kuning
2. Dipakai sebagai tanda pengenal jenjang Mula, Madya, Wira. Dikalungkan
dileher dan diikat dengan ring

403
Pedoman & Program – Program Sekolah

F. TOPI
1. Dibuat dari kain katun berwarna biru untuk seluruh jenjang anggota PMR
2. Dipakai sebagai tanda pengenal PMR dan juga sebagai tutup kepala pada
saat berada diluar ruangan misal: upacara, latihan, dan kegiatan lainnya.

G. TANDA KECAKAPAN
1. Tujuan memberikan penghargaan dan pengakuan atas kemampuan dan
pengabdian anggota PMR dalam melaksanakan kegiatan kepalangmerahan.
2. Bentuk:
a) h diberikan kepada anggota PMR yang telah mengikuti dan lulus
pelatihan Pertolongan Pertama, Perawatan Keluarga, dan Pengetahuan
Dasar Bencana
b) i diberikan kepada anggota PMR yang telah mengikuti dan lulus
pelatihan Kepemimpinan dan Kepalangmerahan
c) j diberikan kepada anggota PMR yang telah mengikuti dan lulus
pelatihan Kesehatan Remaja
d) k diberikan kepada anggota PMR yang telah mengikuti dan lulus
materi Usaha Kesehatan Tranfusi Darah: Donor darah siswa
3. Dipakai pada dada sebelah kiri/diatas saku kiri baju pakaian seragam
PMR
4. Anggota PMR yang berhak menerima lencana diusulkan oleh kelompok
PMR, dan ditetapkan oleh PMI Cabang

H. SERTIFIKAT PENGHARGAAN

Kelompok PMR Sekolah dan Luar Sekolah yang telah melakukan pembinaan dan
pengembangan kegiatan Tri Bakti PMR minimal 1 tahun, diberi sertifikat
penghargaan oleh PMI

404
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB VIII
PENUTUP

Buku ini merupakan pedoman bagi pengurus, pegawai PMI, pelatih PMI, dan
Pembina PMR dalam mengembangkan pembinaan PMR disekolah maupun luar
sekolah.

Titik berat pembentukan PMR di sekolah dan luar sekolah adalah pembentukan
karakter generasi muda dan kaderisasi dilingkungan PMI.

Keberhasilan pembentukan dan pengembangan PMR disekolah dan luar sekolah


mempunyai nilai strategis dalam pengembangan organisasi PMI dimasa yang
akan datang.

Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu memberikan bimbingan dan kekuatan
kepada kita. Amin

405
Pedoman & Program – Program Sekolah

LAMPIRAN

406
Pedoman & Program – Program Sekolah

407
Pedoman & Program – Program Sekolah

408
Pedoman & Program – Program Sekolah

KOP SURAT SEKOLAH/LEMBAGA

Kota, tanggal, bulan, tahun

Nomor :
Perihal : Pembentukan Kelompok PMR

Kepada
Yth Pengurus Palang Merah Indonesia
PMI Cabang ………………….
Jl. …………………………………

Dengan hormat,

Yang bertanda tangan di bawah ini


Nama :
Jabatan :

Dengan ini mengajukan permohonan pendaftaran Kelompok PMR:


Nama sekolah/lembaga :
Alamat :
Penanggung jawab PMR :
Pembina PMR :

Demikian permohonan kami, atas perhatian Ibu/Bapak, kami ucapkan terima


kasih.

Kepala Sekolah/Ketua Lembaga,

---------------------------------------

Tembusan:
1. Kepala Dinas Pendidikan
2. Kepala Kantor Departemen Agama

409
Pedoman & Program – Program Sekolah

FORMULIR PENDAFTARAN
PEMBENTUKAN KELOMPOK PMR

1. NAMA SEKOLAH/LEMBAGA :

2. NOMOR KELOMPOK PMR :

3. ALAMAT SEKOLAH/LEMBAGA :

4. PENANGGUNG JAWAB PMR :

5. PEMBINA PMR :

6. JUMLAH CALON ANGGOTA PMR :

7. JUMLAH SISWA :

Pengurus PMI Cabang Kepala Sekolah/lembaga

--------------------------- ------------------------------

Keterangan:
II : kode regional (Jawa)
02 : kode PMI Daearah (DKI)
03 : Kode PMI Cabang (Jakarta Barat)
Wira : Kode jenjang PMR

410
Pedoman & Program – Program Sekolah

PALANG MERAH REMAJA


KELOMPOK ………………………..

FORMULIR PENDAFTARAN ANGGOTA PMR

A. IDENTITAS CALON ANGGOTA


1. Nama Lengkap :…………………………………………………………
2. Tempat/Tanggal Lahir :…………………………………………………………
3. Jenis Kelamin :………………………………………………………...
4. Agama :…………………………………………………………
5. Alamat Lengkap :…………………………………………………………
……………………………No Telpon……………
Email:..................................................
6. Alamat kelompok PMR :...........................................................
............................. No Telpon..............
7. Tinggi Badan :…………………………………………………………
8. Berat Badan :…………………………………………………………
9. Golongan Darah :…………………………………………………………

B. IDENTITAS ORANG TUA/WALI


I. a. Nama Ayah :…………………………………………………………
b. Pekerjaan :…………………………………………………………
c. Alamat :…………………………………………………………
……………………………No Telpon…………….

II. a. Nama Ibu :…………………………………………………………


b. Pekerjaan :…………………………………………………………
c. Alamat :…………………………………………………………
……………………………No Telpon……………….
C. 1. No Telp / HP yang Dapat Dihubungi:……………………….…………..
2. Status Hubungan dengan yang dihubungi:……………………………

D. ORGANISASI YANG PERNAH DI IKUTI


1. ………………………………………………………
Tahun…………………………………..
2. ………………………………………………………
Tahun…………………………………..
3. ………………………………………………………
Tahun…………………………………..

411
Pedoman & Program – Program Sekolah

E. KETRAMPILAN YANG DIMILIKI


1. ………………………………………………………………………………………………
……
2. ………………………………………………………………………………………………
……
3. ………………………………………………………………………………………………
……
4. ………………………………………………………………………………………………
……

F. PERNYATAAN

1. Dengan ini menjaukan permohonan untuk menjadi anggota PMR pada Kelompok
……………..
2. Bersedia bersedia melaksanakan ketentuan yang berlaku.

…………………………………..….

Menyetujui
Orang Tua/Wali Calon Anggota

-------------------- --------------------

412
Pedoman & Program – Program Sekolah

PMI CABANG…………………….
JLN………………………………………..

Formulir Pendaftaran Anggota PMR

Nama Lengkap
:..........................................................
Tempat/tgl Lahir
:...........................................................
Jenis Kelamin : L/P
Golongan Darah :A B AB O
Alamat Lengkap
:..........................................................
No Telfon R :....................................
S :....................................
Hp :....................................
Email :....................................
Sekolah/Madrasah/Klp :.......................................................
...

Mengetahui, Siswa ybs


Orang tua siswa

....................... .................
Kepala sekolah/Pembina PMR

...........................................

413
Pedoman & Program – Program Sekolah

STRUKTUR ORGANISASI PMR LUAR SEKOLAH

PENANGGUNG JAWAB

KETUA
LEMBAGA/INSTANSI

PEMBINA PMR

KETUA PMR

WKL. KETUA PMR

SEKRETARIS BENDAHARA

Unit Kesehatan Unit Persahabatan Unit Bakti Masyarakat Unit Umum

414
Pedoman & Program – Program Sekolah

STRUKTUR ORGANISASI PMR DI SEKOLAH

PENANGGUNG JAWAB

KEPALA
SEKOLAH/MADRASAH

PEMBINA PMR

KETUA PMR

WKL. KETUA PMR

SEKRETARIS BENDAHARA

Unit Kesehatan Unit Persahabatan Unit Bakti Masyarakat Unit Umum

415
Pedoman & Program – Program Sekolah

STRUKTUR ORGANISASI PMR (Disekolah)

STRUKTUR ORGANISASI TIM PEMBINA


PENGEMBANGAN KEPALANG MERAHAN DI KALANGAN
SISWA, WARGA BELAJAR, DAN MAHASISWA
(TP – PMI)
DAN
PELAKSANAAN DI SEKOLAH

Dibentuk oleh :
- Mendiknas, Menag dan ketua umum PMI
PALANG MERAH INDONESIA DEPARTEMEN PENDIDIKAN
PUSAT TP – PMI PUSAT Terdiri nama unsur : NASIONAL
- DIKNAS
- PMI PUSAT
- MENAG

Dibentuk oleh :
- DikNas Propinsi
- Kantor Wilayah Dept Agama Propinsi
TP – PMI - PMI Daerah DINAS PENDIKNAS
PALANG MERAH INDONESIA PRPINSI / DATI I PROPINSI
DAERAH
Terdiri nama unsur :
- Kepala DikNas Propinsi
- Kepala Kantor Wilayah Dept Agama
- Ketua PMI Daerah

Dibentuk Oleh :
- Kantor Dinas Pendidikan Dasar Kota/
Kabupaten
- Kantor Dinas Pendidikan Agama
TP – PMI PUSAT - PMI Cabang KANTOR WILATYAH DIKNAS
PALANG MERAH INDONESIA KABUPATEN/KODYA DATI II KABUPATEN / KODYA
CABANG
Terdiri nama unsur :
- Kepala Kantor Dinas Dikdas Kota/
kabupaten
- Kepala Dinas Pendidikan Agama
- Ketua PMI Cabang

KEPALA SEKOLAH

416
Pedoman & Program – Program Sekolah

ANGGOTA PEMBINA
PEMBINA PMR
OSIS

PERWAKILAN KELAS

KETUA PMR KETUA OSIS

WAKIL KETUA PMR WAKIL KETUA OSIS I

WAKIL KETUA OSIS II

SEKRETARIS BENDAHARA
SEKRETARIS SEKRETARIS BENDAHARA

SEKRETARIS I WAKIL BENDAHARA

UNIT BAKTI MASYARAKAT SEKRETARIS II

UNIT KESEHATAN
SEKSI KETAQWAAN TERHADAP TUHAN YANG MAHA ESA

UNIT PERSAHABATAN
SEKSI KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA

SEKSI PENDIDIKAN PENDAHULUAN BELA NEGARA


UNIT UMUM

SEKSI KEPRIBADIAN DAN BUDI PEKERTI LUHUR

SEKSI BERORGANISASII, PENDIDIKAN POLITIK DAN


KEPEMIMPINAN

SEKSI KETERAMPILAN DAN KEWIRASWASTAAN

KEGIATAN PMR SEKSI KESEGARAN JASMANI DAN DAYA KREASI

SEKSI PERSEPSI, APRESIASI

Garis Komando : Garis Koordinasi

Dati I : Pemerintahan tingkat propinsi


Dati II : Pemerintahan Tk Daerah Propinsi

417
Pedoman & Program – Program Sekolah

STRUKTUR ORGANISASI PMR DISEKOLAH

KEPALA SEKOLAH

ANGGOTA PEMBINA
PEMBINA PMR OSIS
PERWAKILAN KELAS

KETUA PMR KETUA OSIS

WAKIL KETUA PMR WAKIL KETUA OSIS I

WAKIL KETUA OSIS II

SEKRETARIS
BENDAHARA
SEKRETARIS
SEKRETARIS BENDAHARA

SEKRETARIS I WAKIL BENDAHARA

UNIT BAKTI MASYARAKAT SEKRETARIS II

UNIT KESEHATAN
SEKSI KETAQWAAN TERHADAP TUHAN YANG MAHA ESA

UNIT PERSAHABATAN SEKSI KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA

SEKSI PENDIDIKAN PENDAHULUAN BELA NEGARA


UNIT UMUM
SEKSI KEPRIBADIAN DAN BUDI PEKERTI LUHUR

SEKSI BERORGANISASII, PENDIDIKAN POLITIK DAN


KEPEMIMPINAN

SEKSI KETERAMPILAN DAN KEWIRASWASTAAN

KEGIATAN PMR SEKSI KESEGARAN JASMANI DAN DAYA KREASI

SEKSI PERSEPSI, APRESIASI

Garis Komando : Garis Koordinasi

418
Pedoman & Program – Program Sekolah

PROGRAM
PESANTREN KILAT RAMADHAN
TAHUN PEMBELAJARAN 20..... –
20....

Nama Sekolah : ...........................

419
Pedoman & Program – Program Sekolah

420
Pedoman & Program – Program Sekolah

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kehadirat Allah SWT. yang telah melimpahkan rahmat dan
karunia-Nya hingga kami dapat menyelesaikan program pesantren kilat ini tepat
pada waktunya.
Program ini pada dasarnya merupakan program operasional
penyelenggaraan pesantren kilat di .............................tahun pembelajaran 20....-
20.....
Kami menyadari sepenuhnya bahwa penyusunan program ini masih
banyak kekurangan, baik ditinjau dari materi maupun teknik penyusunannya.
Oleh karena itu, teguran, pandangan, dan koreksi dari berbagai pihak akan kami
terima demi sempurnanya penyusunan program kerja pada waktu yang akan
datang.
Akhirnya kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang
telah memberi bantuan, motivasi serta pembinaan. Semoga amal baiknya
mendapat limpahan rahmat dan kasih sayang dari Allah SWT.

............, ................... 20...


Ketua Pelaksana Sanlat Ramadhan

......................................

421
Pedoman & Program – Program Sekolah

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR…………………………………………………i
DAFTAR ISI…………………………………………………………...ii
BAB I PENDAHULUAN …………………………………………….
A. Latar Belakang…………………………………………..………..
B. Pengertian ………………...…………………………...………….
C. Tujuan dan sasaran……..………………………………………..

BAB II PENGORGANISASIAN
A. Pengorganisasian personil..………………………………...……
B. Pengorganisasian siswa ..…………………………………….....

BAB III RENCANA KEGIATAN


Ruang lingkup kegiatan …...………………………………….
BAB IV EVALUASI
A. Evaluasi Penyelenggaraan …………………………………..….
B. Evaluasi Edukatif ……………………………………………..…..

BAB V PENUTUP
A. Simpulan …………………..………………………………..…….
B. Saran………………………………………………………….…...
LAMPIRAN-LAMPIRAN

422
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB I
PENDAHULUAN

a. Latar Belakang
Siswa merupakan sumber daya insani potensian bagi pembangunan bangsa.
Oleh karena itu,perlu terus dibina dan dikembangkan sesuai dengan tujuan
pendidikan nasional. Untuk mewujudkan tujuan pendidikan, khususnya dalam hal
keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa serta budi pekerti luhur,
khususnya di sekolah,diupayakan dicapai melalui mata pelajaran Agama yang wajib
diikuti oleh seluruh peserta didik pada semua jenjang pendidikan. Hal ini karena
agama merupakan landasan moral, etika, dan spiritual yang kuat untuk
pembangunan bangsa.
Namun demikian, dewasa ini dirasakan bahwa mata pelajaran Agama di sekolah
masih kurang, terutama jumlah jamnya yang sangat terbatas sehingga tujuan
pendidikan agama di sekolah sulit untuk dicapau. Hal ini juga tercermin dari
rendahnya prilaku hidup beragama antarsiswa dalam kehidupan sehari-hari. Untuk
melengkapi kekurangan tersebut perlu diciptakan kegiatan sekolah dalam waktu
tertentu di luar jam pelajaran yang mengarah pada peningkatan keimanaan dan
ketaqwaan serta berbudi pekerti luhur dalam bentuk aktualisasi pembiasaan hidup
beragama. Kegiatan yang dimaksud salah satunya melalui pesantren Kilat.

b. Pengertian
1. Umum
Pesantren kilat mengandung dua kata kunci, yaitu pesantren dan kilat. Pengertian
pesantren secara umum, yaitu suatu lembaga pendidikan Islam yang di dalamnya
teradap kiyai yang mendidik dan mengajar para santri yang mondok dengan
menggunakan sarana mesjid, madrasah, dan didukung adanya pondok tempat
tinggal santri. Kilat karena dilakukan dalam waktu yang relatif singkat.
Beberapa nilai yang terkandung dalam tata cara kehidupan pesantren kilat, antara
lain :
a. Adanya suasana kebersamaan dan kesederhanaan;
b. Adanya suasana kekerabatan dan kekeluargaan;
c. Adanya peningkatan pengalaman, penghayatan, dan praktik dalam kehidupan
sehari-hari.

2. Khusus
Pesantren kilat adalah salah satu wahana alternatif kegiatan ekstrakurikuler dalam
rangka memantapkan pembinaan keimanan dan ketaqwaan terhadap Allah SWT.
Bagi siswa yang beragama Islam dengan pola dan tata cara kehidupan pesantren
yang dilakukan di dalam lingkungan sekolah.
c. Tujuan dan Sasaran
a. Tujuan
Dengan adanya pelaksanaan Pesantren kilat bagi siswa diharapkan dapat :
1. meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan siswa tentang ajaran
agama Islam sehingga menjadi manusia muslim yang beriman dan bertaqwa

423
Pedoman & Program – Program Sekolah

kepada Allah SWT. serta berakhlak mulia dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat,
berbangsa, dan bernegara ;
2. memperdalam, memantapkan, dan meningkatkan penghayatan ajaran agama
Islam khususnya tentang keimanan, ibadah, akhlak, dan Al quran ;
3. menerapkan dan mengamalkan ajaran Islam dam kehidupan sehari-hari dalam
rangka membentuk mental spiritual yang tangguh, kokoh, dan mampu menghadapi
tantangan-tantangan negatif, baik yang datang dari dirinya pribadi maupun dari luar
dirinya.
b. Sasaran
Siswa .............................yang duduk di kelas ....................tahun pembelajaran 20....-
20....

424
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB II
PENGORGANISASIAN

Secara garis besar unsur yang terlibat dalam kepanitiaan Pesantren Kilat
di .............................tahun pembelajaran 20....-20.... yaitu sebagai berikut.

1. Penanggung jawab penyelenggara : Kepala sekolah


2. Penanggung jawab program : Guru PAI
3. Fasilitator : pengawas MGMP PAI
4. Pembina kegiatan : guru-guru yang beragama Islam yang v
ditunjuk
5. Panitia pelaksana : dibentuk sesuai dengan kebutuhan sekolah
6. Peserta : seluruh siswa yang beragama Islam
7. Penyusun materi Pembina : guru-guru PAI dengan berpedoman pada
juklak pesantren kilat/

A. Pengorganisasian

1. Susunan panitia pelaksana Pesantren kilat


Penanggung jawab penyelenggara : Kepala Sekolah
Ketua penyenggara : ................................
Sekretaris : ................................
Bendahara : ................................

2. Daftar guru Pembina Sanlat Ramadhan yaitu sebagai berikut.

No Nama Pembina Materi

1. ……………………….. Kajian hukum Islam

2. ……………………….. BTQ

3. ……………………….. Tauhid

4. ……………………….. Budaya Islam

5. ……………………….. Tarikh Islam

6. ……………………….. BTQ

7. ……………………….. Bahasa Arab

8. ……………………….. Tafsir Qur’an

425
Pedoman & Program – Program Sekolah

B. Pengorganisasian siswa

Rekapitulasi jumlah peserta pesantren kilat


Peserta
Jumlah
Kelas L P

Jumlah

426
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB III
RENCANA KEGIATAN

A. Ruang Lingkup Kegiatan


Ruang lingkup kegiatan Pesantren Kilat di .............................tahun pembelajaran 20....-
20.... meliputi :
a. Kegiatan Persiapan dalam Bidang
a. Administrasi
b. Personalia
c. Sistematika operasional dalam kegiatan Pesantren Kilat tahun pembelajaran
20....-20....
b. Kegiatan Pelaksanaan Pesantren Kilat meliputi
a. Mengatur jadwal kegiatan
b. Mengatur jadwal Pembina
c. Penggunaan instrument yang digunakan
c. Pendekatan

Dalam pelaksanaan kegiatan Pesantren Kilat dapat digunakan beberapa pendekatan


sebagai berikut.
a. Pendekatan secara kekeluargaan
b. Pendekatan secara pengalaman, memberikan kesempatan kepada siswa untuk
melaksanakan praktik ajaran agama
c. Pendekatan kebiasaan, memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengamalkan
ajaran agama
d. Pendekatan emosional, memberikan kesempatan kepada peserta Pesantren Kilat
untuk berperan menggunakan akalnya dalam memahami dan menerima kebenaran
agama Islam, termasuk memahami hikmah dan fungsi ajaran agama.
d. Metode
Beberapa alternatif metode yang dapat digunakan dalam proses kegiatan Pesantren
Kilat adalah sebagai berikut.
a. Metode ceramah, yaitu menyajikan materi melalui penuturan dan penerapan lisan
oleh guru kepada siswa
b. Metode Tanya Jawab, dapat dikembangkan untuk menjalin komunikasi timbal balik
antara siswa dengan pembimbing, serta mengurangi kesan adanya pemaksaan
konsep materi dan siswa dapat menanyakan hal-hal yang belum jelas
c. Metode diskusi, suatu cara menyampaikan materi melalui pengajuan suatu topik
yang kemudian dibahas bersama-sama
d. Metode cerita dianggap efektif untuk menawarkan nilai kebenaran dan keteladanan
tokoh-tokoh Islam dan perjuangannya kepada peserta.
e. Materi
Ruang lingkup materi Pesantren Kilat di .............................mencakup segala usaha
mewujudkan keserasian, keselarasan, dan keseimbangan yang menyangkut
a. Hubungan manusia dengan Allah (Hablum minallah)
b. Hubungan manusia dengan manusia (hablum minannas)

427
Pedoman & Program – Program Sekolah

c. Hubungan manusia dengan dirinya sendiri


d. Hubungan manusia dengan makhluk Allah lainnya dan lingkungan alam
sekitarnya.

Materi Pesantren Kilat meliputi 7 unsur pokok, yaitu


1. Keimanan (15%)
2. Ibadah (20%)
3. Al-Qur’an (20%)
4. Akhlak (20%)
5. Tarikh (10%)
6. Muamalah (15%)

Presentasi setiap unsur materi pokok bersifat fleksibel atau tidak mutlak, yaitu
jumlah muatan materi dapat berubah sesuai dengan kebutuhan pemberian
materi, sedangkan di dalam pemberian materi lebih ditekankan pada aspek
pembentukan sikap dan perilaku (afektif dan psikomotor).
1. Keimanan
Bahasan dan kegiatan yang mengarah pada keimanan antara lain:
a. Rukun iman
1. Iman kepada Allah
2. Iman kepada malaikat
3. Iman kepada rasul
4. Iman kepada kitab
5. Iman kepada hari akhir
6. Iman kepada qodlo dan qodar
2. Ibadah
Bahasan dan kegiatan yang berkaitan dengan ibadah antara lain :
a. Rukun Islam
1. Syahadat
2. Sholat
3. Puasa
4. Zakat
5. Haji
b. Bimbingan praktik bersuci
c. Bimbingan praktik sholat wajub
2. Al-Qur’an
Praktik membaca, menyalin, mengartikan, dan menghapal al-qur’an.
3. Akhlak
1. Bimbingan akhlak kepada orang tua
2. Bimbingan akhlak kepada kakak dan adik
3. Bimbingan akhlak kepada teman
4. Bimbingan akhlak kepada guru
5. Bimbingan akhlak kepada tetangga
6. Silaturahmi/ memupuk rasa persaudaraan
7. Bimbingan cara berbicara yang baik
8. Mengucapkan salam
9. Bimbingan bersikap jujur, amanah, fathonah, dan tabligh.

428
Pedoman & Program – Program Sekolah

4. Muamalah
1. Pinjam-meminjam
2. Musyawarah
3. Jual beli
4. Utang piutang
5. Mengurus jenazah
6. Tarikh
a. Kisah Nabi Muhammad SAW.
b. Kisah kehidupan khulafaurrosyidin
c. Kisah kehidupan tokoh Islam Indonesia dan dunia
e. Program tambahan
a. Seni kreasi Islam
b. Kultum
f. Pola pembinaan
Pola pembinaan pesantren kilat meliputi.
a. Proses pengenalan
b. Proses pembiasaan
c. Proses penghayatan
g. Waktu dan Tempat
Waktu pelaksanaan Pesantren Kilat di .............................dimulai pada hari
Senin ...........................................

429
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB IV
EVALUASI

1. Evaluasi Penyelenggaraan
Adalah suatu evaluasi terhadap terlaksananya pesantren kilat. Evaluasi
dapat dilihat melalui pengamatan langsung terhadap proses kegiatan dan laporan dari
pelaksana kegiatan. Hal-hal yang di evaluasi
a. Kepanitiaan
b. Fasilitas
c. Sarana dan prasarana
d. Materi
e. Disiplin, dll

2. Evaluasi Edukasi
Evaluasi pelaksanaan Pesantren Kilat akan dilaksanakan sebagai berikut.
a. Procedure Evaluasi
- Pree Test (Tes Awal)
- Post Test (Tes Akhir)
b. Alat Evaluasi
- Test (Tertulis, lisan, dan perbuatan)
- Non tes (Pengamatan dan laporan)
c. Aspek yang dievaluasikan
- Pengetahuan
- Sikap dan kepribadian
- Keterampilan

Kegiatan evaluasi ini dilakukan oleh pembimbing yang terlibat langsung dalam
kegiatan belajar. Hasil evaluasi dituangkan dalam format tersendiri yakni dalam
bentuk piagam penghargaan yang mencantumkan daftar nilai hasil kegiatan.

430
Pedoman & Program – Program Sekolah

BAB V
PENUTUP

A. Simpulan
Adapun simpulan yang dapat diambil dari penyusunan program ini adalah.
a. Sebagai acuan dalam pelaksanaan kegiatan pesantren kilat serta dapat dijadikan
pedoman demi lancarnya pelaksanaan pesantren kilat
b. Terlaksananya program pesantren kilat ini dijadikan acuan bagi seluruh .....yang
lainnya.

B. Saran
Saran pelaksanaan program ini akan dikemukakan setelah program ini dilaksanakan,
sedangkan saran khusus akan disampaikan secara tetulis pada waktu penutupan
kegiatan Pesantren kilat)

431
Pedoman & Program – Program Sekolah

432
Pedoman & Program – Program Sekolah

CONTOH PROPOSAL MOS ATAU


MBPDB
TAHUN PEMBELAJARAN 20..... –
20....

Nama Sekolah : ...........................

433
Pedoman & Program – Program Sekolah

434
Pedoman & Program – Program Sekolah

A. Pendahuluan
Pertama-tama marilah kita mengucapkan puji dan syukur atas kehadirat Allah
SWT, karena atas berkat dan rahmatNya kita diberi nikmat kesehatan sebagai
kesempatan untuk dapat menjalani hari-hari yang telah direncanakan oleh Allah
kepada kita.
Dalam rangka melaksanakan program kerja Kesiswaan......................, maka kami
panitia pelaksana MOS...................... akan melaksanakan Masa Orientasi Siswa
(MOS).......................

B. Nama Kegiatan
Kegiatan yang akan dilaksanakan ini diberi nama Masa Orientasi Siswa (MOS)

C. Tema
Adapun tema dari kegiatan siswa...................... ini adalah “Welcome
To......................

D. Prinsip Pelaksana MOS


1. Beriman dan bertaqwa terhadap Allah SWT
2. Persatuan dan Kesatuan
3. Budi Pekerti
4. Disiplin
5. Kreativitas
6. Mendidik dan Melatih
7. Kekeluargaan dan Kebersamaan
8. Tidak ada unsur menyiksa dan balas dendam

E. Tujuan MOS
1. Meningkatkan Keimanan dan Ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
2. Menanamkan sikap disiplin, berani, jujur, hemat, persaudaraan, dan mandiri
kepada siswa
3. Memperkenalkan lingkungan dan program-program Sekolah kepada siswa baru
untuk memperndah anak didik dalam mengikuti tujuan Sekolah

F. Waktu dan Tempat


Kegiatan ini akan dilaksanakan pada :
Hari / Tanggal : ........... s/d ..........., ......-..... ............ 20......
Pukul : ........... – ........... WIB
Tempat :...................... JL .................................

G. Bentuk-bentuk MOS secara umum


A. Kegiatan di dalam Kelas (ruangan)
Pemberian Materi :
1. Sekolah (visi misi sekolah, program )
2. Peraturan (tata tertib sekolah)
3. Belajar (KBM, kurikulum, dan cara belajar)

435
Pedoman & Program – Program Sekolah

4. Agama (kurikulum diniyah, kegiatan diniyah)


5. Bakat dan Minat (pengembangan diri, Ekstra kurikuler)

B. Kegiatan di luar Kelas (Luar Ruangan)


Ceramah
1. Pihak Sekolah
Simulasi untuk melatih sikap kritis, kepekaan, dan semangat.
Pengumpulan Snack
Games (permainan) untuk menumbuhkan nilai disiplin, berani, mandiri,
persaudaraan, jujur, hemat, tanggung jawab.

H. Peraturan :
o Tidak ada hukuman fisik

o Mendidik

o Prestasi

o Mental dan Perilaku

I. Syarat- syarat Perlengkapan MOS


Laki-laki
1. Rambut pendek
2. Memakai baju kemeja dan celana panjang
3. Memakai sepatu dan kaus kaki
4. Memakai tas untuk membawa perlengkapan
5. Papan nama dari karton putih tulis nama dan alamat lengkap serta asal SD
ukuran 10 cm x 15 cm
6. Memakai syal warna gelap
7. Membawa perlengkapan* (diberitahukan kemudian)

Perempuan
1. Memakai kerudung warna putih
2. Memakai baju lengan panjang dan rok panjang
3. Memakai sepatu dan kaos kaki
4. Memakai tas untuk membawa perlengkapan
5. Papan nama dari karton putih tulis nama, alamat lengkap dan asal SD ukuran
10 cm x 15 cm
6. Memakai syal warna gelap
7. Membawa perlengkapan* (diberitahukan kemudian)

J. Tugas-tugas
a. Pengawas Kegiatan (Ketua Panitia)
Mengawasi jalannya MOS
Memberikan evaluasi –evaluasi kepada petugas MOS
b. Pelaksana Kegiatan (Panitia MOS)

436
Pedoman & Program – Program Sekolah

Mempertanggungjawabkan pelaksanaan MOS


Mengatur segala sesuatu yang berhubungan dengan MOS
c. Koordinator lapangan yang mengatur acara simulasi/ game (di luar kelas)
Bertanggung jawab penuh atas pelaksanaan kegiatan dilapangan
Diperbolehkan masuk ke dalam kelas tetapi tidak bertanggung jawab penuh
terhadap kelas
Bekerja sama dengan petugas MOS dalam memberikan kegiatan yang akan
dilaksanakan dilapangan

K. Kepanitiaan
Terlampir

L. Jadwal Kegiatan
Terlampir

M. Pendanaan
Terlampir

N. Penutup
Demikianlah proposal ini kami susun sebagai gambaran umum tentang kegiatan
yang akan kami laksanaakan dan sebagai pembahasan atau pertimbangan
tentang kegiatan bagi pihak yang berkepentingan pada kegiatan ini.
Atas perhatian dan kerjasamanya, kami mengucapkan terima kasih.
Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat menambah keakraban dan rasa
kebersamaan kita dalam lingkungan SMP IT Bina Insan Unggul.

437
Pedoman & Program – Program Sekolah

Lampiran

SUSUNAN KEPANITIAAN PELAKSANAAN MASA ORIENTASI SISWA (MOS)

PENANGGUNG JAWAB
Kepala...................... : ...................................

Ketua Panitia MOS : ...................................


Sekertaris : ....................................
Bendahara : ...................................
Seksi Acara : ...................................
Seksi Peralatan : ...................................
Seksi Konsumsi : ...................................
Seksi Publikasi dan Dokumentasi : ...................................
Seksi Keamanan : ...................................

Instruktur :
1. Bapak …….
2. Bapak…….
3. Ibu……
4. Ibu……

438
Pedoman & Program – Program Sekolah

RENCANA ANGGARAN DANA MASA ORIENTASI SISWA (MOS)


......................

1. Konsumsi
a. Snack & Kopi, The, Gula
Panitia MOS 12 bungkus x Rp 6.000 x 2 hari = Rp 144.000
Aqua kardus 3 Dus @Rp 12.000 x 2 hari = Rp 72.000
b. Makan Panitia
Panitia MOS 3 bungkus x Rp 8000 x 2 hari = Rp 48.000
2. Plastik Name Tag 9 X 3000 = Rp 27.000
3. Biaya Peralatan
Fotocopy, Baterai Camera,Tali rapia, Kertas Minyak
Tali Kur, Peluit, Reward (Coklat, Kue Keju, Tali Pita
Kayu = Rp 150.000
4. Uang Transport Panitia
3 panitia(Guru Honor) x Rp 20.000 x 2 hari = Rp 120.000
5. Obat-obatan = Rp 20.000,-

TOTAL Rp. 561.000

Hormat Kami,
Panitia Pelaksana MOS
......................

Ketua MOS Sekretaris MOS

................................... ...................................

Diketahui dan Disetujui oleh


Kepala......................

...................................
NIP :

439
Pedoman & Program – Program Sekolah

JADWAL KEGIATAN MOS

Hari I, ......................

Penanggung
Waktu Kegiatan Petugas Tempat Jawab/
pengisi
07.00- Persiapan upacara Panitia Lapangan
07.30 pembukaan
07.30- Upacara Pembukaan MOS Kepala Lapangan
07.45 Sekolah
07.45- Pengenalan Panitia, Tata Wakasek Aula Bpk. ……
08.45 Tertib MOS dan Kesiswaan
Pembagian Kelompok
08.45- Materi 1: Visi Misi SMP IT Kepala Aula Bpk.
09.45 Sekolah
09.45- Refresh Seksi acara Lapangan Panitia MOS
09.50 Sekolah
09.50- Materi 2 (Program KBM Wakasek Ruang Aula Bpk ............
11.00 dan cara belajar) Kurikulum
11.00- Simulasi (Kotak dan Body Aula ...................
11.30 In paper)
11.30- Materi 3 (Motivasi Belajar ) Bpk. ................ Ruang Aula Bpk. ………
12.00 ...
12.00- Ishoma (Istirahat sholat Panitia MOS Ruang Aula Pak ………
13.00 makan)
13.00- Game (Permainan Bambu/ P …….. & Lapangan P ............
15.00 pindah koran dan tutup Panitia MOS
mata)

15.00- Sholat Asar dan Panitia MOS Ruang Aula/ B ..................


16.00 pengumuman tugas hari ke Masjid .
II

Hari II, …… ………………. 20….


Penanggung
Waktu Kegiatan Petugas Tempat Jawab/
pengisi
07.00- Peserta datang, persiapan, Pak ................. Aula Panitia MOS
08.00 kultum dan Sholat Dhuha ..
dan tadarus
08.00- PBB (peraturan Baris P ................... Lapangan/ ...................
09.00 berbaris) oleh dan Panitia Ruangan

440
Pedoman & Program – Program Sekolah

MOS

09.00- Persiapan Masuk Aula


09.20
09.20- Materi 4 : Taqorub Ilallah P ................... aula Sie Acara
10.15
10.15- Simulasi angin berhembus P ................... aula
10.45
10.45- Materi 5: Ekskul dan PD Bu ...................
12.00
12.00- Sholiskan (Sholat, Panitia MOS Ruang Aula,
13.00 Istirahat, dan makan) dan masjid
13.00- Games (Perang diplomasi P ...................
15.00 dan fisik)
15.00- Evaluasi dan saresehan P ...................
15.30 Evaluasi semua materi
15.30- Sholat Ashar dan Panitia MOS Ruang Aula Panitia MOS
16.30 penutupan /do’a

catatn
Siswa baru diharuskan membawa peralatan sbb.
 Memakai pakaian seragam SD rapih, pakai ikat pinggang dan memakai kopyah
hitam untuk putri memakai kerudung putih baju lengan panjang rok panjang
 Membawa makan ringan atau snack secukupnya
 Membawa makanan berat (nasi dan lauk pauk) untuk kriteria menyusul kemudian
 Membawa papan nama dari karton ukuran 10 cm x 15 cm ditulis nama lengkap
 Membawa syal dari kain warna gelap
 Membawa baju dan celana olah raga
 Membawa kertas karton warna gelap ukuran 50 cm x 50 cm untuk alas tempat
duduk dikasih nama

Panitia diharuskan memakai perlengkapan


 Pakaian Rapih
 Memakai tanda pengenal panitia
 Memakai sepatu

441
Pedoman & Program – Program Sekolah

442
Pedoman & Program – Program Sekolah

PROPOSAL KEGIATAN
MASA ORIENTASI SISWA BARU
TAHUN PEMBELAJARAN 20..... – 20....

Disusun oleh:
OSIS ......................

Nama Sekolah : ...........................

443
Pedoman & Program – Program Sekolah

444
Pedoman & Program – Program Sekolah

PROPOSAL KEGIATAN MASA ORIENTASI SIWA BARU


......................
TAHUN PELAJARAN 20.../20...

A. Pendahuluan
Dalam rangka memasuki tahun ajaran baru, diperlukan adanya regenerasi
siswa untuk mengisi kekosongan siswa-siswi kelas …. tahun ajaran 20...-
20...yang telah lulus. Maka dari itu diperlukan adanya Penerimaan Peserta Didik
Baru (PPDB). Hasilnya terseleksi 324 siswa-siswi baru yang akan menjadi
aggota baru di...................... pada tahun ajaran 20...-20....
Untuk menyambut kehadiran para siswa-siswi baru ini, diperlukan adanya
pengenalan mereka terhadap lingkungannya yang baru...................... ini.
Rangkaian kegiatan pengenalan ini dirangkum menjadi satu dalam kegiatan
Masa Orientasi Siswa (MOS) sesuai dengan Program kerja OSIS 20.../20....
Kegiatan Masa Orientasi Siswa (MOS) ini diisi dengan sosialissasi nilai-nilai
sosial, tata tertib di...................... dan beberapa pengenalan tentang......................
itu sendiri. Sehingga siswa-siswi baru ini akan lebih terbiasa di
lingkungan....................... Ditambah dengan kegiatan PBB, dan Pensi untuk
melatih kekompakan, kedisiplinan dan kreatifitas dalam keseharian para siswa-
siswi baru tersebut.

B. Dasar Kegiatan
1. Program kerja OSIS tahun 20.../20...
2. Program ......................
3. Rapat pengurus OSIS tanggal.......................

C. Nama Kegiatan
“Masa Orientasi Siswa (MOS) SMA ...................... Tahun Ajaran 20...-20...”

445
Pedoman & Program – Program Sekolah

D. Sasaran
Peserta MOS...................... adalah seluruh siswa baru tahun ajaran 20...-
20....

E. Tujuan
1. Menumbuh kembangkan jiwa patriotisme terhadap sekolah sebagai wujud nyata
mempersiapkan siswa berprestasi dan aktif dalam kegiatan ekstrakulikuler.
2. Memberikan wawasan terhadap siswa baru sebagai wahana pengembangan diri,
menjadi siswa yang cakap, tanggap, dan patuh terhadap tata tertib sekolah.
3. Memberikan bekal pengenalan kegiatan intrakulikuler di...................... dan evaluasi
dari seluruh kegiatan yang ada di Sekolah Tingkat Pertama sebelumnya.
4. Memberikan pembiasaan terhadap kedisiplinan tata tertib sekolah.

F. Waktu dan Tempat


Hari : .......... s/d ..........
Tanggal : .... s/d .... .......... 20...
Tempat :......................

F. Jadwal Kegiatan
(Terlampir)

G. Susunan Panitia
(Terlampir)

H. Penutup
Demikian proposal MOS...................... 20.... ini kami ajukan untuk
dijadikan acuan dan untuk disetujui.atas dukungan dan kerja sama bapak / ibu
yang bersangkutan kami ucapkan terima kasih.

446
Pedoman & Program – Program Sekolah

...................... ,...... .............. 20......


Ketua panitia Sekretaris

......................... .........................
NIS: NIS:

Waka Kesiswaan Pembina OSIS

............................... ............................
NIP: ......................................... NIP: ..................................

Mengetahui
Kepala Sekolah

..................................................
NIP: ............................................

447
Pedoman & Program – Program Sekolah

Susunan Panitia MOS

OSIS......................

Tahun 20.........

A. Penanggung Jawab : ............................................. ( Kepala Sekolah)

B. Pendamping : 1. ......................................... ( Waka Kesiswaan )

: 2. ......................................... ( Pembina OSIS )

: 3. ......................................... ( Pembina OSIS

; 4. ..............................