Anda di halaman 1dari 5

RESENSI BUKU NON FIKSI

Identitas buku
Judul buku : Hujan Kepagian
Pengarang : Nugroho Notosusanto
Penerbit : Balai Pustaka
Tahun Terbit : 2011
Jumlah Halaman : vi+62 halaman

Isi Buku
Kumpulan cerpen Hujan Kepagian terdiri atas 6
buah cerita. Cerpen tersebut mengisahkan tentang
kesaksian tentang revolusi kemerdekaan. Perlu
diketahui bahwa tidak banyak karya sastra menampilkan kisah-kisah di revolusi, yang
kisahnya dialami sendiri oleh pengarangnya. Perang yang diceritakan dalam cerpen tidak
hanya dilihat dari sudut peristiwa yang berkaitan dengan tindakan-tindakan serba heroik para
pelakunya. Dalam buku Hujan Kepagian ini juga bisa dilihat banyak sisi yang lebih
manusiawi. Pengarangnya sendiri juga terlibat langsung dalam perjuangan kemerdekaan saat
menjadi anggota tentara pelajar. Pada buku Hujan Kepagian merupakan cerita nonfiksi
karena pengarang mengisahkan kesaksian tentang revolusi kemerdekaan yang telah dialami
oleh pengarang itu sendiri.

Keunggulan Isi Buku


 Pengalaman-pengalaman selama revolusi ini sangat menarik. Dalam buku ini antara
satu peristiwa dengan peristiwa lainnya terdapat keterkaitan sehingga mampu
menarik pembaca.
 Dilihat dari isinya ceritanya sangat unik, menarik sehingga layak untuk dibaca.
 Dilihat dari segi bahasa yang digunakan pengarang sederhana, akan tetapi memikat.
Kalimat- kalimat dalam paragraf disusun secara runtut sehingga mudah dipahami.

Kelemahan Isi Buku


Kelemahan buku ini adalah kebiasaan pengarang menggunakan beberapa kosakata
Belanda,sehingga pembaca kurang memahami arti kata tersebut.
Identitas Buku
Judul Buku : Ilmu Pengetahuan Sosial
Pengarang Buku : Drs. Suwarto W.A, M.Pd dan Drs. Agus Sumali, M.M
Penerbit Buku : Yudistira
Tahun Terbit : 2007
Jumlah Halaman : i-vi + 84

Review Buku Ilmu Pengetahuan Sosial


Hak dan kewajiban yang sama konon dibawa oleh setiap insan sejak ia terlahir ke dunia ini.
Kemudian insan ini mengalami diferensiasi yang sangat menakjubkan. Kesempatan dalam
bermasyarakat di kotak-kotakan ke dalam kelas sosial, status, dan asal-usul.
Manusia memang dilahirkan sama, akan tetapi masyarakat kemudian membeda-bedakannya
sendiri. Filosof Prancis J.J Rousseau berpendapat bahwa “Kesialan terbesar manusia adalah
kebudayaan dan khususnya pendidikan.”
Dua perkara inilah yang kemudian membuat manusia menjadi membeda-bedakan menurut
kependudukan sosialnya, besarnya pendapatan, jenis kelamin, agama, warna kulit, ataupun
tingkat kepandaian.
Sedangkan kalau segala tanda pangkat di copot, akte kelahiran di tiadakan, kartu penduduk di
hilangkan, dan gelar akademik dibuang, serta tidak ada lagi perbedaan sosial di dalam
masyarakat.
Buku ini menceritakan tentang struktur sosial, penyebab konflik sosial, dan mobilitas sosial,
kelompok sosial di dalam masyarakat multikultural serta kesamaan dan keragaman budaya
yang dimiliki.

Kelebihan Buku
Tata bahasa buku ini mudah dipahami, materi yang terdapat didalamnya juga cukup lengkap
dan sangat bagus, serta buku ini dilengkapi dengan soal-soal evaluasi yang dapat membuat
kita berpikir lebih luas lagi.

Kekurangan Buku
Buku ini mempunyai sedikit kekurangan yaitu kruang adanya contoh-contoh masalah atau
kasus dalam beberapa point tertentu.
Buku ini sangatlah bermanfaat untuk para pembaca. Tidak hanya untuk pelajar, namun juga
bisa untuk umum. Buku ini sangat mudah untuk mudah dipahami, apalagi untuk pelajar.
Buku ini mencakup semua tentang keadaan yang ada di dalam masyarakat.
Identitas Buku
Judul Buku : Satwa Terancam Bahaya
Penulis Buku : Jen Green
Penerbit Buku : Pakar Raya
Cetakan : Tahun 2006
Tebal : 32 Halaman

Isi Buku
Banyak diantara kita yang sangat menyukai hewan liar. Akan tetapi, sekarang banyak hewan
liar yang terancam punah. Bahkan beberapa diantaranya mungkin sudah punah.
Di dalam buku karangan Jen Green ini banyak sekali pengetahuan yang akan mengajak kita
untuk lebih mengenal dan mengetahui penyebab satwa menjadi langka dan bagaimana cara
menyelamatkannya dari kepunahan.
Hewan dan tumbuhan punah merupakan hewan dan tumbuhan yang telah mati secara
keseluruhan. Hewan yang sangat langka adalah hewan yang terancam kepunahan atau
populasinya akan musnah.
Pada zaman dahulu, sudah banyak spesies yang telah punah. Hal ini dikarenakan hewan
tersebut tidak dapat menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan.
Pada zaman sekarang ini sedang terjadi pemanasan global yang merupakan perubahan suhu
bumi dengan cepat.
Banyak sekali penyebab hewan menjadi langka bahkan punah. Pencemaran, penebangan liar,
perburuan secara besar-besaran, penangkapan ikan yang berlebihan, hujan asam, itu semua
dapat menyebabkan satwa menjadi langka.
Untungnya masih ada kelompok atau komunitas pecinta alam yang bersedia menyelamatkan
satwa langka. Seharusnya tidak hanya pecinta alam saja yang membantu menjaga
melestarikan satwa langka.
Akan tetapi masyarakat juga harus bertindak, salah satunya dengan mematuhi UU yang
berlaku tentang perlindungan satwa langka.
Kelebihan Buku
Jika dari tata bahasa, buku ini mampu membantu siswa dengan kemampuan baca yang
berbeda dan dapat menikmati buku yang sama. Baik itu secara materi di kelas maupun
bacaan kelompok sendiri.

Kekurangan Buku
Masih terdapat beberapa istilah asing yang tidak ada penjelasannya. Sehingga masih
menimbulkan tanda tanya untuk para pembacanya.
Saya rasa buku ini memang perlu untuk dibaca oleh siapapun. Baik pelajar maupun
masyarakat umum. Karena setelah membaca buku ini, kita dapat mengetahui betapa
malangnya satwa-satwa yang terancam punah. Bahkan mayoritas penyebabnya terjadi
kepunahan itu karena ulah manusia yang tidak bertanggung jawab.
Itulah penjelasan singkat mengenai pengertian, tujuan, fungsi, dan tips bagaimana cara
meresensi buku yang baik dan benar. Selain itu terdapat contoh resensi buku pengetahuan
yang cukup lengkap. Semoga dapat menambah wawasan kamu lebih luas lagi