Anda di halaman 1dari 4

PT.

RIFQY PUTRA MANDIRI

PERJANJIAN KERJA WAKTU TERTENTU


No :

Pada hari ini …… tanggal …. bulan …… tahun Dua ribu lima belas (00-00-2015), pihak–pihak tersebut
di bawah ini :

1. Nama : Bustang, SE
Jabatan : Direktur
Alamat : PT. Rifqy Putra Mandiri
Jl. Padat Karya RT. 21 Sebengkok Waru Kota Tarakan
Dalam Surat Perjanjian Kerja Waktu Tertentu ini bertindak untuk dan atas nama PT. Rifqy Putra
Mandiri, selanjutnya dalam perjanjian ini disebut sebagai Pihak Pertama.

2. Nama :
Jenis Kelamin :
Tempat/Tgl lahir :
Status :
Alamat :
No. KTP :
Dalam Surat Perjanjian Kerja Waktu Tertentu ini bertindak untuk dan atas nama pribadi selanjutnya
dalam perjanjian ini disebut sebagai Pihak Kedua.

Bahwa sehubungan dengan hal tersebut di atas, maka para pihak bermaksud untuk membuat dan
menandatangani Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, selanjutnya disebut Perjanjian berdasarkan ketentuan–
ketentuan sebagai berikut :

Pasal 1
Masa Kerja, Tugas Dan Tanggung Jawab

1. Pihak Kedua diterima dan akan dipekerjakan oleh Pihak Pertama sebagai karyawan Perjanjian Kerja
Waktu Tertentu berlaku terhitung mulai dari tanggal …… sampai dengan …… sesuai dengan kontrak
PT. Rifqy Putra Mandiri dengan DKPP & PMK Kabupaten Bulungan No :
2. Pihak Kedua bersedia menerima dan melaksanakan tugas & tanggung jawab serta tugas lainnya yang
diberikan oleh Pihak Pertama maupun Pemberi Kerja dibawah pengawasan Kepala Kerja atau Quality
Control.
3. Tugas dan tanggung jawab Pihak Kedua meliputi kebersihan secara umum dan perawatan sehari-hari.
4. Pihak Pertama maupun Pemberi Kerja berhak memberikan tugas dan tanggung jawab kepada Pihak
Kedua selain dari yang telah ditetapkan apabila dianggap perlu dan mendesak.
5. Pihak Kedua bersedia menyimpan dan menjaga kerahasiaan baik dokumen/informasi milik Pihak
Pertama maupun Pemberi Kerja dan tidak dibenarkan memberikan dokumen/informasi yang diketahui
baik secara lisan maupun tertulis kepada pihak lain.

Pasal 2
Tempat Kerja

1. Dalam melaksanakan tugas Pihak Kedua ditempatkan pada :


Lokasi Kerja :
Section :
Jabatan :
2. Pihak Pertama berhak untuk memindahkan dan/atau menempatkan Pihak Kedua ke tempat kerja lain
dan/atau daerah lain dari pekerjaan yang ditetapkan semula sepanjang diperlukan oleh Pihak Pertama
dengan tidak mengurangi upah yang diterima oleh Pihak Kedua.
3. Apabila Pihak Kedua menolak sebagaimana ketentuan ayat 2 baik secara tidak tertulis/lisan dan /atau
secara tertulis, maka terhitung sejak hari dan tanggal penolakan tersebut Pihak Kedua dianggap
mengundurkan diri atas kemauan sendiri (Hubungan kerja berakhir) dan Pihak Pertama tidak wajib
membayar upah sisa waktu sampai berakhirnya surat perjanjian ini.

1
PT. RIFQY PUTRA MANDIRI

Pasal 3
Perpanjangan Masa Kontrak

1. Bahwa kedua belah pihak sepakat untuk melakukan perpanjangan perjanjian ini untuk yang
selanjutnya apabila Pihak Pertama ataupun Pemberi Kerja masih membutuhkan Pihak Kedua.
2. Bilamana Pihak Pertama atas dasar rekomendasi dari Pemberi Kerja hendak memperpanjang
perjanjian kerja dengan Pihak Kedua, maka Pihak Pertama akan memberitahukan terlebih dahulu
kepada Pihak Kedua sebelum perjanjian kerja ini berakhir.
3. Namun apabila Pihak Pertama atas dasar rekomendasi dari Pemberi Kerja tidak menyampaikan
keinginannya kepada Pihak Kedua untuk memperpanjang perjanjian kerja, maka hubungan kerja
antara Pihak Pertama dan Pihak Kedua berakhir sesuai dengan tanggal akhir perjanjian ini.
4. Dalam hal masa perjanjian kerja telah berakhir tanpa ada pengajuan pengangkatan dari Pihak Pertama
sebagai Karyawan Tetap, maka perjanjian kerja akan berakhir sesuai dengan berakhirnya masa
perjanjian tersebut.

Pasal 4
Upah Dan Cara Pembayarannya

1. Pembayaran upah Pihak Kedua dilakukan sebulan sekali, dihitung dari tanggal 1 s/d tanggal 30.
2. Perhitungan upah yang diterima Pihak Kedua didasarkan pada kehadiran masuk kerja dan
melaksanakan pekerjaan.
3. Pihak Kedua memperoleh upah dari Pihak Pertama per bulan yang akan dibayarkan pada setiap awal
bulan melalui rekening bank atas nama Pihak Kedua dengan rincian sebagai berikut :
 Upah : Rp.
 Tunjangan Jabatan : Rp.
 Insentif : Rp.

Pasal 5
Potongan Upah

1. Pajak Penghasilan ditanggung sendiri oleh Pihak Kedua yang menjadi kewajibannya dan dipotong
sesuai dengan ketentuan pemerintah yang berlaku.
2. Iuran BPJS Ketenagakerjaan (JHT) sebesar 2% dan iuran BPJS Kesehatan sebesar 0,5% dari upah per
bulan.

Pasal 6
Hari Dan Waktu Kerja

1. Hari dan waktu kerja resmi ditetapkan sesuai dengan hari dan waktu kerja yang diatur secara tersendiri
dan saling mengikat oleh Pihak Pertama ataupun Pemberi Kerja.
2. Pihak Pertama ataupun Pemberi Kerja dalam kondisi tertentu berhak meminta Pihak Kedua untuk
bekerja melebihi waktu kerja sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya.

Pasal 7
Berakhirnya Perjanjian Kerja Waktu Tertentu

Pihak Pertama sewaktu–waktu dapat mengakhiri hubungan kerja dengan Pihak Kedua atau Perjanjian
Kerja Waktu Tertentu ini dapat berakhir sebelum selesai jangka waktu yang disepakati apabila :
1. Pihak Kedua melanggar ketentuan yang telah disepakati dalam perjanjian ini, melakukan kesalahan
berat/pelanggaran disiplin sebagaimana diatur dalam peraturan perusahaan PT. Rifqy Putra Mandiri.
2. Berakhirnya hubungan kerja antara Pihak Pertama dan Pihak Kedua disebabkan karena :
a. Pihak Kedua meninggal dunia.
b. Pihak Kedua mengundurkan diri dalam masa perjanjian.
c. Berakhirnya masa berlaku Perjanjian Kerja Waktu Tertentu.
3. Pihak Pertama tidak berkewajiban untuk memberikan uang pesangon, uang jasa dan/atau ganti
kerugian apapun kepada Pihak Kedua setelah berakhirnya masa kerja untuk waktu tertentu.

2
PT. RIFQY PUTRA MANDIRI

Pasal 8
Penyelesaian Perselisihan

Segala bentuk perselisihan yang timbul antara Pihak Pertama dan Pihak Kedua sebagai akibat dari
perjanjian kerja ini akan diselesaikan secara kekeluargaan dengan cara musyawarah mufakat.

Pasal 9
Amandemen Dan Lampiran

1. Setiap perubahan isi perjanjian ini akan mengikat apabila dinyatakan secara tertulis dan disetujui oleh
Para Pihak dengan membuat dan menandatangani amandemen terhadap perjanjian ini.
2. Lampiran–lampiran dari perjanjian ini merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan serta
mempunyai kekuatan hukum tetap dan mengikat seperti halnya pasal–pasal lain dari perjanjian ini.

Pasal 10
Lain–lain

1. Hal–hal lain yang belum tercakup dalam Perjanjian Kerja ini mengacu pada peraturan perusahaan
sejauh tidak bertentangan dengan Undang–Undang Ketenagakerjaan dan ketentuan lain yang berlaku.
2. Setiap pelanggaran atas ketentuan di atas maka Pihak Kedua bersedia diambil tindakan atau sanksi
sesuai Peraturan Perusahaan PT. Rifqy Putra Mandiri atau peraturan tentang ketenagakerjaan lainnya
yang berlaku.

Pasal 11
Penutup

1. Perjanjian Kerja Waktu Tertentu ini ditanda tangani oleh kedua belah pihak setelah dibaca dengan
seksama dan diteliti serta dimengerti dalam keadaan sadar, sehat jasmani dan rohani serta tanpa
paksaan dari pihak manapun.
2. Perjanjian Kerja ini dibuat dalam rangkap 2 (dua) dan di atas materai cukup yang masing-masing
mempunyai kekuatan hukum yang sama serta telah ditanda tangani oleh kedua belah pihak pada hari,
tanggal dan tahun yang telah disebutkan dalam perjanjian ini.

Pihak Pertama, Pihak Kedua,

Bustang, SE